cover
Contact Name
Ade Kurniawati
Contact Email
adekur@umtas.ac.id
Phone
+6281221990186
Journal Mail Official
jurnal.bimtas@umtas.ac.id
Editorial Address
Program Studi D3 Kebidanan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya Jl. Tamansari KM 2,5 Kota Tasikmalaya, Jawa Barat 46196
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas
ISSN : 25801902     EISSN : 2622075X     DOI : -
BIMTAS: Jurnal Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya adalah wadah informasi bidang kebidanan yang berupa publikasi hasil penelitian, hasil studi kepustakaan, maupun tulisan ilmiah. Terbit dua kali dalam satu tahun yaitu bulan Mei dan November.
Articles 88 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA di RSUD KOTA PRABUMULIH Ratnasari, Desi; Dwi Viola, Citta; Durrotun Nafisah, Khilda
Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Bimtas: Jurnal Kebidanan Umtas
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/bimtas.v8i2.5636

Abstract

Preeklampsia merupakan gangguan peningkatan tekanan darah pada kehamilan yang spesifik biasanya timbul setelah umur 20 minggu kehamilan, terjadi secara progresif cepat yang ditandai dengan hipertensi serta protein dalam urin. Tujuan penelitian mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Prabumulih Tahun 2023. Metode penelitian menggunakan studi analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi yang digunakan seluruh ibu hamil yang dirawat di Ruang Kebidanan Rumah Sakit Umum Daerah Kota Prabumulih sebanyak 1211 orang, teknik pengambilan sampel dengan teknik random sampling dengan sampel sebanyak 300 orang. Hasil analisa bivariat didapatkan ada hubungan yang bermakna antara usia ibu dengan kejadian preeklampsia dengan uji chi-square p-value 0,000 < 0,05. Ada hubungan yang bermakna antara riwayat hipertensi dengan kejadian preeklampsia dengan uji chi-square p-value 0,000 < 0,05. Ada hubungan yang bermakna antara riwayat preeklampsia dengan kejadian preeklampsia dengan uji chi-square p-value 0,000 < 0,05.
LITERATURE REVIEW: DAMPAK ABORSI BAIK FISIK MAUPUN PSIKIS PADA REMAJA Novtinof Khofifah Indra Para Wangsa; Diah Atika, Tiara
Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Bimtas: Jurnal Kebidanan Umtas
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/bimtas.v8i2.4220

Abstract

Perbincangan seputar aborsi sebenarnya mengacu pada perempuan, karena perempuan seringkali menjadi pelaku aborsi, sebuah kenyataan yang ada dalam lingkungan masyarakat. Fenomena aborsi menjadi perhatian karena tingginya angka kematian ibu melahirkan yang mencapai 228 per 100 ribu kelahiran hidup. Tujuan penelitian tinjauan literatur ini untuk mengetahui dampak aborsi baik fisik maupun psikologis pada remaja. Desain penelitian ini termasuk tinjauan pustaka yaitu penelitian yang menemukan teori dan menganalisisnya. Proses ini membantu peneliti untuk menyusun dasar teori yang kuat sebelum melanjutkan ke langkah-langkah penelitian lebih lanjut. Pencarian literatur yang digunakan dalam penelitian menggunakan Google, Google Scholar, dan Google Books , kata kunci yang digunakan peneliti untuk mencari literatur adalah: dampak aborsi pada remaja, dampak aborsi secara fisik, serta dampak aborsi secara psikis. Hasil dari penelitian tinjauan pustaka ini adalah remaja yang mengalami kehamilan yang tidak diinginkan akan menghadapi dampak yang signifikan, termasuk risiko kesehatan fisik seperti pendarahan, infeksi, dan anemia. Dampak psikologisnya meliputi perasaan menyesal, depresi, kecemasan, dan trauma, serta ketakutan terhadap penilaian sosial dan orang tua. Dengan demikian, kehamilan yang tidak diinginkan pada remaja dapat membawa konsekuensi serius baik secara fisik maupun psikologis.
HIPERTENSI DALAM KEHAMILAN DENGAN GANGGUAN ELEKTROLIT KALIUM PADA AKHIR KEHAMILAN Izatul Islami, Anida; Adhani Pasundani, Nita; Solechah, Mutiara
Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Bimtas: Jurnal Kebidanan Umtas
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/bimtas.v8i1.6175

Abstract

Gangguan elektrolit seperti natrium, kalium, dan kalsium sering dikaitkan dengan hipertensi dalam kehamilan, terutama pada trimester akhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara kadar elektrolit yang menyimpang dari normal dengan hipertensi kehamilan. Menggunakan desain cross-sectional berbasis rumah sakit, studi ini melibatkan 42 wanita hamil dengan usia kehamilan minimal 37 minggu yang menjalani perawatan antenatal di RSUD. Pengukuran tekanan darah dan analisis serum elektrolit dilakukan pada kunjungan yang sama. Data menunjukkan bahwa 59,5% responden mengalami hipertensi kehamilan, dengan prevalensi abnormal pada kadar kalium yang dikaitkan dengan hipertensi. Analisis menunjukkan tidak adanya hubungan signifikan secara statistik antara konsentrasi ion dengan hipertensi pada kehamilan, namun kecenderungan lebih tinggi diamati pada kadar kalium rendah. Temuan ini menekankan pentingnya pemantauan ketat elektrolit pada ibu hamil dengan risiko hipertensi untuk mencegah komplikasi. Penelitian lebih lanjut dengan ukuran sampel lebih besar diperlukan untuk validasi hasil ini.
FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI ANAK BAWAH DUA TAHUN (BADUTA) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKAKARYA KABUPATEN GARUT Alvia, Rosita; Suryani, Naning
Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Bimtas: Jurnal Kebidanan Umtas
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/bimtas.v8i2.6222

Abstract

Salah satu isu gizi utama yang dihadapi anak-anak di seluruh dunia saat ini adalah masalah balita pendek yang dikenal dengan stunting. Pada tahun 2017, sebanyak 22,2% atau sekitar 150,8 juta balita di dunia mengalami stunting. Lebih dari separuh kasus stunting global berasal dari Asia (55%), sementara lebih dari sepertiganya (39%) terjadi di Afrika (Kemenkes, 2018). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi status gizi anak di bawah usia dua tahun di wilayah kerja Puskesmas Sukakarya, Kabupaten Garut. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Variabel yang diteliti meliputi pendapatan, pendidikan, pengetahuan ibu tentang gizi MPASI, pengetahuan ibu mengenai pijat bayi, serta status gizi anak di bawah dua tahun. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji chi-square. Responden penelitian terdiri dari 45 ibu yang memiliki anak di bawah dua tahun, yang dipilih menggunakan teknik systematic random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pendidikan ibu dan status gizi anak (p=0,216). Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara pendapatan keluarga dan status gizi (p=0,002), terdapat hubungan pengetahuan ibu tentang gizi MPASI dengan status gizi (p=0,001), serta terdapat hubungan pengetahuan ibu tentang pijat bayi dengan status gizi (p=0,002).
LITERATURE REVIEW: PENGARUH AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP PENURUNAN NYERI DISMENORE Nurdianti, Dewi; Hasanah, Siti; Kurniawati, Ade
Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Bimtas: Jurnal Kebidanan Umtas
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/bimtas.v8i2.6232

Abstract

Menstruasi merupakan proses pengeluaran darah dan mukosa jaringan dari lapisan dalam uterus melalui vagina secara teratur. Pada masa menstruasi banyak terjadi suatu gangguan yang terkadang menyebabkan ketidaknyamanan fisik salah satunya ialah dismenore. Dismenorea merupakan kondisi nyeri di bagian perut dimulai dari perut bagian bawah yang terkadang sakitnya bisa meluas sampai ke bagian punggung, punggung bawah dan paha. Wanita merasakan nyeri perut saat haid (dismenore) yang berbeda-beda, ada yang sedikit terganggu namun ada juga yang sangat terganggu sehingga tidak dapat menjalankan aktivitas sehari-hari. Salah satu terapi non farmakologi yang banyak digunakan untuk mengurangi dismenore ialah dengan aromaterapi lavender. Aromaterapi lavender merupakan salah satu metode pengobatan non farmakologis yang dapat memberikan efek relaksasi dan menurunkan nyeri yang dirasakan. Selain itu, aromaterapi lavender tergolong murah, aman, dan mudah didapat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan metode penelusuran artikel jurnal/literature review dengan menggunakan kata kunci sesuai topik. Pencarian studi yang digunakan menggunakan system search engine Google Scholar dan PubMed dari tahun 2020-2023. Terdapat pengaruh aromaterapi lavender dalam menurunkan skala nyeri dismenore.
LITERATURE REVIEW: KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI Kurniasih, Dedeh; Windiyani, Winda; Septiani Nurhikmah, Tatu
Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Bimtas: Jurnal Kebidanan Umtas
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/bimtas.v8i2.6279

Abstract

Permasalahan gizi di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan. Masalah kekurangan gizi mikro seperti anemia adalah salah satu dari beberapa masalah yang terjadi di Indonesia. Remaja putri pada masa pubertas sangat berisiko mengalami anemia gizi besi. Penyebabnya adalah banyaknya zat besi yang hilang selama proses menstruasi. Anemia adalah suatu kondisi medis dimana jumlah sel darah merah atau hemoglobin kurang dari normal. Status anemia pada remaja diduga dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu pengetahuan gizi serta kepatuhan konsumsi tablet tambah darah. Tablet tambah darah adalah upaya pemerintah untuk menurunkan kejadian anemia pada remaja putri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan metode penelusuran artikel jurnal / literature review dengan menggunakan kata kunci sesuai topik. Pencarian studi yang digunakan menggunakan system search engine Google Scholar dan PubMed dari tahun 2019-2023. Terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan konsumsi suplemen tambah darah dengan kejadian anemia pada remaja putri.
LITERATUR REVIEW : PENGARUH KONSUMSI KALDU AYAM KAMPUNG TERHADAP TINGGI BADAN ANAK USIA 12-24 TAHUN Sagita Imaniar, Melsa; Kurniawati, Ade; Nurdianti, Dewi; Susilawati, Sri; Patimah, Meti
Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Bimtas: Jurnal Kebidanan Umtas
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/7x4cbq63

Abstract

https://docs.google.com/document/d/1aHelELbtGWT64n749vbRY30ztJf-qLO3/edit?usp=sharing&ouid=113216371219203210037&rtpof=true&sd=true
PENGARUH TERAPI KOMBINASI SWEDISH MASSAGE DAN KOMPRES HANGAT TERHADAP DISMENORE PADA MAHASISWI PRODI SARJANA TERAPAN KEPERAWATAN KAMPUS MAGELANG Dina Aulia; Wiwin Renny Rahmawati; Lulut Handayani; Yeni Yulistanti
Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Bimtas: Jurnal Kebidanan UMTAS
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/bimtas.v9i1.6923

Abstract

Dismenore merupakan gangguan nyeri saat menstruasi yang umum dialami wanita usia produktif, termasuk mahasiswi, dan dapat mengganggu aktivitas harian serta menurunkan kualitas hidup. Terapi nonfarmakologis seperti Swedish massage dan kompres hangat terbukti mampu mengurangi nyeri menstruasi secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi kombinasi Swedish massage dan kompres hangat terhadap penurunan nyeri dismenore pada mahasiswi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen pretest-posttest with control group. Sebanyak 76 responden dibagi secara purposive ke dalam dua kelompok: intervensi dan kontrol. Intervensi diberikan pada hari pertama dan kedua menstruasi. Pengukuran nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS), dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil uji Wilcoxon pada kelompok intervensi menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), menunjukkan perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah pemberian terapi kombinasi. Sementara kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan signifikan (p-value = 1,000). Uji Mann-Whitney juga menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok pada posttest (p-value = 0,000).
PENGARUH JUS BUAH BIT TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DI KELURAHAN DESA PALASARI Ariani, Septy; Bela Magfiroh; Kusumastuti, Nurry
Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Bimtas: Jurnal Kebidanan UMTAS
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/bimtas.v9i2.7229

Abstract

Anemia pada kehamilan merupakan masalah kesehatan yang signifikan, terutama di Indonesia mecapai 37,1%, dengan prevalensi tinggi di wilayah pedesaan yaitu 37,8%. Anemia jika tidak ditangani dapat menyebabkan komplikasi serius bagi ibu dan janin. Buah bit mengandung zat besi, asam folat, dan vitamin C yang berpotensi meningkatkan kadar hemoglobin secara alami. Tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus buah bit terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Lokasi pemberian jus buah bit ini di kelurahan desa palasari, dan pemberian dilakukan pada tanggal 09 Juli sampai 13 Juli 2025. Pemberian jus buah bit menggunakan sampel 32 ibu hamil dengan menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest-posttest with control group yang dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing 16 responden. Kelompok intervensi diberikan jus buah bit 200 ml/hari selama 5 hari, sementara kelompok kontrol tidak diberikan intervensi. Dari hasil Terdapat peningkatan kadar hemoglobin rata-rata pada kelompok intervensi dari 10,66 g/dL menjadi 11,21 g/dL, sementara pada kelompok kontrol hanya meningkat dari 10,71 g/dL menjadi 10,76 g/dL. Hasil uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p = 0,000). Diharapkan Pemberian jus buah bit secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia ringan.Anemia pada kehamilan merupakan masalah kesehatan yang signifikan, terutama di Indonesia mecapai 37,1%, dengan prevalensi tinggi di wilayah pedesaan yaitu 37,8%. Anemia jika tidak ditangani dapat menyebabkan komplikasi serius bagi ibu dan janin. Buah bit mengandung zat besi, asam folat, dan vitamin C yang berpotensi meningkatkan kadar hemoglobin secara alami. Tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus buah bit terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Lokasi pemberian jus buah bit ini di kelurahan desa palasari, dan pemberian dilakukan pada tanggal 09 Juli sampai 13 Juli 2025. Pemberian jus buah bit menggunakan sampel 32 ibu hamil dengan menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest-posttest with control group yang dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing 16 responden. Kelompok intervensi diberikan jus buah bit 200 ml/hari selama 5 hari, sementara kelompok kontrol tidak diberikan intervensi. Dari hasil Terdapat peningkatan kadar hemoglobin rata-rata pada kelompok intervensi dari 10,66 g/dL menjadi 11,21 g/dL, sementara pada kelompok kontrol hanya meningkat dari 10,71 g/dL menjadi 10,76 g/dL. Hasil uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p = 0,000). Diharapkan Pemberian jus buah bit secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia ringan.
MODEL KONSEPTUAL MPASI LOKAL KALDU DAN GADON BERBASIS KEARIFAN BUDAYA SUNDA SEBAGAI INOVASI PANGAN ANAK DI KAWALU, TASIKMALAYA Sagita Imaniar, Melsa; Kurniawati, Ade; Nurdianti, Dewi
Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Bimtas: Jurnal Kebidanan UMTAS
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/bimtas.v9i2.7264

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, termasuk di Kota Tasikmalaya, yang berkaitan erat dengan praktik pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang belum optimal. Sementara itu, masyarakat indonesia memiliki kekayaan budaya pangan lokal yang diwariskan turun-temurun, seperti kaldu dan gadon, yang berpotensi menjadi sumber gizi anak berbasis bahan alami, mudah diakses, dan konstektual dengan budaya. Pemahaman terhadap nilai budaya dan praktik tradisional ini penting sebagai dasar pengembangan inovasi MPASI lokal yang aman, bergizi, dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menjelaskan makna, praktik, dan nilai budaya pemberian MPASI lokal (kaldu dan gadon) di masyarakat Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, serta merumuskan model konseptual pemberian MPASI berbasis kearifan lokal sebagai dasar penelitian lanjutan mengenai komposisi gizi dan keamanan pangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualilatif deskriptif dengan rancangan etnografi mini. Informan terdiri dari ibu balita, nenek, bidan, kader posyandu, pelaku UMKM pangan, nutrisionis (n=25). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, FGD, observasi partisipatif, dan dokumentasi visual. Analisis dilakukan secara tematik menggunakan langkah Braun dan Clarke dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil menunjukkan lima tema utama: (1) MPASI sebagai warisan budaya dan simbol kasih sayang; (2) pengetahuan gizi berbasis pengalaman; (3) adaftasi tradisi dan modernitas dalam pembuatan kaldu dan gadon; (4) faktor pendukung dan penghambat keberlanjutan tradisi; serta (5) nilai budaya sebagai peluang inovasi pangan lokal. Tradisi ini berpotensi menjadi dasar pengembangan MPASI Gadon Terstandar untuk pencegahan stunting melalui kolaborasi bidan, kader, dan UMKM berbasis kearifan budaya.