cover
Contact Name
Ade Kurniawati
Contact Email
adekur@umtas.ac.id
Phone
+6281221990186
Journal Mail Official
jurnal.bimtas@umtas.ac.id
Editorial Address
Program Studi D3 Kebidanan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya Jl. Tamansari KM 2,5 Kota Tasikmalaya, Jawa Barat 46196
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas
ISSN : 25801902     EISSN : 2622075X     DOI : -
BIMTAS: Jurnal Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya adalah wadah informasi bidang kebidanan yang berupa publikasi hasil penelitian, hasil studi kepustakaan, maupun tulisan ilmiah. Terbit dua kali dalam satu tahun yaitu bulan Mei dan November.
Articles 88 Documents
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI PUSKESMAS PEUSANGAN SELATAN KABUPATEN BIREUEN Fitri Novianti; Siti Saleha; Agustina
Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Bimtas: Jurnal Kebidanan UMTAS
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/bimtas.v9i1.7283

Abstract

Kehamilan adalah suatu kondisi seseorang wanita memiliki janin yang tengah tumbuh dalam tubuhnya. Umumnya janin tumbuh didalam rahim. Waktu hamil pada manusia sekitar 40 minggu atau 9 bulan. Tanda dan bahaya kehamilan yaitu perdarahan pervagina, sakit kepala yang hebat, penglihatan kabur, Bengkak di wajah dan jari-jari tangan, gerakan janin tidak terasa, dan nyeri abdomen yang hebat. Penelitian ini bertujuan untuk fhubungan karakteristik Ibu hamil dengan tingkat pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan di Wilayah Kerja Puskesmas Peusangan Selatan Kabupaten Bireuen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional.  Sampel penelitian sebanyak 33 Ibu yang dipilih melalui acidental sampling di Wilayah kerja Puskesma Peusangan Selatan. Instrumen yang digunakan adalah tentang pengetahuan. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji Chie_Square. Hasil penelitian menunjukkan variabel distribusi yang mayoritas pada katagori umur >25-35 tahun berjumlah 21 Ibu (63,6%). Mayoritas pada tingkat pendidikan yaitu SMA berjumlah 24 Ibu (72,7%). Mayoritas pada pekerjaan yaitu tidak bekerja berjumlah 24 Ibu (72,7%). Mayoritas pada tingkat riwayat risiko kehamilan yaitu tidak memiliki riwayat risiko kehamilan sebasar 27 Ibu (81,8%). Bivariat menunjukan ada hubungan karakteristik umur (p=0,34), pendidikan (p=0,002), pekerjaan (p=0,19), riwayat risiko kehamilan (p=0,12). Dapat disimpulkan bahwa semakin ada hubungan antara umur, pendidikan, pekerjaan, dan riwayat risiko kehamilan. Disarankan untuk lebih aktif mencari informasi dan mengikuti pemeriksaan kehamilan secara rutin. Peningkatan pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan dapat membantu ibu hamil mengenali potensi risiko dan mengambil tindakan pencegahan yang tepat.
HUBUNGAN PERSEPSI IBU TENTANG KOLOSTRUM TERHADAP PERILAKU IBU DALAM PEMBERIAN KOLOSTRUM PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEUSANGAN SELATAN KABUPATEN BIREUEN Nurul Hayati; Nuraina; Herrywati Tambunan
Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Bimtas: Jurnal Kebidanan UMTAS
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/bimtas.v9i1.7284

Abstract

Kolostrum adalah suatu cairan yang keluar pada tiga hari pertama setelah kelahiran bayi sebanyak 2-10 ml dalam setiap proses menyusui per harinya. Pemberian kolostrum pada bayi baru lahir sangat penting karena kolostrum mengandung nutrisi dan zat kekebalan tubuh yang dibutuhkan bayi di awal kehidupannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi ibu tentang kolostrum terhadap perilaku Ibu dalam pemberian kolostrum pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Peusangan Selatan Kabupaten Bireuen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif surve analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 32 Ibu nifas yang dipilih melalui Total sampling di Wilayah kerja Puskesmas Peusangan Selatan. Instrumen yang digunakan adalah tentang persepsi Ibu dan Perilaku Ibu. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji Chie_Square. Hasil penelitian menunjukkan yang tertinggi menurut umur ibu 30-45 sebanyak 21 responden (65,6%), pendidikan SMA sebanyak 26 responden (81,3%), pekerjaan IRT sebanyak 28 responden (87,5%), perilaku pemberian kolostrum dari 32 responden, dapat diketahui frekuensi tertinggi ibu yang tidak memberikan kolostrum pada bayi baru lahir sebesar 27 responden (84,4%). Bivariat menunjukan hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi square diperoleh hasil ρ=0,015. Hal ini menunjukkan ρ-value ≤0,05 yang artinya dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan persepsi Ibu tentang kolostrum terhadap perilaku Ibu dalam pemberian kolostrum pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Peusangan Kabupaten Bireuen.
HUBUNGAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN PERILAKU HIGIENIS MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI SMP NEGERI 13 PEKANBARU Rini Hariani Ratih; Sukaisih Hulu; Wiwi Sartika
Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Bimtas: Jurnal Kebidanan UMTAS
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/bimtas.v9i2.7319

Abstract

Kebersihan diri saat menstruasi penting untuk menjaga kesehatan organ reproduksi. Kurangnya pengetahuan dapat menyebabkan remaja putri berperilaku kurang higienis selama menstruasi, yang berisiko menimbulkan infeksi saluran reproduksi. Menurut World Health Organization (WHO) pada tahun 2020, angka kejadian perilaku personal hygiene saat menstruasi yang buruk di dunia sangat besar. Rata-rata lebih dari 50% perempuan di setiap negara tanpa sadar melakukannya. Dari hasil penelitian, di Amerika presentase kejadian perilaku personal hygiene sekitar 60%, Swedia 72%, Mesir 75% dan di Indonesia 55%. Manfaat pepenelitian untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku higienis menstruasi pada remaja putri di SMP Negeri 13 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan analitik korelasi dan metode cross sectional. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Populasi penelitian sebanyak 187 siswi dengan teknik purposive sampling, diperoleh 104 responden. Mayoritas responden memiliki pengetahuan kesehatan reproduksi yang baik 64 responden (61,5%) dan menunjukkan perilaku higienis menstruasi dalam kategori baik 65 responden (62,5%). Terdapat hubungan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku higienis menstruasi pada remaja putri di SMP Negeri 13 Pekanbaru.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN JARAK POSYANDU DENGAN KEAKTIFAN KUNJUNGAN IBU BALITA PADA KEGIATAN POSYANDU Dwi Saputri; Desti Widya Astuti; Windi Anggriani
Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Bimtas: Jurnal Kebidanan UMTAS
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/bimtas.v9i2.7328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keaktifan kunjungan posyandu ibu balita di wilayah kerja PMB Irma Suryani Kota Prabumulih. Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional dengan pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah keaktifan kunjungan posyandu ibu balita, sedangkan variabel dependen adalah pengetahuan ibu dan jarak posyandu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu (p=0,005), dan jarak posyandu (p=0,02) berhubungan signifikan dengan keaktifan kunjungan posyandu ibu balita. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan ibu, dan jarak posyandu merupakan faktor-faktor yang berhubungan dengan keaktifan kunjungan posyandu ibu balita.
DAMPAK PENERAPAN TEKNIK HANDS-ON PUMPING TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU POSTPARTUM Balindra, Fredlina Rossa; Taqiyya, Nadia; Sari, Dewi Kartika
Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Bimtas: Jurnal Kebidanan UMTAS
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/bimtas.v9i2.7421

Abstract

Produksi Air Susu Ibu (ASI) pada masa postpartum sangat dipengaruhi oleh efektivitas pengosongan payudara, salah satunya melalui teknik hands-on pumping. Teknik ini mengombinasikan pemompaan ganda dengan pijatan serta kompresi yang diperkirakan mampu meningkatkan aliran dan volume ASI, meskipun bukti empiris terkini pada ibu postpartum masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menilai dampak teknik tersebut terhadap peningkatan produksi ASI menggunakan desain observasional dengan accidental sampling pada 20 ibu postpartum yang datang untuk konsultasi menyusui. Intervensi dilakukan melalui prosedur yang mencakup pijatan awal, pemompaan ganda yang disertai kompresi, serta kompresi ulang saat aliran ASI melambat. Hasil penelitian menunjukkan seluruh responden mengalami peningkatan produksi ASI dengan kenaikan 3–15 ml dan rata-rata peningkatan 9,35 ml setelah intervensi. Peningkatan ini menggambarkan bahwa stimulasi mekanis yang diberikan mampu mengoptimalkan pengosongan payudara, memperbaiki refleks let-down, dan mendukung respons fisiologis laktasi. Temuan tersebut menunjukkan bahwa hands-on pumping merupakan intervensi nonfarmakologis yang efektif dan mudah diterapkan dalam praktik laktasi untuk membantu ibu postpartum meningkatkan produksi ASI. Penelitian lanjutan dengan jumlah sampel lebih besar dan desain yang lebih kuat diperlukan untuk memverifikasi efektivitas teknik ini pada kondisi klinis yang lebih beragam.
PERBANDINGAN EFEKTIFITAS JAHE DENGAN VITAMIN B6 DALAM MENURUNKAN NAUSEA AND VOMITING IN PREGNANCY (NVP):A SYSTEMATIC REVIEW Solechah, Mutiara; Adhani Pasundani, Nita; Izatul Islami, Anida; Novayanti, Noorhayati
Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Bimtas: Jurnal Kebidanan UMTAS
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/bimtas.v9i2.7438

Abstract

Latar Belakang: Mual dan muntah dalam kehamilan merupakan keluhan paling umum pada trimester pertama dan dialami oleh 70–80% ibu hamil. Kekhawatiran terhadap efek samping obat konvensional membuat banyak ibu hamil beralih ke terapi herbal, termasuk jahe, meskipun bukti ilmiah mengenai efektivitasnya dibandingkan vitamin B6 masih beragam.Tujuan: Untuk mengetahui perbandingan efektivitas jahe dan vitamin B6 dalam menurunkan mual dan muntah pada ibu hamil melalui systematic review dan meta-analysis. Metode: Penelitian ini menggunakan desain systematic review dan meta-analysis berdasarkan pedoman PRISMA dengan pendekatan PICO. Pencarian artikel dilakukan pada database PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Kriteria inklusi ditetapkan untuk penelitian Randomized Controlled Trial (RCT) mengenai pemberian jahe atau vitamin B6 tanpa kombinasi terapi lain. Lima artikel yang memenuhi kriteria dianalisis menggunakan software RevMan 5.4. Hasil: Meta-analysis menunjukkan bahwa jahe 0,04 kali lebih efektif dibandingkan vitamin B6 dalam menurunkan episode mual, meskipun tidak signifikan secara statistik (p = 0,87). Sebaliknya, vitamin B6 0,08 kali lebih efektif dibandingkan jahe dalam menurunkan episode muntah, namun juga tidak signifikan secara statistik (p = 0,61). Dosis intervensi yang digunakan pada studi berkisar 500 mg–1 g/hari untuk jahe dan 26–40 mg/hari untuk vitamin B6 dalam durasi 4 hari. Adanya heterogenitas tinggi dan potensi bias publikasi ditemukan pada kedua analisis. Kesimpulan: Jahe cenderung lebih efektif dibandingkan vitamin B6 dalam menurunkan mual, sedangkan vitamin B6 lebih efektif dalam menurunkan muntah pada ibu hamil. Kedua intervensi memiliki efektivitas yang sebanding dan dapat digunakan sebagai pilihan manajemen non farmakologis NVP.
PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI PIJAT OKSITOSIN DAN PERAWATAN PAYUDARA TERHADAP KELANCARAN PENGELUARAN ASI PADA IBU NIFAS DI PUSKESMAS HARAPAN BARU KOTA SAMARINDA Hartati, Dwi; Arofah, Siti
Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Bimtas: Jurnal Kebidanan UMTAS
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/bimtas.v9i2.7527

Abstract

latar Belakang: ASI merupakan nutrisi terbaik bagi bayi yang mampu menurunkan angka kesakitan dan kematian, namun cakupan ASI eksklusif di Indonesia masih di bawah target, termasuk di Puskesmas Harapan Baru Kota Samarinda (65,6%). Salah satu kendala utama adalah ketidaklancaran pengeluaran ASI pada ibu nifas. Upaya nonfarmakologis seperti kombinasi pijat oksitosin dan perawatan payudara terbukti dapat merangsang hormon oksitosin, meningkatkan refleks pengeluaran ASI, dan memberikan rasa nyaman pada ibu.Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian kombinasi pijat oksitosin dan perawatan payudara terhadap kelancaran pengeluaran ASI pada ibu nifas di Puskesmas Harapan Baru Kota Samarinda. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test post-test. Sampel terdiri dari 25 ibu nifas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur kelancaran pengeluaran ASI dan dianalisis menggunakan uji statistik Paired Sample T-Test. Hasil: Hasil penelitian kelancaran pengeluaran ASI sebelum diberikan kombinasi pijat oksitosin dan perawatan payudara, yaitu mempunyai skor rata-rata 62,76. Sedangkan kelancaran pengeluaran ASI setelah dilakukan pijat oksitosin dan perawatan payudara memperoleh kenaikan skor rata-rata yaitu 85.52. Hasil analisis uji Paired Samples T-test menunjukkan Sig.(2-tailed) 0.000 < α 0.05, sehingga terdapat pengaruh pijat oksitosin dan perawatan payudara terhadap kelancaran pengeluaran ASI pada ibu nifas di puskesmas Harapan Baru kota Samarinda. Simpulan: Kombinasi pijat oksitosin dan perawatan payudara efektif dalam meningkatkan kelancaran pengeluaran ASI pada ibu nifas. Intervensi ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif nonfarmakologis dalam pelayanan kebidanan untuk mendukung pemberian ASI eksklusif.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN KEBIDANAN BERBASIS SERVIQUAL TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI RSIA JIMMY MEDIKA BORNEO SAMARINDA Puspitasari, Dwi Ida; Andik Supriyatno
Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Bimtas: Jurnal Kebidanan UMTAS
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/bimtas.v9i2.7546

Abstract

Penilaian kinerja pelayanan kesehatan selama ini cenderung belum menyeluruh dan bersifat sementara. Padahal, pemerintah memiliki kewajiban untuk menjamin pelayanan kesehatan yang mampu meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi. Kualitas pelayanan kesehatan berperan penting dalam menciptakan kepuasan pasien sebagai penerima layanan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan kebidanan berbasis SERVIQUAL terhadap kepuasan pasien di RSIA Jimmy Medika Borneo Samarinda. Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 95 orang, dengan pengambilan sampel secara accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada pasien di Poli Rawat Jalan RSIA Jimmy Medika Borneos Samarinda pada bulan Maret 2025. Hasil: Analisis statistik menggunakan uji Chi-Square menunjukkan nilai p sebesar 0,022 (<0,05) dengan nilai Relative Probability (RP) sebesar 2,784 (>1). Hal ini menunjukkan bahwa pasien yang menerima pelayanan dengan mutu kurang baik memiliki risiko ketidakpuasan 2,784 kali lebih besar dibandingkan pasien yang menerima pelayanan bermutu baik. Kesimpulan: Terdapat pengaruh signifikan antara kualitas pelayanan kebidanan berbasis SERVIQUAL terhadap kepuasan pasien di RSIA Jimmy Medika Borneo Samarinda. Saran: Tenaga kesehatan di Poli KIA diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan, serta pihak rumah sakit perlu melengkapi sarana dan prasarana penunjang pelayanan