cover
Contact Name
Mira Mirnawati
Contact Email
miramirnawati@ung.ac.id
Phone
+6281356708379
Journal Mail Official
redaksiideaspublishing@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Joesoef Dalie/Pangeran Hidayat/JDS (Jalan Dua Susun) Nomor 110 Kota Gorontalo 96128
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya
Published by Ideas Publishing
ISSN : 2442367X     EISSN : 2656940X     DOI : https://doi.org/10.32884
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Ideas adalah sebuah jurnal online berbasis OJS yang memfasilitasi publikasi artikel ilmiah dari hasil penelitian. Hasil penelitian dapat berupa hasil penelitian mandiri atau kolaboratif. Peneliti dapat berasal dari berbagai kalangan seperti guru, dosen, mahasiswa, atau praktisi. Fokus kajian keilmuan Jurnal Ideas terbagi menjadi tiga ruang lingkup yang setiap ruang lingkupnya membatasi pada beberapa kajian saja. Berikut ini secara detail dijelaskan.
Articles 759 Documents
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Realistic Mathematic Education Kelas V Sekolah Dasar Noval Tri Jaya; Herpratiwi Herpratiwi; Caswita Caswita
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 8 No 2 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v8i2.792

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan produk LKPD berbasis realistic mathematic education yang layak dan efektif untuk meningkatkan hasil peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan yang merujuk teori R&D Borg & Gall. Populasi penelitian adalah peserta didik V SD di Desa Karang Endah Kecamatan Terbanggi Besar Kota Lampung. Sampel penelitian yang ditentukan dengan purposive sampling adalah 24 peserta didik kelas V SD Negeri 1 Karang Endah. Data dikumpulkan melalui lembar angket dan soal tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis realistic mathematic education Sangat layak dan Efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V SD. This study aims to develop LKPD products based on realistic mathematic education that is feasible and effective to improve student outcomes. The type of research used is research and development which refers to the R&D theory of Borg & Gall. The population of the study was elementary school students in Karang Endah Village, Terbanggi Besar District, Lampung City. The research sample determined by purposive sampling was 24 students of class V SD Negeri 1 Karang Endah. Data were collected through questionnaires and test questions. The results show that LKPD based on realistic mathematic education is very feasible and effective for improving learning outcomes for ffifth-grade elementary school students.
Analisis Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik melalui Kegiatan Literasi Muhammad Hasan; Hikmah Maulidyanti; Muhammad Ilyas Thamrin Tahir; Nur Arisah
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 8 No 2 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v8i2.698

Abstract

Keterampilan literasi sangat penting untuk pencapaian akademik dalam kehidupan seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran literasi dalam mendukung keterampilan berpikir kritis peserta didik SMPN 14 Tanralili, menggunakan model PISA untuk menyelesaikan dua butir soal matematika. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, kemudian dijabarkan dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui dokumentasi, tes dan wawancara. Informan penelitian ini adalah siswa SMPN 14 Tanralili di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kegiatan literasi sangat membantu dalam memperkuat kemampuan berpikir kritis siswa, terbukti dengan perbandingan jawaban siswa yang benar dan salah. Siswa yang melakukan literasi sebelum menjawab pertanyaan mengembangkan keterampilan berpikir kritis yang lebih dari sekadar mengenali jawaban. Mereka akan berusaha untuk menemukan solusi alternatif berdasarkan analisis dan informasi yang dikumpulkan dari suatu situasi. Literacy skills are very important for academic achievement in ones life. This study aims to describe the role of literacy in supporting critical thinking skills of students at SMPN 14 Tanralili, using the PISA model to solve two math problems. This research was conducted using a qualitative approach, then described using a descriptive method. Data collection techniques in this study through documentation, tests and interviews. The informants of this research were students of SMPN 14 Tanralili in Maros Regency, South Sulawesi. The research findings show that literacy activities are very helpful in strengthening students critical thinking skills, as evidenced by the comparison of students correct and incorrect answers. Students who perform literacy before answering questions develop critical thinking skills that go beyond simply recognizing answers. They will seek to find alternative solutions based on analysis and information gathered from a situation.
A Learner Centered Approach: ESP Need Analysis in Pandemic Learning Activities for Non Formal Students in High School Equivalency, Coastal Area of Bone Bolango Haris Danial; Nonny Basalama; Riman Kasim
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 8 No 2 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v8i2.815

Abstract

Learning activities in the world of equality education need attention from every tutor who teaches in the classroom. Especially in learning English, there are still many students who are constrained in understanding English well. This is because the backgrounds of students are varied, resulting in their lack of motivation in learning. The method used in this research is the method of developing teaching materials in equivalence education, especially the Package C equivalence program in the coastal area. This research leads to R&D development research which emphasizes that research and development is a research method used to produce certain products and test the effectiveness of products. The results of this study found that the application of storytelling activities using animation that was done well and repeatedly would be able to improve English language skills. It is evident from the results of the research conducted, which then increased the results of the independent sample t-test calculation, it is known that the average increase in the experimental group I was 35, group II was 43.85, and group III was 30.45. Thus, it is known that the increase in the score of learning outcomes in the Analysis of English Learning Needs for School Dropouts in the Experimental Coastal Equality School, the most prominent is in group II of 43.85 Kegiatan pembelajaran di dunia pendidikan kesetaraan perlu mendapat perhatian dari setiap tutor yang turut mengajar di dalam kelas. Khususnya dalam pembelajaran bahasa Inggris, masih banyak peserta didik terkendala dalam memahami bahasa inggris dengan baik. Hal ini dikarenakan latar belakang peserta didik yang bervariatif sehingga mengakibatkan kurangnya motivasi mereka dalam belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan bahan ajar di pendidikan kesetaraan, khususnya program kesetaraan Paket C yang berada wilayah pesisir. Penelitian ini mengarah pada penelitian pengembangan R&D yang menekankan bahwa penelitian dan pengembangan merupakan metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk. Hasil penelitian ini menemukan bahwa Penerapan kegiatan bercerita menggunakan animasi yang dilakukan dengan baik dan berulang-ulang akan dapat meningkatkan kemampuan berbahasa inggris. Terbukti dari hasil penelitian yang dilakukan, kemudian mengalami peningkatan hasil perhitungan independent sampel t-test diketahui rata-rata kenaikan kelompok eksperimen I sebesar 35, kelompok II sebesar 43.85, dan kelompok III sebesar 30.45. Dengan demikian, diketahui kenaikan skor hasil belajar Analisis Kebutuhan Pembelajaran Bahasa Inggris bagi Anak Putus Sekolah di Sekolah Kesetaraan Wilayah Pesisir eksperimen yang paling menonjol terdapat pada kelompok II sebesar 43.85.
Perempuan dalam Politik (Studi Tentang Pencegahan Praktik Politik Uang di Kabupaten Kampar) Yesi Yesi; Witra Yeni; Syawir Abdullah; Romi Indra; Seger Sugiyanto
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 8 No 2 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v8i2.703

Abstract

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kampar pada 2017 merilis data jumlah pemilih perempuan sebanyak 236.146 dan pemilih pemula sebanyak 8.476 perempuan yang tersebar di 1.323 TPS. Jumlah ini menempatkan perempuan sebagai pemilik suara potensial untuk memenangkan pasangan tertentu sekaligus mendorong praktik politik uang merebut suara perempuan. Penelitian bertujuan mencermati strategi perempuan mencegah praktik politik uang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan memilih 7 informan menggunakan purposive sampling, data yang ditemukan dianalisis berdasarkan karakteristik kualitatif. Hasilnya menemukan bahwa praktik politik uang terdiri dari dua bentuk, yaitu distribusi makanan dan sejumlah uang. Untuk mencegah aksi ini perempuan memaksimalkan perannya dengan bergabung dengan panitia pengawas pemilu dan melakukan strategi pencegahan berupa pengawasan aktif kampanye pemilu yang dihadiri banyak perempuan, seperti majelis taklim, kegiatan PKK, Posyandu dan lainnya yang dihadiri oleh perempuan. Perempuan aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya perempuan tentang aspek hukum politik uang, membangun komunikasi dengan lintas sektor, deklarasi dan sosialisasi aspek hukum politik uang menolak melalui poster yang dibagikan oleh masyarakat, membentuk relawan untuk mencegah politik uang dan memantau melalui smartphone. Kampar District Election Commission in 2017 released data on the number of female voters as many as 236,146 and novice voters of 8,476 women spread across 1,323 polling stations. This number puts women as potential voting owners to win over a particular candidates spouse while encouraging the political practice of money to win votes. The purpose of the study was to find out womens strategies in preventing the political practice of money. We used a qualitative approach and selected 7 informants using purposive sampling. We conduct descriptive analysis based on qualitative characteristics, namely data collection reduction and data categorization, data display and conclusion drawdown. The results found that the political practice of money consists of two forms, namely the distribution of food and some money. To prevent this action women maximize their role by joining the election supervisory committee and carrying out prevention strategies in the form of actively supervising election campaigns that are attended by many women, such as taklim assemblies, PKK activities, Posyandu and others that are attended by women, actively providing understanding to the community, especially women about the legal aspects of money politics, establishing good communication to community leaders , indigenous leaders, religious leaders and intellectuals, declarations and socialization of legal aspects of money politics reject through a piece shared by the community, Forming volunteers to prevent the politics of money and monitor all election activities through smarthphone.
Tantangan Komunikasi Bisnis di Saat Pandemi Covid 19 Pandu Adi Cakranegara; Ika Widyastuti
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 8 No 2 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v8i2.764

Abstract

Bisnis adalah organisasi yang terdiri dari sekumpulan individu. Agar organisasi ini dapat berfungsi maka individu di dalamnya perlu saling berkomunikasi. Komunikasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan bukan menjadi suatu masalah. Yang menjadi tantangan adalah ketika organisasi yang telah terbiasa melakukan bisnis as usual tiba-tiba harus bertransformasi karena adanya pandemi Covid 19. Ketika komunikasi yang biasa dilakukan melalui proses tatap muka baik dengan rapat di kantor dan berdiskusi langsung dengan rekan kerja tidak dapat dilakukan lagi, maka apa yang harus dilakukan perusahaan agar dapat tetap produktif? Penelitian ini menggunakan data primer yang berasal dari wawancara karyawan. Melalui para naraumber ini digali informasi bagaimana bisnis mereka di tempat mereka berubah dan bagaimana komunikasi bisnis dilakukan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tidak semua organisasi siap. Namun terdapat satu sisi positif dari Pandemi Covid 19 yaitu mendorong komunikasi bisnis yang memanfaatkan teknologi modern. A business is an organization made up of a group of individuals. For this organization to function, the individuals within it need to communicate with each other. Communication is an integral part and not a problem. The challenge is when an organization accustomed to doing business as usual suddenly has to transform due to the Covid 19 pandemic. This study uses primary data that comes from employee interviews as an organization. Through these speakers, information is obtained on how their business in their place has changed and how business communication is carried out. The results of this study indicate that not all organizations are ready. However, one positive side of the Covid-19 pandemic is encouraging business communication that utilizes modern technology.
Catfishing dalam Cyber Romantic Relationship pada Remaja Euis Rosmaydini Sonhaji; Supriyono Supriyono
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 8 No 2 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v8i2.742

Abstract

Catsfishing adalah fenomena para remaja yang menjalin hubungan virtual di dunia maya. Maka, penelitian ini disusun dengan tujuan untuk menggambarkan fenomena catfishing dalam cyber romantic relationship yang dijalani oleh remaja dari sudut pandang pelaku dan korban. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode netnografi. Data penelitian ini berupa hasil wawancara dan studi dokumentasi dari narasumber yaitu pelaku dan korban catfishing. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa berkembangnya media sosial dapat menjadi platfrom fenomena catfishing. Pola hubungan pada catfishing dalam cyber romantic relationship cenderung sama yaitu berujung pada pelaku mengambil keuntungan pribadi dari korban. Strategi antisipasi catfishing dengan cara tidak terlalu mempercayai orang yang dikenal melalui media sosial. This study discusses the phenomenon of catfishing in virtual relationships in cyberspace by teenagers. The purpose of this study is to describe how the phenomenon of catfishing in cyber romantic relationships is experienced by adolescents from the perspective of the perpetrator and the victim. This research is a qualitative research with netnographic method. The data of this research are the results of interviews and documentation studies from sources, namely the perpetrators and victims of catfishing. The results of this study explain that the development of social media can be a platform for the catfishing phenomenon. The relationship pattern of catfishing in cyber romantic relationships tends to be the same, which leads to the perpetrator taking personal advantage from the victim. The strategy for anticipating catfishing is by not trusting people who are known through social media.
Membaca Kembali Cerpen Perempuan Penulis dari Sulawesi dalam Kerangka Toxic Masculinity Nasiru, La Ode Gusman; Salam, Salam; Ntelu, Asna
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 8 No 2 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v8i2.774

Abstract

Penelitian bertujuan mengulas bagaimana perempuan penulis dari Sulawesi menyorot ragam persoalan keperempuan. Persoalan dituliskan dengan menempatkan paradigma gender, lokalitas, biologi, popular culture, hingga ekologi untuk menopang jalannya rangkaian peristiwa. Pertanyaan penelitian ialah bagaimana perempuan memandang serta mendekonstruksi diri di tengah gempuran ideologi toxic masculinity? Metode deskripsi kualitatif digunakan untuk menemukan jawaban pertanyaan. Teori feminisme digunakan demi melihat toxic masculinity bekerja. Hasil penelitian menunjukkan cara dominasi toxic masculinity mereporoduksi gagasan opresi terhadap perempuan serta kerasnya perjuangan perempuan penulis untuk memenangkan gagasan kebebasan dan eksistensi dengan cara melawan dominasi toxic masculinity. The research aims to review how women writers from Sulawesi highlight various female issues. Issues are written by placing the paradigms of gender, locality, biology, popular culture, to ecology to support the course of a series of events. The research question is how do women perceive and deconstruct themselves in the midst of the onslaught of the ideology of toxic masculinity? Qualitative description method is used to find answers to questions. Feminism theory is used to see toxic masculinity at work. The results show how the domination of toxic masculinity reproduces the idea of ​​oppression against women and the hard struggle of women writers to win the idea of ​​freedom and existence by fighting the domination of toxic masculinity.
Hubungan Kinerja Pengurus dengan Kepuasan Anggota Koperasi di Kabupaten Bintan Octojaya Abriyoso
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 8 No 2 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v8i2.816

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kinerja pengurus Koperasi dan kepuasan anggota Koperasi Husada Karya Jaya. Jenis penelitian ini adalah asosiatif kuantitatif dengan sampel penelitian berjumlah 138 orang anggota koperasi. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah berdasarkan teknik sampel jenuh. Hasil penelitian didapat bahwa berdasarkan output hasil pengolahan menggunakan SPSS 22 diketahui nilai signifikansi atau Sig. (2-tailed) sebesar 0,008 karena nilai Sig. (2-tailed) 0,008 < 0,05 maka artinya ada hubungan yang signifikan (berarti) antara variabel kinerja pengurus dengan kepuasan anggota Koperasi Husada Karya Jaya. This study aims to determine the relationship between the performance of the Cooperative management and the satisfaction of the members of the Husada Karya Jaya Cooperative. This type of research is quantitative associative with a sample of 138 cooperative members. The sampling technique used is based on the saturated sample technique. The results showed that based on the output of processing using SPSS 22, it was known that the significance value or Sig. (2-tailed) of 0.008 because the value of Sig. (2-tailed) 0.008 < 0.05, it means that there is a significant (mean) relationship between the management performance variable and the satisfaction of the members of the Husada Karya Jaya Cooperative.
Implementation of Leading Program for Village Building Movement Veronica Veronica; Entang Adhy Muhtar; Milwan Milwan
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 8 No 2 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v8i2.721

Abstract

Implementation of main program is one of the benchmarks for the performance of local governments in achieving good governance. This study aims to determine the implementation of RT Bersih program and identify the supporting and hindering factors. The results of this study indicate that implementation of RT Bersih flagship program has been good, it can be seen from the organization that has been realized in organizational structure as well as the duties and functions, interpretation has been carried out through socialization and communication between implementers, suitability of application to work procedures in accordance with regulations as well as technical and implementing instructions and budget allocations are appropriate. Program socialization does not reach the community and condition of implementing officers who have other jobs are factors that can hinder the program, while supporting factors for RT Bersih program are clear organizational structure, availability of adequate human resources, conformity of program with technical and implementing guidelines. Implementasi program unggulan merupakan salah satu tolak ukur kinerja pemerintah daerah dalam mencapai good governance. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi program ‘RT Bersih’ serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program unggulan ‘RT Bersih’ sudah baik dapat dilihat dari organisasi telah diwujudkan dalam struktur organisasi serta tugas dan fungsi, interpretasi telah dilakukan melalui sosialisasi, komunikasi antar pelaksana, kesesuaian aplikasi terhadap prosedur kerja sesuai dengan peraturan serta petunjuk teknis dan pelaksana serta alokasi anggaran telah sesuai. Sosialisasi program tidak sampai kepada masyarakat serta kondisi petugas pelaksana yang memiliki pekerjaan lain merupakan faktor yang dapat menghambat program sedangkan faktor pendukung program ‘RT Bersih’ adalah struktur organisasi yang jelas, ketersediaan sumber daya manusia yang memadai, kesesuaian program dengan peraturan petunjuk teknis dan pelaksana.
Permainan Bahasa Komika Arafah dalam Video Stand Up Comedy Academy 2 Ririn N. Gani; Fatmah AR Umar; Salam Salam
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 8 No 2 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v8i2.789

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan bentuk, gaya, dan fungsi permainan bahasa komika Arafah dalam video Stand Up Comedy Academy 2. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Dari hasil penelitian ditemukan 343 kutipan permainan bahasa Arafah dalam 12 video Stand Up Comedy Academy 2 yang di dalamnya terdapat bentuk abreviasi, reduplikasi, antonimi, gaya tak resmi, percakapan, antitesis, repetisi, fungsi hiburan, mengkritik atau mengejek, dan menyampaikan sesuatu secara menarik. Simpulan penelitian yang lebih mendominasi dan sekaligus mewarnai permainan Bahasa Arafah yaitu bentuk reduplikasi, gaya tak resmi, dan fungsi hiburan. Dengan demikian, banyak yang mengerti dan tertarik dengan topik yang dibawakan. This study aims to describe the form, style and functions of the language games of a comedian Arafah in the videos of Stand Up Comedy Academy 2. The method used is qualitative descriptive method. From the result of the study found 343 quotes from the Arafah language game in 12 Stand Up Comedy Academy 2 videos in which there are from of abbreviation, reduplication, antonymy, informal style, conversational, antithesis, repetition, entertainment function, criticizing or mocking, and conveying something interestingly. The research conclusions that dominate and color the Arafah language game are reduplication from, informal style, and entertainment functions. Thus, many understand and are interested in the topik being presented.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 4 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 11 No 3 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 11 No 2 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 11 No 1 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 10 No 4 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 10 No 3 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 10 No 2 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 10 No 1 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 9 No 4 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 9 No 3 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 9 No 2 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 9 No 1 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 8 No 4 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 8 No 3 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 8 No 2 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 8 No 1 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 7 No 4 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 7 No 3 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 7 No 2 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 7 No 1 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari) Vol 6 No 4 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (November) Vol 6 No 3 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 6 No 2 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 6 No 1 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 5 No 4 (2019): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya(November) Vol 5 No 3 (2019): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 5 No 2 (2019): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 5 No 1 (2019): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 4 No 4 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 4 No 3 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 4 No 2 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Mei) Vol 4 No 1 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari) Vol 3 No 4 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (November) Vol 3 No 3 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Agustus) Vol 3 No 2 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Mei) Vol 3 No 1 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari) More Issue