Articles
293 Documents
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING PADA MATA KULIAH FILSAFAT PENDIDIKAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Ajat Sudrajat
BUANA ILMU Vol 8 No 1 (2023): Buana Ilmu
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36805/bi.v8i1.6011
Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh blended learning terhadap hasil belajar Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Pada Mata kuliah Filsafat Pendidikan di Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Model blended learning dapat digunakan untuk membantu penguasaan kompetensi teori dengan skor 75%.dengan kata gori baik. Media pembelajaran dapat mendukung proses pembelajaran dengan menggunkanan model blended learning dengan skor 88%. dengan kata gori baik. Media pemebeljaran Bleaded learning dapat mendukung proses pembelajaran dengan menggunkanan model blended learning dengan skor 75%. Dengan kata gori baik.Persepsi tentangpelaksanaan pembelajaran blended learning Pada Mata kuliah filsafat pendidikan ditinjau dari model pembelajaran blended learning, metode pembelajaran blended learning, dan media pembelajaran blended learning dengan kata gorikan baik. di tinjau dari model pembelajaran blended learning, metode pembelajaran blended learning, dan media pembelajaran blended learning. Bisa dikatakan sudah terlaksana dengan baik sesuai dengan angket yang diisi oleh Mahasiswa. Untuk itu masih perlunya peningkatan dalam pelaksanaan pembelajaran blended learning yang dilakukan dalam mencapai kategori baik dan agar pelaksanaan pembelajaran blended learning terlaksana dengan semestinya.
PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI UNTUK MEMBENTUK KARAKTER BANGSA INDONESIA
Fiqih Amrullah;
Aan Hasanah;
Bambang Samsul Arifin
BUANA ILMU Vol 8 No 1 (2023): Buana Ilmu
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36805/bi.v8i1.6012
Pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang bertujuan untuk menumbuhkan dan mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang mampu bertaqwa kepada tuhan yang maha esa, berakhlak mulia, berbadan sehat, berhati lembut dan berilmu pengetahuan yang luas. Metode penelitian yang di gunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian Kualitatif. Metode yang duganakan adalah metode kajian Pustaka yaitu kajian yang menggunakan studi telaah terhadap bukubuku, literatur-literatur, catatan-catatan, dan laporan-laporan yang ada hubungannya dengan masalah yang dipecahkan. Pendidikan karakter sangatlah penting dalam tercapainya proses Pembelajaran. Berdasarkan penelitian Heckman, James & Pedro Carneiro, bahwasanya kecerdasan intelektual yang dimiliki oleh Individu manusia terhadap tercapainya keberhasilan itu hanya memberikan dampak dan implikasinya sebanyak 20 % saja, sedangkan 80 % keberhasilan seseorang di pengaruhi oleh kecerdasan Emosianal yang didalamnya termasuk adanya Pendidikan karakter. Pendidik yang hebat dan berkualitas pasti memiliki pribadi dan karakteristik yang Tangguh dan cerdas yang dapat melahirkan generasi cerdas yang mempunyai moral yang baik. sehingga proses Pendidikan karakter dan implementasinya di lingkungan sekolah dapat tersampaikan secara maksimal. Pembentukan karakter di zaman Teknologi canggih ini di butuhkan semangat yang kuat yang bermula dari pendidiknya serta di ikuti oleh peserta didik. Hadirnya teknologi Informasi dan Komunikasi dilingkungan Pendidikan dapat menambah ilmu pengetahuan tanpa harus menghilangkan karakter bangsa Indonesia berteknologi yang sehat dan cerdas.
LANDASAN TEORI PENDIDIKAN KARAKTER
Husen Ali Badri;
Aan Hasanah;
Bambang Samsul Arifin
BUANA ILMU Vol 8 No 1 (2023): Buana Ilmu
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36805/bi.v8i1.6013
Karakter merupakan watak dan kepribadian seseorang yang diperoleh dari hasil internalisasi berbagai kebijakan yang diyakini dan sebagai landasan sebagai cara pandang, berfikir, bersikap dan bertindak. Dalam konteks pendidikan Islam, karakter memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan peserta didik. Pendidikan karakter bertujuan untuk mengembangkan sikap, watak dan karakter peserta didik. Oleh karena itu, tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk menggambarkan konsep pendidikan karakter secara ideal.Pendekatan yang digunkana dalam penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif dengan menggunakan studi literature. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa karakter merujuk padasifat, kebiasaan, akhlak atau kepribadian individu yang terbentuk melalui internalisasi berbagai kebijakan yang diyakini menjadi dasar pandangan, pemikiran, sikap dan tindakan. Ada beberapa landasan yang menjadi dasar dalam pendidikan karakter, diantaranya yaitu landasan ontology, epistemology dan aksiologi. Pendidikan karakter ini perlu ditanamkankepada peserta didik sejak dini dan dilakukan secara berkesinambungan, mulai dari lingkunagn keluaraga, sekolah hingga masyarakat luas.
AKIBAT HUKUM DARI PEMBUATAN AKTA JUAL BELI TANAH YANG TIDAK SESUAI DENGAN TATA CARA PEMBUATAN AKTA PPAT
Rizki Mohamad Eka Marsa Sadjat
BUANA ILMU Vol 8 No 1 (2023): Buana Ilmu
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36805/bi.v8i1.6014
Semakin pentingnya arti tanah bagi kehidupan manusia sekarang ini menyebabkan makin meningkatnya potensi untuk timbulnya konflik- konflik atau sengketa pertanahan, untuk mencegah atau paling tidak mengurangi potensi konflik atau sengketa tersebut dibutuhkan perangkat hukum dan sistem administrasi pertanahan yang teratur dan tertata rapi. Karenanya diharuskan pemindahan hak atas tanah agar bisa didaftar harus dibuktikan dengan akta PPAT. Sebagai akta otentik akta PPAT haruslah memenuhi tata cara pembuatan akta PPAT sebagaimana yang ditentukan oleh undang-undang dan peraturan-peraturan lainnya. Pembuatan akta yang tidak sesuai dengan tata cara pembuatan akta PPAT dapat menimbulkan risiko bagi kepastian hak atas tanah yang timbul atau tercatat atas dasar akta tersebut. Berdasarkan latar belakang tersebut makatesis ini penulis beri judul Akibat Hukum Dari Pembuatan Akta Jual Beli Tanah Yang Tidak Sesuai Dengan Tata Cara Pembuatan Akta PPAT. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk, faktor- faktor penyebab dan akibat hukum dari pembuatan akta jual beli tanah yang tidak sesuai dengan tata cara pembuatan akta PPAT. Dipakai metode pendekatan yuridis empiris dengan spesifikasi penelitian preskriptif dan sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Pengumpulan datanya dilakukan dengan melakukan penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan kemudian setelah data selesai dianalisis ditarik kesimpulandengan meggunakan metode berfikir induktif. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa akibat hukum dari pembuatan akta jual beli tanah yang tidak sesuai dengan tata cara pembuatan akta PPAT adalah PPAT dapat diberhentikan dengan tidak hormat, akta PPAT terdegradasi kekuatan pembuktiannya menjadi akta di bawah tangan dan pihak ketiga dapat memanfaatkan hal ini untuk kepentingannya
MANAJEMEN EVALUASI PROGRAM SUPERVISI DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN
Yudi Firmansyah;
Nurul Anriani
BUANA ILMU Vol 8 No 1 (2023): Buana Ilmu
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36805/bi.v8i1.6015
Tulisan ini akan menguraikan landasan pijak secara konsepsional tentang manajemen evaluasi program supervisi pendidikan. Manajemen evaluasi program supervisi pendidikan ini menjedi dalah satu kunci dari peningkatan mutu pendidikan dari segi kualitas yang akan memberikan ciri khas terhadap evalusia pendidikan itu sendiri, latar belakang perlunya manajemen evaluasi program supervisi pendidikan, tujuan evaluasi program supervisi pendidikan, prinsip prinsip evaluasi program supervisi pendidikan, dan proses evaluasi program supervisi pendidikan. Penguatan manajemen evaluasi tentunya harus memiliki landasan konsepsional untuk memahami evaluasi program supervisi pendidikan baik secara makro maupun mikro guna untuk meningkatkan mutu pendidikan itu sendiri.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM UPAYA PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Ida Dahlia;
Yuyu Yuhana;
Maman Fathurrohman;
Asep Muhyidin
BUANA ILMU Vol 8 No 1 (2023): Buana Ilmu
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36805/bi.v8i1.6016
Pemberdayaan masyarakat dalam upaya peningkatan mutu pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah pendekatan yang krusial dalam memastikan perkembangan awal yang optimal bagi anak-anak. Pendidikan anak usia dini memiliki dampak jangka panjang dalam membentuk fondasi perkembangan anak-anak. Pentingnya melibatkan masyarakat dalam pendidikan PAUD, serta peran kunci yang dimainkan oleh orang tua, komunitas, pemerintah, dan lembaga pendidikan dalam mendukung proses ini. Konsep pemberdayaan masyarakat menciptakan kolaborasi yang kuat antara berbagai pihak untuk meningkatkan aksesibilitas, kualitas, dan relevansi PAUD. Ini juga menyoroti dampak positif yang dapat diperoleh ketika masyarakat aktif terlibat dalam pembentukan masa depan pendidikan anak usia dini, menciptakan landasan yang kuat untuk perkembangan holistik anak-anak dan masyarakat secara keseluruhan. Dengan demikian, pemberdayaan masyarakat bukan hanya tentang pendidikan anak usia dini yang lebih baik, tetapi juga tentang investasi dalam masa depan yang lebih cerah dan berkelanjutan bagi generasi yang akan datang.
KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER MENURUT KAJIAN HADIS
Herdian Kertayasa;
Aan Hasanah;
Bambang Samsul Arifin
BUANA ILMU Vol 8 No 1 (2023): Buana Ilmu
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36805/bi.v8i1.6018
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendidikan karakter menurut telaah hadis. Pendidikan adalah sebuah aktivitas manusia yang memiliki maksud mengembangkan individu sepenuhnya. Islam merupakan agama yang sangat menekankan pendidikan bagi manusia. Hal itu terbukti dengan adanya banyak hadis dan ayat al-Quran yang menunjukkan tentang pendidikan, khususnya pendidikan karakter. Kajian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan kajian literatur pada hadis tentang pendidikan karakter bertujuan untuk memberikan gambaran secara sistematis telaah konsep dan kajian hadis-hadis Nabi Saw tentang pendidikan karakter dan bagaimana relevansinya di lembaga Pendidikan khususnya pada peserta didik yang sangat penting dalam pengembangan diri dalam menjaga nilai-nilai karakter dan akhlak. Hasil penelitian menunjukkan telaah hadis pendidikan karakter meliputi: Semua orang berilmu harus menjadi teladan bagi orang lain dalam tutur kata dan tingkah lakunya, pembentukan karakter yang didasari keteladanan akan menuai kebaikan bagi dirinya sendiri dan orang lain, kasih sayang dan hubungan harmonis dalam keluarga dapat terbangun sejak masa prenatal, pendidikan aqidah harus dilaksanakan yang pertama kali sebelum pendidikan-pendidikan yang lain,memerintahkan anak untuk salat pada usia tujuh tahun (syari’ah), mempunyai kesadaran beragama dan bermasyarakat dengan amal ma’ruf nahi munkar, sabar merupakan tahapan terakhir yang dilalui peserta didik dalam menjalankan syari’at agama, pendidikan akhlak seperti berbakti kepada orang tua dan menjauhi karakter tercela, dan hendaklah dalam bersikap itu yang sederhana, rendah hati dan tidak sombong. Implikasi dari penelitian ini bahwa karakter sesuai dengan norma Islam dapat mengantarkan keselamatan dan kebahagian bagi siapapun terutama peserta didik sehingga dapat menunjang proses pendidikan menjadikan ilmu yang bermanfaat dan menjadi nilai hidup bagi dirinya dan masyarakat.
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DISPERINDAG KARAWANG
Asep Jamaludin;
Sihabudin;
Yudi Firmansyah
BUANA ILMU Vol 8 No 1 (2023): Buana Ilmu
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36805/bi.v8i1.6019
Kinerja merupakan modal terpenting bagi kelangsungan hidup sebuah perusahaan. Ada beberapa faktor yang berkontribusi terhadap sumber daya manusia yang memiliki kualitas dan kinerja yang tinggi, salah satunya adalah motivasi karyawan dan lingkungan kerja. Karyawan yang memiliki motivasi tinggi dalam bekerja akan bekerja lebih keras untuk menyelesaikan tugas-tugasnya. Lingkungan kerja yang baik bisa mendorong orang memiliki sikap positif terhadap pekerjaan mereka dan meningkatkan kinerja mereka di tempat kerja. Dalam Disperindag Karawang, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara kinerja, lingkungan kerja, dan motivasi kerja. Pengumpulan data primer dan sekunder digunakan. Sampel non-probabilitas diambil dari 61 individu. Penelitian eksplanatori ini menggunakan metodologi kuantitatif. Dalam penelitian ini, ada dua (dua) variabel independen; satu-satunya variabel dependen adalah kinerja karyawan; dan dua variabel independen lainnya adalah motivasi kerja, kondisi tempat kerja, dan kinerja karyawan. Analisis regresi linier berganda digunakan. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa lingkungan kerja dan motivasi mereka di tempat kerja memengaruhi kinerja karyawan Disperindag secara signifikan dan positif.
PENGARUH PENERAPAN HUKUM PAJAK, SANKSI PERPAJAKAN DAN KUALITAS PELAYANAN FISKUS TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI (Studi Empiris Pada KPP Pratama Karawang)
Septiana Rahayu;
Rissa Putri Agista
BUANA ILMU Vol 8 No 1 (2023): Buana Ilmu
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36805/bi.v8i1.6020
Sumber pendapatan terbesar di Negara Indonesia merupakan pajak, yang mempunyai potensi besar dalam mendukung program kerja pemerintahan dalam melakukan perubahan tujuan dari pemerintah dapat tercapai. Kepatuhan wajib pajak dapat dilihat pada wajib pajak yang memiliki kewajiban dalam menghitung, menyetor, dan melaporkan pajak terutangnya secara mandiri dan konsisten. Namun, pada kenyataannya masih ada wajib pajak yang membuat NPWP untuk mendapatkan haknya tanpa memenuhi kewajiban perpajakannya. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji dan menganalisis pengaruh penerapan hukum pajak, sanksi perpajakan, dan kualitaspelayanan fiskus terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi survai pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Karawang. Dalam penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari menyebar pernyataan atau pertanyaan angket (kuesioner) kepada wajib pajak orang pribadi dengan bentuk google form. Dalam penelitian ini digunakan sampel 100 dengan metode simple random sampling. Metode statistik yang digunakan adalah linear regresi berganda dengan menggunakan IBM SPSS 26. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan hukum pajak tidak berpengaruh signifikan terhadapkepatuhan wajib pajak, sanksi perpajakan berpengaruh positif signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak, dan kualitas pelayanan fiskus berpengaruh positif signifikanterhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi.
MINIMASI ERROR PADA MESIN 3D PRINTER DENGAN PARAMETER MESIN
Syaeful Arief
BUANA ILMU Vol 8 No 1 (2023): Buana Ilmu
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36805/bi.v8i1.6022
Thermoplastic polyurethane atau TPU merupakan salah satu material polimer yang dapat digunakan pada mesin 3D Printer DLP. Pada penelitian ini dilakukan analisis parameter untuk mendapatkan kombinasi parameter untuk material TPU yang bertujuan untuk mendapatkan hasil printing dengan error dimensi terkecil. Dimensi spesimen yang digunakan mengacu pada ASTM D790-03. Perhitungan error dimensi didasarkan pada perbandingan hasil printing dengan dimensi desain. Pada hasil pengukuran didapatkan ratarata untuk panjang sebesar 0.786, lebar sebesar 1.197 dan tinggi sebesar 9.611. Pada hasil pilot study didapatkan parameter pengujian yitu parameter ET yaitu 50 µm, 70 µm dan 100 µm, sedangkan nilai level untuk LT yaitu 6 detik, 7 detik dan 9 detik. Hasil running dengan mencetak spesimen dengan parameter tersebut didapatkan hasil berupa berhasil mencetak spesimen dengan visual yang sama dengan desain CAD. Hasil analisis statistik didapatkan bahwa kombinasi parameter untuk mendapatkan hasil printing yang memiliki error dimensi terkecil yaitu Parameter ET dengan nilai level sebesar 6 detik dan parameter LT dengan nilai level 70 µm.