cover
Contact Name
Faisal Mahmuddin
Contact Email
f.mahmuddin@gmail.com
Phone
+6285256472414
Journal Mail Official
jpe@unhas.ac.id
Editorial Address
Gedung Center of Technology (COT), Lantai 1 Kampus Fakultas Teknik Jalan Poros Malino km. 6 Bontomarannu, Gowa, Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Enjiniring Fakultas Teknik Unhas
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 14116243     EISSN : 26854104     DOI : https://doi.org/10.25042/jpe
Core Subject : Engineering,
Jurnal Penelitian Enjiniring (JPE) merupakan media publikasi ilmiah untuk hasil-hasil inovasi terkini dalam bidang kajian dan rekayasa ilmu pengetahuan dan teknologi keteknikan. JPE diterbitkan dalam dua bahasa dunia (bi-lingual), yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Berbagai bidang ilmu yang sangat popular, menarik dan spesifik dalam rumpun ilmu keteknikan seperti Teknik Arsitektur dan Pengembangan Wilayah Kota; Teknik Elektro dan Informatika; Teknik Geologi dan Pertambangan; Teknik Mesin dan Industri; Teknik Perkapalan dan Ilmu Kelautan; serta Teknik Sipil dan Lingkungan merupakan disiplin ilmu-disiplin ilmu yang menjadi topik utama dan konsen publikasi JPE. Selain itu bidang-bidang lain yang relevan termasuk diantaranya kajian sosio-ekonomi, kajian aspek keamanan (security) dan kajian aspek kesehatan yang terkait dengan bidang-bidang kajian utama diatas dapat pula diterima manuskrip ilmiahnya untuk dievaluasi nilai orijinalitas, kebaharuan dan kualitasnya oleh Tim Evaluator Ahli. Mulai tahun 2016, JPE-UNHAS terbit secara periodik sebanyak 2 kali dalam setahun, yakni edisi Mei dan edisi November.
Articles 198 Documents
Analisis Efektifitas Reduksi Limpasan dengan Underdrain Box Storage Malkab, Magfirah; Lopa, Rita Tahir; Bakri, Bambang
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 24 No 2 (2020)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jpe.112020.01

Abstract

Penelitian ini membahas mengenaisuatu model saluran drainase sebagai salah satu solusi penanganan masalah genangan yang sering terjadi pada kampus Universitas Muhammadiyah Makassar. Dimana pada bagian dasar drainase diberi lubang-lubang yang disusun seri sepanjang saluran sebagai fungsi untuk mengisi ruang penampungan (box storage) di bawahnya yang dapat dihubungkan langsung ke tanah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis dimensi saluran yang dapar meningkatkan volume tampungan dan mengurangi limpasan air hujan serta menganalisis efektivitas penerapan underdrain box storage dalam meningkatkan volume tampungan dan mereduksi volume limpasan. Penelitian ini membutuhkan pemetaan wilayah aliran yang datang ke drainase yang ditinjau dan juga data curah hujan untuk memprediksi debit rencana dengan periode ulang 20 tahun.Metode yang digunakan dalam perhitungan debit banjir puncak adalah HSS Nakayasu . Kemudian untuk perhitungan debit banjir rencana digunakan metode Rasional. Selanjutnya, perhitungan intensitas curah hujan menggunakan metode Mononobe. Hasil analisis menunjukkan bahwa dengan adanya ruang penampungan di bawah saluran drainase, volume tampungan drainase meningkat dari 14,80% menjadi 57,97% sehingga dapat mengurangi volume air yang melimpas di permukaan dari 85,20 % menjadi 42,03 %. Kata Kunci : UnderdrainBox Storage, Tampungan, Limpasan ABSTRACT This study discusses a drainage channel model as a solution to the inundation problem that often occurs on the campus of the Muhammadiyah University of Makassar. Where at the bottom of the drainage, holes are arranged in series along the channel as a function to fill the storage space below which can be connected directly to the ground. The purpose of this research is to analyze the dimensions of the canal which can increase the storage volume and reduce rainwater runoff and to analyze the effectiveness of the application of underdrain box storage in increasing the storage volume and reducing the volume of runoff. This research requires mapping the flow area that comes to the drainage under review and also rainfall data to predict the planned discharge with a return period of 20 years. The method used in calculating the peak flood discharge is HSS Nakayasu. Then for the calculation of the flood discharge plan used the Rational method. Furthermore, the calculation of rainfall intensity uses the Mononobe method. The results of the analysis show that with the presence of a storage space under the drainage channel, the volume of the drainage reservoir increases from 14.80% to 57.97% so as to reduce the volume of water overtopping on the surface from 85.20% to 42.03%. Keyword: Underdrain Box Storage, Storage, Runoff
Analisis Perbandingan Kadar Bijih Nikel Laterit Antara Data Bor dan Produksi Penambangan: Implikasinya Terhadap Pengolahan Bijih Pada Blok X, PT. Vale Indonesia, Tbk. Sorowako Faiz, Mifta Achmad; Sufriadin, Sufriadin; Widodo, Sri
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 24 No 1 (2020)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jpe.052020.13

Abstract

Nikel laterit merupakan endapan bijih nikel yang terbentuk dari proses pelapukan batuan ultramafik. Sekitar 72% sumber daya nikel dunia berasal dari endapan nikel laterit dan sekitar 15,8% endapan nikel laterit terdapat di Indonesia. Penelitian ini dilakukan di Blok X, PT Vale Indonesia yang terletak di Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar bijih nikel laterit antara data bor dan data produksi penambangan, korelasi Ni dengan unsur Mg, Si, Co dan Fe serta implikasinya terhadap pengolahan bijih. Bijih nikel laterit pada data bor memiliki kadar rata-rata Ni sebesar 1,88%, Fe sebesar 21,84%, Co sebesar 0,09%, SiO2 sebesar 29,89%, MgO sebesar 18,32% dan rasio S/M sebesar 1,63. Selanjutnya bijih nikel laterit pada data produksi memiliki kadar rata-rata Ni sebesar 1,76%, Fe sebesar 18,59%, Co sebesar 0,07%, SiO2 sebesar 33.96%, MgO sebesar 21,66% dan rasio S/M sebesar 1,57. Perbedaan tersebut diakibatkan oleh beberapa faktor seperti penyebaran bijih yang tidak merata, dilusi bijih, dan operasional penambangan. Korelasi unsur nikel dengan silika menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar +0,3411, dengan magnesia sebesar +0,411, dengan unsur besi sebesar -0,4284 dan dengan kobalt sebesar -0,0271. Hasil perbandingan antara data produksi penambangan dan data spesifikasi umpan pabrik peleburan menunjukkan bahwa secara umum bijih hasil penambangan selama tahun 2019 telah memenuhi spesifikasi. Hal ini ditunjukkan oleh data sekitar 66% (8 dari 12 bulan) menunjukkan kadar Fe dan S/M yang memenuh syarat. Selanjutnya produk penambangan pada blok X ini di-blending hingga memenuhi spesifikasi umpan yang diminta oleh pabrik pengolahan.
Pemilihan Tipe Bangunan Pelindung Pantai di Desa Sikeli Berbasis Bahan Lokal Herawati, Herawati; Thaha, Muhammad Arsyad; Paotonan, Chairul
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 24 No 1 (2020)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jpe.052020.14

Abstract

Abstrak Wilayah pesisir merupakan pertemuan antara wilayah laut dan wilayah darat, dimana daerah ini merupakan daerah interaksi antara ekosistem darat dan ekosistem laut yang sangat dinamis dan saling mempengaruhi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan material lokal yang potensial dapat digunakan sebagai bahan bangunan pelindung pantai dan memilih tipe bangunan pelindung pantai yang sesuai kondisi hidro-oseanografi di lokasi studi dengan metode Analythic Hierarchy Process. Lokasi penelitian berada di Provinsi Sulawesi Tenggara, tepatnya di Pulau Kabaena, Kecamatan Kabaena Barat Desa Sikeli kabupaten Bombana. Pulau Kabaena memiliki luas 873 km2. Secara geografis terletak antara 4°22’ 59,4” - 5°28’ 26,7” Lintang Selatan serta antara 121°27’46,7”-122°09’,4” Bujur Timur. Hasil penelitian menunjukkan perairan disepanjang tanjung perak sangat mempengaruhi hidro-oseonografi disekitar pantai desa Sikeli. Kondisi ini berpengaruh terhadap pola pergerakan arus dan tinggi gelombang datang disekitar pantai desa Sikeli. Tinggi gelombang rata-rata yang paling besar merambat dari arah barat sebesar 0.49 m dengan presentase kajadian sebesar 32.42 %, disusul arah barat laut sebesar 0.39 m (20.56 %), arah tenggara sebesar 0.31 m (8.72 %) arah barat daya sebesar 0.31 m (7.99 %), arah utara sebesar 0.20 m (6.94 %), arah timur sebesar 0.15 m (11.81 %), arah selatan sebesar 0.12 m (3.42 %), dan arah timur laut sebesar 0.11 m (8.15 %). Pengambilan keputusan untuk memilih tipe bangunan pelindung pantai dengan metode AHP (Analytical Hierarchy Process) untuk penanganan abrasi pesisir pantai desa Sikeli berbasis bahan lokal diperoleh bahwa alternatif bangunan dengan nilai keterpilihan yang tertinggi adalah detached breakwater (0,4432) disusul groin (0,2479), sea-wall (0,1700) dan revetment (0.1389). Detached breakwater berfungsi untuk menahan laju sedimen kearah laut, mengurangi ketinggian dan meredam energi gelombang dan tidak dibangun sepanjang garis pantai yang akan dilindungi sehingga kapal nelayan dapat ditambat dipesisir pantai dengan aman. Abstract The Selection Type of Coastal Protection Structures in Sikeli Village Based on Local Materials. The coastal area is a meeting point between the sea and land areas, where this area is an area of interaction between terrestrial ecosystems and marine ecosystems which are very dynamic and influence each other. The purpose of this research is to determine local materials that can be used as coastal protection materials and to select the type of coastal protection that is suitable for the hydro-oceanographic conditions in the study location using the Analythic Hierarchy Process method. The research location is in Southeast Sulawesi Province, precisely on Kabaena Island, Kabaena Barat District, Sikeli Village, Bombana Regency. Kabaena Island has an area of 873 km2. Geographically it is located between 4° 22' 59.4"- 5° 28' 26.7" South Latitude and between 121° 27' 46.7 "-122° 09' 4" Longitude East. The results showed that the waters along Tanjung Perak greatly affect the hydro-oseonography around the coast of Sikeli village. This condition affects the current movement pattern and the height of the incoming waves around the coast of Sikeli village. The largest average wave height propagating from the west is 0.49 m with a kajadian percentage of 32.42%, followed by the northwest direction of 0.39 m (20.56%), southeast direction of 0.31 m (8.72%) to the southwest of 0.31 m (7.99%), to the north of 0.20 m (6.94%), to the east of 0.15 m (11.81%), to the south of 0.12 m (3.42%), and to the northeast of 0.11 m (8.15%). The decision to choose the type of coastal protection using the AHP (Analytical Hierarchy Process) method for the coastal abrasion management model in Sikeli village based on local materials was obtained that the alternative building with the highest electability value was the detached breakwater (0.4432) followed by groins (0.2479), sea-wall (0.1700) and revetment (0.1389). The detached breakwater model which functions to restrain the sediment rate towards the sea, reduce the height and reduce wave energy and is not built along the coastline which will be protected so that fishing boats can be moored to the coast safely.
Analisa Distribusi Sedimen Untuk Manajemen Umur Layanan Waduk Ponre-Ponre Rosyidi, Adi; Maricar, Farouk; Bakri, Bambang
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 24 No 1 (2020)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jpe.052020.11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis perilaku pergerakan sedimen jangka panjang yang akan berpengaruh terhadap umur layanan waduk dan (2) menemukan konfigurasi rekayasa barrier berupa soft structure atau hard structure yang paling efektif dalam mengalihkan distribusi sedimen untuk memperpanjang umur layanan waduk. Metode yang digunakan adalah kombinasi pendekatan modifikasi dan perhitungan secara kuantitatif berdasarkan data di lapngan. Penelitian dilaksanakan di Waduk Ponre-Ponre Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak Mike Zero yang dikalibrasi dengan data Bathimetri, kemudian dilakukan validasi dan verifikasi dengan pendekatan pada besaran penambahan elevasi yang didapatkan dari hasil pengukuran data di lapangan. Hasil yang didapatkan bahwa (1) setelah beroperasi kurang leibh 11 tahun, Waduk Ponre-Ponre mengalami pengurangan kapasitas tampungsebesar 6,95 juta m3 dengan luas chatchment area 78,55 km ,maka penambahan elevasi sedimentasi yang terjadi adalah sebanyak 0.008 per tahun atau sama dengan 7,602 mm per tahun (2) rekayasa distribusi barrier paling tepat ditempatkan dengan metode parallel barrier yang menujukkan penekannan jumlah sedimen sekitar 83,23% atau 6,327 mm per tahun. Kata kunci: rekayasa topografi, sedimentasi, waduk
Prioritas Peningkatan Status Jalan Provinsi Papua Barat di Wilayah Kabupaten Manokwari Delina, Delina; Adisasmita, Sakti Adji; Abdurrahman, Asad
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 24 No 2 (2020)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jpe.112020.11

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalis faktor – faktor apa saja yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan peningkatan status jalan menjadi status jalan Provinsi Papua Barat dan menentukan urutan prioritas peningkatan status jalan provinsi di ruas jalan Kabupaten Manokwari. Faktor-faktor yang menjadi kriteria peningkatan status jalan adalah analisis Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang jalan, analisis potensi wilayah dan analisis administratif. Penentuan prioritas peningkatan status jalan provinsi di ruas jalan Kabupaten Manokwari adalah dengan metode AHP dengan menggunakan alat bantu software Expert Choise. Responden berjumlah 20 orang yang terdiri dari instansi pemerintah yaitu, Bappeda, Dinas PUPR Provinsi Papua Barat, Dinas PUPR Kabupaten Manokwari, Akademisi, Anggota Legislatif, Tokoh Masyarakat/Adat, Konsultan. Penelitian ini menghasilkan prioritas secara berurutan yaitu ruas jalan Sowi IV (Marampa) – Perkantoran Gubernur (26,6 %), ruas jalan Pertanian Wosi Dalam – Lembah Hijau – Ingramui – Pami (22,7 %), ruas jalan Poros SP9 – SP11 (20,7%), ruas jalan Waramui – Wasirawi – Batas Kabupaten Pegunungan Arfak (15,1%) Ruas Jalan Persawahan VII Aimasi - Jalur V SP3 - Jalan Kg. Karenu II - Jln. Kompleks Inyomusi Kg. Karenu I (15,0%).
Analisis Pemindahan Ruang Awak Kapal dari Geladak Kendaraan ke Geladak Bangunan Atas terhadap Stabilitas Kapal Ferry Ro-Ro Razak, Mushawwir; Asri, Syamsul; Paroks, Daeng
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 24 No 2 (2020)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jpe.112020.02

Abstract

Abstrak Pemindahan ruangan ABK dari geladak kendaraan ke bangunan atas dilakukan dengan pertimbangan efisiensi peangkutan dengan dilakukan pemindahan tersebut akan menambah jumlah kendaran yang bisa diangkut, akan tetapi dengan penambahan tersebut justru akan memberikan pengaruh terhadap stabilitas kapal utama titik berat, penambahan berat dan sarat. Sehingga perlu dilakukan analisis, metode yang dilakukan ialah menggunakan untuk menganalisis lengan stabilitas dengan bantuan Maxsurf stabilitas dengan metode benyamin space sedang untuk mengevaluasi lengan stabilitas berdasarkan kriteria umum dan kriteria cuaca sesuai pada Intact stability code,2009. Hasil yang didapat terjadi perubahan titik berat yang tidak signifikan mempengaruhi lengan stabilitas dan berdasarkan evaluasi masih memenuhi kriteria baik kriteria umum dan kriteria cuaca
Buckling Restrained Brace (BRB) dengan Bentuk Penampang Persegi dan Lingkaran Terhadap Displacement pada Model Struktur Plane Frame Agich, A. Nur Anisah Rahayu; Sampebulu, Victor; Madeali, Hartawan
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 24 No 2 (2020)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jpe.112020.03

Abstract

Keterbatasan lahan menyebabkan bangunan jangkung menjadi pilihan yang tepat untuk dikembangkan guna mengurangi penggunaan lahan. Pada bangunan jangkung, struktur harus didesain agar mampu menahan gaya-gaya lateral (beban gempa) yang terjadi. Salah satu cara struktural agar kekakuan vertikal struktur meningkat, yaitu penambahan elemen struktur berupa bresing, Bresing konvensional merupakan struktur yang paling umum digunakan untuk menahan gaya-gaya lateral (beban gempa). Struktur ini memiliki kekakuan lateral yang sangat tinggi. Namun karena timbul perilaku tekuk dan kehilangan kekakuan lateral akibat adanya gaya tekan pada struktur, maka perilaku histeristik pada bresing konvensional sudah tidak dapat diandalkan lagi. Adapun Buckling Restrained Braces merupakan bresing yang mampu menahan gaya tekan dan gaya tarik yang dapat menyebabkan tekuk pada struktur. Penelitian ini bertujuan mengungkap bentuk penampang ideal dengan membandingkan antara bentuk penampang persegi dan lingkaran. Pengujian dilakukan dengan membandingkan displacement yang terjadi pada Buckling Restrained Braces dengan bentuk penampang persegi dan lingkaran pada model struktur plane frame. Beban yang diberikan pada model struktur plane frame adalah beban aksial berupa beban tekan dan tarik 100 kN, 200 kN, 300 kN, 400 kN dan 500 kN. Berdasarkan hasil penelitian, nilai rata-rata displacement pada 6 tipe bresing dengan bentuk penampang persegi adalah 0,18360 mm, sedangkan pada 6 tipe bresing dengan bentuk penampang lingkaran adalah 0,18354 mm. Sehingga selisih nilai rata-rata displacement bresing dengan bentuk penampang persegi dan lingkaran adalah 0,00006 mm.
Penanganan Banjir pada Danau Tempe dengan Kolam Regulasi pada Inflow Parandangi, Afbiantir; Lopa, Rita Tahir; Bakri, Bambang
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 24 No 2 (2020)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jpe.112020.04

Abstract

Danau Tempe adalah salah satu danau terluas di Provinsi Sulawesi Selatan. Kondisi pendangkalan serta topografi wilayah disektiarnya yang merupakan dataran rendah menjadikan kawasan sekitar Danau Tempe rawan terhadap ancaman bencana banjir. Oleh karena itu dibutuhkan alternative penanganan banjir yang salah satunya adalah dengan pemanfaatan kolam regulasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sebaran daerah rawan banjir serta efektifitas penangan banjir dengan kolam regulasi di sekitar Danau Tempe. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan analisa hidrologi menggunakan data curah hujan pada Daerah Aliran Sungai (DAS)Bila Walanae, perhitungan debit banjir rancangan menggunakan model Hidrograf Satuan Sistetik (HSS) Nakayasu serta simulasi profil aliran banjir menggunakan model numerik 2D Hec Ras. Luas daerah rawan banjir berdasarkan hasil simulasi debit banjir 20 tahun pada tiga sungai yang masuk ke danau tempe (Sungai Bila, Sungai Paddangeng, Sungai Walanae) dengan outlet Sungai Cenranae adalah 121,44 km2. Penanganan banjir di sekitar danau tempe dilakukan dengan pemanfaatan kolam regulasi yang ditempatkan pada hulu tiga sungai yang masuk ke danau tempe dengan dimensi yang sama. Hasil simulasi menggunakan model numerik 2D Hec-Ras menunjukkan bahwa penggunaan kolam regulasi mampu mengurangi luasan area genangan sebesar 21,74 km2, kedalaman maksimum sebesar 0,1 meter, tinggi muka air maksimum sebesar 0,15 meter, volume sebesar 16.424,11 m3, serta durasi genangan sebesar 0,27 jam.
Analisis Pengaruh Temperatur pada Metode Pirolisis dari Sampah Plastik PP (Polypropylene) Terhadap Kapasitas Dan Kuantitas Minyak Pirolisis Ernanto, Nanang; Adoe, Dominggus G.H; Gusnawati, Gusnawati
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 24 No 2 (2020)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jpe.112020.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi temperatur 250 oC, 300 oC, dan 350 oC, untuk alat pirolisis terhadap massa jenis minyak pirolisis, viskositas minyak pirolisis, Fire point dan Flash point minyak pirolisis. Hasil penelitian menunjukan bahwa massa jenis pada penelitian ini mendapatkan hasil yang sama pada semua variasi temperatur yaitu 0,8 gr/cm3. Hasil viskositas yang didapat adalah 0,4355cP untuk variasi temperature 250 oC dan makin besar untuk variasi temperature 300 oC dengan mendapatkan nialai 0.4595cP kemudian pada temperatur 350 oC hasil yang didapat semakin besar yaitu 0,4826cP. Dan pada Flash Point hasil yang didapatkan 80,3oC untuk variasi temperatur 250 oC, 84,2oc untuk temperatur 300 oC, dan pada temperatur 350 oC naik sangat pesat yaitu 90,4oC dan untuk hasil Fire Point didapatkan hasil 338,9 oC untuk temperatur 250 oC, 340 oC untuk temperatur 300 oC, dan 349,7 oC untuk temperatur 350 oC. hasil yang didapat kemudian dibandingkan dengan bahan bakar bensin dan mendapatkan hasil yang tidak mendekati bahan bakar bensin namun menyamai bahan bakar minyka tanah.
The Pengaruh Komposisi Unsur Gadolinium (Gd) terhadap Magnesium (Mg) Melalui Casting sebagai Bahan Dasar Implan: Kajian Literatur Susanti, Oknovia; Affi, Jon; Asrilia, Yuni
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 24 No 2 (2020)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25042/jpe.112020.12

Abstract

Magnesium has potential as an implant base material because of its properties required by human bones, such as biocompatibility, non-toxic and easily dissolved (degradability). This element is needed by the human body as much as 375 Mg / day which is stored in bone and blood tissue. Magnesium is the lightest metal which has a mass type of 1.738 gr / cm3 with a modulus of elasticity of 42 GPa which is very close to the modulus of elasticity of natural human bones 10-40 GPa and can be degraded through corrosion that occurs in body fluids containing 0.9 wt% chloride. . Pure magnesium has a high corrosion rate, so there is no need to add alloying elements which can reduce the corrosion rate and at the same time improve its mechanical properties. One of them is through the addition of rare earth alloy elements, namely gadolinium. Currently, magnesium and gadolinium alloys as biodegradable materials are mostly made by casting methods. Therefore, it is necessary to make a literature review on alloys of magnesium and gadolinium by casting methods to see the effect of adding the element gadolinium to magnesium alloys suitable for bone implants in the human body. Based on the results of a literature review of the composition of the effect of the element gadolinium (Gd) on magnesium (Mg) alloys in the casting process for implant base materials, it can be seen that the addition of Gd more than 10% will increase the mechanical properties of the Mg-Gd alloy and a composition suitable for biodegradable implants can be adjusted depending on the needs and health standards as an implant. This Mg-Gd alloy has a wide range of TYS and UTS with TYS 33 MPa-200 MPa and UTS 78 MPa-250 MPa. And the more the element gadolinium is added to magnesium, the smaller the grain size. The smaller the grain size will increase the strength and hardness of the Mg-Gd alloy. Key Words: Biodegradable implants, Pengecoran, Magnesium alloy, Unsur tanah jarang