cover
Contact Name
Rudiansyah
Contact Email
rudiansyah@stikes-aisyiyah-palembang.ac.id
Phone
+6281368969347
Journal Mail Official
rudiansyah@stikes-aisyiyah-palembang.ac.id
Editorial Address
Alamat Kampus : Jl. Kol H. Burlian - M Husin No. 907 RT 12. RW. 04 Kel Karya Baru Kec. Alang-alang Lebar KM. 7,5 Palembang 30152 Telp 0711- 421981
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
ISSN : 20878362     EISSN : 26226200     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Babul Ilmi Merupakan Jurnal Ilimiah Multi Science Kesehatan dengan ISSN Cetak: 2087-8362 dan ISSN Online 2622-6200, dimana Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada setiap bulan Juni dan Desember. Bidang Publikasi jurnal ini Multi Science Kesehatan yang dikelolan dan diterbitkan Oleh LPPM STIKES Aisyiyah Palembang.
Articles 450 Documents
HUBUNGAN KONSELING KELUARGA BERENCANA DENGAN TINGKATKEPUASAN AKSEPTOR TERHADAP KEPUASAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI Tezi Kharina Aprezia
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 18, No 1 (2026): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v18i1.1663

Abstract

Latar Belakang: Program Keluarga Berencana (KB) merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kesehatan ibu dan keluarga melalui pengaturan kelahiran. Keberhasilan program KB dipengaruhi oleh kualitas konseling yang diberikan kepada akseptor karena konseling membantu pemilihan metode kontrasepsi yang sesuai dan dapat meningkatkan kepuasan penggunaan kontrasepsi. Tujuan: Mengetahui hubungan antara konseling KB dengan tingkat kepuasan akseptor terhadap penggunaan kontrasepsi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan survei analitik dan pendekatan cross-sectional. Populasi dan sampel penelitian adalah seluruh akseptor KB yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 30 responden dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Sebagian besar responden memperoleh konseling KB yang baik (60,0%), dan mayoritas akseptor merasa puas terhadap penggunaan kontrasepsi (66,7%). Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara konseling KB dan tingkat kepuasan akseptor terhadap penggunaan kontrasepsi (p = 0,020). Nilai Odds Ratio (OR = 7,0) menunjukkan bahwa akseptor yang menerima konseling kurang baik memiliki risiko dua kali lebih besar untuk merasa tidak puas dibandingkan akseptor yang menerima konseling baik. Saran: Peningkatan kualitas konseling KB perlu dilakukan melalui komunikasi yang efektif, pemberian informasi yang komprehensif mengenai metode kontrasepsi, serta pelibatan akseptor dalam proses pengambilan keputusan guna meningkatkan kepuasan penggunaan kontrasepsi dan mendukung keberhasilan program KB.Kata Kunci: Keluarga Berencana, Kepuasan Akseptor, Konseling KB, Kontrasepsi
STRATEGI DAN IMPLEMENTASI ADVOKASI DALAM UPAYA PENANGGULANGAN STUNTING : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Irfan Sazali Nasution; Azra Muzaiyana Nasution; Diva Keysha Aura Silalahi; Khairunnisa Khairunnisa; Naila Deswita Sari; Wafida Tunnur Siregar; Yenni Fitriani
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 18, No 1 (2026): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v18i1.1678

Abstract

Latar Belakang: Angka stunting di Indonesia tergolong tinggi, yaitu sebesar 19,8% pada tahun 2024. Untuk menurunkan angka tersebut, sangatlah penting untuk memiliki kemauan politik yang kuat serta menggalang sumber daya melalui upaya advokasi. Tujuan: Penelitian ini berfokus pada pengidentifikasian jenis-jenis advokasi, faktor-faktor yang mendukung atau menghambat proses tersebut, serta efektivitas intervensi yang bertujuan untuk mengurangi stunting. Metode: Tinjauan pustaka komprehensif dilakukan terhadap sepuluh artikel ilmiah yang telah melalui proses peer-review (2021–2026) yang bersumber dari Google Scholar, dengan data dievaluasi menggunakan metode analisis konten. Hasil: Advokasi yang didorong oleh masyarakat, melalui inisiatif kebijakan lokal, pemberdayaan pemimpin lokal, alokasi dana desa (5–10%), dan penggunaan media visual (flipchart), telah menunjukkan efektivitas yang signifikan. Di sisi lain, masalah sosial dan budaya seperti pernikahan anak serta kurangnya kolaborasi antarsektor menjadi tantangan utama. Rekomendasi: Disarankan agar pembuat kebijakan membentuk badan formal untuk memastikan koordinasi terintegrasi antarsektor, memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mengidentifikasi bidang-bidang prioritas, serta secara konsisten meningkatkan kapasitas organisasi akar rumput setempat. Kata Kunci: Advokasi stunting, promosi kesehatan, pemberdayaan masyarakat, kebijakan kesehatan, kolaborasi lintas sektor.
OPTIMALISASI PROGRAM PROMOSI KESEHATAN MELALUI PENGUATAN ADMINISTRASI KESEHATAN DI PUSKESMAS KOTA PALEMBANG Faradillah Faradillah; Neni Triana; Venny Mayumi G; M Ari Darmansyah
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 18, No 1 (2026): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v18i1.1668

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Keberhasilan program promosi kesehatan di Puskesmas tidak hanya ditentukan oleh kegiatan edukasi, tetapi juga dipengaruhi oleh efektivitas administrasi kesehatan dalam perencanaan, pencatatan, pelaporan, monitoring, dan evaluasi program. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis peran penguatan administrasi kesehatan dalam mengoptimalkan program promosi kesehatan di Puskesmas Kota Palembang. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan dipilih secara purposive dan melibatkan 12 orang yang terdiri atas kepala puskesmas, penanggung jawab promosi kesehatan, pengelola administrasi kesehatan, dan tenaga kesehatan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil: Penelitian menghasilkan empat tema utama, yaitu perencanaan program berbasis data, penguatan sistem pencatatan dan pelaporan, koordinasi lintas program dan lintas sektor, serta monitoring dan evaluasi berkelanjutan. Penguatan administrasi kesehatan mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, meningkatkan kualitas pengelolaan data, memperkuat koordinasi, dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan promosi kesehatan. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan sumber daya manusia, belum optimalnya pemanfaatan sistem informasi kesehatan, serta keterbatasan infrastruktur pendukung. Saran: Puskesmas perlu meningkatkan kapasitas tenaga administrasi, mengoptimalkan sistem informasi kesehatan yang terintegrasi, serta memperkuat koordinasi lintas program dan monitoring berbasis data guna mendukung keberlanjutan dan efektivitas program promosi kesehatan.Kata Kunci: Administrasi kesehatan; Promosi kesehatan; Puskesmas; Pelayanan kesehatan primer.
KARAKTERISTIK KLINIS DAN POLA PENYAKIT KARDIOVASKULAR PADA PASIEN LANSIA DI RSUP DR. MOHAMMAD HOESIN PALEMBANG Afifah Zulfa Salsabila; Taufik Indrajaya; Yudhie Tanta; Muhammad Baharul Iman
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 18, No 1 (2026): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v18i1.1658

Abstract

Latar Belakang: Penyakit kardiovaskular merupakan penyebab utama kematian di dunia dan lebih sering terjadi pada populasi lanjut usia akibat perubahan fisiologis yang menyertai proses penuaan. Hingga saat ini, data mengenai pola penyakit kardiovaskular pada populasi lanjut usia di Palembang masih terbatas.  Tujuan: Mengetahui pola penyakit kardiovaskular pada pasien lanjut usia yang berobat di RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang. Metode: Penelitian deskriptif observasional dengan desain potong lintang dilakukan di RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang pada periode Januari 2020 - Desember 2021. Sebanyak 144 pasien lanjut usia dengan penyakit kardiovaskular dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Data diperoleh dari rekam medis dan kuesioner, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil: Mayoritas pasien berusia 60–69 tahun (66,7%), berjenis kelamin laki-laki (60,4%), dan menjalani perawatan rawat inap (68,1%). Penyakit kardiovaskular yang paling banyak ditemukan adalah penyakit jantung koroner (56,1%), diikuti gagal jantung (24,5%) dan aritmia (12,3%). Hipertensi (36,9%) dan dislipidemia (29,2%) merupakan faktor risiko tersering, sedangkan diabetes mellitus (34,3%) menjadi komorbid yang paling banyak ditemukan. Intervensi yang paling sering diberikan adalah terapi medikamentosa dan angioplasti. Saran: Deteksi dini dan pengendalian faktor risiko kardiovaskular pada lansia perlu ditingkatkan serta menjadi dasar penguatan program skrining dan pencegahan, dan selanjutnya diperlukan penelitian lebih luas untuk menganalisis hubungan faktor risiko, komorbiditas, dan kejadian penyakit kardiovaskular pada lansia.Kata Kunci: Diabetes mellitus, Hipertensi, Lansia, Penyakit jantung koroner, Penyakit kardiovaskular
PENGARUH ASUHAN KEBIDANAN KOMPLEMENTER TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU BERSALIN Helen Evelina Siringoringo; Junie Harista
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 18, No 1 (2026): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v18i1.1673

Abstract

 Latar Belakang: Dalam persalinan, tingkat kecemasan yang tinggi dapat memengaruhi proses persalinan, memperpanjang durasi persalinan, serta berdampak pada kondisi ibu dan janin. Pendekatan non-farmakologis yang aman asuhan kebidanan komplementer (teknik relaksasi, pijat, dan aromaterapi). Tujuan: Menganalisis pengaruh asuhan kebidanan komplementer terhadap tingkat kecemasan ibu bersalin. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain quasi-experimental (non-equivalent control group design). Sampel penelitian ibu bersalin normal kala I fase aktif, menggunakan teknik purposive sampling, dibagi menjadi kelompok intervensi (n=15) dan kelompok kontrol (n=15). Pengukuran tingkat kecemasan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner standar. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji paired t-test dan independent t-test. Hasil: Rata-rata tingkat kecemasan pada kelompok intervensi mengalami penurunan yang signifikan dari 24,2 menjadi 14,8 (p = 0,000). Sedangkan pada kelompok kontrol tidak terjadi penurunan yang bermakna (23,9 menjadi 21,2; p = 0,09). Uji independent t-test pasca-intervensi menunjukkan perbedaan tingkat kecemasan yang signifikan antara kedua kelompok (p = 0,002). Saran: Agar tenaga kesehatan diharapkan menerapkan metode komplementer seperti pijat, relaksasi, dan aromaterapi secara konsisten sebagai standar pelayanan non-farmakologis untuk mengatasi kecemasan serta nyeri persalinan. Kata Kunci: Komplementer, Kecemasan, Persalinan
ANALISIS KEPATUHAN PERAWAT DALAM UPAYA PENCEGAHAN RISIKO PASIEN JATUH DI RUANG RAWAT INAP RSUD MARTAPURA TAHUN 2026 Sarah Maya Monalisa; Nani Sari Murni; Muhammad Prima Cakra Randana
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 18, No 1 (2026): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v18i1.1664

Abstract

Latar Belakang: Keselamatan pasien merupakan indikator utama mutu pelayanan rumah sakit, salah satunya melalui pencegahan risiko pasien jatuh di ruang rawat inap. Meskipun kejadian pasien jatuh di RSUD Martapura menurun dari dua kasus pada tahun 2023 menjadi satu kasus pada tahun 2024, peningkatan Bed Occupancy Rate (BOR) dari 61,69% menjadi 66,06% berpotensi meningkatkan beban kerja perawat sehingga diperlukan kepatuhan terhadap prosedur pencegahan risiko jatuh. Tujuan: Menganalisis kepatuhan perawat dalam upaya pencegahan risiko pasien jatuh serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan di ruang rawat inap RSUD Martapura Tahun 2026. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi berjumlah 60 perawat, dengan sampel 58 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan lembar observasi, kemudian dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-square, dan multivariat menggunakan regresi logistik berganda. Hasil: Sebagian besar responden sangat patuh (56,9%). Analisis bivariat menunjukkan pengetahuan (p=0,007; PR=2,520) dan supervisi (p=0,006; PR=2,368) berhubungan signifikan dengan kepatuhan perawat. Variabel umur, jenis kelamin, pendidikan, masa kerja, sikap, dan motivasi tidak menunjukkan hubungan bermakna (p>0,05). Analisis multivariat menunjukkan supervisi (p=0,042) dan umur (p=0,038) berpengaruh signifikan, sedangkan pengetahuan memiliki pengaruh paling besar (OR=0,253; p=0,056). Model menjelaskan 35,3% variasi kepatuhan. Saran: Rumah sakit perlu meningkatkan pengetahuan perawat melalui pelatihan dan penguatan supervisi klinis secara berkelanjutan untuk meningkatkan kepatuhan terhadap prosedur pencegahan risiko pasien jatuh dan mendukung keselamatan pasien.Kata Kunci: Kepatuhan perawat, Keselamatan pasien, Pengetahuan, Pencegahan risiko jatuh, Supervisi
EFEKTIVITAS SENAM DIABETES TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS R A Fadila; Bambang Eko Supriadi
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 18, No 1 (2026): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v18i1.1654

Abstract

Latar Belakang: Data World Health Organization (WHO) menyebutkan dalam 3 dekade terakhir prevalensi diabetes tipe 2 telah meningkat secara dramatis di negara-negara dari semua tingkat pendapatan. Jumlah kasus dan prevalensi diabetes terus meningkat selama beberapa dekade terakhir. Tujuan: Mengetahui efektivitas senam diabetes dalam menurunkan kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus di Puskesmas Multiwahana Palembang tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one-group pretest-posttest dan instrument penelitian dengan menggunakan lembar observasi pengukuran kadar gula darah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien lansia dengan diabetes mellitus usia 45–60 tahun di Puskesmas Multiwahana Palembang bulan Mei 2025. Sampel berjumlah 30 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Hasil: Mayoritas responden memiliki kadar glukosa darah sewaktu dalam kategori normal sebelum senam diabetes  23 responden (76,7%), setelah dilakukan senam diabetes sebagian besar memiliki kategori normal sebanyak 20 responden (66,7%). Uji statistik menunjukkan bahwa senam diabetes efektif menurunkan kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus, dengan nilai p = 0,000. Saran : Agar puskesmas menjadikan senam diabetes sebagai program rutin sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif dalam pengendalian diabetes mellitus. Kata Kunci : Senam Diabetes, Kadar Glukosa Darah, Diabetes Mellitus
PENGARUH AMILUM MANIHOT TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK EDIBLE FILM CANDY HERBAL UNTUK MERINGANKAN DYSMENORRHEA Onny Indriani; Intan tri sakti; Alfina Damayanti; Trirahmi Hardiyanti; Hazimah Anis Farras; Rizka Maulidiah; Gerry Nugraha
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 18, No 1 (2026): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v18i1.1679

Abstract

Latar Belakang: Dysmenorrhea pada remaja wanita dapat diatasi melalui edible film candy berbasis kunyit, jahe merah, dan bunga rosella. Sediaan tipis ini larut di mulut, melepaskan senyawa analgesik dan antiinflamasi seperti kurkuminoid, gingerol, shogaol, dan antosianin. Formulasi ini alternatif praktis dan efektif meredakan nyeri menstruasi. Tujuan: Mengetahui pengaruh amilum manihot terhadap karakteristik dan tingkat kesukaan edible film candy ekstrak kunyit, jahe merah dan bunga rosella. Metode: Penelitian eksperimental dilakukan selama 3 bulan di Laboratorium Kimia Analisa Farmasi Universitas Aisyiyah Palembang. Sampel yang digunakan edible film candy yang diformulasikan dengan variasi konsentrasi amilum manihot. Evaluasi meliputi keseragaman bobot, ketebalan, pH, daya lipat, waktu disintegrasi, uji organoleptik dan uji kesukaan. Hasil: Variasi konsentrasi amilum manihot mempengaruhi ketebalan, kelarutan, kekuatan tarik, dan kerapuhan edible film candy. Uji kesukaan menunjukan bahwa formula 1 (5gr) paling disukai karena menghasilkan warna cerah, tekstur sesuai dengan kenyamanan konsumsi, serta rasa yang dapat diterima, sementara formula 2 (10gr) dan 4 (6 gr) menonjol pada kategori sangat suka untuk rasa dan aroma. Saran: Disarankan dilakukan Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengevaluasi stabilitas penyimpanan, efektivitas farmakologis, dan keamanan klinis produk. Kata Kunci: Amilum Manihot, Edible Film Candy, Ekstrak Bunga Rosella, Ekstrak Jahe Merah, Ekstrak  Kunyit.
PENERAPAN SENAM HAMIL UNTUK MENGATASI NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Deska Deska; Meta Nurbaiti; Ersita Ersita; Sutrisari Sabrina N
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 18, No 1 (2026): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v18i1.1669

Abstract

Latar Belakang: Dalam proses adaptasi kehamilan ibu hamil membutuhkan Gerakan senam hamil untuk mengatasi nyeri punggung. Tujuan: Mengetahui pengaruh  senam hamil untuk mengatasi nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Metode: Penelitian kuantitatif, Jenis penelitian  Pra experimental dengan desain penelitian Pre Test post test group design. Penelitian dilakukan di Praktek Mandiri Bidan Meli Rosita Palembang pada tanggal 20 Februari sampai dengan 26 Maret 2025. Sampel menggunakan tehnik purposive sampling berjumlah 18 responden diambil dari data pasien ibu hamil trimester III di Praktek Mandiri Bidan Meli Rosita Palembang, kriteria inklusi Ibu hamil mengalami nyeri punggung ringan-sedang. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi nyeri. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji uji paired sample t test. Hasil: Nyeri punggung sebelum melakukan senam hamil 5,28 dan sesudah melakukan senam hamil sebesar 3,89. Hasil uji statistik menggunakan uji paired sample t-test ada perbedaan yang bermakna total skor tingkat gejala sebelum dan sesudah di lakukan terapi senam hamil trimester III  (p value = 0,000). Saran: Diharapkan adanya pelatihan bagi tenaga kesehatan agar lebih banyak lagi tenaga medis yang bisa menerapkan terapi senam hamil kepada ibu hamil Trimester III yang mengalami nyeri punggung dan untuk memaksimalkan efek relaksasi serta mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil. Kata Kunci: Nyeri punggung, Senam hamil, Kehamilan Trimester III.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN KLASTER 3 DEWASA TERHADAP KEPUASAN PASIEN JKN DI PUSKESMAS KEMALARAJA Marizka Putri Aftria; Arie Wahyudi; Muhammad Prima Cakra Randana
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 18, No 1 (2026): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v18i1.1659

Abstract

Latar Belakang: Kualitas pelayanan kesehatan merupakan faktor utama yang memengaruhi kepuasan pasien, khususnya peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP) menuntut peningkatan mutu pelayanan pada setiap klaster, termasuk Klaster 3 Dewasa di Puskesmas. Tujuan: Menganalisis hubungan dimensi kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien JKN serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan memengaruhi kepuasan pasien di Klaster 3 Dewasa UPTD Puskesmas Kemalaraja. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan pada 97 pasien JKN yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square dan regresi logistik berganda metode Backward Likelihood Ratio. Hasil: Seluruh dimensi kualitas pelayanan, yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy, berhubungan signifikan dengan kepuasan pasien (p<0,05). Analisis multivariat menunjukkan bahwa responsiveness merupakan faktor paling dominan yang memengaruhi kepuasan pasien (p<0,001; Exp(B)=0,054; 95%CI=0,017–0,175). Sebagian besar responden (65,98%) menyatakan puas terhadap pelayanan yang diterima. Saran: Puskesmas perlu memprioritaskan peningkatan daya tanggap tenaga kesehatan melalui pelayanan yang cepat, komunikasi yang efektif, dan respons yang tepat terhadap kebutuhan pasien, disertai peningkatan mutu pada seluruh dimensi kualitas pelayanan.Kata Kunci: Kualitas pelayanan, Kepuasan pasien, Jaminan Kesehatan Nasional, Klaster 3 Dewasa, responsiveness