cover
Contact Name
I Komang Badra
Contact Email
-
Phone
+6285238148283
Journal Mail Official
pdpt.stkipamlapura@gmail.com
Editorial Address
Jalan Ngurah Rai Nomor 35 Amlapura
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Lampuhyang
ISSN : 20870760     EISSN : 27455661     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal LAMPUHYANG Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penjamin Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura. Jurnal LAMPUHYANG terbit dua kali dalam setahun yaitu bulan Januari dan Juli.
Articles 238 Documents
Penggunaan Media Visual “POSTER BERGAMBAR” dalam Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Anak Usia Dini Luh Melin Udayani
LAMPUHYANG Vol 12 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v12i2.262

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tanggapan peserta didik terhadap penggunaan media visual berupa poster di kelas Pengajaran Bahasa Inggris. Penelitian berlangsung di sekolah dasar nomor 1 Pancasari, Bali. Sebanyak 25 siswa dari kelas empat berpartisipasi dalam penelitian ini. Siswa diminta menjawab beberapa pertanyaan tentang proses pembelajaran Bahasa Inggris dengan menggunakan poster. Mereka juga diajak untuk mendiskusikan tanggapan mereka satu sama lain. Peneliti memberikan kuesioner yang terdiri dari 4 pertanyaan tentang penggunaan poster dan kontribusinya terhadap pembelajaran mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan poster membantu siswa dalam proses belajar mandiri, membangun motivasi, dan membantu siswa lebih memahami bahasa Inggris daripada menggunakan buku teks serta memahami topik dengan lebih baik.
Campuram Kode Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Putu Andyka Putra Gotama
LAMPUHYANG Vol 12 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v12i2.263

Abstract

Campur kode memang sering terjadi pada kegiatan pembelajaran di sekolah. Begitu pula dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Ketika menjelaskan materi, guru bahasa Indonesia tidak akan mungkin menggunakan bahasa Indonesia secara penuh, melainkan mereka sesekali akan menggunakan Bahasa Bali dalam menjelaskan materi, sehingga terjadilah campur kode dalam bahasa Indonesia. Secara teori dinyatakan bahwa apabila dalam berbicara dengan menggunakan bahasa Indonesia, maka kita penutur tidak diperkenankan untuk menggunakan unsur bahasa daerah, maupun unsur bahasa asing. Dengan demikian, barulah seorang penurut bahasa Indonesia dapat dikatakan sebagai penutur dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar (Baku). Oleh karena itu, penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk campur kode yang dilakukan oleh guru bahasa Indonesia dalam kegiatan pembelajaran, untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya campur kode tersebut, dan untuk mengetahui apakah campur kode dalam pembelajaran bahasa Indonesia dapat dibenarkan. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian kualitatif, dengan pendekatan empiris. Subjek dalam penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia yang mengajar di SMK N 1 Abang. Kemudian, metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi, wawancara, dan studi kepustakaan dengan teknis analisis data melalui reduksi, klasifikasi, display, dan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, semua guru masih melakukan campur kode ke dalam dan keluar. Kedua, penyebab terjadinya campur kode itu adalah ketidaksengajaan/kebiasaan, penegasan maksud komunikasi, internasionalisasi, promosi bahasa, keanekaragaman suku/etnik, peran atau penutur, dan ragam bahasa (kedwibahasaan). Ketiga, jika berbicara mengenai campur kode itu dapat benarkan atau salah, maka jawabannya adalah tergantung konteks dan tujuan penggunaannya. Apabila campur kode itu dipakai dalam proses pembelajaran dengan tujuan untuk mempermudah pemahaman siswa, maka campur kode itu dapat dibenarkan. Namun, jika kata sisipan yang menyebabkan terjadinya campur kode itu penggunaannya tidak tepat atau kata tersebut sudah memiliki padanan kata dalam bahasa yang digunakan dalam komunikasi, maka jelas campur kode itu tidak dibenarkan. Berdasarkan hasil tersebut peneliti merumuskan beberapa saran, di antaranya, untuk lembaga pencetak tenaga guru bahasa Indonesia tentunya harus selalu mengembangkan kazanah pengetahuan dalam bidang materi campur kode, ahasiswa calon guru bahasa Indonesia, hendaknya harus mengetahui dan mempelajari campur kode, guru bahasa Indonesia wajib mengetahui campur kode, karena terkadang suatu materi pelajaran lebih mudah dipahami jika campur kode dalam komunikasi dimunculkan, dan peneliti lain diharapkan terus mengadakan penelitian-penelitian sejenis, sehingga pengetahuan tentang campur kode bisa terus dikembangkan.
Pengaruh Pendekatan Kontekstual Terhadap Motivasi Dan Prestasi Belajar IPS Siswa Kelas IV SD Insan Mandiri Karangasem Wayan Yanik Yasmini
LAMPUHYANG Vol 12 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v12i2.265

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan kontekstual terhadap motivasi dan prestasi belajar IPS pada Siswa Kelas IV SD Insan Mandiri Karangasem. Rancangan penelitian ini menggunakan pola dasar The Posttest Only Control Group dengan jenis eksperimen semu. Sampel penelitian berjumlah 62 siswa. Data yang dikumpulkan adalah motivasi dan prestasi belajar IPS. Data dianalisis dengan menggunakan MANOVA berbantuan SPSS 17.00 for windows. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, motivasi siswa yang belajar dengan pendekatan kontekstual secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional (F= 6,804; p<0,05). Kedua, prestasi belajar IPS siswa yang belajar dengan pendekatan kontekstual secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional (F= 15,034; p<0,05). Ketiga, secara simultan motivasi dan prestasi belajar IPS antara siswa yang belajar dengan pendekatan kontekstual secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional.
Hubungan Kompentensi Dengan Kinerja Guru Agama Hindu Yang Sudah Bersertifikat Pendidik I Made Wiguna Yasa; I Komang Wisnu Budi; I Gede Sudha Cahyana; Ni Kadek Supadmini
LAMPUHYANG Vol 12 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v12i2.267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mengkaji hubungan antara kompetensi dengan kinerja guru dan 2) menyelidiki tingkat keeratan hubungan antara kompetensi dengan kinerja guru. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif berjenis penelitian korelasi. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh guru agama Hindu jenjang SMP se-Kabupaten Tabanan yang sudah bersertifikat pendidik. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampel jenuh. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket kompetensi dan kinerja guru. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial menggunakan teknik ANAVA dan korelasi product moment. Hasil penelitian menyatakan : 1) terdapat hubungan yang signifikan antara kompetensi guru dengan kinerja guru dan 2) tingkat keeratan hubungan antara kompetensi dan kinerja guru berada pada level sedang.
Implementasi Pembelajaran Berbasis Blended Learning Di Masa Pendemi Di Stkip Agama Hindu Amlapura Nyoman Ayu Sri Desi Ariani
LAMPUHYANG Vol 12 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v12i2.269

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan model blended learning yang diimplementasikan di STKIP Agama Hindu Amlapura di masa pandemic Covid-19 dan mendeskripsikan media yang digunakan dalam implementasi blended learning di STKIP Agama Hindu Amlapura di masa pandemic Covid-19. Penelitian ini dilakukan pada semester ganjil tahun pelajaran 2020/2021 dengan subjek dosen dan mahasiswa STKIP Agama Hindu Amlapura. Data dikumpulkan dengan metode observasi, dokumentasi dan wawancara dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa metode blended learning yang digunakan di masa pandemic di STKIP Agama Hindu Amlapura adalah metode flex dan media yang digunakan adalah media google group, diantaranya google form, google meet, zoom.
Studi Bentuk Dan Dampak Pelecehan Seksual Terhadap Anak Etnis Hindu I Wayan Dwija
LAMPUHYANG Vol 12 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v12i2.271

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) bentuk pelecehan seksual yang terjadi pada anak etnik Bali beragama Hindu di Karangasem? (2) dampak pelecehan seksual pada anak etnik Bali beraga Hindu di Karangasem? (3) upaya yang dapat dilakukan untuk menanggulangi pelecehan seksual pada anak etnik Bali beragama Hindu di Karangasem? Untuk membedah permaslahan tersebut maka digunakan tiga teori yaitu teori perkembangan dari Jean Peaget, teori kebutuhan menurut Maslow serta teori kritis. Data dikumpulkan dengan cara wawancara, studi dokumen dan kuesioner. Selanjutnya data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan pendekatan Mixsed methods. Selanjutnya data dianalisis secara kulitatif dan kuantitatif selanjutnya dipadukan untuk saling melengkapi untuk mendapatkan hasil yang konperhensip. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk deskripsi dan tabel. Temuan penelitian: (a). Bentuk pelecehan seksual pada anak ada dua, yaitu (1) pelecehan yang dilakukan laki-laki terhadap anak perempuan, (2). Pelecehan yang dilakukan laki-laki terhadap anak laki-laki ( Fidopilia .(b). Dampak pelecehan seksual bagi anak, yaitu: masalah fisik,trauma, defresi, tekanan mental,malu, takut, bertindak irrasional.(c). Upaya penaggulangan, seperti: pengobatan secara fisik, pembinaan, pendampingan, pengawasan , penyuluhan dan sosialisasi tentang peraturan yang menyangkut hak dan perlindungan anak. Saran: (a). orang tua hendaknya memberikan perhatian dan pengawasan yang baik tentang aktivitas serta pergaulan anak (b). Pihak sekolah diharapkan mensosialisasikan Undang-Undang Perlindungan Anak. (c). Pemerintah melalui instansi terkait untuk aktif mensosialisasikan Undang-Undang Perlindungan anak dan peraturan pencegahan perkawinan usia anak-anak. (d). Bendesa Adat harus mengambil inisyatif untuk mencantumkan ketentuan tentang perlindungan anak dalam awig-awig atau pararem
Implementasi Pendekatan Kontekstual dengan Teknik Know-Want-Learned (KWL) dalam Penumbuhan Literasi Baca-Tulis Mahasiswa Ni Kadek Juliantari
LAMPUHYANG Vol 12 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v12i2.272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengimplementasian pendekatan kontekstual dengan Teknik Know-Want-Learned (KWL) dalam penumbuhan literasi baca tulis mahasiswa. Mahasiswa yang dijadikan subjek penelitian adalah mahasiswa program studi Pendidikan Agama Hindu yang mengambil MKWU Bahasa Indonesia berjumlah 33 orang. Data dikumpulkan dengan metode observasi dan tes, selanjutnya dianalisis secara deksriptif kualitatif. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah memiliki kemampuan literasi baca-tulis yang memadai dengan dukungan pendekatan kontekstual dengan teknik KWL dalam kegiatan pembelajaran. Dengan bukti-bukti sebagai berikut. Sejumlah 8 orang (24,24%) mahasiswa memiliki kemampuan literasi baca-tulis dengan kategori sangat baik, 20 orang (60,61%) dengan kategori baik, dan 5 orang (15,15%) dengan kategori cukup.
Upaya Meningkatkan Kesiapan Calon Guru Agama Hindu dalam Mengimplementasikan Medode Pembelajaran Agama melalui Drill I Ketut Seken
LAMPUHYANG Vol 12 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v12i2.275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan calon guru Agama Hindu dalam mengimplementasikan metode pembelajaran agama. Penelitian ini dilaksanakan di STKIP Agama Hindu Amlapura dengan menyasar mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Hindu. Data dikumpulkan dengan metode observasi, selanjutnya dianalisis secara kuantitatif untuk mengukur kesiapan calon guru dala mengimplementasikan metode pembelajaran agama. Hasilnya adalah dalam proses pembinaan ternyata dapat meningkatkan kesiapan calon guru Pendidikan Agama Hindu dalam mengimplementasikan metode pembelajaran agama. Sebagai buktinya, pada siklus I, kesiapan calon guru Pendidikan Agama Hindu secara klasikal tergolong cukup siap dengan skor rata-rata sebesar 17,14; sedangkan persentase jumlah calon guru yang tergolong siap secara individual sebesar 28,57% atau hanya 2 (dua) orang calon guru yang tergolong siap. Sementara itu, pada siklus II, secara klasikal kesiapan calon guru Pendidikan Agama Hindu secara klasikal tergolong siap dengan skor rata-rata sebesar 19,29 dan persentase jumlah calon guru yang tergolong siap sebesar 71,43% atau sejumlah 5 orang calon guru yang tergolong siap.
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Dengan Media Zoom Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Bahasa Inggris Pada Smk Negeri 1 Amlapura Tahun Pelajaran 2020/2021 Kade Restika Dewi
LAMPUHYANG Vol 12 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v12i2.276

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan model pembelajaran discovery learning dengan media zoom dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman Bahasa Inggris siswa kelas XI PH 4 SMKN 1 Amlapura tahun pelajaran 2020/2021. Penelitian ini dilakukan dalam 2 (dua) siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI PH 4 SMKN 1 Amlapura tahun pelajaran 2020/2021 yang berjumlah 32 orang. Objek penelitian ini adalah peningkatan kemampuan membaca siswa SMKN 1 Amlapura kelas XI PH 4 dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning dengan media zoom meeting. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan tes. Data yang telah terkumpul dari hasil tes dianalisis dengan menggunakan analisis diskriptif kuantitatif yang berlangsung setiap akhir siklus. Berdasarkan hasil data, dapat dilihat terjadinya peningkatan kemampuan membaca pemahaman Bahasa Inggris siswa kelas XI PH 4 SMKN 1 Amlapura. Pada refleksi awal nilai rata-rata kemampuan membaca pemahaman Bahasa Inggris siswa yaitu 58 dengan ketuntasan 48%, meningkat menjadi 70,40 dengan ketuntasan 80,76% pada siklus 1, dan pada siklus 2 meningkat lagis edikit menjadi 71,11 dengan ketuntasan 81,48%.
Upaya Meningkatkan Kualitas Administrasi Pembelajaran pada Mahasiswa Praktikum Lapangan Program Studi Pendidikan Agama Hindu melalui Penyusunan Portofolio I Komang Badra
LAMPUHYANG Vol 12 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v12i2.277

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan karena administrasi pembelajaran (silabus dan RPP) mahasiswa praktikum lapangan program studi Pendidikan Agama Hindu belum optimal. Oleh karena itu, tujuan dalam penelitian ini untuk meningkatkan kualitas administrasi pembelajaran tersebut. Subjek penelitiannya berjumlah 8 orang mahasiswa praktikum lapangan dari program studi Pendidikan Agama Hindu. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode studi dokumen berdasarkan administrasi pembelajaran (silabus dan RPP) yang disusun oleh subjek penelitian. Untuk mengukur kualitas administrasi pembelajaran (silabus, RPP) yang disusun digunakan analisis secara statistik. Berdasarkan hasil yang diperoleh, dalam penelitian ini dapat diketahui bahwa penyusunan portofolio dalam kegiatan pembinaan dapat meningkatkan kualitas administrasi pembelajaran mahasiswa yang sedang melaksanakan praktik pengalaman lapangan (PPL). Hal itu dibuktikan dengan hasil evaluasi siklus I dan siklus II. Pada siklus I, yang tergolong kualitas tinggi hanya sebesar 62,5%; sedangkan pada siklus II yang tergolong kualitas tinggi sebesar 87,5%. Dengan demikian, tampak terjadi peningkatan sebesar 25%.