cover
Contact Name
Andhika
Contact Email
andhikalperceka@gmail.com
Phone
+6285524478427
Journal Mail Official
lppm_karsahusada@yahoo.com
Editorial Address
http://jurnalskhg.ac.id/index.php/medika/about/editorialTeam
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Medika Cendikia (e-Journal)
ISSN : 2355827X     EISSN : 24424412     DOI : 10.33482/medika.v6i01.106
Jurnal Medika Cendikia untuk Kesehatan Bangsa. Scope 1. Farmasi 2. Keperawatan 3. Administrasi kesehatan 4. Kebidanan 5. Tenaga laboratorium medis 6. Kesehatan
Articles 204 Documents
Analisis Kadar Vitamin C Pada Daun Katuk (Sauropus Androgynus) Segar, Direbus dan Dikukus Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis Muhammad Hadi Sulhan Hadi Sulhan
Jurnal Medika Cendikia Vol 6 No 01 (2019): Jurnal Medika Cendikia
Publisher : STIKes Karsa Husada Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33482/medika.v6i01.102

Abstract

Katuk leaf (Sauropus Androgynus) is a kind of green leafy vegetable which has many benefits for the community, one of which is to treat heartburn, fever, earache, and yaws. Vitamins contained in Sauropus Androgynus and are useful for the body, one of which is vitamin C. Vitamin C has properties that are easily damaged against heat, and easily dissolve in water. This study aims to look at vitamin C levels in fresh, steamed and boiled Sauropus Androgynus by the UV-Vis Spectrophotometry method. Determination of vitamin C levels with this method is relatively inexpensive and good in accuracy. The results obtained with 30 samples with an average level of vitamin C in fresh Sauropus Androgynus 0.0036%, Sauropus Androgynus steamed 0, and Sauropus Androgynus boiled 0.0032%. It can be concluded that the vitamin C levels of boiled Sauropus Androgynus do not decrease significantly, compared to the levels of Vitamin C on freshSauropus Androgynus. the result is different from the Sauropus Androgynus that are steamed vitamin C levels become zero mg
Pengalaman Psikologis Warga Binaan Selama Menjalani Masa Hukuman di Lembaga Permayarakatan Kelas III Kota Banjar Aneng Yuningsih; M Arif Hidayat; Reni Hertini
Jurnal Medika Cendikia Vol 6 No 01 (2019): Jurnal Medika Cendikia
Publisher : STIKes Karsa Husada Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33482/medika.v6i01.103

Abstract

Individuals have different reactions in dealing with stress, depending on various psychological factors such as how individuals look at events that cause stress. When living in a correctional facility (Lapas), the space for movement is limited, isolated from the community, feelings of guilt, loss of freedom, feelings of shame, economic sanctions, social sanctions and length of detention adds to psychological stressors for inmates. This study aims to explore the Psychological Experiences of Fostered Citizens During Their Sentencing in Class III Penitentiary in Banjar City. This study uses a qualitative design with a transcendent phenomenological approach that focuses on the universal part of individual experience. The research sample of five participants using purposive sampling. Data collection method is done through in-dept interview with data analysis using content analysis. From the results of the research analysis identified six themes, namely: Error, Regret, Sadness, Want to Be Better, Disappointed, and the Meaning of Life Experience. Based on this research it can be concluded that participants consider what they have done is a mistake, now participants regret what they have done, participants feel sad and want to be better in the future, and participants assume what has happened now is a valuable life experience to be even better in the future.
Jurnal Review Aktivitas Antidiabetes dan Kandungan Senyawa Kimia dari Berbagai Bagian Tanaman Alpukat (Persea americana) Dani Sujana; Nurul Nurul; hasbi Taobah Ramdani
Jurnal Medika Cendikia Vol 6 No 01 (2019): Jurnal Medika Cendikia
Publisher : STIKes Karsa Husada Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33482/medika.v6i01.104

Abstract

Diabetes is a degenerative disease caused by unhealthy lifestyles in the case of type 2 diabetes. Hyperglycemia occurs due to endocrine disruption resulting in defective insulin secretion, insulin resistance or both. Avocado (Persea americana) has been known to have pharmacological activity, one of which is as an antidiabetic. Treatment using natural ingredients should be based on scientific evidence. This review journal was compiled from the online literature of local and international journals. Electronic search by keyword Persea americana, Plant Parts, Chemical Compounds and Antidiabetic Activity at several sites, such as NCBI, Elsevier and Pubmed. It is known that various parts of the Persea americana plant contain saponins, tannins, flavonoids, alkaloids, phenols and steroids. These compounds are responsible for various pharmacological activities that are caused.
Cover dan Redaksi admin admin
Jurnal Medika Cendikia Vol 6 No 01 (2019): Jurnal Medika Cendikia
Publisher : STIKes Karsa Husada Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33482/medika.v6i01.106

Abstract

cover dan redaksi
ALP Proteksi Hukum Pasien Dalam Pelayanan Kesehatan Di Ruang Opname RSUD Dr. Slamet Garut Aceng Ali Awaludin; Andhika Lungguh Perceka
Jurnal Medika Cendikia Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Medika Cendikia
Publisher : STIKes Karsa Husada Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33482/medika.v6i2.109

Abstract

Legal protection is the right to acquire justice, regularity, provision, usefulness and convenience to the rights of individuals or groups in the eyes of the law. This research discusses the protection of the patient's law when receiving health care services in Dr. Slamet Garut Hospital which is studied at the rules of consumer protection and health legislation with the aim to know how the legal protection Patients and their implementation in healthcare services and fulfilling the rights of patients by health and hospital personnel. Techniques used quantitative descriptive, univariate analysis, sample number 97 respondents, data was taken using a question sheet and the results showed that most of the respondents (66.0%) Patient's legal protection is fulfilled and nearly half the respondent (34.0%) Patient legal protection is not met. There should be a strategy or effort from the hospital to further improve the legal protection aspect of the patient in order to obtain appropriate services to the patient, so that the patient's legal protection can be fully fulfilled.
Kemampuan Keluarga Dalam Merawat Orang Dengan Gangguan Jiwa di Wilayah Kerja Puskesmas Tamansari Kota Tasikmalaya Nia Restiana
Jurnal Medika Cendikia Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Medika Cendikia
Publisher : STIKes Karsa Husada Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33482/medika.v6i2.110

Abstract

Gangguan jiwa merupakan respons maladaptif terhadap stressor yang berasal dari dalam maupun dari luar yang menimbulkan perubahan pada fungsi jiwa yang meliputi pikiran , perasaan dan prilaku yang menimbulkan ketidaknyamanan pada individu dan atau hambatan dalam melakukan kegiatan sosiall. Salah satu penyebab gangguan jiwa adalah konfliki keluarga. Keluarga merupakan unit kecil dan merupakan orang yang paling dekat dengan klien. Keluarga merupakan pemberi perawatan pertama bagi klien. Tujuan umum penelitian ini adalah menggambarkan kemampuan keluarga dalam merawat orang dengan gangguan jiwa. Sedangkan tujuan khusus penelitian ini adalah diketahuinya kemampuan keluarga dalam mengenal masalah, k mengambil keputusan, merawat, memodifikasi lingkungan, dan menggunakan fasilitas kesehatan. Desain penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan besarnya sampel 29 pasien. Penelitian ini diharapkan memberikan informasi mengenai kemampuan keluarga dalam merawat orang dengan gangguan jiwa, menjadi dasar pertimbangan dan pemikiran dalam mengembangkan perawatan untuk keluarga dalam merawat orang dengan gangguan jiwa dan dapat mengembangkan intervensi untuk meningkatkan kesehatan jiwa.
Pengalaman Ibu Merawat Anak Thalasemia di RSUD Dr.Slamet Garut Sri Yekti Widadi; Selina Oktaviani
Jurnal Medika Cendikia Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Medika Cendikia
Publisher : STIKes Karsa Husada Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33482/medika.v6i2.111

Abstract

Thalasemia adalah kelainan darah yang diturunkan dari orangtuanya, anak dengan thalasemia harus melakukan tranfusi darah secara rutin yang mengakibatkan kelebihan zat besi, selain itu juga harus mengomsumsi obat kelasi besi untuk mengurangi kelebihan zat besi akibat keseringan tranfusi darah yang dilakukan seacra rutin dan jangka waktu lama. Adanya perawatan tranfusi dengan secara rutin. sehingga sangat perlu ibu mendampingi anaknya. Ibu tidak hanya melakukan aktivitas sehari-hari saja melainkan ibu sebagai perawat dimana merawat anak-anaknya yang sakit. sehingga sangat perlu ibu Selama perawatan dan Pengetahuan mengenai thalasemia sangat penting Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan metode fenomologi dekriptif ini, bertujuan untuk mengeksplor pengalaman ibu merawat anak thalasemia. Hasil penelitian menunjukan 5 tema yaitu 1) Perasaan Ibu pertama mengetahui anaknya Thalasemia (kaget, syok, tidak menerima,menerima), 2) Upaya ibu Mengobati Anak, 3), kendala ibu merawat anak thalasemia, 4) Menerima kenyataan setelah melakukan pengobatan 5) Dukungan yang diperoleh ibu. Kesimpulan Diharapkan tenaga kesehatan termasuk perawat anak dapat memberikan pengetahuan dalam perawatan dan pengetahuan kepada keluarga terutama ibu yang mendampingi anaknya sealama perawatan.
Manajemen Kecemasan pada Pasien yang Menjalani Pembedahan Jantung Bambang Aditya Nugraha; Sandra Pebrianti; Hesti Platini; Gusgus Ghraha Ramdhanie
Jurnal Medika Cendikia Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Medika Cendikia
Publisher : STIKes Karsa Husada Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33482/medika.v6i2.112

Abstract

Anxiety is a problem that found in patients with heart disease. Anxiety will increase when the patient has to undergo the cardiac surgery procedure. Anxiety management must be conducted to prevent postoperative hemodynamic instability and neurohormonal deterioration. Thus it becomes important to formulate the anxiety management to improving the recovery process after surgery and patients quality of life of. The purpose of this literature review is to identify anxiety management on cardiac surgery patient. The search method uses Google Scholar databases using inclusion criteria proposed in consideration management that support heart surgery procedures, the year of publication between 2010-2020, containing the full article, in bahasa and english. Search results found 62 articles, 27 met the criteria of the year and 13 represented the complete article. And finally found as many as 6 articles that match the focus of the search. There are to type anxiety management e.g educational supportive and relaxation technique. Relaxation and supportive educative technique interventions can be used to manage anxiety to improve the post-surgical recovery process and quality of life.
Kinerja Bidan Desa di Desa Tertinggal Dalam Penggerakan Masyarakat Bidang Kesehatan di Kabupaten Garut tahun 2018 Intan Rina Susilawati; Tita Husnitawati Madjid; Herry Herman
Jurnal Medika Cendikia Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Medika Cendikia
Publisher : STIKes Karsa Husada Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33482/medika.v6i2.113

Abstract

Cakupan program kesehatan khususnya KIA di Kabupaten Garut masih belum mencapai target, diantaranya adalah pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan, masih rendahnya partisipasi masyarakat terhadap pelayanan kesehatan Posyandu melalui penimbangan Balita (D/S) rata – rata setahun. Hal ini salah satunya disebabkan karena masih belum optimalnya peran dan fungsi bidan desa khususnya di desa tertinggal dalam menjalankan tugasnya sebagai penggerak masyarakat di bidang kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor – faktor yang berpengaruh terhadap kinerja bidan desa di desa tertinggal dalam penggerakan masyarakat di Kabupaten Garut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan analitik berbentuk studi korelasional dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel secara simple random sampling sebanyak 84 responden. Variabel independen terdiri dari faktor umur, pendidikan, lama kerja, pengetahuan, motivasi, imbalan/penghargaan. variabel terikatnya adalah kinerja bidan desa di desa tertinggal dalam penggerakan masyarakat di bidang kesehatan di Kabupaten Garut. Analisis data menggunakan chi square dan regresi logistik ganda. Hasil penelitian dengan analisis bivariabel menunjukan terdapat hubungan yang berpengaruh antara faktor umur (p 0,001) POR 2,31, pendidikan (<0,001) POR 4,45, lama kerja (<0,001) POR 2,54, pengetahuan (p 0,004) POR 2,03, motivasi (p <0,001) POR 6,05, penghargaan/imbalan (p <0,001) POR 3,81 dengan kinerja bidan desa di desa tertinggal dalam penggerakan masyarakat di bidang kesehatan di Kabupaten Garut. Hasil analisis multivariabel menunjukan secara simultan faktor yang berpengaruh terhadap kinerja bidan desa di desa tertinggal di Kabupaten Garut adalah faktor umur (p 0,010) OR 10,30, pendidikan (p 0,014) OR 6,96, motivasi (0,001) OR 21,87 dan penghargaan/imbalan (p 0,022) OR 5,91. Kesimpulan penelitian adalah kinerja bidan desa di desa tertinggal dalam penggerakan masyarakat di bidang kesehatan di Kabupaten Garut, memiliki kinerja tinggi sebesar 57,1%. Terdapat hubungan antara faktor umur, tingkat pendidikan, lama kerja, pengetahuan, motivasi, penghargaan/imbalan dengan kinerja bidan desa di desa tertinggal dalam penggerakan masyarakat di bidang kesehatan di Kabupaten Garut. Faktor umur, tingkat pendidikan, motivasi dan penghargaan/imbalan berpengaruh terhadap kinerja bidan desa di desa tertinggal dalam penggerakan masyarakat di bidang kesehatan di Kabupaten Garut
Hubungan Self Efficacy Dengan Perilaku Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa Keperawatan Ekstensi Yang Sedang Menyusun Skripsi di STIKes Bhakti Kencana Bandung Raihany Sholihatul Mukaromah; Kristina E.Fatima Mawo; Anggi Jamiyanti
Jurnal Medika Cendikia Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Medika Cendikia
Publisher : STIKes Karsa Husada Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33482/medika.v6i2.114

Abstract

Mahasiswa keperawatan tingkat akhir adalah mahasiswa yang memasuki semester akhir yang dihadapkan dengan penyusunan skripsi. Skripsi merupakan suatu persyaratan untuk menyelesaikan pendidikan dan untuk mendapatkan gelar sarjana keperawatan. Selama penyusunan skripsi mahasiswa sering menunda – nunda untuk menyelesaikannya yang sering disebut prokrastinasi akademik. Salah satu faktor yang mempengaruhi prokrastinasi akademik adalah self efficacy. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan self efficacy dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa keperawatan ekstensi yang sedang menyusun skripsi di STIKes Bhakti Kencana Bandung. Jenis penelitian deskriptif korelatif menggunakan cros sectional dengan sampel sebanyak 51 mahasiswa. Menggunakan instrumen kuesioner self efficacy dan prokrastinasi akademik. Analisa data yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji Spearmen Rank. Hasil penelitian menunjukan korelasi sebesar r = -612 dengan signifikasi p- value = 0,000. Dengan persentase self efficacy rendah 51% dan prokrastinasi akademik tinggi 78,4%. Ada hubungan negatif antara self efficacy dengan perilaku prokrastinasi akademik. Semakin rendah nilai self efficcay maka akan semakin tinggi nilai prokrastinasi akademik. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan kepada prodi S1 Keperawatan untuk meningkatkan kedisiplinan dan melakukan konseling kepada mahasiswa tentang dampak dari prokrastinasi akademik sehingga dapat meningkatkan self efficacy mahasiswa

Page 10 of 21 | Total Record : 204