cover
Contact Name
Widodo Kushartomo
Contact Email
widodokushartomo@gmail.com
Phone
+628176869150
Journal Mail Official
jmts@untar.ac.id
Editorial Address
Jl. Letjen S. Parman No. 1, Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 2622545X     DOI : http://dx.doi.org/10.24912/jmts
Core Subject : Engineering,
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil dikelola oleh Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil merupakan media publikasi hasil penelitian dan studi ilmiah dalam bidang Teknik Sipil yang diterbitkan 4 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Jurnal ini terbit pertama kali pada 1 Agustus 2018.
Articles 861 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN PALM OIL FUEL ASH SEBAGAI SUBSTITUSI SILICA FUME PADA REACTIVE POWDER CONCRETE Kushartomo, Widodo; Saputra, Stanley Jourdan
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 8, Nomor 2, Mei 2025
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v8i2.33128

Abstract

Concrete is an essential component in building and infrastructure construction, used for both structural and non-structural purposes. The innovation of using palm oil fuel ash (POFA) in reactive powder concrete (RPC) is expected to enhance the compressive and flexural strength of RPC as well as its workability. This research includes five types of RPC mixtures: 100% silica fume & 0% POFA, 75% silica fume & 25% POFA, 50% silica fume & 50% POFA, 25% silica fume & 75% POFA, and 0% silica fume & 100% POFA. The POFA used is pre-burned at 1000°C and sieved using a no.200 sieve. The tests conducted in this study include compressive strength tests, flexural strength tests, and slump tests. The results indicate that the use of POFA leads to a decrease in the compressive strength of RPC by 56.93% and flexural strength by 34.8%, while the workability increases with the higher amount of POFA in the RPC mixture. Abstrak Beton adalah komponen penting dalam konstruksi bangunan dan infrastruktur, digunakan baik untuk keperluan struktural maupun non-struktural. Inovasi penggunaan palm oil fuel ash (POFA) pada reactive powder concrete (RPC) diharapkan dapat meningkatkan kuat tekan dan kuat lentur pada RPC serta meningkatkan workabilitasnya. Pada penelitian ini terdapat 5 jenis campuran RPC yaitu 100% silica fume & 0% POFA, 75% silica fume & 25% POFA, 50% silica fume & 50% POFA, 25% silica fume & 75% POFA, dan 0% silica fume & 100% POFA. POFA yang akan digunakan dibakar terlebih dahulu pada suhu 1000°C dan disaring menggunakan saringan no.200. Pengujian yang dilakukan pada penelitian ini meliputi pengujian kuat tekan, pengujian kuat lentur, dan slump test. Hasil pengujian yang sudah dilakukan menunjukkan bahwa penggunaan POFA mengakibatkan penurunan kekuatan tekan RPC sebesar 56,93% dan lentur RPC sebesar 34,8%, sedangkan pada workabilitas terjadi peningkatan seiring bertambahnya POFA yang digunakan dalam campuran RPC.
ANALISIS PENGARUH BESAR SUDUT KONFIGURASI STAGGERED BOLT PADA BATANG TARIK MENGGUNAKAN APLIKASI MIDAS FEA NX Gotharia, Eduard Antero; Leman, Sunarjo; Wijaya, Hendy; Sandjaya, Arif
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 8, Nomor 2, Mei 2025
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v8i2.33138

Abstract

The angle variation of configuration bolts can influence stress and deflection factors. Therefore, it is necessary to analyze FEM toward its configuration by using MIDAS FEA NX. The sample experiment is a tensile steel plate with 20 mm thickness formed by bolts in five-by-five linear and staggered configurations with angles between bolts of 60, 45, and 30 degrees. All samples are pulled using the same distribution force with a value of 500 kN. All samples' nearest bolt distance and hole diameter are 50 mm and 20 mm. The analysis type is linear. Analysis shows that the tensile/compressive stress and deflection values ​​are smaller for holes perpendicular to the force from front to back. Analysis shows that the smaller the angle sample, the greater the tensile and compressive stress and deflection value. The sample formed as a linear pattern shows the best result due to the smallest stress value, significantly raising the stress hole from linear to a staggered 30-degree pattern at 59.38%. Abstrak Konfigurasi baut yang sudutnya bervariasi bisa memengaruhi faktor tegangan serta defleksi. Oleh karena itu, diperlukan untuk menganalisis FEM terhadap konfigurasi tersebut dengan menggunakan MIDAS FEA NX. Sampel tes berupa pelat baja tarik dengan ketebalan 20 mm yang terbentuk oleh baut dengan konfigurasi lima kali lima linear dan zig-zag bersudut antar baut 60, 45, dan 30 derajat. Semua sampel ditarik dengan gaya distribusi yang sama sebesar 500 kN. Jarak baut terdekat dan diameter lubang pelat untuk semua sampel adalah 50 mm dan 20 mm. Tipe analisis berupa linear. Analisis menunjukkan nilai tegangan tarik/tekan dan defleksi semakin kecil untuk lubang yang tegak lurus gaya dari depan ke belakang. Analisis menunjukkan bahwa semakin mengecil sudut sampel, semakin besar nilai tegangan tarik, tegangan tekan, dan defleksi. Sampel konfigurasi linear menunjukkan hasil yang paling baik sebab memiliki nilai tegangan yang paling kecil, secara signifikan kenaikan tegangan lubang dari sampel berpola linear terhadap zig-zag 30 derajat yakni 59,38%.
ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA TERHADAP FASILITAS HALTE TRANSJAKARTA KORIDOR 8 Muhammad, Azhar; Najid; Angkat, Hokbyan R.S.
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 8, Nomor 2, Mei 2025
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v8i2.33160

Abstract

Transjakarta is a BRT (Bus Rapid Transit) system that operates in DKI Jakarta in order to support community mobility to unravel congestion. Transjakarta operates in 14 main corridors, one of which is Corridor 8. The purpose of this Thesis Research is to assess the performance of facility services at Transjakarta shelters Corridor 8 (Lebak Bulus-Pasar Baru) based on user satisfaction point of view with the Cross Tabulation method. Performance assessment at Transjakarta shelter facility services corridor 8 is translated in the form of 32 questions based on SPM (Minimum Service Standards) on satisfaction and comfort to assess performance at Transjakarta shelters. Based on the results of crosstab analysis with 6 factors, namely Gender, Age, Last Education, Occupation, Income and Frequency of Use. The results of the research from 109 Transjakarta users were satisfied with the service facilities at bus stops with a percentage of more than 80% by Transjakarta users, while the rest were not satisfied with the service facilities at bus stops with a percentage of less than 20% by Transjakarta users. Abstrak Transjakarta merupakan sistem BRT (Bus Rapid Transit) yang beroperasi di DKI Jakarta dalam rangka mendukung mobilitas masyarakat untuk mengurai kemacetan. Transjakarta beroperasi dalam 14 koridor utama, salah satunya Koridor 8 (Lebak Bulus-Pasar Baru). Tujuan dari penelitian ini dilakukan adalah untuk menilai kinerja layanan fasilitas di halte Transjakarta Koridor 8 (Lebak Bulus-Pasar Baru) berdasarkan sudut pandang kepuasan pengguna dengan metode Cross Tabulation (Tabulasi Silang). Penilaian kinerja di layanan fasilitas halte Transjakarta koridor 8 diterjemahkan dalam bentuk 32 pertanyaan berdasarkan SPM (Standar Pelayanan Minimal) tentang kepuasan dan kenyamanan untuk menilai kinerja di Halte Transjakarta. Data-data yang diperlukan didapat melalui pengisian kuesioner secara online kepada responden yang menggunakan Bus Transjakarta Koridor 8. Berdasarkan hasil analisis crosstab dengan 6 faktor, yaitu Jenis Kelamin, Usia, Pendidikan Terakhir, Pekerjaan, Penghasilan dan Frekuensi Penggunaan. Hasil penelitian dari 109 orang Pengguna Transjakarta merasa puas terhadap pelayanan fasilitas di halte dengan persentase lebih dari 80% oleh pengguna Transjakarta, sementara sisanya tidak merasa puas terhadap pelayanan fasilitas di halte dengan persentase kurang dari 20% oleh pengguna Transjakarta.
ANALISIS METODE EARNED VALUE UNTUK DURASI PENYELESAIAN PEMBANGUNAN PROYEK X DI KARAWANG Tanuwihardjo, Gervan Abraham; Anondho, Basuki; Sutandi, Arianti
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 8, Nomor 2, Mei 2025
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v8i2.33226

Abstract

One of the main targets of project is success on time. Delays in construction projects can cause time and cost losses for parties such as contractors and owners. The earned value method was created to estimate the project completion time. Earned value management is one of the approaches developed as a tool for time management in a project. This study focuses on how to use earned value management to control the time and cost of the office and factory construction project in Karawang. The analysis in this study specifically discusses the delays and progress of the office and factory project, which has a planned duration of 44 weeks. The analysis using the earned value method yields predictions of the final project duration during the delay weeks and acceleration weeks. In the delay weeks from week 33 to week 37, the predicted final duration of the project exceeded the initial planned time. Meanwhile, in the acceleration weeks from week 38 to week 43, the predicted final duration of the project showed results less than the initial planned time. This delay was caused by fewer workers than planned, resulting in project delays, and during the acceleration weeks, additional workers were added to the project, leading to a good final duration prediction. Abstrak Salah satu ukuran utama keberhasilan proyek adalah waktu. Keterlambatan proyek konstruksi dapat menyebabkan kerugian waktu dan biaya bagi pihak-pihak seperti kontraktor dan owner. Metode Earned Value dibuat untuk memperkirakan waktu penyelesaian proyek. Earned Value management adalah salah satu pendekatan yang dikembangkan sebagai alat untuk melakukan manajemen waktu pada suatu proyek. Studi ini berfokus pada bagaimana menggunakan Earned Value management untuk mengendalikan waktu dan biaya proyek pembangunan kantor dan pabrik di Karawang. Analisis pada studi ini secara khusus membahas mengenai keterlambatan dan kemajuan dari proyek pabrik dan kantor yang memiliki durasi perencanaan selama 44 minggu. Analisis dengan menggunakan metode Earned Value mendapatkan hasil prediksi durasi akhir proyek pada minggu keterlambatan dan minggu percepatan. Pada minggu keterlambatan minggu ke-33 sampai minggu ke-37 prediksi durasi akhir proyek melebihi dari waktu rencana awal proyek. Sedangkan pada minggu percepatan minggu ke-38 sampai minggu ke-43 prediksi durasi akhir proyek menunjukan hasil kurang dari rencana awal proyek. Keterlambatan ini disebabkan oleh pekerja kurang dari rencana sehingga proyek mengalami keterlambatan dan pada minggu percepatan pekerja di proyek ditambah dan menghasilkan prediksi durasi akhir yang baik.
ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA BUS MIKROTRANS RUTE JAK-04 GROGOL-TUBAGUS ANGKE DENGAN METODE TABULASI SILANG Darmawan, Ricky; Liucius, Yenny Untari; Angkat, Hokbyan R.S.
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 8, Nomor 2, Mei 2025
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v8i2.33228

Abstract

Mikrotrans Bus is one of the public transportation modes under the JakLingko integration system, playing a vital role in supporting the mobility of Jakarta residents at an affordable cost. This study aims to analyze passenger satisfaction with Bus Mikrotrans by considering various factors such as facilities, services, and passenger characteristics. The research method employed is a quantitative survey through the distribution of questionnaires to respondents who are active Bus Mikrotrans users. The data collected includes demographic variables (gender, age, education, and occupation) and service variables (comfort, safety, punctuality, and cleanliness). The validity and reliability of the data were tested before being analyzed using descriptive statistical methods and cross-tabulation. The results show that most respondents are fairly satisfied with the services of Bus Mikrotrans, particularly in terms of cleanliness, comfort, and payment systems. However, there are complaints regarding safety at waiting areas, the availability of supporting facilities such as air conditioning, as well as driving safety and traffic compliance of bus drivers. Cross-tabulation analysis indicates that passenger satisfaction varies based on age and frequency of use. These findings provide important insights for JakLingko management to improve the quality of services and facilities of Bus Mikrotrans to better meet the community's needs in the long term. Abstrak Bus Mikrotrans merupakan salah satu moda transportasi umum di bawah sistem integrasi JakLingko yang berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat di DKI Jakarta dengan biaya terjangkau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan penumpang Bus Mikrotrans dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti fasilitas, pelayanan, dan karakteristik penumpang. Metode penelitian yang digunakan adalah survei kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang merupakan pengguna aktif Bus Mikrotrans. Data yang dikumpulkan meliputi variabel demografis (jenis kelamin, usia, pendidikan, dan pekerjaan), serta variabel pelayanan (kenyamanan, keamanan, ketepatan waktu, dan kebersihan). Validitas dan reliabilitas data diuji sebelum dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif dan tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden merasa cukup puas dengan pelayanan Bus Mikrotrans, terutama pada aspek kebersihan, kenyamanan dan sistem pembayaran. Namun, terdapat beberapa keluhan terkait keamanan di tempat menunggu dan ketersediaan fasilitas pendukung seperti pendingin ruangan serta keselamatan berkendara dan ketaatan lalu-lintas dari pengemudi bus. Analisis tabulasi silang menunjukkan bahwa kepuasan penumpang bervariasi berdasarkan usia dan frekuensi penggunaan. Temuan ini memberikan gambaran penting bagi pengelola JakLingko untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas Bus Mikrotrans demi memenuhi kebutuhan masyarakat secara lebih optimal dalam jangka panjang.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA LAYANAN BUS CITRA RAYA RUTE CITRA RAYA – GROGOL Maulana, Alwan; Putranto, Leksmono Suryo
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 8, Nomor 2, Mei 2025
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v8i2.33232

Abstract

This study analyzes the relationship between service quality and customer satisfaction in public transportation services, focusing on the Citra Raya Bus located in Tangerang Regency. Service quality is measured through indicators such as bus frequency, punctuality, bus speed, seating availability, air conditioning, schedule information, cleanliness, comfort, safety, and fares. Data were obtained from questionnaires distributed to passengers to measure their perceptions of their experience using the service. The analysis was conducted using SPSS software with the One Sample T-Test and Independent Sample T-Test methods to identify the factors that most influence customer satisfaction. The results of the study, based on 163 respondents, show that customers are satisfied with the service quality of the Citra Raya bus, as evidenced by the One Sample T-Test results, which have a mean score above 2.5. However, the Independent Sample T-Test results were not significant, indicating that respondents were dissatisfied with the quality of service on the indicators of bus speed, seating availability, schedule information, safety, comfort, and usage expectations. Abstrak Penelitian ini menganalisis hubungan antara kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan pada layanan transportasi umum, dengan fokus pada Bus Citra Raya yang berlokasi di Kabupaten Tangerang. Kualitas pelayanan diukur melalui indikator frekuensi bus, ketepatan waktu, kecepatan bus, tempat duduk, pendingin udara, informas jadwal, kebersihan, kenyamanan, keamanan, dan tarif. Data diperoleh dari kuesioner yang disebarkan kepada penumpang untuk mengukur persepsi mereka terhadap pengalaman menggunakan layanan. Analisis menggunakan aplikasi SPSS dengan metode One Sample T-Test dan Independent Sample T-Test untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang paling memengaruhi kepuasan pelanggan. Hasil penelitian dari 163 responden membuktikan bahwa pelanggan puas dengan kualitas pelayanan bus Citra Raya, hal ini dilihat dari hasil uji One Sample T-Test yang memiliki rataan diatas 2,5. Untuk uji Independent Sample T-Test memberikan hasil yang tidak signifikan, yang menandakan bahwa responden tidak puas dengan kualitas pelayanan pada indikator kecepatan bus, tempat duduk, informasi jadwal, keamanan, kenyamanan, dan ekspetasi penggunaan.
ANALISIS PENGARUH BEBERAPA VARIABEL KESELAMATAN TERHADAP PELANGGARAN KESELAMATAN OPERASI BUS PENUMPANG ANTAR PULAU Ahmad, Ahmad; Putranto, Leksmono Suryo; Ma'soem, Dadang Muhammad
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 8, Nomor 2, Mei 2025
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v8i2.33645

Abstract

Keselamatan transportasi merupakan aspek krusial dalam operasional bus penumpang, terutama pada rute antar pulau yang sering kali melibatkan perjalanan jarak jauh dan kondisi jalan yang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh beberapa variabel keselamatan terhadap pelanggaran keselamatan yang dilakukan oleh pengemudi bus penumpang pada rute antar pulau di Propinsi NTB. Metode penelitian yang digunakan yaitu survei menggunakan kuesioner kepada pengemudi bus penumpang. Responden diambil dari pengemudi jurusan Bima-Mataram sebanyak 115 pengemudi. Adapun komposisi dari responden tersebut yaitu semua pengemudi bus adalah laki-laki 60% lulusan setingkat SMA, SMP 22%, dan lulusan SD 16% serta sarjana 2%. Data kuisuiner yang diperoleh diolah untuk mengetahui hubungan antar variabel dengan menggunakan software PLS-SEM. Hasil analisis hipotesis yang didapat bahwa (1). Iklim keselamatan mempengaruhi Pelanggaran keselamatan dan perilaku keselamatan; (2).Terdapat hubungan kesadaran keselamatan dengan pelanggaran keselamatan; (3). Kepemimpinan mempengaruhi perilaku keselamatan dan partisipasi keselamatan; (4). Perilaku keselamatan mempengaruhi kesadaran keselamatan dan partisipasi keselamatan; (5). Iklim keselamatan berpengaruh terhadap budaya keselamatan; (6). Kepemimpinan mempengaruhi budaya keselamatan.
Cover JMTS Vol. 8 No. 2 Sandjaya, Arif
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 8, Nomor 2, Mei 2025
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Redaksi JMTS Vol. 8 No. 2 Sandjaya, Arif
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 8, Nomor 2, Mei 2025
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kata Pengantar JMTS Vol. 8 No. 2 Sandjaya, Arif
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 8, Nomor 2, Mei 2025
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract