cover
Contact Name
Eka Vidya Putra
Contact Email
ekavidyaputra@gmail.com
Phone
+628116601294
Journal Mail Official
abdi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : 2656369X     EISSN : 26848570     DOI : https://doi.org/10.24036/abdi
Jurnal Abdi bertujuan untuk memfasilitasi publikasi artikel yang disarikan dari hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Jurnal Abdi ini membatasi pengabdian masyarakat yang berada dalam ruang lingkup bidang: Pembangunan manusia dibidang pendidikan dan Sosio-Humaniora, Pengentasan kemiskinan, Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal. Pengembangan Ekonomi, Kewirausahaan, Industri Kreatif.
Articles 587 Documents
Diversifikasi Pangan Lokal Melalui Pelatihan Pembuatan Pangan Fungsional Berbasis Pati Talas Beneng Sri Agustina; Marta Pramudita; Dhena Ria Barleany; Alia Badra Pitaloka; Salsabila Salsabila; Rendy Muhammad Azizi; Sasikirana Puspitasari
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i2.1836

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat Desa Juhut, Kecamatan Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang, dalam mengolah Talas Beneng (Xanthosoma undipes K. Koch) menjadi produk pangan fungsional bernilai tambah tinggi. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan sekitar 20 peserta dari kelompok ibu rumah tangga Desa Juhut. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan pelatihan berbasis praktik langsung, dan evaluasi kualitatif melalui observasi, diskusi, serta testimoni peserta. Pelatihan difokuskan pada pembuatan mi, kukis, dan brownies dari pati Talas Beneng yang diperkaya dengan bahan bioaktif dan perisa alami, seperti bawang putih, cokelat, dan kopi. Penggunaan teknologi sederhana, seperti mixer, cetakan mi portabel, dan oven gas otomatis, diterapkan untuk meningkatkan kualitas produk dan kemudahan replikasi di tingkat rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman, keterampilan teknis, dan motivasi kewirausahaan peserta. Kegiatan ini juga mendorong pengembangan produk pangan lokal bernilai ekonomi serta mendukung agenda ketahanan pangan dan ekonomi kreatif desa.
Inisiatif Eco-Paving Block dari Sampah Plastik untuk Lingkungan Berkelanjutan di Desa Ciangsana, Kabupaten Bogor Suci Ramadhan; Agus Putrono; Ahmad Ridwan; Ahmad Hafizudin; Sopian Saori; Abdul Jabar Al Hudri
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i2.1837

Abstract

Kebutuhan akan penggunaan plastik dan meningkatnya volume sampah plastik menimbulkan masalah besar bagi lingkungan, tidak terkecuali yang terjadi di Desa Ciangsana Kabupaten Bogor. Perlu adanya implementasi konkret dalam mendaur ulang sampah agar dapat mengatasi penumpukan sampah plastik, salah satunya melalui pembuatan eco-paving block. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang sampah plastik dan menjelaskan cara mengolahnya menjadi eco-paving block sebagai solusi permasalahan sampah plastik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini menggunakan metode demonstrasi yang diikuti oleh peserta kegiatan ini meliputi Kepala Desa Ciangsana, Kepada Dusun, Ketua RT dan RW, POKJA, LPM, BPD dan beberapa perwakilan masyarakat desa. Kegiatan ini dilakukan melalui empat tahapan utama yaitu 1) persiapan 2) pelaksanaan 3) evaluasi. Melalui kegiatan penyuluhan ini, seluruh peserta kegiatan menyadari pentingnya mengolah kembali sampah plastik agar tidak menyebabkan masalah lingkungan yang semakin parah. Di samping itu, para peserta juga telah memahami proses pembuatan eco-paving block yang ramah lingkungan sebagai solusi masalah sampah plastik. Program PKM di Desa Ciangsana ini berhasil mengedukasi masyarakat dan perangkat desa mengenai konversi sampah plastik menjadi eco-paving block, sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan dan memicu implementasi rencana tindak lanjut di tingkat desa.
Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Probiotik Alami dalam Budidaya Ikan Air Tawar Berkelanjutan Bagi Siswa SMK Perikanan Andri Yusman Persada; Suri Purnama Febri; Herlina Putri Endah Sari; Kartika Aprilia Putri
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i2.1839

Abstract

Penggunaan antibiotik secara berlebihan pada budidaya ikan dapat menyebabkan resistensi bakteri dan pencemaran lingkungan. Penggunaan probiotik berbahan herba merupakan pendekatan alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesehatan ikan dalam budidaya. Probiotik merupakan mikroorganisme hidup yang memberikan manfaat kesehatan bagi inang, termasuk ikan. Probiotik dapat meningkatkan pencernaan, memperkuat sistem imun, dan mengurangi penyakit pada ikan. Selain itu, probiotik juga dapat mengurangi kebutuhan akan pakan konvensional dan meningkatkan efisiensi pakan, sehingga dapat menurunkan biaya produksi budidaya perikanan. Pemanfaatan bahan-bahan alami yang tersedia di sekitar diharapkan dapat memberikan alternatif yang lebih ekonomis dan efektif mitra .Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam pembuatan probiotik yang ramah lingkungan dalam budidaya perikanan. Kegiatan PKM dilaksanakan melalui beberapa tahap, yaitu koordinasi dengan mitra, sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan. Mitra mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan probiotik berbahan ekstrak herba. Instrumen evaluasi berupa 20 soal pilihan ganda Data hasil pre-test dan post-test dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan nilai rata-rata, persentase peningkatan hasil belajar, dan perhitungan gain score untuk mengetahui efektivitas pelatihan Peserta dalam kegiatan ini berjumlah 30 taruna-taruni. Nilai hasil rata-rata pretes dan postes meningkat dari 43,67 menjadi 82,10.
Penguatan Ketahanan Keluarga Melalui UMKM Kerajinan Rajutan Berbasis ABCD di Nagari Campago Yusnita Eva; Nurul Izzati; Eli Suryani; Asy Shifa’ Safira Al Kanz; Jamiatul Naimah
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i2.1844

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan ibu rumah tangga melalui pengembangan UMKM kerajinan rajutan tangan sebagai upaya memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di Nagari Campago, Kabupaten Padang Pariaman. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) melalui tahapan discovery, dream, design, define, dan destiny. Program melibatkan lima ibu rumah tangga yang telah memiliki keterampilan dasar kerajinan rajut dan bunga plastik, serta anggota PKK yang belum memiliki usaha produktif tetap. Kegiatan meliputi pelatihan teknik rajut, inovasi produk, pendampingan manajemen usaha sederhana, literasi digital, dan strategi pemasaran daring. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan dan partisipasi ekonomi peserta, termasuk kemampuan menghasilkan produk secara mandiri bagi peserta yang sebelumnya belum memiliki keterampilan menjahit dan merajut. Produk yang berhasil dikembangkan meliputi tas rajut, jilbab rajut, selendang Koto Gadang, dan bunga plastik daur ulang yang mulai dipasarkan melalui penjualan langsung, Facebook, dan Shopee. Program juga mendorong bertambahnya anggota kelompok usaha, meningkatnya kepercayaan diri peserta, serta tumbuhnya pemahaman mengenai pemasaran dan pengembangan produk sesuai tren pasar. Temuan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan UMKM berbasis aset lokal dapat mendukung penguatan ketahanan keluarga, khususnya pada aspek ekonomi rumah tangga melalui peningkatan kapasitas perempuan dalam pengembangan usaha produktif yang berkelanjutan.
Implementasi Teknologi Tepat Guna Berbasis Masyarakat melalui Sistem Filter Air Tanah sebagai Solusi Air Bersih di Bungus Selatan Randi Purnama Putra; Muhammad Din; Fadhilah Fadhilah; Romy Dwipa Yamesa Away
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i2.1849

Abstract

Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah pesisir seperti Bungus Selatan yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air layak pakai. Permasalahan utama air tanah di daerah ini meliputi kandungan zat besi (Fe), mangan (Mn), kekeruhan, serta bau dan rasa yang kurang baik sehingga diperlukan solusi yang sederhana dan mudah diterapkan oleh masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan teknologi tepat guna berupa sistem filter air tanah berkapasitas 600 liter per jam sebagai solusi penyediaan air bersih. Sistem filtrasi menggunakan kombinasi media mangan, pasir silika, dan karbon aktif. Media mangan berfungsi mengurangi kandungan logam, pasir silika menyaring partikel dan kekeruhan, sedangkan karbon aktif menghilangkan bau, rasa, dan senyawa organik pada air. Hasil implementasi menunjukkan bahwa teknologi filter yang diterapkan mampu meningkatkan kualitas air secara signifikan. Secara visual, air hasil filtrasi tampak lebih jernih, tidak keruh, tidak berbau, dan lebih layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat. Selain itu, sistem ini memiliki desain yang sederhana, ekonomis, mudah dioperasikan, serta mudah dirawat sehingga berpotensi menjadi solusi berkelanjutan bagi masyarakat Bungus Selatan dalam memenuhi kebutuhan air bersih.
Strengthening Housewives' Environmental Awareness to Reduce Plastic Use in Pulokerto Village Diana Dewi Sartika; Dadang Hikmah Purnama; Gita Isyanawulan; Deska Fitriyani; Muhammad Rifai
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i2.1865

Abstract

The use of single-use plastics has become a major environmental problem in many places, including the Pulokerto Village in Gandus District. Non-biodegradable plastic waste pollutes the environment, clogs waterways, and affects public health. Homemakers are a group in society who play an important role in managing household waste because of their strategic role in regulating consumption patterns and daily habits within the family. The service activity took the theme of strengthening environmental awareness among housewives to minimize plastic use. Identifying community needs shows that there is a lack of knowledge and awareness about environmental cleanliness due to plastic use. The potential in Pulokerto Village includes the central role of housewives, who hold a strategic position in leading groups; active social organizations, including active PKK groups, savings clubs, and health posts at Pulokerto Village; the spirit of mutual cooperation and environmental awareness among the community; and access to digital information and social media. Therefore, the solution offered is an educational lecture for the service participants, who are housewives. The implementation method uses a participatory approach. The innovation in this service activity is the Eco Challenge Family (Plastic-Free Home Competition), Reusable Bag (Simple Cloth Shopping Bag), and Plastic Exchange for Household Items. The program is community-based, involving RT/RW, and is designed to be simple and applicable in daily life, adapting to the needs and potential of the local community. Therefore, the expected outcomes of this service activity are short-term results, in the form of changes in the initial attitudes and behaviors of housewives, and long-term results, in the form of changes in the environment and a healthier and cleaner lifestyle.The results of the activity show an increase in housewives' knowledge from 50.8% (pre test) to 56.8% (post test), as well as the formation of three program innovations: Eco Challenge Family, Reusable Bag, and Plastic Exchange for Household Items.
Pelatihan Kokedama: Inovasi Pertanian Modern Menuju Bisnis Kreatif di SMAN 1 Imogiri Dharend Lingga Wibisana; Nur Azizah Uswatun Hasanah; Aunia Indah Purnama Zahra
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i2.1866

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Imogiri dengan tujuan untuk menumbuhkan minat generasi muda terhadap pertanian melalui pendekatan inovatif berbasis creative agriculture menggunakan teknik kokedama. Isu utama yang diangkat adalah rendahnya ketertarikan siswa terhadap sektor pertanian serta minimnya pemahaman tentang peluang kewirausahaan di bidang tersebut. Program ini dirancang untuk memperkenalkan pertanian modern yang berorientasi pada estetika, nilai ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi Focus Group Discussion (FGD), penyuluhan inovasi pertanian modern, pelatihan pembuatan kokedama, pameran produk hasil karya siswa, serta evaluasi hasil belajar dan sikap kewirausahaan. Peserta kegiatan terdiri atas 35 siswa kelas X dan XI serta 10 guru pendamping. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap teknik kokedama, dari skor pre-test sebesar 44% menjadi 84% pada post-test. Siswa mampu menunjukkan kreativitas tinggi dalam menghasilkan produk bernilai estetika dan ekonomi, yang kemudian dipamerkan sebagai wujud implementasi pembelajaran kewirausahaan berbasis pertanian kreatif. Kegiatan ini juga berdampak positif terhadap perubahan sikap siswa yang lebih terbuka terhadap peluang bisnis pertanian berkelanjutan. Implikasi dari kegiatan ini menegaskan pentingnya integrasi antara pendidikan, inovasi teknologi, dan kewirausahaan dalam menumbuhkan generasi muda yang peduli terhadap pertanian dan mampu menciptakan bisnis hijau yang berdaya saing di masa depan. Kebaruan program ini adalah integrasi pelatihan teknis kokedama dan pameran produk sebagai media pembelajaran bisnis kreatif dan kewirausahaan bagi siswa SMA, yang belum banyak diimplementasikan dalam program pengabdian masyarakat serupa.
Optimalisasi Branding UMKM Kripik Singkong Lancar Mandiri di Jepara Melalui Logo dan Kemasan Produk Maulana Hilal Fakhri; Anggi Mariana Bakhtriani; Agung Slamet Sukardi
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i2.1869

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Keripik Singkong Lancar Mandiri di Desa Dongos, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara menghadapi permasalahan pada identitas visual produk berupa logo dan kemasan yang belum mampu merepresentasikan identitas merek secara optimal, sehingga berdampak pada rendahnya daya tarik dan kepercayaan konsumen. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan branding UMKM melalui pendampingan desain logo dan kemasan yang lebih inovatif. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang melibatkan pelaku usaha secara aktif dalam tahapan observasi, perencanaan, pengembangan desain, implementasi, dan sosialisasi branding. Proses pendampingan dilakukan melalui diskusi, perancangan desain secara bertahap, serta penerapan langsung pada produk UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kualitas identitas visual produk, ditandai dengan logo yang lebih modern, kemasan yang lebih informatif, serta peningkatan profesionalitas tampilan produk. Perubahan tersebut turut meningkatkan kepercayaan dan minat beli konsumen terhadap produk UMKM. Kegiatan sosialisasi juga meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya branding sebagai strategi pemasaran. Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan bahwa penguatan branding melalui desain logo dan kemasan dapat meningkatkan nilai tambah produk serta memperkuat daya saing UMKM di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.
Transformasi Birokrasi Berbasis Digital di Nagari Koto Laweh Sebagai Wujud Implementasi SDGs Hanafi Saputra; Annisa Citra Triyandra; Putri Febri Wialdi
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i2.1900

Abstract

Perkembangan teknologi telah memberikan ruang akselerasi di berbagai aspek, termasuk birokrasi. Pengurusan administrasi birokrasi sebagai ranah pelayanan masyarakat dewasa ini cenderung tidak lagi bersifat konvensional melainkan telah beralih pada sistem digitalisasi. Hal itu memberikan kemudahan, fleksibilitas, dan ketepatan waktu dalam pengurusan serta manajemen birokrasi pelayanan publik yang juga menjadi salah satu indikator terciptanya pelayanan E-governance. Nagari Koto Laweh sebagai pusat pemerintahan lokal menghadapi tantangan dalam efektivitas birokrasi, terutama dalam pelayanan publik dan pengelolaan data yang masih banyak dilakukan secara manual dan bersifat konvensional. Sehingga penyediaan data induk nagari cenderung tidak terbarukan dan konvensional. Padahal, Koto Laweh sudah memiliki Website resmi, namun penggunaannya masih belum optimal, jika dilihat hanya 193 pengunjung dari websitenya. Perkembangan teknologi digital seyogyanya membuka peluang untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam birokrasi pemerintahan Nagari. Berangkat dari temuan permasalahan itu, maka kebaruannya terletak pada adanya proses pengembangan lebih lanjut transformasi birokrasi berbasis digital yang terkoneksi dalam data based di Nagari Koto Laweh dengan metode partisipatif dan kolaboratif dalam tiga tahap, yaitu pra program, program, dan pasca program. Tujuan program pengabdian ini untuk mendorong transformasi birokrasi berbasis digital di Nagari Koto Laweh guna meningkatkan kualitas pelayanan publik, efisiensi administrasi, dan partisipasi masyarakat dalam tata kelola pemerintahan. Dengan target dan sasaran tim perangkat nagari, pengelola website nagari, dan masyarakat terjadi peningkatan skill dan keterampilan dalam manajemen data Nagari Koto Laweh dan partisipasi masyarakat melalui layanan mandiri pada website resmi nagari dalam proses birokrasi dan administrasi digital sebagai wujud implementasi SDGs. Hasil menunjukkan adanya peningkatan tranformasi birogkrasi berbasis digital pada objek pengabdian.
Edukasi Pertolongan Pertama untuk Kasus Gigitan Ular Lelitasari Lelitasari; Putri Winda Lestari
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i2.1901

Abstract

Keberadaan ular weling (Bungarus candidus) sebagai risiko biologi di area tambang PT. Antam UBPE Pongkor yang berdekatan dengan kawasan hutan menimbulkan potensi bahaya bagi pekerja, sehingga diperlukan peningkatan kapasitas dalam pertolongan pertama pada kasus gigitan ular berbisa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tim emergency respons dalam melakukan pertolongan pertama pada gigitan ular melalui metode penyuluhan meliputi ceramah interaktif, diskusi, dan praktik langsung. Metode pelaksanaan mencakup edukasi mengenai identifikasi ular berbisa, tanda dan gejala envenomasi, serta langkah pertolongan pertama yang benar sesuai pedoman medis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan peserta dan kemampuan praktik setelah mengikuti pelatihan. Implikasi kegiatan ini adalah perlunya program pelatihan berkelanjutan serta pengembangan modul keselamatan kerja terkait risiko biologis hewan berbisa.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 1 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 4 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 2 (2022): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 1 (2022): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2021): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 1 (2021): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 2 (2020): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 1 (2020): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 2 (2019): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 1 (2019): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat More Issue