cover
Contact Name
Eka Vidya Putra
Contact Email
ekavidyaputra@gmail.com
Phone
+628116601294
Journal Mail Official
abdi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : 2656369X     EISSN : 26848570     DOI : https://doi.org/10.24036/abdi
Jurnal Abdi bertujuan untuk memfasilitasi publikasi artikel yang disarikan dari hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Jurnal Abdi ini membatasi pengabdian masyarakat yang berada dalam ruang lingkup bidang: Pembangunan manusia dibidang pendidikan dan Sosio-Humaniora, Pengentasan kemiskinan, Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal. Pengembangan Ekonomi, Kewirausahaan, Industri Kreatif.
Articles 587 Documents
Sintuk Heritage Trail: Merancang Rute Wisata Sejarah Desa Wisata Sintuk Nora Susilawati; Hendra Naldi; Rini Rahman; Ray Silva; M. Topit Hidayat
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i2.1908

Abstract

Pengembangan Desa Wisata Sintuk yang berbasis pelestarian sejarah sejak tahun 2022 masih menghadapi kendala akibat belum terkelolanya potensi wisata sejarah secara optimal serta minimnya alat transfer informasi interaktif bagi wisatawan. Pengabdian melalui skema Program Multidisiplin Kemitraan Masyarakat (PMKM) ini menawarkan solusi melalui perancangan rute wisata sejarah "Sintuk Heritage Trail". Keunikan pendekatan ini terletak pada integrasi pemetaan digital berbasis Google Maps dan sistem QR Code untuk menciptakan media promosi yang praktis. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi survei dan observasi lapangan, pemetaan dan perancangan rute, serta Focus Group Discussion (FGD) bersama pemangku kepentingan. Kegiatan ini berhasil mengidentifikasi dan memetakan 8 titik benteng serta bunker peninggalan Jepang ke dalam sebuah peta wisata digital yang siap digunakan. Luaran konkret dari pengabdian ini adalah draf rute wisata sejarah terintegrasi yang dapat diakses langsung oleh wisatawan melalui gawai secara mandiri. Implementasi produk ini terbukti efektif meningkatkan branding Desa Wisata Sintuk sekaligus menyediakan panduan navigasi praktis yang memperkuat nilai guna cagar budaya lokal bagi sektor pariwisata.
Pelatihan Pembuatan Simulasi Virtual Reality Sebagai Media Pembelajaran Interaktif untuk Guru IPS Eka Asih Febriani; Hera Hastuti; Firza Firza; Affandri Jasrio; Krisma Haryuniati; Alfajri Yusra
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i2.1912

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Kota Padang masih menghadapi kendala dalam penggunaan media pembelajaran interaktif yang efektif, sehingga diperlukan strategi untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan kualitas pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada guru-guru IPS mengenai penggunaan dan desain simulasi Virtual Reality (VR) sebagai media pembelajaran interaktif. Metode yang digunakan mencakup sosialisasi media interaktif, pelatihan desain VR oleh instruktur ahli, dan simulasi penggunaan VR secara praktis dengan pendampingan langsung. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa guru-guru memiliki antusiasme tinggi terhadap teknologi (85%) dan sebagian besar (75%) mampu mengikuti tahapan simulasi desain VR dengan baik. Pelatihan ini membekali guru dengan pemahaman dan keterampilan dasar penggunaan VR, meningkatkan kreativitas dalam merancang materi ajar interaktif, serta memperkuat literasi digital mereka. Meskipun keterbatasan alat dan waktu membatasi pembuatan produk VR mandiri, kegiatan ini menyediakan fondasi penting untuk pengembangan media pembelajaran berbasis VR di masa depan. Implikasi dari kegiatan ini adalah peningkatan kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran IPS secara berkelanjutan, sehingga memperkaya pengalaman belajar siswa dan mendukung inovasi pendidikan abad ke-21.
Edukasi Kesetaraan Gender sebagai Upaya Menumbuhkan Perempuan Tangguh di Desa Temuwuh Nisa Nurkhairiyyah; Zahrah Faizah; Rifan Dwitya Suratman
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i2.1914

Abstract

Rendahnya pemahaman masyarakat mengenai kesetaraan gender masih menjadi salah satu tantangan dalam upaya pemberdayaan perempuan di tingkat desa. Kondisi ini juga ditemukan di Desa Temuwuh, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, yang ditandai dengan masih kuatnya stereotip peran domestik perempuan dan terbatasnya keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan sosial. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran perempuan mengenai kesetaraan gender sebagai langkah awal penguatan pemberdayaan perempuan di tingkat desa. Program dilaksanakan melalui pembelajaran tatap muka berbasis prinsip andragogi dengan tiga tahap utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan diikuti oleh 39 perempuan dan dilakukan menggunakan metode ceramah interaktif, brainstorming, sharing session, dan diskusi kelompok. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test, post-test, dan behavioral checklist. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pemahaman peserta dari 58,2 pada pre-test menjadi 70,1 pada post-test dengan hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan (p < 0,001). Selain itu, hasil behavioral checklist dan refleksi peserta menunjukkan adanya perubahan sikap berupa meningkatnya keberanian menyampaikan pendapat, keterbukaan dalam diskusi, serta kesadaran terhadap pembagian peran yang lebih setara dalam keluarga dan masyarakat. Dengan demikian, program edukasi kesetaraan gender efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan kesadaran perempuan sebagai fondasi awal pemberdayaan perempuan di tingkat desa.
Sosialisasi Terapi Komplementer yang Aman untuk Pasien Kanker Melalui Edukasi Kader Desa Syiva Dwi Fatmala
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i2.1918

Abstract

Pasien kanker dan keluarganya sering beralih ke terapi komplementer tanpa memiliki pengetahuan yang memadai mengenai keamanan, manfaat, dan potensi interaksinya dengan pengobatan konvensional. Kader kesehatan masyarakat memiliki peran strategis sebagai sumber informasi yang dipercaya di wilayah pedesaan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan desa di Desa Mekarsari melalui intervensi edukasi terstruktur. Sebanyak 52 kader mengikuti kegiatan berupa ceramah, diskusi interaktif, dan pembagian leaflet edukasi. Tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner pre-test dan post-test, sedangkan kepuasan peserta dinilai melalui survei skala Likert. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan, dengan mayoritas kader berpindah dari kategori pengetahuan sedang (69,2%) menjadi tinggi (76,9%) setelah intervensi (Uji Wilcoxon, p < 0,05). Peserta juga menyatakan kepuasan tinggi terhadap kegiatan yang diberikan. Temuan ini membuktikan bahwa edukasi kesehatan terstruktur efektif dalam memperkuat kapasitas kader untuk menyampaikan informasi akurat mengenai terapi komplementer bagi pasien kanker. Diperlukan pelatihan berkelanjutan dan tindak lanjut agar dampak positif dapat terjaga dalam jangka panjang serta memperluas diseminasi informasi kesehatan berbasis bukti.
Pelatihan Pembuatan Kimchi dan Kombucha Berbahan Lokal untuk Pemberdayaan Ekonomi Siswa SMK Bina Teknologi Majalaya Khairunnisa Sy; Umi Baroroh; Nur Asni Setiani; Himalaya Wana Kelana; Mia Tria Novianti; Fauzian Giansyah R; Putri Fitrianti; Irma Mardiah
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i2.1919

Abstract

Teknologi fermentasi merupakan salah satu bentuk penerapan bioteknologi yang berperan penting dalam inovasi pangan dan kesehatan. Produk fermentasi seperti kimchi dan kombucha mengandung mikroorganisme probiotik serta senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan, imunitas, dan keseimbangan mikrobiota. Namun, pemahaman generasi muda, khususnya siswa sekolah kejuruan, terhadap konsep fermentasi dan potensinya masih terbatas. Pengenalan teknologi fermentasi menjadi penting tidak hanya untuk meningkatkan literasi sains, tetapi juga untuk membuka peluang ekonomi kreatif berbasis pemanfaatan bahan lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi, demonstrasi, dan pembelajaran langsung kepada siswa-siswi SMK Bina Teknologi Majalaya yang berjumlah 17 orang, mengenai prinsip dasar fermentasi, cara pembuatan kimchi dan kombucha, serta potensi kesehatan dan nilai ekonomi dari produk tersebut. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara interaktif dan disesuaikan dengan tingkat pemahaman peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, ditunjukkan oleh kenaikan nilai pretest–posttest sebesar 20,84% (selisih 11,77 poin). Artinya, setelah mengikuti pelatihan, pengetahuan siswa SMK terkait kimchi dan kombucha menjadi lebih baik. Selain itu, penilaian sikap, kemampuan, dan niat kewirausahaan melalui 15 indikator skala Likert 1–5 menunjukkan peningkatan pada seluruh aspek. Secara keseluruhan, program ini berhasil meningkatkan kesadaran dan pemahaman peserta mengenai pemanfaatan bahan lokal menjadi produk bernilai kesehatan dan ekonomi melalui teknologi fermentasi.
Peningkatan Pemahaman Akuntansi Siswa Melalu Media Ludo Edukasi Berbasis Gamifikasi Evi Juita Wailan'An; Sonya Enda Natasha S Pandia; Taufiq Azmi Harahap
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i2.1921

Abstract

Pemahaman siswa terhadap materi akuntansi dasar masih menjadi tantangan, terutama karena metode pembelajaran yang cenderung teoritis dan kurang interaktif. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim pengabdian kepada masyarakat mengembangkan media pembelajaran berbasis gamifikasi melalui permainan Ludo Edukasi Akuntansi di SMK Swasta Era Utama. Kegiatan diawali dengan identifikasi kebutuhan mitra yang menunjukkan perlunya metode belajar yang lebih menarik dan partisipatif. Selanjutnya, tim bersama mahasiswa merancang media permainan berupa papan ludo, kartu soal, serta materi akuntansi dasar. Permainan menggunakan tiga jenis kartu, yaitu Kartu Hadiah, Kartu Bom, dan Kartu Pertanyaan, yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa melalui aktivitas bermain. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam satu hari yang meliputi pre-test, permainan kelompok, diskusi reflektif, post-test, dan pemberian hadiah. Hasil analisis terhadap 40 siswa menunjukkan peningkatan signifikan pada hasil belajar. Nilai rata-rata pre-test sebesar 51,1 meningkat menjadi 77,0 pada post-test, dengan kenaikan rata-rata sebesar 25,9 poin. Ketuntasan belajar juga meningkat dari 25,8% menjadi 82,5%. Selain itu, siswa menunjukkan keterlibatan yang lebih aktif dan antusias selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan gamifikasi melalui Ludo Edukasi Akuntansi efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dasar akuntansi, motivasi belajar, dan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran.
Penguatan Perencanaan Karir Mahasiswa Sosiologi Melalui Modeling Alumni Berbasis Teori Bandura Siti Khalifa Nurrisvi Zauza; Wahyu Gunawan; Farah Putri Firsanty
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i2.1925

Abstract

Proses belajar merupakan tahapan penting yang harus dilalui setiap individu untuk mencapai kemampuan yang diharapkan. Pada konteks perguruan tinggi mahasiswa dituntut untuk mampu menguasai tidak hanya teori tetapi juga secara praktik. Sayangnya, mahasiswa sosiologi S1 Universitas Padjadjaran menghadapi kesenjangan antara kemampuan teoritis dan praktis akibat minimnya keterlibatan dalam pembelajaran berbasis pengalaman nyata, yang berdampak pada rendahnya kesiapan dan menimbulkan kebingungan dalam perencanaan karir. Program pemberdayaan dengan menggunakan Teori Belajar Sosial Albert Bandura dengan menghadirkan alumni sebagai figur teladan yang relevan, melalui pendekatan partisipatif dan metode sosialisasi, persentasi, tanya jawab, praktik serta demonstrasi langsung dalam kegiatan Sociology Connect yang dilaksanakan secara daring pada September 2025. Kegiatan ini berbeda dari studi sebelumnya yang cenderung menerapkan teknik modeling dalam fokus konseling, dan internalisasi karakter siswa, program Sociology Connect merancang intervensi pemberdayaan terstruktur berbasis alumni dengan latar belakang keilmuan yang sama. Sedangkan, pendekatan pemberdayaan yang digunakan adalah partisipatif, dimana mahasiswa turut dilibatkan dari perencanaan hingga evaluasi. Pada evaluasi dilakukan menggunakan one group pretest-posttest dengan instrumen kuesioner skala Likert yang dikembangkan berdasarkan indikator Teori Belajar Sosial Albert Bandura, yang mencakup tiga aspek yaitu pengenalan, pengetahuan, dan modeling, kepada 10 mahasiswa sosiologi semester akhir. Hasil menunjukan peningkatan rata-rata pada keseluruhan aspek, yaitu pengenalan (2,90 menjadi 4,20), penngetahuan (3,10 menjadi 3,90), dan modeling (2,85 menjadi 4,20). Peningkatan terbesar pada aspek modeling menandakan keberhasilan mahasiswa dalam menjadikan alumni sebagai role model dan menginternalisasikan nilai-nilai profesional untuk modal perencanaan karir.Temuan ini, menegaskan bahwa pemberdayaan berbasis modeling efektif meningkatkan kesiapan karir mahasiswa.
Penerapan Good Manufacturing Practices (GMP), Penguatan Manajemen Usaha, dan Digitalisasi Pemasaran pada Kelompok Pengolah Hasil Perikanan Sari Mina Segara di Desa Sangsit I Gede Arie Mahendra Putra; Luh Putu Wrasiati; A.A. Gde Agung Nanda Perwira; Made Dita Dewi Devani; Carolline Octovinarti Ina Kasi Langkeru; Ida Ayu Tisna Wahyuniari
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i2.1933

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada Kelompok Sari Mina Segara di Desa Sangsit, Kabupaten Buleleng, yang terdiri atas 13 pelaku UMKM pengolah hasil perikanan. Permasalahan utama mitra meliputi rendahnya penerapan standar keamanan pangan, keterbatasan fasilitas produksi higienis, lemahnya manajemen usaha, dan belum optimalnya pemasaran digital yang berdampak pada rendahnya efisiensi produksi, terbatasnya jangkauan pasar, serta rendahnya daya saing produk. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan mitra dalam menerapkan Good Manufacturing Practices (GMP), memperkuat pengelolaan usaha, dan mengembangkan pemasaran digital berbasis marketplace dan media sosial. Metode pelaksanaan dilakukan melalui observasi awal, identifikasi kebutuhan mitra, pelatihan, dan pendampingan intensif pada aspek produksi, manajemen usaha, dan digital marketing. Evaluasi program dilakukan menggunakan pretest dan posttest, observasi penerapan GMP, serta pengukuran ketercapaian indikator luaran program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 85% mitra memahami standarisasi proses produksi dan mampu menerapkan GMP, melampaui target awal sebesar 75%. Selain itu, tiga produk olahan telah memperoleh izin edar P-IRT dan 92% anggota kelompok memahami manajemen usaha serta pemasaran digital. Integrasi pelatihan GMP, penguatan manajemen usaha, dan pemasaran digital mampu meningkatkan higienitas produksi, efisiensi kerja, dan jangkauan pemasaran produk secara lebih luas. Program ini berkontribusi terhadap penguatan daya saing dan keberlanjutan usaha UMKM perikanan berbasis pangan lokal.
Optimalisasi Peran Pengurus OSIS SMP di Wilayah Kecamatan Kertapati dalam Memberikan Edukasi Undang-Undang ITE dan Kesehatan Mental dalam Mendukung SDGs 03 Meria Utama; Irsan Irsan; Mariana Mariana; Rizka Nurliyantika; M. Syahri Ramadhan; Cynthia Azhara Putri; Santriana Santriana; Biyes Nurul Atika; Raesitha Zildjianda; Titin Purnama Sella
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i2.1937

Abstract

Rendahnya literasi hukum digital dan meningkatnya risiko gangguan kesehatan mental akibat penggunaan media sosial yang tidak bijak menjadi permasalahan yang dihadapi remaja SMP di Wilayah Kecamatan Kertapati, Kota Palembang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman pengurus OSIS mengenai UU ITE dan kesehatan mental remaja serta memperkuat peran OSIS sebagai peer support group dan agen edukasi digital di sekolah. Kegiatan dilaksanakan pada bulan September hingga November 2025 terpusat di SMPIT Zain Al Muttaqin dengan melibatkan 64 pengurus OSIS dari 10 SMP di Kecamatan Kertapati. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan capacity building melalui analisis kebutuhan, penyuluhan interaktif, simulasi kasus (role play), Focus Group Discussion (FGD), pendampingan penyusunan action plan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Materi yang diberikan meliputi literasi hukum digital, cyberbullying, etika bermedia sosial, dan kesehatan mental remaja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata pre-test dari 52,0 menjadi 82,3 pada post-test dengan peningkatan sebesar 30,3 poin. Sebanyak 89% peserta berada pada kategori peningkatan tinggi. Hasil FGD menunjukkan peserta mulai memahami dampak cyberbullying terhadap kesehatan mental dan pentingnya penggunaan media sosial secara bertanggung jawab. Luaran kegiatan berupa pembentukan peer support group, kampanye anti-cyberbullying, dan penyusunan action plan OSIS berbasis literasi digital dan kesehatan mental.
Optimalisasi Media Sosial untuk Promosi Kesehatan di Puskesmas Sungai Nanam Kabupaten Solok Muhammad David Hendra; Sri Oktika Amran; Hendri Azwar; Annisa Citra Triyandra; Hanafi Saputra; Nasywa Salsabila Kamal; Ibrahim Akbar
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i2.1938

Abstract

Permasalahan penyebaran informasi kesehatan di Kabupaten Solok masih menghadapi berbagai kendala, terutama kondisi geografis yang luas serta keterbatasan pengelolaan media digital di fasilitas kesehatan. Kondisi ini menyebabkan promosi kesehatan terkait pencegahan stunting dan demam berdarah belum berjalan optimal dan belum mampu menjangkau masyarakat secara merata. Di sisi lain, perkembangan media sosial sebagai sarana komunikasi publik menuntut tenaga kesehatan memiliki kemampuan dalam memproduksi konten digital yang informatif, menarik, dan mudah dipahami masyarakat. Namun, kemampuan pengelolaan media sosial di Puskesmas Sungai Nanam masih terbatas, baik dari aspek desain visual, strategi konten, maupun produksi video edukasi kesehatan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam mengelola media sosial sebagai sarana promosi kesehatan melalui pelatihan desain grafis, strategi pembuatan konten, serta teknik kamera dan editing video. Metode yang digunakan meliputi Focus Group Discussion (FGD), pre-test, sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan, dan post-test dengan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan peserta. Pengetahuan dasar promosi kesehatan digital meningkat dari 12,5% menjadi 75%, pemahaman penggunaan platform dan segmentasi audiens meningkat dari 18,8% menjadi 75%, pengetahuan fotografi dan videografi meningkat dari 25% menjadi 75%, serta kemampuan perencanaan konten meningkat dari 6,3% menjadi 75%. Selain itu, kualitas konten media sosial puskesmas mengalami perubahan melalui tampilan visual yang lebih rapi, konsisten, dan meningkatnya engagement masyarakat. Pendampingan lanjutan juga menunjukkan bahwa peserta mampu memproduksi konten digital secara mandiri dengan kualitas yang lebih baik. Temuan ini menegaskan bahwa pendampingan berbasis praktik langsung efektif dalam memperkuat literasi digital tenaga kesehatan dan mendukung optimalisasi promosi kesehatan berbasis media sosial.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 1 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 4 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 2 (2022): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 1 (2022): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2021): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 1 (2021): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 2 (2020): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 1 (2020): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 2 (2019): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 1 (2019): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat More Issue