cover
Contact Name
Efi Nurwindayani, S. Sos., M. Th
Contact Email
-
Phone
+6285606186185
Journal Mail Official
jurnalgamaliel@gmail.com
Editorial Address
Jalan Petir 18, Jebres, Surakarta, Jawa Tengah
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Gamaliel Teologi Praktika
ISSN : 26562332     EISSN : 26562367     DOI : 10.38052
Core Subject : Religion, Education,
JURNAL TEOLOGI PRAKTIKA Merupakan jurnal yang berisi artikel, penelitian, dan review mengenai teologi praktika dalam bidang : 1. Hemerneutika 2. Homiletika 3. Misi Penginjilan 4. Kepemimpinan Kristen 5. Konseling Kristen 6. Apologetika Kristen 7. Etika Kristen 8. Pastoral 9. Manajemen Kristen 10. Pendidikan Kristen 11. Pemuridan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 70 Documents
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN AGAMA KRISTEN MELALUI MATA KULIAH PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI PERGURUAN TINGGI TERHADAP PEMAHAMAN MAHASISWA KRISTEN TENTANG GAMBAR DIRI Soleman Kawangmani; Irawan Budi Lukmono
Jurnal STT Gamaliel Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : STT Gamaliel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38052/gamaliel.v2i1.48

Abstract

 ABSTRAK-Status sebagai mahasiswa memiliki nilai, gengsi dan prestise tersendiri. Namun fakta berbicara bahwa pengaruh pengetahuan, filsafat dan nilai-nilai yang diterima seringkali mengaburkan gambar dirinya. Oleh karena itu mahasiswa Kristen perlu memiliki pemahaman gambar diri yang alkitabiah melalui pembelajaran Agama Kristen di kampus serta hidup sesuai dengan gambar dirinya di dalam Yesus Kristus.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar efektivitas pembelajaran Agama Kristen melalui mata kuliah Pendidikan Agama Kristen (PAK) terhadap pemahaman mahasiswa Kristen tentang gambar diri.  Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode Quasi eksperimen.  Sampel penelitian sama dengan populasi yaitu 51 mahasiswa Kristen yang mengambil mata kuliah PAK di lingkungan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Instrumen penelitian menggunakan Angket. Hasil penelitian uji regresi menunjukkan nilai R Square sebanyak 31,3%. Hal ini menunjukkan bahwa PAK memberikan sumbangan efektif terhadap pemahaman mahasiswa Kristen tentang gambar diri sebesar 31,3%. Kata kunci: Efektivitas, Pendidikan Agama Kristen, Pemahaman, Gambar Diri ABSTRACT-Status as a student has its own values, qualities and prestige. But the facts speak that the influence of knowledge, philosophy and accepted values often obscures his self-image. Therefore Christian students need to have an understanding of the biblical self-image through learning Christianity on campus and living according to their own image in Jesus Christ. This study aims to determine how effective the learning of Christianity through Christian Religious Education Courses (PAK) is towards Christian students' understanding of self-image. This research is quantitative with the Quasi experimental method. The research sample is the same as the population of 51 students who take PAK Courses in the University of Sebelas Maret Surakarta. Research instruments using a questionnaire. The results of the regression test showed the value of R Square was 31.3%. This shows that PAK contributed effectively to the understanding of Christian students about self-image of 31.3%.  Keywords: Effectiveness,  Christian Religious Education, Understanding, Self-Image
PENGARUH PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM PENINGKATKAN PEMAHAMAN MAHASISWA KRISTEN TENTANG KRISTOLOGI ALKITABIAH Yuliati Yuliati; Stanley Santoso
Jurnal STT Gamaliel Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : STT Gamaliel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38052/gamaliel.v2i1.49

Abstract

Mahasiswa Kristen sering memprioritaskan mata kuliah lain yang sesuai dengan program studinya dibandingkan dengan Pendidikan Agama Kristen (PAK) yang merupakan mata kuliah umum. Kebijakan Kampus Merdeka berpotensi membuat mahasiswa Kristen tidak lagi memilih mata kuliah PAK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh PAK terhadap pemahaman mahasiswa Kristen semester satu Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Uniersitas Sebelas Maret Surakarta tentang Kristologi Alkitabiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Quasi Eksperimen. Populasi yaitu mahasiswa Kristen angkatan 2019 yang mengambil Mata Kuliah PAK di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) sebanyak 30 mahasiswa.  Kesimpulan dari penelitian ini adalah pertama, PAK berpengaruh meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang Kristologi alkitabiah sebesar 47,9%.  Kedua, Pembelajaran PAK memerlukan metode pengajaran yang beragam dan intensitas pengulangan materi yang tinggi. 
STRATEGI MISI PEDESAAN YANG RELEVAN DAN ALKITABIAH DI KABUPATEN TOBA SAMOSIR Grecetinovitria Merliana Butar-butar
Jurnal STT Gamaliel Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : STT Gamaliel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38052/gamaliel.v2i1.47

Abstract

ABSTRAK- Masyarakat desa merupakan bagian integral dari Republik Indonesia. Masyrakat desa memiliki berbagai keunikan dari kehidupannnya. Misi merupakan bagian panggilan orang percaya untuk mengenalkan karya penyelamatan Allah bagi dunia. Berdasarkan kepentingan tersebut maka perlu adanya kajian misi bagi konteks pedesaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan strategi misi pedesaan yang relevan dan alkitabiah berdasarkan studi kasus Kabupaten Toba Samosir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian sosial yang bersifat deskriptif. Hasil dari penelitian ini  menghasilkan bentuk strategi misi bagi masyarakat di Kabupaten Toba Samosir. Strategi tersebut di deskripsikan dalam berbagai bidang diantaranya adalah: Misi Lewat Ekonomi, Misi Lewat Kebudayaan, Misi Lewat Sosial, dan Misi Lewat Pendidikan. Kata Kunci: Misi, Kristen,Desa, Toba Samosir ABSTRAK-Village communities are an integral part of the Republic of Indonesia. Village communities have a variety of uniqueness of their lives. The mission is part calling believers to introduce the saving work of God for the world. Based on these interests it is necessary to have a mission study in the rural context. The purpose of this research is to find a mission of rural strategy that is relevant and biblical based on the Toba Samosir District case study. This study uses a qualitative approach to the type of descriptive social research. The results of this study produce a form of mission strategy for the community in Toba Samosir Regency. The strategy is described in various points including: Mission Through Economy, Mission Through Culture, Mission Through Social, Mission Through Education Keyword: Mission, Christian, Village, Toba Samosir
THE SOCIAL MEDIA PHENOMENON OF SATIRE ACCOUNT @GEREJAPALSU IN THE MOVEMENT OF HOLISTIC PNEUMATOLOGY IN MISSION Daniel Fajar Panuntun
Jurnal STT Gamaliel Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : STT Gamaliel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38052/gamaliel.v2i1.42

Abstract

ABSTRAKGlobalisasi membawa kelaziman-kelaziman yang pada akhirnya diikuti di seluruh dunia. Kelaziman-kelaziman tersebut salah satunya adalah pada gaya hidup manusia. Gaya hidup manusia untuk hidup dalam kemewahan merupakan suatu gaya hidup yang sangat diminati oleh orang-orang pada di era globalisasi ini. Gaya hidup yang demikian merupakan gaya hidup konsumen kelas atas. Dampak dari hal tersebut menjadiaka setiap orang berlomba-lomba untuk terus hidup dalam kemewahan dengan pola hidup konsumtif dan hedon karena setiap orang ingin mendapatkan pengakuan bahwa dirinya adalah  konsumen kelas atas. Gaya hidup yang demikian juga berdampak pada Gereja-gereja Tuhan pada masa kini. Gereja-gereja seakan-akan menekankan  memiliki fokus mengejar kemewahan terlihat dari tema-tema khotbah yang didominasi oleh khotbah-khotbah berkat. Akun satire instagram @gerejapalsu menyikapi penyimpangan-penyimpangan tersebut dengan memberikan kritik dengan gaya bahasa satire melaui postingan-postingan melalui akun instagram. Pembaharuan yang dilakukan oleh akun satire @gerejapalsu memberikan polemic tersendiri. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini akan mencoba mengungkapkan pergerakan @gerejapalsu dan keterkaitannya dengan pergerakan pneumatology holistik. Tujuan dari penelitian ini mengungkapkan keterkaitan dari fenomena akun satire @gerejapalsu dengan pergerakan pneumatologi holistik.                Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian dekriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan studi literature dan observasi non partisipan. Proses pengumpulan data dilakukan dengan: pertama, mengumpulkan data literature mengenai pnemuatologi holistik, kedua mengumpulkan data literature dan observasi non partisipan dari akun satire @gerejapalsu. Hasil dari penelitian ini menhasilkan keterkaitan antara pneumatologi holistik dan pergerakan akun satire @gerejapalsu. Penelitian ini menggambarkan keterkaitan tersebut dengan tiga keterkaitan yaitu: Pertama, Keduanya memiliki kesamaan dengan motivasi untuk terus-menerus memperbaharui Gereja Tuhan dari praktik-praktik yang menyimpang. Kedua, Keduanya memiliki kesamaan untuk terus-menerus menjaga umat Tuhan dalam panggilan Misi dan menghindarkan mereka dari doktrin-doktrin yang tidak tepat. Ketiga, Keduanya memiliki kesamaan yaitu sama-sama dimarginalisasi oleh gereja-gereja mapan sebelumnya. Kata kunci: Pneumatologi, Holistik, Satire, Instagram, @gerejapalsu ABSTRACTGlobalization brings the norms which are eventually followed throughout the world. One of these practices is the human lifestyle. The human lifestyle to live in luxury is a lifestyle that is in high demand by people in this era of globalization. Such a lifestyle is the lifestyle of upper-class consumers. it gives an impact that everyone is competing to continue to live in luxury with a consumptive and hedon lifestyle because everyone wants to get the recognition that they are a high-class consumer. This lifestyle also affects the Churches of God today. The churches seem to emphasize having a focus on the pursuit of luxury seen from the themes of the sermon which are dominated by sermons of blessing. The satire Instagram account @gerejapalsu for counteracting these irregularities by giving criticism in the style of satire through posts via Instagram accounts. The satire Instagram account @gerejapalsu  counteracting these irregularities by giving criticism in the style of satire through posts via Instagram accounts. Updates made by the account satire @gerejapalsu provide a polemic. Based on that, this research will try to reveal the movement of @gerejapalsu and its relation to the holistic pneumatology movement. This study aims to reveal the link between the phenomenon of satire @gerejapalsu and the holistic pneumatology movement.This study uses a qualitative approach to the type of descriptive research. Data collection was carried out by literature study and non-participant observation. The data collection process is done by first, collecting literature data on holistic pneumatology, secondly collecting literature data and non-participant observation from the satire account @gerejapalsu. The results of this study are the links between holistic pneumatology and the movement of the satire account @gerejapalsu. This study illustrates that connection with three linkages: First, Both have in common with the motivation to constantly renew the Church of God of deviant practices. Second, Both have the same in continually guarding God's people in the call of Mission and avoiding them from inappropriate doctrines. Third, both have in common that they are equally marginalized by the previously established churches. Keywords: Pneumatology, Holistic, Satire, Instagram, @gerejapalsu
TINJAUAN TEOLOGIS MENGENAI PEMAHAMAN UMAT TERHADAP INKULTURASI DAN DAMPAKNYA: STUDI KASUS GEREJA KATOLIK GANJURAN Petrus Antonius Usmanij; Ganesha Muharram Akbar
Jurnal STT Gamaliel Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : STT Gamaliel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38052/gamaliel.v2i1.44

Abstract

Tulisan ini membahas tentang pemahaman umat terhadap inkulturasi di Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran yang bertujuan untuk memaparkan pemahaman, pandangan serta tanggapan umat terhadap inkulturasi di Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran Jawa Tengah. Penelitian dilakukan untuk mengukur bagaimana umat memandang inkulturasi dan tanggapan umat terhadap inkulturasi di Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran. Penelitian ini diharapkan agar dapat digunakan oleh Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran untuk melihat bagaimana umat memandang dan menanggapi inkulturasi di Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran. Data diperoleh melalui survei langsung ke lokasi penelitian dan menggunakan teknik wawancara dengan umat di Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus di Ganjuran. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa umat telah memahami inkulturasi sebagai penyesuaian dan pengakaran Injil ke dalam suatu budaya setempat serta menanggapi secara positif inkulturasi di Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran yang telah umat menghayati pesan Injil serta berdampak bagi kehidupan umat. 
MENANGKAL KRITIKUS ALKITAB BAHWA MANUSIA BUKAN CIPTAAN TUHAN YANG SEMPURNA DAN TIDAK LEBIH BAIK DARI BINATANG Hery Harjanto; Hery Fitriyanto
Jurnal STT Gamaliel Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Gamaliel Vol. 3 No. 1 Maret 2021
Publisher : STT Gamaliel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38052/gamaliel.v3i1.66

Abstract

ABSTRAK – Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah menghasilkan pemikir-pemikir yang kritis dalam berbagai bidang, termasuk kritik terhadap Alkitab.  Para kritikus mengatakan yaitu bahwa manusia bukan ciptaan Allah yang sempurna dan tidak lebih baik dari binatang. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan jawaban alkitabiah terhadap isu ini dan menunjukan ketaksalahan Alkitab.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode hermeneutika dan studi literatur. Adapun hasil dari penelitian adalah bahwa manusia adalah ciptaan Allah, diciptakan segambar dan serupa Allah dan sempurna adanya. Manusia menjadi jahat bahkan kejahatannya melebihi binatang terjadi setelah manusia yang sempurna itu jatuh ke dalam dosa. Kata kunci : Allah, Penciptaan Manusia, Sempurna, Ketaksalahan Alkitab ABSTRACT – Science and tecnology advancement produce some philosophers that criticize all things, including the Bible. Those philosophers said that human beings are not the creation of God that is perfect and better than animal. This article aims to give a biblical answer to this issue dan prove inerransy of The Bible. This reseach use qualitative descriptive approach with hermeneutic and literature study method. This research found that human beings are the creation of God that is created in the image and likeness of God and perfect. Human beings become evil more than animal after fell into sin. Keyword: God,  The Creation Of Human Being, Perfect, Inerrancy of The Bible
KAJIAN SINGKAT ATAS “TAHBISAN” DALAM DIRI FEBE YANG TERDAPAT DALAM ROMA 16:1-2 William Christopher Hariandja
Jurnal STT Gamaliel Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Gamaliel Vol. 2 No. 2 September 2020
Publisher : STT Gamaliel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38052/gamaliel.v2i2.50

Abstract

ABSTRAK - Salah satu masalah utama yang dihadapi Gereja adalah bagaimana peran wanita dalam kepemimpinan Gereja dipahami. Ada dua pandangan utama mengenai hal ini, yakni: 1) wanita dapat membantu dan melayani Gereja, tetapi tidak memenuhi syarat untuk mengambil jabatan Gerejawi dan menerima tahbisan, serta 2) wanita dapat membantu dan melayani Gereja karena memenuhi syarat untuk menduduki jabatan Gerejawi dan menerima tahbisan. Pandangan ini telah menjadi perdebatan dalam perjalanan Gereja sepanjang zaman. Ada perdebatan apakah teks-teks Rasul Paulus menyetujui atau menentang pandangan tentang diakon wanita. Harus diakui bahwa fungsi jabatan diakon adalah fenomena historis dalam kehidupan Gereja. Namun, kalau jabatan itu juga ternyata pernah dipegang oleh beberapa wanita, maka Gereja ‘tidak seharusnya’ melarang tahbisan diakon bagi wanita. Tentu, tidak mungkin semua tokoh wanita yang pernah terlibat dalam pelayanan Rasul Paulus akan saya bahas. Dalam artikel ini, saya hanya akan membahas mengenai Febe. Mengapa harus tokoh Febe yang dipilih? Karena Febe dengan jelas disebut oleh Rasul Paulus sebagai “pelayan jemaat di Kengkrea”, sebuah definisi bagi arti diakon itu sendiri. ABSTRACT - One of the main problems that facing by the Church is how the role of women in Church leadership is understood. There are two main views on this matter, namely: 1) women can help and serve the Church, but do not qualify for taking ecclesiastical positions and cannot be ordained, and 2) women can help and serve the Church with the ordination position because they are eligible to occupy ecclesiastical positions. This view has been a debate in the course of the Church throughout the ages. There is debate as to whether Paul's texts agree or oppose the view of female deacons. It must be recognized that the function of the office of deacon is a historical phenomenon in the life of the Church. However, if that position also turns out to have been held by several women, then the Church "should not" prohibit the ordination of deacons for women. Of course, it is unlikely that all the women who have been involved in Paul's ministry will be discussed. In this artikel, I will only discuss about Phoebe. Why should Phoebe be chosen? Because Phoebe is clearly referred to by Paul as "servant of the church at Cenchreae", a definition for the meaning of the deacon itself. 
PEMURIDAN ALKITABIAH MENURUT INJIL YOHANES UNTUK ANAK USIA DINI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Yuliati Yuliati
Jurnal STT Gamaliel Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Gamaliel Vol. 3 No. 1 Maret 2021
Publisher : STT Gamaliel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38052/gamaliel.v3i1.63

Abstract

ABSTRAK – Anak usia dini harus membiasakan diri dengan kemajuan teknologi informasi di era Industri 4.0. Namun kemajuan teknologi informasi ini memiliki dampak negatif bagi anak usia dini. Pendampingan orang tua diusulkan untuk menangkal dampak negatif kemajuan teknologi. Bahkan pendampingan orang tua dapat dimanfaatkan untuk mempersiapkan kerohanian anak dalam menghadapi tantangan era Industri 4.0 melalui pemuridan. Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan pemuridan menurut Injil Yohanes dalam pemuridan anak usia dini di era Industri 4.0. Penelitian ini adalah penelitian terapan dengan pendekatan kualitatif dan paradigma fenomenologi teologia. Penelitian ini menemukan Model Pemuridan Keluarga Yohanes 4.0 yang akan membantu orang tua untuk mendidik anak usia dini menjadi seorang murid Kristus. Kata Kunci: Anak Usia Dini, Pemuridan, Keluarga, Yohanes, Era Industri 4.0 ABSTRACT – Chidren in early childhood must adjust themseft about advance in information technology in Industrial 4.0 era. However this advance in information technology has negative impact to children. Parental accompaniment is proposed to prevent negative impact of technology advance. Even parental accompaniment can be use to prepare the spirituality of the child to face the challenge from Industrial 4.0 era. This research aims to apply discipleship according to The Gospel of John on early childhood discipleship in Industrial 4.0 era. This reseach is an applied reaseach that use qualitative approach and fenomenology theology paradigm. This research produce Family John 4.0 discipleship model that will help parent to educate children in early childhood become disciple of Christ. Keyword: Chidren in early childhood, Discipleship, Family, John, Industrial 4.0 
KEPEMIMPINAN KONTINGENSI ALKITABIAH BAGI PENYELENGARA NEGARA KRISTEN DALAM PELAYANAN PUBLIK Jaka Maryanto; Kezia Yemima
Jurnal STT Gamaliel Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Gamaliel Vol. 2 No. 2 September 2020
Publisher : STT Gamaliel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38052/gamaliel.v2i2.54

Abstract

ABSTRAK - Pelayanan publik di Indonesia memiliki masalah dalam pelaksanaannya karena karakteristik masyarakat yang variatif dan kelemahan pelaksana. Solusi untuk permasalahan ini adalah PNS Kristen harus menerapkan model kepemimpinan alkitabiah. Salah satu model kepemimpinan alkitabiah adalah model kepemimpinan Nehemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan model kepemimpinan Nehemia dalam pelayanan publik yang dilakukan oleh PNS Kristen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode grounded theory. Penelitian ini menghasilkan model kepemimpinan SMART 2 SMART. Model kepemimpinan SMART 2 SMART merupakan aplikasi model kepemimpinan Nehemia dalam konteks pelayanan publik di Indonesia. ABSTRACT – Public service in Indonesia had a problem in its implementation because difference need in community and the weakness of the executive. The solution of this problem is christian government employees must apply the biblical leadership model. One of the biblical leadership models is the Nehemiah leadership model. This research aims to apply the Nehemiah leadership model in public service done by christian government employees. This research uses a qualitative approach with the grounded theory method.  This research produces the SMART 2 SMART leadership model. SMART 2 SMART  leadership model is Nehemiah leadership model that be applied in Indonesia public service context
PERAN ORANG TUA DALAM MEWARISKAN IMAN BAGI PEMBINAAN ROHANI ANAK REMAJA MENURUT 2 TIMOTIUS 1:5 DALAM ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Yosua Sibarani
Jurnal STT Gamaliel Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Gamaliel Vol. 3 No. 1 Maret 2021
Publisher : STT Gamaliel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38052/gamaliel.v3i1.61

Abstract

ABSTRAK - Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam era revolusi industri 4.0 turut menyeret kehidupan anak remaja ke dalam berbagai penyalahgunaan dan penyimpangan. Ada banyak kenakalan remaja yang terjadi di dalam masyarakat seperti pergaulan bebas, merokok, tawuran, minuman keras dan obat-obat terlarang, bahkan seks di luar nikah. Hal tersebut dapat disebabkan kurangnya peran orang tua dalam mewariskan nilai-nilai kerohanian kepada anak remaja. Dengan demikian, tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan peran orang tua dalam mewariskan iman kepada anak remaja berdasarkan 2 Timotius 1:5. Penulis membatasi penelitian ini pada pembinaan rohani anak remaja. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka penulis menerapkan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur. Dalam hal ini, penulis juga menganalisis teks 2 Timotius 1:5 melalui prinsip hermeneutik Perjanjian Baru untuk mendapatkan peran orang tua dalam mewariskan iman bagi pembinaan rohani anak remaja. Sebagai hasil dari penelitian ini, peran orang tua dalam mewariskan iman kepada anak remaja adalah sebagai pendidik (edukator), sebagai pembimbing (mentor), dan sebagai pendorong (motivator). Kata Kunci: Warisan Iman; Anak Remaja; Pembinaan Rohani; 2 Timotius 1:5 ABSTRACT – The advancement of science and technology in the industrial revolution era 4.0 also dragged the lives of teenagers into various abuses and deviations. There are many juvenile delinquencies that occur in society such as promiscuity, smoking, brawl, alcohol and drugs, and even sex outside of marriage. This can be due to the lack of the role of parents in passing on spiritual values to adolescents. Thus, the purpose of this study is to explain the role of parents in passing on faith to adolescents based on 2 Timothy 1: 5. The author limits this research to the spiritual formation of adolescents. To achieve these objectives, the authors apply descriptive qualitative research methods with a literature study approach. In this case, the author also analyzes the text of 2 Timothy 1:5 through the New Testament hermeneutic principles to get the role of parents in passing on faith for the spiritual formation of adolescents. As a result of this study, the role of parents in passing on faith to adolescents is as educators, as mentors, and as motivators. Keywords: Faith Heritage; Teenager; Spiritual Formation; 2 Timothy 1: 5