cover
Contact Name
Efi Nurwindayani, S. Sos., M. Th
Contact Email
-
Phone
+6285606186185
Journal Mail Official
jurnalgamaliel@gmail.com
Editorial Address
Jalan Petir 18, Jebres, Surakarta, Jawa Tengah
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Gamaliel Teologi Praktika
ISSN : 26562332     EISSN : 26562367     DOI : 10.38052
Core Subject : Religion, Education,
JURNAL TEOLOGI PRAKTIKA Merupakan jurnal yang berisi artikel, penelitian, dan review mengenai teologi praktika dalam bidang : 1. Hemerneutika 2. Homiletika 3. Misi Penginjilan 4. Kepemimpinan Kristen 5. Konseling Kristen 6. Apologetika Kristen 7. Etika Kristen 8. Pastoral 9. Manajemen Kristen 10. Pendidikan Kristen 11. Pemuridan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 70 Documents
TANTANGAN: MENGHADAPI MASALAH GEN ALFA KRISTEN DI ERA DIGITAL Pasaribu, Ferdinan
Jurnal STT Gamaliel Vol 7, No 1 (2025): Jurnal Gamaliel Vol. 7 No. 1 Maret 2025
Publisher : STT Gamaliel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38052/gamaliel.v7i1.305

Abstract

Gen Alfa yang lahir antara tahun 2010 hingga 2025, berkembang dalam konteks yang kaya akan teknologi dan informasi. Artikel ini mengkaji berbagai tantangan yang dihadapi oleh Gen Alfa Kristen, termasuk masalah identitas, dampak media sosial, serta pergeseran dalam nilai-nilai spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dengan pendekatan yang relevan terhadap kehidupan dan tantangan yang dihadapi oleh Gen Alfa, gereja dan lembaga pendidikan harus berperan sebagai wadah yang nyata untuk mendukung kehidupan spiritual dan pembentukan karakter anak, dengan memanfaatkan media digital dan sosial. Gen Alfa Kristen menghadapi tantangan digital, seperti identitas dan media sosial. Gereja dan lembaga pendidikan harus mengadopsi pendekatan adaptif untuk mendukung perkembangan spiritual anak. Keterlibatan di dunia digital penting untuk membangun fondasi iman.
BIBLE INNERANCY FOR GEN ALFA: BIBLE IS NOT TOO FAR ECHO (Inneransi Alkitab untuk Gen Alfa: Alkitab Bukanlah Gaung yang Jauh) Stefani, Sarah; Pakpahan, Gernaida; Wartono, Yosia
Jurnal STT Gamaliel Vol 7, No 1 (2025): Jurnal Gamaliel Vol. 7 No. 1 Maret 2025
Publisher : STT Gamaliel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38052/gamaliel.v7i1.339

Abstract

Menurut penelitian Bible Society, 60% anak Gen Alfa usia 6-12 tahun tidak pernah membaca, mendengar, atau melihat kisah tentang penciptaan ataupun Tuhan dan mukjizat-Nya. Ada 45% orang tua tidak pernah membacakan Firman Tuhan kepada anak-anak mereka, meskipun 86% orang tua pernah mendengar kisah-kisah Alkitab semasa kecil. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghadirkan inneransi Alkitab bagi anak-anak dalam kemampuan berpikir operasional konkret usia 6-12 tahun. Pendekatan yang digunakan ialah penelitian kualitatif deskriptif dan metode hermeneutika kontekstual, serta literatur terkait. Hasil dari penelitian ini ialah konsep inneransi bagi anak dan cara penyampaiannya. Kini, Alkitab bukan lagi sekadar gaung yang jauh, melainkan realitas konkret dan benar dalam kehidupan mereka. According to research by the Bible Society, 60% of Generation Alpha children aged 6-12 have never read, heard, or seen stories about creation, God, or His miracles. Additionally, 45% of parents have never read God's Word to their children, even though 86% of them had heard Bible stories during their own childhood. The purpose of this study is to present the inerrancy of the Bible to children in the concrete operational thinking stage (ages 6-12). The research method used is descriptive qualitative research and contextual hermeneutics, along with relevant literature. The findings of this study include the concept of inerrancy for children and methods for effectively conveying it. Now, the Bible is no longer a distant echo but a concrete and true reality in their lives.
IMPLEMENTASI PRINSIP PENGGEMBALAAN MENURUT SURAT 1 PETRUS 5 :1-4 DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBIMBING REMAJA GENERASI Z Kawangmani, Soleman; Yemima, Kezia; Fitriyanto, Hery
Jurnal STT Gamaliel Vol 7, No 1 (2025): Jurnal Gamaliel Vol. 7 No. 1 Maret 2025
Publisher : STT Gamaliel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38052/gamaliel.v7i1.337

Abstract

Penggembalaan remaja generasi Z oleh gereja merupakan suatu panggilan yang mulia karena remaja adalah masa depan gereja. Namun dalam pelaksanaannya terkadang gereja tidak memperhatikan kualitas pembimbing dan karakteristik generasi Z yang jauh berbeda dengan generasi sebelumnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pemahaman dan penerapan prinsip-prinsip penggembalaan menurut surat 1 Petrus 5:1-4 dalam meningkatkan kualitas pembimbing remaja generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode metode eksegesa teks, studi literatur dan wawancara. Hasil penelitian yaitu ada kekeliruan pemahaman pembimbing remaja tentang tentang prinsip ‘jangan dengan paksa’. Sedangkan dalam penerapannya pembimbing masih mengalami hambatan karena kurangnya pemahaman tentang karakteristik remaja generasi Z. Perlu upaya peningkatan kualitas pembimbing dengan melakukan ‘4C for Gen-Z’ yaitu Character Building, Capacity Building, Community Based, Creativity Based’. Upaya ini sangat tepat untuk diterapkan oleh pembimbing remaja generasi Z di manapun berada. The shepherding of generation Z teenagers by the church is a noble calling because teenagers are the future of the church. However, in its implementation, sometimes the church does not pay attention to the quality of mentors and the characteristics of generation Z which are very different from the previous generation. The purpose of this study is to explain the understanding and application of the principles of shepherding according to 1 Peter 5: 1-4 in improving the quality of mentors of generation Z teenagers. This study uses a descriptive qualitative approach with text exegesis methods, literature studies and interviews. The results of the study are that there is a misunderstanding of the teenager mentors about the principle of 'do not force'. While in its application, mentors still experience obstacles due to a lack of understanding of the characteristics of generation Z teenagers. Efforts are needed to improve the quality of mentors by carrying out '4C for Gen-Z', namely Character building, Capacity building, Community based, Creativity based'. This effort is very appropriate to be applied by mentors of generation Z teenagers wherever they are.
TRANSFORMASI MORAL ANAK MUDA DENGAN PENDEKATAN KONSELING MODERN JAY E. ADAMS Herman, Samuel; Trifosa, Florence
Jurnal STT Gamaliel Vol 7, No 1 (2025): Jurnal Gamaliel Vol. 7 No. 1 Maret 2025
Publisher : STT Gamaliel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38052/gamaliel.v7i1.238

Abstract

Penelitian ini membahas tentang krisis moral yang dihadapi oleh anak muda dan peran penting gereja dalam menghadapinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendekatan konseling yang diusulkan oleh Jay E. Adams dalam membentuk karakter dan moralitas yang kuat pada generasi muda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui analisis literatur dan penelusuran informasi melalui internet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis moral pada anak muda sering kali disebabkan oleh longgarnya pegangan agama dan pengaruh budaya materialistik serta hedonistik. Gereja memiliki peran yang signifikan dalam menghadapi tantangan ini dengan menerapkan pendekatan konseling yang sesuai. Tahap-tahap pendekatan konseling oleh Jay E. Adams, yaitu mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki, dan melatih kebenaran secara disiplin, membantu membentuk karakter dan moralitas anak muda.
KOMPETENSI DAN STRATEGI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BAGI GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA Rakim, Ristan; Liud, Yahya Herman; Nendissa, Julio Eleazer; Langi, Elsjani Adeline; Tonapa, Damaris
Jurnal STT Gamaliel Vol 7, No 1 (2025): Jurnal Gamaliel Vol. 7 No. 1 Maret 2025
Publisher : STT Gamaliel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38052/gamaliel.v7i1.286

Abstract

Kualitas seorang guru dapat dilihat ketika ia mengajar siswa secara efektif dan memberikan kesempatan lebih untuk aktif dalam pelajaran. Tulisan ini bertujuan menganalisis dampak penggunaan model pembelajaran blended learning yang meningkatkan kinerja profesional dosen. Penelitian ini memakai metode kualitatif bercirikan pendekatan deskriptif dan wawancara digunakan dalam mengumpulkan data. Temuan yang penulis dapatkan di lapangan ialah guru-guru di SMP Kristen Permata Hati Manado tidak mengajar secara kreatif, sehingga kurang memberi kontribusi positif bagi siswa. Siswa tidak bersemangat belajar, karena kurang memiliki integritas dan kreativitas dalam mengajar. Hasil penelitian ini adalah pembelajaran yang bersifat kontekstual perlu dilakukan untuk menarik minat siswa, sehingga bisa meraih prestasi belajar terlebih khusus pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen. Penting bagi guru untuk menjiwai pembelajaran Pendidikan Agama Kristen berbasis kontekstual dan kompetensi, serta memiliki strategi yang cocok dalam menididk siswa.
FAITH IN ACTION : RELEVANSI YAKOBUS 2:14-26 BAGI GENERASI ALFA DI ERA SCROLL AND SKIP Yemima, Kezia; Kartini, Raden Roro Aprilia Putri
Jurnal STT Gamaliel Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Gamaliel Vol. 7 No. 2 September 2025
Publisher : STT Gamaliel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38052/gamaliel.v7i2.395

Abstract

Generasi Alfa, yang hidup dalam era digital scroll and skip, menghadapi tantangan dalam memelihara iman Kristen secara konkrit, sehingga penelitian ini bertujuan menjelaskan relevansi iman dalam tindakan menurut Yakobus 2:14-26 bagi generasi Alfa di era scroll and skip melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode eksegesis teks dan studi literatur. ditemukan hal yang menarik: di satu sisi, Generasi Alfa menghadapi tantangan serius seperti gangguan digital, di sisi lain, mereka justru memiliki potensi besar menjadi agen iman digital ketika (1) pengajaran Firman Tuhan diintegrasikan dengan platform digital, (2) keteladanan hidup nyata ditunjukkan di era digital (3) nilai-nilai Kristen diaktualisasikan dalam aktivitas digital sehari-hari. Temuan ini tidak hanya menegaskan kebenaran abadi Yakobus 2:14-26, tetapi juga menjadi pedoman praktis bagi gereja dan pendidik untuk membentuk karakter kristiani Generasi Alfa yang tetap relevan di era digital.
DISIPLIN DALAM GEREJA LUTHERAN DAN IMPLIKASINYA DI JEMAAT BNKP HILIMBARUZO RESORT I Harefa, Miseria; Hulu, Elvilina; Souisa, David Leonardo Richard
Jurnal STT Gamaliel Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Gamaliel Vol. 7 No. 2 September 2025
Publisher : STT Gamaliel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38052/gamaliel.v7i2.318

Abstract

Disiplin gereja merujuk pada serangkaian aturan yang diterapkan di gereja untuk menanggapi individu yang melanggar firman Tuhan dan peraturan yang berlaku Ini merupakan ciri khas gereja Lutheran, yang dijelaskan oleh Martin Luther melalui konsep ekskomunikasi, termasuk larangan mengikuti sakramen. Proses disiplin dimulai dengan teguran, yang bisa berlanjut hingga pengucilan. Namun, tujuan disiplin bukan untuk menghukum, melainkan untuk mendorong pertobatan, dengan penggembalaan selama enam bulan bagi yang dikenakan disiplin. Mereka tidak diperbolehkan mengikuti sakramen baptisan dan perjamuan kudus. Gereja BNKP juga memiliki Tertib Penggembalaan sebagai aturan disiplin, meskipun terdapat pro dan kontra dalam pelaksanaannya, yang memerlukan peran pelayan gereja untuk memberi pemahaman yang benar kepada jemaat.
SPIRITUALITAS KEUGAHARIAN DAN DEFORESTASI : AMSAL AGUR BIN YAKE SEBAGAI NARASI KRITIK TERHADAP PRAKTIK EKSPLOITASI HUTAN Sucipto, Jimmy; Ma'dika, Markus; Denasita, Juliana Cancer; Kondolele, Ro'son; Tesalonika, Tesalonika
Jurnal STT Gamaliel Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Gamaliel Vol. 7 No. 2 September 2025
Publisher : STT Gamaliel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38052/gamaliel.v7i2.338

Abstract

Praktik eksploitasi atau deforestasi yang berlebihan menjadi masalah utama dalam penelitian ini, dan tawaran terbaiknya adalah dengan spiritualitas keugaharian. Maka penulis menawarkan sebuah penelitian yang akan memberikan penjelasan tentang spirit keugaharian dari Agur bin Yake sebagai tanggapan dan kritik bahkan tawaran penanganan praktik ketidakadilan ekologis yakni eksploitasi hutan atau deforestasi. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Dari penelitian ini ditemukan bahwa Agur bin Yake memberikan tawaran yang sangat penting tentang kesadaran keugaharian terhadap fokus masalah yakni pertimbangan akibat dan kesadaran akan keterbatasan kuantitas. Kata cukup dan kesederhanaan bersifat relatif, sehingga diperlukan pertimbangan akibat terhadap perkembangan dan perbuatan, dan kesadaran akan terbatasnya kuantitas, guna memberikan langkah praktis dari teologi keugaharian terhadap setiap aspek ekologis. Pertimbangan teologi dan etis menjadi bagian penting yang ditekankan Agur bin Yake.
KALOSARA DAN TEOLOGI PERDAMAIAN: PILAR KULTURAL-SPIRITUAL MENUJU INDONESIA EMAS 2045 Zalukhu, Amirrudin; Haug, Richard Gabriel
Jurnal STT Gamaliel Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Gamaliel Vol. 7 No. 2 September 2025
Publisher : STT Gamaliel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38052/gamaliel.v7i2.352

Abstract

Indonesia sebagai negara multikultural menghadapi tantangan besar dalam menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman. Kalosara, sebagai simbol adat masyarakat Tolaki, memiliki nilai-nilai fundamental seperti musyawarah, keadilan, dan keseimbangan yang berperan dalam menjaga harmoni sosial. Nilai-nilai ini selaras dengan konsep teologi perdamaian yang menekankan rekonsiliasi, kasih, dan keadilan dalam membangun masyarakat yang inklusif dan harmonis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi Kalosara dan teologi perdamaian dalam memperkuat kesatuan bangsa guna menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045. Melalui pendekatan kualitatif dengan analisis literatur, penelitian ini menunjukkan bahwa pengintegrasian nilai-nilai Kalosara dan teologi perdamaian dapat menjadi strategi efektif dalam membangun harmoni sosial. Implementasi prinsip musyawarah mufakat, toleransi, serta penghormatan terhadap keberagaman dapat mencegah konflik dan menciptakan tatanan sosial yang adil. Dengan demikian, pemanfaatan kearifan lokal dan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan berbangsa berpotensi memperkuat persatuan dan membangun masa depan Indonesia yang damai dan sejahtera.
PARADIGMA NABI YEHEZKIEL TERHADAP SOCIAL INEQUALITY LEADERSHIP DALAM KONTEKS GEREJA DI INDONESIA Lukmono, Irawan Budi; Praditya, Yeremia Luckyano
Jurnal STT Gamaliel Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Gamaliel Vol. 7 No. 2 September 2025
Publisher : STT Gamaliel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38052/gamaliel.v7i2.396

Abstract

Kepemimpinan gereja kontemporer sering kali dihadapkan pada tantangan eksploitasi, otoritarianisme, dan ketidakpedulian terhadap kaum lemah, yang mencerminkan kegagalan serupa dengan kritik Yehezkiel terhadap pemimpin Israel. Penelitian ini bertujuan menjelaskan paradigma dan mengeksplorasi prinsip teologis kepemimpinan yang peka sosial dalam Yehezkiel 34 sebagai solusi transformatif bagi gereja masa kini. Penelitian kualitatif ini menggunakan analisis eksegesis historis-gramatikal terhadap teks Yehezkiel 34, studi teologi sistematis Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, serta analisis kontekstual terhadap kasus kepemimpinan gereja masa kini. Data dikumpulkan dari sumber primer: Alkitab, komentar teks dan sekunder (literatur teologis). Hasil penelitian ini memberikan kerangka teoritis dan praktis untuk membangun kepemimpinan gereja peka sosial yang berintegritas, bertanggung jawab, dan adil.