cover
Contact Name
Andi Mushawwir
Contact Email
mushawwir@unpad.ac.id
Phone
+6281211211811
Journal Mail Official
jnttip.unpad@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan
ISSN : -     EISSN : 27157636     DOI : https://doi.org/10.24198/jnttip
Jurnal NTTIP merupakan jurnal ilmiah, mempublikasikan hasil-hasil penelitian dan riview berkaitan dengan ilmu nutrisi ternak tropis dan teknologi pakan. Meliputi seluruh aspek kimia, biokimia dan fisiologi sebagai dampak pemberian pakan, bioteknologi pakan dan hijauan bahan pakan, serta teknologi manufaktur pengolahan pakan, dalam lingkup kajian di daerah tropis.
Articles 133 Documents
PENGARUH PEMBERIAN FERMENTASI TEPUNG DAUN APU-APU (Pistia stratiotes) terhadap PERFORMA BURUNG PUYUH BETINA Silitonga, Lisnawaty; Yuanita, Iis; Pudjirahaju, Asri; Ma'rifah, Siti; Purba, Martin Josua
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 7, No 4 (2025)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v7i4.69252

Abstract

Telah dilaksanakan penelitian bertujuan untuk mengetahui pemberian fermentasi daun apu-apu terhadap performa burung puyuh betina menggunakan RAL.  Empat (4) jenis ransum diberikan dan setiap jenis ransum mengalami pengulangan enam (6) kali serta disetiap ulangan ada 4 ekor burung puyuh betina berumur 7 hari sehingga totalnya 96 ekor. Jenis Ransum adalah P0 (Ransum Basal tidak ada fermentasi tepung daun apu-apu), P1 (Ransum Basal didalamnya ada 3% fermentasi tepung daun apu-apu), P2 (Ransum Basal didalamnya ada 6% fermentasi tepung daun apu-apu), P3 (Ransum Basal  didalamnya ada 9% fermentasi daun apu-apu).  Parameter yang diukur antara lain konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, konversi ransum, bobot badan akhir, persentase bobot karkas.  Hasil penelitian menunjukkan pemberian fermentasi daun apu-apu secara statistik tidak menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap semua parameter, namun pemberian fermentasi daun apu-apu di dalam ransum basal sampai 9% tidak memberikan efek negatif terhadap performa burung puyuh betina. Kata Kunci: burung puyuh betina, fermentasi, tepung daun apu-apu, performa 
Uji Kualitas Fisik Pelet Berbasis Hijauan Kering Kaliandra (Calliandra calothyrsus) dengan Bahan Pengikat Berbeda Daniel, Sandro Sahat; Mansyur, Mansyur; Ramadhan, Rahmad Fani
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 7, No 4 (2025)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v7i4.63226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan bahan pengikat pada pembuatan pelet kaliandra (Calliandra calothyrsus) terhadap kualitas fisik pelet. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas lima jenis perlakuan, yaitu P1: kaliandra 80% + tepung gaplek 20%, P2: kaliandra 80% + tepung gaplek 15% + molases 5%, P3: kaliandra 80% + molases 10% + tepung gaplek 10%, P4: kaliandra 80% + molases 15% + tepung gaplek  5%, dan P5: kaliandra 80% + molases 20% sebanyak 4 kali pengulangan. Data yang diperoleh dianalisis sidik ragam dan diuji secara lanjut dengan Uji Jarak Berganda Duncan untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Peubah yang diamati adalah durabilitas, densitas, berat jenis, dan daya serap air. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh penggunaan bahan pengikat berpengaruh nyata terhadap durabilitas pelet, densitas pelet, dan daya serap air pelet, namun tidak berpengaruh nyata terhadap berat jenis pelet. Kualitas fisik pelet terbaik diperoleh pada pelet dengan komposisi kaliandra 80% + molases 5% + tepung gaplek 15% dengan durabilitas 92%, densitas 498,03 kg/m3, berat jenis 1,15 g/cm3, dan daya serap air 49,19%.
Effectiveness of Acetone and Aquadest Solvents on the Extraction of Acacia mangium Bark as Candidate Feed Additive Sinaga, Desi Maria; Pertiwi, Vindo Rossy; Suryani, Heni; Santi, Melia Afnida; Maradon, Gusma Gama; Alamsyah, Alamsyah; Shobiiah, Nada
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 7, No 4 (2025)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v7i4.67688

Abstract

This study aimed to determine the effectiveness of distilled water (aquadest) and 70% acetone as solvents in extracting bioactive compounds from Acacia mangium bark, which has potential as a feed additive. The extraction process was carried out using the reflux method with a solvent-to-sample ratio of 10:1 (w/v) at a temperature of 90–100 °C. The resulting extracts were then analyzed both qualitatively and quantitatively through phytochemical tests to identify the presence of secondary metabolites such as flavonoids, tannins, saponins, alkaloids, and phenolics. The extraction results showed that the yield of Acacia mangium bark extract using 70% acetone was 8,902%, whereas that using distilled water was 1,219%. The findings also indicated that 70% acetone produced extracts with higher phenolic compound content compared to distilled water. Furthermore, quantitative analyses of total tannin and total phenolic contents revealed higher values in the extracts obtained with 70% acetone than those with distilled water. Therefore, 70% acetone can be recommended as an effective solvent for extracting bioactive components from Acacia mangium bark using the reflux (heating) method, demonstrating its potential application as a natural additive source to enhance feed quality.