cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 2,344 Documents
Penentuan Kadar Vitamin D2 Pada Ekstrak Etanol 96% Jamur Sawit (Volvariella Volvacea) Dengan Metode High Performance Liquid Chromatography (HPLC) Assyifa Ainalaysia; Oky Hermansyah; Maria Eka Patri Yulianti; Putri Mulia; Rose Intan Perma Sari; Sutra Elvyanti
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13345

Abstract

Vitamin D plays a crucial role in maintaining bone and dental health and enhancing the body’s immune system function. Vitamin D deficiency has spurred the exploration of alternative sources of vitamin D from natural food sources that may contain vitamin D₂. The palm mushroom (Volvariella volvacea) is one such natural food source known to contain vitamin D₂. This study aims to determine the vitamin D₂ content in a 96% ethanol extract of the palm mushroom (Volvariella volvacea). The vitamin D₂ content was determined using High Performance Liquid Chromatography (HPLC) with a BPFI standard vitamin D₂ reference standard. The results showed that the yield of the 96% ethanol extract of the palm mushroom was 10%. The maximum wavelength of the vitamin D₂ standard reference was obtained at 265 nm with an optimized mobile phase of Pro HPLC acetonitrile : Pro HPL methanol (90:10) and a flow rate of 1 mL/minute. The linear equation of the vitamin D2 calibration curve is y = 669.36x + 654.54 with a correlation coefficient (r) of 0.997, indicating good linearity of the analytical method. From this study, it can be concluded that palm mushrooms have potential as a source of vitamin D2.
Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Body Scrub Dari Ekstrak Etanol Buah Alpukat (Persea americana Mill) Untuk Mencerahkan Kulit Christica Ilsanna Surbakti; Yulia Yulia
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11795

Abstract

Kesehatan adalah keadaan sehat baik secara fisik, mental, spiritual, maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomi. Kulit merupakan salah satu organ tubuh yang memiliki luas paling besar. Fungsi kulit yaitu sebagai pelindung tubuh dari pengaruh luar yang mengharuskan setiap orang menjaga dan merawat kulit agar mampu berfungsi dengan baik, salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan perawatan terhadap kulit. Metode yang digunakan untuk mengetahui aktivitas antioksidan yaitu metode DPPH (2,2-Diphenyl-1- Picrylhydrazyl). Ekstrak buah alpukat dibuat dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 95%. Uji aktivitas antioksidan ekstrak dilakukan pada konsentrasi 20, 40, 60, dan 80 ppm. Vitamin C digunakan sebagai kontrol positif. Pengukuran absorbansi dilakukan menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 517,5 nm. Hasil: Parameter yang diamati berupa uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji viskositas, uji hedonik, uji iritasi, uji iritasi dan uji antioksidan. Didapatkan bahwa F1, F2 dan F3 sediaan lulur body scrub dari ekstrak buah alpukat dapat diformulasikan menjadi lulur body scrub serta didapatkan uji organoleptis,uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji viskositas, uji hedonik, uji iritasi, uji tipe krim dan uji antioksidan yang baik. Dan dengan persamaan regresi y=0,6835x+20,8557 diperoleh nilai IC50 ekstrak buah alpukat sebesar 42,6397 ??/?? dan vitamin C dengan persamaan regresi y=5,8505x+6,41725 diperoleh nilai IC50 sebesar 7,4494 ??/??. Kesimpulan: Aktivitas antioksidan ekstrak etanol buah alpukat memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat yaitu dengan nilai IC50 50??/?? berdasarkan klasifikasi Blois. Metabolit sekunder yang terdapat pada ekstrak antara lain alkaloid, flavonoid, tannin, steroid, terpenoid, dan saponin
Analisis Kelimpahan Mikroplastik Pada Lima Spesies Ikan Laut Dari TPI Pantai Labu, Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang Yutrina Butarbutar; Agung Setia Batubara; Mufti Sudibyo
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.12904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk, warna, dan kelimpahan mikroplastik pada lima spesies ikan (Rastrelliger kanagurta, Nemipterus japonicus, Sardinella fimbriata, Megalaspis cordyla, Eleutheronema tetradactylum). Penelitian ini dilakukan dari Juni hingga Agustus 2025, dimana sampel diperoleh dari TPI Pantai Labu. Analisis mikroplastik dilakukan di laboratorium Biologi, FMIPA Universitas Negeri Medan. Proses ekstraksi mikroplastik dimulai dengan memasukkan organ ikan target kedalam larutan H2O2 30% sebanyak 20 ml dan FeSO4  0,05M sebanyak 5 tetes kemudian diinkubasi selama 24 jam pada suhu 40ºC. Selanjutnya organ ikan yang telah terurai disaring menggunakan Whatman, dibilas menggunakan larutan NaCl jenuh, dan hasil saringan ditampung ke dalam cawan petri. Sampel yang telah dikeringkan selanjutnya diamati menggunakan mikroskop stereo. Hasil analisis mikroplastik pada lima spesies ikan menunjukkan kontaminasi, dengan nilai kelimpahan total tertinggi pada spesies Rastrelliger kanagurta (58,7 partikel/individu), diikuti Megalaspis cordyla (44,3), Sardinella fimbriata (31,5), Eleutheronema tetradactylum (29,6), dan Nemipterus japonicus (29,3 partikel/individu). Hasil analisis mikroplastik menunjukkan bentuk mikroplastik yang ditemukan terdiri atas tiga bentuk, yaitu fiber, fragmen, dan film dengan dominasi bentuk fiber dan warna hitam pada seluruh spesies ikan. Selanjutnya hasil uji one way ANOVA menunjukkan bahwa jenis ikan berpengaruh nyata terhadap kelimpahan mikroplastik (p 0,05), di mana R. kanagurta berbeda signifikan dengan N. japonicus, S. fimbriata, dan E. tetradactylum, sedangkan ketiga spesies terakhir tidak berbeda nyata satu sama lain
Hubungan Komunikasi Interpersonal, Kualitas Kerja Sama Tim, Persepsi, Dan Regulasi Tim Keperawatan Terhadap Budaya Keselamatan Pasien Di Rumah Sakit Murni Teguh Tangerang Pinta Nadapdap; Frida Lina Tarigan; Dewi Bancin
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13906

Abstract

Budaya keselamatan pasien merupakan indikator penting mutu pelayanan keperawatan dan dipengaruhi oleh komunikasi interpersonal, kerja sama tim, persepsi perawat, serta regulasi tim keperawatan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan keempat variabel tersebut dengan budaya keselamatan pasien di RS Murni Teguh Ciledug Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional dan dianalisis dengan regresi linier sederhana dan berganda. Populasi sebanyak 180 perawat dengan masa kerja ≥1 tahun. Sampel sebanyak 123 responden, ditentukan dengan rumus Isaac & Michael. Teknik Sampling adalah stratified random sampling proporsional. Hasil penelitian ini Sebagian besar responden menilai komunikasi interpersonal, kerja sama tim, dan persepsi perawat dalam kategori sedang, sedangkan budaya keselamatan pasien dalam kategori baik (60,2%). Regresi sederhana menunjukkan komunikasi interpersonal, kerja sama tim, dan persepsi perawat berhubungan positif signifikan (p
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Matriks Kelas XI SMA Negeri 1 Paberiwai Jelita Lika Maramba Hau; Iona Lisa Ndakularak
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) guna meningkatkan hasil belajar siswa pada materi matriks kelas XI di SMA Negeri 1 Paberiwai. Latar belakang penelitian mengidentifikasi rendahnya pemahaman siswa terhadap materi matriks, terlihat dari hasil ulangan harian yang tidak mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dari pra siklus ke siklus I dan II. Pada pra siklus, hanya 33% siswa yang tuntas, sedangkan pada siklus I meningkat menjadi 40% dan pada siklus II mencapai 77%. Data menunjukkan bahwa model PBL berhasil meningkatkan partisipasi dan motivasi siswa dalam pembelajaran. Siklus I mengidentifikasi sejumlah kelemahan yang diperbaiki pada siklus II, seperti peningkatan aktivitas siswa saat diskusi kelompok. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model PBL efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi matriks. Produk akhir penelitian berupa modul ajar dan Lembar Kerja Siswa (LKS) yang valid dan dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Peneliti merekomendasikan agar model PBL diterapkan pada materi lain untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan metode pembelajaran di kelas
Pelatihan Pemanfaatan Jagung Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Tempe Bagi Masyarakat Desa Negeri Tongging Ummi Nur Afinni Dwi Jayanti; Audia Fadilla; Alya Rahma; Citra Partika Dwi; Dinda Riris Wulandari; Puan Fadhila
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13048

Abstract

Tempe jagung adalah produk fermentasi jagung dengan menggunakan ragi. Tempe jagung adalah makanan tradisional yang dibuat dengan mencampurkan biji jagung yang telah direbus dengan ragi tempe dan melalui proses fermentasi selama kurleb 3 hari 2 malam. Indonesia merupakan negara produsen tempe terbesar di dunia dan menjadi pasar kedelai terbesar di Asia. Konsumsi tempe rata-rata per orang per tahun di Indonesia saat ini sekitar 6,45 kg. Tempe tidak hanya dibuat dari kacang- kacangan saja tapi jugadapat dibuat dari bahan pangan seperti jagung. Selain sebagai sumber karbohidrat, jagung juga merupakan sumber protein yang penting bagi tubuh. Tujuan dari kegiatan masyarakat ini adalah untuk memberikan tingkat pengetahuan awal masyarakat Desa Negeri Tongging tentang pemanfaatan jagung sebagai bahan dasar pembuatan tempe dan untuk membantu meningkatkan pendapatan masyarakat dengan memanfaatkan potensi lokal. Metode yang dilakukan adalah dengan mempraktikkan langsung proses pembuatan tempe dengan berbahan dasar jagung.
Pengaruh Pemberian Kompos Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao L.) Dan Kompos Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca L.) Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Di Main Nursery Rina Maharany; Giyanto Giyanto; Melani Kurnia Fitri
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i2.14060

Abstract

Penelitian dilaksanakan di kebun ITSI Medan. Waktu penelitian dilaksanakan bulan Januari - Agustus 2020. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 perlakuan. Jumlah polibag per perlakuan adalah 4. Pengujian parameter disusun pada daftar sidik ragam dan dilakukan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos kulit buah kakao menunjukkan pengaruh yang nyata pada parameter tinggi tanaman pada 12 dan 16 MSA dengan hasil terbaik terdapat pada perlakuan K3 (600 g) dengan peningkatan tinggi tanaman masing-masing 45,74 cm dan 56,65 cm. Pemberian kompos kulit pisang kepok menunjukkan pengaruh yang tidak nyata terhadap pertumbuhan vegetatif bibit kelapa sawit pada semua parameter pengamatan. Interaksi antara perlakuan kompos kulit buah kakao dan kompos kulit pisang kepok menunjukkan pengaruh yang tidak nyata terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman kelapa sawit pada semua parameter pengamatan.
Efektivitas Air Rebusan Jahe Merah Terhadap Penurunan Intensitas Dismenore Pada Remaja Putri Di SMKS 1 Taman Siswa Pematang Siantar Riada M Pasaribu; Peterson Yosua Silaen; Laeli Angelin Manalu; Aditya Rangkuti
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12374

Abstract

Dysmenorrhea merupakan keluhan umum pada remaja putri yang dapat mengganggu aktivitas dan kualitas hidup. Penanganan non-farmakologis menjadi alternatif penting karena penggunaan obat jangka panjang berisiko efek samping. Jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) memiliki sifat antiinflamasi dan analgesik yang diyakini efektif meredakan nyeri menstruasi. Penelitian quasi-eksperimental one group pretest–posttest ini melibatkan 30 siswi SMKS 1 Taman Siswa Pematang Siantar, dengan pengukuran nyeri menggunakan Numerical Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah pemberian air rebusan jahe merah. Hasil menunjukkan 50% responden tidak lagi merasakan nyeri setelah intervensi, dan uji Wilcoxon menegaskan perbedaan signifikan (Asymp. Sig. 2-tailed = 0,000; p < 0,05). Temuan ini membuktikan efektivitas jahe merah sebagai terapi herbal yang aman dan aplikatif untuk mengelola dismenore pada remaja putri
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS QR-CODE UNTUK MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS KELAS III DI SDN 101742 HAMPARAN PERAK Vanny Nurjannah; Erika Adelia; Nurhana Fatika Sari; Melyani Sari Sitepu
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar berbasis QR-Code guna meningkatkan minat baca siswa kelas III Sekolah Dasar. Penelitian menggunkan metode Research and Development (RD) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian dilaksanakan di SDN 101742 Hamparan Perak. Teknik pengumpulan data meliputi angket, observasi dan wawancara yang melibatkan ahli materi, ahli bahasa, ahli media, guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar berbasis QR-Code memenuhi kriteria valid dan praktis serta efektif dalam meningkatkan minat baca siswa. Dengan demikian, modul ajar ini layak digunakan sebagai bahan ajar inovatif pada pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar
Epistemologi Pendidikan Kebidanan Dalam Penguatan Empati Ibu Hamil Beresiko : Tinjauan Filsafat, Etika, Dan Humanisme Dalam Praktik Klinis Elvi Sepriani; Rayandra Asyhar; Asrial Syaiful
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12720

Abstract

Penelitian ini mengkaji dimensi epistemologis dalam pendidikan kebidanan yang berfokus pada penguatan empati terhadap ibu hamil berisiko. Tujuan penelitian adalah menganalisis bagaimana landasan pengetahuan (epistemologi) dalam pendidikan kebidanan dapat membentuk kesadaran empatik, etika profesional, dan nilai humanisme dalam praktik klinis kebidanan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif reflektif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi praktik klinik, dan analisis dokumen kurikulum di salah satu institusi pendidikan kebidanan di Kota Medan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan reflektif dan pengalaman klinis berperan penting dalam pembentukan empati bidan terhadap ibu hamil berisiko. Nilai-nilai etika seperti kepedulian, tanggung jawab moral, dan penghormatan terhadap martabat ibu menjadi landasan epistemologis yang memperkaya proses belajar. Selain itu, paradigma humanistik yang menekankan hubungan interpersonal dan kesadaran diri meningkatkan kemampuan mahasiswa bidan memahami pengalaman kehamilan dan kecemasan ibu secara holistik.Namun, kurikulum kebidanan saat ini masih cenderung menitikberatkan pada aspek kognitif dan teknis, sehingga dimensi reflektif dan empatik belum tergarap optimal. Kajian ini menyimpulkan bahwa pendidikan kebidanan perlu menempatkan empati sebagai bagian dari epistemologi keilmuan, agar menghasilkan bidan yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga peka secara etis dan humanistik