cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 2,344 Documents
Penggunaan Media Roda Putar Dalam Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Abjad Pada Anak Kelompok A Di RA Nurul Hikmah Fida Annur; Indriana Warih Windasari
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.10693

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak kelompok A usia 5-6tahun di RA Nurul Hikmah melalui metode Penelitian Tindak Kelas (PTK). Subjek penelitian terdiri dari 10 anak, dengan fokus pada 6 anak yang mengalami kesulitan. Data dikumpulkan melalui observasi,tes,dan dokumentasi, menggunakan Lembar Kerja Anak (LKA) sebagai instrumen. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan antara siklus pertama dan kedua, dari 40% menjadi 70% dalam mengenal huruf abjad. Penelitian ini menekankan pentingnya mnedia pembelajaran, seperti roda putar, dalam proses belajar anak13
Pengaruh Waktu Dan Lama Penyinaran Terhadap Tanaman Buah Naga (Hylocereus Polyrhizus) Pada Fase Generatif Ela Safitri; Syafrizal Hasibuan; Sri Susanti Ningsih; Cik Zulia
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11286

Abstract

ABSTRACT The study was conducted in Ujung Padang Village, Simalungun Regency, North Sumatra Province with a hot climate zone type, with an altitude of 25 m above sea level. The study was conducted in January - March 2025. The method applied in this study was a Randomized Block Design (RAK) with a factorial system that combines two main variables. The first factor is the irradiation time consisting of 3 levels, namely: Wo  = 0 days, W1  = 15 days, W2  = 30 days. The second factor is the duration of irradiation consisting of 3 levels, namely: L0  = 0 hours, L1 = 6 hours, L2 = 12 hours. The observation variables of this study include the number of flower buds, number of flowers, number of fruits, fruit weight (kg).The results of this study indicate that the effect of time and duration of irradiation significantly affect the number of 2 week old dragon fruit flower buds, the number of dragon fruit flower buds per plot with the best treatment is at a duration of 15 days 6 hours (W1L1) with a total of 8.67 flower buds. The effect of time  and  duration  of  irradiation  significantly  affect  the  number  of  4-week-old dragon fruit flowers, the number of dragon fruit flowers per plot with the best treatment is at a duration of 15 days 6 hours (W1L1) with a total of 14.67 flowers. The effect of time and  duration of irradiation  does not significantly affect the number of 6-week-old dragon fruit, the number of dragon fruit flowers per plot with the best treatment is at a duration of 15 days 6 hours (W1L1) with a total of14.67 fruits. The effect of time and duration of irradiation does not significantly affect the weight of 8-week-old dragon fruit, the weight of dragon fruit per plot with the best treatment is at a duration of 0 days 12 hours (W0L2) with a total of 5.87.
Analisis Dampak Program Pemberdayaan Terhadap Kesejahteraan Masyarakat: Studi Kasus Pada Kth Gading Hijau, Ipanjar, Tunas Tanjung Harapan Dan Tanjung Harapan Kabupaten Deli Serdang Sri Rohana; Rasidin Karo Karo; Mhd Ilham Riyadh
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i2.14168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak program pemberdayaan terhadap kesejahteraan masyarakat pada Kelompok Tani Hutan (KTH) Gading Hijau, Ipanjar, Tunas Tanjung Harapan, dan Tanjung Harapan di Kabupaten Deli Serdang. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi program pelatihan, bantuan modal, pendampingan, dan partisipasi masyarakat, sedangkan variabel dependen adalah kesejahteraan masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 137 responden yang merupakan anggota KTH. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis dengan regresi linier berganda melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial program pelatihan, bantuan modal, pendampingan, dan partisipasi masyarakat berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. Secara simultan, keempat variabel tersebut juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan program pemberdayaan ditentukan oleh sinergi antara peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dukungan permodalan, pendampingan yang berkelanjutan, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan program. Oleh karena itu, program pemberdayaan yang dilaksanakan secara terpadu dan berkelanjutan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat kemandirian ekonomi anggota Kelompok Tani Hutan di Kabupaten Deli Serdang
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Tiga Dimensi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII Di SMP Negeri 1 Pandawai Wulandari Triastuti Elo; Yohana Makaborang; Audrey Makatita
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7621

Abstract

Permasalahan yang ditemukan Berdasarkan hasil wawancara dengan guru IPA yang berinisial NK di SMP Negeri 1 Pandawai, bahwa model pembelajaran yang masih digunakan selama ini yaitu discovery learning. Model pembelajaran tersebut kurang efisien untuk diterapkan serta dalam proses pembelajaran belum menggunakan media pembelajaran seperti alat peraga, power point (PPT) dan media video lainya. Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan peningkatakan hasil belajar setelah menerapkan model pembeljaran problem based learning berbantuan media tiga dimensi untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Pandawai. Jenis penelitian merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Penelitian yang dilakukan dikelas dengan siklus spiral. Adapun tahapan penelitian: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VIII G SMP Negeri 1 Pandawai. Teknik dan instrumen pengambilan data yang digunakan adalah test dan lembar penilaian psikomotorik. Teknik analisis data yaitu menghitung nilai rata-rata, menghitung ketuntasan belajar siswa penilaian kognitif dan menghitung ketuntasan belajar siswa penilaian psikomotorik menggunakan excel. Hasil penelitian dilihat dari perbandingan  nilai rata-rata setiap siklus pada prasiklus 45,82, siklus I 62,94 dan siklus II 71,76. Hasil tersebut dapat dikatakan meningkat. Dapat disimpulkan bahawa penerapan model pembelajaran problem based learning berbantuan media tiga dimensi dapat meningkatakan hasil belajar siswa kelas VII G di SMP Negeri 1 Pandawai. 
Komparasi Proksimat Pada Kedelai Lokal Varietas Anjasmoro Dan Kedelai Impor Leni Handayani; Sri Wahyuni; Dian Habibie
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan komposisi proksimat pada kedelai lokal varietas anjasmoro dan kedelai impor. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara. Bahan baku yang digunakan dalam penelitian yaitu kacang kedelai dengan dua jenis varietas berbeda yaitu kedelai impor dan kedelai lokal. Kedelai lokal varietas Anjasmoro yang diperoleh dari Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian (BALITKABI) Malang, sedang kedelai impor merek Bola diperoleh dari Primkopti (Primer Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia) Kampung Sanan Malang. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah bahwa hasil Proksimat kedelai lokal varietas Anjasmoro  dan kedelai impor antara lain kadar air yang  tinggi terdapat pada kedelai lokal yaitu 12,07% dibandingkan kedelai impor  yaitu 10,84 %.  Kadar protein yang  tinggi terdapat pada kedelai impor yaitu 43,43 %. Kadar Lemak yang tinggi terdapat pada kedelai impor yaitu 19,29% dibandingkan kedelai lokal yaitu 17,70 %. Kadar abu yang tinggi terdapat pada kedelai impor yaitu 1,92% dibandingkan  kedelai lokal yaitu 1.19 %. Kadar karbohidrat yang tinggi terdapat pada kedelai lokal 27,52 % dibandingkan kedelai lokal yaitu 24.52%. Direkomendasikan kepada pengusaha olahan kedelai pembuatan tahu dan tempe untuk menggunakan kedelai impor dikarenakan memiliki kandungan protein dan lemak yang tinggi yang dapat menghasilkan tahu dan tempe memiliki kualitas yang baik sehingga lebih menguntungkan.
Analisis GC-MS Senyawa Aktif Dan Aplikasi Dalam Ekstrak Etanol Daun Simpur Air (Dillenia Suffruticosa L.) Dita Ardianti; Irfanuddin Irfanuddin; Fatmawati Fatmawati; Salmi Salmi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11139

Abstract

Daun simpur air  (Dillenia Suffruitcosa L.) secara tradisional telah banyak digunakan untuk mengobati berbagai penyakit seperti diare, demam, rematik, penyembuhan luka dan menghamat pertumbuhan sel kanker. Tanaman ini juga berpotensi menjadi sumber pengembangan produk kesehatan modern dengan berbagai metabolit sekunder yang memberikan kontribusi signifikan terhadap manfaat kesehatan, seperti flavonoid dan alkaloid, dengan sifat antioksidan dan antibakteri yang mendukung kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi senyawa bioaktif dalam daun simpur air yang di ekstraksi menggunakan etanol 96%. Analisis dilakukan dengan menggunakan GC-MS untuk memisahkan, mengidentifikasi, dan menentukan struktur dan berat molekul senyawa. Identifikasi senyawa ekstrak etanol daun simpur air (Dillenia Suffruiticosa L) dengan GC-MS ditemukan 17 senyawa dengan enam senyawa dominan yaitu n-Hexadecanic Acid; γ-sitosterol; Neophytadine; Sitosterone; Octadecadienoic; dan Phytol. Ekstrak etanol daun simpur air (Dillenia Suffruiticosa L.) berpotensi untuk dikembangkan tanaman obat karena kandungan ekstrak memiliki berbagai aktivitas biologis yang bermanfaat seperti antiinflamasi, antioksidan, antikanker, antidiabetik, antibakteri, dan antijamur
Potensi Biomassa Dan Cadangan Karbon Pada Tegakan Hutan Sekunder Di Kawasan Resort 7 Sopotinjak Taman Nasional Batang Gadis Mandailing Natal Sumatera Utara Atika Rahmah Harahap; Melfa Aisyah Hutasuhut; Zahratul Idami
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8661

Abstract

Meningkatnya karbondioksida di atmosfer menyebabkan timbulnya masalah lingkungan. Dalam menurunkan emisi CO2 dapat dilakukan penyerapan oleh vegetasi hutan dan akan menyusun karbohidrat sebagai hasil fotosintesis yang disimpan dalam bentuk biomassa. Tujuan penelitian untuk mengetahui jumlah biomassa dan cadangan karbon tegakan. Metode yang digunakan adalah metode non destruktif sebanyak 32 plot dalam 4 transek. Hasil penelitian diperoleh biomassa tegakan hutan sekunder di Resort 7 Sopotinjak Taman Nasional Batang Gadis sebesar 13147,56 ton/ha dengan nilai rata- rata 4382,52 ton/ha sedangkan nilai cadangan karbonnya sebesar 6579,52 ton/ha dan nilai rata- rata 2193,173 ton/ha. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa nilai biomassa dan cadangan karbon tegakan hutan sekunder di Resort 7 Sopotinjak relatif baik dari fungsi ekologisnya sebagai penyimpan biomassa dan cadangan karbon karena semkain banyak komposisi vegetasi, kerapatan vegetasi, faktor fisik lingkungannya akan berpengaruh terhadap jumlah simpanan biomassa dan cadangan karbon yang terkandung dalam hutan tetrsebut
Evaluasi Performa Dan Aspek Kualitas Daging Ayam Broiler Daud Farm Yang Diberi Tetes Molases Suplementasi Ekstrak Moringa oleifera Daud Yahya Putra Ali; Angelia Utari Harahap; Nursanti Laia; Zakiyah Nasution; Doharni Pane; Ulfa Nikmatia
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11502

Abstract

Penelitian dilakukan untuk menguji pengaruh pemberian molases dan ekstrak daun kelor dalam air minum terhadap peningkatan performans dan aspek kualitas daging ayam broiler. Penelitian dilaksanakan di kandang Daud Farm, Desa Panompuan Jae, Kabupaten Tapanuli Selatan. Ternak yang digunakan pada penelitian ini ayam broiler Strain cobb umur 30 hari sebanyak 108 ekor. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) factorial dengan 2 faktor. Faktor ke-1 dari tetes molases dalam air minum ada 3 taraf berupa R0 (Ransum komersial 100%+air minum biasa adlibitum), R1 (Ransum komersial 95%+tetes molases 5%), R2 (Ransum  komersial 90%+tetes molases 10%). Faktor ke-2 pemberian ekstrak daun kelor 3 taraf berupa T0 (Ransum komersial 100% tanpa penambahan ekstrak daun kelor), T1 (Ransum komersial 70%+30% ekstrak daun kelor),T2 (Ransum komersial 60%+40% ekstrak daun kelor). Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah konsumsi air minum, konsumsi ransum, PBB, konversi ransum, bobot karkas, dan persentasi karkas. Hasil penelitian menunjukan pemberian tetes molases suplementasi ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) berpengaruh nyata (P0.05) terhadap konsumsi air ransum sebesar 770.82 ml, konsumsi ransum 331.46 gr, PBB 580.16 gr, konversi ransum 0.58, bobot karkas 622.22 gr, dan persentasi karkas 70.86% dengan level taraf tetes molases suplementasi ekstrak Moringa oleifera dapat digunakan dalam peningkatan performans dan aspek kualitas daging ayam broiler bertekstur juicy. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan pemberian tetes molases 10% suplemetasi ekstrak Moringa oleifera 40% dapat dipertimbangkan untuk tujuan optimalisasi dalam pasokan nutrisi terbaik ternak ayam broiler
Respon Kandungan Klorofil, Nitrogen dan Kadar Air Daun Terhadap Aplikasi Pemupukan ZA Pada Tanaman Salak Sidimpuan (Salacca sumatrana Becc) Rasmita Adelina; Sriwinaty Harahap; Yusriani Nasution; Septi Agustina Siregar; Rahmad Setia Budi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7559

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui respon kandungan klorofil, nitrogen dan kadar air daun terhadap aplikasi pemupukan ZA pada tanaman salak sidimpuan dengan membandingkan kandungan klorofil, nitrogen dan Kadar Air sebelum dan sesudah pemupukan. Penelitian ini  dilaksanakan dari  bulan Maret  sampai dengan Juli, di pertanaman salak yang berlokasi di desa Palopat Maria Kec. Padangsidimpuan Hutaimbaru Kota Padangsidimpuan pada ketinggian tempat ± 400 mdpl. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Survei dengan Tehnik Purposive Sampling dalam penentuan tanaman sampel. Jumlah tanaman sampel 10. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan Uji Independent Sampel T – test. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa Perbandingan Kandungan Klorofil daun tanaman salak sebelum dan sesudah pemupukan tidak berbeda nyata. Perbandingan Kandungan Nitrogen daun tanaman salak sebelum dan sesudah pemupukan berbeda nyata. Perbandingan Kandungan Kadar Air daun tanaman salak sebelum dan sesudah pemupukan berbeda nyata.
Implementasi Program Sekolah Penggerak Dan Guru Penggerak Terhadap Merdeka Belajar Di SD Negeri Kabupaten Asahan Nuraisyah, Nuraisyah; Hsb, Febry Ramadhani; Manullang, Marihot; Tanjung, Ali Mukti
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.10653

Abstract

Program ini bertujuan untuk menghadirkan suasana nyaman di dalam kelas dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga memotivasi siswa untuk belajar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode SPSS yang bertujuan untuk menganalisa pengaruh Implementasi sekolah penggerak dan Guru pengegrak terhadap merdeka belajar di SD Kec. Kisaran Timur, Kab. Asahan. Populasi dalam penelitian ini adalah 3 sekolah penggerak dan 17 orang guru penggerak. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan regresi linier berganda.Hasil penelitian memperlihatkan bahwa Implementasi sekolah penggerak berpengaruh terhadap merdeka belajar di SD Kec. Kisaran Timur, Kab. Asahan. Hal ini di indikasikan oleh nilai bahwa implementasi sekolah penggerak (3.477) > t-tabel (2.101) dan p-value (0.008) t-tabel (2.101) dan p-value (0.023) < 0.05. Implementasi sekolah penggerak dan Guru penggerak terhadap merdeka belajar di SD Kec. Kisaran Timur, Kab. Asahan. Hal ini di indikasikan oleh nilai Fhitung: (9.615) > F-tabel: (3.55) dan sig-p (0.002) < 0.05. Maka dapat disimpulkan bahawa Implementasi skolah penggerak dan guru penggerak memiliki pengaruh terhadap merdeka belajar sebesar 53.1%. Dan saran yang dapat penulis berikan ialah melakukan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan variabel yang berbeda dan juga memberikan penguatan kepada Guru selaku fasilitator utama dalam menyelenggrakan merdeka belajar