cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 1,602 Documents
Persepsi Siswa Terhadap Media Sosial Whatsapp Sebagai Penunjang Pembelajaran Biologi Pada Materi Jamur Kelas X MIA SMA Negeri 18 Medan T.P 2021/2022 Wirda Hannum Simanungkalit
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i2.5721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap penggunaan media sosial whatsapp sebagai penunjang pembelajaran biologi dan mengetahui keunnggulan serta kendala yang dialamai oleh siswa kelas X MIA SMA Negeri 18 Medan. Penelitian ini dilaksanakan bulan Februari-April 2022 di SMA Negeri 18 Medan. Jenis Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 64 siswa yang dipilih secara random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan angket untuk mengetahui persepsi siswa terhadap media sosial whatsapp sebagai penunjang pembelajaran biologi. Hasil penelitian persepsi siswa dikategorikan baik yaitu sebesar 77% dan kendala dalam menggunakan media sosial whatsapp dalam pembelajaran yaitu 71% masuk kedalam kategori baik dan kendala-kendala yang dialami siswa antara lain kendala jaringan, kendala karena tidak semua siswa memiliki handphone untuk mengikuti jadwal pelajaran, keterbatasan guru untuk menilai siswa secara langsung, dan keunggulan media sosial whatsapp dalam pembelajaran 86% termasuk dalam kategori sangat baik, keunggulan media sosial whatsapp ini antara lain dapat mempermudah komunikasi antara siswa dan guru dan guru mudah mengirimkan materi dan tugas kepada siswa dalam pembelajaran jarak jauh.Kata Kunci : Persepsi siswa, Whatsapp, Pembelajaran biologi
Potensial Augmented Reality sebagai Media Pembelajaran Biologi Abad 21 : literatur artikel dan desain inovasi media Dita Amalia; Annesha Rahmadayanti; Bambang Supriatno; Riandi R
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i2.5478

Abstract

Dampak pandemi covid-19 di abad 21 dan revolusi industri 4.0 mengharuskan segala aspek kehidupan berubah termasuk dalam bidang pendidikan. Salah satu teknologi yang digunakan dalam pendidikan adalah Augmented Reality. Penilitian ini bertujuan untuk mengkaji eksistensi dari teknologi Augmented Reality memiliki potensi yang besar dalam pembelajaran biologi di abad 21. Metode penelitian ini studi literatur yang mengambil berbagai artikel dari jurnal nasional dan internasional tahun terbit 2017-2021. Hasil dari penelitian ini didapatkan analisis bahwa Augmented Reality masih terus eksis di dunia pendidikan dan perkembangan teknologi yang pesat dapat memberikan ruang inovasi terhadap teknologi Augmented Reality.  
ANALISIS FAKTOR KESULITAN BELAJAR MATERI BIOTEKNOLOGIPADA SISWA SMA DI PEMATANG SIANTAR Muhammad Rizki Nasution; Miftah Sandia Arilia; Putri Puspita Sari; Vira Putri Fadhillah; Miftahul Khairani Nasution; Indayana Febriani Tanjung; Ummi Nur Afinni Dwi Jayanti
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i2.5666

Abstract

Kesulitan belajar adalah sebuah kondisi yang mana siswa tidak bisa belajar dengan baik karena diakibatkan adanya rasa ancaman, ataupun gangguan. Kesulitan belajar memiliki 2 faktor, yaitu faktor internal dan eksternal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor kesulitan belajar yang dialami siswa kelas XI tahun ajaran 2021-2022 di daerah Pematang Siantar pada materi Bioteknologi. Metode penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dengan teknik sampling yaitu purposive sampling. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 33 orang dengan teknik pengumpulan berupa lembar angket dan wawancara. Hasil dari penelitian ini mendapatkan bahwa faktor eksternal menjadi faktor penyebab tertinggi sebesar 41,23% yang meliputi: faktor sarana prasarana (14,33%), media (15,12% ), buku (11,78%). Persentase faktor internal sebesar 39,49% yang terdiri dari bakat (16,96%), minat motivasi (15,78%), kesehatan (6,75%).  
Lesson Study berbasis Hybrid Collaborative Learning berorientasi Wahdatul Ulum: Deskripsi Proses dan Hasil Belajar Mahasiswa Ummi Nur Afinni Dwi Jayanti
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i2.6050

Abstract

Umumnya mahasiswa calon guru sulit untuk merencanakan dan melaksanakan pembelajaran secara holistik terutama dalam mengaitkan tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran dan evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan merencanakan pembelajaran mahasiswa calon guru biologi melalui penerapan Lesson Study berbasis Hybrid Collaborative Learning berorientasi Wahdatul Ulum Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kuantitatif dengan sampel 83 mahasiswa pada matakuliah Perencanaan Pembelajaran Biologi. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi, rubrik tes hasil belajar dan rekapitulasi tes hasil belajar berbentuk esai yang kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lesson Study berbasis Hybrid Collaborative Learning berorientasi Wahdatul Ulum mampu membangun kemampuan mengaitkan antara teori dan praktik mahasiswa calon guru biologi dalam merencanakan pembelajaran biologi. Rekomendasi penelitian ini menitikberatkan pada pentingnya integrasi teori dan praktik secara kolaboratif pada matakuliah perencanaan pembelajaran untuk memfasilitasi pengembangan kemampuan merencanakan pembelajaran mahasiswa calon guru.
Sistematik Literatur Review (SLR) Analisis Kesulitan Belajar Bioteknologi Siswa SMA Thahara Sumayya Zulkarnain; Nurlailatus Safitri; Farrah Dhifa Ibtidan Anillah; Salsabilah Siahaan; Miftahul Khairani; Indayana Febriani Tanjung
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i2.5613

Abstract

Kesulitan belajar akan berpengaruh terhadap rendahnya semangat siswa dalam belajar, melemahnya motivasi belajar siswa, bahkan dapat menyebabkan hilangnya gairah belajar pada siswa, hal tersebut akan berdampak pada turunya prestasi yang diperoleh siswa. Tujuan peneliti adalah untuk melakukan literature review yaitu untuk mengetahui unsur-unsur yang menyebabkan kesulitan belajar bioteknologi siswa SMA. Teknik yang digunakan adalah strategi Systematic Literature Review (SLR). SLR ialah metode penelitian yang bertujuan untuk mengidentifikasi, mengkaji, dan menafsirkan data dalam jurnal secara sistematis dengan tahapan yang ditetapkan. Kesimpulan yang didapat dari hasil penelitian yakni faktor yang menyebabkan sulitnya siswa dalam belajar bioteknologi yaitu motivasi, minat dan bakat, guru, buku serta laboratorium.Faktor guru, buku serta laboratorium menjadi faktor utama penentu kesulitan siswa dalam memahami materi bioteknologi. Adapun indicator pada materi bioteknologi yang memiliki tingkat kesulitan yang tinggi meliputi menjelaskan contoh proses rekayasa genetiika, mengutarakan proses kultur jaringan, menjelaskan proses rekombinan menjelaskan dampak penggunaan rekayasa genetika
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENERAPAN PROGRAM INDONESIA SEHAT PENDEKATAN KELUARGA (PIS-PK) Anita Sri Gandaria Purba; Kardina Hayati
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i2.5972

Abstract

Pendekatan keluarga adalah salah satu cara Puskesmas untuk meningkatkan jangkauan sasaran dan mendekatkan/meningkatkan akses pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya dengan mendatangi keluarganya. Puskesmas tidak hanya menyelenggarakan pelayanan kesehatan di dalam gedung, melainkan juga keluar gedung dengan mengunjungi keluarga di wilayah kerjanya. Keberhasilan program Indonesia sehat dapat ditandai dengan masyarakat yang hidup dengan perilaku dan dalam lingkungan sehat, memiliki kemampuan untuk menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu secara adil dan merata, serta memiliki derajat kesehatan yang setinggi-tingginya di seluruh wilayah Republik Indonesia. Pembangunan kesehatan diprioritaskan pada pemberdayaan upaya promotif dan preventif  Untuk mendukung pelaksanaan pendekatan keluarga tersebut perlu ada penguatan puskesmas sebagai salah satu ujung tombaknya. Penguatan tersebut antara lain dilakukan melalui pemenuhan sumber daya puskesmas antara lain sumber daya manusia (SDM), prasarana dan sarana/alat. Penelitian ini bertujuan Untuk menganalisis pengetahuan, sikap, komunikasi, struktur birokarsi dengan penerapan program indosesia sehat pendekatan keluarga (PIS-PK). Desain penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan crossectional. Penelitian dilaksanakan Puskesmas Deli Tua. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga yang berada diwilayah puskesmas Delitua dengan jumlah sampel 80 orang. Analisis dapat dilakukan  secara univariat, bivariat, dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pengetahuan, Sikap, Komunikasi, dan struktur birokrasi mempunyai hubungan dengan penerapan PIS-PK di UPT Puskesmas Delitua. Diharapkan  untuk mensosialisasikan pedoman kepada seluruh tenaga yang membantu dalam program PIS-PK
ANALISIS KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI UIN-SU DALAM MENGIKUTI MATA KULIAH MICRO TEACHING Afdillah Afdillah; Dwi Sekar Andini; Selly Oktadiah Hasibuan; Harisa Fitrah; Nur Amalia Simbolon; Jenap Ritonga
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i2.5595

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan derajat kemampuan unjuk dasar bagi mahasiswa diklat UIN-SU tahun ajaran 2021-2022 yang mengambil mata kuliah kependidikan miniatur. Kemampuan yang ditemukan dalam ulasan ini meliputi: 1) kemampuan membuka ilustrasi, 2) kemampuan memahami, 3) kemampuan mendukung, 4) kemampuan variasi, 5) kemampuan mengarahkan percakapan, 6) kemampuan ruang belajar eksekutif, 7) kemampuan menyapa, dan 8) keahlian menutup contoh. Ujian ini merupakan eksplorasi kuantitatif dengan memanfaatkan populasi semua siswa sekolah IPA yang mengambil angkatan tahun 2019. Kepastian ujian eksplorasi menggunakan strategi pemeriksaan berkala yang menguntungkan, ujian ujian terdiri dari 3 siswa sekolah IPA, ditambah hingga 35 siswa. Strategi pengumpulan informasi menggunakan instrumen persepsi dan pengumpulan informasi menggunakan lembar persepsi. Informasi diperiksa secara jelas dan kuantitatif. Itulah hasil yang ditunjukkan: kemampuan dasar yang ditunjukkan oleh calon pendidik konsentrasi sekolah sains UINSU pada program berada di kelas yang luar biasa pada bagian ilustrasi pembuka, klarifikasi masalah mendesak, dan contoh penutup. Klasifikasi besar pada bagian otoritas kelas, memahami, dan memberi dukungan. Klasifikasinya memadai dalam hal melakukan variasi, dan klasifikasinya kurang dalam hal mendorong percakapan-percakapan kecil. Catchphrases: kemampuan pertunjukan yang penting, instruktur sains yang akan datang.
Persepsi Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Terhadap Selebriti Androgini Pada Aplikasi Tik Tok Bani Hendrio Fahrezi; Indira Fatra Deni
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i2.6099

Abstract

This study aims to determine students' perceptions of androgynous celebrities on the Tik Tok application. Androgynous which is one of the classifications with gender role orientations: masculine and feminine. The style of androgynous dress does exist and is quite widespread in society, especially on social media. Until now, this phenomenon has received many different reactions and opinions from students and the public. The purpose of this study is to determine the understanding, reaction and perception of students to the phenomenon of androgynous clothing on Tik Tok social media. Data collection was carried out by interviews and observations. This research is a qualitative research with a descriptive method. Informant determination using purposive sampling technique with 10 informants. The results of this study state that students quite understand and know the existence of this phenomenon. College students have different perceptions and reactions to this phenomenon. There are positive, negative and also neutral.
Locus Control And Obedience in Covid-19 Prevention Hariati Hariati; Friska Ernita Sitorus; Rostiodertina Girsang; Jon Piter Sinaga; Firdaus Fahdi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i2.6277

Abstract

Background: Locus control is dimensions psychology at play important in self elderly in application Covid-19 prevention. Purpose:  for knowing knowing connection locus control to obedience elderly in doing protocol health Covid-19 prevention. Method : Study this is correlative . Research samples as many as 209 elderly with cluster sampling based on 5 villages and simple random sampling based on population data  Study this will held in 1 year in Work Area Deli Tua Health Center . Instruments in the form of questionnaire locus control . Results: Research results obtained that there is connection locus control to obedience elderly in application proces Covid-19 prevention in the elderly. Conclusion: Importance observation to locus control To use increase obedience.
KAJIAN ETNOBIOLOGI: SOLUSI PERMASALAHAN BANJIR DI TAPANULI SELATAN Cindy Pitaloka; Dera Yustika; Tya Chintia Gusli; Abdul Rasyid Fakhrun Gani; Ashar Hasairin
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i2.5545

Abstract

Tapanuli Selatan termasuk satu dari banyaknya provinsi di Indonesia yang seringkali dilanda banjir dan longsor sehingga masyarakat mengantisipasi bencana alam tersebut dengan mengupayakan pemberian bekal bencana siaga. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui penyebab dan solusi banjir serta tanah longsor, serta mengidentifikasi dampak banjir yang terjadi di tiga kecamatan Tapanuli Selatan yaitu kecamatan Angkola sangkunur, Muara Batangtoru, serta Angkola selatan. Studi pustaka yang digunakan dalam artikel ini bertujuan untuk mengumpulkan dan membandingkan data serta tinjauan yang berkaitan dengan judul. Hasil data didapatkan bahwa banjir dan tanah longsor diakibatkan oleh aliran sungai yang penuh dengan sampah, penebangan hutan secara sembarangan, dan hujan yang terus menerus. Solusi didapatkan dengan 3 cara yaitu melalui kearifan lokal dengan melakukan pelestarian hutan, lubuk, dan ikan larangan, menggunakan bioteknologi akar rumput Vetiver sp. dalam menahan erosi, dan melaksanakan kegiatan FGD untuk membuka wawasan para petani yang tidak memahami konservasi sumber daya alam

Page 26 of 161 | Total Record : 1602