cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 1,602 Documents
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Pedagang Dengan Higiene Sanitasi Makanan Di Desa Patumbak Tahun 2023 Amirah, Nada; Sitio, Sri Sudewi Pratiwi; Azhary, Muhammad Rifqi; Angelita, Irayanti
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7733

Abstract

Makanan merupakan salah satu kebutuhan manusia yang paling penting, namun dapat terkontaminasi dengan patogen. Faktor yang mempengaruhi kualitas makanan meliputi perilaku pengolah makanan dalam penerapan higiene perorangan dan higiene makanan. Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional yang bertujuan untuk menggambarkan hubungan antara pengetahuan dan sikap pedagang terhadap higiene makanan di Dusun IV Desa Patumbak. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 61 orang pedagang makanan yang berjualan di Patumbak Dusun IV. Hasil uji kuadrat menunjukkan tidak ada hubungan antara pengetahuan pedagang makanan dengan pelaksanaan higiene sanitasi makanan dengan p-value (0,556), namun diperoleh baahwa terdapat hubungan antara sikap pedagang dengan pelaksanaan higiene sanitasi makanan dengan p-value (0,0001). Berdasarkan hasil tersebut, pedagang makanan diharapkan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum bekerja, memakai masker, dan menahan diri untuk tidak berbicara saat mengolah makanan
Hubungan Pengetahuan Mobilisasi Dini Dengan Kemandirian Merawat Diri dan Bayinya Pada Ibu Pasca Operasi Sectio Caesarea Di Ruang Bersalin RSU Nurul Hasanah Kutacane Putri Permata Sari
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 3, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v3i2.7899

Abstract

Sectio Caesaria adalah suatu pembedahan guna melahirkan anak lewat insisi pada dinding abdomen dan uterus. Dengan adanya mobilisasi dini diharapkan akan menyebabkan perbaikan supply darah. RSU  Nurul Hasanah Kutacane selama tahun 2019, jumlah ibu yang melahirkan secara keseluruhan sebanyak 1.019 orang, 308 orang ibu (30,2%) diantaranya dengan persalinan Sectio Caesaria. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui hubungan pengetahuan mobilisasi dini dengan kemandirian merawat diri dan bayinya pada ibu pasca operasi sectio caesarea di ruang bersalin RSU  Nurul Hasanah Kutacane Tahun 2020. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deksriptif korelatif yang terdiri dari variabel independen (pengetahuan mobilisasi dini) dan variabel dependen (kemandirian merawat diri dan bayi). Penelitian ini dilakukan di Ruang Bersalin RSU  Nurul Hasanah Kutacane. Pengambilan sampel dilakukan dengan pendekatan Accidental Sampling diperoleh besar sampel 60 orang. Analisa data dengan menggunakan uji t-test Paired. Dari hasil uji statistik dinyatakan ada hubungan antara pengetahuan mobilisasi dini dengan kemandirian merawat diri pada ibu pasca operasi sectio caesarea dengan nilai pValue 0,013 dan ada hubungan  antara pengetahuan mobilisasi dini dengan kemandirian merawat bayi pada ibu pasca operasi sectio caesarea dengan nilai pValue 0,041. Pada penelitian ini diharapkan perlu peningkatan  komunikasi terapeutik pada tenaga kesehatan terutama dalam memberikan informasi tentang pentingnya mobilasasi dini sebelum dilakukan operasi pada pasien
Effect of Curvularia andropogonis Fungus Infection on Epidermal Tissue Anatomy of Citronella Leaves (Cymbopogon nardus (L.) Rendle) Solekha, Rofiatun; Halma, emil Milhatul Maflahah; Ramadani, Aisyah Hadi; A’in, Nur Khurotul
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7360

Abstract

Curvularia andropogonis is a plant pathogenic fungus that causes red spot disease on citronella leaves it infects. This fungus can cause long splotches along the tips and edges of leaves which can result in damage to the entire leaf. In citronella plants, anatomical analysis is needed in the form of analysis of the value of the number and density of stomata and trichomes. Stomata are one of the structural defenses for plants against environmental stresses such as pathogenic infections. In addition to stomata, trichomes also contribute to plant defense and have a protective function. This study aims to analyze the influence of C. andropogonis fungal infection on changes in the anatomy of the epidermal tissue of citronella leaves and to determine differences in the density of stomata and trichomes in normal citronella leaves and citronella leaves infected with C. andropogonis fungus. This research method uses analysis of the number and density of stomata and trichomes using paired t test. The results showed that the average stomata density of healthy citronella leaves was ±470 stomata/mm2 and after being infected, the average density was ±312 stomata/mm2. The average density of healthy citronella leaf trichomes was ±267 trichomes/mm2 and after infection the average density was ±222 trichomes/mm2.  
Pemetaan Kerusakan Ekosistem Mangrove Akibat Aktivitas Masyarakat Di Desa Kuala Langsa Kecamatan Langsa Barat Minda Ardini Purba; Dra. Elfrida, M.Pd; Nursamsu, S.Pd., M.Pd
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i1.6769

Abstract

Ekosistem Manggrove adalah wilayah yang harus dilestarikan untuk mencegah terjadinya abrasi pantai, dan sering dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk membuat arang. Namun, melihat kondisi lapangan terlihat hutan manggrove banyak ditebang dikarenakan  untuk pembuatan arang sehingga terjadinya kerusakan pada beberapa lahan sehingga tujuan penelitian ini adalah mengetahui pola pemetaan kerusakan ekosistem mangrove akibat aktivitas masyarakat, Mengetahui keanekaragaman vegetasi mangrove dan mengetahui persepsi masyarakat tentang ekosistem mangrove di Desa Kuala Langsa. Penelitian ini dilakukan selama 4 bulan mulai dari bulan November 2021 sampai dengan bulan Febuari 2022. Teknik pengambilan dan pengamatan pola kerusakan dengan menggunakan metode NDVI ( Normalized Difference Vegetation Indeks), keanekaragaman vegetasi mangrove dengan menggunakan metode transek yang terdiri atas 3 transek terdiri dari 4 plot. Transek dimulai dari arah laut menuju kedaratan dan tegak lurus garis pantai. Pengukuran dilakukan terhadap pohon (20m x 20m), pancang (5m x 5m), dan semai (2m x 2m) sedangkan untuk persepsi masyarakat menggunakan kuisioner tertutup. Analisa data keanakeragaman mangrove yaitu menghitung kerapatan, kerapatan relatif, frekuensi, frekuensi relatif, dominansi, dominansi relatif, Indeks nilai penting dan indeks keanekaragaman sedangkan persepsi masyarakat menggunakan frekuensi. Hasil penelitian menggunakan metode NDVI menghasilkan rusak ringan 6,275 ha dan rusak berat 0,346 dan vegetasi di hutan mangrove Kuala Langsa ditemukan 5 jenis mangrove sejati dan 1 jenis komponen mangrove ikutan dengan kerapan tertinggi pada transek 2 tingkat semai yaitu Rhizophora apiculata dengan kerapatan 53.125 batang/ha dan kerapatan terendah pada transek 2 tingkat pohon yaitu Xylocarous Granatum dengan kerapatan 6,25 batang/ha. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan keanekaragaman jenis menunjukkan bahwa tingkat keanekaragaman spesies sedikit atau rendah sedangkan persepsi masyarakat tentang kerusakan ekosistem mangrove yang terjadi di desa kuala langsa yaitu 63,3 % Kata kunci: Hutan Mangrove, Kerusakan, NDVI, dan PemetaanABSTRACTMangrove ecosystem is an area that must be preserved to prevent coastal erosion, and is often used by local communities to make charcoal. However, looking at the field conditions, it appears that many mangrove forests are being cut down due to charcoal making so that there is damage to some land so the purpose of this study is to find out the mapping pattern of mangrove ecosystem damage due to community activities, to know the diversity of mangrove vegetation and to know the community's perception of the mangrove ecosystem in Kuala Langsa Village. . This research was conducted for 4 months starting from November 2021 to February 2022. The technique of taking and observing damage patterns was using the NDVI (Normalized Difference Vegetation Index) method, mangrove vegetation diversity using the transect method consisting of 3 transects consisting of 4 plots. . The transect starts from the sea to the land and is perpendicular to the coastline. Measurements were made on trees (20mx20m), saplings (5mx5m), and seedlings (2mx2m) while for public perception, a closed questionnaire was used. Analysis of mangrove diversity data is calculating density, relative density, frequency, relative frequency, dominance, relative dominance, important value index and diversity index, while community perception uses frequency. The results of the study using the NDVI method resulted in light damage of 6.275 ha and severe damage of 0.346 and vegetation in the Kuala Langsa mangrove forest found 5 true mangrove species and 1 type of associated mangrove component with the highest density on a 2-level seedling transect, namely Rhizophora apiculata with a density of 53,125 stems/ha and the lowest density on the tree level 2 transect was Xylocarous Granatum with a density of 6.25 stems/ha. Based on the results of research conducted on species diversity, it shows that the level of species diversity is little or low, while the public perception of the damage to the mangrove ecosystem that occurs in the village of Kuala Langsa is 63.3%.
Potensi Tanaman Melinjo Sebagai Antibakteri Alami Terhadap Bakteri Patogen Khastini, Rida Oktorida; Purwasi, Reti; Athaya, Ridha Puteri; Widiya, Yayu
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7215

Abstract

 Melinjo (Gnetum gnemon L.)  merupakan salah satu komoditas lokal di Indonesia yang memiliki ragam manfaat pada semua bagian organ tanaman. Kandungan senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, alkaloid, steroid, saponin yang berpotensi sebagai zat antibakteri dapat diisolasi daru bagian daun, kulit biji, dan bijinya melinjo. Penelitian ini bertujuan untuk menkaji dan menganalisis, yang telah ada dalam literatur untuk mendapatkan pemahaman mengenai potensi tanaman melinjo sebagai antibakteri alami. Metode yang digunakan adalah studi literatur dari berbagai jurnal ilmiah nasional dan internasional hasil penelusuran internet.  Berdasarkan hasil penelusuran pustaka dapat diketahui bahwa zat antibakteri dari ekstrak daun, biji dan kulit melinjo mampu menghambat aktivitas pertumbuhan bakteri patogen gram negatif yaitu Salmonella typhi, Salmonella enteritidis, Escherichia coli dan Pseudomonas aeruginosa  serta kelompok bakteri gram positif yang terdiri dari Streptococcus mutans, Staphylococcus aureus, Propionibacterium acnes dan Listeria monocytogenes. Aktivitas antibakteri ditunjukkan dengan terbentuknya diameter zona hambat di media pertumbuhan. Perbedaan nilai aktivitas dipengaruhi dari senyawanya, konsentrasi dari ekstraknya, daya difusi dari ekstrak, jenis patogen yang dihambat dan pelarut ekstrak.   
IDENTIFIKASI JENIS-JENIS TELUR CACING PARASIT PADA FESES SAPI DI DESA KLAMBIR V KECAMATAN HAMPARAN PERAK KABUPATEN DELI SERDANG PROVINSI SUMATERA UTARA Nasution, Putri Aminah; Febriani, Husnarika; Syukriah, Syukriah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7338

Abstract

ABSTRAKSalah satu penyebab  penyakit bagi peternak adalah  yang diakibatkan oleh telur cacing parasit. Telur cacing menyerang jaringan lambung ternak sapi dan cacing dapat juga tumbuh pada jaringan lain misalnya paru-paru, hati, otak dan limpa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menegetahui berbagai macam jenis-jenis telur cacing parasit, tingkat serangan telur cacing parasit, tingkat prevalensi, tingkat intensitas parasit pada feses sapi di Desa Klambir V Kecamatan Hamparan Perak kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Sampel feses sapi yang digunakan berjumlah 80 sampel. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dan feses yang diambil sebanyak ± 10 gram setiap ekor sapi. Metode identifikasi dengan menggunakan metode sedimentasi dan Mc Master. Menghitung analisis data menggunakan rumus prevalensi dan intensitas serangan parasit. Hasil penelitian jenis telur cacing yang ditemukan Haemonchus contortus, Echinostoma sp., Paramphistomum sp. Fasciola sp. Tingkat serangan parasit telur cacing  yang paling tinggi dilihat pada telur cacing parasit Paramphistomum sp. sebanyak 1.207 butir/gram memiliki kategori ringan. Tingkat prevalensi pada pola ekstensif Haemonchus contortus 30%, Echinostoma sp. 15%, Paramphistomum sp. 100%, Fasciola sp. 100% sedangkan pada pola Pemeliharaan intensif yaitu Haemochus contortus 22,5%, Echinostoma sp. 7,5%, Paramphistomum sp. 100% dan Fasciola sp. 100%. Tingkat intensitas serangan telur cacing tertinggi terdapat pada Paramphistomum sp. yaitu sebesar 30,17 kategori sedang, sedangkan nilai terendah telur cacing Echinostoma sp. yaitu 1,3 dengan kategori sedang. Kesimpulannya adalah Sapi yang dipelihara secara pola ekstensif memiliki resiko serangan parasit yang lebih tinggi dibandingkan secara pola intensif. Kata kunci : Sapi, Feses, Telur cacing parasit
Isolasi dan karakterisasi Bakteri Pendegradasi Amonia di Sungai Batang Ayumi Padangsidimpuan Basyaruddin, Nisa Anggraini; Rasyidah, Rasyidah; Mayasari, Ulfayani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7333

Abstract

Amonia merupakan gas yang tidak berwarna dan memiliki bau yang sangat tajam, sehingga gas ini sangat mudah dikenali melalui baunya. Bakteri pendegradasi amonia dapat mengasimilasi nitrogen amonia sebagai sumber nitrogen untuk mendorong pertumbuhan bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya bakteri pendegradasi amonia dan bagaimana karakteristiknya di Sungai Batang Ayumi Kota Padangsidimpuan yang berpotensi dalam mendegradasi zat amonia. Penelitian ini menggunakan analisis data secara deskriftif, kualitatif dan kuantitatif. Penelitian kualitatif dilakukan dengan menguji biokimia, yang meliputi uji katalase, uji motilitas dan uji sitrat. Sedangkan penelitian kuantitatif dilakukan dengan uji potensi bakteri. Hasil isolasi menghasilkan 10 isolat bakteri  yaitu 5 isolat yang tumbuh pada media spesifik Nitrosomonas dan 5 isolat pada media Spesifik Nitrobacter, kemudian dilakukan uji potensi pada masing-masing isolat dan diperoleh 4 isolat bakteri  yang berpotensi dalam mengoksidasi amonia (NH4) yang menghasilkan 4 genus bakteri yaitu Nitrosomonas, Nitrocococcus, Nitrospina dan Nitrococcus  
Isolasi Dan Identifikasi Bakteri Resisten Merkuri Dari Air Sungai Sekitar Pertambangan Emas Batang Toru Sumatera Utara Damanik, Novita; Febriani, Husnarika; Mayasari, Ulfayani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7979

Abstract

Telah dilakukan investigasi isolasi dan identifikasi bakteri resisten merkuri yang ditemukan dalam air sungai di dekat tambang emas Batang Toru di Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri resisten merkuri di sungai dekat Tambang Emas Batang Toru di Sumatera Utara, mengkarakterisasi morfologi dan sifat bakteri resisten merkuri yang diisolasi dari aliran sungai di sana, dan menilai kapasitas bakteri yang diisolasi dari aliran sungai di dekat Tambang Emas Batang Toru di Sumatera Utara untuk mengurangi merkuri. Sampel di ambil dari aliran limbah Pertambangan Emas Batang Toru dan dari aliran air sungai yang terkena buangan limbah dari Pertambangan Emas Batang Toru. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai bulan Agustus di Laboratorium Mikrobiologi Universitas Sumatera Utara Medan. Penelitian ini dilakukan dengan eksperimen laboratorium dengan pengujian pengamatan morfologi penelitian dianalisis secara deskriptip. Hasil dari penelitian ini diperoleh 5 isolat bakteri sebagai bakteri resisten merkuri, dengan kode isolat Sp1, Sp2, Sp3, Sp4 dan Sp5. Hasil dari pengujian daya reduksi merkuri menggunakan alat Atonomic Absorption Spektrophotometer (AAS) ialah isolate dengan kode Sp1 menurunkan kadar merkuri sebesar 53%, Sp2 menurunkan kadar merkuri sebesar 60%, Sp3 menurunkan kadar merkuri sebesar 46%, Sp4 mereduksi merkuri sebesar 50% dan Sp5 menurunkan kadar merkuri sebsar 67%. Semua isolat bakteri dapat mereduksi mereduksi merkuri dan isolat bakteri resisten merkuri ini dapat digunakan sebagai agen bioremediasi.
Perancangan Prototype SIMRS Rawat Jalan Menggunakan Metode FAST (Framework For The Application Of System Thinking) Guna Simulasi E-RM di RSU Deli Medan Tahun 2023 Wahab, Bachtiyar; Hutagalung, Miduk Jhon M
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7757

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Rawat Jalan Rumah Sakit adalah suatu sistem informasi dengan rangkaian proses pelayanan yang terorganisir, mengintegrasikan seluruh alur proses untuk menghasilkan informasi atau data secara tepat dan akurat untuk pelayanan rawat jalan. RSUD Deli Medan sudah memiliki Sistem Informasi Manajemen Rawat Jalan Rumah Sakit, namun belum terintegrasi antara satu unit dengan unit lainnya dan unit poliklinik masih menggunakan sistem manual atau Rekam Medis berbasis kertas. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Informasi Manajemen Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Daerah Deli Medan yang memberikan gambaran integrasi data mulai dari unit pendaftaran, unit poliklinik, hingga unit apoteker. Pengembangan sistem ini menggunakan metode FAST (Framework For The Application Of System Thinking) dengan proses tahapan desain sistem. Pengumpulan data berupa kualitatif atau wawancara, pengujian sistem menggunakan Black Box Testing, dan bahasa program PHP dengan framework gabungan dan sebagai database MySQL. Hasil dari penelitian ini adalah Sistem Informasi Manajemen Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Deli Medan yang dirancang sesuai dengan kebutuhan rumah sakit, pengujian sistem yang dilakukan menunjukkan bahwa semua menu dan alat pada sistem tersebut berjalan dengan baik. Data yang tersimpan telah terhubung atau terintegrasi dengan unit lain, sehingga memudahkan petugas dalam mengelola data terkait pelayanan kepada pasien dan menghasilkan data yang akurat dan berkesinambungan. Dengan kesimpulan dapat diterapkan baik di rumah sakit khususnya untuk peningkatan mutu pelayanan rawat jalan, maupun sebagai bahan masukan referensi pembelajaran dalam perancangan sistem informasi manajemen rawat jalan di rumah sakit
Efektifitas Penyuluhan Perawatan Tali Pusat Terhadap Kemampuan Ibu Post Partum Dalam Perawatan Tali Pusat Bayi Baru Lahir di Rumah Sakit Nurul Hasanah Kutacane Etika Iskandar Ginting
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 4, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v4i1.7923

Abstract

Tetanus neonatorum dan infeksi tali pusat telah menjadi penyebab kesakitan dan kematian secara terus-menerus diberbagai Negara. Tujuan penelitian adalah mengetahui efektifitas penyuluhan perawatan tali pusat terhadap kemampuan ibu post partum dalam perawatan tali pusat bayi baru lahir di Rumah Sakit Nurul Hasanah Kutacane Tahun 2021.  Desain penelitian ini menggunakan desain eksperiment dengan design one group pre test and post test design, yaitu rancangan eksperimen dengan cara sampel diamati sebelum dan sesudah dilakukan treatment (perlakuan). Populasi dalam penelitian ini adalah ibu post partum yang berada di Rumah Sakit Nurul Hasanah Kutacane sebanyak 40 orang dan sampel penelitian menggunakan total sampling. Tekhnik pengumpulan data adalah ceramah dan observasi. Metode analisa data yaitu uji T-test dengan menggunakan bantuan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa kemamuan ibu post partum dalam perawatan tali pusat bayi baru lahir sebelum penyuluhan, mayoritas 30 orang (75.0%) dikategorikan kurang baik, kemampuan ibu post partum sesudah penyuluhan, mayoritas 37 orang (92.5%) dikategorikan baik, uji T-test didapatkan nilai signifikan =0.000 0,05 yang berarti data dinyatakan signifikan. Dengan melihat hasil tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa terdapat efektifitas penyuluhan perawatan tali pusat terhadap kemampuan ibu post partum dalam perawatan tali pusat bayi baru lahir di Rumah Sakit Nurul Hasanah Kutacane Tahun 2021. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan perawat dapat meningkatkan penelitian ini dengan menggunakan alat ukur dan metode yang  lain dengan sampel yang lebih banyak untuk memperoleh gambaran yang lebih luas. Selain itu, perlu menggunakan metode pendidikan kesehatan yang lebih menarik sehingga responden akan lebih antusias didalam penelitian

Page 42 of 161 | Total Record : 1602