cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 1,602 Documents
Hubungan Perilaku Perawat Dengan Pelaksanaan Pengkajian Resiko Jatuh Di Ruang Rawat Inap RSU Bangkatan Kota Binjai Dewanti, Sapta
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7731

Abstract

Perilaku perawat adalah perilaku terapeutik yang melibatkan semua unsur, yang harus dilandasi oleh aspek moral seperti Beneficience, Adil dan Fidelity. Perilaku merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi proses asuhan keperawatan, dalam melaksanakan pengkajian risiko jatuh sangat dibutuhkan sikap dan tanggung jawab yang profesional bagi seorang perawat. Penelitian ini menggunakan pendeketan kuantitatif yang berlandasan pada positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu. Penelitian ini dilakukan di RSU Bangkatan Binjai. Populasi penelitian sebanyak 50 orang, prosedur yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan menggunakan rumus slovin dengan tingkat kesalahan 5% (0,05%), total sampel yang didapat sebanyak 44 orang. Analisis data yang dilakuakan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji analisis korelasi chi-square dan fhiser’s exact. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan perilaku perawat baik yang melakukan pengkajian risiko jatuh dengan baik sebanyak 29 responden (90,6%), sedangkan yang melalukan pengkajian risiko jatuh dengan cukup sebanyak 3 responden (9,4%) dengan total 32 responden. Nilai p value 0,000, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti ada hubungan perilaku perawat dengan pelaksanaan pengkajian risiko jatuh di ruang rawat inap RSU Bangkatan Binjai.Disarankan kepada managemen rumah sakit untuk meningkatkan kedisiplinan dan memperhatikan sikap dan perilaku perawat agar meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit
Pengaruh Pemberian Senam Diabetik Terhadap Peningkatan Sirkulasi Peredaran Darah Perifer Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II Di Desa Suka Mulia Hulu Kecamatan Namorambe Sembiring, Hizkianta; Purba, Jhon Roby
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8065

Abstract

Untuk mengetahui pengaruh pemberian senam diabetik terhadap peningkatan sirkulasi peredaran darah perifer pada penderita diabetes mellitus tipe II di desa suka mulia hulu kecamatan namorambe. Metode: Desain penelitian ini termasuk kuantitatif dengan pendekatan penelitian quasi eksprimen design pretest dan post test. Responden penelitian diambil dari populasi penderita Diabetes Mellitus yang berada di Desa Suka Mulia Hulu Kecamatan namorambe berjumlah 65 orang. Uji yang digunakan uji statis paired t-test dengan siginifikan p value    0.05 yang menyatakan hipotesis alternatif di terima dan dengan pembuktian dilakukan untuk membuktikan hipotesis ada Pengaruh pemberian senam diabetik pada penderita Diabetes Mellitus tipe II terhadap peningkatan sirkulasi peredaran darah perifer. Hasil: Rata-rata nilai ABI sebelum dilakukan senam kaki Diabetik adalah 0.74, dengan nilai standar deviasi 0.091, dimana nilai min 0.60 dan nilai max 0.90 dan setelah  dilakukan senam  Diabetik nilai ABI adalah 0.95 dengan standar deviasi 0.083, dimana nilai min 0.80 dan nilai max 1.20 ,hasil analisis statistic dengan menggunakan paired t-test dengan nilai p value 0.000    0.05 maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh pemberian senam diabetik pada penderita Diabetes Mellitus tipe II terhadap peningkatan sirkulasi peredaran darah perifer. Kesimpulan: pelaksanaan senam  Diabetik dapat meningkatkan sirkulasi peredaran darah perifer pada penderita Diabetes Mellitus Tipe II.Penelitian ini merekomendasikan bahwa penderita pasien Diabetes Mellitus Tipe II diharapkan untuk dapat memanfaatkan senam  Diabetik yang praktis dalam meningkatkan perfusi peredaran darah perifer atau pembuluh darah kaki sebagai pencegah terjadinya komplikasi pada penderita Diabetes Mellitus Tipe II khsusnya ke daerah kaki.
Isolasi Bakteri Penghasil Biosurfaktan Yang Berperan Sebagai Bioemulsifiers Pada Limbah Industri Minyak Kelapa Sawit Di Kecamatan Medan Labuhan Aswin, Fachru Rozy; Rasyidah, Rasyidah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi bakteri penghasil biosurfaktan sampel limbah cair minyak kelapa sawit. Penelitian ini juga dilakukan untuk mengisolasi dan mengetahui kemampuan bakteri dalam memproduksi biosurfaktan berdasarkan uji emulsifikasi. Isolasi bakteri penghasil biosurfaktan dilakukan dengan menggunakan media BHA. Karakterisasi dilakukan dengan cara menumbuhkan isolat murni terpilih pada media BHA selanjutnya untuk menguji potensi emulsin (potensi emulsin ditandai dengan busa). Hasil isolasi bakteri diperoleh 10 isolat yang mampu tumbuh dan memanfaatkan Media BHA sebagai sumber karbon. Pada uji emulsifikasi isolat blcks 04 bakteri penghasil biosurfaktan dengan genus Bacillus sp memiliki nilai indeks emulsin tertinggi sebesar 60% dan terdapat genus Clostridium isolat blcks 08 dengan persentase 32%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA VIDEO ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA DI SMP NEGERI 3 WAINGAPU Nani, Irmalia Lunga; Ina, Anita Tamu; Makatita, Audrey Louise
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7383

Abstract

Permasalahan yang ditemukan di sekolah SMP Negeri 3 Waingapu menunjukan bahwa pada mata pelajaran IPA pembelajaran yang dilakukan sudah menggunakan beberapa model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa seperti problem based learning, dan jigsaw.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa di SMP Negeri 3 Waingapu melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick berbantuan media video animasi. Jenis penelitian merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Penelitian yang dilakukan di kelas dengan siklus spiral. Adapun tahapan penelitian : persiapan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII B SMP Negeri 3 Waingapu yang terdaftar pada tahun ajaran 2022/2023. Teknik dan instrumen pengambilan data yang digunakan adalah lembar observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu N-gain menggunakan EXCEL. Hasil penelitian dapat dilihat dari perbandingan nilai rata-rata setiap siklus pada pra siklus 42,25 (pretest),  56,45 (posttest) dengan N-gain 0,26 kategori rendah, dan nilai rata-rata pada pra siklus sebesar 51, pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh 58,38 (pretest), 78,70 (posttest) dengan N-gain 0,50 kategori sedang dan nilai rata-rata 84 selanjutnya pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh 74,18 (pretest), 95,16 (posttest) dan nilai rata-rata pada siklus II sebesar 91. Hasil tersebut dapat dikatakan meningkat. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick berbantuan media video animasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII-B di SMP Negeri 3 Waingapu
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Ibu Terhadap Pemakaian Alat Kontrasepsi Implant Di Desa Bunga Melur Kecamatan Deleng Phokisen Aceh Tenggara Indri Putri Sari; Vanni Fadhillah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i1.7943

Abstract

Masalah utama yang dihadapi di Indonesia adalah dibidang kependudukan yang masih tingginya pertumbuhan penduduk. Keadaan penduduk yang demikian telah mempersulit usaha peningkatan dan pemerataan kesejahteraan rakyat. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi minat ibu dalam pemakaian kontrasepsi implant di Desa Bunga Melur Kecamatan Deleng Phokisen Aceh Tenggara Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan crossectional, Populasi sebanyak 28 jiwa yang menjadi Pengambilan sampel menggunakan tehknik total sampling. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data primer yaitu berupa kuesioner yang di bagikan kepada responden.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa  Minat ibu terhadap penggunaan implant dari 28 responden dengan Mayoritas minat rendah ibu terhadap penggunaan implant banyak di jumpai pada ibu yang berumur 26-30 tahun yaitu sebanyak 15 orang (53,6%), mayoritas minat rendah ibu terhadap penggunaan implant banyak di jumpai pada ibu dengan pendidikan SMA yaitu sebanyak 13 orang (46,4%), mayoritas minat rendah ibu terhadap penggunaan implant banyak di jumpai pada ibu dengan jumlah anak 3 yaitu sebanyak 16 orang (57,1%), mayoritas minat cukup ibu terhadap penggunaan implant banyak di jumpai pada ibu yang mempunyai pengetahuan cukup terhadap implant yaitu sebanyak 13 orang (46,6%). Dalam penelitian ini peneliti menyarankan kepada petugas kesehatan khususnya bidan agar meningkatkan pelayanan Kebidanan khususnya pelayanan KB implant
Uji Aktivitas Ekstrak Buah Rotan Manau (Calamus manan) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Vibrio cholerase dan Staphylococcus epidermidis Siti Bariah; Rasyidah Rasyidah; Ulfayani Mayasari
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i1.7093

Abstract

Calamus manan, atau buah rotan manau, adalah salah satu bahan pengobatan alternatif dari alam yang memiliki aktivitas antibakteri.Ini karena mengandung alkaloid, flavonoid, triterpenoid, dan steroid sebagai bahan bioktif.Dalam penelitian ini, bakteri Vibrio cholerae dan Staphylococcus epidermidis digunakan untuk menguji aktivitas antibakteri ekstrak buah rotan manau.Difusi Kirby-Bauwer adalah teknik yang digunakan.Studi ini menemukan empat kelompok perlakuan untuk konsentrasi 20%, 40%, 60%, dan 80%.DMSO digunakan sebagai kontrol negatif, dan kloromfenikol digunakan sebagai kontrol positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat kelompok perlakuan, masing-masing dengan bakteri Vibrio cholerae, memiliki daya hambat rata-rata 6.1 mm, 8.7 mm, 9.5 mm, dan 9.6 mm.Kelompok yang paling aktif berkonsentrasi 80% dan 60 %, memberikan daya hambat 9,5 mm dan 9,5 mm. Pada bakteri Staphylococcus epidermidis, kelompok perawatan 20%, 40%, 60%, dan 80%, dengan hasil hambat rata-rata 4.9 mm, 6.1 mm, 8.0 mm, dan 8.5 mm. Dengan daya hambat 8,5 mm, konsentrasi paling aktif adalah 80%.Hasil uji One Way ANOVA dari kedua bakteri menunjukkan bahwa Ftabel Fhitung, menunjukkan bahwa ekstrak buah rotan manau mempengaruhi pertumbuhan bakteri Vibrio cholerae dan Staphylococcus epidermidis
PENATALAKSANAAN KARSINOMA NASOFARING DENGAN BANTUAN ALDH1 A1 SEBAGAI BIOMARKER DALAM PENENTUAN STADIUM Harahap, Armansyah Maulana
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7474

Abstract

ALDH tersebar di seluruh tubuh, mengkatalisis oksidasi aldehida dan berfungsi dalam detoksifikasi seluler, metabolisme dan pensinyalan asam retinoat / retinoic acid (RA) dan perlindungan dari spesies oksigen reaktif / reactive oxygen species (ROS). ALDH diregulasi oleh senyawa asam retinoat termasuk retinoid dan jalur potensial onkogenik seperti WNT/β-catenin dan MUC1-C/ERK. ALDH kemudian mengoksidasi aldehida yang berpartisipasi dalam mekanisme pensinyalan atau menginduksi kerusakan seluler atau DNA, meminimalkan produksi ROS dan pensinyalan asam retinoat. Mekanisme regulasi ini bergabung untuk menghasilkan efek yang dimediasi ALDH pada diferensiasi dan proliferasi sel, tumorigenesis, stemness dan resistensi terhadap terapi. Metode Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif terstruktur dengan kajian telaah literatur. Data artikel baik original article, research article, Review article maupun case report dikumpulkan untuk dianalisa sesuai dengan tujuan dari judul dan penulisan artikel ini. ALDH1 dianggap sebagai penanda / marker CSC, yang dapat menginduksi kanker dengan mempertahankan karakteristik CSC dan memodifikasi metabolisme. Tingkat ekspresi ALDH1 merupakan marker yang membedakan sel punca normal dari sel punca kanker. Studi penelitian klinis telah menemukan bahwa rasio prognostik dari famili gen ALDH1 dapat digunakan sebagai prediktor kuat yang buruk dari berbagai kanker solid. Sebagai prediktor kuat, ALDH1 juga terlibat dalam menurunkan resistensi obat pada kanker padat. Meski masih kontroversial, tidak dapat dipungkiri bahwa sel kanker dengan aktivitas ALDH tinggi dan karakteristik mirip sel punca lainnya terkait erat dengan resistensi obat dan rekurensi tumor. Keseimpulan menyatakan bahwa kadar ALDH1A1 yang tinggi memiliki korelasi terhadap kenaikan stadium pada kejadian karsinoma nasofaring, dimana semakin tinggi ALDH1A1 maka polanya menuju ke stadium IV.  
Pengaruh Promosi Kesehatan Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi Di Desa Suka Jaya Kecamatan Lawe Sigala-gala Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2021 Purnama Sari Cane
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 4, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v4i1.7916

Abstract

Remaja merupakan sebagai generasi penerus bangsa yang perlu dipersiapkan menjadi manusia yang sehat jasmani, rohani dan mental spiritual.Masa remaja merupakan masa transisi dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa yang ditandai dengan berbagai perubahan diantaranya perubahan fisik, psikis, dan sosial. Berbagai perubahan yang terjadi pada remaja tersebut dapat menimbulkan permasalahan yang mungkin dapat mengganggu perkembangan remaja di masa depan. Masalah kesehatan reproduksi yang memungkinkan dialami oleh remaja diantaranya yaitu Keterbatasan akses informasi bagi remaja Indonesia mengenai kesehatan reproduksi yang di dalamnya mencakup seksualitas disebabkan karena masyarakat Indonesia masih beranggapan bahwa seksualitas adalah hal yang tabu dan tidak layak untuk dibicarakan secara terbuka. Penelitian ini membahas tentang Pengaruh promosi kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi di Desa Suka Jaya Kecamatan Lawe Sigala-gala Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2021 Desain penelitian ini menggunakan metode Pre experimental design dengan one group pre-test post-test design dengan jumlah sampel 30 orang yang diambil dengan teknik Rendom sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisis data dengan menggunakan hasil uji statistic dengan menggunakan Uji Pairead T Tast pada program SPSS didapatkan nilai mean pengetahuan remaja terhadap kesehatan reproduksi sebelum  di  berikan Pendidikan kesehatan adalah 1,17 sedangkan setelah  diberi pendidikan kesehatan adalah 1,53. maka nilai mean sebelum  dan sesudah Pendidikan kesehatan adalah 0,443. Hasi uji statistic didapatkan niai P=0.001 berarti terlihat ada perbedaan kemapuan remaja/i dalam  pengetahuan kesehatan reproduksi sebelum dan sesudah di lakukan Pendidikan kesehatan di Desa Suka Jaya Kecamatan Lawe Sigala-gala Kabupaten Aceh Tenggara.
Penanaman Mangrove Sejati Dan Pembuatan Pegar Bambu Pemecah Ombak Untuk Pencegahan Abrasi Kawasan Pantai Desa Pematang Kuala Serdang Bedagai Sumatera Utara Budi, Rahmad Setia; Warsodirejo, Pandu Prabowo; Sularno, Sularno; Azwar, Edi; Paramuji, Muji; Lubis, Retnita Ernayani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i1.7485

Abstract

Kegiatan Hibah Insentif Pengabdian Masyarakat dalam rangka kegiatan peningkatan di bidang kesejahteraan masyarakat penduduknya yang didominasi oleh masyarakat nelayan kali ini mengambil lokasi di Dusun 5 Desa Pematang Kuala Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai Propinsi Sumatera Utara. Berlokasi di Pantai Timur Pulau Sumatera memiliki rentang yang cukup panjang dan luas terutama pada wilayah Serdang Bedagai yang merupakan wilayah pantai terpanjang dan terluas.  Pada kesempatan ini, kami melakukan kegiatan penanaman mangrove dan pembuatan pegar bamboo  pada daerah pantai di desa Pematang Kuala, dimana pantai ini berbatasan dengan desa Bogak Besar dan Bagan Kuala. Hasil kegiatan  di desa Pematang Kuala adalah tercapainya penanaman 1000 batang bambu pilihan untuk pembuatan pegar pemecah ombak penyebab abrasi yang telah mengancam pesisir pantai dusun 5 hutan mangrove seluas kurang lebih 40 hektar. Kendala yang dihadapi adalah dimana kondisi fisik jalan menuju pantai ini buruk, padahal di pantai ini memiliki potensi yang tinggi untuk dikembangkan menjadi ekowisata. Pada daerah pinggir pantai telah ditanam sekitar 20.000 tanaman mangrove dengan luas area sekitar 54 km sejak tahun 2014 oleh masyarakat setempat Jenis Mangrove yang terdapat di daerah ini adalah jenis Rhizopora Sp dan Avicennia. Warga pun antusias dan respect terhadap kegiatan ini demi terselamatkan nya pantai dusun 5. Kegiatan dibagi dua yaitu penanaman mangrove dan pembuatan pegar bamboo. Penanaman mangrove telah berhasil dengan menanam sebanyak 1500 batang bibit mangrove yang terbagi 2 spesies yaitu 750 spesies Rhizopora dan 750 spesies Avicennia. Dan Pembuatan Pegar Bambu dimana bambu yang digunakan adalah Spesies bambu kuning berkulit tebal dan beruas cukup panjang.
Bimbingan Teknis Kelompok Tani Pembuatan Mikroorganisme Lokal (MOL) Dan Pupuk Organik Cair (POC) Di Kota Padangsidimpuan Adelina, Rasmita; Harahap, Sriwinaty; Amnah, Rizky; Nasution, Yusriani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7753

Abstract

Pelaksanaan bimbingan teknis pembuatan mikroorganisme lokal dan pupuk organik cair dengan kelompok tani se-kota Padangsidimpuan merupakan salah satu kegiatan bersifat edukasi dan teknis dalam rangka pengabdian masyarakat oleh pihak akademisi dari salah satu perguruan tinggi  swasta di kota padangsidimpuan Universitas Graha Nusantara Fakultas Pertanian Program studi Agroteknologi  dengan Dinas Pertanian Kota Padangsidimpuan.  Kegiatan ini bertujuan untuk membekali kembali para petani yang tergabung dalam kelompok -kelompok tani tentang pentingnya ilmu dan keterampilan pembuatan mikroorganisme lokal (MOL) dan pupuk organik cair (POC) di saat keberadaan pupuk anorganik sering sekali mengalami kelangkaan ataupun jika sudah ada, harganya semakin mahal. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, yang berlokasi di kantor- kantor BPP yang ada di kota Padangsidimpuan. Pembuatan MOL dan POC dengan bahan utama bahan-bahan atau sampah organik di sekitar kita dan sangat mudah mendapatkannya dipadukan dengan teknik pembuatan yang tidak rumit, maka akan sangat membantu para petani untuk memenuhi kebutuhan terhadap pupuk bahkan pestisida nabati yang dibutuhkan dalam kegiatan budidaya tanaman di sawah dan kebun mereka.  Prinsip utama  dalam pembuatan MOL dan POC adalah proses fermentasi. Maka bahan-bahan utama yang dipersiapkan harus mencakup sebagai sumber karbohidrat, glukosa dan sumber mikroorganisme. Selanjutnya MOL yang telah berhasil diperoleh, bisa digunakan sebagai POC, dekomposer (“starter)) dalam pembuatn kompos,  pupuk hayati dan pestisida nabati

Page 47 of 161 | Total Record : 1602