cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 1,602 Documents
Pemanfaatan Kulit Singkong (Manihot utilisima) Sebagai Bahan Pakan Ternak Alternatif Di Desa Tuntungan II Rahma, Fazira; Rahmadina, Rahmadina; Hardiansyah, Elan; Audi, Fanya; Lubis, Annisa; Hasriana, Eli
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9165

Abstract

Kulit singkong termasuk dalam kategori sampah organik karena dapat terurai secara alami (busuk atau remuk). Selama ini limbah singkong hanya diolah menjadi kompos, pakan ternak, dan bioenergi. Kegunaan ini karena kulit singkong banyak mengandung karbohidrat. Namun hasil pengolahan tersebut belum memberikan nilai jual yang ekonomis. Menurut Hersoelistyoroni, kandungan karbohidrat pada kulit singkong sebesar 4,55%. Oleh karena itu kulit singkong dapat dimakan manusia. Salah satu alternatif pemanfaatan kulit singkong untuk mengkonsumsi kulit singkong dan meningkatkan nilai ekonomi produk olahannya adalah melalui pemanfaatan bioteknologi yang dapat diterapkan pada skala industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan nutrisi apa saja yang terdapat pada kulit singkong, cara mengolah limbah kulit singkong yang benar untuk dijadikan bahan alternatif pakan ternak dan mengetahui pengaruh pemberian limbah kulit singkong terhadap pertumbuhan ternak. Penelitian ini menggunakan metode survei dan observasi langsung di lokasi. Penentuan lokasi sampel menggunakan “Purposive Sampling” terpilih 9 responden. Yang diukur adalah produksi kulit singkong, daya dukung limbah kulit singkong untuk sapi potong dan kandungan gizi kulit singkong hasil olahan opak. Olahan kulit singkong buram digunakan setelah dikupas, dikuliti dan dikeringkan. Hasil penelitian menunjukkan produksi kayu kulit singkong kering dari olahan kayu opak di desa Tuntungan II sebesar 161.260,41 ton/tahun. Jika dihitung berdasarkan daya dukung olahan kulit singkong opak, Desa Tuntungan II mampu menampung kurang lebih 2583 ST (unit ternak) atau 2583 ekor sapi dewasa setiap tahunnya. Oleh karena itu, pengolahan kulit singkong menjadi opak di Desa Tuntungan II dapat memenuhi kebutuhan pakan ternak
ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TEACHING AND LEARNING MATA PEMBELAJARAN AQIDAH AKHLAK DI MA BAHJATUL ULUM TEGALSIWALAN PROBOLINGGO Hidayati, Nur; Wahab, Abdul Aziz; Herwati, Herwati
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9318

Abstract

Sekolah MA Bahjatul Ulum memiliki siswa yang beragam, ditandai dengan minat belajar, pola kognitif, dan tingkat efektivitas yang berbeda, meskipun secara fisik memiliki kesamaan. Guru mata pelajaran sering memanfaatkan metodologi contextual teaching and learning, khususnya pada ranah aqidah moral. Tujuan utama dari strategi contextual teaching and learning ini adalah untuk meningkatkan kualitas siswa dan menumbuhkan pemikiran kolaboratif. Jenis dan pendekatan penelitian ini mengunakan kualitatif dengan tehnik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan diskusi. Jenis dan pendekatan penelitian ini mengunakan kualitatif dengan tehnik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan diskusi. Tempat dan Waktu eksplorasi dilakukan di Sekolah MA Bahjatu Ulum, Desa Kemuning, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Sejumlah fitur pendekatan pembelajaran dan pengajaran kontekstual membantu atau merugikan implementasinya. Dalam pengajaran dan pembelajaran kontekstual, komponen pendukung dapat membantu siswa belajar lebih efektif, sedangkan komponen penghambat dapat membuat pembelajaran kurang berhasil.
Efektivitas Video Edukasi ASI Ekslusif Terhadap Pengetahuan Ibu Damayanti, Siti; Apriani, Fitri; Satria, Orita; Nasution, Nurromsyah; Rosita, Rosita
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8535

Abstract

Pola pemberian ASI pada bayi umur 0-5 bulan di Indonesia sebanyak 37,3% ASI Eklusif dan lebih dari 200.000 bayi atau 5% dari populasi bayi di Indonesia saaf itu tidak diberikan ASI sama sekali. Pencapaian pemberian ASI Aksklusif di Aceh 2022 tercatat 66,6%. Kurangnya pemberian ASI Eksklusif  disebabkan beberapa faktor antara lain kurangnya pengetahuan terkait pentingnya ASI sehingga berdampak pada ibu dalam pemberian ASI Eksklusif. Pemberian edukasi melalui video sangat membantu pengetahuan ibu tentang ASI Eksklusif Metode: Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain pre and post test without control. Penelitian ini dilakukan kepada 69 orang sampel yang dilaksanakan pada tanggal 06 Juni 2023 s/d 16 Juli 2023. Metode analisa data yang digunakan menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil Penelitian: Menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara edukasi ASI melalui media video terhadap pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif. Serta hasil uji Wilcoxon didapatkan dengan p-value = 0,000 a= 0.05. Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan pengetahuan ibu sebelum dan sesudah diberikan intervensi video edukasi asi eksklusif yang mengarah kepada keefektifannya terhadap pengetahuan ibu di wilayah kerja uptd puskesmas krueng sabee hal ini dibuktikan dengan hasil nilai Z yaitu -6.535b dan dari nilai p-value = 0,000
E-IK Transformasi DNA Untuk Praktikum Biologi Molekuler Maharani, Ria Ika; Mustikaningtyas, Dewi; Hadikawuryan, Danang Subarkah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.9292

Abstract

Kemunculan bioteknologi molekuler dipelopori oleh rekayasa genetika, dimana meliputi manipulasi gen, kloning gen, Deoxyribonucleic acid (DNA) rekombinan, teknologi modifikasi genetik, dan genetika modern dengan menggunakan prosedur identifikasi, replikasi, modifikasi dan transfer materi genetik dari sel, jaringan, maupun organ. Kemajuan bioteknologi molekuler ini telah merambah disemua line kehidupan, sehingga dengan kondisi saat ini sebuah learning by doing sangat diperlukan sebagai bekal keterampilan. Salah satu tahap dalam rekayasa genetika ini adalah proses transformasi DNA, dimana diberikan pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan proses transformasi DNA yang efektif dan efisien dengan tingkat keberhasilan tinggi. Kesiapan bahan dan peralatan harus mendukung dalam melakukan kegiatan rekayasa genetika, selain dari teknik praktik sesuai instruksi kerja (IK) yang jelas dan adaptif. Penelitian ini dirancang dengan tujuan mendapatkan E-IK Transformasi DNA menggunakan DH10B Competent Cells dengan metode heat sock. Metode penelitian berbasis project guna mendapatkan instruksi kerja yang dapat diaplikasikan di laboratorium Biologi FMIPA UNNES dan disajikan dalam bentuk digital berupa E-IK dengan model pengembangan 4-D yang memiliki empat tahap proses, yaitu Define, Design, Development, dan Disseminate. Tahapan akhir dilakukan uji coba hasil E-IK melalui uji validitas dan uji kelayakan. Hasil penelitian menghasilkan E-IK Transformasi DNA berbasis project dengan uji validasi dan uji kelayakan pada skor 79,58% dan 82,29%. Dengan perolehan skor tersebut masuk dalam kategori baik, sehingga dapat digunakan sebagai acuan dalam melakukan praktikum transformasi DNA.
Aktivitas Antijamur Ekstrak Aseton Daun Teratai Putih (Nymphae alba) Terhadap Jamur Candida albicans Irawan, Ade; Ulfah, Mariam; Putra, Teguh Adiyas
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8210

Abstract

Indonesia is a tropical country with very diverse plants. This plant is a source of secondary metabolite compounds that have pharmacological activities that combine a variety of them including antifungal. One of them is the white lotus (Nymphae alba). This plant contains flavonoids, phenols, terpenoids and alkaloids. This plant also has pharmacological activities including antioxidant, antiobesity, analgesic and antidiarrheal. This study aims to determine the inhibition zone of white lotus acetone extract (N.alba) against the fungus Candida albicans. The extraction process was carried out by maceration method with acetone solvent for 3 x 24 hours. The antifungal test method was carried out using the disc diffusion method, three concentrations of acetone extract were used, 25%, 50% and 75%, the positive control used was ketoconazole and the negative control was 10% DMSO. The results of this study were white lotus acetone extract which had an inhibition zone value of 11.8 mm for the extract with a concentration of 25% in the strong category, 14 mm for the extract with a concentration of 50% in the strong category, and 16.3 mm for the extract with a concentration of 75 % in the strong category, while the positive control has an inhibition zone value of 10 mm. This proves that white lotus has good potential as an antifungal agent from plant. 
Sosialisasi Kerukunan Umat Beragama Dan PBM No. 9 Tahun 2006 Dengan Pengurus FKUB Kecamatan Dan Kelurahan Di Kabupaten Deli Serdang Sipahutar, Romat Efendi; Kalsum, Umi; Juliana, Juliana; Tanjung, Muhammad Arsalan Kamil; Budi, Rahmad Setia; Warsodirejo, Pandu Prabowo
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8938

Abstract

Penelitian ini adalah menganalisis studi Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan Tahun 2006 Tentang Pendirian Rumah Ibadah di Kabupaten Deli Serdang serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode penelitian lapangan (field research). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sosialisasi Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan Tahun 2006 Tentang Pendirian Rumah Ibadah di kecamatan lubuk pakam telah berjalan dimana Pemerintah daerah melalui FKUB dan Kesbangpol menerapkan peraturan pendirian rumah ibadah dengan prosedur yang telah ditetapkan. Faktor pendukungya yaitu dengan adanya Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan Tahun 2006 dapat menjadi acuan bagi masyarakat dalam pendirian rumah ibadah dan adanya sikap toleransi beragama. Sedangkan yang menjadi penghambat yaitu sering terjadinya manipulasi data penduduk yang menjadi syarat dalam pendirian rumah ibadah dan persoalan teologi, sehingga kalangan umat beragama merasa enggan mendiskusikan masalah-masalah keimanan, adanya kepentingan politik, muncul kekacauan politik yang ikut mempengaruhi hubungan antara agama
Formulasi Sediaan Krim Dari Ekstrak Daun Jamblang (Syzygium cumini L.) Terhadap Bakteri Propionibacterium acnes. Hayati, Silmi; Harnis, Zola Efa; Naibaho, Legawati
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.9728

Abstract

Jamblang merupakan salah satu tanaman yang berkhasiat untuk mengobati jerawat. Faktor pemicu timbulnya jerawat terjadi karena memproduksi minyak yang berlebih pada kulit wajah. Oleh karena itu dibutuhkan sediaan yang tidak mengandung bahan dasar yang berlemak yang dapat memicu produksi minyak berlebih pada wajah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas Antibakteri formulasi sediaan krim ekstrak etanol Daun Jamblang terhadap bakteri Propionibacterium acnes dan pada Konsentrasi berapa yang paling efektif. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yaitu karakterisasi, skrining fitokimia, pembuatan sediaan, evaluasi sediaan, dan uji bakteri yang dilakukan di dalam laboratorium. Sampel yang digunakan adalah daun jamblang. Simplisia daun jamblang menggunakan metode maserasi dengan etanol 96% selama 5 hari, di uapkan menggunakan rotary evaporator, dibuat menjadi ekstrak kental. Hasil ekstrak kental yang diperoleh dibuat menjadi sediaan krim. Dengan basis krim asam stearate dan adeps lanae serta nipagin dan nipasol sebagai pengawet dan TEA ditambahkan sebagai pengemulsi. Krim kemudian melewati beberapa uji evaluasi sediaan diantaranya uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar. Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak daun jamblang dapat dibuat menjadi sediaan krim yang memenuhi persyaratan pengujian sediaan krim dan dilakukan uji pada bakteri Propionibacterium acnes. Maka pada sediaan krim ekstrak etanol daun jamblang dengan koonsentrasi 15 % yang paling baik daya hambat nya dan pada uji analisis statistik dengan One Way Anova hasil uji dari normalitas dengan uji Saphiro-Wilk dan uji homogenitas, menghasilkan nilai masing-masing data 0,05 maka data terdistribusi normal, Hasil uji One Way Anova pada masing-masing kelompok formulasi didapatkan nilai Sig 0,05 maka formulasi memiliki perbedaan yang signifikan
PERAN MANAJEMEN KETATAUSAHAAN DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN AKADEMIK DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA AR-ROFI’IYYAH Sholehah, Luluil Maratus; Islam, Muhammad Hifdil; Badruddin, Muhammad Fuad
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9038

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membicarakan tata usaha untuk meningkatkan pelayanan akademik. Berkurangnya tingkat kepuasan karena penurunan mutu layanan. oleh Ketidak pedulian yang jika diabaikan dapat merusak kepercayaan karyawan dan pandangan konsumen terhadap institusi tersebut. Peran ketatatausahaan  di dalam meningkatkan pelayanan akademik dan bagaimana perencanaan ketatatausahaan meningkatkan pelayanan akademik adalah topik penelitian ini. Studi lapangan di SMP AR ROFI’IYYAH di dekat Kraksaan dilakukan untuk mempelajari masalah tersebut. Sumber data yang digunakan untuk mengumpulkan deskripsi tentang upaya untuk meningkatkan pelayanan akademik. Data diperoleh melalui pengamatan, pencatatan, dan interaksi langsung. Setiap data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk meningkatkan pelayanan akademik, perencanaan tata usaha sekolah dilakukan secara sistematis. Manajemen administrasi sekolah melibatkan partisipasi guru dan staf berkumpul untuk menyampaikan laporan pelayanan sekolah. Aspek-aspek kebutuhan civitas akademik dimasukkan ke dalam perencanaan ini.
Analisis Perbandingan Organ Reproduksi Pada Burung Puyuh (Conturnix conturnix) Betina Umur 4 Bulan Dengan Umur 9 Bulan Hardiansyah, Dadang; Nasution, Nurhafizah; Lubis, Salwa Yurinanda; Wahyuni, Mira
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8501

Abstract

Burung puyuh adalah burung yang tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Burung puyuh merupakan burung yang tidak dapat terbang, memiliki ukuran tubuh yang sangat kecil dan berkaki pendek. Burung puyuh sering dibudidayakan karena mampu menghasilkan telur yang banyak serta dagingnya dapat dikonsumsi. Telur pada burung memiliki kandungan nutrisi yang sangat tinggi, protein yang terkandung didalamnya dapat melebihi protein yang terkandung pada telur ayam, telur itik, telur angsa maupun telur mentog. Burung puyuh jenis Coturnix coturnix japonica betina masak kelamin dimulai pada usia 42 hari atau sekitar usia enam minggu. Produksi telur yang berbeda pada usia 4 bulan dan 9 bulan sangat berkaitan erat dengan keadaan organ reproduksi pada burung puyuh. Sebagaimana organ reproduksi berfungsi dalam pembentukan putih telur, membran kerabang serta kerabang telur. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan organ reproduksi burung puyuh betina umur 4 bulan dengan umur 9 bulan. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 7 desember 2023 pukul 8.30 – 10.00 wib di laboratorium pendidikan biologi UIN Sumatera Utara dengan menggunakan Metode quasi-eksperimen, yaitu perbandingan antara kelompok-kelompok dilakukan tanpa penerapan randomisasi penuh. Dan dengan adanya penelitian ini semoga dapat menjadi bahan kajian atau penmbah wawasan mengenai Perkembangan organ reproduksi Burung puyuh
Diversitas Dan Populasi Bakteri Pelarut Fosfat Pada Berbagai Tanah Dari Mangrove Berbeda Di Kawasan Pulau Kampai Raselia, Citra; Manalu, Kartika; Nasution, Rizki Amelia
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8383

Abstract

Mangrove merupakan ekosistem yang sangat produktif. Sumber daya mangrove mempunyai beberapa peran baik secara fisik, kimia, dan biologi yang sangat berperan penting dalam menyediakan kebutuhan hidup masyarakat dan memiliki fungsi sebagai penyanggah keseimbangan ekosistem di wilayah pesisir. Ada berbagai macam organisme salah satunya bakteri pelarut fosfat (BPF) yang dapat diisolasi dari tanah rhizosfer mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan isolasi bakteri pelarut fosfat dan uji potensinya. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dimana merupakan informasi yang bisa diberi nilai yang diukur. Keanekaragaman dan populasi bakteri pelarut fosfat terhadap perbedaan dari beberapa jenis mangrove hasil yang diperoleh berbeda sangat nyata, hal ini diuji dengan uji beda nyata terkecil 5%. Pada penelitian ini diperoleh 12 isolat BPF dengan kode BFM 01, BFM 02, BFM 03, BFM 04, BFM 05, BFM 06, BFM 07, BFM 08, BFM 09, BFM 10, BFM 11 dan BFM 12. Kemampuan bakteri dari tanah magrove di pulau kampai memiliki diversitas indeks yang rata-rata berpotensial. Isolat yang memiliki indeks diversitaspaling tinggi dengan kode isolat BFM 04 yaitu sebesar 8,50 mm dan BFM 12 yaitu sebesar 8,25 mm sedangkan yang memiliki indeks diversitas paling rendah BFM 09 yaitu sebesar 2,25.

Page 62 of 161 | Total Record : 1602