cover
Contact Name
Ethycasari
Contact Email
-
Phone
+62315633365
Journal Mail Official
lppmwb@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cimanuk No.20, Darmo, Kec. Wonokromo, Kota SBY, Jawa Timur 60241
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : 2302948X     EISSN : 26865297     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal keperawatan menerbitkan artikel ilmiah terkait masalah keperawatan dan kesehatan. Jurnal ini ada sejak tahun 2012 dan terbit dua kali dalam satu tahun di bulan Mei dan November.
Articles 163 Documents
PENGARUH TERAPI TERTAWA TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PADA LANSIA Masito, Siti; Mardiana, Nova; Sari, Indah Permata
Bahasa Indonesia Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v12i2.538

Abstract

Kelcelmasan adalah sulatul pelrasaan tidak nyaman ataul keltakultan yang diselrtai olelh relspon aultonomy. Pelnellitian ini belrtuljulan ulntulk melnganalisis pelngarulh telrapi telrtawa telrhadap pelnulrulnan tingkat kelcelmasan pada lansia. Delsain pelnellitian yang digulnakan delsain prel-elkspelrimelntal delngan Tipel Onel Groulp Prel-Post Telst Delsign. Sampell belrjulmah 19 orang lansia. Pelngambilan sampell ini dilakulkan delngan cara nonprobability sampling delngan telknik Pulrposivel Sampling. Instrulmeln yang digulnakan kulelsionelr Gelriatric Anxielty Scalel (GAS) yang suldah bakul dan Standar Opelrasional Proseldulr (SOP) langkah-langkah telrapi telrawa yang belrsulmbelr dari bulkul pelnelliti selbellulmnya, yang suldah tidak dilakulkan ulji validitas dan ulji relabilitas lagi. Hasil ulji normalitas melnggulnakan ulji Shapiro wilk Ulji statistik yang digulnakan Paireld Samplels T-Telst. Hasil akhir melnulnjulkkan bahwa seltellah dibelrikan telrapi telrtawa selbagian belsar delngan pelrselntasel 89,5% lansia delngan tingkat kelcelmasan ringan. Belrdasarkan hasil analisis ulji statistic Paireld Samplels T-Telst di dapatkan nilai p-valulel 0,0002 <α 0,05 selhingga dapat disimpullkan ada pelngarulh yang signifikan antara telrapi telrtawa telrhadap pelnulrulnan tingkat kelcelmasan pada lansia.
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA USIA DEWASA AWAL (18-40 TAHUN) Halawa, Aristina; Artini, Budi; Manutmasa, Yustina Santina
Bahasa Indonesia Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v12i2.541

Abstract

Stres pada dewasa awal akan mengalami gejala fisik seperti menciptakan perubahan dalam metabolisme, meningkatkan laju detak jantung dan pernafasan, meningkatkan tekanan darah atau menimbulkan sakit kepala yang luar biasa, serta menyebabkan serangan jantung bahkan mengalami strok. Tujuan: penelitian ini untuk menganalisis hubungan tingkat stres dengan kejadian hipertensi pada usia dewasa awal. Metode penelitian yang digunakan adalah korelasi dengan metode pendekatan cross sectional, populasi dalam penelitian ini sebanyak 66 orang, besar sampel 57 orang dipilih menggunakan teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden mengalami tingkat stres sedang yaitu 30 orang (52,6%) dan untuk Hipertensi paling banyak mengalami pre hipertensi sebanyak 22 orang (38,6%). Hasil uji spearman didapatkan p=0.003 dengan kemaknaan p<0.005 yang berarti H1 diterima. Kesimpulan: hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat stres dengan kejadian hipertensi pada dewasa awal. Berdasarkan hal tersebut tekanan darah pada dewasa awal dapat dikontrol dengan menjaga gaya hidup sehat agar tidak mengalami stres.
STUDI KASUS: PERSIAPAN PRAKONSEPSI DAN PERENCANAAN KEHAMILAN SEHAT PADA WANITA USIA SUBUR DENGAN INFERTILITAS SEKUNDER Mas'udah, Endah Kamila
Bahasa Indonesia Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v12i2.542

Abstract

Infertilitas merupakan masalah yang berat bagi pasangan suami istri yang mengalaminya, dimaknai oleh kondisi pasangan yang tidak mampu mendapatkan kehamilan dalam satu tahun meski sudah aktif secara seksual tanpa kontrasepsi. Banyak masyarakat menganggap bahwa puncak permasalahan kesuburan adalah perempuan, dalam hal ini perlu diperhatikan bahwa masalah kesuburan tidak hanya berasal dari Perempuan, bisa jadi dari suami, gaya hidup dan banyak faktor lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengambarkan Persiapan prakonsepsi dan perencanaan kehamilan sehat pasa Wanita Usia Subur dengan masalah infertilitas Sekunder. Metode yang digunakan adalah case study dengan analisis data primer diperoleh melalui anamnesa menggunakan lembar skrininig dan pemeriksaan fisik pada Ny. D usia 31 tahun. Hasil penelitian menunjukkan pada kasus Ny.D belum memiliki anak dari pernikahan keduanya setelah 4 tahun menikah, tidak ditemukan masalah dalam lembar skrining, hubungan seksual aktif dan belum penah keguguran selama 4 tahun terakhir. Wanita Usia Subur dengan keadaan tubuh sehat dengan akstifitas seksual aktif, seharusnya dapat segera hamil, namun perlu mencari penyebab lainnya yang mungkin menjadi penyebab infetilitas, seperti melakukan pemeriksaan bersama pasangan ke dokter SpOG fertilisasi untuk menemukan penyebab pasti dan tindak lanjut berikutnya agar memperoleh perencanaan kehamilan yang sehat.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KECEMASAN DALAM MERAWAT PASIEN DENGAN PERILAKU KEKERASAN SKIZOFRENIA PARANOID DI POLIKLINIK RUMAH SAKIT JIWA DAERAH PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Irfansyah, Rian; Sari, Indah Permata; Mardiana, Nova
Bahasa Indonesia Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v12i2.556

Abstract

Kecemasan adalah gangguan alam perasaan ketakutan atau kekhawatiran yang mendalam dan berkelanjutan, kepribadian masih tetap utuh dan terganggunya perilaku tetapi masih dalam batas-batas norrmal. Pengetahuan adalah segala sesuatu yang diketahui atau segala sesuatu yang berkenaan dengan hal. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada hubungan pengetahuan dengan kecemasan keluarga klien perilaku kekerasan rawat jalan di RSJD Provinsi kepulauan Bangka Belitung Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan desain crosssectional, data diambil dari hasil analisa univariat dan bivariat menggunakan Uji Spearman Rank dengan derajat p value = ≤ 0,005. Sampel penelitian berjumlah 99 orang pasien menggunakan teknik non random kuota sampling. Penelitian ini dilaksanakan diruang ruang rawat jalan Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2022. Hasil uji Spearman Rank nilai signifikan atau p value = 0,001 ≤ 0,005 yang artinya ada hubungan yang signifikan antara variabel independen dan variabel dependen. Dan dengan nilai r sebesar -0,419. Saran dari penelitian ini Diharapkan kepada pihak RSJD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menginstruksikan untuk mengoptimal dalam pemberian edukasi kepada keluarga yang merawat pasien dirumah untuk meningkatkan pengetahuan keluarga pasien dengan cara memberikan pendidikan bagaimana cara mengatasi atau mengontrol apabila pasien mengalami perilaku kekerasan dan cara menenangkan pasien dengan perilaku kekerasan yang bisa berguna untuk memberi ketenangan pada pasien itu sendiri.
HUBUNGAN EFIKASI DIRI TERHADAP PENCEGAHAN DM PADA ANAK DI SMPN 7 KOTA PANGKALPINANG Devi, Shinta; Arjuna, Arjuna; Lestari, Indri Puji
Bahasa Indonesia Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v12i2.557

Abstract

Gaya hidup yang kurang baik dan dapat menyebabkan kematian. Saat ini penderita DM sudah ditemukan di semua tingkatan usia. Pemerintah sudah melakukan beberapa upaya untuk mencegah terjadinya DM pada remaja diantaranya adalah program Cerdik dan RAN-PIJAR, namun upaya pencegahan DM sangat bergantung pada efikasi diri remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan efikasi diri terhadap pencegahan DM pada anak di SMPN 7 Kota Pangkalpinang Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah 241 siswa kelas IX di SMPN 7 Kota Pangkalpinang. Besaran sampel dalam penelitian ini adalah 77 siswa responden yang dipilih dengan Teknik purposive sampling. Hasil penelitianini menyatakan bahwa anak dengan upaya pencegahan DM yang buruk, paling banyak dialami oleh anak dengan efikasi diri yang rendah yaitu 21 (80,8%) orang, dibandingkan anak dengan efikasi diri yang tinggi. Hasil analisis data menggunakan uji Chi – Square di dapatkan nilai p-value (0,000) < α (0,05), yang berarti ada hubungan yang bermakna antara efikasi diri terhadap pencegahan DM pada anak SMPN 7 Kota Pangkalpinang Tahun 2022.
PENGARUH EDUKASI BERBASIS DIGITAL TERHADAP PENGETAHUAN DAN KESIAPSIAGAAN BENCANA KEBAKARAN PADA WARGA GRIYA SURABAYA ASRI RT/RW 005/004 SURABAYA Lataima, Nurmawati; Siagian, Martha Lowrani; Rhomadona, Shinta Wurdiana
Bahasa Indonesia Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v13i1.596

Abstract

Kesiapsiagaan adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mencegah bencana. Keadaan bencana tidak dapat diduga maka siaga darurat salah satu kegiatan yang dilaksanakan dengan segera pada saat kejadian bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pengetahuan Edukasi Berbasis Digital Terhadap Pengetahuan Dan Kesiapsiagaan Bencana Kebakaran Pada Warga Griya Surbaya Asri Rt/Rw 005/004 Surabaya. Jenis penelitian ini bersifat Kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah Warga Griya Surabaya Asri RT/RW 005/004 sebanyak 60 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu Random Sample. Analisis yang digunakan yaitu analisis bivariat berupa uji Chi Square. Hasil: Penelitian ini menunjukan bahwa adanya hubungan signifikan antara pengetahuan terhadap kesiapsiagaan kebakaran dengan nilai P (0,000) < (0,005).
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG KATETERISASI JANTUNG DENGAN KECEMASAN PADA PASIEN SEBELUM KATETERISASI JANTUNG Artini, Budi; Tjahjono, Hendro Djoko; Nuraeni, Nuraeni
Bahasa Indonesia Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v13i1.597

Abstract

Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan penyebab utama kematian, morbiditas dan penurunan kualitas hidup. Kateterisasi jantung merupakan tindakan prosedur diagnostik invasif yang paling akurat pada PJK dan tindakan ini dapat menimbulkan kecemasan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan tingkat pengetahuan tentang kateterisasi jantung dengan kecemasan pada pasien sebelum kateterisasi jantung. Desain penelitian yang digunakan correlasi dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah populasi sebanyak 32 . Besar sampel 30 responden, pengambilan sampel menggunakan teknik Consecutive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan analisa data menggunakan uji spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir setengah dari responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 12 responden (40%) dan kecemasan ringan sebanyak 12 responden (40%). Hasil uji Spearman rho nilai p value 0,000 hal ini menunjukkan adanya hubungan tingkat pengetahuan tentang kateterisasi jantung dengan kecemasan pada pasien sebelum kateterisasi jantung di Rumah Sakit Adi Husada Undaan Wetan Surabaya. Sehingga upaya untuk meningkatkan pengetahuan tentang kateterisasi jantung sangat penting dilakukan melalui edukasi dengan menggunakan berbagai media yang ada di rumah sakit agar dapat menurunkan kecemasan pasien.
DUKUNGAN KELUARGA BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI GEREJA ST. PETRUS BALUNG JEMBER Astuti, Eny; Sari, Ethyca; Pradana, VJ
Bahasa Indonesia Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v13i1.600

Abstract

Proses penuaan adalah proses seumur hidup yang dimulai tidak hanya pada periode tertentu, tetapi juga dari awal kehidupan. Karena proses penuaan, sel-sel memburuk di usia tua, yang dapat menyebabkan melemahnya organ, degenerasi fisik, dan pembentukan berbagai jenis penyakit degeneratif, menyebabkan masalah sosial, ekonomi, dan psikologis. Penelitian ini ditujukan untuk mengeksplorasi keterkaitan antara dukungan keluarga dan kualitas hidup lansia di ST. Petrus Balung Jember. Dalam karya ini, strategi korelasional analitik cross-sectional digunakan. Seluruh partisipan penelitian ini adalah senior Di ST. Petrus Balung Jember terdapat sebanyak 34 orang yang mencukupi kriteria inklusi dan eksklusi. Purposive sampling digunakan untuk metode sampling. Instrumen pengumpulan data angket, yang kemudian dievaluasi memakai uji Rank Spearman dengan p-value 0,05. 82,4 persen responden melaporkan dukungan keluarga yang kuat, dan 82,8 persen memiliki kualitas hidup yang layak, menurut temuan survei (82,4 %). Dari analisis statistic diperoleh bahwa p value 0.001 < 0.05 artinya ada keterkaitan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup lansia di Gereja ST. Petrus Balung Jember tahun 2023. Kesimpulannya: Dari hasil penelitian menyatakan ada keterkaitan dukungan keluarga dengan kualitas hidup lansia di Gereja ST. Petrus Balung Jember, sehingga dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk pemberian dukungan kepada lansia dan keluarga supaya dapat menaikkan status Kesehatan dan kesejahteraan lansia
SIKAP REMAJA DALAM PERILAKU PENCEGAHAN HIV/AIDS Mahayati, Lina; Darmawan, Taufan Citra; Santiasari, Retty Nirmala
Bahasa Indonesia Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v13i1.602

Abstract

HIV merupakan suatu penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh seseorang yang disebabkan oleh suatu virus dan dapat menyebabkan AIDS. Penyakit ini muncul tidak mengenal usia karena dapat menyerang siapa saja ketika kekebalan tubuh seseorang melemah khususnya pada remaja. Pendidikan kesehatan akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan sikap pemahaman tentang seksual secara sehat dan mencegah terjadinya perilaku menyimpang seksual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap sikap remaja dalam perilaku pencegahan HIV/AIDS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif. Jumlah populasi pada penelitian ini adalah sebanyak 36 dengan jumlah sampel yang digunakan sebagai responden penelitian adalah sebanyak 36 responden kelas 11 SMA di Sidoarjo. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara Total Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisoner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sikap remaja tentang pencegahan HIV/AIDS sebanyak 25 remaja (70%) memiliki sikap yang tidak baik dalam pencegahan perilaku HIV/AIDS. Hal ini dapat disimpulkan bahwa remaja perlu mendapatkan edukasi tentang upaya pencegahan perilalu HIV/AIDS, Pihak sekolah diharapkan dapat meningkatkan sikap remaja dalam berperilaku baik dalam mencegah HIV/AIDS melalui edukasi dalam mencegah HIV/AIDS dengan cara mengembangkan kebiasaan hidup sehat yang dilakukan secara terpadu & memberikan edukasi tambahan kepada siswa-siswi mengenai penularan & stigma HIV/AIDS.
HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN PERILAKU CARING MAHASISWA SAAT MELAKUKAN PRAKTIK KLINIK KEPERAWATAN Widari, Ni Putu; Halawa, Aristina; Santiasari, Retty Nirmala
Bahasa Indonesia Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v13i1.603

Abstract

Caring dalam keperawatan merupakan hal yang paling mendasar dan harus diajarkan sejak dini. Caring yang diajarkan dan ditanamkan sejak dini yaitu sejak mahasiswa berada di tingkat satu harapannya ketika mahasiswa berada pada tahap pembelajaran klinik mahasiswa dapat mengaplikasikan atau melakukan asuhan keperawatan dengan jiwa caring. Salah satu faktor pembentuk perilaku caring adalah motivasi. Motivasi dikatakan kuat apabila dalam diri seseorang dalam kegiatan sehari-hari memiliki harapan yang positif, mempunyai harapan yang tinggi, dan memiliki keyakinan yang tinggi sehingga akan terbentuk sebuah karakter yang melengkapi pelayanan saat mahasiswa praktik klinik keperawatan kepada pasien dan keluarga pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan motivasi dan perilaku caring mahasiswa saat melakukan praktik klinik keperawatan. Pendekatan Kuantitatif yang digunakan untuk mendeskripsikan motivasi dengan perilaku caring mahasiswa yang dievaluasi pada mahasiswa Prodi S1 Keperawatan STIKes William Booth saat praktik klinik keperawatan sebanyak 45 mahasiswa. Dari penelitian diketahui bahwa sebagian besar responden memiliki motivasi sedang sebanyak 40 orang (88,9%) yang memiliki perilaku caring baik sebanyak 29 orang (64,4%), perilaku caring cukup 15 orang (33,3%) dan perilaku caring kurang 1 orang (2,2%). Hasil uji statistik Spearman’s Rho Correlation dengan nilai signifikasi (p) 0,05 (2-tailed) dengan hasil didapatkan 0,029 yang artinya H0 ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara motivasi dan perilaku caring mahasiswa saat praktik klinik keperawatan. Saran bagi Institusi untuk menunjang terus berupaya untuk meningkatkan motivasi mahasiswa dalam menghadapi tantangan dalam pelayanan keperawatan dan terus memberikan contoh nyata dalam meningkatkan perilaku caring mahasiswa sehingga mahasiswa akan menjadi terbiasa untuk melakukannya