cover
Contact Name
Ethycasari
Contact Email
-
Phone
+62315633365
Journal Mail Official
lppmwb@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cimanuk No.20, Darmo, Kec. Wonokromo, Kota SBY, Jawa Timur 60241
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : 2302948X     EISSN : 26865297     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal keperawatan menerbitkan artikel ilmiah terkait masalah keperawatan dan kesehatan. Jurnal ini ada sejak tahun 2012 dan terbit dua kali dalam satu tahun di bulan Mei dan November.
Articles 163 Documents
KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN DALAM TATANAN MANAJEMEN DI RUMAH SAKIT Alfid Tri Afandi; Prestasianita Putri; Taufan Citra Darmawan; Anisah Ardiana
Bahasa Indonesia Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v12i1.478

Abstract

Komunikasi terapeutik merupakan kegiatan yang dilakukan perawat dalam melakukan asuhan keperawatan. Mekanisme dalam melakukan komunikasi terapeutik tidak lepas dari tuntutan pelayanan kepada pasien dan keluarga. Masalah utama ketika pasien dan keluarga menerima pelayanan di Rumah Sakit yaitu kurangnya pengetahuan sehingga dapat meningkatkan kecemasan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara komunikasi terapeutik dan tingkat kecemasan dari pasien. Penelitian ini memiliki 118 responden dan menggunakan teknik sampling purposive. Desain penelitian ini menggunakan jenis korelasi dengan pendekatan cross sectional. Hasil dari penelitian ini yaitu memiliki hubungan antara komunikasi terapeutik dengan tingkat kecemasan pasien dengan nilai p = 0,036 (p<0,05). Komunikasi perawat mayoritas hasilnya adalah cukup (55,9%) dan tingkat kecemasan pasien mayoritas cemas ringan (56,8%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa komunikasi perawat dan kecemasan pasien memiliki hubungan yang tidak bisa dipisahkan. Meningkatnya komunikasi perawat secara maksimal dapat menurunkan tingkat kecemasan pasien dalam menjalani pengobatan selama di Rumah Sakit. Sehingga hasil akhir yang diharapkan yaitu dapat meningkatkan kepuasan pasien dalam menerima pelayanan di tatanan klinik.
SIKAP REMAJA DALAM PERILAKU PENCEGAHAN HIV/AIDS Lina Mahayati; Taufan Citra Darmawan; Retty Nirmala Santiasari
Bahasa Indonesia Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v12i1.485

Abstract

HIV merupakan suatu penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh seseorang yang disebabkan oleh suatu virus dan dapat menyebabkan AIDS. Penyakit ini muncul tidak mengenal usia karena dapat menyerang siapa saja ketika kekebalan tubuh seseorang melemah khususnya pada remaja. Pendidikan kesehatan akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan sikap pemahaman tentang seksual secara sehat dan mencegah terjadinya perilaku menyimpang seksual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap sikap remaja dalam perilaku pencegahan HIV/AIDS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif. Jumlah populasi pada penelitian ini adalah sebanyak 36 dengan jumlah sampel yang digunakan sebagai responden penelitian adalah sebanyak 36 responden kelas 11 SMA di Sidoarjo. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara Total Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisoner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sikap remaja tentang pencegahan HIV/AIDS sebanyak 25 remaja (70%) memiliki sikap yang tidak baik dalam pencegahan perilaku HIV/AIDS. Hal ini dapat disimpulkan bahwa remaja perlu mendapatkan edukasi tentang upaya pencegahan perilalu HIV/AIDS, Pihak sekolah diharapkan dapat meningkatkan sikap remaja dalam berperilaku baik dalam mencegah HIV/AIDS melalui edukasi dalam mencegah HIV/AIDS dengan cara mengembangkan kebiasaan hidup sehat yang dilakukan secara terpadu & memberikan edukasi tambahan kepada siswa-siswi mengenai penularan & stigma HIV/AIDS.
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN ORAL HYGIENE PADA PASIEN STROKE DI RUANG RAWAT INAP DEWASA RSUD DR. (H.C.) IR. SOEKARNO PROVINSI BANGKA BELITUNG Melisa, Melisa; Anggraini, Rima Berti; Agustiani, Sirli
Bahasa Indonesia Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v12i1.491

Abstract

Stroke merupakan gangguan fungsional otak akut lokal maupun global karena terhambatnya aliran darah ke otak akibat pendarahan ataupun sumbatan dengan gejala sesuai dengan bagian otak yang terkena, yang sembuh sempurna, cacat, atau kematian. Oral hygiene (kebersihan mulut) adalah sebuah usaha untuk menjaga kebersihan rongga mulut, lidah, dan gigi dari berbagai macam kotoran atau sisa makanan dengan menggunakan air bersih (Budi, 2017). Data pasien stroke pada tahun 2019 jumlah pasien stroke sebanyak 101 pasien (11,82%), pada tahun 2020 jumlah pasien stroke sebanyak 136 pasien (15,92%) dan pada tahun 2021 jumlah pasien stroke sebanyak 144 pasien (16,86%). Tujuan penelitian ini faktor – faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan oral hygiene pada pasien stroke di ruang rawat inap dewasa RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Bangka Belitung Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional, menganalisa dengan uji chi square. Populasi adalah semua semua perawat rawat inap dewasa. Pengambilan sampel menggunakan cluster sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 89 sampel. Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor – faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan oral hygiene pada pasien stroke di ruang rawat inap dewasa RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Bangka Belitung Tahun 2022 adalah pendidikan (p=0,014), pengetahuan (p=0,002), beban kerja (p=0,041), lama kerja (p=0,018) dan faktor paling dominan berhubungan dengan pelaksanaan oral hygiene pada pasien stroke di ruang rawat inap dewasa adalah pengetahuan (p=0,002, dan POR=4,667). Disarankan kepada petugas kesehatan agar meningkatkan pengetahuan dan tanggungjawab perawat terhadap pelaksanaan oral hygiene pada pasien yang mengalami penurunan kesadaran dan meningkatkan kesadaran perawat dalam pelaksanaan di lapangan.
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BEBAN KERJA PERAWAT KAMAR OPERASI DI RSUD DR. (H.C.) IR. SOEKARNO PROVINSI BANGKA BELITUNG Wirayuda, Trisna; Maryana, Maryana; Sari, Indah Permata
Bahasa Indonesia Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v12i1.494

Abstract

Kamar operasi adalah suatu unit khusus di rumah sakit yang berfungsi sebagai tempat untuk melakukan tindakan pembedahan secara elektif maupun akut, yang membutuhkan kondisi steril dan kondisi khusus lainnya (Kemenkes RI, 2012). data jumlah pasien yang menjalani operasi di RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Bangka Belitung khususnya pada tahun 2019 sebanyak 96 pasien dengan tidakan operasi, pada tahun 2020 sebanyak 398 pasien dengan tindakan operasi, pada tahun 2021 sebanyak 889 pasien dengan tindakan operasi dan pada tahun 2022 sampai dengan bulan September sebanyak 813 pasien dengan tindakan operasi. Tujuan penelitian ini faktor – faktor yang mempengaruhi beban kerja perawat kamar operasi di RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Bangka Belitung Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional, menganalisa dengan uji chi square. Populasi adalah semua pasien jantung yang berobat. Pengambilan sampel menggunakan total populasi, dengan jumlah sampel sebanyak 34 sampel. Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor – faktor yang mempengaruhi beban kerja perawat kamar operasi di RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Bangka Belitung Tahun 2022 adalah lingkungan kerja (p=0,032), motivasi kerja (p=0,020), kepuasan kerja (p=0,014) dan faktor paling dominan berhubungan dengan beban kerja perawat kamar operasi adalah kepuasan kerja (p=0,014, POR=9,000). Disarankan Penelitian ini agar bermanfaat dan menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun kebijakan khususnya mengenai beban kerja perawat di kamar operasi agar dapat meningkatkan mutu pelayanan dan kepuasan konsumen.
HUBUNGAN FREKUENSI DENGAN PENATALAKSANAAN KELUARGA PADA BALITA KEJANG DEMAM Erythrina Rizki Rahmawati; Diah Fauziah Zuhroh; Wiwik Widyawati
Bahasa Indonesia Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v12i1.495

Abstract

Di dalam kehidupan, masa anak-anak merupakan masa emas dimana mereka tumbuh dan berkembang sejak lahir sampai usia remaja. Dalam perjalanan kehidupan, mereka rentan terserang penyakit. Salah satu gejala yang sering timbul adalah demam. Demam terjadi karena peningkatan suhu tubuh dan dapat menyebabkan terjadinya kejang pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara frekuensi dengan penatalaksanaan keluarga pada anak kejang demam. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan besar sampel 30 anak (tehnik total sampling). Variabel independen adalah frekuensi kejang demam dan variabel dependen adalah penatalaksanaan keluarga pada balita kejang demam di rumah. Cara pengumpulan data menggunakan ceklist dan kuesioner yang nantinya akan dianalisis menggunakan Uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 balita sebagian besar anak yang mengalami kejang demam berulang atau lebih dari 1x dalam 24 jam sejumlah 16 anak dengan penatalaksanaan kejang demam di rumah yang sesuai adalah 21 keluarga. Hasil analisis dengan uji Chi-Square didapatkan nilai P = 0,004 lebih kecil dari 0,05 maka H0 ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan frekuensi dengan penatalaksanaan keluarga pada balita kejang demam.
HUBUNGAN PERSEPSI MAHASISWA TENTANG PRAKTEK KLINIK DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA MAHASISWA KESEHATAN DI SURABAYA Nancye, Pandeirot Marjory; Artini, Budi; Ndau, Maria Yesafilda
Bahasa Indonesia Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v13i1.477

Abstract

Pembelajaran klinik di rumah sakit yang harus dilakukan mahasiswa akan menimbulkan berbagai persepsi pada mahasiswa. Persepsi yang ada dapat menyebabkan kecemasan. Hal ini dijumpai adanya mahasiswa yang cemas pada saat akan menjalani praktik klinik di rumah sakit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan persepsi mahasiswa tentang praktek klinik dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa kesehatan di Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskritif korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini mahasiswa di Surabaya yang akan praktek sebanyak 80 orang. Sampel diperoleh dengan teknik random sampling sebanyak 71 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden pada kategori persepsi Positif sebanyak 39 orang (90,6%) dan sebagian besar responden mengalami kecemasan ringan sebanyak 30 orang (76,7%) dan ada Hubungan persepsi mahasiswa tentang praktek klinik dengan tingkat kecemasan dengan hasil uji Statistik Spearman didapatkan nilai p-value 0,018. Diharapkan untuk mahasiswa yang berpersepsi negative dengan tingkat kecemasan berat diajak berdiskusi, memberi motivasi untuk selalu percaya diri,mahasiswa harus mempersiapkan diri dengan baik sebelum turun praktek.
GAMBARAN PENGETAHUAN WARGA TENTANG PENYAKIT TUBERKULOSIS DI LINGKUNGAN KELURAHAN PUTAT JAYA SURABAYA Lataima, Nurmawati; Siagian, Martha Lowrani; Artini, Budi
Bahasa Indonesia Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v12i2.529

Abstract

Background, Tuberculosis is an infectious disease caused by Mycobacterium Tuberculosis, this disease is still a global public health problem. The source of infection is BTA (+) pulmonary tuberculosis sufferers who can infect people around them. Method, this research uses a descriptive design with a cross sectional approach. The population taken was the total of 39 participants in the Pulmonary Tuberculosis counseling in the Putat Jaya Surabaya Community Health Center working area, using a questionnaire. Data analysis used univariate analysis of frequency distribution. The research results showed that the number of participants present was 39 people, consisting of 6 (15%) men and 33 (85%) women. Before the counseling was carried out, there were 15 people (38%) with the criteria of lacking knowledge about TB, 14 people (36%) with sufficient criteria and 10 people (26%) with good criteria. Meanwhile, based on the data obtained after being given counseling, there was an increase in public knowledge regarding TB, namely 25 people (64%) had good knowledge, 9 people (23%) had good knowledge, and 5 people (13%) had insufficient criteria. In conclusion, there was an increase in knowledge after providing education about TB disease in the Putat Jaya Surabaya community
PENGARUH BUAH JERUK MANIS KEPROK (CITRUS RETICULATA) TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL Intiyaswati, Intiyaswati; Primihastuti, Dianita; Tono, Sendy Firza Novilia; Aprilia, Devi
Bahasa Indonesia Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v12i2.534

Abstract

Salah satu adaptasi fisiologis kehamilan trismester III terjadi peningkatan plasma yang relatif lebih cepat sehingga menyebabkan terjadinya hemodilusi fisiologi yang mengakibatkan perubahan kadar hemoglobin. Studi pendahuluan di TPMB Any Iswahyuni pada 16 ibu hamil trimester III menunjukkkan 2 ibu hamil dengan kadar Hb 8 gr % , 8 ibu hamil dengan kadar Hb 9,9 gr %, dan 6 ibu hamil memiliki 11,5 gr %, yang menandakan bahwa ibu hamil trismester III tersebut mengalami anemia ringan. Salah satu kandungan buah jeruk adalah vitamin C yang berfungsi membantu penyerapan zat besi. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jeruk manis keprok (citrus reticulata) terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil trismester III di TPMB Any Iswahyuni tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimen dengan tujuan analitik. Populasi yang diteliti adalah ibu hamil yang berjumlah 18 responden yang diambil dari teknik accidental sampling. Data dianalisis menggunakan uji normalitas shapiro wilk dihasilkan ρ > α (α =0,05 ) yaitu ρ =0,020 dan 0,006 maka distribusi nilainya adalah tidak normal sehingga uji yang digunakan adalah uji statistik wilcoxon di dapatkan hasil ρ =0,027 dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05) yang artinya ρ value < α yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima maka ada pengaruh pemberian Buah Jeruk Manis Keprok (citrus reticulata) terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III di TPMB Any Iswahyuni Surabaya tahun 2023. Hasil ada pengaruh pemberian Buah Jeruk Manis Keprok (citrus reticulata) terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III di TPMB Any Iswahyuni Surabaya tahun 2023. Disarankan ibu hamil trismester III mengkonsumsi tablet fe disertai buah jeruk karena terbukti dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi pada tubuh sehingga dapat meningkatkan kadar hemoglobin
FAKTOR KEDEKATAN TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU BULYING PADA REMAJA Widianingtyas, Sisilia Indriasari; P, Inneke Febrina
Bahasa Indonesia Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v12i2.536

Abstract

Perilaku bullying merupakan sesuatu yang terjadi ketika seseorang merasa tertindas oleh perilaku orang lain dan ketakutan bahwa perilaku buruk akan terjadi lagi. Perilaku bullying dapat dicegah dengan menerapkan rasa kekeluargaan dan persahabatan dalam lingkungan sekolah. Fenomena perilaku bullying yang terjadi di SMP Santo Yosep Surabaya ialah siswa-siswi sering mengejek teman lainnya, memanggil temannya berdasarkan nama orang tua (nama julukan seperti gendut, hitam, pendek dan lain-lain), dan juga mendorong temannya dengan sengaja. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi gambaran perilaku bullying pada remaja di SMP Santo Yosef Surabaya. Desain penelitian adalah korelasional dengan pendekatan secara cross sectional, dengan teknik total sampling. Responden sebanyak 41 remaja kelas 7 dan 8 yang bersedia menjadi responden dan hadir saat diteliti. Uji statistik yang digunakan pada penelitian ini adalah correlations rank spearman dengan tingkat signifikansi α = < 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : ada hubungan antara antara dukungan sosial teman dengan perilaku bullying. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kedekatan teman sebaya dapat memberikan pengaruh penting dalam terbentuknya perilaku bullying pada remaja.
PENGARUH TERAPI BRANDT DAROFF TERHADAP TINGKAT VERTIGO PADA LANSIA DI POSYANDU LANSIA BESTARI MAHARANI PONDOK BENOWO INDAH SURABAYA Tjahjono, Hendro Djoko; Nancye, Pandeirot M; Ceilla, Ceilla; Siagian, Martha Lowrani
Bahasa Indonesia Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v12i2.537

Abstract

Proses menua yang terjadi pada lansia ditandai dengan adanya kemunduran fungsi organ salah satunya fungsi neurologis yang menyebabkan lansia lebih rentan terkena penyakit degeneratif salah satunya adalah vertigo. Lansia yang mengalami vertigo terjadi gangguan pada sistem vestibuler, visual dan somatosensorik. Vertigo dapat diminimalkan dengan terapi brandt daroff. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi brandt daroff terhadap tingkat vertigo pada lansia. Desain penelitan ini menggunakan one group pre-post test design. Jumlah populasi sebanyak 20 lansia dengan jumlah sampel 19 lansia yang mengalami vertigo. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara consecutive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar kuisioner sebelum dan sesudah dilakukan terapi brandt daroff. Hasil penelitian sebelum dilakukan terapi brandt daroff sebanyak 11 responden (58%) termasuk dalam kategori sedang dan sesudah dilakukan terapi brandt daroff sebanyak 14 responden (74%). Analisa data menggunakan uji statistic wilcoxon dan diperoleh tingkat signifikasi sebesar 0,000 dimana p>0,05 dengan demikian H1 diterima berarti ada pengaruh terapi brandt daroff terhadap tingkat vertigo pada lansia. Terapi yang dilakukan sesuai dengan metode yang tepat akan mempengaruhi penurunan tingkat vertigo pada lansia di Posyandu Lansia Bestari Maharani Pondok Benowo Indah Surabaya.