cover
Contact Name
Ethycasari
Contact Email
-
Phone
+62315633365
Journal Mail Official
lppmwb@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cimanuk No.20, Darmo, Kec. Wonokromo, Kota SBY, Jawa Timur 60241
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : 2302948X     EISSN : 26865297     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal keperawatan menerbitkan artikel ilmiah terkait masalah keperawatan dan kesehatan. Jurnal ini ada sejak tahun 2012 dan terbit dua kali dalam satu tahun di bulan Mei dan November.
Articles 163 Documents
GANGGUAN TIDUR DAN KUALITAS HIDUP PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI WILAYAH KABUPATEN GRESIK Istiroha, Istiroha; Sutrisno, Sutrisno; Basri, Ahmad Hasan; Zahroh, Roihatul
Bahasa Indonesia Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v13i1.604

Abstract

Hemodialisis pada pasien dengan Penyakit Ginjal Kronik (PGK) dapat menimbulkan komplikasi yang mencakup gangguan tidur. Gangguan tidur juga dapat berdampak pada kualitas hidup. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran gangguan tidur dan kualitas hidup pasien PGK di Unit Hemodialisis RS Petrokimia Gresik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan survey. Data diambil di Unit Hemodialisis Rumah Sakit Petrokimia Gresik pada tanggl 1-30 Oktober 2023 dengan populasi pasien PGK sebanyak 83 pasien. Teknik purposive sampling digunakan dalam memilih sampel dan didapatkan 68 responden. Instrument untuk mengambil data gangguan tidur adalah kuisioner Pittsburg Sleep Quality Index (PSQI) dan instrument untuk mengukur kualitas hidup menggunakan Kidney Disease Quality of Life Shorts Form (KDQOL-SF). Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah dan dianalisis meggunakan analisis univariat dengan menggunakan SPPS versi 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 68 responden sebagian besar responden mengalami gangguan tidur ringan dan sebagian kecil responden mengalami gangguan tidur berat. Sebagian besar memiliki kualitas hidup kategori sedang dan sebagian kecil memiliki kualitas hidup kategori buruk. Gangguan tidur yang terjadi pada pasien PGK dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup. Diharapkan perawat dapat mengajarkan latihan fisik yang dapat dilakukan pasien secara teratur untuk kebugaran fisik sehingga dapat mengurangi gangguan tidur dan meningkatkan kualitas hidup.
EFEKTIVITAS MEDIA DIGITAL TERHADAP PENINGKATAN LAYANAN KESEHATAN DAN KEPUASAN PASIEN: A SYSTEMATIC REVIEW Tefa, Stefania Efenhilda; Nggorong, Welmince Paulina; Imam, Nurul
Bahasa Indonesia Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v13i2.648

Abstract

Wabah virus corona telah mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk akses terhadap fasilitas kesehatan. Berdasarkan situasi tersebut, inovasi penggunaan media digital menjadi solusi bagi pelayanan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana media digital digunakan bagi pasien untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di masa pandemi COVID-19. Pencarian sistematis dilakukan pada 4 database Science Direct, PubMed, Sage dan Proquest. Artikel yang direview menggunakan pedoman Tinjauan Sistemik dan Pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analysis (PRISMA). Tujuan sistematik review ini adalah untuk menganalisis efektivitas media digital terhadap peningkatan layanan kesehatan dan kepuasan pasien. Hasil penelusuran menemukan lima belas studi cross-sectional dan deskriptif menunjukkan bahwa layanan kesehatan media digital terapan sangat membantu masyarakat untuk mengakses layanan keselamatan selama pandemi COVID-19. Selain itu, penggunaan media elektronik meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi penyedia layanan kesehatan. Berdasarkan hasil artikel didapatkan bahwa sebagian besar pasien merasa puas dengan penggunaan media digital untuk mengakses layanan kesehatan. Namun perlu dilakukan kajian lebih lanjut terkait kendala yang masih ditemukan dalam penerapan penggunaan media elektronik di kalangan masyarakat luas.
EDUKASI VIDEO ABDOMINAL STRETCHING EXERCISE BERPENGARUH TERHADAP NYERI HAID (DISMENORE) PADA REMAJA PUTRI DI RW 014 SIDOYOSO 2 SURABAYA Astuti, Eny; Intiyaswati, Intiyaswati; Armadhani, Adhelia Bunga
Bahasa Indonesia Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v13i2.650

Abstract

Introduksi Menstruasi pada remaja dapat mengganggu aktivitas sehingga dapat mempengaruhi kegiatan proses belajar, salah satunya banyak dari remaja putri yang mengeluh pusing, mual, disertai malas untuk beraktifitas dan hanya tirah baring saat dirumah. Edukasi video abdominal stretching exercise ini dapat membantu mengurangi ketegangan otot perut, meningkatkan sirkulasi darah, dan memperbaiki postur tubuh. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh edukasi video abdominal stretching exercise terhadap nyeri haid (dismenore) pada remaja putri di Rw 014 Sidoyoso 2 Surabaya. Metode penelitian yang digunakan memakai pendekatan pre-eksperimental. Desain penelitian yaitu pre experimental design one group pre-post test. Dengan populasi sebanyak 30 responden dijadikan sampel. Dengan sumber data yang digunakan pengukuran skala Nyeri NRS dan Standar Operasional Prosedur (Sop) Abdominal Stretching Exercise dan teknik analisis yang digunakan menggunakan Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebelum melakukan abdominal stretching pada remaja putri skala nyeri haid sebagian besar nyeri sedang (70%). Setelah melakukan abdominal stretching pada remaja putri skala nyeri haid sebagian besar menurun nyeri ringan (60%) Dari hasil Uji dikatakan ada pengaruh edukasi video abdominal stretching terhadap intensitas nyeri haid (dismenore) pada remaja putri di RW 014 Sidoyoso 2 Surabaya. Diskusi Senam yang dilakukan secara rutin dapat meningkatan jumlah dan ukuran pembuluh darah, yang menyalurkan darah keseluruh tubuh termasuk organ reproduksi sehingga aliran darah semakin lancar dan hal tersebut dapat menurunkan gejala dismenore. Meningkatkan volume darah yang mengalir ke seluruh tubuh termasuk organ reproduksi, hal tersebut dapat memperlancar pasokan oksigen ke pembuluh darah yang mengalami vasokontriksi, sehingga nyeri haid dapat berkurang.
PENGARUH RELAKSASI AUTOGENIK TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH LEBAK TIMUR RW 10 SURABAYA Mursito, Yogi; Artini, Budi; Tjahjono, Hendro Djoko
Bahasa Indonesia Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v13i2.656

Abstract

Latar belakang: Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolisme kronis yang dapat ditandai dengan peningkatan kadar gula darah yang memerlukan perawatan medis lanjutan. Salah satu teknik terapeutik yang dapat mengontrol kadar gula darah yaitu relaksasi autogenik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh relaksasi autogenik terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita DM tipe 2. Metode: Desain penelitian menggunakan quasi-experimen (pre–post control group design). Populasinya penderita DM tipe 2 di Lebak Timur RW 10 Surabaya dengan jumlah sampel 23 kelompok intervensi dan 23 kelompok kontrol, diambil secara Purposive Sampling. Variabel independennya relaksasi autogenik dan dependennya kadar gula darah, dianalisis menggunakan Wilcoxon dan Mann Whitney pada tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebelum dilakukan relaksasi autogenik seluruhnya (100%) kadar gula darah tinggi sesudahnya sebagian besar (60,9%) kadar gula darah sedang, pada kelompok kontrol sebelumnya seluruhnya (100%) kadar gula darah tinggi, sesudahnya hampir seluruhnya (95,7%) kadar gula darah masih tinggi. Analisis uji Wilcoxon pada kelompok intervensi didapatkan p value = 0,000 berarti ada pengaruh relaksasi autogenik terhadap penurunan kadar gula darah. Hasil uji Mann Whitney didapatkan p value = 0,000 berarti ada perbedaan penurunan kadar gula darah antara kelompok intervensi dan kontrol. Diskusi: Relaksasi autogenik berpengaruh dalam menurunkan kadar gula darah penderita DM tipe 2, sehingga penderita DM tipe 2 dapat menerapkan relaksasi autogenik sebagai alternatif pencegahan dan pengobatan non farmakologis dalam mengontrol kadar gula darah, serta tetap memperhatikan gaya hidup sehat.
EFEKTIFITAS EDUKASI MENGGUNAKAN MEDIA LEMBAR BALIK TERHADAP PENGETAHUAN PENDERITA DIABETES TENTANG DIET DM DI RW 03 KELURAHAN DARMO KECAMATAN WONOKROMO Widari, Ni Putu; Halawa, Aristina; Pe, Welmince
Bahasa Indonesia Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v13i2.657

Abstract

Pendahuluan : Diabetes Melitus merupakan sekelompok gangguan metabolik yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah (hiperglikemia) akibat gangguan pada produksi insulin. Salah satu penanganan diabetes adalah menjaga kestabilan kadar gula darah untuk mencegah komplikasi, termasuk melalui penerapan diet khusus dan pemberian edukasi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang diet diabetes melitus menggunakan media lembar balik terhadap peningkatan pengetahuan dalam mengontrol kadar gula darah. Metode : Penelitian ini menggunakan metode One Group Pre-Post Test dengan 25 responden di RW 03, Kelurahan Darmo, Kecamatan Wonokromo. Hasil : Setelah edukasi, pengetahuan responden meningkat, dengan Uji Wilcoxon menunjukkan hasil p = 0,000 dan tingkat signifikansi p < 0,005, yang berarti terdapat pengaruh edukasi menggunakan media lembar balik terhadap pengetahuan tentang diet diabetes melitus. Kesimpulan : Edukasi dengan media lembar balik terbukti efektif meningkatkan pengetahuan penderita diabetes melitus dalam mencegah komplikasi. Masyarakat di RW 03 Kelurahan Darmo diharapkan mempertimbangkan penggunaan media ini untuk edukasi diet diabetes melitus pada penderita.
TERAPI BRIDGES SELF MANAGEMENT (BSM) TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN GOUT ARTRITIS DI WILAYAH POSYANDU LANSIA BUGAR SURABAYA Sari, Ethyca; Siagian, Martha Lowrani; Sulistyowati, Heny
Bahasa Indonesia Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v13i2.667

Abstract

Proses penuaan pada lansia terjadi seiring bertambahnya umur lansia, yang akan menimbulkan permasalahan terkait aspek kesehatan, ekonomi maupun sosial. Oleh karena itu perlunya peningkatan pelayanan kesehatan terhadap lanjut usia sehingga lansia dapat meningkatkan kualitas hidupnya. penurunan kualitas hidup penderita Gout artritis yang meliputi aktivitas sehari-hari, pola komunikasi, aktivitas sosial, pekerjaan, istirahat. Kualitas hidup yang menurun dapat mempengaruhi semangat hidup penderita. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi terapi Bridges Self Management (BSM), kualitas hidup dan menganalisa pengaruh terapi bridges self management dengan kualias hidup lansia dengan gout artritis. Penelitian ini menggunakan metode pra eksperimental dengan pendekatan per – post test dengan sampel 35 responden lansia dengan gout artritis di Posyandu Lansia Bugar RW 08 Jojoran Kecamatan Gubeng Kota Surabaya diambil menggunakan tehnik sampling simple random sampling. Pengukuran kualitas hidup menggunakan kuesioner WHOQOL-BREFF (Who Quality of Life). Terapi Bridges Self Management menggunakan TAK (sistem terapi aktivitas kelompok). Data dianalisis dengan program SPSS 27.0 menggunakan uji T-test Wilcoxon Rank Test di dapatkan Hal ini berarti terdapat pengaruh antara terapi Bridges Self Management dengan Kualitas Hidup lansia dengan gout artritis (H0 ditolak, H1 diterima). Implikasi hasil penelitian adalah kualitas hidup lansia dengan gout artritis mengalami penuunan yang disebabkan oleh perubahan anggota gerak yang iakibatkan oleh penyakit, melalui terapi bridges self management mampu untuk memberikan perubahan terhadap kualitas hidup lansia meski tidak signifikan.
PENERAPAN TERAPI GENERALIS DAN TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK SOSIALISASI PADA GANGGUAN ISOLASI SOSIAL: STUDI KASUS Ni’mah, Afa Faiqotun; Fitria, Yeni; Kurniawan, Enggal Hadi; Kusumaningsih, Amalia
Bahasa Indonesia Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v14i1.632

Abstract

Isolasi sosial menjadi salah satu gejala negatif skizofrenia yang menyebabkan perilaku menarik diri. Upaya meminimalkan perilaku maladaptif, diperlukan pemberian terapi non farmakologis berupa terapi generalis dengan Strategi Pelaksanaan (SP) maupun terapi modalitas, seperti Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) Sosialisasi. Tujuan penelitian ini untuk menerapkan proses asuhan keperawatan dan menganalisis terapi generalis dan TAK Sosialisasi terhadap penurunan tanda dan gejala pasien isolasi sosial. Metode penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus pada satu responden sesuai kriteria inklusi. Intervensi diberikan mulai dari SP 1-3 dengan 5 kali pertemuan selama 15-20 menit dan TAK Sosialisasi 2 kali pertemuan selama 45 menit. Hasil intervensi diobservasi menggunakan lembar tanda dan gejala mayor dan minor SDKI. Proses analisa data menggunakan pendokumentasian asuhan keperawatan jiwa. Hasil pemberian terapi generalis dan TAK Sosialisasi terdapat penurunan tanda gejala gangguan isolasi sosial dari skor awal 13 menjadi 9. Pemberian terapi generalis dan TAKS sosialisasi membantu klien berperan aktif meningkatkan kemampuan sosialnya. Terapi generalis yang dipadukan dengan terapi kelompok lebih efektif mengurangi tanda dan gejala isolasi sosial. Sehingga, individu dengan masalah isolasi sosial perlu diberikan terapi generalis dan TAK Sosialisasi dalam membantu proses penyembuhan dan meminimalkan masa perawatan.
PENGARUH EDUKASI BERBASIS SELF-EFFICACY DAN SELF-RELIANCE TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN KOMPLIKASI DAN KUALITAS HIDUP PASIEN DM TIPE 2 Akoit, Emilia Erningwati; Effendi, Fery; Dewi, Yulis Setya
Bahasa Indonesia Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v14i1.687

Abstract

Pendahuluan: Perilaku pencegahan komplikasi yang rendah pada pasien DM tipe 2 disebabkan oleh kurangnya self-efficacy dan self-reliance dalam perawatan diri, seperti belum yakin untuk mengatur obat atau melakukan injeksi insulin mandiri, belum yakin mengatur diet dan tidak rutin melakukan aktifitas fisik. Pasien DM juga cenderung memiliki kualitas hidup yang buruk, terutama dalam hal fungsi fisik dan psikologis. Tujuan penelitian yaitu mengetahui pengaruh edukasi manajemen diri DM berbasis self-efficacy dan self-reliance terhadap perilaku pencegahan komplikasi dan kualitas hidup pasien DM tipe 2. Metode: rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi-experimental pre test post test with control group design. Sampel sebanyak 80 pasien DM tipe 2 yang tergabung dalam Prolanis di 6 Puskesmas dalam wilayah Kota Kupang (40 pasien intervensi dan 40 pasien kontrol). Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi yaitu usia 30-65 tahun, lama DM lebih dari 1 tahun, sedang tidak menjalani perawatan, sedangkan kriteria eksklusi yaitu pasien kondisi kegawatdaruratan seperti Ketoasidosis diabetikum, diabetik retinopati atau luka kaki diabetik. Data dianalisis menggunakan uji wilcoxon dan mann whitney test. Hasil: intervensi edukasi manajemen diri DM berbasis self-efficacy dan self-reliance dengan menggunakan modul dan pendampingan dengan booklet melalui home visit mampu meningkatkan perilaku pencegahan komplikasi (p value= 0,001 dan kualitas hidup (p value= 0,000) pasien DM tipe 2. Diskusi dan kesimpulan: Edukasi manajemen diri DM berbasis self-efficacy dan self-reliance memeberikan dampak bagi peningkatan perilaku pencegahan komplikasi dan kualitas hidup pasien DM tipe 2, sehingga perawat diharapkan dapat melakukan intervensi keperawatan mandiri dengan pemberian edukasi melalui home visit.
PENGARUH SAFEZONE (GAME SIMULASI INTERAKTIF) UNTUK MENINGKATKAN KESIAPSIAGAAN REMAJA TERHADAP GEMPA BUMI DI SURABAYA Imam, Nurul; Lataima, Nurmawati S; Tjahjono, Hendro Djoko; Artini, Budi
Bahasa Indonesia Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v14i1.692

Abstract

Indonesia merupakan negara rawan gempa bumi, termasuk wilayah Surabaya yang memiliki tingkat kepadatan penduduk tinggi. Rendahnya kesiapsiagaan remaja terhadap bencana menjadi tantangan serius dalam mitigasi risiko gempa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan SafeZone, sebuah game simulasi interaktif, dalam meningkatkan kesiapsiagaan remaja terhadap gempa bumi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 60 remaja di Surabaya yang dipilih secara purposive. Instrumen berupa kuesioner kesiapsiagaan bencana dengan lima aspek utama, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (α = 0,876). Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada rata-rata skor kesiapsiagaan dari 56,8 (kategori sedang) menjadi 81,4 (kategori tinggi) setelah penggunaan game SafeZone. Seluruh aspek kesiapsiagaan mengalami peningkatan, khususnya pada aspek pengetahuan dan tindakan saat gempa. Uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa media interaktif seperti game simulasi dapat menjadi alternatif edukasi kebencanaan yang efektif untuk remaja. Disarankan agar instansi pendidikan mulai mengintegrasikan metode pembelajaran berbasis game untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana di kalangan pelajar.
HUBUNGAN PERAN PELAYANAN KESEHATAN DAN KEPATUHAN PENGOBATAN PADA PASIEN PENYAKIT TIDAK MENULAR PASCA PANDEMI COVID-19 Revita, Natalia Christin Tiara; Prameswari, Riski Dwi
Bahasa Indonesia Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/kep.v14i1.694

Abstract

Pendahuluan: Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan penyebab utama kematian di Indonesia dan dunia. Pandemi Covid-19 membawa tantangan besar dalam pengelolaan PTM, mengganggu akses layanan kesehatan rutin, dan memengaruhi kepatuhan pasien terhadap terapi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan peran pelayanan kesehatan terhadap kepatuhan pengobatan di Indonesia pasca pandemi Covid-19. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilaksanakan di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik pada Juli hingga September 2024. Instrumen kuesioner terdiri dari 3 bagian yaitu identitas responden, variabel peran pelayanan kesehatan dan perilaku pengobatan pasien. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Sampel penelitian sebanyak 400 orang dan dianalisis menggunakan uji statistik Chi Square untuk melihat hubungan peran pelayanan kesehatan dan kepatuhan pengobatan pasien PTM. Results: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara peran pelayanan kesehatan dan kepatuhan pengobatan pada pasien PTM (P<0,05). Kesimpulan: Pentingnya pendekatan pelayanan kesehatan yang lebih adaptif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan pasien. Pelayanan kesehatan yang berpusat pada pasien, merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan PTM pasca pandemi Covid-19.