cover
Contact Name
Bambang
Contact Email
bambang.afriadi@yahoo.co.id
Phone
+6285692038195
Journal Mail Official
islamika@unis.ac.id
Editorial Address
Jl. Maulana Yusuf No.10 Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, 15118 Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Islamika : Jurnal Agama, Pendidikan dan Sosial Budaya
ISSN : 26865653     EISSN : 18580386     DOI : https://doi.org/10.33592/islamika
ISLAMIKA publication of scientific works both scientific and the results of research, service and development of teaching materials related to religion, Islamic religious education and socio-cultural.
Articles 117 Documents
M HIDUP DAN PERJUANGAN SYEKH YUSUF: HIDUP DAN PERJUANGAN SYEKH YUSUF rahmatullah, muhammad asep
ISLAMIKA Vol. 15 No. 2 (2021): Juli-Desember 2021
Publisher : Universitas Islam Syekh-Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/islamika.v15i2.2167

Abstract

Abstrak In the historical record of Islam in the archipelago, that ulama, sultans, sheikhs and walisongo have a big role and contribution in the struggle for the spread of Islamic teachings. Since the entry of Islam into the archipelago, Islam has been easily accepted by the indigenous population, so that until now its teachings, culture, history and civilization are deeply rooted for all Indonesian Muslims. That all Islamic religion can be perfectly and fully established cannot be separated from the role of the sultans, scholars, sheikhs, walisongo and Indonesian Muslims.One of them is the role of a great scholar who has knowledge, and is highly charismatic, namely Sheikh Yusuf Al-Makasari, whose life and struggle is dedicated to the struggle for da'wah and jihad fi sabillilah to spread Islam. Apart from being a fighter for Islam, Sheikh Yusuf is also a scholar who is active and productive in his worrk. Sheikh Yusuf left his Arabic and Lontar treatises of Sufism writings. Namely Zubdat Al-Asror, Revealing the Essence of All Secrets of Sheikh Yusuf Al-Makassari 1626-1699. Then, Kaifiyat Sufism, namely Al-Barakat Al-Sailaniyyah, Al-Fawa'il Al-Yusufiyyah Fi Bayyan Tahqiq Al-Suffiyah, Hashiyyah, Kifiyat Al-Munghghi Wa Al Ithbat bi Al-Hadith Al-Qudsi which was written in Sri Lanka. Mathalib Al-Salikin.Hopefully Indonesian Muslims can learn from the life history and struggle of Sheikh Yusuf to spread Islamic da'wah for the revival and progress of Indonesian Islam. Keyword : Life, Struggle, Sheikh Yusuf
DAMPAK COVID 19 TERHADAP INTERAKSI SOSIAL KEAGAMAAN DALAM KELUARGA Sugiarto, Adam; Priyadi, Eko Sasongko
ISLAMIKA Vol. 15 No. 2 (2021): Juli-Desember 2021
Publisher : Universitas Islam Syekh-Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/islamika.v15i2.2168

Abstract

Penyebaran virus corona yang dikenal dengan sebutan Covid-19 tidak hanya menyebabkan banyaknya korban jiwa di berbagai belahan dunia, namun berdampak pula pada aktifitas kehidupan sosial masyarakat. Pada semua negara yang terjangkit wabah ini mengambil keputusan pembatasan interkasi demi mengurangi kontak antar manusia secara masif dengan tujuan menyelamatkan kehidupan orang banyak. Berbagai aktifitas seperti kerja dan belajar-mengajar harus dilakukan di rumah. Di satu sisi kebijakan ini berdampak negatif di mana masyarakat sangatberada di rumah sepanjang hari. Namun, di sisi lain kebijakan ini memberikan dampak positif dimana antar anggota keluarga memiliki ruang yang lebih luas dan intens untuk melakukan interaksi yang sangat sulit terjadi pada situasi normal. Akibatnya, perubahan ini berpengaruh pula pada pola interaksi sosial keagamaan antar anggota keluarga di rumah. Penelitian ini mendeskripsikan bagaimana proses pola interaksi sosial keagamaan antar anggota keluarga terjadi di masa pandemi dan faktor-faktor yang amat dominan dalam merubah pola interaksi tersebut Menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner dan wawancara mendalam pada beberapa keluarga di satu lingkungan komplek perumahan di Kota Depok. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa interaksi sosial keagamaan antar anggota keluarga semakin kuat sebagai salah satu cara menjaga imunitas dengan cara menjalankan ibadah, menjaga keikhlasan dan berserah diri pada Allah SWT, serta tidak hanya menggantungkan pada kecukupan asupan konsumsi dan penjagaan kondisi kesehatan tubuh semata. Keywords: Covid 19, Interaksi Sosial Keagamaan, Keluarga.
ADAB DALAM BERBEDA PENDAPAT DALAM ISLAM MENURURT TAHA JABIR AL-ALWANI: STUDI ANALISIS KITAB MIN ADAB-I AL-IKHTILÄ€F ILÄ€ NABDZI AL-KHILÄ€F Affan, Mohammad Husnul
ISLAMIKA Vol. 15 No. 2 (2021): Juli-Desember 2021
Publisher : Universitas Islam Syekh-Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/islamika.v15i2.2176

Abstract

Human is the creation that Allah created with the reason to think and contemplate. Nevertheless, each reason has produced a difference of thought and ideas. Then, Islam was a religion from the rise of Muhammad as the Messenger completely accommodated in any of diversity, for instance, races, languages, thoughts, and ideas. Taha Jabir Al-Alwani explicitly explains how is the difference in Islam and how Muslims can solve it. Historically, the differences were not a new discourse worldwide, but it started east a long ago. However, the Prophet Muhammad and his companions succeeded in setting an example to leave this case of difference of opinion. So, this article will discuss the concept of differences in Islam, the kinds of differences in Islam, the adab of dealing with differences, and strategies to avoid differences.
MADRASAH ERA DIGITAL,: ANALISIS WACANA KEBIJAKAN PENDIDIKAN MADRASAH ERA DIGITAL Abdurrohman, Asep -; Mas'ud, Muhammad -; -, Zulkifli -
ISLAMIKA Vol. 15 No. 2 (2021): Juli-Desember 2021
Publisher : Universitas Islam Syekh-Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/islamika.v15i2.2177

Abstract

This research uses literature study with various data obtained by the author. Both primary data related to policies and secondary data. The results show that digital era madrasas need attention from policy makers, in this case the Ministry of Religion. The Ministry of Religion has a big responsibility in rearranging Madrasa policies in the digital era. Among the discourses and issues of madrasa policy include: mapping the opportunities and challenges of madrasas, reorienting the vision and mission of teachers, competent teachers, facilities and infrastructure,Management of Educational Components with a systems approach, and dual skill programs.
IMPLEMENTASI MODEL KARAKTER TADZKIROH UNTUK MENINGKATKAN SIKAP RELIGIUS SISWA Mutaqin, Mumu Zainal
ISLAMIKA Vol. 16 No. 1 (2022): Januari - Juni 2022
Publisher : Universitas Islam Syekh-Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/islamika.v16i1.2490

Abstract

The purpose of this research is expected to be able to educate children to become pious and pious children in accordance with Luqmanul's expectations for his children. Tadzkiroh character model to foster and direct to have a good character and prepare to live optimally and beneficial for himself, his family, society, as well as religion and nation. The meaning of tadzkiroh is Show examples, Direct provide guidance, Encourage, provide motivation, Zakiyah, pure, clean, cultivate sincere intentions, Continuity is a habituation process to learn to behave and act, Remind, Repetition repetition, Organize and Heart touch his heart. Implementation of the tadzkiroh character model as an effort to provide knowledge to students. Because school is a place to learn and from there they are taught to have noble qualities such as loyalty, mercy and compassion. Tadzkiroh character building through example and refraction to realize students' religious attitudes through righteous deeds. So that the formation of a person's character will be influenced by the process of imitating, seeing, hearing and following.
PENGEMBANGAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA DALAM PENGAMALAN NILAI-NILAI AL-QUR’AN DI SMAN 4 KABUPATEN PANDEGLANG M.MUSLIM, M.MUSLIM
ISLAMIKA Vol. 16 No. 1 (2022): Januari - Juni 2022
Publisher : Universitas Islam Syekh-Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/islamika.v16i1.2491

Abstract

Pengembangan masyarakat semakin dinamis sebagai akibat Pengembangan ilmu dan teknologi, terutama teknologi informasi, maka nilai-nilai al-Qur’an menjadi sangat penting. Karena tanpa kitab suci ini, umat Islam akan menghadapi kendala dalam upaya internalisasi nilai-nilai al-Qur’an sebagai upaya pembentukan pribadi umat yang beriman, bertakwa dan berakhlak. Nilai-nilai al-Qur’an dalam kehidupan yang harus dibina dan dikembangkan oleh pendidik, diantaranya. Pertama, dimensi spiritual dan emosional, yaitu iman, taqwa dan akhlak mulia (yang tercermin dalam ibadah dan muamalah). Dimensi ini tersimpul dalam satu kata yaitu akhlak. Akhlak merupakan alat kontrol psikis dan sosial bagi individu dan masyarakat. Tanpa akhlak, manusia akan berada dengan kumpulan hewan dan binatang yang tidak memiliki tata nilai dalam kehidupan. Kedua, dimensi budaya, yaitu kepribadian yang mantap dan mandiri, tanggungjawab kemasyarakatan dan kebangsaan. Dimensi ini secara universal menitikberatkan pada pembentukan kepribadian muslim sebagai individu yang diarahkan kepada peningkatan dan pengembangan faktor dasar (bawaan), dan faktor ajar (lingkungan), dengan berpedomana kepada nilai-nilai keislaman. Faktor dasar dikembangkan dan ditingkatkan kemampuan melalui bimbingan dan pembiasaan berfikir, bersikap dan bertingkah laku menurut norma-norma Islam. Sedangkan faktor ajar dilakukan dengan cara mempengaruhi individu melalui proses dan usaha membentuk kondisi yang mencerminkan pola kehidupan yang sejalan dengan norma-norma Islam. Ketiga, dimensi kecerdasan yang membawa kepada kemajuan, yaitu cerdas, kreatif, terampil dan disiplin. Dimensi kecerdasan dalam pandangan psikologi merupakan sebuah proses yang mencakup proses analisis, kreativitas dan praktis. Kecerdasan apapun bentuknya, baik IQ, ISQ dan ESQ saat ini diukur dengan tes-tes prestasi di sekolah dan sikap prestasi dalam keluarga.Kecerdasan emosi merupakan kemampuan merasakan perasaan orang lain dan mengambilnya sebagai inspirasi untuk menentukan keputusan. Setelah seseorang mampu mengendalikan emosinya sendiri, akan lebih mudah baginya untuk memahami perasaan orang lain, lantas menyelesaikan segala sesuatu permasalahan bukan hanya dengan mempertimbangkan persepsi, pandangan atau pendapat sendiri, tetapi dengan memperhatikan dan menggunakan cara pandang orang lain.
EFEKTIVITAS GOOGLE CLASSROOM SEBAGAI MEDIA KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR SISWA KELAS XI DI SMK NEGERI 3 KOTA TANGERANG-BANTEN zaulia, zaulia; Basyit, Abdul; Gumelar, Tommy
ISLAMIKA Vol. 16 No. 1 (2022): Januari - Juni 2022
Publisher : Universitas Islam Syekh-Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/islamika.v16i1.2552

Abstract

Penelitian dilatar belakangi adanya pandemi Covid-19 yang menyebabkan pembatasan kegiatan termasuk pendidikan, Guru dituntut untuk mampu menciptakan media belajar yang dapat digunakan peserta didik dari rumah secara efektif. Siswa kelas XI SMK Negeri 3 Kota Tangerang menerapkan proses pembelajaran dari rumah menggunakan media google classroom. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa 1) Penggunaan media google classroom siswa kelas XI di SMK Negeri 3 Kota Tangerang, 2) Mengetahui efektivitas pembelajaran online menggunakan media google classroom siswa kelas XI di SMK Negeri 3 Kota Tangerang, 3) Kendala pengunaan google classroom sebagai media kegiatan belajar mengajar siswa kelas XI di SMK Negeri 3 Kota Tangerang. Hasil penlitian: 1) Siswa kelas XI di SMK Negeri 3 Kota Tangerang telah melakukan pembelajaran online menggunakan google classroom sejak bulan Maret tahun 2020 sebagai kebijakan dari sekolah, merupakan aplikasi gratis, mudah digunakan, dan guru tidak kesulitan mengelola pembelajaran, kegiatannya berupa absensi, pemberian materi, dan tugas. 2) Pembelajaran online menggunakan google classroom siswa kelas XI di SMK Negeri 3 Kota Tangerang kurang efektif, berdasarkan indikator pembelejaran efektif menurut Wotruba dan Wright didapatkan bahwa dalam google classroom komunikasi kurang efektif, penguasaan materi kurang efektif, dan hasil belajar siswa tidak mencapai KKM. 3) Kendala penggunaan google classroom sebagai media kegiatan belajar mengajar siswa kelas XI di SMK Negeri 3 Kota Tangerang yakni tidak bisa menampilkan grafik aktifitas siswa, menghabiskan banyak kuota internet, siswa tidak memiliki handphone canggih, dan kesulitan dalam pengoperasian.
PEMIKIRAN AL-GHAZALI TENTANG PENDIDIKAN DAN RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN KONTEMPORER Basit, Marwan Abdul
ISLAMIKA Vol. 16 No. 1 (2022): Januari - Juni 2022
Publisher : Universitas Islam Syekh-Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/islamika.v16i1.2576

Abstract

The figure of Al-Ghazali has had such a great effect both in the history of Islamic thought and on the religiosity of the Muslims. Al-Ghazali was not only known as a theologian, but he also mastered the fields of jurisprudence (law), ethics, logic, and even philosophical studies. He is considered an encyclopedic Islamic scientist by mastering almost all scientific treasures from various very different disciplines. Al-Ghazali's thoughts were not only limited to matters of the religious sciences, but he was also famous for his thoughts in the field of education. This study uses a qualitative approach with the type of library research or called literature study with a study of documentation in the form of several literatures and archives that are used as data samples by researchers as instruments in research. The results of this study reveal the influence of Al-Ghazali's thoughts in the field of education which currently still exists and is a reference for Muslims, especially among Sunni adherents. Al-Ghazali's thoughts in the field of education include; namely aspects of the role of education, educational goals, educational curriculum, educational methods, teacher ethics, and student ethics. Keywords: Al-Ghazali Thought, Education, end Contemporary Education
PENGARUH MINAT BACA DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (STUDI DI MIN 5 TANGERANG) firdiyani, fitria; Fikri, Faiz
ISLAMIKA Vol. 16 No. 1 (2022): Januari - Juni 2022
Publisher : Universitas Islam Syekh-Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/islamika.v16i1.2596

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh minat baca dan kecerdasan emosional terhadap hasil belajar pendidikan agama Islam MIN 5 Tangerang. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas V Madrasah Ibtidaiyah Negeri 5 Tangerang. Jumlah populasi 146 orang siswa dengan sampel penelitian berjumlah 22 orang siswa. Adapun teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampel acak atau random sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif. Instrument pengambilan data melalui penyebaran angket berbentuk model skala garis kepada siswa-siswa. Teknik analisis data menggunakan korelasi sederhana, ganda dan parsial, serta regresi sederhana dan ganda pada taraf signifikansi  = 0,05. Hasil pengujian normalitas data untuk variable X1 adalah 0,200, variable X2 adalah 0,040 dan untuk variable Y adalah 0,200, dari semua variable angka probabilitas > 0,05 maka Ho diterima atau semua variable berdistribusi normal. Hasil analisis data menunjukkan: pertama terdapat pengaruh positif antara minat baca terhadap hasil belajar siswa, kedua terdapat pengaruh positif antara kecerdasan emosional terhadap hasil belajar siswa, dan ketiga terdapat pengaruh positif antara minat baca dan kecerdasan emosional secara bersama-sama terhadap hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat dinyatakan bahwa antara variable minat baca (X1), dan kecerdasan emosional (X2) baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama ikut meningkatkan hasil belajar siswa (Y). Hal itu menunjukkan bahwa untuk meningkatkan hasil belajar siswa diperlukan upaya peningkatan minat baca dan pengembangan kecerdasan emosional siswa.
KEWAJIBAN DAKWAH DALAM AL-QUR’AN ANTARA FARDU AIN DAN FARDU KIFAYAH (STUDI KOMPARATIF ATAS TAFSIR IBN KATSÎR DAN TAFSIR AL-MISHBÂH) Habibullah, Kabir Al Fadly; Nawawi, Abd. Muid; Zuhri, Saifuddin
ISLAMIKA Vol. 16 No. 1 (2022): Januari - Juni 2022
Publisher : Universitas Islam Syekh-Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/islamika.v16i1.2597

Abstract

Today, at a time when the general problem is increasingly complex and the need for religious references is escalation, there is a spirit to answer this with the da'wah movement both individual and collective. This condition according to the researchers is very good, but there is often a fundamental understanding bias about who is actually entitled and obliged to deliver Da'wah and how the law actually discriminates against the perspective of the Qur'an. Based on this problem, researchers are interested in exploring how ibn Katsir and M. Quraish Shihab's interpretation of the obligation of Da'wah and the implications of the socio-historical background of both interpretations in comparative analysis. The approach used in this study is qualitative with comparative study methods. Data collection techniques in the form of library studies and observations are analyzed in the form of descriptive analysis techniques with analytical-comparative methods. The theory used to strengthen as a research scalpel is the theory of genetic structuralism of Lucien Goldmann who explains that work or text is the work of the author, in this case, Mufasir as the author of the text as well as the fact of history that conditioning the emergence of such a work or text.

Page 7 of 12 | Total Record : 117