cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
lppm@stikeskendal.ac.id
Editorial Address
Jl. Laut No. 31A Kendal Jawa Tengah 51311
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal
ISSN : 20890834     EISSN : 25498134     DOI : https://doi.org/10.32583/pskm
Core Subject : Health, Education,
Jurnal ilmiah permas: jurnal ilmiah stikes kendal (JIPJISK) merupakan bagian integral dari jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKES Kendal. JIPJISK merupakan sarana pengembangan dan publikasi karya ilmiah bagi para peneliti, dosen dan praktisi. JIPJISK menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian, studi kasus, hasil studi literatur, konsep keilmuan, pengetahuan dan teknologi yang inovatif dan terbaharu yang berfokus pada delapan (8) pilar kesehatan masyarakat, meliputi Biostatiska dan Kependudukan, Epidemiologi, Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Gizi Masyarakat, Kesehatan Reproduksi. JIPJISK mulai Januari 2019 akan terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Januari, April, Juli, dan Oktober.
Articles 1,175 Documents
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Risiko Terjadinya Low Back Pain pada Mahasiswa Keperawatan Andrian Fadillah; Rifa’atul Mahmudah; Muhammad Riduansyah; Rian Tasalim
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i1.1649

Abstract

Low back pain disebut dengan adanya masalah nyeri punggung bawah.  Masalah ini termasuk dalam jenis gangguan musculoskeletal yang dapat menyerang semua orang. Low back pain termasuk dalam nyeri akut pada regio lumbal atau sakral yang mungkin terkait dengan sprain pada otot, strain pada ligamen, pergeseran diskus intervertebralis, maupun kondisi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan risiko terjadinya low back pain pada mahasiswa keperawatan angkatan XII, XIII dan XIV di Universitas Sari Mulia. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel dalam penelitian sebanyak 68 orang, pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) dengan 16 pertanyaan dan nordic musculoskeletal dengan 28 pertanyaan. Analisis uji statistik menggunakan Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik sebagian besar tinggi (47,1%) dan risiko terjadinya low back pain rendah (91,2%). Hasil uji statistik aktivitas fisik dengan low back pain p value 0,313. Simpulan dalam penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik terhadap risiko terjadinya keluhan low back pain pada mahasiswa keperawatan angkatan XII, XIII dan XIV di Universitas Sari Mulia.
Identifikasi Faktor Kejadian LBP pada Mahasiswa Keperawatan Angkatan XI selama Pembelajaran Daring Febby Nathalia Dano; Rifa’atul Mahmudah; Hariadi Widodo; Muhammad Riduansyah
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i1.1659

Abstract

Masa pandemi COVID-19 menjadikan kesempatan belajar mahasiswa dari luring menjadi daring. Masalah kesehatan seperti low back pain dapat terjadi dari akibat terlalu seringngya duduk saat belajar. Melihat masalah kesehatan pada pembelajar ini maka dalam penelitian ini melakukan identifikasi faktor kejadian low back pain pada mahasiswa keperawatan. Metode pada penelitian deskriptif analitik ini menggunakan rancangan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling, dan didapatkan 53 responden. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner Roland-Morris Disability Questionnaire dan kuesioner faktor kejadian low back pain. Hasil uji validitas Roland- Morris Disability Questionnaire r < 0.355, sedangkan hasil uji realibilitas r 1 minggu = 0.742 dan r 1 tahun = 0.877. Validitas kuesioner low back pain r < 0.444, sedangkan realibilitas r = 0.542. Uji analisa chi-square yang digunakan dalam penelitian ini menunjukkan hasil 34 mahasiswa (64,2%) mengalami low back pain dalam 1 minggu terakhir dan 30 mahasiswa (56,6%) dalam 1 tahun terakhir. Terdapat 14 variabel yang diteliti dan hanya terdapat 1 variabel yang berhubungan dengan kejadian low back pain, yaitu latihan fisik (p = 0.034). Sedangkan 13 faktor lainnya tidak berhubungan dengan kejadian low back pain (p > 0.05). Hasil dalam penelitian ini dapat disimpulkan faktor  latihan fisik berhubungan dengan kejadian low back pain.
Efektivitas Penggunaan Kartu Kontrol Obat (KKO) terhadap Kepatuhan Mengkonsumsi Obat Antihipertensi pada Lansia Arini Arini; M. Arief Wijaksono; M. Sobirin Mohtar; Mohammad Basit
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i1.1660

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit silent killer dan diketahui sebagai penyebab utama kematian tanpa gejala terutama pada lansia. Terjadi peningkatan prevalensi hipertensi di Indonesia dalam 5 tahun terakhir dan meningkatnya terjadi pada orang dengan usia lanjut. Dari data puskesmas Pekauman Banjarmasin 2021 pasien hipertensi berjumlah 1.067. Hal yang sering terjadi pada proses penuaan menyebabkan lansia mudah lupa untuk minum obat sehingga diperlukan sistem pengingat berupa kartu kontrol obat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan kartu kontrol obat terhadap kepatuhan mengkonsumsi obat antihipertensi pada lansia di Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Metode dalam penelitian ini adalah experimental desain one group pretest-posttest. Jumlah sampel dalam penelitiain ini adalah 15 penderita hipertensi berusia ≥ 60 tahun di Puskesmas Pekauman yang diambil dengan teknik purposive sampling dan dianalisa dengan uji Wilcoxon. Hasil pada penelitian ini adalah hasil pretest menunjukkan sebagian besar responden memiliki kepatuhan rendah (73,3%) dan memiliki kepatuhan sedang saat posttest (53,3%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p value  0,001 < α 0,05. Melihat hasil yang ada maka disimpulkan kartu kontrol obat efektif terhadap kepatuhan mengkonsumsi obat antihipertensi pada lansia di Puskesmas Pekauman Banjarmasin.
Persepsi dan Tingkat Kompetensi Perawat mengenai Kebutuhan Spiritual Pasien di Instalasi Gawat Darurat Ahmad Muzaki; Windra Bangun Sucipto; Nani Wahyuni
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i1.1697

Abstract

Cepatnya pergantian dan padatnya pasien yang ada di instalasi gawat darurat kadang menyebabkan perawat kurang optimal dalam memberikan layanan asuhan keperawatan kebutuhan spiritual kepada pasien. Hal ini dapat mempengaruhi kecakapan serta persepsi perawat dalam melakukan kompetensi asuhan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk. mengetahui persepsi dan tingkat kompetensi perawat tentang kebutuhan spiritual pasien di instalasi gawat darurat RSUD.Prembun. Penelitian ini termasuk dalam studi deskriptif survei. Sampel diambil  menggunakan teknik total sampling dan diperoleh 15 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah spiritual care giving scale dan spiritual care competence scale. Analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil yang didapatkan dalam penelitian adalah menunjukkan seluruh perawat instalasi gawat darurat RSUD.Prembun memiliki persepsi kebutuhan spiritual dan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien adalah hal yang sangat penting. (100%), lebih dari separuh aspek dalam pemenuhan kebutuhan spiritual juga dipersepsikan sangat penting, sedangkan hasil gambaran kompetensi spiritual perawat didapatkan. kompetensi tinggi 60%, kompetensi sedang 33,3% dan kompetensi rendah 6,7%. Kesimpulan yang didapat dalam penelitian ini adalah seluruh perawat mempersepsikan kebutuhan spiritual dan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien sebagai hal yang sangat penting, sedangkan kategori kompetensi spiritual pada perawat mayoritas memiliki kategori kompetensi tinggi.
Hubungan Kebiasaan Merokok dengan Kejadian Insomnia pada Remaja Edy Bachrun; Suhadi Prayitno; Deddi Haryono; Jellys Sela Putri Felantika
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i1.1704

Abstract

Merokok merupakan salah satu kebiasaan yang sering di temui dalam kehidupan sehari-hari.Gaya hidup seperti itu dianggap menarik namun sebagai suatu masalah dalam kesehatan, minimal dianggap sebagai faktor risiko dari suatu penyakit tidak menular. Perokok di Indonesia pada umumnya mulai merokok pertama kali pada umur 15-19 tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan kebiasaan merokok dengan kejadian insomnia pada remaja. Desain penelitian menggunakan pendekatan cross sectional dengan teknik sample random sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner sedangkan teknik analisa data menggunakan uji Chi-Square.Hasil penelitian dari 39 responden, didapatkan siswa dengan kebiasaan merokok ringan cenderung mengalami insomnia ringan sebanyak 38,5%, diantaranya yang tidak mengalami insomnia 2 responden (5,1%), kemudian siswa dengan kebiasaan merokok sedang juga cenderung mengalami insomnia ringan 6 responden (15,4%), dan yang mengalami insomnia sedang 1 responden (2,6%). Sedangkan siswa yang tidak memiliki kebiasaan merokok sebanyak 38,5%, diantaranya yang tidak mengalami insomnia 9 responden (21,3%), dan yang mengalami insomnia ringan 6 responden (15,4%). Hasil tabulasi silang menggunakan uji Chi-Square di peroleh nilai p= (0,020) maka lebih kecil atau tidak lebih dari α=0,05 yang artinya H0 ditolak dan H1 diterima hal ini bisa di katakan ada hubungan yang signifikan antara hubungan kebiasaan merokok dengan kejadian insomnia pada remaja SMKN 1 Kasreman Kabupaten Ngawi.
Pengaruh Minum Kopi terhadap Glukosa Darah pada Masyarakat Penderita Diabetes Melitus Hariyadi Hariyadi; Kuswanto Kuswanto; Sri Suhartiningsih; Rizki Kurniawati
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i1.1705

Abstract

Diabetes Mellitus adalah penyakit gangguan metabolik menahun akibat pankreas tidak memproduksi cukup insulin yaitu hormon yang mengatur keseimbangan glukosa darah. Akibatnya terjadi peningkatan konsentrasi glukosa di dalam darah (hiperglikemia). Salah satu penatalaksanaan diabetes melitus bisa dengan cara non farmakologi yaitu menggunakan terapi minum kopi. Tujuan penelitian ini untuk Menganalisis Pengaruh Minum Kopi Terhadap Glukosa darah Pada Masyarakat Penderita Diabetes Melitus di Desa Karangrejo Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan. Desain penelitian ini menggunakan Pra Eksperimental dengan one group pre-test post-test design. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 28 responden. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2023. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah alat GCU (Glucose, Cholesterol, Uric Acid) Meter Device merk Easy Touch, lembar observasi, lembar tabulasi, dan SOP cara penyeduhan kopi. Analisa bivariat menggunakan uji Paired T-Test. Perbedaan rata-rata glukosa darah sebelum dan sesudah diberikan terapi minum kopi adalah 83,36. Hasil uji normalitas Shapiro-Wilk dengan nilai pre test 0,312 dan nilai post test 0,140 dapat disimpulkan bahwa data tersebut normal. Setelah dilakukan uji Paired T-Test Glukosa darah menunjukkan nilai p value 0,000 < α = 0,05. Ada pengaruh pemberian terapi minum kopi terhadap glukosa darah pada Masyarakat penderita diabetes melitus.
Pengaruh Minum Ferro Sulfat sebagai Upaya Mengurangi Anemia Remaja Putri Anik Sulistiyanti; Aisyah Elga Saputri; Tria Puspita Sari
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i1.1644

Abstract

Anemia adalah salah satu kondisi kekurangan darah yang dibawah normal yang bersumber dari Organisasi Kesehatan Dunia yaitu kadar Haemoglobin dengan < 12 gr/dl. Remaja di Indonesia menghadapi masalah kesehatan yang cukup banyak diantaranya kekurangan gizi mikronutrien dalam tubuh yaitu perempuan  lebih banyak 23 persen mengalami anemia dengan menunjukkan bahwa remaja putri setiap bulannya mengalami periode menstruasi dengan lama menstruasi antara 3 sampai dengan 7 hari. Metode dengan jenis penelitian secara kuantitatif yaitu Pre-Eksperimental dalam bentuk desain one group pre-test and post-test. Sampel penelitian yang bersedia 35 responden remaja putri di desa Masaran Sragen. Cara mengumpulkan data sekunder dengan melakukan pre dan post minum tablet Fe durasi satu bulan dan selanjutnya diukur kadar haemoglobin. Untuk analisis data menggunakan analisis univariat dengan sebagian besar 25 orang remaja dengan umur kategori remaja tengah dan jumlah 28 remaja terkena anemia. Data yang diperoleh secara analisis bivariat sebelum perlakuan minum Fe kadar haemoglobin remaja putri 10,69 gr/dl, dengan selisih 01,51 gr/dl didapatkan setelah minum Fe 12,20 gr/dl selanjutnya hasil nilai p=0,001 <  dari nilai 0,05 yang diuji secara Paired Samples T-Test maka penelitian ini terdapat pengaruh minum Ferro Sulfat dalam upaya mengurangi anemia untuk remaja putri.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Kasus Geriatri Harningsih, Tri; Widhiyastuti , Endang; Dewi, Noviana; Susilowati, Indah Tri; Harini, Sri
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i2.1646

Abstract

Geriatri merupakan masa seseorang  menjadi dewasa yang memiliki penurunan kemampuan tubuh untuk beradaptasi terhadap lingkungan. Hal ini ditandai dengan penurunan fungsi biologis, psikologis, sosial serta ekonomi. Peningkatan populasi geriatric menjadikan tantangan bagi pelayanan kesehatan Indonesia karena dapat menimbulkan berbagai masalah. Permasalahan tersebut meliputi penyakit degeneratif dan masalah gizi.  Penurunan konsentrasi geriatri pada hemoglobin di bawah batas normal merupakan hal yang sering dijumpai dan dapat mengakibatkan permasalahan yang serius. Penyebab yang sering terjadi yaitu geriatri kurang efisien menyerap beberapa nutrisi yang dibutuhkan, menurunnya nafsu makan karena penyakit yang dideritanya, kesulitan menelan karena berkurangnya air liur, cara makan yang lambat, gigi yang berkurang dan mual. Geriatri penderita anemia, berbagai penyakit penyerta lebih mudah timbul dan penyembuhan penyakit akan semakin lama. Hal ini berdampak buruk geriatri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada geriatric di Desa Gedangan, Sukoharjo. Sampel penelitian ini adalah semua Geriatri di Posyandu Desa Gedangan, Sukoharjo sebanyak 36 orang. Metode penarikan sampel dilakukan dengan cara total sampling. Responden terdiri dari perempuan sebanyak 52,7%, berusia 60-70 tahun sebanyak 55,5%  memiliki status gizi baik dengan 75% indeks massa tubuhnya normal. Pemeriksaan awal kadar hemoglobin di dapatkan kadar Hb tidak anemia sebanyak 72,2 %. Kebiasaan geriatric di Desa Gedangan sebanyak 88%  tidak merokok, Rata-rata yang merokok adalah laki-laki. Geriatric suka melakukan aktifitas sehari-hari. Sebanyak 38,88% mereka mengeluh ada kesulitan mengunyah dan mengalami gangguan cerna. Hal ini berkaitan dengan fungsi fisiologis yang menurun dari sebagian besar geriatric. Kebiasaan konsumsi protein sudah dilaksanakan oleh sebagian besar responden. Konsumsi buah dan sayur kisaran 38,88%. Kebiasaan konsumsi teh hanya sedikit yaitu hanya 8,33%. Hampir semua geriatric sebanyak 88,88% tidak memiliki penyakit kronis.  
Gambaran Karakteristik dan Pengetahuan Ibu Menyusui tentang ASI Perah Perangin-Angin, Erse Mei Lurisa Br; Sinaga, Desriati; Sinabariba, Merlina; Veronika, Anita; Tarigan, Sarah Saputri
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i2.1652

Abstract

ASI merupakan makanan pertama dan utama untuk bayi. Nutrisi pada ASI sangat lengkap dan sesuai dengan kebutuhan bayi untuk pertumbuhan dan perkembangan serta dapat melindungi bayi dari berbagai penyakit.  Ibu bekerja masih dapat memberikan ASI kepada bayi dengan memberikan ASI Perah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran antara Karakteristik dan Pengetahuan Ibu Menyusui Tentang ASI Perah di Klinik Pera oleh ibu bekerja. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Pengambilan sampel menggunakan metode Total Sampling dengan jumlah sampel 35 orang ibu pekerja yang mempunyai bayi 0 – 1 bulan. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, analisi data menggunakan sofware spss 20. Ibu pekerja yang memiliki pengetahuan Baik sebanyak 7 orang , Cukup sebanyak 16 orang dan Rendah sebanyak 12 orang . Hasil penelitian ini adalah rendah nya pengetahuan ibu menyusui tentang ASI Perah berdasarkan karakteristik yaitu ibu berusia 25-29 tahun (54,3%), pendidikan SD  (25,7%), penghasilan 1.000-000 – 1.500-000 (65,7%), karyawan swasta (74,3%), multipara (54,3%), dan pengetahuan cukup (45,7%). Simpulan penelitian ini adalah gambaran pengetahuan dan karakteristik ibu menyusui tentang asi perah yang memiliki pengetahuan cukup.
Efektifitas Pemberian Konsumsi Teh Hijau terhadap Penurunan Gula Darah Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2)” Anoto, Dhesto Adi; Basuki, Samudra Prihatin Hendra; Setiyabudi, Ragil
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i2.1718

Abstract

Hiperglikemia merupakan gejala diabetes melitus tipe 2. diperkirakan 21,3 juta penduduk Indonesia menderita diabetes pada tahun 2030. Teh hijau mengandung polifenol sebagai penyokong sel dapat mengurangi jumlah radikal bebas, mengendalikan oksidasi kolesterol, serta menurunkan tingkat glukosa darah. Karakteristik responden dan mengetahui efektifitas konsumsi seduhan teh hijau terhadap kadar glukosa darah  penderita diabetes melitus tipe 2 yang terdata di poli umum Puskesmas Kalimanah Purbalingga. Penelitian pra-eksperimental desain one group pretest-posttest. Responden yang terlibat dalam penelitian adalah pasien diabetes melitus yang menjalani perawatan rutin dan tercatat dalam data Puskesmas Kalimanah Purbalingga. Pemilihan responden menggunakan metode purposive sampling, dengan jumlah sampel minimum sebesar 25 responden. Hasil data menunjukkan distribusi berada dalam kisaran normal, analisis statistik bivariat dilakukan dengan menggunakan uji T berpasangan paired samples test. Dianalisis dengan pendekatan univariat dan bivariat. Hasil penelitian analisa karakteristik responden yang diteliti berdasarkan usia maksimum responden 68 tahun dan usia minimum 52 tahun. Responden dalam penelitian yaitu berjenis kelamin perempuan. Selisih yang Menunjukan bahwa nilai signifikasi 0,11 dengan α<0,05 dimana H0 ditolak dan H1 diterima, artinya terdapat penurunan kadar gula darah pada responden dengan diabetes melitus sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Peneliti berikutnya di tekankan mengukur kandungan flafonoid untuk mengatur dosis yang tepat per berat badan pasien.

Page 99 of 118 | Total Record : 1175


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2025 Vol 15 No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2025 Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2025 Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2025 Vol 14 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2024 Vol 14 No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2024 Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2024 Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024 Vol 13 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2023 Vol 13 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2023 Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2023 Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023 Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2022 Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Oktober 2022 Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2022 Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Juli 2022 Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp April 2022 Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2022 Vol 12 No 1 (2022): Supp Januari 2022 Vol 12 No 1 (2022): Januari 2022 Vol 11 No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 11 No 4 (2021): Supp Oktober 2021 Vol 11 No 3 (2021): Juli 2021 Vol 11 No 2 (2021): Supp April 2021 Vol 11 No 2 (2021): April 2021 Vol 11 No 1 (2021): Supp Januari 2021 Vol 11 No 1 (2021): Januari 2021 Vol 10 No 4 (2020): Oktober 2020 Vol 10 No 3 (2020): Juli 2020 Vol 10 No 2 (2020): April 2020 Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020 Vol 9 No 4 (2019): Oktober Vol 9 No 3 (2019): Juli Vol 9 No 2 (2019): April Vol 9 No 1 (2019): Januari Vol 8 No 2 (2018): Oktober Vol 8 No 1 (2018): April Vol 7 No 2 (2017): Oktober Vol 7 No 1 (2017): April Vol 6 No 2 (2016): Oktober Vol 6 No 1 (2016): April Vol 5 No 2 (2015): Oktober Vol 5 No 1 (2015): April Vol 4 No 2 (2014): Oktober Vol 4 No 1 (2014): April Vol 3 No 2 (2013): Oktober More Issue