cover
Contact Name
Usman
Contact Email
usman_health@yahoo.co.id
Phone
+6285335204999
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Jenderal Ahmad Yani Km. 6, Kota Parepare Sulawesi Selatan 91112
Location
Kota pare pare,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan
ISSN : 26145073     EISSN : 26143151     DOI : https://doi.org/10.31850/makes
Jurnal Ilmiah Manusia dan kesehatan merupakan jurnal ilmiah menyajikan hasil penelitian, laporan kasus, makalah ilmiah atau kajian analitis-kritis di bidang manusia dan kesehatan dan artikel dalam bentuk ulasan. Jurnal ini diterbitkan setahun tiga kali: Januari, Mei, dan September.
Articles 423 Documents
Analisis Perilaku Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Melya Susanti; Resti Rahmadika Akbar; Rinita Amelia; Aulia J Anna Aprilia Meysa
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol 5 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v5i3.1830

Abstract

Breast self examination is one of the efforts to detect breast cancer early. This examination can find lumps or changes in the breast that could be a sign of a tumor or breast cancer that requires medical attention. To find out the description of breast self-examination behavior in students of the Faculty of Medicine, Baiturrahmah University class 2017. This study was descriptive categorical with a research design was cross sectional. The population of this study were students of the Faculty of Medicine, Baiturrahmah University with 87 samples using simple random sampling technique by following inclusion and exclusion criteria, the data was from a quiestionnaire and presented in a frequency distribution table. The results of data analysis obtained from respondens that (47.1%) had knowledge of breast self-examination, with sufficient category, (58.6%) had attitude category is good in breast self-examination, and (43.7%) perform breast self-examination for early detection of breast cancer. The respondens have sufficient knowledge about breast self-examination, have a good attitude about breast self-examination, and less than 50% perform breast self-examination for early detection of breast cancer.
Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Kejadian Insomnia pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Mutiara Anissa; Ezvika Ashari; Insil Pendri Hariyani
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol 5 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v5i3.1831

Abstract

Kecemasan dapat dialami oleh siapa saja, termasuk mahasiswa kedokteran. Mahasiswa kedokteran memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan cemas. Gejala cemas yang tidak teratasi dapat menyebabkan gangguan tidur dan salah satunya adalah insomnia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kejadian insomnia pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang angkatan 2017. Penelitian ini dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah pada tahun 2020-2021.Penelitian ini bersifat analitik korelatif dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah dan sampel adalah seluruh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah angkatan 2017. Perhitungan sampel analitik komparatif kategorik tidak berpasangan sebanyak 156 mahasiswa. Analisa data menggunakan uji chi-square dengan bantuan program SPSS. Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan yaitu 118 responden (75.6 %), sebagian besar responden tidak tinggal bersama orang tua yaitu 130 responden dengan (83.3%), responden terbanyak mempunyai indeks prestasi kategori 2,76-3,50 (sangat memuaskan) yaitu 125 responden (80.1%), paling banyak responden mengikuti 1-2 organisasi yaitu 149 responden (95.5%), responden paling banyak mengalami kecemasan sebanyak 54 responden (57.3%), mengalami insomnia sebanyak 80 responden (51.3%) dan terdapat hubungan tingkat kecemasan dengan kejadian insomnia pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang angkatan 2017. p=0,000 (p < 0,05). Terdapat hubungan tingkat kecemasan dengan kejadian insomnia pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Padang angkatan 2017.
Persepsi, Sikap dan Tingkat Pengetahuan Siswa SMA 1 Padang Panjang Terhadap LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) Rinita Amelia; Melya Susanti; Yusti Siana
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol 5 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v5i3.1832

Abstract

Tercapainya maturasi seksual pada usia remaja akhir menunjukan dorongan seksual yang akan menstimulus remaja untuk memenuhi kebutuhan seksual nya, bahkan dapat melakukan hal yang tidak pantas apabila tidak tercapai sehingga remaja tersebut akan mengembangkan perilaku seksual yang menyimpang. Salah satu perilaku menyimpang yang mungkin terjadi adalah perilaku LBGT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui sejauh mana tingkat pengetahuan dan persepsi remaja terhadap LGBT melalui penelitian deskriptif observasional dengan menggunakan desain cross-sectional. Dari hasil penelitian terdiri dari siswa laki-laki sebanyak 40% dan siswa perempuan 60%. Sebagian besar siswa sudah mendapatkan informasi tentang LGBT dan hanya 7.2% yang tidak pernah mencari/ memperoleh informasi tentang LGBT. Sebagian besar siswa mendapatkan informasi tentang LGBT ini dari media internet (75.3%). Tingkat pengetahuan mahasiswa terkait LGBT sebagian besar baik siswa laki-laki maupun perempuan adalah kurang (76.8%). Dibanding siswa laki-laki masih banyak siswa perempuan yang tingkat pengetahuan nya baik (16.8%) sedangkan siswa laki-laki hanya 6.4%. Rata-rata skor sikap menunjukkan bahwa sikap siswa yang masih cenderung positif terhadap LGBT Antara tingkat pengetahuan dan sikap siswa terhadap LGBT memiliki kategori hubungan yang sangat lemah.
Pembuatan dan Uji Aktivitas Edible Film Ekstrak Daun Jeruk Purut (Citrus Hystrix) Terhadap Streptococcus Mutans Wida Ningsih; Afdhil Arel
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol 5 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v5i3.1833

Abstract

Halistosis atau bau mulut disebabkan oleh buruknya perawatan kebersihan mulut, karies gigi, infeksi rongga mulut, mulut kering, merokok dan sisa makanan yang menempel dalam mulut. Perawatan mulut yang biasa dilakukan untuk mencegah halistosis seperti menggosok gigi, menggunakan obat kumur dan menggunakan sediaan penyegar mulut yang berupa permen, spray dan edible film. Edible film yang beredar hanya mengandung mentol yang berfungsi mengatasi iritasi ringan. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi edible film yang mengandung antiseptik dari ekstrak daun jeruk purut dengan variasi konsentrasi 5%, 10% dan 15% dan melakukan evaluasi fisik serta pengujian aktifitas anti bakteri dari edible film. Pengujian aktivitas antibakteri terhadap Streptococcus mutans menggunakan metoda difusi agar darah. Evaluasi fisik edible film meliputi organoleptis derajat keasaman, kerapuhan, susut pengerinngan, dan ketebalannya. Hasil evaluasi sifat fisik edible film yang diformulasi dibandingkan dengan edible film yang sudah beredar di pasaran dengan merek“GF” yang memperlihatkan sifat fisiksemua formula mendekati sifat fisik edible film “GF”. Hasil pengujian aktivitas antibakteri sediaan menunjukkan diameter rata-rata zona bening paling besar pada F3 yaitu 27,00 mm dibandingkan F1sebesar 23,00 mm dan F2 sebesar 25,67 mm. Ketiga formula edible film yang dihasilkan termasuk dalam kategori respon hambatan bakteri golongan sangat kuat menurut David Stout.
Hubungan Indek Masa Tubuh dengan Derajat Hipertensi pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Air Dingin Padang Fidiariani; Melya Susanti; Salmi
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol 5 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v5i3.1834

Abstract

Beberepa tahuan terahir ini terjadi peningkatan jumlah lansia disebabkan oleh perbaikan status kesehatan akibat kemajuan teknologi dan penelitian-penelitian kedokteran, perbaikan status gizi, peningkatan usia harapan hidup, pergeseran gaya hidup dan peningkatan pendapatan perkapita. Hal tersebut menyebabkan terjadinya transisi epidemiologi dari penyakit infeksi menuju penyakit degeneratif yang salah satunya adalah penyakit sistem kardiovaskular misalnya hipertensi. Hipertensi merupakan salah satu penyakit degenerative yang menjadi masalah kesehatan di dunia, baik dinegara maju maupun dinegara berkembang. Prevalensi hipertensi terus meningkat setiap tahunnya bahkan WHO memperkirakan pada tahun 2025 1,5 milyar dari populasi dunia terkena hipertensi. Peningkatan kejadian hipertensi tidak terlepas dari banyaknya factor resiko hipertensi. Fakor resiko terjadinya hipertensi dapat dikelompokkan menjadi factor resiko yang bisa dikendalikan diantaranya gaya hidup, obesitas, dan factor resiko yang tidak dapat dikendalikan diantaranya adalah usia, jenis kelamin, faktor genetik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara indeks massa tubuh dan derajat hipertensi pada lansia. Penelitian ini merupakan studi observasional dengan pendekatan crossectional. Data dari pasien lansia di Puskesmas Air dingin, Padang dikumpulkan sebagai data penelitian. Hasil penelitian menujukkan bahwa hypertensi banyak ditemukan pada lansia dengan jenis kelamin perempuan (70%), rentang usia lansia (44%), dan lansia dengan riwayat genetik (58%). Hanya ada 25% lansia dengan hipertensi yang merokok. Sebagian besar responden memiliki indeks massa tubuh (IMT) normal (42%) dan menderita hipertensi sistolik (71%). Analisis secara statistik menggunakan uji Chi-square menujukkan bahwa tidak ada hubungan antara IMT dan derajat hipertensi (p<0.05). Tidak ada hubungan antara indeks masa tubuh dengan hipertensi pada lansia.
Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Dermatitis Atopik pada Balita di Rumah Sakit Umum Cut Meutia Aceh Utara Mulyati Sri Rahayu; Wizar Putri Mellaratna; Ghina Nurul Tasha
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol 5 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v5i3.1836

Abstract

Dermatitis atopik (DA) adalah penyakit kulit inflamasi yang khas, bersifat kronis dan sering terjadi kekambuhan (eksaserbasi) terutama mengenai bayi dan anak-anak, namun dapat pula terjadi pada orang dewasa. Penyakit ini biasanya disertai dengan peningkatan kadar IgE dalam serum serta adanya riwayat rhinitis alergik dan asma pada keluarga maupun penderita. Penyakit alergi seperti dermatitis atopik pada anak-anak harus dicegah sedini mungkin karena anak memerlukan tumbuh dan kembang yang optimal. Faktor pencegah tersebut diantaranya dengan memberikan ASI eksklusif dimana selain memberikan nutrisi diduga mampu melindungi bayi terhadap penyakit alergi seperti dermatitis atopik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian dermatitis atopik pada balita di Rumah Sakit Umum Cut Meutia Aceh Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan potong lintang (cross sectional) dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 46 sampel yang terdiri dari balita perempuan 23 orang (50%) dan balita laki-laki 23 orang (50%) dengan usia terbanyak yaitu pada rentang usia 7-24 bulan (50%). Responden yang menderita dermatitis atopik lebih banyak tidak mendapatkan ASI eksklusif yaitu 14 orang (63,6%). Berdasarkan analisis uji Chi Square, didapatkan nilai OR 0,484 (95%=0,148-1,578) dan nilai p yaitu 0,226 (p>0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif terhadap kejadian dermatitis atopik pada balita di Rumah Sakit Umum Cut Meutia Aceh Utara.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Dengan Rasionalitas Pemakaian Antibiotik Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Dewantara Kabupaten Aceh Utara Safira, Rahmi; Mauliza2; Syafridah, Anita
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v6i1.1621

Abstract

Antibiotics are chemical substances derived from bacteria and fungi that have the function to kill or inhibit the growth of pathogens which are generally used for the treatment of diseases caused by bacteria and the use of antibiotics must be used appropriately and according to indications. The knowledge of parents, especially mothers, about the use of antibiotics is very important in the behavior of using antibiotics in children. The purpose of this study was to determine the relationship between the mother's level of knowledge and the rationality of using antibiotics in children under five in the working area of the Dewantara Public Health Center. This type of research is an analytical study with a cross sectional design, carried out in the working area of the Dewantara Public Health Center, North Aceh Regency. Sampling with purposive sampling technique and the sample in this study were mothers who have toddlers as many as 94 people. Mothers as respondents were interviewed directly using a questionnaire. The results showed that 40.4% of respondents had good knowledge of antibiotics, 27.7% of respondents had sufficient knowledge, and 31.9% of respondents had poor knowledge. A total of 60.6% of respondents used antibiotics rationally and 39.4% of respondents used antibiotics irrationally. The conclusion is that there is a relationship between the mother's level of knowledge and the rationality of using antibiotics in children under five in the Dewantara Public Health Center, North Aceh Regency.Keywords: Antibiotic, Knowledge, Rationality
Tingkat Pengetahuan dan Sikap Sebelum dan Setelah Penyuluhan tentang PHBS pada Siswa SD Negeri 13 Blang Mangat Aprillya, Asri; Khairunnisa, Cut; Mauliza
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v6i1.1634

Abstract

Healthy Lifestyle is one of the main focuses that the government pays attention to in improving the health status of the Indonesian people. There needs to be a behavior change to improve this Healthy Lifestyle. Health education is one way to increase knowledge that will affect a person's attitude. The purpose of this study was to determine the level of knowledge and attitudes before and after counseling about Healthy Lifestyles in students of SD Negeri 13 Blang Mangat. This research is a quasi-experimental research with a total sample of 52 people. The sampling technique used was total sampling. Measurements were made using a questionnaire consisting of knowledge and attitudes about Healthy Lifestyle. The results of this study indicate that the majority of respondents before the counseling had a low level of knowledge, namely 40.4%, and increased to good as much as 84.6% after being given counseling. The majority of students' attitudes before counseling were carried out were 51.9% enough and increased to good as much as 53.8% after counseling. Data analysis using the Wilcoxon test. The results of statistical analysis showed p value <0.05. This study concludes that there are differences in the level of knowledge and attitudes of students before and after being given counseling about Healthy Lifestyle at SD Negeri 13 Blang Mangat.
Uji Efektivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Sukun (Artocarpus Altilis) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus Aureus hasanah, Rizqi uswatun; Yuziani; Sri Rahayu, Mulyati
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v6i1.1659

Abstract

Staphylococcus aureus termasuk golongan bakteri gram positif yang dapat menyebabkan penyakit infeksi. Daun sukun sudah banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia sebagai obat herbal, oleh karena itu, diperlukan uji aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol daun sukun tehadap bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas antibakteri ekstrak etanol daun sukun (Artocarpus altilis). Uji daya hambat dilakukan dengan metode difusi cakram. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa konsentrasi 50% menghasilkan rata-rata zona hambat sebesar 12,42 mm, konsentrasi 70% menghasilkan rata-rata zona hambat sebesar 16,96 mm, konsentrasi 100% menghasilkan rata-rata zona hambat sebesar 17,63 mm, kontrol positif dengan menggunakan eritromisin menghasilkan rata-rata zona hambat sebesar 32,36 mm dan kontrol negatif dengan menggunakan DMSO menghasilkan rata-rata zona hambat sebesar 0 mm. Hasil uji beda menggunakan uji Anova dengan nilai p. value sebesar 0.000 (p<0.005) dan hasil uji Post Hoc LSD (Least Significantly Difference) memperlihatkan tidak terdapat perbedaan untuk P2 dan P3 dengan nilai 0,317 (p <0,005). Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah ekstrak etanol daun sukun memiliki tingkat efektivitas yang lemah dan sedang dengan peningkatan zona hambat seiring dengan peningkatan konsentrasi.
Diabetes Melitus Tipe 2 dan Hipertensi sebagai Faktor Risiko PJK pada Lansia Maulina, Nora; Sawitri, Harvina; Zakiyya, Najwa; Syifa, Siti
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v6i1.1894

Abstract

The elderly are still a significant concern today, because of the many types of diseases that this group suffers from, including coronary heart disease. This disease often coincides in the elderly due to changes in the characteristics of the elderly blood vessels coupled with uncontrolled diet and physical activity, therefore it is important to conduct research related to the relationship between type 2 diabetes mellitus and hypertension in the elderly as a risk of heart disease so that education can be carried out to prevent an increase in the incidence of coronary heart disease. The purpose of this study was to analyze the risk factors for type 2 diabetes mellitus and the incidence of hypertension as a risk factor for coronary heart disease (CHD) using a Framingham risk score for the elderly at the nursing home at Lhokseumawe City in 2022. The research design used was a cross-sectional study in which exposure and impact are measured at the same time. The sample is all the elderly in the nursing home in Lhokseumawe City. The results showed a significant relationship between diabetes mellitus and hypertension on the risk of coronary heart disease. In conclusion, diabetes mellitus and hypertension are risk factors for coronary heart disease.