cover
Contact Name
Usman
Contact Email
usman_health@yahoo.co.id
Phone
+6285335204999
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Jenderal Ahmad Yani Km. 6, Kota Parepare Sulawesi Selatan 91112
Location
Kota pare pare,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan
ISSN : 26145073     EISSN : 26143151     DOI : https://doi.org/10.31850/makes
Jurnal Ilmiah Manusia dan kesehatan merupakan jurnal ilmiah menyajikan hasil penelitian, laporan kasus, makalah ilmiah atau kajian analitis-kritis di bidang manusia dan kesehatan dan artikel dalam bentuk ulasan. Jurnal ini diterbitkan setahun tiga kali: Januari, Mei, dan September.
Articles 442 Documents
Artificial Intelligence Techniques For Predicting Pandemic Diseases: Systematic Literature Review Maulana, Fariz; Marina, Marina; Pontoh, Abdul Haris; Sudirman, Sudirman; Yani, Ahmad
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i2.4355

Abstract

The rapid emergence of global pandemics necessitates accurate and adaptive predictive systems to support public health decision-making. This study aims to systematically review Artificial Intelligence techniques for predicting pandemic diseases and to evaluate the methodological quality and potential bias of existing empirical research. The research employed a Systematic Literature Review approach guided by PRISMA, with database searches conducted in Scopus, Web of Science, ScienceDirect, and Google Scholar. The selection process yielded ten empirical quantitative and qualitative studies, which were assessed using the Joanna Briggs Institute critical appraisal criteria to evaluate methodological rigor and risk of bias. The findings indicate that machine learning, deep learning, and transformer-based architectures achieve high predictive accuracy in forecasting infection probability, disease severity, and epidemic trends. Most studies demonstrated robust validation strategies, including cross-validation and clearly reported performance metrics. Nevertheless, recurring limitations such as data bias, limited population generalizability, and temporal bias remain significant methodological challenges in AI-based pandemic prediction research. Overall, Artificial Intelligence techniques demonstrate substantial potential in strengthening global pandemic preparedness and enhancing evidence-based public health responses.
Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kasus Campak Di Indonesia: Literatur Review Amalinda, Finta; Ilmawati, Ilmawati; Hajar, Hajar; Sudirman, Sudirman; Yani, Ahmad
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i2.4356

Abstract

Campak merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia meskipun vaksin efektif telah tersedia, dengan peningkatan kembali kasus dalam beberapa tahun terakhir akibat menurunnya cakupan imunisasi di berbagai wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan meningkatnya kembali kasus campak di Indonesia melalui pendekatan systematic literature review. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan mengikuti pedoman PRISMA melalui pencarian artikel pada database Science Direct dan Springer. Kriteria inklusi mencakup artikel penelitian asli yang dipublikasikan tahun 2020-2026, bersifat open access, dan berlokasi penelitian di wilayah Indonesia. Dari 1618 artikel yang diidentifikasi, dilakukan proses screening dan seleksi sehingga diperoleh 9 artikel yang memenuhi kriteria untuk dianalisis secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor risiko utama yang berhubungan dengan peningkatan kasus campak meliputi status imunisasi tidak lengkap, rendahnya pendidikan orang tua, kepercayaan agama yang mempengaruhi penerimaan vaksin, keterbatasan akses terhadap pelayanan kesehatan, serta adanya kontak dengan penderita campak. Penelitian juga mengidentifikasi bahwa strategi promosi kesehatan yang melibatkan tokoh agama dan pelayanan vaksinasi bergerak merupakan pendekatan efektif dalam meningkatkan cakupan imunisasi. Simpulan penelitian ini adalah meningkatnya kembali kasus campak di Indonesia dipengaruhi oleh berbagai faktor multidimensi yang memerlukan upaya peningkatan cakupan imunisasi melalui penguatan promosi kesehatan, peningkatan akses pelayanan, serta keterlibatan tokoh masyarakat dan agama dalam program imunisasi.
Determinan Keberhasilan Pengobatan Tuberkulosis di Indonesia: Systematic Literature Review Sakka, Moh. Nasir; Misbahuddin, Misbahuddin; Sahpur, Sahpur; Sudirman, Sudirman; Yani, Ahmad
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i2.4362

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi beban kesehatan utama di Indonesia dengan angka keberhasilan pengobatan nasional yang belum merata antarwilayah, sehingga diperlukan pemahaman komprehensif mengenai determinan keberhasilan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis determinan keberhasilan pengobatan tuberkulosis di Indonesia melalui pendekatan systematic literature review. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review dengan mengikuti pedoman PRISMA melalui tahapan identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi. Pencarian artikel dilakukan melalui basis data dan registri penelitian dengan hasil identifikasi awal sebanyak 742 artikel, yang setelah melalui proses seleksi diperoleh 7 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara deskriptif berdasarkan tiga level hambatan, yaitu level pasien, layanan kesehatan, dan kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa determinan keberhasilan pengobatan TB di Indonesia meliputi faktor psikologis pasien seperti kecemasan dan depresi, peran keluarga dalam mendukung kepatuhan, responsivitas fasilitas kesehatan yang mencakup perhatian cepat dan otonomi pasien, serta implementasi strategi FAST yang masih menghadapi kendala infrastruktur dan mobilisasi staf di rumah sakit swasta. Simpulan dari penelitian ini adalah determinan keberhasilan pengobatan tuberkulosis di Indonesia bersifat multidimensional yang saling terkait antara level pasien, layanan kesehatan, dan kebijakan, sehingga diperlukan intervensi yang terintegrasi dan holistik untuk meningkatkan capaian program penanggulangan TB.
The Relationship Between Chronic Energy Deficiency (CED) and Adherence to Iron (Fe) Tablet Consumption with the Incidence of Anemia Among Pregnant Women at the Ciputat Timur Community Health Center in 2026 Handriati, Ade; Nida, Khairun; Cartika, Harpolia
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i2.4365

Abstract

Maternal anemia continues to represent a critical public health issue due to its association with an increased risk of adverse pregnancy outcomes. This study aimed to investigate the relationship between Chronic Energy Deficiency (CED) and adherence to iron (Fe) supplementation in relation to anemia among pregnant women attending the Ciputat Timur District Health Center in 2026. A cross-sectional approach was applied, involving 59 participants selected through total sampling. Data collection was conducted using structured interviews, records from the Maternal and Child Health (MCH) handbook, and verification of antenatal care (ANC) cards. The variables assessed included CED status measured by Mid-Upper Arm Circumference (MUAC), adherence to iron supplementation, and hemoglobin concentration. Statistical analysis using the Chi-square test revealed no significant association between CED and anemia (p = 1.00), while adherence to iron supplementation demonstrated a significant relationship (p = 0.029). The findings highlight that improving compliance with iron intake, supported by nutritional counseling and consistent monitoring, plays a more substantial role in reducing anemia risk than focusing solely on macronutrient status. Therefore, preventive strategies should emphasize sustained adherence to iron supplementation alongside comprehensive maternal health surveillance.. Keywords : Anemia; Pregnant Women; Supplementation Adherence; Chronic Energy Deficiency; Iron Tablets
Pengaruh Penggunaan Game Online Terhadap Kualitas Tidur Pada Remaja : Literatur Review Alinda, Yayu; Lisa, Nelfianti; Tunasly, Andiansyah Yusuf; Sudirman, Sudirman; Yani, Ahmad
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i2.4370

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong meningkatnya penggunaan game online di kalangan remaja, yang berpotensi mempengaruhi berbagai aspek kesehatan, termasuk kualitas tidur. Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami gangguan tidur akibat perubahan biologis dan kebiasaan penggunaan perangkat digital yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan game online terhadap kualitas tidur pada remaja melalui pendekatan literature review. Metode yang digunakan adalah literature review dengan mengacu pada pedoman PRISMA. Pencarian artikel dilakukan melalui database PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar dengan rentang tahun 2021–2026. Kata kunci yang digunakan meliputi “game online”, “kualitas tidur”, dan “remaja”. Berdasarkan hasil seleksi, diperoleh 12 artikel yang memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis.Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan game online dengan kualitas tidur pada remaja. Faktor-faktor seperti durasi bermain, frekuensi, dan tingkat kecanduan game online berkontribusi terhadap penurunan kualitas tidur, termasuk berkurangnya durasi tidur, kesulitan memulai tidur, serta meningkatnya risiko insomnia. Selain itu, penggunaan perangkat digital pada malam hari juga dapat mengganggu ritme sirkadian akibat paparan cahaya layar yang menghambat produksi hormon melatonin. Kesimpulannya adalah bahwa penggunaan game online secara berlebihan memiliki pengaruh negatif terhadap kualitas tidur remaja. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengendalian penggunaan game online serta peran aktif dari keluarga, sekolah, dan tenaga kesehatan dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kualitas tidur pada remaja. Kata kunci: game online, kualitas tidur, kecanduan game, remaja
Kesiapsiagaan Petugas Kesehatan di Rumah Sakit terhadap Bencana Gempa: Systematic Literature Review Ng.Susanti, I Gusti Ayu Ng.Susanti; Medriono, Medriono; Fadli, Moh.; Sudirman, Sudirman; Yani, Ahmad
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i2.4371

Abstract

Earthquakes have a significant impact on healthcare services, making the preparedness of healthcare workers in hospitals critically important. This study aims to examine the preparedness of healthcare workers in facing earthquake disasters through a literature review using the PRISMA approach. A total of seven articles were analyzed, selected based on inclusion criteria from 2020–2026 and their relevance to the research topic. The findings indicate that preparedness is influenced by individual factors (knowledge, disaster literacy, and psychological readiness), organizational factors (training, simulation, and leadership), and system factors (infrastructure, resources, and technology). Several challenges remain, including limited training and inadequate readiness of healthcare facilities. In conclusion, the preparedness of healthcare workers in hospitals for earthquake disasters needs to be improved through an integrated approach involving individual, organizational, and system factors.
Hubungan Prilaku Keluarga Sadar Gizi dengan kejadian Stunting di Sabulira Toba wilayah kerja Puskesmas Ampana Timur, Kabupaten Tojo Una-Una 2026 Agustiar, Agustiar; Borhan, Jumiati; Fidriana, Ni Luh; Sudirman, Sudirman; Yani, Ahmad
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i2.4372

Abstract

Stunting is the failure to thrive in toddlers due to chronic malnutrition, particularly during the first 1,000 days of life (HPK). This condition is caused by prolonged nutritional deficiencies and recurrent infections, influenced by inadequate feeding patterns during the first 1,000 days of life (HPK) (Susilo Wirawan 2022). This study aims to determine the relationship between Nutrition-Aware Family Behavior (Kadarzi) and the incidence of stunting in Sabulira Toba Village. The research used a quantitative approach. This study had a population of 30 and a sample of 30 respondents (total sampling). The results of the study, based on bivariate analysis, showed that statistical tests using the Chi-Square test yielded a P value of 0.001 (<0.05) and a Value of 0.659, indicating a relationship between knowledge and stunting. For attitudes, the Chi-Square test yielded a P value of 0.001 (<0.05) and a Value of 0.714, indicating a relationship between attitudes and stunting. The Chi-Square test for the action variable yielded a P value of 0.001 (<0.05) and a Value of 0.669, indicating a highly significant relationship between nutritional fulfillment measures and stunting in Sabulira Toba Village. The conclusion of this study is that there is a relationship between family knowledge, attitudes, and behavior with stunting. Researchers recommend that families with toddlers adopt a Nutrition-Aware Behavior to prevent stunting in toddlers. Knowledge about nutrition can be obtained from health workers and social media.
Pengaruh Yoga Hamil Dan Senam Hamil Terhadap Kecemasan Ibu Hamil: Literature Review Hamzah, Irma Hajriani; Nurvialam, Nurvialam; Fadliya, Fadliya; Sudirman, Sudirman; Yani, Ahmad
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i2.4376

Abstract

Kehamilan merupakan suatu fase yang ditandai dengan perubahan fisik dan psikologis yang berpotensi menimbulkan kecemasan pada ibu hamil. Kondisi kecemasan selama kehamilan dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan ibu maupun perkembangan janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh yoga kehamilan dan senam hamil dalam menurunkan tingkat kecemasan pada ibu hamil melalui pendekatan systematic literature review. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada kerangka PRISMA. Proses pencarian literatur dilakukan melalui beberapa basis data, yaitu PubMed, Semantic Scholar, Google Scholar dan Science Direct dalam rentang tahun 2020–2026. Dari total 335 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 6 artikel memenuhi kriteria inklusi dan selanjutnya dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa yoga prenatal dan senam hamil efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan melalui mekanisme relaksasi, pengaturan pernapasan, serta peningkatan hormon serotonin. Selain itu, intervensi ini juga berkontribusi dalam meningkatkan kesiapan ibu menghadapi persalinan serta memperbaiki stabilitas emosional selama kehamilan. Dengan demikian, yoga hamil dan senam hamil dapat direkomendasikan sebagai intervensi non-farmakologis yang efektif untuk diintegrasikan dalam pelayanan antenatal guna mendukung kesehatan mental ibu hamil.
Pemetaan Sebaran Penyakit Demam Berdarah Dengue Di Kota Lhokseumawe Tahun 2022-2023 Roffa, Muhammad Abraar Roffa
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i2.4426

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) has become a significant health issue that needs to be addressed in the healthcare sector in Indonesia. The number of DHF cases in the city of Lhokseumawe has witnessed an increase from 2022 to 2023. The objective of this research is to identify the areas of DHF prevalence in Lhokseumawe, then map these areas based on the gender and age range of the patients, presented in the form of a map. The research methodology employed is descriptive research using secondary data, including clinical information and administrative data of DHF patients in Lhokseumawe, as well as demographic data of Lhokseumawe. Data processing is conducted using the QGIS 3.30 application, utilizing the equal interval formula automatically provided by the application. The research indicate the presence of 41 DHF cases in Lhokseumawe spread across all sub-districts. Muara Dua Sub-district recorded the highest number of 20 cases, representing 48% of the total cases. In contrast, Blang Mangat Sub-district reported the lowest number of cases, constituting 2% of the total cases. Based on the classification of gender and age, DHF cases in Lhokseumawe tend to occur more frequently in males, with a male presentation of 51.2%, and females with 48.8% of the total number of cases. Age classification includes three categories: 0-14 years, 15-44 years, and >44 years, with the prevalence of cases in the age group 0–14 years at 39.0%, 15–44 years at 43.9%, and 44 years or older at 17.1% of the total number of cases."
Kekurangan Dokter Spesialis di Daerah Terpencil: Tinjauan Global Faktor dan Strategi Penanganan Hamzah, Irma Hajriani; Nurvialam, Nurvialam; Fadliya, Fadliya; Ng. Susanti, I Gusti Ayu; Sari, Asrini Muslima; Kadri, Abdul
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i2.4431

Abstract

Kekurangan dokter spesialis di daerah terpencil merupakan permasalahan sistemik dan multidimensi yang dihadapi berbagai negara, baik berkembang maupun maju. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mensintesis publikasi ilmiah terkait kekurangan dokter spesialis di daerah, mencakup faktor penyebab mal-distribusi, spesialisasi yang paling terdampak, serta strategi penanganan yang telah diimplementasikan di berbagai negara. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Pencarian artikel dilakukan melalui Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect menggunakan kombinasi kata kunci terkait kekurangan dokter spesialis, mal-distribusi tenaga medis, daerah terpencil, dan strategi retensi tenaga kesehatan. Sebanyak 20 artikel yang dipublikasikan pada periode 2021–2025 memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa inti permasalahan bukan jumlah total spesialis, melainkan konsentrasi geografisnya di pusat kota. Di Indonesia, rasionya hanya 0,18 per 1.000 penduduk dengan 59% spesialis terkonsentrasi di Jawa. Spesialisasi paling kritis yang kekurangan di daerah meliputi OBGYN, bedah umum, anestesi, dan kedokteran darurat. Faktor penyebab bersifat multidimensi, mencakup rendahnya insentif finansial, keterbatasan fasilitas, ancaman medikolegal, terbatasnya karier pasangan, dan fenomena brain drain. Strategi paling efektif mencakup beasiswa ikatan dinas lokal, insentif multidimensi, pemanfaatan telemedis, dan optimalisasi peran tenaga non-dokter. Penanganan kekurangan dokter spesialis di daerah memerlukan pendekatan kebijakan yang komprehensif, kontekstual, dan berjangka panjang.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN Vol. 8 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN Vol 5 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2021): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2020): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol 2 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol 1 No 3 (2018): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan More Issue