cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
PENEGAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP PELANGGARAN KAWASAN TANPA ROKOK BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO. 17 TAHUN 2023 TENTANG KESEHATAN Daeng, Yusuf; Abdurachman, Irwan; Haidar Muhammad Bagir, A.; Mustafa, Hari; Noviarti, Dini
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.21893

Abstract

Article 150, Article 151 and Article 152 of Law no. 17 of 2023 concerning Health. The smoke-free area policy is regulated in Article 150 and Article 152 of Law no. 17 of 2023 concerning Health. Furthermore, Article 437 paragraph (2) of the Health Law has formulated the threat of a criminal fine with a maximum amount of Rp. 50,000,000,- (fifty million rupiah). However, the existence of these laws and regulations has not caused the number of smokers in Indonesia to decrease. In fact, in the last 10 (ten) years the number of adult smokers in Indonesia has increased quite high. Based on the results of the 2021 Global Adult Tobacco Survey (GATS) launched by the Ministry of Health, it shows that the number of adult smokers has increased by 8.8 million people from previously 60.3 million people in 2011 to 69.1% in 2021. This research descriptive in nature with a normative juridical approach. Data was collected through literature study. Then it is analyzed qualitatively and presented descriptively analytically. Based on the discussion above, it can be concluded that law enforcement for violators of non-smoking areas in Indonesia is still low. In fact, it is not an exaggeration that law enforcement against violators of non-smoking areas is not actually working. There are 3 (three) factors that hinder law enforcement for non-smoking zone violators, namely: first, legal substance factors/legal factors that do not clearly and firmly regulate the mechanism for implementing criminal sanctions against violators. Second, the legal structure/law enforcement factor does not understand the procedures for taking action against violations as regulated in the Criminal Procedure Code. Third, the legal culture factor of society which often violates the law on the one hand and the bad law enforcement culture of law enforcement officials on the other hand, the high smoking habit of Indonesian society, and even the law enforcers themselves often commit violations in non-smoking areas. The existence of cigarettes as one of the country's biggest sources of income means that the state is half-hearted in enforcing the law. Community cultures and entrepreneurs who often use cigarettes as sponsors in various events and activities make law enforcement difficult.
PENYULUHAN GIZI PRA NIKAH PADA WANITA USIA SUBUR DALAM UPAYA MENGHADAPI KEHAMILAN SEHAT UNTUK MENCEGAH STUNTING Mayasari, Eva; Permanasari, Ika; Hayu, Riska Epina
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.21938

Abstract

Memiliki seorang anak merupakan impian setiap orang yang menikah. Perencanaan kehamilan harus dilakukan, persiapan fisik dan mental yang baik mempengaruhi kehamilan yang sehat. Pengetahuan yang baik menjadi salah satu persiapan yang harus dimiliki seorang wanita usia subur dalam menjalankan proses kehamilan. Strategi penting yang dapat dilakukan agar dapat meningkatkan pengetahun wanita usia subur untuk mempersiapkan kehamilan yang sehat dengan memberikan edukasi salah satu nya melalui penyuluhan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektifitas penyuluhan tentang gizi pra nikah terhadap pengetahuan wanita usia subur dalam upaya menghadapi kehamilan sehat untuk mencegah stunting. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan one pre-and-post-group design untuk melihat pengetahuan setelah dilakukannya intervensi terkait kesiapan menghadapi kehamilan sehat. Kegiatan dimulai dari pre test untuk melihat pengetahuan sebelum diberikan intervensi, intervensi penyuluhan tentang gizi pra nikah dan post test dilakukan setelah 3 hari pemberian penyuluhan untuk menilai pengetahuan. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji wilcoxon  diperole nilai p value 0,292 yang berarti pemberian penyuluhan tentang gizi pra nikah tidak efektif untuk meningkatkan pengetahuan responden. Diharapkan kegiatan penyuluhan kesehatan dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan dapat bekerjasama dengan KUA untuk dapat memasukkan materi terkait gizi pra nikah ke dalam program kegiatan konseling sebelum nikah
EFEKTIVITAS MINYAK ZAITUN TERHADAP BAKTERI GRAM POSITIF DAN BAKTERI GRAM NEGATIF Syamsu, Rachmat Faisal; Tebi, Tebi; Saifullah, Yayan Yustika; Febriyanti, Febriyanti
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.21950

Abstract

Peraturan Uni Eropa (UE) mengklasifikasikan dan mendefinisikan minyak zaitun ke dalam berbagai jenis seperti Minyak zaitun murni (VOO), minyak zaitun extra virgin (EVOO), minyak zaitun olahan, minyak zaitun, minyak pomace zaitun dan minyak zaitun lampante. Dalam beberapa tahun terakhir, efek menguntungkan telah dikaitkan terutama polifenol dengan sifat antimikroba yang menjanjikan. Hydroxytyrosol, tyrosol, oleuropein, dan beberapa ekstrak EVOO telah terbukti memiliki aktivitas antibakteri terhadap beberapa patogen oral dan bawaan makanan, serta terhadap beberapa patogen yang bertanggung jawab atas infeksi rumah sakit dan komunitas. Senyawa yang terkandung dalam minyak zaitun telah dikaitkan dengan banyak efek menguntungkan dalam mengurangi risiko beberapa penyakit, termasuk penyakit kardiovaskular, beberapa kanker, autoimunitas, peradangan kronis, neurodegenerasi, obesitas, resistensi insulin dan diabetes, aterosklerosis dan gangguan terkait penuaan, sebagian dimediasi oleh tindakan antioksidan, serta sifat antivirus dan antifungi. Selain itu, yang tidak kalah penting yaitu efek antibakteri pada strain gram positif dan gram negatif
ANALISIS FISIK DAN BIOLOGI AIR MINUM RUMAH TANGGA PADA PERSPEKTIF EKONOMI DI WILAYAH KHUSUS STUNTING KOTA PEKANBARU Randika, Rendi; Fitri, Jufenti Ade; Yenita, Riski Novera; Mianna, Rika
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.21973

Abstract

Ketersediaan air di bumi selalu konstan, namun kualitas air mengalami perubahan seiring dengan pertumbuhan jumlah populasi manusia dan aktivitas yang mengiringinya. Jika dilihat dari presfektif ekonomi penggunaan air minum rumah tangga berdampak dalam penyediaan air minum yang bersih dan sehat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kualitas air yang digunakan penduduk baik secara fisik dan biologis. Metode penelitian yaitu observasi dan uji kualitas parameter Fisik (Ph, suhu, kekeruhan) dan Biologi (E.Coli) di laboratorium pada sumber air minum yang digunakan oleh masyarakat khusus Stunting di Kecamatan Lima Puluh Kota Pekanbaru. Hasil observasi fisik dari 5 sampel air minum didapatkan parameter suhu air layak konsumsi dengan hasil uji laboratorium antara 24-25 ºC, pada parameter pH didapatkan 60% rumah warga dinyatakan layak dan 40% tidak layak, adapun nilai indikator kekeruhan atau NTU seluruh air minum didinyakatan tidak keruh dan layak. Hasil parameter biologi yaitu E-Coli yang terdapat didalam sampel air adalah O CFU/100 ml hasil uji menunjukan bahwa seluruh sampel memenuhi persyaratan parameter E-Coli. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah secara keseluruhan hasil pemeriksaan parameter fisik dari 5 sample sudah memenuhi standar kualitas air layak minum yang telah ditetapkan oleh Pemerintah, namun pada keadaan tertentu masih ada ditemukan pH air yang tidak sesuai dengan baku mutu dengan nilai dibawah 6,5. Parameter Biologi menunjukkan bahwa air minum rumah tanggan telah memenuhi standar kualitas air layak minum dengan  tidak ditemukanya bakteri escherichia coli pada setiap 100 ml air bersih yang di uji.
HUBUNGAN PENGGUNAAN OAINS TERHADAP KEJADIAN PERDARAHAN SALURAN CERNA ATAS PADA PASIEN YANG MENJALANI ENDOSKOPI DI RS.IBNU SINA MAKASSAR Radithya Sahrul, Ralf; Husni Tanra, A.; Sommeng, Faisal; Lestari Daeng Kanang, Indah; Alamanda Irwan, A.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.22004

Abstract

Perdarahan yang terjadi pada saluran pencernaan bagian atas merupakan kasus yang paling umum pada perdarahan saluran pencernaan, biasanya disebabkan oleh penggunaan obat anti inflamasi non steroid (OAINS) dengan tingkat kejadian sekitar 75-80%. Endoskopi gastrointestinal memiliki akurasi 90% dalam mendiagnosis dan mengelola perdarahan saluran cerna karena itu digunakan sebagai gold standard dalam mendiagnosa perdarahan saluran cerna. Penelitian ini menggambarkan hubungan penggunaan OAINS terhadap kejadian perdarahan saluran cerna atas dengan menggunakan diagnostik endoskopi dan riwayat penggunaan OAINS di RS. Ibnu Sina Makassar Tahun 2021. Penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dilaksanakan bulan Juni-Juli 2023 dengan menggunakan data sekunder rekam medik pasien yang menjalani pemeriksaan endoskopi karena perdarahanan saluran cerna atas tahun 2021. Terdapat 83 yang menjalani endoskopi akibat perdarahan saluran cerna dan ditemukan perdarahan saluran cerna atas sebanyak 65 orang (78,30%),riwayat mengkonsumsi OAINS sebanyak 42 orang (64,6%). analisis menggunakan uji chi square menunjukkan nilai p-value 0,000 (?<0,01).  terdapat hubungan penggunaan OAINS terhadap kejadian perdarahan saluran cerna atas pada pasien yang menjalani diagnostik endoskopi di RS. Ibnu Sina Makassar tahun 2021.
PENGARUH MINYAK ZAITUN DAN EKSTRAK DAUN TIN TERHADAP KADAR GDS PADA TIKUS PUTIH Briliany Rahman, Dinda; Faisal Syamsu, Rachmat; Karim, Marzelina; Julyani, Sri; Alamanda Irwan, Andi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.22005

Abstract

Diabetes Melitus adalah penyakit yang ditandai hiperglikemia akibat gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang dihubungkan dengan kekurangan absolut atau relatif dari kerja  insulin. Riskesdas 2018 menunjukan bahwa prevalensi diabetes melitus di Indonesia berdasarkan diagnosis dokter pada umur ? 15 tahun sebesar 2%. Minyak Zaitun adalah salah satu pangan fungsional dengan kandungan mono unsaturated fatty acid (MUFA) yang memiliki aktivitas antidiabetik. Daun Tin memiliki kandungan senyawa flavonoid, ?-setosterols, dan polifenol ini dilaporkan dapat berfungsi sebagai antidiabetes. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui pengaruh pemberian minyak Zaitun dan ekstrak daun Tin terhadap kadar glukosa darah sewaktu pada tikus putih. Metode pada penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif eksperimental dengan desain penelitian Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel yang digunakan sebnayak 24 ekor tikus. Hasil diolah menggunakan uji t-independent dan dilanjutkan One Way Annova. Dari hasil penelitian didapatkan penurunan signifikan glukosa darah sewaktu pada semua kelompok perlakuan, yaitu pada kelompok yang diberikan minyak Zaitun sebesar 38,75 mg/dL (p<0,005), pada kelompok yang diberi ekstrak daun Tin nilai p sebesar 47,50 mg/dL (p<0,002), pada kelompok yang diberi kombinasi minyak Zaitun dan ekstrak daun Tin, nilai p sebesar 66,25 mg/dL (p<0,032). Kesimpulan penelitian ini adalah Minyak Zaitun dan ekstrak daun Tin memiliki pengaruh terhadap kadar glukosa darah tikus yang diinduksi Aloksan dan kombinasi keduanya memberikan hasil lebih signifikan.
FAKTOR – FAKTOR PENYEBAB READMISI PASIEN GAGAL JANTUNG KONGESTIF PERIODE TAHUN 2019 – 2021 DI RUMAH SAKIT IBNU SINA MAKASSAR Trya Maharani, Ratu; Aspar M, Ali; Nurhikmawati, Nurhikmawati; Wisudawan, Wisudawan; Zulfahmidah, Zulfahmidah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.22056

Abstract

Gagal jantung merupakan penyakit kronik dengan durasi readmisi tertinggi di Indonesia. Pasien gagal jantung memiliki resiko tinggi mengalami readmisi bahkan mengunjungi unit gawat darurat dalam jangka waktu 30 hari setelah pemulangan dari rumah sakit sebelumnya. Pasien yang direadmisi mengalami kekambuhan pada saat tidak patuh dalam terapi pengobatan, melakukan aktivitas fisik yang berlebihan, tidak patuh terhadap perawatan medis, tidak mengenali tanda dan gejala klinis gagal jantung kongestif, dan pasien melanggar pembatasan diet. Tujuan penelitian adalah mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya readmisi pasien gagal jantung kongestif di RS Ibnu Sina Makassar. Metode penelitian yaitu jenis penelitian analitik deskriptif melalui pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian cross retrospektif. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli Tahun 2023 sampai dengan Oktober Tahun 2023 di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar. Sampel merupakan pasien gagal jantung kongestif yang mengalami readmisi di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar periode 2019 sampai 2021. Variabel dalam penelitian ini adalah pasien gagal jantung kongestif dan kejadian readmisi. Pengumpulan data diperoleh dari data sekunder yaitu rekam medik. Analisis data menggunakan uji univariat. Hasil penelitian diperoleh bahwa kejadian readmisi sebagian besar terjadi pada usia 45-65 tahun (50,0%) dan terjadi pada perempuan (52,9%). Selain itu, kejadian readmisi disebabkan oleh adanya kombinasi komorbid (29,4%) atau komplikasi (79,4%). Kombinasi komorbid yang dimaksud adalah diabetes mellitus disertai hipertensi, atau hipertensi disertai gagal jantung. Diduga faktor-faktor penyebab readmisi pasien gagal jantung kongestif pada pasien di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar adalah usia, jenis kelamin, pekerjaan, tingkat gagal jantung, komorbid, psikososial, dan self-care.
PENILAIAN IMPLEMENTASI PROVIDER INITIATED HIV TESTING AND COUNSELING (PITC) PADA PASIEN TB DI PUSKESMAS DI KABUPATEN BLORA Cahyadin, Cahyadin
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.22057

Abstract

Peningkatan kasus human immunodeficiency virus (HIV) menunjukkan pengaruhnya terhadap peningkatan kasus tuberkulosis (TB) di Indonesia. TB menjadi infeksi opportunistik terbanyak pada orang dengan HIV/AIDS. Intergrasi layanan TB dan HIV dengan meningkatkan capaian tes HIV pada pasien TB adalah rekomendasi global sebagai upaya pengendalian program HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan provider initiated HIV testing and counseling (PITC) pada pasien TB di Kabupaten Blora. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah 25 petugas TB/ HIV puskesmas di Kabupaten Blora dengan informan triangulasi dari Dinas Kesehatan Blora, klinik VCT RSUD Blora dan pasien TB. Hasil penelitian dianalisis dengan content analysis dan disajikan sesuai tujuan penelitian. Cakupan tes HIV pada pasien TB meningkat signifikan setelah pelaksanaan PITC di Puskesmas dari <1% menjadi 36,5%. Hasil penelitian menemukan bawah layanan tes HIV di puskesmas adalah skrining HIV dengan rapid tes pertama yang memerlukan rujukan ke klinik VCT untuk konfirmasi status HIV pasien TB. Pelaksanaan prosedur dan prinsip tes HIV seperti konseling pra dan pasca tes belum memadai, dan tidak semua puskesmas memberikan informed consent sebelum tes HIV. Pasien TB memiliki persepsi positif terkait tes HIV meskipun terdapat kekhawatiran dengan hasil tesnya. Penguatan prosedur dan prinsip tes HIV pada pasien TB diperlukan di tingkat puskesmas serta pelatihan komunikasi untuk meningkatkan kepercayaan diri petugas dalam melakukan konseling.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN KAPSUL VITAMIN RAMBUT SEBAGAI ALTERNATIF BODY MARKER PADA PASIEN PEMERIKSAAN MRI VERTEBRA THORACAL MENGGUNAKAN MRI 0,35 TESLA Putu Rita Jeniyanthi, Ni; Made Suryantana, I; Wayan Ariec Sugiantara, I; Irma Wulandari, Putu; Putu Eka Juliantara, I; Wayan Angga Wirajaya, I
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.22073

Abstract

Pemeriksaan MRI Vertebrae thoracal menggunakan pesawat MRI Low tesla (0,35) pada citra potongan sagital sulit untuk membedakan anatomi thoracal dan lumbal, karena keterbatasan ukuran coil spine yang digunakan  pada pemeriksaan ini maka solusinya pemeriksaan MRI thoracal di BRSUD Tabanan menggunakan kapsul vitamin rambut sebagai penanda atau body marker agar lebih jelas membedakan anatomi thoracal dan lumbal dengan tujuan untuk menambah informasi dalam penegakan diagnosa. Jenis penelitian yang digunakan ini adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen menggunakan tipe posttest only intervensi group design. Dari uji statistik didapatkan hasil nilai p value < 0.05 yang artinya ada hubungan antara menggunakan marker maupun tanpa marker karena dapat memudahkan radiolog dalam dalam penegakkan diagnosa dan menentukan lokasi kelainan pasien. Didapatkan hasil ada hubungan penggunaan kapsul vitamin rambut sebagai body marker pada pemeriksaan MRI Thoracal menggunakan 0,35 Tesla dalam membantu penegakkan diagnose dengan cepat dan menentukan lokasi kelainan pasien meskipun terdapat keterbatasan area body coil yang digunakan.
A SYSTEMATIC REVIEW: PHARMACIST INTERVENTIONS TO IMPROVE BLOOD PRESSURE CONTROL AMONG HYPERTENSIVE PATIENTS Yuliasih, Nur; Nisa, Ikrima Khaerun
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.22107

Abstract

Hipertensi adalah penyakit kronis non-infeksius yang memerlukan pengobatan jangka panjang untuk mengendalikan tekanan darah. Pada kasus hipertensi, seringkali terdapat permasalahan pada kepatuhan pasien dalam pelaksanaan pengobatan. Oleh karena itu, tugas apoteker adalah meningkatkan pemahaman pasien terhadap pengobatan, yang berdampak pada pencapaian hasil terapi yang diinginkan. Tujuan penelitian ini adalah memberikan tinjauan terkait efektivitas intervensi apoteker terhadap outcome klinis pasien hipertensi berupa pengendalian tekanan darah dan kepatuhan pengobatan pasien. Metode dalam studi ini berupa pencarian literatur menggunakan database elektronik Scopus yang dipublikasi pada tahun 2013 hingga 2022. Pemilihan artikel mengikuti beberapa kriteria meliputi artikel berbahasa inggris, menilai efek intervensi yang dipimpin oleh apoteker terhadap level tekanan darah dan kepatuhan pengobatan pada pasien hipertensi, desain penelitian Randomized Controlled Trials (RCTs), quasi eksperimental. Hasilnya menunjukkan bahwa dari total 259 yang diperoleh, terdapat 5 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Seluruh penelitian menunjukkan perbaikan pengendalian pada tekanan darah. Pengendalian tekanan darah dan perbaikan kepatuhan pengobatan dicapai setelah 6 sampai 12 bulan intervensi oleh apoteker. Intervensi apoteker berupa telefarmasi, review pengobatan, visite apoteker, dan konseling kepatuhan dan edukasi. Kesimpulannya adalah intervensi yang diberikan Apoteker dapat meningkatkan pengendalian tekanan darah dan kepatuhan pengobatan pasien hipertensi. Penelitian selanjutnya direkomendasikan menilai penerimaan pasien dan hambatan terhadap intervensi yang diberikan Apoteker serta menentukan intervensi Apoteker manakah yang paling efektif.

Page 57 of 216 | Total Record : 2155