cover
Contact Name
Ita Suryaningsih
Contact Email
idiomatik@umma.ac.id
Phone
+6281215391791
Journal Mail Official
idiomatik@umma.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. Ratulangi No. 62 Maros
Location
Kab. maros,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Idiomatik: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 26549093     EISSN : 27982092     DOI : https://doi.org/10.46918/idiomatik
Core Subject : Education,
Jurnal Idiomatik adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muslim Maros. Diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 119 Documents
Pengaruh Sikap Bahasa Mahasiswa Yapim Maros terhadap Prestasi Belajar pada Mata Kuliah Bahasa Indonesia: Kajian Sosiolinguistik Aryanti, Aryanti
Jurnal Idiomatik Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Idiomatik
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) menjelaskan sikap bahasa mahasiswa Yapim Maros terhadap bahasa Indonesia, (2) mengungkapkan pengaruh sikap bahasa mahasiswa Yapim Maros terhadap prestasi belajar pada mata kuliah wajib bahasa Indonesia. Variabel penelitian ini yaitu pengaruh sikap bahasa mahasiswa (X) dan prestasi belajar bahasa Indonesia (Y). Populasi penelitian ini adalah mahasiswa PTS Yapim Maros semester genap (II) yang telah mengikuti perkuliahan mata kuliah Bahasa Indonesia yang berjumlah 507 orang berasal dari tiga sekolah tinggi. Sampel penelitian ini sebanyak 100 responden yang ditentukan menggunakan teknik sampel acak sederhana (simple random sampling). Pengumpulan data dilakukan melalui survei dan kuesioner untuk data kuantitatif, dan dilakukan observasi dan wawancara untuk data kualitatif. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap bahasa pada mahasiswa Yapim Maros menunjukkan sikap positif pada bahasa Indonesia. Hal itu ditentukan berdasarkan aspek kesetiaan, kebanggan dan kesadaran akan norma bahasa. Hubungan antara sikap bahasa dengan prestasi belajar mahasiswa menunjukkan adanya pengaruh antara sikap bahasa dan prestasi belajar mahasiswa Yapim Maros. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif antara sikap bahasa dengan nilai belajar bahasa Indonesia. Adapun korelasi antara kedua variabel tersebut sebesar 70.5% sehingga dapat disimpulkan bahwa korelasi antara sikap bahasa dengan nilai belajar bahasa Indonesia sangatlah kuat. Nilai koefisien determinasi menunjukkan sebesar 49.7 % yang berarti bahwa variabel sikap bahasa mempengaruhi variabel nilai belajar bahasa Indonesia.
Ritual Para Bissu, Para Waria Sakti di Kabupaten Bone Indarwati, Indarwati; Mariana, Lina; Rachman, Siswati
Jurnal Idiomatik Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Idiomatik
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menemukan dan menganalisis: bentuk dan makna ritual Bissu, para waria sakti di Kabupaten Bone. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan metode observasi, menggunakan teknik catat, rekam, dan wawancara. Lokasi penelitian ini, yaitu Kecamatan Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Penelitian akan dilaksanakan selama 12 bulan. Hasil penelitian menunjukkan beberapa bentuk ritual yang kerap dilaksanakan oleh para Bissu, antara lain maggiri (kebal senjata tajam), massulo/sulo wara (bakar diri), sere wara (berjalan di atas api), dan mattompang arajang (mencuci benda-benda pusaka kerajaan). Setiap ritual tersebut memiliki makna yang sangat mendalam, seperti pernyataan sikap bahwa sebenarnya antara manusia dengan besi, api, dan alam adalah satu (menyatu).
Sapaan Keakraban Remaja Sebagai Pemicu Konflik di Makassar: Kajian Pragmatik Saleh, Firman; Nasrullah, Ince
Jurnal Idiomatik Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Idiomatik
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan sapaan keakraban remaja dalam memanggil atau menyapa temannya yang berbentuk kekerasan verbal sebagai penyebab timbulnya konflik di kalangan remaja pada masyarakat multikultural di Sulawesi Selatan yang terdiri dari berbagai latar belakang suku dan agama.Metode pengumpulan data dilakukan menggunakan metode observasi, metode simak, metode catat dan metode cakap.Analisis data dilakukan menggunakan metode padan intralingual.Kemudian, penyajian hasil analisis data dilakukan menggunakan metode formal dan metode informal dengan deskriptif kualitatif data.Hasil dengan data yang telah didapatkan di beberapa wilayah yang dapat mewakili representasi yaitu di kota Makassar telah ditemukan 2 jenis sapaan keakraban dalam situasi non formal di kampus yaitu sapaan keakraban positif dan sapaan keakraban negatif. Namun yang sangat lazim dan akrab di telinga kita adalah sapaan keakraban remaja yang diungkapkan baik dengan penyingkatan maupun dengan pelesapan yang dianggap sebagai kekerasan verbal yang mengundang ketersinggungan dan kemarahan yang disapa.Hal ini banyak dijumpai dan sering didengarkan dikalangan remaja saat menggunakan sapaan keakraban dalam situasi non formal. Hipotesis yang lahir dalam penelitian ini adalah semakin dekat dan lama bertemannya remajasemakin negatif dan kurang sopan sapaan keakrabannya terhadap tawan tuturnya, dan solusinya adalah bila baru saja akrab dan berteman seorang remaja maka sapaan keakraban yang seharusnya dilontarkan adalah sapaan positif saat menyapa lawan tuturnya sebagai teman dan melakukan penyingkatan maupun pelesapan pada sapaan yang digunakan kepada temannya yang sewajarnya.
Struktur Makro Puisi Lisan Makassar (Kelong) dalam Pendekatan Hermeneutika Ali, Muhammad
Jurnal Idiomatik Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Idiomatik
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis Penel;itian ini adalah penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana Strukutr makro puisi lisan Makassar (kelong) yang penuh nilai-nilai keraifan lokal dalam budaya suku bangsa, khususnya suku bangsa Makassar dalam menanankan nilai-nilai dalam bertutur, bertindak dan bertingkah laku dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sebagai instrument kunci (key instrument). Teknik analisis data yang dilakukan melalui tiga siklus yakni pengumlulan data, reduksi data, dan penarikan simpulan dan verifikasi. Teori Van Dijk sebagai kerangka teori dengan grand teori hermeneutika sebagai pisau analisis. Berdasarkan hasil analisis ditemukan struktur makro, yakni bertemakan siri na pacce, agama, nasihat, perjuangan, percintaan, perkawinan, kasih ibu, dan kesedihan. Penelitian ini akan memberikan manfaat yang sangat berharga bagi guru Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah dalam mengembangkan materi pembelajarannya di kelas, khususnya dalam pembelajaran apresiasi puisi budaya lokal masing-masing.
Pemetaan Bahasa Daerah di Kabupaten Maros: Tinjauan Sosiolinguistik Fadli, Irwan; Fitrahwahyudi, Fitrahwahyudi
Jurnal Idiomatik Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Idiomatik
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Maros dianggap sebagai satu-satunya tempat bercampurnya dua kebudayaan sekaligus bahasa sebagai produk budaya terbesar di Sulawesi Selatan, yakni budaya dari suku Bugis dan suku Makassar.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase penggunaan bahasa daerah di Kabupaten Maros dan pemetaan bahasa daerah di Kabupaten Maros. Penelitian ini merupakan penelitian survei lapangan. Penelitian ini dibagi menjadi empat tahapan, yakni tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi, dan tahap pelaporan.Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan kuisioner sebanyak sepuluh di setiap Kecamatan. Analisis data dilakukan dengan menghitung dominasi dan pemetaan bahasa daerah tertetu perkecamatan. Data yang telah dipetakan masing-masing kecamatan, selanjuntnya dihimpun untuk mengetahui jumlah dan perentasi penggunaan bahasa daerah masing-masing kecamatan di kabupaten Maros. Diperoleh gambaran bahwa jumlah penutur bahasa Makassar (BM) lebih besar dibandingkan dengan jumlah penutur bahasa Bugis (BB). Selain itu,ditemukan pula penutur yang menggunakan kedua bahasa dalam lingkungannya. Penutur bahasa Makassar sebanyak 65 orang dari 140 orang yang ditetapkan sampel dengan persentase 46,4%. Penutur bahasa daerah Bugis (BB) sebanyak 62 orang penutur atau 44,3%, dan penutur yang menggunakan kedua bahasa daerah sebanyak 13 orang informan dengan persentase 9,28%.
Rekonstruksi Nilai Budaya Siri’ Masyarakat Makassar melalui Tokoh Zainuddin dalam Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Karya Hamka Suatu Tinjauan Sosiologi Sastra Kadir, Abdul; Thaba, Aziz
Jurnal Idiomatik Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Idiomatik
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini berisi tentang realitas kehidupan masyarakat suku Makassar, khususnya mengenai budaya siri’ yang dijunjung tinggi orang Makassar. Artikel ini berfokuskan pada budaya Siri’ yang dijunjung tinggi masyarakat suku Makassar yang juga sebetulnya oleh masyarakat Bugis, Mandar, dan Toraja. Siri’ dapat dipahami sebagai kemampuan seseorang mempertahankan kehormatan dan harga diri terhadap orang-orang yang mau menghina atau merendahkan harga dirinya, keluarga, ataupun kerabatnya. Siri’ diidentikkan pula dengan ‘malu’. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kualitatif, sebab penulis akan menggambarkan secara jelas nilai budaya siri’. Dalam tipe penelitian ini, realitas bersifat ganda, holistik, hasil konstruksi, dan merupakan hasil pemahaman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Siri’ sifatnya mutlak, tanpa tawar menawar. Apabila seseorang dijatuhkan harga dirinya, maka ia tidak akan diam saja. Seperti pada penjelasan Hamka, menjaga harga diri merupakan kewajiban moral yang paling tinggi. Bahkan, demi siri’ seseorang rela mengorbankan apa saja, termasuk jiwanya. Dalam penelitian ini menggambarkan Zainuddin sangat merendahkan diri akibat cintanya yang sangat besar terhadap Hayati. Meski akhirnya ia sadar bahwa hidup harus tetap berjalan, sebagai seorang lelaki Makassar, ia memiliki rasa “pantang” dalam memperjuangkan sesuatu dan dalam menghadapi masalah hidup. Dalam hal ini Rekonstruksi siri sebagai bentuk keteguhan prinsip dan perilaku mulia yang dijunjung tinggi masyarakat Makassar.
Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Menggunakan Teknik Scramble Wacana pada Siswa Kelas IX-3 SMP Negeri 10 Bantimurung Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2019/2020 Irwan, Irwan
Jurnal Idiomatik Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Idiomatik
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran dengan penggunaan teknik scramble wacana dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman pada siswa Kelas IX -3 SMP Negeri 10 Bantimurung. Hal ini dapat dibuktikan dari keberhasilan proses dan produk pembelajaran membaca pemahaman dengan menggunakan teknik scramble wacana. Dengan diterapkannya teknik scramble wacana siswa menjadi lebih aktif dan antusias dalam mengikuti pembelajaran. Siswa juga lebih berani untuk mengungkapkan pendapatnya, bertukar pikiran serta tidak malu lagi untuk bertanya. Guru juga berhasil menciptakan pembelajaran yang efektif dan menyenangkan. Peningkatan nilai menyenangkan. Peningkatan nilai rata-rata kemampuan membaca pemahaman pada siklus I ditunjukkan nilai rerata dari 63,6 pada pre-test menjadi 69,9 pada post test akhir siklus I. Pada siklus ini rerata meningkatkan sebesar 6,3 atau 9,90%. Sementara itu, siswa yang telah mencapai KKM juga mengalami peningkatan 28% dari 36% menjadi 64%. Sedangkan pada siklus II, kemampuan siswa dalam membaca pemahaman meningkat dibandingkan pada post tes akhir siklus I. Peningkatan nilai rata-rata kemampuan membaca pemahaman pada silklus II ditunjukkan nilai rerata dari 69,9 pada post tes akhir siklus I menjadi 78,44 pada post tes akhir siklus II. Pada siklus ini nilai rerata meningkat 8,54 atau 12,10% dari post test akhir siklus I. Sementara itu, siswa yang telah mencapai KKM juga meningkat 32% dari 64% menjadi 92%. Hal ini rasa sudah cukup memuaskan bagi guru dan peneliti, karena indikator keberhasilan sudah tercapai.
Kemampuan Bahasa Daerah Usia 17-22 Tahun: Proyeksi Kepunahan Bahasa Daerah di Kabupaten Maros Fitrawahyudi, Fitrawahyudi; Kasmawati, Kasmawati
Jurnal Idiomatik Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Idiomatik
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Unesco telah menetapkan tanggal 21 Februari sebagai peringatan hari Bahasa Ibu Internasional. Hal ini didasari atas perenungan terhadap kondisi bahasa-bahasa daerah di dunia yang telah banyak mengalami kepunahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan bahasa daerah penutur usia 17-22 tahun dan memproyeksikan daya hidup bahasa daerah Bugis dan Makassar di Kabupaten Maros. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa penyebaran kuesioner pada 200 orang responden yang kemudian dianalisis berdasarkan tahap reduksi data, model data, dan penarikan/verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan persentase kemampuan berbahasa daerah pada aspek menyimak 63% tidak mampu, berbicara 52% tidak mampu, membaca dan menulis 89% tidak mampu, hal ini menunjukkan bahwa kemampuan bahasa daerah berada pada kategori yang rendah, sehingga dapat disimpulkan bahwa daya hidup bahasa daerah Bugis dan Makassar mengalami ancaman kepunahan dan diproyeksikan pada 10 tahun ke depan bahasa daerah tersebut tidak lagi digunakan oleh mayoritas responden.
Analisis Kondisi Bahasa Daerah pada Keluarga Transmigran Asal Jawa: Pendekatan Sosiolinguistik Kasmawati, Kasmawati; Fadli, Irwan
Jurnal Idiomatik Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Idiomatik
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selain membawa dampak positif bagi pemerataan penduduk dan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat, transmigran juga membawa dampak negatif bagi keberlangsungan bahasa daerah baik bahasa daerah pendatang maupun bahasa daerah setempat.Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan bahasa daerah pada keluarga transmigran asal Jawa di Kabupaten Maros.Sampel penelitian sebanyak 40 orang keluarga dengan jumlah keturunan sebanyak 110 orang responden. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan penyebaran kuesioner, data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan teknik reduksi, model/display data, serta verifikasi dan/atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan bahasa daerah keturunan keluarga transmigran asal Jawa di Kabupaten Maros yang berada dalam kondisi yang kurang baik,hal ini didasari oleh kondisi mayoritas keturunan yang tidak lagi mampu menggunakan bahasa daerahnya yakni sebesar 63% atau sebanyak 57 responden yang tidak lagi mampu menggunakan bahasa daerahnya dalam berkomunikasi.
Efektivitas Metode Pembelajaran Brainstorming dan Storytelling Terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas VIII SMPN 13 Kota Serang Afifah, Nurul; Hilaliyah, Tatu; Iriyansah, Muhammad Rinzat
Jurnal Idiomatik Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): IDIOMATIK: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/idiomatik.v8i2.2718

Abstract

Rendahnya keterampilan berbicara siswa, khususnya dalam menyampaikan pendapat dan argumen, menjadi salah satu permasalahan dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah penerapan metode pembelajaran yang variatif dan berorientasi pada keaktifan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode pembelajaran brainstorming dan storytelling serta membandingkan perbedaan efektivitas kedua metode tersebut terhadap keterampilan berbicara siswa kelas VIII SMPN 13 Kota Serang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen. Uji prasyarat analisis meliputi uji normalitas dan homogenitas. Hasil analisis menggunakan uji t menunjukkan bahwa metode pembelajaran brainstorming dan storytelling sama-sama efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa, dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05). Hasil perhitungan N-Gain menunjukkan adanya perbedaan efektivitas, dengan rata-rata peningkatan pada metode brainstorming sebesar 28,90% dan metode storytelling sebesar 17,35%. Uji perbandingan efektivitas menunjukkan bahwa metode pembelajaran brainstorming lebih efektif dibandingkan metode pembelajaran storytelling dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa.

Page 11 of 12 | Total Record : 119