cover
Contact Name
Hisan Mursalin
Contact Email
hisanmursalin@arraayah.ac.id
Phone
+6285884149993
Journal Mail Official
jurnalinfo@arraayah.ac.id
Editorial Address
Jl. Printis Kemerdekaan km.6, 01/05 Sukamulya, Cimenteng, Cikembar 43157
Location
Kab. sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Rayah Al Islam : Jurnal Ilmu Islam
ISSN : 25033816     EISSN : 26862018     DOI : https://doi.org/10.37274/rais
Rayah Al-Islam (p-ISSN: 2503-3816, e-ISSN: 2686-2018) is a Journal of Islamic studies published twice a year, this scientific publication is managed by the Institute for Research and Community Service (LP2M) Ar-Raayah Arabic Language College (STIBA) Sukabumi. This journal focuses on the study of Islam, in the form of Research Results, Ideas, Theories, Methods and other Actual Problems Related to Islamic studies.This journal openly accepts contributions from experts to publish the results of his research.
Articles 539 Documents
Strategi Finansial Islam Dalam Mewujudkan Maslahat Ekonomi Yuni Lubis, Syafrina; Wati, Patma; Marliyah
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.829

Abstract

Sejak munculnya krisis keuangan secara global baru-baru ini, sistem keuangan membutuhkan perubahan yang harus tepat. Dalam sektor ekonomi, lembaga keuangan memang memiliki peran yang penting untuk mempengaruhi stabilitas perekonomian suatu negara. Pengalaman terhadap krisis menunjukkan bahwa tanpa ketahanan sistem keuangan yang baik, proses pembangunan ekonomi tidak akan mampu mewujudkan kestabilan ekonomi yang pada akhirnya akan menciptakan kesejahteraan. Banyaknya kalangan yang mulai mengkaji sistem keuangan Islam ini sekaligus menunjukkan bahwa potensi keuangan Islam sangat besar. Sistem ekonomi Islam pasti mampu menjawab tantangan keuangan Islam karena bersumber dari syara’ serta paradigma keuangan Islam yang mengedepankan pada maqasid syariah sehingga mampu menciptakan kesejahteraan. Tujuan sistem keuangan Islam juga sering dinyatakan dalam istilah-istilah yang terpuji seperti peningkatan kesejahteraan ekonomi, pengentasan kemiskinan hingga pemenuhan kebutuhan dasar manusia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yang menggunakan data sekunder yang didapatkan melalui artikel ilmiah maupun dokumen lainnya yang relevan. Sistem keuangan Islam semakin mengalami perkembangan yang signifikan dari tahun ke tahun. Hal ini terlihat dari banyaknya lembaga yang berdiri dengan prinsip-prinsip syariah dalam prakteknya. Keuangan Islam juga dinilai mampu menjawab persoalan terhadap perkembangan sektor keuangan konvensional. Kehadiran sistem keuangan Islam sebagai angin segar yang kehadirannya membawa nilai-nilai moral untuk seluruh manusia secara keseluruhannya. Selain itu, sistem keuangan syariah di dunia juga mulai menjadi bahan kajian oleh para pakar ekonomi. Hal ini tampak dari banyaknya negara-negara luar yang mulai mengembangkan lembaga-lembaga keuangan berbasis syariah. Since the emergence of the global financial crisis recently, the financial system requires changes that must be appropriate. In the economic sector, financial institutions do have an important role to play in influencing the stability of a country’s economy experience from the crisis shows that without good financial system resilience, the process of economic development will not be able to achieve economy stability which will ultimately create prosperity. The Islamic economic system is definitely able to answer the challenges of Islamic finance because it is sourcesd from syara’ and the paradigm of Islamic finance which puts forward sharia maqasid so as to create prosperity. The goals of the Islamic financial system are also often stated in commendable terms such as increasing economic welfare, poverty alleviation to fulfilling basic human needs. This research is a library research is a qualitative descriptive study with a phenomenological approach. This research is a library research that uses secondary data obtained through scientific articles and other relevant documents. The Islamic financial system is increasingly experiencing significant developments from year to year. This can be seen from the many institutions that stand by sharia principles. In practice, Islamic finance is also considered capable of answering questions about the development of the conventional financial sector. The presence of the Islamic financial system is a breath of fresh air whose precense brings moral values to all human beings as a whole. In addition, the Islamic financial system in the world has also begun to become the subject of study by economic experts. This can be seen from the many foreign countries that have begun to develop sharia-based financial institutions.
Tanmiyatu Al-Mahârat Al-Lughawiyyah Fî Madrasati Al-Mutawasitati Wa Markaz Al-Tahfidz Minhajul Haq Purwakarta Ibrahim, Rosmala; Abas, Zainul; Qosim, Muh Nanang
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.830

Abstract

إن تعليم اللغة العربية هو إيصال المعلم على اللغة العربية ومعرفتها إلى أذهان التلاميذ بطريقة قويمة لكي يحصلوا على المهارات اللغوية الأربع المنشودة، وهي مهارة الاستماع، الكلام، القراءة والكتابة. هذه الفنون الأربعة لها دور كبير في تعليم اللغة العربية فعلى ذلك يطلب من تعليم اللغة العربية طرق لتنيمة هذه المهارات الأربع لترقية قدرة الطلبة في استخدام اللغة العربية لا سيما لغير الناطقين بها. وينبغي لمعلمي اللغة العربية المحاولات في تنميتها ليحصل عليهم غياة تعليم اللغة العربية وتحقيق ذلك القيام بها في المدارس. فيستهدف هذا البحث لتحليل تنمية مهارة اللغوية في تعليم اللغة العربية في مدرسة المتوسطة ومركز التحفيظ منهاج الحق وكشف الفروق والمساواة في تنميتها بينهما. وتسلك هذه الدراسة منهج الوصفي بدراسة المقارنة. ويتم جمع البيانات عن طريق الملاحظة والمقابلات والوثائق المتعلقة بعنوان البحث. أثبتت الدراسة من خلال نتائجها على وجود المحاولات في تنمية المهارات اللغوية في مدرسة المتوسطة ومركز التحفيظ منهاج الحق وتسير محاولتها داخل الفصل كان أم خراجه. واكتشف من خلال التحليل المساواة والفروق فيها بينهما Teaching the Arabic language is the teacher’s introduction of the Arabic language and its knowledge to the minds of the students in a correct way so that they obtain the four desired linguistic skills, which are the skills of listening, speaking, reading and writing. These four arts have a major role in teaching the Arabic language. Therefore, teaching the Arabic language requires ways to develop these four skills to improve students’ ability to use the Arabic language, especially for non-native speakers. Arabic language teachers should try to develop it to achieve the goal of teaching the Arabic language and achieving this in schools. This research aims to analyze the development of linguistic skill in teaching the Arabic language in middle school and the Minhaj al-Haq memorization center and to reveal the differences and equality in its development between them. This study follows a descriptive and comparative approach. Data is collected through observation, interviews, and documents related to the research topic. The study demonstrated, through its results, the existence of attempts to develop language skills in the middle school and the Minhaj al-Haq Memorization Center and the progress of its attempts, whether inside or outside the classroom. Through analysis, he discovered equality and differences between them.
Konsep Akhlak Dalam Kitab Ayyuhal Walad dan Relevansinya Terhadap Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Romdaniah, Leli
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.831

Abstract

Betapa pentingnya pendidikan moral terhadap anak usia dini. Ada kisah yang menarik bagi saya ketika mendengarkan cerita seorang ibu yang setia mengantarkan anaknya ke sekolah, beliau menceritakan bahwa anaknya semenjak sekolah mengalami banyak perubahan terutama terhadap perilaku dirumahnya dan berteman dengan teman-temannya. Saat kakanya marah pada adiknya, adiknya langsung berkata kaka “kata ibu guruku La taghdob walakal Jannah, kalo kita marah kita harus baca taawudz”. Fokus penelitian, dalam penulisan penelitian ini penulis memfokuskan kepada masalah Pendidikan Moral Anak Dini menurut Imam Al-Ghazali, yang metodenya adalah penelitian kepustakaan (Library Reseacrh). Subjek peneliti ini adalah Pendidikan Akhlak menurut Imam al-Ghozali. Dalam menganalisa data yang telah terkumpul penulis menggunakan teknik deskriptif analisis, yaitu teknik analisis data yang menggunakan menafsirkan serta mengklasifikasikan dengan membandingkan fenomena-fenomena pada masalah yang diteliti melalui langkah mengumpulkan data, menganalisa data dan menginterpretasi data dengan metode berpikir deduktif dan induktif. Setelah dianalisis maka dipadukan kembali unsur-unsur tersebut untuk mencapai suatu kesimpulan. Kitab Ayyuhal Walad ini ditulis oleh Imam Al-Ghazali sebagai jawaban kepada sepucuk surat yang dikirim oleh seorang murid beliau yang sangat mencintainya, dimana didalam surat itu murid beliu meminta agar imam Al-Ghazali sudi menulis sepucuk surat yang merupakan suatu nasehat yang ditujukan kepadanya secara khusus, walaupun ia yakin bahwa isi kandungan surat tersebut telah ada termaktub dalam kitab-kitab lainnya. Pendidikan Akhlak menurut al-Ghazali dalam kitab Ayyuhal walad yaitu: religius: mempunyai akhlak yang mulia, dan mengendalikan hawa nafsu. Toleransi: saling menghargai, tidak saling mencela dan menggunjing. Kerja keras: tidak gampang menyerah dan rajin belajar. Kreatif: mempunyai ambisi yang kuat dan berkomitmen tinggi. Rasa ingin tahu: semangat belajar yang tinggi dan selalu ingin tahu. Tanggung jawab: dapat dipercaya, peduli lingkungan, dan selalu berkata jujur. Relevansi pendidikan moral menurut Al-Ghazali dalam kitab Ayyuhal Walad terhadap pendidikan karakter bagi anak, yaitu: religius, toleransi, kerja keras, kreatif, rasa ingin tahu, dan tanggung jawab. How important moral education is for young children. There was an interesting story for me when I listened to the story of a mother who faithfully took her child to school. She said that her child had experienced many changes since going to school, especially in his behavior at home and making friends with his friends. When his older brother was angry with his younger brother, his younger brother immediately said "my teacher said La taghdob walakal Jannah, if we are angry we have to read taawudz". Research focus, in writing this thesis the author focuses on the problem of Early Childhood Moral Education according to Imam Al-Ghazali, whose method is library research (Library Research). The subject of this research is Moral Education according to Imam al-Ghozali. In analyzing the data that has been collected, the author uses descriptive analysis techniques, namely data analysis techniques that use interpreting and classifying by comparing phenomena in the problem being studied through the steps of collecting data, analyzing data and interpreting data using deductive and inductive thinking methods. After analysis, these elements are combined again to reach a conclusion. The book Ayyuhal Walad was written by Imam Al-Ghazali in response to a letter sent by a student of his who loved him very much, where in the letter the student asked Imam Al-Ghazali to write a letter which was advice addressed to him specifically. , even though he was sure that the contents of the letter were already contained in other books. Moral education according to al-Ghazali in the book Ayyuhal walad is: religious: having noble morals, and controlling one's desires. Tolerance: respect each other, do not criticize and backbite each other. Hard work: don't give up easily and study hard. Creative: have strong ambition and high commitment. Curiosity: high enthusiasm for learning and always curious. Responsibility: trustworthy, cares about the environment, and always tells the truth. The relevance of moral education according to Al-Ghazali in the book Ayyuhal Walad to character education for children, namely: religiousness, tolerance, hard work, creativity, curiosity and responsibility.
Konsep Pendidikan Hasan Langgulung (Berbasis Psikologi dan Agama) dan Konsep Pendidikan Jürgen Habermas (1929) Mazhab Frankfurt; Perbandingan tentang Tujuan, Kurikulum, PBM, Guru, Evaluasi dan Lingkungan Pendidikan Hafiz, Abdul; Romdaniah, Leli; Ahmad Nizar, Rasya; Mauliza, Syifa
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.832

Abstract

Konsep Pendidikan Hasan Langgulung (Berbasis Psikologi dan Agama) dan Konsep Pendidikan Habermas (1929) Mazhab Frankfurt dapat dibandingkan dalam beberapa aspek, terutama dalam konteks pembebasan dari ideologi kapitalis dan penghormatan terhadap nalar spiritual serta positivisme. Meskipun Hasan Langgulung adalah tokoh pemikir Islam Indonesia yang hidup pada abad ke-20 dan memiliki sudut pandang yang berbeda dengan pemikiran Habermas yang berasal dari Mazhab Frankfurt, perbandingan ini akan mencoba untuk mengeksplorasi beberapa elemen kunci dalam kedua konsep pendidikan ini. Penelitian ini akan menganalisis konsep keduanya yang relevan dengan pendidikan, mencari titik-titik persamaan dalam pandangan mereka mengenai Perbandingan tentang Tujuan, Kurikulum, PBM, Guru, Evaluasi dan Lingkungan Pendidikan. Hasan Langgung: Tujuan pendidikan Hasan Langgung adalah untuk membentuk individu yang berakhlak mulia, religius, dan memiliki pemahaman mendalam tentang nilai-nilai agama. Pendidikan berbasis psikologi dan agama bertujuan untuk mengembangkan karakter dan moral individu serta mempersiapkan mereka untuk mencapai pemahaman spiritual yang lebih dalam. Habermas (Mazhab Frankfurt): Tujuan pendidikan dalam pemikiran Mazhab Frankfurt, termasuk Habermas, adalah menciptakan masyarakat yang lebih adil dan demokratis dengan mengembangkan kemampuan berpikir kritis, partisipasi politik, dan kesadaran akan struktur sosial. Tujuan ini bertujuan untuk mencapai pembebasan dari dominasi ideologi kapitalis. Hasan Langgulung Educational Concept (Based on Psychology and Religion) and Habermas's (1929) Frankfurt School Concept of Education can be compared in several aspects, especially in the context of liberation from capitalist ideology and respect for spiritual reason and positivism. Even though Hasan Langgulung was an Indonesian Islamic thinker who lived in the 20th century and had a different point of view from Habermas's thinking which came from the Frankfurt School, this comparison will try to explore several key elements in these two educational concepts. This research will analyze the concepts of both that are relevant to education, looking for points of similarity in their views regarding the comparison of objectives, curriculum, PBM, teachers, evaluation and educational environment. Hasan Langgung: The aim of Hasan Langgung's education is to form individuals who have noble, religious character and have a deep understanding of religious values. Psychology and religion-based education aims to develop individual character and morals and prepare them to achieve deeper spiritual understanding. Habermas (Frankfurt School): The goal of education in Frankfurt School thought, including Habermas, is to create a more just and democratic society by developing critical thinking skills, political participation, and awareness of social structures. This goal aims to achieve liberation from the domination of capitalist ideology.
Tahlilan di Mata Ulama Empat Mazhab: Pendekatan dan Perspektif Keilmuan Alifuddin Prasetyo, Abdullah
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.843

Abstract

Tahlilan merupakan masalah yang kerap diperdebatkan di antara kaum muslimin terutama pada zaman modern ini. Para ulama empat mazhab yaitu Mazhab Hanafi, Mazhab Maliki, Mazhab Syafi’i, dan Mazhab Hanbali telah membahas masalah selamatan kematian ini. Diharapkan dengan ditulisnya artikel ini, kaum muslimin dapat melihat secara langsung perkataan para ulama yang ahli di bidangnya dari mazhab yang berbeda-beda terkait masalah selamatan kematian sehingga mereka bisa melihat pendapat mana yang lebih dekat dengan kebenaran. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif dengan teknik studi pustaka dan pendekatan analisis konten. Ulama Mazhab Hanafi yang menyatakan atas keharaman amalan ini ada banyak di antaranya adalah al-Zaila’i, Ibnu al-Humam, dan Ibnu Najim. Ulama Mazhab Maliki yang menyatakan atas keharaman amalan ini ada banyak di antaranya adalah al-Turtushi, al-‘Adawi, dan al-Dasuqi. Ulama Mazhab Syafi’i yang menyatakan atas keharaman amalan ini ada banyak di antaranya adalah al-Imam al-Syafi’i, al-Nawawi, dan Zakaria al-Anshari. Ulama Mazhab Hanbali yang menyatakan atas keharaman amalan ini ada banyak di antaranya adalah Ibnu Qudamah al-Maqdisi, Ibnu Taimiyah, al-Hijawi, dan Ibnu al-Utsaimin. Dapat disimpulkan bahwasanya ulama empat mazhab telah ijmak atas haramnya tahlilan atau selamatan kematian
Analisis Validitas Instrumen Kuesioner Permainan Tebak Kata dalam Pembelajaran Mufradat di kelas 3 SMP MBS AR Fachruddin Yogyakarta Desi Hidayati, Siti; Hafidah; Qosim, Muhammad Nanang; Makruf, Imam
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.844

Abstract

Laporan ini membahas tentang analisis validitas instrument kuesioner permainan tebak kata dalam pembelajaran mufradat di kelas 3 SMP MBS AR Fachruddin Yogyakarta. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian kuantitatif. Metode kuantitatif merupakan suatu cara yang digunakan untuk menjawab masalah penelitian yang berkaitan dengan data berupa angka dan program statistik. Hasil penelitian dari analisis validitas kuesioner permainan tebak kata menunjukkan bahwa setiap item pernyataan yang tercantum di dalamnya sudah valid berdasarkan perbandingan r hitung dan r table dengan menggunakan bantuan program SPSS. Maka Kuesioner tersebut dapat mengukur apa yang bisa diukur mengenai permainan tebak kata dalam pembelajaran mufrodat di kelas 3 SMP MBS AR Fachruddin Yogyakarta. Write This report discusses the validity analysis of the word guessing game questionnaire instrument in mufradat learning in class 3 of SMP MBS AR Fachruddin Yogyakarta. The method used is a quantitative research method. Quantitative methods are a method used to answer research problems related to data in the form of numbers and statistical programs. The research results from the validity analysis of the word guessing game questionnaire show that each statement item listed in it is valid based on a comparison of r count and r table using the help of the SPSS program. So the questionnaire can measure what can be measured regarding word guessing games in mufrodat learning in class 3 of SMP MBS AR Fachruddin Yogyakarta.
Problematika dan Solusi dalam Moderasi Beragama Saepul Rochman, Asep
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.845

Abstract

Moderasi beragama menjadi fokus dalam menghadapi kompleksitas agama dalam masyarakat modern. Konsep ini berupaya untuk menjaga keadilan dan kebenaran dalam praktik keagamaan. Namun, sejumlah tantangan menghambat implementasi moderasi beragama, termasuk ekstremisme, diskriminasi, dan dampak buruk media sosial dan propaganda. Solusi yang diusulkan melibatkan pendidikan yang mempromosikan pemahaman agama yang lebih baik, dialog antaragama yang terbuka, dan regulasi yang ketat terhadap media sosial. Namun, setiap solusi menghadapi tantangan dan implikasi yang perlu dipertimbangkan. Keseimbangan antara kebebasan berbicara dan perlindungan dari konten yang berbahaya adalah kunci dalam mempromosikan moderasi beragama yang inklusif
Hubungan Metode Mengajar Guru Dengan Prestasi Belajar Siswa di SMK Statika Bogor Tamami, Agus; Wahab, Abdul
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.848

Abstract

Guru adalah salah satu pihak yang bertanggung jawab dalam proses pembelajaran di sekolah. Keberhasilan proses pembelajaran ditentukan oleh seorang guru dalam mempersiapkan strategi pembelajaran terutama dalam pemilihan metode mengajar. Oleh karena itu, metode mengajar menjadi salah satu upaya guru untuk mengimplementasikan strategi pembelajaran yang telah di susun dalam kegiatan nyata untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan sebaik-baiknya. Metode mengajar yang baik tentunya akan berdampak pada pencapaian atau prestasi belajar siswa. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui: (1) Metode mengajar yang guru gunakan di SMK Statika Bogor, (2) Prestasi belajar siswa di SMK Statika Bogor, (3) Hubungan metode mengajar guru dengan prestasi belajar siswa di SMK Statika Bogor. Jenis penelian ini yaitu penelitian kuantitatif korelasional. Responden pada penelitian ini adalah siswa dan siswi di SMK Statika Bogor yang berjumlah 124 orang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen berbentuk angket. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, terdapat hubungan yang positif antara metode mengajar guru dan prestasi belajar siswa di SMK Statika Bogor. Hal ini dapat dilihat pada perolehan nilai rhitung= 0,980 > rtabel= 0,174 dengan taraf signifikansi 5% atau = 0,05. Nilai koefisien korelasi ini jika diinterpretasikan diklasifikasikan ke dalam kategori “sangat tinggi” tingkatannya. Berdasarkan uji t diperoleh nilai thitung= 54,39 > ttabel= 1,979 sehingga H0 ditolak. Dapat diartikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara metode mengajar guru dan prestasi belajar siswa di SMK Statika Bogor. The teacher is one of the parties responsible for the learning process at school. The success of the learning process is determined by a teacher in preparing learning strategies, especially in the selection of teaching methods. Therefore, the teaching method is one of the teacher's efforts to implement learning strategies that have been arranged in real activities to achieve the goals that have been set as well as possible. A good teaching method will certainly have an impact on student achievement or learning achievement. The aims of this study are to determine: (1) the teaching methods that teachers use at SMK Statika Bogor, (2) student achievement at SMK Statika Bogor, (3) The relationship between teacher teaching methods and student achievement at SMK Statika Bogor. This type of research is quantitative correlation research. Respondents in this study were students at SMK Statika Bogor, totaling 124 people. The data collection technique in this study used an instrument in the form of a questionnaire. Based on the results of the study, it can be concluded that there is a positive relationship between teacher teaching methods and student achievement at SMK Statika Bogor. This can be seen in the acquisition of the value of rcount = 0.980 > rtable = 0.174with a significance level of 5% or = 0.05. The value of this correlation coefficient if interpreted is classified into the category of "very high" level. Based on the t test, the value of tcount = 54.39 > ttable = 1.979 so that H0 is rejected. It can be interpreted that there is a significant relationship between teacher teaching methods and student achievement at SMK Statika Bogor.
Pengaruh Lingkungan Sekolah Terhadap Karakter Siswa di MI Al Khoeriyah Bogor Rizal Mz, Syamsul; Wadiah, Nisty
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.849

Abstract

Lingkungan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi karakter siswa. lingkungan yang sistematis, terencana, dan teratur akan membantu mendapatkan respons yang sesuai dari setiap anak. Logikanya, semakin baik suatu lingkungan dipersiapkan, semakin tinggi pula respon positif dari anak-anak. Dengan demikian, dampak yang semakin relevan akan diperoleh, baik harapan guru maupun orang tua. Kita perlu menyiapkan lingkungan belajar yang mampu mengembangkan berbagai dimensi perkembangan anak secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lingkungan sekolah di MI Al Khoeriyah Bogor, untuk mengetahui karakter siswa di MI Al Khoeriyah Bogor, untuk mengetahui pengaruh lingkungan sekolah terhadap karakter siswa di MI Al Khoeriyah Bogor. Penelitian ini memiliki dua variabel, lingkungan sekolah sebagai variabel (X) dan karakter siswa sebagai variabel (Y). Jenis penelitian ini berupa penelitian kuantitatif, Populasi penelitian yang berjumlah 370 dengan sampel 192 siswa MI Al Khoeriyah Bogor. Pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan ialah uji asumsi klasik, serta uji regresi linear sederhana. Berdasarkan uji hipotesis dengan rumus korelasi product moment, diproleh nilai sebesar 10,775 dengan nilai sig. 0,000 dan nilai t tabel sebesar 1,972. Maka 810,775 > 1,972 dapat dikatakan bahwa H0 ditolak yang artinya terdapat pengaruh antara Lingkungan Sekolah Terhadap Karakter Siswa. The environment is one of the factors that influences student character. A systematic, planned and orderly environment will help get appropriate responses from each child. Logically, the better an environment is prepared, the higher the positive response from children. In this way, an increasingly relevant impact will be obtained, both for the expectations of teachers and parents. We need to prepare a learning environment that is able to develop various dimensions of children's development optimally. This research aims to determine the school environment at MI Al Khoeriyah Bogor, to determine the character of students at MI Al Khoeriyah Bogor, to determine the influence of the school environment on the character of students at MI Al Khoeriyah Bogor. This research has two variables, the school environment as a variable (X) and student character as a variable (Y). This type of research is quantitative research. The research population is 370 with a sample of 192 MI Al Khoeriyah Bogor students. The data collection used was a questionnaire. The data analysis technique used is the classic assumption test and simple linear regression test. Based on hypothesis testing with the product moment correlation formula, a value of 10.775 was obtained with a sig. 0.000 and the t table value is 1.972. So 810.775 > 1.972 can be said that H0 is rejected, which means that there is an influence between the school environment and student character.
Pengaruh Metode Mengajar Guru Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas VII Putri di MTs Ummul Quro Al-Islami Bogor Ahmad Rivai, Fuad; Eliyasari
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.850

Abstract

Sebagai seorang pendidik, guru diharapkan bekerja secara profesional, mengajar secara sistematis dan berdasarkan prinsip didaktik metodik yang berdaya guna dan berhasil guna (efektif dan efesien). Tidak dapat disangkal bahwa sebagian besar dari para pendidik masih belum menguasai berbagai metode belajar. Akibatnya, banyak pendidik yang kurang disukai oleh para peserta didiknya. Pembelajaran yang disiapkan secara terburu-buru dan mendadak menjadi rutinitas harian dari beberapa atau mungkin kebanyakan guru. Untuk memperoleh hasil pendidikan yang baik, maka harus adanya sinkronisasi metode pembelajaran guru yang harus diperhatikan, sehingga siswa berminat dalam belajar. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi kelas VII di MTs Ummul Quro Al Islami Bogor yang berjumlah 400 siswi, sedangkan sample yang digunakan adalah 25% dari populasi yaitu 100 siswi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan quesioner/angket dengan skala likert. Hasil dari penelitian ini yaitu: 5 metode mengajar guru yang sering digunakan dan menarik minat belajar siswa kelas VII putri adalah metode tanya jawab, metode latihan (Drill), metode kerja kelompok, metode demonnstratif, dan metode diskusi. Adapun hasil minat belajar siswa kelas VII putri, berdasarkan sebaran angket kepada 100 siswa mendapatkan nilai rata-rata 45,25, dan 62% merupakan skor tertinggi yang menunjukkan kategori tinggi. berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dan hubungan yang positif antara metode mengajar guru terhadap minat belajar siswa, hal ini ditunjukkan oleh hasil uji regresi sederhana dan uji korelasi yang memperoleh nilai signifikansi 0,000 yaitu lebih kecil dari nilai probabalitas 0,05 yang berarti variabel X memiliki hubungan dan pengaruh yang positif terhadap variabel Y. As an educator, teachers are expected to work professionally, teach systematically and based on methodical didactic principles that are efficient and effective (effective and efficient). It is undeniable that most of the educators still have not mastered various learning methods. As a result, many educators are not liked by their students. Lessons prepared in a hurry and suddenly become the daily routine of some or perhaps most teachers. To obtain good educational results, there must be a synchronization of teacher learning methods that must be considered, so that students are interested in learning. In this study, researchers used quantitative descriptive analysis methods. The population in this study was class VII students at MTs Ummul Quro Al Islami Bogor, amounting to 400 students, while the sample used was 25% of the population, namely 100 students. The data collection technique used is using a questionnaire with a Likert scale. The results of this study are: 5 teacher teaching methods that are often used and attract student interest in class VII female students are the question and answer method, the drill method, the group work method, the demonstrative method, and the discussion method. As for the results of student interest in class VII female students, based on the distribution of questionnaires to 100 students, the average score was 45.25, and 62% was the highest score indicating the high category. based on the results of the study indicate that there is a positive influence and relationship between the teacher's teaching method on student learning interest, this is indicated by the results of the simple regression test and the correlation test which obtained a significance value of 0.000 which is smaller than the probability value of 0.05 which means that the variable X has positive relationship and influence on the Y variable.