cover
Contact Name
Hisan Mursalin
Contact Email
hisanmursalin@arraayah.ac.id
Phone
+6285884149993
Journal Mail Official
jurnalinfo@arraayah.ac.id
Editorial Address
Jl. Printis Kemerdekaan km.6, 01/05 Sukamulya, Cimenteng, Cikembar 43157
Location
Kab. sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Rayah Al Islam : Jurnal Ilmu Islam
ISSN : 25033816     EISSN : 26862018     DOI : https://doi.org/10.37274/rais
Rayah Al-Islam (p-ISSN: 2503-3816, e-ISSN: 2686-2018) is a Journal of Islamic studies published twice a year, this scientific publication is managed by the Institute for Research and Community Service (LP2M) Ar-Raayah Arabic Language College (STIBA) Sukabumi. This journal focuses on the study of Islam, in the form of Research Results, Ideas, Theories, Methods and other Actual Problems Related to Islamic studies.This journal openly accepts contributions from experts to publish the results of his research.
Articles 539 Documents
Peran Ponpes Al-Jamhar Dalam Menanamkan Moderasi Beragama Pada Masyarakat Multi Agama di Desa Balun-Turi-Lamongan Rofi'i, Muhammad Arwani
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.872

Abstract

Artikel ini berbicara tentang peran pondok dalam menanamkan moderasi karena belakangan ini. Terlebih masyarakat yang tinggal di suatu daerah merupakan penganut agama berbeda, seperti di Desa Balun-Turi-Lamongan yang hidup berdampingan tiga agama (Islam, Kristen dan Hindu). Oleh karena itu, peneliti ingin membahas tentang peran Pondok Pesantren Al-Jamhar dalam menanamkan moderasi beragama pada masyarakat multi agama di desa Balun-Turi-Lamongan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1. Peran Pondok Pesantren Al-Jamhar dalam menanamkan moderasi beragama pada masyarakat multi agama, 2. Metode dan strategi apa yang digunakan, dan 3. Faktor apa saja yang mendukung dan menghambatnya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian lapangan dengan teori ta’ruf sesuai Al-Qur’an dan Sunnah. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, wawancara serta pengambilan dokumentasi. Hasil Penelitian :1. Moderasi beragama diajarkan sejak jenjang Raudtoul Athfal. 2. Penanaman moderasi beragama meliputi enam nilai: a) Tawassut, b) Tawazun, c) I’tidal, d) Tasamuh, e) Musawah, f) Syura. (3) Faktor pendukungnya adalah keterampilan pribadi dan tenaga pendidik yang berkualitas serta lingkungan pesantren. Sedangkat faktor pengambatnya di antaranya pelanggaran santri terhadap tata tertib pesantren dengan mengajak teman, dan sikap individualis santri.
Pencegahan Korupsi Menurut Perspektif Abu Ubaid Ginoga, Muhamad Ayul; Mursyid
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.874

Abstract

Abu Ubaid's economic thoughts reflect the need to maintain and defend the rights and obligations of the community, make justice the main principle in carrying out the wheels of government policy and emphasize a sense of unity and shared responsibility. In addition, Abu Ubaid also explicitly stated that the government is obliged to guarantee a decent standard of living for every individual in a Muslim society. Abu Ubaid said that state revenues (fai', khumus, shadaqah and zakat) must be managed by the state and allocate them to the community. According to Abu Ubaid, money must have intrinsic value Alaihi Salam a standard of exchange value and AS a medium of exchange. He is of the view that only dinars and dirhams are suitable for use Alaihi Salam a medium of exchange because they have a stable value so that they can avoid the flow of inflation which is bad for the country's economy.
Kinerja Keuangan Bank Umum Syariah di Indonesia Shufiah, Wardatush
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.875

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan menguji kembali hasil-hasil penelitian yang dilakukan oleh penelitian terdahulu, yaitu: Hermina dan Edy Suprianto (2014), Rida, dkk. (2016), Usman Harun (2016), Salman Al-Parisi (2017), Rima Cahya Suwarno dan Ahmad Mifdlol Muthohar (2018), Hamdani, dkk.(2018), Muhammad Syakhrun, dkk. (2019), dan Yolanda Fitri Zulvia (2020) yang menyatakan bahwa FDR, BOPO, CAR, NPF, NOM dan DPK berpengaruh tidak signifikan terhadap Return On Asset (ROA) pada kinerja keuangan bank umum syariah di Indonesia. Populasi penelitian adalah 14 BUS dan dengan teknik purposive sampling terpilihlah 12 BUS sebagai sampel penelitian posisi 2015-2020. Data bersumber dari data sekunder yang diambil dari laporan keuangan (annual report) masing-masing BUS. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa FDR dengan nilai signifikan (0,355) berpengaruh positif tidak signifikan terhadap ROA pada Bank Umum Syariah, BOPO dengan nilai signifikan (0,000) berpengaruh negatif signifikan terhadap ROA pada Bank Umum Syariah, CAR dengan nilai signifikan (0,005) berpengaruh positif signifikan terhadap ROA pada Bank Umum Syariah, NPF dengan nilai signifikan (0,102) berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap ROA pada Bank Umum Syariah, NOM dengan nilai signifikan (0,392) berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap ROA pada Bank Umum Syariah, DPK dengan nilai signifikan (0,029) berpengaruh positif signifikan terhadap ROA pada Bank Umum Syariah. Secara simultan FDR, BOPO, CAR, NPF, NOM, DPK dengan nilai signifikan sebesar (0,000) berpengaruh positif signifikan terhadap ROA pada Bank Umum Syariah, dengan R Square sebesar 0,753 yang artinya 75,3% adanya pengaruh yang dapat dijelaskan dari variabel independen sedangkan 24,7% dijelaskan dari faktor lain yang tidak diteliti.
Analisis Penetapan Harga Sembako di Kalangan Pedagang Perspektif Etika Bisnis Islam (Studi Kasus Pedagang Sembako di Kelurahan Sengkotek Samarinda) Intan Sanjaya, Lilik
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.878

Abstract

Dalam memenuhi kebutuhan hidup manusia memiliki berbagai macam cara, akan tetapi semua tindakan itu harus sesuai dengan landasan Al-Qur’an dan Hadits. Dalam berdagang, penetapan harga menjadi salah satu unsur penting penentu dalam pembelian dan tingkat keuntungan. Demikian harga sembako juga sangat berpengaruh dalam tingkat penjualan dan minat konsumen. Banyak pedagang yang menetapkan harga semata-mata hanya mencari keuntungan yang besar. Dalam etika bisnis Islam sendiri tidak sepakat dengan semua tindakan yang akan melambungkan harga. Maka penelitian ini dengan bertujuan untuk mengetahui penetapan harga sembako di kalangan pedagang perspektif etika bisnis Islam di Kelurahan Sengkotek Samarinda. Jenis penelitian ini yaitu penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada pedagang sembako di Kelurahan Sengkotek Samarinda. Analisis data yang digunakan yaitu metode kualitatif. Berdasarkan hasil observasi dan penelitian dapatkan menunjukkan bahwa pedagang sembako di Kelurahan Sengkotek memberikan harga dengan mempertimbangkan modal awal, melihat kemampuan/ kebutuhan pembeli, memperhitungkan keuntungan yang layak agar sama-sama adil dan bertanggung jawab atas segala keputusan yang mereka sepakati dalam harga. There are various ways to fulfill human life's needs, but all actions must be in accordance with the foundations of the Al-Qur'an and Hadith. In trading, price setting is an important factor in determining purchases and profit levels. Thus, the price of basic necessities also has a big influence on the level of sales and consumer interest. Many traders set prices solely looking for big profits. In Islamic business ethics itself, it does not agree with all actions that will inflate prices. So this research aims to determine the pricing of basic necessities among traders from an Islamic business ethics perspective in Sengkotek Village, Samarinda. This type of research is field research. The data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. Interviews were conducted with basic food traders in Sengkotek Village, Samarinda. The data analysis used is a qualitative method. Based on the results of observations and research, it shows that basic food traders in Sengkotek Village provide prices by considering the initial capital, looking at the buyer's bilities and needs, taking into account appropriate profits so that they are both fair and responsible for all decisions they agree on regarding prices.
Analisis Komparatif Kinerja Keuangan BANK Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) di Indonesia Periode 2015-2022 Yana Sisca, Yesy; Hadi, Putra
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.879

Abstract

Kinerja keuangan sebuah perusahaan sangatlah penting. Selain untuk evaluasi perusahan tersebut, kinerja keuangan juga dibutuhkan oleh stakeholders (investor, konsultan keuangan, kreditur, dan pemerintah). penetian ini bertujuan untuk melakukan analisis dan membandingkan Kinerja Keuangan Bank Syariah yang terdiri atas Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah di Indonesia periode 2019-2022. penelitian ini menggunakan analisis rasio keuangan atau FRA. Variabel bebas pada penelitian ini yaitu ROA, ROE, LAR, DER, dan DAR. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan bersumber dari masing-masing bank dan website dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan). beberapa pengujian mulai dari analisis deskriptif, uji normalitas, dan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan dilihat dari data output SPSS bahwa Bank Mega Syariah mencapai kinerja tertinggi dengan ROA dan ROE puncak pada 2021. Meskipun Bank Panin Dubai Syariah mencatat ROA dan ROE terendah, Unit Usaha Syariah, terutama Bank BPD Kalsel, menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan rata-rata Bank Umum Syariah. Secara umum, Bank Umum Syariah menunjukkan rasio LAR, DAR, dan DER yang lebih rendah, mencerminkan stabilitas dan manajemen risiko yang lebih baik dibandingkan dengan Unit Usaha Syariah.Saran dari peneliti harapan kedepannya bank syariah mampu memberikan pembiayaan pada sektor produktif yang lebih luas. Financial performance of a company is crucial, serving not only for the evaluation of the company itself but also as essential information for stakeholders such as investors, financial consultants, creditors, and government entities. This research aims to conduct an analysis and comparison of the financial performance of Islamic Banks, consisting of Islamic Commercial Banks and Islamic Business Units in Indonesia, for the period 2019-2022. The study employs Financial Ratio Analysis (FRA) with independent variables including Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Loan to Asset Ratio (LAR), Debt to Equity Ratio (DER), and Deposit to Asset Ratio (DAR). The data source for this research is secondary data derived from annual financial reports of each bank and the Otoritas Jasa Keuangan (OJK) website. Several tests were conducted, including descriptive analysis, normality test, and Mann-Whitney test. The research results indicate significant differences, as evidenced by the SPSS output data, where Bank Mega Syariah achieved the highest performance with peak ROA and ROE in 2021. Despite recording the lowest ROA and ROE, Bank Panin Dubai Syariah, particularly the Islamic Business Unit, especially Bank BPD Kalsel, demonstrated better performance compared to the average Islamic Commercial Banks. In general, Islamic Commercial Banks exhibited lower LAR, DAR, and DER ratios, reflecting better stability and risk management compared to Islamic Business Units. The researcher's recommendation is for Islamic banks to focus on providing financing to a broader range of productive sectors in the future
Determinan yang Mempengaruhi Pembiayaan Murabahah Pada Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2015-2019 Saminah; Istiqomah, Nur; Mursyid
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.880

Abstract

Bank syariah memiliki fungsi sebagai perantara jasa keuangan (Financial Intermediary), memiliki tugas pokok yaitu menghimpun dana dari Masyarakat dan penyaluran dana kepada masyarakat dalam bentuk fasilitas pembiayaan. Pembiayaan Murabahah yang paling banyak diminati oleh Masyarakat. Karena cenderung memiliki risiko yang kecil dan sistemnya dapat dipahami dengan sangat mudah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan yang mempengaruhi pembiayaan Murabahah yang meliputi CAR, ROA, BOPO, NPF dan FDR baik secara parsial maupun simultan pada Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2015-2019. Metode yang diguanakan ialah metode kuantitatif deskriptif. Objek penelitian ini ialah Bank Umum Syariah. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh Bank Umum Syariah di Indonesia. Teknik sampel yang digunakan ialah Teknik sampling jenuh sehingga diperoleh jumlah data sampel selama 2015-2019 sebanyak 60 data. Teknik pengumpulan data menggunakan data sekunder yaitu data yang diperoleh dari Statistik Perbankan Syariah Otoritas Jasa Keuangan (SPS OJK). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variable CAR, ROA, dan BOPO tidak berpengaruh signifikan terhadap pembiayaan Murabahah. Sedangkan variable NPF dan FDR berpengaruh negative dan signifikan terhadap pembiayaan Murabahah. Secara simultan variable CAR, ROA, BOPO, NPF dan FDR berpengaruh signifikan terhadap pembiayaan Murabahah. Sharia banks function as financial intermediaries, with the main task of collecting funds from the community and distributing funds to the community in the form of financing facilities. Murabahah financing is the most popular among the public. Because it tends to have small risks and the system can be understood very easily. This research aims to determine the determinants the influence murabahah financing which includes CAR, ROA, BOPO, NPF and FDR both partially and simultaneously at Sharia Commercial Banks in Indonesia for the 2015-2019 period. The method used is a descriptive quantitative method. The object of this research is Sharia Commercial Banks. The population in this research is all Sharia Commercial Banks in Indonesia. The sampling technique used was a saturated sampling tachnique so that the total sample data obtained for 2015-2019 was 0 data. The data collection technique uses secondary data, namely data obtained from the Financial Service Authority Sharia Banking Statistic (SPS OJK). The result of this research show that the variables CAR, ROA and BOPO do not have a significant effect on Murabahah financing. Meanwhile the NPF and FDR variables have a negative and significant effect on Murabahah financing. Simultaneously the variables CAR, ROA, BOPO, NPF and FDR have a significant effect on Murabahah financing.
Zakat Profesi Menurut Pandangan Yusuf Qardhawi Darmayati
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.881

Abstract

Zakat profesi merupakan zakat yang baru muncul dan tidak ada dizaman kenabian sehingga diperlukan pengkajian mengenai. Gambaran jurnal ini adalah untuk mengetahui pengertian zakat profesi bagaimana cara mengeluarkan zakat profesi dari segi hukum, nisab serta ukuran zakat profesi pada masa kini menurut pandangan Yusuf Qardhawi. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah deskriftif analitis. Menurut pandangan Yusuf Qardhawi profesi adalah pekerjaan atau usaha yang menghasilkan uang atau kekayaan baik pekerjaan atau usaha itu dilakukan sendiri, tanpa bergantung kepada orang lain, maupun dengan bergantung kepada orang lain, seperti pemerintah, perusahaan swasta, maupun dengan perorangan dengan memperoleh upah, gaji, atau honorium. Menurut Yusuf Qardhawi nisab zakat profesi dikeluarkan ketika penghasilan sudah ditema sebesar 2,5%, untuk perhitungan dibagi menjadi dua yang pertama secara langsung dihitung 2,5% dari penghasilan koto. Kedua ssetelah dikurangi kebutuhan pokok, kemudian di hitung zakatnya 2,5%. Professional zakat is zakat that has just emerged and did not exist in the prophetic era, so it is necessary to study about it. The description of this journal is to find out the meaning of professional zakat on how to issue professional zakat in terms of law, nisab and the size of professional zakat in today's view of Yusuf Qardhawi. The method used in this research is descriptive analytical. According to Yusuf Qardhawi's view, profession is a job or business that generates money or wealth, whether the work or business is carried out alone, without depending on others, or by depending on other people, such as the government, private companies, or with individuals by obtaining wages, salaries, or honorarium. According to Yusuf Qardhawi, the nisab of professional zakat is issued when the income is 2.5%, the calculation is divided into two, the first is directly calculated 2.5% of the koto income. Second, after deducting basic needs, the zakat is calculated at 2.5%.
Pengaruh Promosi, Harga dan Kualitas Produk Dalam Islam Terhadap Perilaku Impulsive Buying di E-Commerce Pada Generasi Muslim Milenial di Samarinda Istiqomah, Nur; saminah; Mursyid; Vincy, Muhammad
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.882

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi perkembangan bisnis online khususnya pada e-commerce. Semakin meningkatnya kemudahan teknologi dan strategi pemasaran yaitu promosi, harga dan kualitas produk dalam Islam yang baik akan membuat para konsumen melakukan pembelian impulsif (impulsive buying) yaitu pembelian tidak terduga di e-commerce. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah promosi, harga dan kualitas produk dalam islam berpengaruh signifikan terhadap perilaku impulsive buying di e-commerce pada generasi muslim milenial di Samarinda. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan sampel yang diambil sebanyak 100 orang dari konsumen pengguna aktif e-commerce muslim milenial yang berdomsili di Samarinda dengan teknik pengambilan sampel non probability sampling & teknik sampling insidental. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penelitian ini adalah angket. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian variabel promosi (X1) berpengaruh signifikan terhadap perilaku impulsive buying di e-commerce pada generasi muslim milenial di Samarinda dengan nilai signifikan 0,003 lebih kecil dari 0,1, variabel harga (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku impulsive buying di e-commerce pada generasi muslim milenial di Samarinda dengan nilai signifikan 0,510 lebih besar dari 0,1 dan variabel kualitas produk dalam Islam (X3) berpengaruh signifikan terhadap perilaku impulsive buying di e-commerce pada generasi muslim milenial di Samarinda dengan nilai signifikan 0,000 lebih kecil dari 0,1. Dalam uji F nilai signifikan sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,1 atau dapat dikatakan promosi, harga dan kualitas produk dalam Islam secara simultan berpengaruh terhadap perilaku impulsive buying di e-commerce pada generasi muslim milenial di Samarinda. This research is motivated by the development of online business, especially in e-commerce. The easier technology and marketing promotion strategies, good prices, and product quality in Islam will make consumers make impulse purchases (unexpected purchases in e-commerce). The purpose of this study is to determine whether promotion, price and product quality in Islam have a significant effect on impulsive buying behavior in e-commerce in the millennial Muslim generation in Samarinda. This study is a quantitative study with a sample of 100 people from active Muslim millennial e-commerce users who live in Samarinda with non-probability sampling and incidental sampling techniques. The data collection technique used in this research is a questionnaire. Multiple linear regression analysis is a data analysis technique. Based on the results of the research, the promotion variable (X1) has a significant effect on impulsive buying behavior in e-commerce in the millennial Muslim generation in Samarinda with a significant value of 0.003 less than 0.1, the price variable (X2) has no significant effect on impulsive buying behavior in e-commerce. The product quality variable in Islam (X3) has a significant effect on impulsive buying behavior in e-commerce in the millennial Muslim generation in Samarinda with a significant value of 0.0000 less than 0.1. In the F test, a significant value of 0.000 is smaller than 0.1 or it can be said that promotion, price and product quality in Islam simultaneously affect impulsive buying behavior in e-commerce in the millennial Muslim generation in Samarinda.
Penggunaan Media Sosial Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga Menurut Teori Saddu Dzariah Syifa Sirait, Lailatusy; Ananda, Faisar
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.883

Abstract

Tinjauan saddu dzariah terhadap upaya pasangan suami istri mengenai dampak penggunaan media sosial termasuk dzariah yang diperbolehkan, karena perbuatan yang timbul lebih besar kebaikannnya daripada kerusakannya. Upaya yang harus dilakukan terutama bagi pasangan suami istri yang juga berperan sebagai orang tua bagi anak-anaknya, harus saling menjaga dan menggunakan media sosial sewajarnya saja. Saling menegur dan meluangkan waktu untuk keluarga. Hal ini dapat meminimalisir dampak buruk yang terjadi dalam konflik keluarga yang disebabkan oleh media sosial utamanya. Selain itu juga, bagi pasangan yang sudah berpisah upaya yang dilakukan agar kejadian-kejadian sebelumnya tidak terulang lagi atau yang dapat berakibat buruk terhadap dirinya sendiri atau kehidupannya yang baru, maka mereka juga berupaya bahwa berusaha memperbaiki diri dengan cara memberikan batasan waktu ketika menggunakan media sosial, memberikan batasan ketika berkomunikasi dengan lawan jenis, bermedia sosial sesuai keperluan pada saat itu agar tidak mempengaruhi atau menghambat aktivitas yang lain. Dengan adanya upaya-upaya ini besar kemungkinan untuk bisa meminimalisir dan menutup keburukan-keburukan yang sebelumnya telah terjadi. Sehingga untuk kedepannya dapat diperoleh sesuatu yang lebih baik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana tinjauan saddu dzariah terhadap dampak penggunaan media sosial dalam keharmonisan rumah tangga; Bagaimana tinjauan saddu dzariah terhadap upaya pasangan suami istri mengenai dampak penggunaan media sosial dalam keharmonisan rumah tangga. Saddu Dzariah's review of the efforts of husband and wife regarding the impact of using social media includes permissible dzariah, because the actions that arise are greater in their goodness than the damage. Efforts must be made, especially for husband and wife couples who also act as parents to their children, must look after each other and use social media appropriately. Reprimand each other and make time for family. This can minimize the negative impacts that occur in family conflicts caused by social media, especially. Apart from that, for couples who have separated, efforts are made to ensure that previous incidents do not happen again or which could have a bad impact on themselves or their new life, they also try to try to improve themselves by setting time limits when using social media. , provide limits when communicating with the opposite sex, use social media according to needs at that time so as not to influence or hinder other activities. With these efforts, there is a great possibility of minimizing and covering up the bad things that have previously occurred. So that in the future something better can be obtained. The formulation of the problem in this research is: How does Saddu Dzariah review the impact of using social media on household harmony; What is Saddu Dzariah's review of the efforts of married couples regarding the impact of using social media on household harmony?
Tujuan dalam Pendidikan Islam: Eksplorasi ayat Al-Qur’an dan Manusia Sebagai Objek Pendidikan Rahmania, Puput; Syafe'i, Makhmud; Firmansyah, Mokh. Iman
Rayah Al-Islam Vol 8 No 1 (2024): Rayah Al Islam Februari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v8i1.884

Abstract

Kajian tentang tujuan dalam pendidikan Islam sampai saat ini mayoritas melihat dari sisi pendidikan sebagai hakikat dan manusia sebagai subjek. Namun pembahasan yang mengeksplorasi tujuan pendidikan dilihat dari sisi objek masih minim informasi, terlebih dengan menggunakan perspektif beberapa surah dalam Al-Qur'an. Oleh karena itu, kajian ini menggali lebih dalam tentang tujuan pendidikan Islam dilihat dari sisi objek yang mencakup empat hal esensial; akal, hati, nafsu dan perliaku jasmani. Metode kajian pustaka digunakan untuk mengidentifikasi tulisan yang relevan, mengekstrak data yang diperlukan, menganalisis, dan mensintesis hasil temuan. Studi ini menghasilkan temuan bahwa pendidikan Islam dilaksanakan untuk mengajarkan manusia terkait perintah dan larangan Allah Swt. atas dirinya, sehingga tujuan dalam pendidikan Islam dapat tercapai, yakni mengoptimalkan dan memberdayakan akal manusia agar menjadi sesuatu yang baik, tidak mempengaruhi nafsu ke arah negatif serta terhindar dari kedzaliman sehingga selamat dari api neraka. To date, the majority of studies regarding the objectives of Islamic education have looked at education as the essence and humans as the subject. However, discussions that explore the purpose of education from an object perspective still lack information, especially using the perspective of several surahs in the Al-Qur'an. Therefore, this study explores more deeply the objectives of Islamic education in terms of objects which include four essential things; mind, heart, passion and physical behavior. The literature review method is used to identify relevant writings, extract the necessary data, analyze and synthesize the findings. This study produces findings that Islamic education is carried out to teach humans regarding the commands and prohibitions of Allah SWT. upon himself, so that the goal of Islamic education can be achieved, namely optimizing and empowering the human mind so that it becomes something good, is not influenced by negative desires and avoids injustice so that it is safe from the fire of hell.