cover
Contact Name
Hisan Mursalin
Contact Email
hisanmursalin@arraayah.ac.id
Phone
+6285884149993
Journal Mail Official
jurnalinfo@arraayah.ac.id
Editorial Address
Jl. Printis Kemerdekaan km.6, 01/05 Sukamulya, Cimenteng, Cikembar 43157
Location
Kab. sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Rayah Al Islam : Jurnal Ilmu Islam
ISSN : 25033816     EISSN : 26862018     DOI : https://doi.org/10.37274/rais
Rayah Al-Islam (p-ISSN: 2503-3816, e-ISSN: 2686-2018) is a Journal of Islamic studies published twice a year, this scientific publication is managed by the Institute for Research and Community Service (LP2M) Ar-Raayah Arabic Language College (STIBA) Sukabumi. This journal focuses on the study of Islam, in the form of Research Results, Ideas, Theories, Methods and other Actual Problems Related to Islamic studies.This journal openly accepts contributions from experts to publish the results of his research.
Articles 539 Documents
Manajemen Kelas Inklusif Pada Anak Berkebutuhan Khusus Sekolah Luar Biasa ABCD Bakti Sosial di Simo Tahun Ajaran 2023/2024 Wulandari, Anita; Kurniawan; Praptiningsih
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pelaksanaan manajemen kelas di sekolah luar biasa ABCD bakti sosial simo (2) hambatan-hambatan yang terjadi ketika melaksanakan manajemen kelas di sekolah luar biasa ABCD bakti sosial simo dan cara menanggani hambatan-hambatan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, dan peserta didik berkebutuhan khusus sebagai subyek pendukung. Setting penelitian di Sekolah luar biasa ABCD Bakti Sosial Simo. Metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji keabsahan data dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pelaksanaan manajemen kelas di sekolah luar biasa dengan menggunakan pendekatan yang di sesuaikan oleh kebutuhan khusus yang dimiliki oleh peserta didik yaitu pendekatan individual, adaptasi kurikulum, pendekatan visual, diferensiasi, dan pendekatan kolaboratif, pelaksanaan manajemen kelas selanjutnya yaitu memberikan materi kepada siswa sesuai dengan kemampuan peserta didik dengan adanya pendekatan tersebut memudahkan peserta didik dalam melaksanakan pembelajaran di dalam kelas. (2) hambatan-hambatan yang terjadi ketika melaksanakan manajemen kelas yaitu kurangnya waktu, dana, fasilitas yang memadai dan kurangnya tenaga pendidik. Hambatan selanjutnya anak-anak berkebutuhan khusus kurang dalam memahami materi dan kurang berpartisipasi secara aktif ketika kegiatan di dalam kelas dengan begitu guru menggunakan pendekatan yang inklusif, responsif dan sabar dalam menghadapi peserta didik. Hambatan selanjutnya yaitu ketika berkomunikasi dengan orangtua siswa adapun hambatannya yaitu ketika orang tua tidak memahami kebutuhan khusus yang dimiliki oleh anaknya ada pula orang tua yang tidak terima atas kekurangan yang di miliki oleh anaknya. This study aims to describe: (1) the implementation of class management in exceptional schools ABCD social patterns Simo (2) the obstacles that occur when implementing class management at extraordinary schools ABCd social pattern Simo and how to overcome these barriers. This research is descriptive research with a qualitative approach. The subjects of this study are the head of school, teachers, and students with special needs as supportive topics. Setting research at the ABCD Extraordinary School of Simo's Social Bakti. Data collection methods with interviews, observations, and documentation. Test the validity of the data with source triangulation and triangulation techniques. Data analysis using interactive models from Miles and Huberman. The results of the research show that: (1) the implementation of class management in the school is exceptional by using an approach that is tailored to the special needs of the pupils, i.e. individual approach, curriculum adaptation, visual approach, differentiation, and collaborative approach, implementation the management of the next class is to provide material to the students in accordance with the ability of pupils with the presence of such an approach facilitates pupils in implementing learning in the classroom. (2) the obstacles that occur when performing class management are lack of time, funds, adequate facilities and lack of teachers. The next obstacle is that children with special needs are less able to understand the material and less actively participate in the activities in the classroom, so teachers use an inclusive, responsive and patient approach in dealing with the students. The next obstacle is when communicating with the student's parents about the obstacle, that is, when parents do not understand the special needs of their children, there are parents who do not accept the shortcomings that their children have.
Pengaruh Model Pembelajaran Team Game Tournament (TGT) Dengan Permainan Teka-Teki Silang (TTS) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PAI Kelas VIII SMP Islam Al Hadi Mojolaban Sukoharjo Tahun Ajaran 2023/2024 Rahmawati, Dwi; Nashir, M. Ja’far; Hidayatul Amin, Lailla
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dengan permainan Teka Teki Silang (TTS); (2) mengetahui hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI materi tentang tokoh ilmuan muslim dibidang pengetahuan umum pada masa daulah abbasiyah; (3) mengetahui pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dengan permainan Teka Teki Silang (TTS) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI kelas VIII SMP Islam Al Hadi Mojolaban. Penelitian ini merupakan penelitian one shot study dan dilakukan di SMP Islam Al Hadi Mojolaban pada kelas VIII dengan jumlah sample sebanyak 31 siswa. Data pada penelitian ini diambil dengan menggunakan angket dan tes. Angket digunakan untuk data model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dengan permainan Teka Teki Silang (TTS) dan tes untuk mengambil data hasil belajar siswa. Teknik analisis yang digunakan dalam menguji hipotesis adalah uji korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dengan permainan teka teki silang (TTS) dikategorikan baik dengan persentase 51,61%. (2) hasil penelitian tentang hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI kelas VIII SMP Islam Al Hadi Mojolaban dikategorikan baik dengan persentase 67,74%. (3) terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dengan permainan Teka Teki Silang (TTS) terhadap hasil belajar pada mata pelajaran PAI. Hal ini dapat dibuktikan dengan uji hiotesis menggunakan rumus korelasi product moment dengan hasil 0,708 korelasi ini masuk dalam kategori sedang. This study aims to: (1) to know the learning model of Teams Games Tournament (TGT) with Crossword Puzzle (TTS) game; (2) to know the learning outcomes of students in PAI subject material about Muslim scientist figures in the field of general knowledge during the Abbasid period; (3) to know the effect of Teams Games Tournament (TGT) learning model with Crossword Puzzle (TTS) game on student learning outcomes in PAI subject in class VIII of Al Hadi Mojolaban Islamic Junior High School. This research is a one shot study and was conducted at Al Hadi Mojolaban Islamic Junior High School in class VIII with a sample size of 31 students. The data in this study were taken using questionnaires and tests. Questionnaires were used for data on the Teams Games Tournament (TGT) learning model with crossword games (TTS) and tests to collect data on student learning outcomes. The analysis technique used in testing the hypothesis is the product moment correlation test. The results showed that: (1) the Teams Games Tournament (TGT) learning model with crossword games (TTS) is categorized as good with a percentage of 51.61%. (2) the results of research on student learning outcomes in PAI subjects in class VIII of Al Hadi Mojolaban Islamic Junior High School were categorized as good with a percentage of 67.74%. (3) There is a significant effect of the application of Teams Games Tournament (TGT) learning model with Crossword (TTS) game on learning outcomes in PAI subjects. This can be proven by hypothesis testing using the product moment correlation formula with the result of 0.708 this correlation is in the medium category.
Implementasi Nilai-Nilai Dakwah Pada Remaja Masjid Nurul Islam Desa Jotang Kecamatan Empang Kabupaten Sumbawa Jaya Subita, Aldy; Sarjono, Djoko; Fatuh, Agus
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.811

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pelaksanaan nilai-nilai dakwah pada remaja yang aktif di Masjid Nurul Islam Desa Jotang, dengan mengakui peran penting dakwah dalam membentuk karakter dan perilaku remaja Muslim. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen terkait kegiatan dakwah di masjid tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masjid ini berhasil menerapkan nilai-nilai dakwah seperti kedisiplinan, kejujuran, kerja keras, kebersihan, dan semangat kompetisi melalui beragam kegiatan seperti pendidikan agama, pembentukan akhlak, dan partisipasi sosial. Para remaja yang terlibat dalam kegiatan masjid Nurul Islam Desa Jotang mengalami perubahan yang positif dalam sikap, perilaku, dan pemahaman agama mereka. Secara keseluruhan, Masjid Nurul Islam Desa Jotang efektif dalam membentuk karakter remaja melalui dakwah, memperkuat identitas keagamaan mereka, dan mendorong kesadaran akan kebaikan masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi masjid dan lembaga keagamaan lainnya untuk terus mendidik generasi muda dengan nilai-nilai Islam yang benar. This research aims to investigate the implementation of preaching values among active adolescents at Nurul Islam Mosque in Jotang Village, recognizing the significant role of preaching in shaping the character and behavior of Muslim teenagers. The research employs a qualitative methodology with a descriptive approach, involving in-depth interviews, observations, and document analysis related to preaching activities at the mosque. The research findings indicate that the mosque has successfully implemented preaching values such as discipline, honesty, hard work, cleanliness, and a spirit of competition through various activities, including religious education, moral development, and social participation. The adolescents engaged in Nurul Islam Mosque activities have experienced positive changes in their attitudes, behaviors, and religious understanding. Overall, Nurul Islam Mosque in Jotang Village is effective in shaping the character of adolescents through preaching, strengthening their religious identity, and promoting awareness of community well-being. This research is expected to inspire other mosques and religious institutions to continue educating the younger generation with true Islamic values.
Peran Guru Madrasah Ibtidayah Dalam Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Siswa Kelas III A di Madrasah Ibtidaiyah Unggulan Nurul Islam Wonogiri Tahun Pelajaran 2022/2023 Angga Narjito, Ismu; Mukhlisah, Iffah; Eko Rochmawan, Alfian
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.814

Abstract

Tujuan pendidikan ialah menyediakan lingkungan yang memungkinkan anak didik untuk mengembangkan bakat dan kemampuannya secara optimal, sehingga ia dapat mewujudkan dirinya dan berfungsi sepenuhnya, sesuai dengan kebutuhan pribadi dan kebudayaan masyarakat. Setiap orang mempunyai bakat dan kemampuan yang berbeda-beda dan karena itu membutuhkan pendidikan yang berbeda-beda pula. Pendidikan baik sebagai proses pengembangan potensi-potensi individu menuju kebahagiaan masyarakat, maupun sebagai pewarisan kebudayaan dari generasi tua kepada generasi muda, telah diakui sebagai satu-satunya jawaban terhadap masalah kemunduran suatu bangsa. Pendidikan bukan hanya berarti pewarisan nilai-nilai budaya berupa kecerdasan dan keterampilan dari generasi tua ke generasi muda melainkan juga mengembangkan potensi-potensi individu itu sendiri dan selanjutnya untuk kebahagiaan masyarakat. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya sikap dan perilaku kreatif dari individu bagi suatu bangsa. Madrasah Ibtidaiyah Unggulan Nurul Islam Wonogiri terus mendorong siswanya untuk mengembangkan bakat dan kreativitas di lingkungan sekolah. Beberapa program telah dilaksanakan untuk menunjang bakat dan kreativitas siswa. Ektrakurikuler yang beragam hingga program pengembangan bakat dan kreativitas sudah diupayakan oleh pihak sekolah. Namun berdasarkan hasil observasi peneliti, siswa di Madrasah Ibtidaiyah Unggulan Nurul Islam Wonogiri memiliki minat yang rendah terhadap upaya sekolah tersebut. Contohnya masih banyak ditemukan siswa bermalas-malasan dalam mengikuti kegiatan tersebut, ada juga yang tidak mau mengikuti kegiatan tersebut. Padahal hal tersebut dapat memberikan dampak positif bagi siswa dalam mengembangkan bakat dan kreativitas mereka. Dewi Murwati, wali kelas III A wawancara(2023-08-02). The aim of education is to provide an environment that allows students to develop their talents and abilities optimally, so that they can realize themselves and function fully, in accordance with their personal needs and the culture of society. Everyone has different talents and abilities and therefore needs different education. Education, both as a process of developing individual potentials towards societal happiness, and as the inheritance of culture from the older generation to the younger generation, has been recognized as the only answer to the problem of a nation's decline. Education does not only mean passing on cultural values in the form of intelligence and skills from the older generation to the younger generation but also developing the individual's own potential and subsequently the happiness of society. This shows how important creative attitudes and behavior of individuals are for a nation. The Leading Madrasah Ibtidaiyah Nurul Islam Wonogiri continues to encourage its students to develop talents and creativity in the school environment. Several programs have been implemented to support students' talents and creativity. The school has attempted various extracurricular activities including talent and creativity development programs. However, based on the results of researchers' observations, students at the Superior Madrasah Ibtidaiyah Nurul Islam Wonogiri have low interest in the school's efforts. For example, there are still many students who are lazy about taking part in these activities, there are also those who do not want to take part in these activities. Even though this can have a positive impact on students in developing their talents and creativity. Dewi Murwati, class III A teacher interview (2023-08-02).
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Materi Public Places Dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Write Around di Mim Bendungan Tahun Ajaran 2023/2024 Kusumastuti, Novi; Nurhidayati, Indah; Praptiningsih
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.816

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Write Around dapat meningkatkan kemampuan hasil belajar siswa kelas IV dan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe write around MIM Bendungan pada mata pelajaran Bahasa Inggris materi Public Places tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini merupakan Jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik tes, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah deduktif kuantitatif teknik persentase dengan jenis data yang diambil adalah data kuantitatif. Hasil penelitian ini yakni: penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Write Around dapat meningkatkan kemampuan hasil belajar siswa-siswi kelas IV MIM Bendungan pada mata pelajaran Bahasa Inggris materi Public Places dibuktikan pada tindakan pra siklus dengan memperoleh persentase ketuntasan sebesar 64,71% dengan nilai rata-rata sebesar 71,77 mengalami peningkatan pada siklus I. Pada siklus I didapat persentase ketuntasan hasil belajar siswa sebesar 58,83% dengan nilai rata-rata 74,36. penerapan model belajar tersebut siswa menjadi lebih mengerti dan memahami kosa kata Public Place, karena penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe write around berjalan dengan baik dan lancar. Dibuktikan dari Siklus I hasil kegiatan guru mendapat 63,5, sedangkan hasil kegiatan siswa mendapat 34. Hasil kegiatan guru pada siklus II mengalami peningkatan, yakni 75 dan 42 hasil yang diperoleh dari kegiatan siswa. This research aims to find out: The use of the Write Around type cooperative learning model can improve the learning outcomes of class IV students and the application of the MIM Bendungan write around type cooperative learning model in the Public Places English subject for the 2023/2024 academic year. This research is a type of Classroom Action Research (PTK) with data collection techniques in this research using test, observation and documentation techniques. The data analysis used is quantitative deductive percentage technique with the type of data taken is quantitative data. The results of this research are: the use of the Write Around type cooperative learning model can improve the learning outcomes of class IV MIM Bendungan students in the English subject Public Places. proven in the pre-cycle actions by obtaining a completeness percentage of 64.71% with an average value of 71.77, an increase in cycle I. In cycle I, the percentage of completeness of student learning outcomes was 58.83% with an average value of 74. 36. The application of this learning model makes students understand and understand Public Place vocabulary better, because the use of the write around type cooperative learning model runs well and smoothly. It is proven that from Cycle I the results of teacher activities were 63.5, while the results of student activities were 34. The results of teacher activities in cycle II experienced an increase, namely 75 and 42 results obtained from student activities.
Peningkatan Kualitas Pendidikan Melalui Program Kuliah Kerja Nyata: Inovasi Pembelajaran Kreatif CALISTUNG (Membaca, Menulis, dan Berhitung) di Sekolah MIN 3 Kapuas Syifa, Nor; Nasir, Muhammad; Fitriana, Eni; Mutmainah, Nunung; Ruyani, Anisa; Anjani, Rani
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.818

Abstract

Pendidikan merupakan hal yang penting untuk pembangunan manusia. Dalam meningkatkan kualitas pendidikan, diperlukan sebuah inovasi pembelajaran yang dapat menarik minat peserta didik untuk belajar. Salah satu inovasi pembelajaran yang dapat dilakukan adalah implementasi kegiatan Calistung. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan membaca, menulis dan berhitung bagi siswa. Pengabdian ini dilaksanakan di Sekolah MIN 3 Kapuas dan menggunakan metode penelitian PAR. Hasil dari kegiatan adalah meningkatnya minat siswa untuk belajar membaca, menulis dan berhitung.
Teori Pendidikan Ibn Sina dan Jean Piaget: Perbandingan antara Perkembangan Kognitif dan Pertumbuhan Usia Peserta Didik Hafiz, Abdul; Romdaniah, Leli; Ahmad Nizar, Rasya; Mauliza, Syifa; Nata, Abuddin; Mu'ti, Abdul
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.819

Abstract

Metode penelitian yang dapat digunakan untuk membandingkan konsep pendidikan Ibn Sina (Avicenna) dan Jean Piaget tentang perkembangan kognitif dan pertumbuhan peserta didik dapat mencakup pendekatan perbandingan filosofis dan psikologis. Pendekatan perbandingan filosofis akan mencari kesamaan dan perbedaan dalam pandangan Ibn Sina dan Piaget tentang konsep pendidikan. Penelitian ini akan menganalisis karya-karya keduanya yang relevan dengan pendidikan, mencari titik-titik persamaan dalam pandangan mereka mengenai bagaimana peserta didik mengembangkan pemahaman, berpikir kritis, dan mencapai tahap perkembangan kognitif yang lebih tinggi. Di sisi lain, pendekatan perbandingan psikologis akan memfokuskan pada teori-teori perkembangan kognitif yang diusulkan oleh Ibn Sina dan Piaget. Penelitian ini akan memeriksa kesesuaian teori-teori ini dengan temuan-temuan ilmiah terkini dalam psikologi perkembangan kognitif. Metode penelitian ini mungkin melibatkan analisis konten terhadap tulisan-tulisan dan karya-karya ilmiah keduanya, serta mungkin juga melibatkan studi kasus yang melibatkan peserta didik yang dipengaruhi oleh pandangan mereka. Hasil penelitian ini diharapkan akan memberikan pemahaman lebih mendalam tentang pandangan Ibn Sina dan Jean Piaget tentang pendidikan, serta bagaimana pandangan mereka memengaruhi perkembangan kognitif dan pertumbuhan peserta didik. Selain itu, penelitian ini juga dapat membantu dalam merancang pendekatan pendidikan yang lebih efektif dan relevan berdasarkan konsep-konsep dari kedua tokoh tersebut.
Perwalian Orang Yang Meninggalkan Shalat dalam Pernikahan Menurut Mazhab Syafi’I dan Maliki Nurseto, Atma; Yassir, Muhammad
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.826

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) menganalisis dan menemukan pandangan mazhab syafi'i dan maliki terkait orang yang meninggalkan shalat, (2) menganalisis dan menemukan syarat perwalian menurut pandangan mazhab syafi'i dan maliki, (3) menganalisis dan menemukan dampak dari perwalian orang yang meninggalkan shalat dalam pernikahan menurut mazhab syafi’i dan maliki. Pendekatan dalam penelitian ini dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Orang yang meninggalkan shalat menurut mazhab syafii dan maliki terbagi menjadi dua: (a) meninggalkan shalat karena mengingkari kewajiban shalat maka dia telah keluar dari agama Islam , (b) meninggalkan shalat karena malas dan tidak mengingkari kewajiban shalat maka tetap dihukumi muslim. (2) Syarat wali nikah menurut mazhab syafii adalah (a) islam, (b) baligh, (c) berakal, (d) merdeka, (e) laki-laki, (f) adil. Sedangkan syarat wali nikah dalam mazhab maliki adalah (a) islam, (b) baligh, (c) berakal, (d) merdeka, (e) laki-laki, tidak dipersyaratkan adil. (3) Dampak perwalian orang yang meninggalkan shalat dalam pernikahan menurut mazhab syafi’i, orang yang fasik tidak boleh menjadi wali karena ia merupakan syarat yang harus dipenuhi. Sedangkan menurut mazhab maliki orang yang fasik tetap boleh menjadi wali nikah. The purpose of this study is (1) analyzing and finding the views of mazhab syafi'i and maliki regarding people leaving prayer, (2) analyzing and finding guardianship requirements according to the views of mazhab syafi'i and maliki, (3) analyze and discover the impact of guardianship of people who leave prayer in marriage according to mazhab syafi’i and maliki. Approach in this study using a qualitative approach. The results of this study show that: (1) People who leave prayer according to mazhab syafii and maliki are divided into two: (a) left the prayer for denying the obligation of prayer then he had left Islam, (b) left the prayer because he was lazy and did not deny the obligation of prayer and was still punished by Muslims. (2) The requirements for marriage guardian according to mazhab syafii are (a) islam, (b) adult, (c) intelligent, (d) independent, ( e) male-male. Whereas the requirements of the marriage guardian in mazhab maliki are (a) islam, (b) adult, (c) intelligent, (d) independent, (e) male, not required fair. (3) Impact of guardianship of people leaving prayer in marriage according to mazhab syafi'i, the wicked person may not be a guardian because he is a condition that must be fulfilled. Whereas according to mazhab maliki the wicked may still be a marriage guardian.
Dirasah Manhaj Ta’lim Al-Lughah Al-Arabiah ‘Ala Asas Ta’sis Al-Bi’ah Al-Lughawiah Bi Ma’had Bina Madani Li Tahfizh Al-Qur’an Wa Ta’lim Al-Lughah Al-Arabiah Qism Al-Mukatsaf (Al-Marhalah Atsanawiah) Lilbanat Bogor Febriyani, Aniroh; Mahbub, Moh.; Qosim, Muhammad Nanang
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.827

Abstract

يهدف هذا البحث إلى معرفة منهج تعليم اللغة العربية على أساس تأسيس البيئة اللغوية بمعهد بناء مدني لتحفيظ القرآن الكريم وتعليم اللغة العربية قسم المكثف (المرحلة الثانوية) للبنات بوغور. والمنهج هو مجموع الخبرات التعليمية المباشرة وغير المباشرة التي يعدها المجتمع لتربية الأفراد وإعدادهم في ضوء ظروف البيئة الاجتماعية. وما يهدف إلى تحقيقه من آمال وإنجازات مستقبلية. ويعتمد هذا البحث على البحث الوصفي الكيفي، وأهم النتائج التي توصلت إليها الباحثة خلال هذه الدراسة هي: 1. وصف منهج تعليم اللغة العربية المطبق بمعهد بناء مدني لقسم المكثف(المرحلة الثانوية) للبنات بوغور الذي يشمل على أربعة عناصر، منها: 1) الأهداف، 2) المحتوى، 3) الطريقة، 4) التقويم. 2. ومن المتطلبات والرؤية مستقبلية لهذا المعهد أن يكون لديه طلاب وطالبات ناطقين باللغة العربية الفصحى؛ بإيجاد المدرسين والمدرسات المتميزون من داخل البلد وخارجه، حتى أصبح الطلاب والطالبات قادرون على التحدث باللغة العربية في أنشطتهم اليومية. واستخدام الطريقة المباشرة في تعليم العربية بين يديك، وأوجب الكلام باللغة العربية على الطالبات داخل المعهد، مع إنشاء البرامج اللغوية التي تساعد الطالبات على اكتساب اللغة العربية لتأسيس البيئة العربية This study aims to determine the Arabic language teaching curriculum on the basis of the formation of a language environment in the Islamic boarding school Tahfizh Al-Qur'an and Arabic for Bogor girls, Mukatsaf (Senior High School) program. The curriculum is all the experiences, activities, and knowledge of pupils under the guidance and responsibility of the school or teacher. This study used a qualitative descriptive approach, and the findings obtained by researchers during the study were: 1. Description of the Arabic teaching curriculum applied in the Islamic boarding school Tahfizh Al-Qur'an and Arabic for Bogor girls, the Mukatsaf (Senior High School) program includes four elements, including: 1) objectives, 2) content, 3) methods, 4) evaluation. 2. One of the visions and missions of the future of this pesantren is to have students who are fluent in fusha Arabic, by bringing in leading teachers from home and abroad, so that students are able to speak Arabic in their daily activities. And using direct methods in teaching Arabic in the book Arabiah baina yadaika, and requiring students to speak Arabic in pesantren, with the provision of language programs that help students acquire Arabic for the formation of an Arabic environment. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kurikulum pengajaran bahasa Arab atas dasar pembentukan lingkungan bahasa di pesantren Tahfizh Al-qur’an dan Bahasa Arab putri Bogor, program Mukatsaf (Sekolah Menengah Atas). Kurikulum adalah semua pengalaman, kegiatan, dan pengetahuan murid di bawah bimbingan dan tanggung jawab sekolah atau guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dan temuan yang didapat oleh peneliti selama penelitian adalah: 1. Deskripsi kurikulum pengajaran bahasa Arab yang diterapkan di pesantren Tahfizh Al-qur’an dan Bahasa Arab putri Bogor, program Mukatsaf (Sekolah Menengah Atas) mencakup empat unsur, antara lain: 1) tujuan, 2) isi, 3) metode, 4) evaluasi. 2. Salah satu visi dan misi masa depan pesantren ini adalah memiliki siswa yang fasih berbahasa Arab fusha, dengan mendatangkan guru-guru terkemuka dari dalam dan luar negeri, sehingga siswa mampu berbahasa Arab dalam kegiatan sehari-hari mereka. Dan menggunakan metode langsung dalam pengajaran bahasa Arab pada buku Arabiah baina yadaika, serta mewajibkan para siswa untuk berbahasa Arab di dalam pesantren, dengan pengadaan program bahasa yang membantu siswa memperoleh bahasa Arab untuk pembentukan lingkungan Arab.
Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Islam Terpadu Cahaya Hati Sawangan Prasetyo, Luqman
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.828

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendid MI IT Cahaya Hati Sawangan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara kepada kepala lokasi penelitian. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kepala sekolah telah melakukan berbagai upaya dan berkontribusi dalam meningkatkan mutu pendidikan di MI IT Cahaya Hati Sawangan. Upaya yang dilakukan meliputi beberapa peran penting dalam penyelenggaraan dan pengelolaan madrasah baik oleh guru, siswa, sarana prasarana dan pendukung sekolah lainnya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah peran kepala sekolah sangat penting dalam meningkatkan mutu pendidikan dan peran kepala sekolah sebagai pendidik, pemimpin, administrator, pengawas, leader, inovator dan juga motivasi. his research aims to determine and describe the role of school principals in improving the quality of MI IT Cahaya Hati Sawangan education. The research method used in this research is qualitative descriptive research using observation and interview techniques with the head of the research location. The results obtained show that the principal has made various efforts and contributed to improving the quality of education at MI IT Cahaya Hati Sawangan. The efforts made include several important roles in the administration and management of madrasas by teachers, students, infrastructure and other school supporters. The conclusion of this research is that the role of the principal is very important in improving the quality of education and the role of the principal as an educator, leader, administrator, supervisor, leader, innovator and also motivation.