cover
Contact Name
Hisan Mursalin
Contact Email
hisanmursalin@arraayah.ac.id
Phone
+6285884149993
Journal Mail Official
jurnalinfo@arraayah.ac.id
Editorial Address
Jl. Printis Kemerdekaan km.6, 01/05 Sukamulya, Cimenteng, Cikembar 43157
Location
Kab. sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Rayah Al Islam : Jurnal Ilmu Islam
ISSN : 25033816     EISSN : 26862018     DOI : https://doi.org/10.37274/rais
Rayah Al-Islam (p-ISSN: 2503-3816, e-ISSN: 2686-2018) is a Journal of Islamic studies published twice a year, this scientific publication is managed by the Institute for Research and Community Service (LP2M) Ar-Raayah Arabic Language College (STIBA) Sukabumi. This journal focuses on the study of Islam, in the form of Research Results, Ideas, Theories, Methods and other Actual Problems Related to Islamic studies.This journal openly accepts contributions from experts to publish the results of his research.
Articles 539 Documents
Program Tahfidz Al-Quran di Pondok Pesantren Al-Hikmah Muhammadiyah Sukoharjo dan Dampaknya Terhadap Pendidikan Karakter Santri Fahma Nadia, Zidni; Sukari; Sugiyat
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.799

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui program tahfidz Al-Quran,mengetahui dampak program tahfidz Al-Quran terhadap pendidikan karakter santri serta kendala dalam menerapkan tahfidz Al-Quran yang pembentukan karakter santri. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun intrumen yang digunakan adalah pedoman observasi, pedoman wawancara dan dokumentasi . Teknik analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu: kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bawhwa program tahfidz Al-Quran dipondok pesantren dilakukan setiap hari Senin sampai Jumat di waktu Pagi, sore dan malam, sedangkan dihari Sabtu dilakukan hanya diwaktu pagi saja. Yang diawali dengan berdoa, motivasi, setor hafalan bergilir baik ziyadah maupun muraja’ah,evaluasi kemudian penutup. Program tahfidz Al-Quran ini berdampak terhadap karakter santri sehingga dapat melahirkan insan yang Qurani, cerdas, berilmu, terampil, dan berakhlak. Kendala yang dihadapi dari penerapan program tahfidz Al-Quran terhadap pendidikan karakter santri ini antara lain lingkungan yang negatif, kurangnya ilmu dan perhatian dari orang tua, pengaruh media sosial dan kurangnya motivasi diri santri itu sendiri. Dampak dari program tahfidz Al-Quran di pondok pesantren Al-Hikmah Muhammadiyah Sukoharjo berdampak pada pembentukan karakter santri, sehingga dapat melahirkan insan yang Qurani, cerdas, berilmu, terampil, mandiri, dan berakhlak The purpose study was to find out the tahfidz Al-Quran program, to know the impact of the tahfidz Al-Quran program on students character education and the obstacles in implementing tahfidz Al-Quran which builds the character of students. This research uses descriptive qualitative method. Data collection methods used in this research are observation, interviews, and documentation. The instruments used are observation guidelines, interview guidelines and documentation. Data analysis techniques were carried out through three stages, namely: data condensation, data presentation, drawing conclusions. The results in this study indicate that the Al-Quran tahfidz program in Islamic boarding schools is carried out every Monday to Friday in the morning, afternoon and evening, while on Saturday it is only carried out in the morning only. Which begins with praying, motivation, depositing rote memorization in turn both ziyadah and muraja'ah, evaluation then closing. The tahfidz Al-Quran program has an impact on the character of the students so that they can produce people who are Quranic, intelligent, knowledgeable, skilled, and have morals. Obstacles faced from implementing the Al-Quran tahfidz program for students' character education include a negative environment, lack of knowledge and attention from parents, the influence of social media and the lack of self-motivation of the students themselves. The impact of the Al-Quran tahfidz program at the Al-Hikmah Muhammadiyah Sukoharjo Islamic boarding school has an impact on the formation of the character of the students, so that they can give birth to people who are Quranic, intelligent, knowledgeable, skilled, independent, and have good morals
Pengaruh Pembiasaan Shalat Dhuha Berjama’ah Terhadap Hasil Belajar Aqidah Akhlak Pada Siswa Kelas VIII di Sekolah Menengah Pertama Al Irsyad Surakarta Tahun Ajaran 2022/2023 Fathonah Assa’adah, Hajar; Suhadi; Faridatul Ulfah, Yetty
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.800

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh pembiasaan shalat dhuha terhadap hasil belajar aqidah akhlak siswa kelas VIII di SMP Al Irsyad Surakarta Penelitian ini diantaranya: (1) Untuk mengetahui tingkat pembiasaan shalat dhuha siswa kelas kelas VIII di SMP Al Irsyad Surakarta (2) Untuk mengetahui hasil belajar aqidah akhlak siswa kelas VIII di SMP Al Irsyad Surakarta (3) Untuk mengetahui adakah pengaruh pembiasaan shalat dhuha terhadap mengetahui hasil belajar aqidah akhlak siswa kelas VIII di SMP Al Irsyad Surakarta. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan dalam metode dokumentasi dan angket/kuesioner. Untuk menguji hipotesis dilakukan analisis statistik dengan teknik analisis regresi sederhana. Subyek penelitian sebanyak 32 responden, yaitu siswa kelas VIII di SMP Al Irsyad Surakarta tahun pelajaran 2022/2023. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) Tingkat pembiasaan shalat dhuha memiliki rata-rata skor 44,25 dari maksimal skor 60 (2) Hasil belajar Aqidah akhlak memiliki nilai tertinggi 95 dan terendah 75 dengan rata-rata nilai 82 (3) Hasil analisis data menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan. Hal ini ditunjukkan dengan hasil uji bahwa nilai sig. > 0,05 yaitu (0,871 < 0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara pembiasaan shalat dhuha terhadap hasil belajar aqidah akhlak siswa di di SMP Al Irsyad Surakarta Tahun pelajaran 2022/2023. This study discusses the effect of the habit of praying dhuha on the learning outcomes of aqeedah morals of class VIII students at SMP Al Irsyad Surakarta. This research aims at finding: (1) the level of habituation of Duha prayer for class VIII students at SMP Al Irsyad Surakarta (2) the learning outcomes of Aqidah Akhlak class VIII students at SMP Al Irsyad Surakarta (3) whether the influence of the habituation of the dhuha prayer on knowing the results of learning aqeedah morals of class VIII students at SMP Al Irsyad Surakarta. The approach in this study uses a quantitative approach. As for the data collection methods used in the method of documentation and questionnaires / questionnaires. To test the hypothesis, statistical analysis was carried out using simple regression analysis techniques. The research subjects were 32 respondents, namely class VIII students at SMP Al Irsyad Surakarta for the 2022/2023 academic year. The results showed that (1) the level of habituation of Dhuha prayer had an average score of 44.25 out of a maximum score of 60. (2) Aqidah Akhlak learning outcomes had the highest score of 95 and the lowest 75 with an average score of 82. (3) The results of data analysis showed that there was no significant influence. The results showed that there was no significant effect. This is indicated by the test results that the sig. > 0.05, namely (0.871 <0.05). So it can be concluded that there is no significant effect between the habituation of Duha prayer on the learning outcomes of students' aqeedah and morals at SMP Al Irsyad Surakarta in the academic year 2022/2023.
Pengaruh Hallyu Wave Terhadap Perkembangan Menghafal Al Qur’an Peserta Didik Kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Sukoharjo Tahun Ajaran 2022/2023 Annida Fauziyah, Zulfa; Sukari; Sugiyat
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.801

Abstract

Budaya korea sudah banyak dikenal oleh berbagai kalangan masyarakat baik muda maupun tua. Mudahnya akses media mendukung tersebarnya budaya korea seperti k-drama, k-pop, k-food, k-fashion, dan k-beauty. Hallyu merupakan budaya korea yang disukai oleh remaja Indonesia baik di bawah lembaga umum maupun swasta seperti pondok pesantren yang notabene belajar ilmu Al Quran. Berdasarkan pernyataan di atas, memunculkan pertanyaan bagi peneliti. Bagaimana peranan hallyu wave terhadap perkembangan menghafal Al-Qur’an bagi peserta didik kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Sukoharjo tahun ajaran 2022/2023? Bagaimana pengaruh hallyu wave terhadap perkembangan menghafal Al-Qur’an peserta didik kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Sukoharjo tahun ajaran 2022/2023? Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang menggunakan hipotesis dan berpedoman pada kuisioner. Penulis memasukkan semua sampel dengan jumlah 42 peserta didik. Untuk menganalisis data peneliti menggunakan uji prasyarat dengan uji normalitas, uji linieritas, dan uji heterokedastisitas. Juga uji hipotesis dengan uji t, uji f, dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh Hallyu Wave (X) terhadap perkembangan menghafal Al Quran (Y) dengan nilai signifikasi 0,023 < 0,05 yang berarti H1 diterima dan H0 ditolak dan nilai determinasi atau besar pengaruh 12,3%, yang berarti perkembangan menghafal Al Quran dipengaruhi salah satunya oleh Hallyu Wave sedangakan 87,7% dipengaruhi oleh hal lain. Korean culture has been widely known by various groups of people, both young and old. Easy access to media supports the spread of Korean culture such as k-drama, k-pop, k-food, k-fashion, and k-beauty. Hallyu is a Korean culture that is liked by Indonesian youth both under public and private institutions such as Islamic boarding schools which incidentally study the Koran. Based on the statement above, raises questions for researchers. What is the role of the hallyu wave in the development of memorizing the Koran for class XI students at SMA Muhammadiyah 1 Sukoharjo in the 2022/2023 academic year? What is the influence of the hallyu wave on the development of memorizing the Koran in class XI students at SMA Muhammadiyah 1 Sukoharjo in the 2022/2023 academic year?This study uses a quantitative method that uses hypotheses and is guided by a questionnaire. The author included all samples with a total of 42 students. To analyze the data, researchers used the prerequisite test with the normality test, linearity test, and heteroscedasticity test. Also test the hypothesis with the t test, f test, and test the coefficient of determination.The results of this study indicate that there is an influence of the Hallyu Wave (X) on the development of memorizing the Koran (Y) with a significance value of 0.023 < 0.05, which means that H1 is accepted and H0 is rejected and the determination value or influence is 12.3%, which means the development of memorizing Al The Quran was influenced by one of them by the Hallyu Wave while 87.7% were influenced by other things.
Implementasi Kegiatan (Mabit) Malam Bina Iman dan Takwa Dalam Meningkatkan Kecerdasan Spritual Siswa Kelas XI Putri di Madrasah Qur’aniyah Al-Husnayain Surakarta Tahun Ajaran 2022/2023 Astuti, Yuni; Syamsyuddin; Nurhidayati, Indah
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.802

Abstract

Tujuan dari menelitian ini yaitu, 1) Untuk mengetahui Implementasi kegiatan malam bina iman dan takwa (MABIT) dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa kelas XI putri di Madrasah Qur’aniyah Al-Husnayain surakarta, 2) Untuk mengetahui strategi guru dalam menerapkan Implementasi kegiatan malam bina iman dan takwa (MABIT) dalam meningkatkan kecerdasan spiritua siswa XI putri di lingkungan Madrasah Qur’aniyah Al-Husnayai surakarta, 3) Untuk mengetahui factor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat dalam Implementasi kegiatan malam bina iman dan takwa (MABIT) dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa kelas XI putri di Madrasah Qur’aniyah Al-Husnayain surakarta. Penelitian ini mengunakan metode kualitatif dengan pendekatan dekriptif penelitian ini bertepatan di desa wonolapa RT 01/RW 12 wonorejo gondangrejo, karanganyar. Subyek dalam penelitian ini ialah kepala pembina MABIT, Infroman dalam penelitian ini adalah kepala bembina MABIT, Guru pembina MABIT, dan Siswa madrasah Qur’aniyah Al-Husnayai surakarta, pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik kebsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa:1) Implementasi kegiatan MABIT sangat berperan dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa karena penerapan MABIT tidak hanya mengajarkan saja tapi juga mempraktekan bagaimana kegiatan MABIT berlangsung, 2) Strategi Guru Dalam Menerapkan Implementasi Kegiatan (MABIT) di madrasah Qur’aniyah Al-Husnayain Adapun strategi guru dalam implementasi kegiatan malam bina iman dan taqwa yang dilakukan di Madrasah Qur’aniyah Al-Husnayain hal yang pertama yaitu Perencanaan dilihat dari kehadiran peserta didik, kedisiplinan mengikuti rangkaian kegiatan malam bina Iman dan Taqwa dan kedisiplinan peserta didik melakukan ibadah, 3) Faktor pendukung dalam implementas kegiatan malam bina iman dan takwa ini yaitu dengan adanya temapat, waktu dan saling berkerjasama satu sama lain antara ustadzah, wali siswa dan siswa, Faktor Yang menjadi penghambat kegiatan MABIT, biasanya anak-anak yang tidak bersemangat dalam mengikuti kegiatan MABIT serta dapat mempengaruhi teman yang lainya. The purposes of this research are, 1) To find out the implementation of faith and piety building evening activities (MABIT) in increasing the spiritual intelligence of female class XI students at Madrasah Qur'aniyah Al-Husnayain Surakarta, 2) To find out the teacher's strategy in implementing the implementation of the night training activities faith and piety (MABIT) in increasing the spiritual intelligence of female XI students in the Madrasah Qur'aniyah Al-Husnayai Surakarta environment, 3) To find out what factors are supporting and inhibiting the implementation of faith and piety building night activities (MABIT) in increasing intelligence spiritual class XI female students at Madrasah Qur'aniyah Al-Husnayain Surakarta. This study uses a qualitative method with a descriptive approach to this study in Wonolapa Village, RT 01/RW 12, Wonorejo Gondangrejo, Karanganyar. The subjects in this study were the heads of MABIT supervisors, the informants in this study were the heads of MABIT mentoring, MABIT mentoring teachers, and Al-Husnayai Surakarta students of the Qur'aniyah madrasah, data collection was carried out by observation, interview, and documentation methods. The data validity technique was carried out by source triangulation and method triangulation. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and conclusion/verification. The results of this study can be concluded that: 1) The implementation of MABIT activities plays a very important role in increasing students' spiritual intelligence because the application of MABIT does not only teach but also practices how MABIT activities take place, 2) Teacher's Strategy in Implementing Activity Implementation (MABIT) in Madrasah Qur'aniyah Al-Husnayain As for the teacher's strategy in implementing faith and piety building evening activities carried out at Al-Husnayain Madrasah Qur'aniyah the first thing is planning seen from the presence of students, discipline in participating in a series of faith and piety building evening activities and discipline of students doing worship , 3) Supporting factors in the implementation of this faith and piety building night activity, namely the existence of a place, time and mutual collaboration between ustadzah, student guardians and students. Factors that inhibit MABIT activities, usually children who are not enthusiastic about participating MABIT activities and can influence other friends.
Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Pada Mahasantri Pondok Pesantren Kharisma Haromain Tahun Ajaran 2022/2023 Mufidah, Lina; Suhadi; Rochmawan, Alfian Eko
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.803

Abstract

Generasi milenial adalah generasi yang diharapkan dapat meneruskan tonggak kepemimpinan Bangsa Indonesia, akan tetapi karena telah terjadi degradasi moral pada anak muda, diantaranya adalah hilangnya nilai kespnanan dan maraknya terjadi kekerasan menyebabkan harapan tersebut tidak mampu di wujudkan. Sebagai lembaga pendidikan yang mampu membentuk karakter dengan baik, maka Pondok Pesantren mencoba menjawab tantangan ini. Kekayaan kultural yang dimiliki pesantren menjadi pilar penyangga untuk memunculkan pemimpin bangsa yang bermoral dan ber akhlak. Melalui pembelajaran yang berlangsung siang dan malam memberikan kesempatan yang luas untuk menanamkan nilai pendidikan karakter pada anak muda. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui proses implementasi nilai pendidikan karakter serta kendala dan solusi yang dilakukan dalam menerapkan nilai pendidikan karakter. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan lokasi penelitian Pondok Pesantren Kharisma Haromain Sukoharjo, dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses implementasi nilai pendidikan karakrer dilakukan melalui memberikan teori pemahaman, kemudian melakukan pembiasaan dengan tata tertib dan daily activity, dan memberikan keteladanan yang baik dengan terus membersamai disetiap proses penerapan nilai pendidikan karakter. Dalam proses ini terdapat beberapa kendala seperti faktor internal yang berasal dari dalam diri sendiri, dan faktor eksternal yang berasal dari mahasantri. Dari beberapa kendala tersebut membutuhkan solusi diantaranya adalah memberikan memberikan peringatan, dan terus berusaha muhasabah baik yang memberikan pendidikan karakter maupun objek yang menerima pendidikan karakter tersebut. The millennial generation is a generation that is expected to continue the leadership milestones of the Indonesian nation, but because there has been moral degradation in young people, including the loss of security values and rampant violence, these hopes cannot be realized. As an educational institution that is able to form character well, the Islamic Boarding School tries to answer this challenge. The cultural wealth of pesantren is a pillar of support to bring up moral and moral leaders of the nation. Through learning that takes place day and night provides ample opportunities to instill the value of character education in young people. This study to determine the process of implementing the value of character education as well as the obstacles and solutions carried out in implementing the value of character education. This type of research is qualitative research with the research location of Kharisma Haromain Sukoharjo Islamic Boarding School, and the data collection techniques used are interviews, observations, and documentation. The results of this study show that the process of implementing character education values is carried out through providing theories of understanding, then familiarizing with discipline and daily activity, and providing good examples by continuing to accompany every process of applying character education values. In this process, there are several obstacles such as internal factors that come from within oneself, and external factors that come from students. Some of these obstacles require solutions, including giving warnings, and continuing to strive for muhasabah both those who provide character education and objects that receive character education.
Penerapan Metode Fashohatul Lisan Pada Kemampuan Membaca Santri di Madrasah Qur’aniyah Al-Husnayain Surakarta Tahun Ajaran 2022/2023 Manasikana, Trisakti Arina; Sarjono, Joko; Mukhlisah, Iffah
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.804

Abstract

Penelitian merupakan upaya untuk 1) mengetahui penerapan metode Fashohatul Lisan yang diterapkan pada santri di Madrasah Qur’aniyah Al-Husnayain Surakarta. 2) Untuk mengetahui kemampuan membaca santri di Madrasah Qur’aniyah Al-Husnayain Surakarta. 3) Untuk mengetahui hambatan dan solusi penerapan metode Fashohatul Lisan terhadap kemampuan membaca santri di Madrasah Qur’aniyah Al-Husnayain Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini bertempat di desa Wonolapan RT 01/ RW 12 Wonorejo, Gondangrejo, Karanganyar. Subyek dalam penelitian ini adalah ustadz/ustadzah pengajar. Informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah Madrasah Qur’aniyyah Al-Husnayain, Guru Halaqoh,dan santri Madrasah Qur’aniyyah, penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VII, VIII, IX di Madrasah Qur’aniyyah Al- Husnayain Surakarta tahun ajaran 2022/2023 dengan jumlah 29 Santri Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: 1) Penerapan Metode Fashohatul Lisan ada dua teori yaitu makhorijul huruf dan shifatul huruf,Dengan penerapan metode Fashohatul Lisan ini, santri lebih banyak menghafal dan praktek sehingga dapat memperbaiki kualiats bacaan Al-Qur’an santri. 2) Kemampuan membaca santri belum banyak yang fasih, hanya lancar membaca saja, namun belum sempurna bacaan seperti Makhorijul huruf. 3) Hambatan dan solusi pada penerapan metode Fashohatul Lisan yaitu santri kesulitan menghafal makhorijul huruf,shifatul huruf dan matan Al-Jazari, santri sulit menerapkan pada bacaan Al-Qur’an langsung sehingga solusi yang tepat adalah dengan memperbanyak membaca. This research is an attempt to 1) find out the application of the Fashohatul Oral method which is applied to students at Madrasah Qur'aniyah Al-Husnayain Surakarta. 2) To determine the reading ability of students at Madrasa Qur'aniyah Al-Husnayain Surakarta. 3) To find out the obstacles and solutions for applying the Fashohatul Oral method to the reading ability of students at Madrasah Qur'aniyah Al-Husnayain Surakarta. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. This research took place in the village of Wonolapan RT 01/ RW 12 Wonorejo, Gondangrejo, Karanganyar. The subjects in this study were teaching ustadz/ustadzah. The informants in this study were the principals of Madrasah Qur'aniyyah Al-Husnayain, Halaqoh teachers, and students of Madrasah Qur'aniyyah. This research was conducted on students of class VII, VIII, IX at Madrasah Qur'aniyyah Al-Husnayain Surakarta for the academic year 2022/2023 with a total of 29 Santri. Data collection was carried out by observation, interview, and documentation methods. The data validity technique was carried out by source triangulation and method triangulation. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study can be concluded that: 1)The application of the Oral Fashohatul Method there are two theories, namely makhorijul letters and shifatul letters. With the application of the Oral Fashohatul method, students memorize and practice more so that they can improve the quality of students' Al-Qur'an reading. 2) Not many of the students' reading skills are fluent, only reading fluently, but reading is not perfect like Makhorijul letters. 3) Obstacles and solutions to the application of the Fashohatul Oral method, namely students having difficulty memorizing makhorijul letters, shifatul letters and matan Al-Jazari, students find it difficult to apply to reading the Al-Qur'an directly so the right solution is to read more.
Pengaruh Penerapan Metode Talaqqi Terhadap Hasil Belajar Tahfidzul Qur’an Pada Siswa Kelas III Sekolah Dasar Islam Terpadu Al - Falaah Simo Boyolali Tahun Pelajaran 2022/2023 Rohman, Fatkhur; Effendi, Arief; Faridatul Ulfah, Yetty
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.805

Abstract

Pada dasarnya pendidikan adalah bagaimana usaha untuk meningkatkan proses pembelajaran, sehingga tujuan pendidikan dapat tercapai dan menghasilkan generasi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Alah swt. Dalam agama Islam saah satu cara agar menambah keimanan dan ketaqwaan kepada Allah swt adalah dengan cara mempelajari dan menghafal Al - Qur’an. Dari banyaknya berbagai macam metode yang digunakan untuk mempelajari Al-Qur’an, salah satunya adalah menggunakan metode talaqqi. Metode talaqqi bertujuan untuk mempermudah peserta didik dalam menghafal Al-Qur’an . Dalam artikel ini akan membahas tentang pengaruh penerapan metode talaqqi terhadap hasil belajar tahfidzul Qur’an. Yang dimana penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh metode talaqqi terhadap hasil belajar tahfidzul Qur’an peserta didik pada siswa SDIT Al-Falaah Simo. Peneltian ni menggnakan pedekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah : Angket, tes tertulis, dan wawancara. Hal ini dibuktikan dari hasil Uji Hipotesis diperoleh hasil dengan menandakan bahwa korelasi antara variabel X dan variabel Y adalah rendah. Untuk mengetahui diterima atau ditolaknya hipotesis perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan r tabel dengan N=20, yang pada taraf signifikan 1% besarnya 0,453 dan pada taraf signifikan 5% besarnya 0,329 Ternyata r empiris adalah lebih besar dari pada r tabel, atau dengan kata lain ro > rt pada taraf signifikan 1% dan ro > rt pada taraf signifikan 5%. Maka, hipotesis alternatif yang berbunyi ”Ada pengaruh yang positif antara Penerapan Metode Talaqqi terhadap Hasil Belajar Tahfidzul Qur’an pada Siswa Kelas III SDIT Al-Falaah Simo Boyolali Tahun Pelajaran 2022/2023.” diterima atau terbukti kebenarannya. Basically education is how efforts to improve the learning process, so that educational goals can be achieved and produce generations of people who believe and fear Allah in Islam, one way to increase your faith and devotion to Allah SWT is by studying and memorizing the Qur’an. Of the many different methods used to study the Qur’an , one of them is the talaqqi method. The talaqqi method aims to make it easier for students to memorize the Al-Qur’an . In this article, we will discuss the influence of the application of the talaqqi method on learning outcomes of tahfidzul Qur’an. Which is where this study aims to determine whether there is any effect of the talaqqi method on learning outcomes of students tahfidzul Qur’an at SDIT Al-Falaah Simo Students. This research uses a quantitative approach. Data collection techniques used in this study were questionnaire, written tests, and interviews. This is evidenced from the results of the Hypothesis Test obtained by indicating that the correlation between variabel X and variable Y is low. To find out whether the hypothesis is accapted, it is necessary to find out whether the hypothesis is accepted or rejected, it is necessary to first consult the r table with N20. Which at a significant level of 1% is 0.452 and at a significant level of 5% it is 0.329 it turns out that empirical r is greater than r table, or in other words ro>it at a significant level of 5%. So, the alternative hypothesis reads “There is a positive influence between the Application of the Talaqqi Method on Learning Outcomes of Tahfidzul Qur’an in Grade III Students at SDIT Al-Falaah Simo Boyolali in the 2022/2023 Academic Year.” Accepeted or proven true.
Penggunaan Metode Diskusi dan Minat Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 5 Surakarta Tahun Ajaran 2022/2023 Al Haq, Munadia; Sukari; Sulistyowati
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.806

Abstract

Metode yang digunakan guru dalam penyampaian mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 5 Surakarta yaitu dengan cara menjelaskan materi untuk bahan diskusi, kemudian siswa dibentuk kelompok diskusi guna merangsang siswa agar lebih kreatif, mampu memberikan gagasan atau ide serta dapat menyelesaikan masalah-masalah yang terkandung dalam materi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang dilakukan di Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 5 Surakarta pada Tahun Ajaran 2022/2023. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data adalah dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode diskusi dan minat belajar siswa dapat memberikan dampak positif, sehingga siswa mampu bekerja sama dengan tim kelompoknya dengan baik. Faktor kelemahan dan penghambat guru saat melakukan metode diskusi yaitu tentang waktu pada saat jam pembelajaran terbatas. Ketepatan guru dalam memilih metode diskusi menjadi faktor pendukung pengajarannya, menanggapi interaksi positif siswa menjadi lebih aktif dan kreatif adalah langkah yang harus dilakukan guna penggunaan metode diskusi dan minat belajar siswa terhadap hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. The method used by teachers in delivering Islamic Religious Education subjects at Muhammadiyah 5 Junior High School in Surakarta is by explaining the material for discussion, then students are formed into discussion groups to stimulate students to be more creative, able to provide ideas or ideas and be able to solve the problems contained in the material. This research uses a qualitative method, which was conducted at Muhammadiyah 5 Surakarta Junior High School in the 2022/2023 academic year. Data collection methods in this study were interviews, observation, and documentation. The data analysis technique is by means of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of this study indicate that the discussion method and student learning interest can have a positive impact, so that students are able to work well with their group teams. The weaknesses and inhibiting factors for teachers when conducting discussion methods are about time during limited learning hours. The accuracy of the teacher in choosing the discussion method is a supporting factor for his teaching, responding to the positive interaction of students to be more active and creative is a step that must be taken in order to use the method.
Analisis Pemanfaatan Media Dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Siswa-Siswi Madrasah Qur’aniyyah Al-Husnayain Kabupaten Karanganyar Tahun Ajaran 2022/2023 Dwi Ariyanti, Reny; Suhadi; Sulistyowati
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.807

Abstract

Media pembelajaran adalah suatau alat atau media perantara yang digunakan untuk memudahkan proses belajar mengajar, dalam rangka membangun komunikasi antara guru dengan siswa. Dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Madrasah Qur’aniyyah Al-Husnayain Karanganyar, guru kurang aktif dalam memanfaatkan media pembelajaran seperti media visual seperti gambar, media audio seperti sound, dan media audio visual seperti proyektor. Dalam proses pembelajaran hanya menggunakan metode ceramah dengan media buku ajar dan papan tulis. Siswa hanya mendengarkan dan mencatat penjelasan yang penting. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa jenis media yang digunakan guru dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas masih sangat terbatas. Dan kesadaran guru tentang pentingnya media pembelajaran juga masih kurang. Faktor pendukung media pembelajaran di Madrasah Qur’aniyyah Al-Husnayain Karanganyar adalah adanya media audio visual sebagai alat bantu proses pembelajaran di kelas. Media diselingi dengan metode pembelajaran ceramah dan sumber belajar Pendidikan Agama Islam berupa buku penunjang. Faktor penghambatnya yaitu didasari oleh terjadinya keterbatasan fasilitas sekolah media pembelajaran yaitu media elektronik seperti LCD proyektor dan komputer yang kurang memadai. Media visual yang digunakan masih terbilang monoton dan guru kurang variatif dalam menggunakan media pembelajaran yang ada. Upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi hambatan adanya keterbatasan fasilitas di sekolah dengan cara melakukan praktek langsung pada materi wudhu, tayamum dan sholat. Saran yang diberikan peneliti : pihak sekolah perlu adanya upaya untuk melengkapi fasilitas sekolah seperti media pembelajaran yang dibutuhkan guru dan siswa dalam proses pembelajaran, Guru perlu adanya upaya untuk memanfaatkan dan mengoptimalkan pemanfaatan media pembelajaran yang ada, hendaknya guru belajar mengoperasikan media elektronik, dan dapat memilih media mana yang sesuai dengan materi yang diajarkan, guru diharapkan lebih kreatif dalam menggunakan media pembelajaran. Learning media is a tool or intermediary media that is used to facilitate the teaching and learning process in order to build communication between teachers and students. In learning Islamic Religious Education at Madrasah Qur'aniyyah Al-Husnayain Karanganyar, teachers are less active in utilizing learning media such as visual media such as pictures, audio media such as sound, and audio visual media such as projectors. In the learning process only uses the lecture method with the media of textbooks and blackboards. Students only listen and record important explanations. From the research results it can be seen that the type of media used by teachers in the learning process of Islamic Religious Education in class is still very limited. The supporting factor for learning media at Madrasah Qur'aniyyah Al-Husnayain Karanganyar is the existence of audio-visual media as a tool for the learning process in class. The media is interspersed with lecture learning methods and Islamic Religious Education learning resources in the form of supporting books. The inhibiting factor is based on the limited learning media school facilities, namely electronic media such as LCD projectors and inadequate computers. The visual media used is still relatively monotonous and teachers are less varied in using existing learning media. The efforts of Islamic Religious Education teachers in overcoming obstacles to limited facilities at school by doing direct practice on ablution, tayammum and prayer materials. Advice given by researchers: the school needs to make efforts to complement school facilities such as learning media needed by teachers and students in the learning process, teachers need to make efforts to utilize and optimize the use of existing learning media, teachers should learn to operate electronic media, and be able to choose which media is appropriate to the material being taught, teachers are expected to be more creative in using learning media.
Upaya Guru Aqidah Akhlak Dalam Pembentukan Karakter Jujur Siswa Kelas VI di Madrasah Ibtidaiyah Guppi Laban Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo Tahun Ajaran 2023/2024 Nisa, Uswatun; Sugiyat; Eko Rochmawan, Alfian
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui Upaya Guru Aqidah Akhlak dalam Pembentukan Karakter Jujur Siswa Kelas VI di MI GUPPI Laban Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo Tahun Ajaran 2023/2024. 2) Mengetahui faktor penghambat dan pendukung dalam Pembentukan Karakter Jujur Siswa di MI GUPPI Laban Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo Tahun Ajaran 2023/2024. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengambil latar belakang tempat di Madrasah Ibtidaiyah Gabungan Usaha Perbaikan Pendidikan Islam (GUPPI) Laban Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo dengan menggunakan metode ceramah, metode cerita, dan metode pembiasaan dalam proses pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan dengan cara Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan langkah-langkah analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Upaya Guru Aqidah Akhlak dalam Pembentukan Karakter Jujur Siswa Kelas VI di MI GUPPI Laban Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo secara keseluruhan sudah terbentuk karakter jujur. Faktor penghambat yang mempengaruhi dalam pembentukan karakter jujur siswa di MI GUPPI Laban Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo diantaranya yaitu yang pertama kurangnya keprofesionalan dan kreatifitas guru dalam menyampaikan materi, yang kedua kurangnya perhatian orangtua atau wali murid, ketiga faktor lingkungan (dalam lingkungan maasyarakat), dan yang ke empat media yang digunakan guru kurang memadai, apabila guru tidak mengikuti perkembangan teknologi, dalam mengajar guru akan membosankan dan monoton. Sedangkan faktor pendukung yaitu yang pertama yaitu kualitas guru dalam mengelola kelas agar lebih kondusif dan efektif dan yang kedua yaitu fasilitas yang diberikan guru kepada siswa. This study aims to: 1) Know the Efforts of Aqidah Akhlak Teachers in Forming the Honest Character of Grade VI Students at MI GUPPI Laban, Mojolaban District, Sukoharjo Regency, 2023/2024 Academic Year. 2) Knowing the inhibiting and supporting factors in the Formation of the Honest Character of Students at MI GUPPI Laban, Mojolaban District, Sukoharjo Regency for the 2023/2024 Academic Year. This research is a qualitative research by taking a background in Madrasah Ibtidaiyah Islamic Education Improvement Association (GUPPI) Laban, Mojolaban District, Sukoharjo Regency by using the lecture method, story method, and habituation methods in the learning process. Data collection is done by means of observation, interviews, and documentation. While the steps of data analysis using data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that: 1) The Efforts of the Aqidah Akhlak Teachers in Forming the Honest Character of Grade VI Students at MI GUPPI Laban, Mojolaban District, Sukoharjo Regency as a whole had formed an honest character. The inhibiting factors that influence the formation of the honest character of students at MI GUPPI Laban, Mojolaban District, Sukoharjo Regency include the first, the lack of teacher professionalism and creativity in delivering the material, the second, the lack of attention from parents or guardians of students, the third, environmental factors (in the community environment), and the third. the four media used by the teacher are inadequate, if the teacher does not keep up with technological developments, teaching the teacher will be boring and monotonous. While the supporting factors are the first, namely the quality of the teacher in managing the class so that it is more conducive and effective and the second, namely the facilities provided by the teacher to students.