cover
Contact Name
Hisan Mursalin
Contact Email
hisanmursalin@arraayah.ac.id
Phone
+6285884149993
Journal Mail Official
jurnalinfo@arraayah.ac.id
Editorial Address
Jl. Printis Kemerdekaan km.6, 01/05 Sukamulya, Cimenteng, Cikembar 43157
Location
Kab. sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Rayah Al Islam : Jurnal Ilmu Islam
ISSN : 25033816     EISSN : 26862018     DOI : https://doi.org/10.37274/rais
Rayah Al-Islam (p-ISSN: 2503-3816, e-ISSN: 2686-2018) is a Journal of Islamic studies published twice a year, this scientific publication is managed by the Institute for Research and Community Service (LP2M) Ar-Raayah Arabic Language College (STIBA) Sukabumi. This journal focuses on the study of Islam, in the form of Research Results, Ideas, Theories, Methods and other Actual Problems Related to Islamic studies.This journal openly accepts contributions from experts to publish the results of his research.
Articles 549 Documents
Analisis Dampak Cerai Mati Terhadap Psikologis Anak Usia Remaja (Studi Kasus di Kaliwungu Selatan Kendal) Maulana, Muhammad Ichfan; Dwi Cahyadi, Teguh
Rayah Al-Islam Vol 8 No 3 (2024): Rayah Al Islam Agustus 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v8i3.961

Abstract

Setiap remaja bereaksi berbeda-beda terhadap cerai mati orang tuanya, ada berbagai macam faktor yang dapat mempengaruhi psikologis mereka. Cerai mati merupakan cerai yang terjadi karena salah satu pasangan baik suami ataupun istri meninggal dunia. Kaliwungu Selatan adalah salah satu kecamatan di kabupaten Kendal Jawa Tengah. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah; (1) pandangan syariat Islam mengenai cerai mati dan dampaknya atas psikologi anak usia remaja, (2) dampak positif dan negatif cerai mati terhadap psikologis anak usia remaja, (3) solusi dari dampak cerai mati terhadap psikologis anak usia remaja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif studi kasus. Hasil dari penelitian ini yaitu; (1) Islam telah mengatur mengenai cerai mati dan hak-hak pasca terjadinya cerai mati dari masing-masing pihak yang bersangkutan dan dampaknya atas psikologis anak usia remaja, (2) ada 5 dampak positif cerai mati terhadap psikologis anak usia remaja di Kaliwungu Selatan dan ada 5 dampak negatif cerai mati terhadap psikologis anak usia remaja di Kaliwungu Selatan, (3) ada 4 solusi dari dampak cerai mati terhadap psikologis anak usia remaja. Every teenager reacts differently to their parents' divorce, there are various factors that can influence their psychology. Death divorce is a divorce that occurs because one of the partners, either husband or wife, dies. South Kaliwungu is one of the sub-districts in Kendal district, Central Java. The problem formulation in this research is; (1) the view of Islamic law regarding divorce and its impact on the psychology of teenagers, (2) the positive and negative impacts of divorce on the psychology of teenagers, (3) solutions to the impact of divorce on the psychology of teenagers. This research uses a qualitative case study research method. The results of this research are; (1) Islam has regulated death divorce and the post-death divorce rights of each party concerned and its impact on the psychology of teenage children, (2) there are 5 positive impacts of death divorce on the psychology of teenage children in South Kaliwungu and There are 5 negative impacts of divorce on the psychology of teenagers in South Kaliwungu, (3) there are 4 solutions to the impact of divorce on the psychology of teenagers.
Strategi Guru PAI dalam Pelaksanaan Penguatan Pendidikan Karakter Religius di SMKN 4 Kota Samarinda Rachmat, Tatang; Tahir, Muhammad; Salehudin, Moh.
Rayah Al-Islam Vol 8 No 2 (2024): Rayah Al Islam Mei 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v8i2.962

Abstract

Tatang Rachmat, 2024. “Strategi Guru PAI dalam Pelaksanaan Penguatan Pendidikan Karakter Religius di SMKN 4 Kota Samarinda”, Tesis, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Pasca Sarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Penelitian ini di bimbing oleh Dr. H.M. Tahir, S.Ag. MM sebagai pembimbing I dan Dr. Moh. Salehudin M.Pd sebagai pembimbing II .Strategi Guru PAI dalam pelaksanaan penguatan Pendidikan karakter religius adalah merupakan proses penguatan penanaman karakter terhadap siswa sehingga terbentuk karakter religius yang meliputi, karakter cinta damai, indahnya toleransi, menghargai perbedaan, teguh pendirian, percaya diri, kerja sama, anti bullying dan kekerasan, persahabatan, ketulusan, tidak memaksakan kehendak, mencintai lingkungan, melindungi yang kecil dan tersisih, Penelitian ini menggunakan Teori Thomas Lickona dan Stephen Richard Covey berupa pendekatan komprehensif oleh guru, pendekatan komprehensif oleh institusi Lembaga Pendidikan, dan pendekatan dengan Teknik pembiasaan sebagai pijakan dalam strategi pembentukan karakter.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memberi interpretasi terhadap kehidupan siswa dilingkungan sekolah kejuruan berdasarkan data empirik pada aktivitas keseharian siswa disekolah SMKN 4 Kota Samarinda. Penelitian ini berjenis kualitatif dengan pendekatan studi kasus.Teknik pengumpulan data berdasarkan observasi, wawancara dan dokumentasi. adapun untuk mengatur kesesuaian antar pendekatan dan teknis Analisa data, maka penelitian menggunakan analisis data tunggal Miles dan Hubberman dalam tiga tahapan yaitu kondensasi data, penyajian data dan kesimpulan. Sedang uji keabsahan data menggunakan teori Norman Kent Denzin’s dalam tiga tahapan,yakni triangulasi Teknik, triangulasi sumber dan triangulasi waktu. Hasil penemuan dari penelitian ini yaitu ;pertama, Strategi pembentukan karakter ditempuh menggunakan tiga tahapan, pendekatan komprehensif oleh guru, pendekatan komprehensif oleh institusi dan pendekatan melalui Teknik pembiasaan., kedua, faktor pendukung dalam penguatan pendidikan karakter religius Siswa SMKN 4 kota Samarinda yaitu adanya semangat guru PAI dengan rancangan strategi yang dibuatnya, adanya kerjasama dengan beberapa Lembaga baik dalam maupun luar sekolah dan adanya dukungan sarana yang baik yang ada di sekolah. faktor penghambat dalam penguatan Pendidikan karakter religius di SMKN 4 Samarinda ini adalah belum adanya Gerakan secara Bersama dan massif dengan ditunjang anggaran yang jelas, mengandalkan kegigihan guru agama untuk mencari kerja sama dengan berbagai pihak.
Pemikiran Ekonomi Umar Chapra Arifin, Junaidi; Nuryadin, M. Birusman
Rayah Al-Islam Vol 8 No 2 (2024): Rayah Al Islam Mei 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v8i2.964

Abstract

Umer Chapra adalah salah seorang ekonom yang menganut mazhab arus utama pemikiran ekonomi Islam kontemporer. Karena keterlibatannya yang luas pada perekonomian bidang ekonomi makro. Chapra, seperti ekonom Muslim lainnya, menekankan betapa pentingnya moral bagi ekonomi yang adil dan sehat. Kemampuan M. Umer Chapra memadukan nilai-nilai Islam dengan konsep ekonomi Barat adalah keahliannya. Sehingga ia bisa disebut sebagai "cendekiawan Islam berprestasi". Gagasannya meliputi konsep Islam tentang negara sejahtera, kebijakan moneter, lembaga keuangan syariah, yang lebih menekankan pada bank sentral dan kebijakannya, serta kesulitan ekonomi yang dihadapi umat Islam. Umer Chapra is one of the economists who adheres to the mainstream school of contemporary Islamic economic thought. Due to his extensive involvement in macroeconomic economics. Chapra, like other Muslim economists, emphasizes the importance of morals for a just and healthy economy. M. Umer Chapra's ability to combine Islamic values with Western economic concepts is his forte. So he can be called an "outstanding Islamic scholar". His ideas include the Islamic concept of the welfare state, monetary policy, Islamic financial institutions, which emphasize central banks and their policies, and the economic difficulties faced by Muslims.
Pengaruh Supervisi Terhadap Pembelajaran Pendidikan Islam Pada Perguruan Tinggi Kusumawati
Rayah Al-Islam Vol 8 No 2 (2024): Rayah Al Islam Mei 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v8i2.965

Abstract

Latar belakang penelitian yaitu mengenai penerapan supervisi pendidikan merupakan salah satu upaya dalam rangka mencapai suatu pendidikan yang berkualitas terutama di tingkat pendidikan dasar maka perlu upaya mengoptimalkan kualitas sumber daya pendidikan. Sebuah lembaga pendidikan yang baik dan unggul adalah lembaga pendidikan yang memiliki budaya mutu. Mutu yang tinggi ini didukung oleh sistem evaluasi terhadap proses yang menyeluruh serta hasilnya yang terdapat di akhir kegiatan, karena dalam penjaminan mutu pendidikan terdiri dari input, proses, output dan outcome untuk menghasilkan manusia sebagai mahkluk yang sebaik-baik ciptaan Allah SWT. Ruang lingkup dan tujuan penelitian bagaimana proses pelaksanaan supervisi dalam pembelajaran pendidikan islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan supervisi pendidikan perspektif Al-Qur'an. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Kualitatif dengan memaparkan sebaran data instrument, dengan populasi seluruh mahasiswa Teknik Informatika dan sampel sebanyak 34 mahasiswa. Ringkasan hasil September 2023 Materi manusia dalam perspektif islam Membaca ayat perkelompok 85 (1.70%) pada QS. Al-Mu’minun ayat 31. Materi Agama Islam QS. Ali ‘Imran: 85 hasil nilai 85 (1.70%) Materi Al-Qur’an sebagai Sumber Hukum Qs. An Nisa4/: 59 hasil nilai 85 (1.70%). Simpulan penelitian, merujuk dari hasil pelaksanaan bulan November 2023 melakukan Analisa hasil nilai Materi manusia dalam perspektif islam QS. Al-Mu’minun ayat 31 hasil nilai 84 (1.68%) Materi Agama Islam QS. Ali ‘Imran ayat 85 hasil nilai 83(1.66%) Materi Al-Qur’an sebagai Sumber Hukum Qs. An Nisa4/ ayat 59 hasil nilai 82 82 (1.64%) Ijtihad al-Maidah/5 ayat 90 hasil nilai 85 (1.70%) Kerangka dasar ajaran islam ; Aqidah QS al-maidah ayat 1 hasil nilai 85 (1.70%) The background of the research is about the implementation of educational supervision is one of the efforts in order to achieve a quality education, especially at the basic education level, it is necessary to optimize the quality of educational resources. A good and superior educational institution is an educational institution that has a culture of quality. This high quality is supported by an evaluation system for a comprehensive process and the results at the end of the activity, because in education quality assurance consists of input, process, output and outcome to produce humans as the best creatures of Allah SWT. The scope and objectives of the study are how the process of implementing supervision in Islamic education learning. This study aims to determine the process of implementing educational supervision from a Qur'anic perspective. The research method used is Qualitative method by describing the distribution of instrument data, with a population of all Informatics Engineering students and a sample of 34 students. Summary of results September 2023 Human material in Islamic perspective Reading verses per group 85 (1.70%) on QS. Al-Mu'minun verse 31. Islamic religion material QS. Ali 'Imran: 85 (1.70%) The material of the Qur'an as a Source of Law Qs. An Nisa4/: 59 score result 85 (1.70%). The conclusion of the study, referring to the results of the implementation in November 2023, analyzed the results of the value of human material in the Islamic perspective QS. Al-Mu'minun verse 31 score 84 (1.68%) Islamic Religious Material QS. Ali 'Imran verse 85 score 83 (1.66%) Al-Qur'an Material as a Source of Law Qs. An Nisa4 / verse 59 the results of the value of 82 82 (1.64%) Ijtihad al-Maidah / 5 verse 90 the results of the value of 85 (1.70%) The basic framework of Islamic teachings; Aqidah QS al-maidah verse 1 the results of the value of 85 (1.70%).
Konsep Pemikiran Ibnu Sina dan Relevansinya Terhadap Pendidikan Islam Kontemporer Siddiq, Sayid Munadi; Siregar, Maragustam
Rayah Al-Islam Vol 8 No 3 (2024): Rayah Al Islam Agustus 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v8i3.967

Abstract

Pendidikan islam menjadikan ulama ulama islam sebagai sumber referensi dalam merumuskan sistem pendidikan islam. Tulisan ini bertujuan untuk membahas konsep pemikiran ibnu sina dan relevansinya dengan pendidikan islam kontemporer. Tipe Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif yang bersifat studi literatur, data dikumpulkan dari literatur yang ada kemudian dianalisis dengan model miles dan huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Ibnu sina sebagai ulama yang produktif dalam berbagai lapangan ilmu pengetahuan, seperti filsafat, kedokteran, kenegaraan, perbintangan, pasti, musik, bahasa, ukur, ketuhanan dan sebagainya memiliki konsep pendidikan dengan membagi jiwa kepada tiga yaitu jiwa tumbuhan, binatang dan manusia. Setiap jiwa merepresentasikan kemampuan manusia dibidang pendidikan dan hal ini relevan dengan apa yang dirumuskan oleh pemerintah indonesia. Yaitu dengan memberi pendidikan akhlaq kepada anak usia dini dilanjutkan dengan pembelajaran Al Quran bagi anak usia sekolah dasar dan dilanjutkan dengan memberi keluangan bagi anak usia 14 tahun keatas untuk memilih jurusan sesuai minat dan bakatnya. Islamic education makes Islamic scholars as a reference source in formulating an Islamic education system. This article aims to discuss the concept of Ibn Sina's thought and its relevance to contemporary Islamic education. This type of research is a type of qualitative research that is a literature study, data is collected from existing literature and then analyzed using the Miles and Huberman model. The results of this research show that Ibn Sina, as a productive scholar in various fields of science, such as philosophy, medicine, statehood, astrology, mathematics, language, measurement, divinity and so on, had an educational concept by dividing the soul into three, namely the soul of plants and animals. and humans. Each soul represents human ability in the field of education and this is relevant to what is formulated by the Indonesian government. Namely by providing moral education to young children, followed by learning the Koran for elementary school age children and continuing by providing opportunities for children aged 14 years and over to choose majors according to their interests
Efektifitas Metode Tikrar Terhadap Kemampuan Menghafal Juz ‘Amma Pada Santri Kelas 1 Ponpes Madinatul Munawwarah Pelalawan Toyyiba Elpasamani, Hasian; Risnawati; Za’ba, Nasir
Rayah Al-Islam Vol 8 No 3 (2024): Rayah Al Islam Agustus 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v8i3.998

Abstract

Al-Qur’an sebagai al-huda bagi seluruh umat manusia, keberadaannya begitu Istimewa dan special dalam menemani langkah kehidupan manusia sehingga perlu menjaganya agar tetap utuh sebagai al-huda bagi setiap manusia. Menghafal Al-Qur’an bukannlah sesuatu yang dapat dicapai bagaikan membalikkan telapak tangan, banyak sekali kiat-kiat, metode, dan tangis serta sujud dalam usaha menghafalnya. Metode Tikrar salah satunya merupakan metode yang telah dilakukan di Ponpes Madinatul Munawwarah, sedikit banyaknya sangat berguna bagi santri didalam meningkatkan hafalannya. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat bagaimana efektifitas metode tikrar didalam meningkatkan hafalan santri, dan apakah semua santri dan guru sudah sepakat didalam menerapkan metode tersebut. Penelitian ini berjenis kuantitatif Dimana peneliti mengumpulkan data menggunakan angket dan disebarkan kepada intrumen. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa sebelum implementasi metode Tikrar dilaksanakan, ustadz lebih dahulu membuat perencanaan. Perencanaan pembelajaran dibuat sebagaimana umumnya dibuat oleh para asatidz di sekolah-sekolah lainnya. The Qur'an as al-huda for all mankind, its existence is so special and special in accompanying the steps of human life that it is necessary to keep it intact as al-huda for every human being. Memorizing the Qur'an is not something that can be achieved like turning the palm of the hand, a lot of tips, methods, and tears and prostrations in an effort to memorize it. The Tikrar method, one of which is a method that has been carried out at Ponpes Madinatul Munawwarah, is more or less very useful for students in improving their memorization. The purpose of this study is to see how effective the Tikrar method is in improving the memorization of students, and whether all students and teachers have agreed in applying the method. This research is quantitative type where researchers collect data using questionnaires and distributed to instruments. The results of this study concluded that before the implementation of the Tikrar method was carried out, the ustadz first made a plan. Lesson planning is made as generally made by asatidz in other schools.
Tinjauan Hukum Islam dan Hukum Positif Indonesia Terhadap Pertanggungjawaban Hutang Suami Istri Dalam Ikatan Pernikahan Kibar Ramadhan, Alief; Misbahuzzulam
Rayah Al-Islam Vol 8 No 3 (2024): Rayah Al Islam Agustus 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v8i3.1000

Abstract

Ikatan pernikahan merupakan ikatan suci yang mengikat antara suami dan istri, ikatan ini merupakan ikatan yang sakral dan agung karena ikatan ini bukan semata-mata ikatan yang mengikat antara suami dengan istri, tetapi juga merupakan ikatan kedua mempelai dengan Allah subhanahu wata'ala . Suami dan istri yang berada dalam ikatan pernikahan masing-masing bertanggung jawab penuh kepada Allah dalam melaksanakan tugas dan kewajiban masing-masing sebagai pasangan suami istri. Terdapat perbedaan pada hasil penelitian sebelumnya terkait permasalahan ini terutama pada hasil yang diperoleh dari hukum Islam. Namun, penulis melihat bahwa penelitian sebelumnya belum melakukan kajian yang lebih komprehensif lagi terhadap studi literatur dari kitab para ulama mazhab. Oleh karena itu, penulis ingin mengkaji lebih lanjut tentang pendapat pada setiap madzhab fikih terkait pertanggungjawaban hutang suami istri agar dapat memperoleh kesimpulan yang lebih komprehensif dan dapat mewakili pendapat masing-masing ulama fikih Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan , data yang dikumpulkan untuk penelitian ini dihimpun dari berbagai sumber yang terkait dengan topik melalui artikel ilmiah, skripsi dan kitab para ulama serta dokumen resmi lainnya yang menyajikan data dalam bentuk kalimat atau ungkapan narasi. Kesimpulan berdasarkan pembahasan tinjauan hukum positif Indonesia adalah bahwa jika salah satu pihak suami istri berutang tanpa sepengetahuan pihak lainnya dan hutang tersebut merupakan hutang yang disepakati bersama maka yang bertanggung jawab melunasinya adalah kedua belah pihak secara bersama-sama. Namun apabila hutang tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan dan persetujuan pihak lain baik digunakan untuk kepentingan pribadi atau kepentingan bersama karena menggunakan harta bersama maka pertanggungjawaban hutang tersebut dibebankan kepada pihak yang berutang tanpa melibatkan pihak lain. Sedangkan kesimpulan dari pembahasan tinjauan hukum Islam terhadap pertanggungjawaban hutang suami istri dalam ikatan pernikahan adalah hutang suami adalah tanggung jawab suami. Adapun hutang istri pada asalnya adalah tanggung jawab suami, namun para ulama fikih Islam memberikan penjelasan terkait hal-hal yang dapat menggugurkan tanggung jawab suami dari membayarkan hutang istri. Inilah yang menjadi tantangan sekaligus bahan diskusi terhadap penelitian-penelitian terdahulu yang penulis sebutkan pada pendahuluan.
Analisis Pemanfaatan Tanah Wakaf Sebagai Tanah Makam Perspektif Fikih (Studi Kasus di Desa Jelegong Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung) Rais Aminurdin, Latifaza; Irsan
Rayah Al-Islam Vol 8 No 3 (2024): Rayah Al Islam Agustus 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v8i3.1004

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan tanah wakaf sebagai pemakaman khususnya yang terjadi di Desa Jelegong Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung dalam perspektif fikih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memahami dan menjelaskan fenomena yang ada secara mendalam. Data dikumpulkan melalui wawancara, studi kasus, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warga tetap Permata Hijau yang telah berkontribusi dalam pembelian tanah wakaf memiliki hak untuk dimakamkan di tanah tersebut, sedangkan non-warga tetap atau warga pengontrak harus membayar pengganti lahan yang digunakan jika ingin dimakamkan di tanah tersebut. Dalam perspektif fikih, ketentuan pemanfaatan tanah wakaf ini tidak bertentangan dengan syariat Islam, karena pengaturan pemanfaatan tanah wakaf oleh warga tetap sesuai dengan prinsip wakaf, dan pembayaran oleh non-warga tetap bukan merupakan praktik jual-beli yang dilarang, melainkan untuk pemeliharaan dan pengembangan tanah wakaf. This research aims to analyze the utilization of waqf land as a cemetery, particularly in Jelegong Village, Rancaekek Subdistrict, Bandung Regency, from a fiqh perspective. The research employs a qualitative approach with a case study method to understand and explain the existing phenomenon in depth. Data were collected through interviews, case studies, and documentation. The results of the research show that permanent residents of Permata Hijau who have contributed to the purchase of the waqf land have the right to be buried there, while non-permanent residents or tenants must pay a fee for the land used if they wish to be buried there. From a fiqh perspective, the provisions for utilizing the waqf land do not contradict Islamic law, because the management of the waqf land by permanent residents aligns with the principles of waqf, and the payment by non-permanent residents is not considered a prohibited sale transaction, but rather for the maintenance and development of the waqf land.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis dengan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning Pada Mata Pelajaran Alquran Hadits Gusrizal, Muhammad; Risnawati; Za’ba, Nasir
Rayah Al-Islam Vol 8 No 3 (2024): Rayah Al Islam Agustus 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v8i3.1005

Abstract

Peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa menjadi fokus utama dalam pembelajaran Al-Qur'an Hadits. Artikel ini mengeksplorasi pengaruh penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Al-Qur'an Hadits, khususnya materi syukur dan sabar. Penelitian menggunakan desain eksperimen semu dengan nonequivalent control group design. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest, serta dianalisis menggunakan uji statistik seperti t-test, uji N-Gain, dan analisis ukuran efek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran CTL memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa dalam kemampuan berpikir kritis. Kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran CTL menunjukkan peningkatan yang lebih besar dibandingkan dengan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran direksional. Analisis data juga menunjukkan ukuran efek yang besar pada kelompok eksperimen, menandakan efektivitas model pembelajaran CTL dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Temuan ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Oleh karena itu, disarankan untuk menerapkan model pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual dalam pembelajaran Al-Qur'an Hadits untuk meningkatkan pencapaian akademik siswa secara efektif. Improving students' critical thinking skills is the main focus in learning Al-Qur'an Hadith. This article explores the effect of applying Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model in improving students' critical thinking skills in the subject of Al-Qur'an Hadith, especially the material of gratitude and patience. The research used a pseudo-experimental design with a nonequivalent control group design. Data were collected through pretest and posttest, and analyzed using statistical tests such as t-test, N-Gain test, and effect size analysis. The results showed that the application of the CTL learning model had a significant impact on improving student learning outcomes in critical thinking skills. The experimental group that followed CTL learning showed greater improvement than the control group that followed directional learning. Data analysis also showed a large effect size in the experimental group, signaling the effectiveness of the CTL learning model in improving students' critical thinking skills. This finding is consistent with previous research which shows that learning with a contextual approach can improve students' critical thinking skills. Therefore, it is recommended to apply more interactive and contextualized learning models in learning Al-Qur'an Hadith to effectively improve students' academic achievement
Peran Wanita dalam Pembangunan Ekonomi: Perspektif Ekonomi Islam Wahid, Abdurrahman; Athoillah, Mohamad Anton
Rayah Al-Islam Vol 8 No 3 (2024): Rayah Al Islam Agustus 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v8i3.1006

Abstract

Pembangunan ekonomi merupakan salah satu isu terpenting yang diupayakan oleh semua masyarakat untuk memastikan kelanjutan kemajuan dan perkembangan. Pembangunan ini bergantung pada upaya ekonomi lokal masyarakat untuk mencapai tujuannya. Di sinilah peran sumber daya manusia, termasuk wanita, menjadi penting. Wanita merupakan salah satu pihak penting yang berkontribusi dalam proses pembangunan ekonomi dan memiliki peran aktif dalam masyarakat. Mereka bertanggung jawab atas inti masyarakat (keluarga) dan sebagai fondasi keluarga yang mengembangkan dan mendukung elemen manusia. Wanita juga memainkan peran utama dalam membesarkan generasi yang Akan terjun ke masyarakat dan menjalankan aktivitasnya di berbagai bidang yang pada akhirnya bertujuan untuk mencapai pembangunan ekonomi yang menyeluruh. Islam menegaskan peran wanita dalam proses pembangunan ekonomi dengan: memberikan mereka kapasitas ekonomi penuh, mengakui kecerdasan ekonomi mereka, melibatkan mereka dalam proses pembangunan secara menyeluruh, melibatkan mereka dalam proses produksi (sebagai sumber daya manusia), Menyatakan keabsahan kepemilikan (kepemilikan atas modal), memastikan keadilan ekonomi bagi wanita melalui standar distribusi ekonomi (pendapatan dan kekayaan). Penelitian ini menunjukkan pentingnya peran wanita dalam pembangunan ekonomi dari perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini juga menunjukkan peran yang dapat disumbangkan wanita dalam proses pembangunan ekonomi. Economic development is one of the most important issues pursued by all societies to ensure continued progress and development. This development relies on the local economic efforts of the community to achieve its goals. This is where the role of human resources, including women, becomes important. Women are one of the important parties that contribute to the economic development process and have an active role in society. They are responsible for the core of society (family) and as the foundation of the family that develops and supports the human element. Women also play a major role in raising the generation that will enter society and carry out their activities in various fields which ultimately aim to achieve comprehensive economic development. Islam affirms the role of women in the process of economic development by: giving them full economic capacity, recognizing their economic intelligence, involving them in the overall development process, involving them in the production process (as human resources), Stating the validity of ownership (ownership of capital), ensuring economic justice for women through economic distribution standards (income and wealth). This research shows the importance of the role of women in economic development from an Islamic economic perspective. This research also shows the role that women can contribute in the process of economic development.