cover
Contact Name
Hisan Mursalin
Contact Email
hisanmursalin@arraayah.ac.id
Phone
+6285884149993
Journal Mail Official
jurnalinfo@arraayah.ac.id
Editorial Address
Jl. Printis Kemerdekaan km.6, 01/05 Sukamulya, Cimenteng, Cikembar 43157
Location
Kab. sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Rayah Al Islam : Jurnal Ilmu Islam
ISSN : 25033816     EISSN : 26862018     DOI : https://doi.org/10.37274/rais
Rayah Al-Islam (p-ISSN: 2503-3816, e-ISSN: 2686-2018) is a Journal of Islamic studies published twice a year, this scientific publication is managed by the Institute for Research and Community Service (LP2M) Ar-Raayah Arabic Language College (STIBA) Sukabumi. This journal focuses on the study of Islam, in the form of Research Results, Ideas, Theories, Methods and other Actual Problems Related to Islamic studies.This journal openly accepts contributions from experts to publish the results of his research.
Articles 539 Documents
Transaksi Dinar dan Dirham Sebagai Alat Pembayaran Zakat Mal Dalam Tinjauan UU No. 23 Tahun 2011 Apriani, Triana; Kurniasih, Nunung; Aji Nuryakin, Rahmat; Gunariah, Frilla; Astuty, Fuji
Rayah Al-Islam Vol 8 No 2 (2024): Rayah Al Islam Mei 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v8i2.940

Abstract

Latar belakang penelitian ini, mengkaji Peraturan Undang- Undang No. 23 Tahun 2011 pasal 4 ayat 2 yakni; emas, perak dan logam mulia lainnya. Termasuk Koin Dinar dan Dirham dalam hal ini apakah dapat digunakan sebagai alat transaksi untuk membayar zakat mal secara sah menurut Syari’at Islam dan Undang- undang yang berlaku di NKRI. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui kedudukan koin dinar dan dirham sebagai alat transaksi zakat mal di masyarakat NKRI, mengingat Dinar dan Dirham telah digunakan sejak zaman Rasulullah SAW dan Kerajaan- kerajaan di Nusantara di masa Pra-Kemerdekaan. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan historis (sejarah) dan case study (studi kasus). Pendekatan historis memiiki fokus penelitian berupa peristiwa-peristiwa yang sudah berlalu berdasarkan catatan sejarah, untuk dapat dilihat perkembangan dan perubahannya berdasarkan pergeseran waktu masa kini dengan melalui observasi atau pengamatan dengan kesesuaian Qur’an dan Sunnah yang relevan berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2011 Pasal 4 Ayat 2 dan melakukan wawancara langsung dengan memberikan pertanyaan- pertanyaan kepada responden terkait penelitian ini yakni kepada Bagian PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) BAZNAS RI. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa BAZNAS RI menerima zakat mal dalam bentuk dinar dan dirham karena bagian dari logam mulia (emas dan perak) yang memang wajib dizakatkan jikalau dinar dan dirham tersebut telah mencapai nishabnya. Dalam hal ini Koin Dinar yang terbuat dari emas dan Koin Dirham yang terbuat dari perak hanya sebagai komoditi bukan alat pembayaran seperti mata uang rupiah yang telah diberlakukan dalam UU RI No 7 Tahun 2011.
Praktik Pengembangan Kurikulum dan Model-Model Pembelajaran Qur’an Hadits di Mts Muhammadiyah 3 Masaran Anastasia; Munadi, Muhammad
Rayah Al-Islam Vol 8 No 2 (2024): Rayah Al Islam Mei 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v8i2.943

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui praktik pengembangan kurikulum dan model-model pembelajaran Qur’an Hadits di MTs Muhammadiyah 3 Masaran. Metode riset menggunakan metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi metode dan triangulasi sumber. Analisis data dengan menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengembangan kurikulum yang di lakukan di MTs Muhammadiyah 3 Masaran menggabungkan beberapa kurikulum diantaranya kurikulum Kementerian Agama, kurikulum merdeka, kurikulum 2013, dan kurikulum ISMUBA. Kurikulum tersebut ditunjang dengan kegiatan Baca Tulis Al-Qur’an. Adapun model pembelajaran Qur’an Hadits yang digunakan di MTs Muhammadiyah 3 Masaran adalah model pembelajaran kontekstual dengan mengaitkan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari. Dan menggunakan pendekatan saintifik yaitu meliputi mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan hasil diskusi. Adapun penerapannya pada pembelajaran Qur’an Hadits yaitu siswa mengamati penjelasanan dari guru, melakukan pertanyaan pada pelajaran yang tidak dipahami, mengeksplorasi materi dari berbagai sumber baik buku maupun internet, melakukan diskusi dengan teman sebaya, dan mengkomunikasikan hasil belajar di depan kelas dan dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. The purpose of the study is to determine the practice of curriculum development and learning models of the Qur'an Hadith in MTs Muhammadiyah 3 Masaran. Research methods use qualitative research methods. Data collection uses observation, interviews, and documentation. The validity of the data uses method triangulation and source triangulation. Data analysis using data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that the curriculum development carried out at MTs Muhammadiyah 3 Masaran combined several curricula including the Ministry of Religion curriculum, independent curriculum, 2013 curriculum, and ISMUBA curriculum. The curriculum is supported by Qur'an Literacy activities. The Qur'an Hadith learning model used in MTs Muhammadiyah 3 Masaran is a contextual learning model by relating learning to daily life. And using a scientific approach that includes observing, questioning, exploring, associating, and communicating the results of discussions. As for its application to the learning of the Qur'an Hadith, students observe explanations from the teacher, do questions on lessons that are not understood, explore material from various sources, both books and the internet, conduct discussions with peers, and communicate learning outcomes in front of the class and are associated with daily life.
Implementasi Maqashid Syariah Dalam Pemberdayaan Ekonomi di Masyarakat dan Kemiskinan Diwilayah Dengan Batubara Febrian Syuhada, Erwin; Birusman N
Rayah Al-Islam Vol 8 No 1 (2024): Rayah Al Islam Februari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v8i1.944

Abstract

Kemiskinan merupakan permasalahan sosial yang harus segera diberantas dalam kehidupan masyarakat. Jika tidak ada tindakan serius untuk menghilangkannya, maka akan banyak permasalahan yang timbul akibat kemiskinan, seperti kriminalitas, kriminalitas; bahkan iman orang yang kuat pun bisa menjadi lemah ketika kemiskinan melanda. salah satu upaya untuk mengurangi tingkat kemiskinan yang ada yaitu dengan memberdayakan masyarakat melalui sektor dunia usaha (industri) untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi. Kesejahteraan ekonomi Islam terbagi menjadi 2 yaitu kesejahteraan dunia dan akhirat. Kesejahteraan adalah kesejahteraan material dan spiritual. Kesejahteraan materi diperoleh dengan meningkatkan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup, sedangkan kesejahteraan ruhani diperoleh dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan menjaga maqashid syariah. Tujuan dan harapan Maqashid Syariah ini dalam meningkatkan perekonomian masyarakat adalah untuk menghasilkan kesejahteraan bagi masyarakat itu sendiri, baik di dunia maupun di akhirat. Poverty is a social problem that must be immediately eradicated in people's lives. If there is no serious action to eliminate it, there will be many problems that arise due to poverty, such as crime, crime; even a strong person's faith can become weak when poverty strikes. one effort to reduce the level of poverty that exists, namely by empowering the community through the business sector (industry) to improve economic welfare. Islamic economic welfare is divided into 2, namely the welfare of the world and the hereafter. Welfare is material and spiritual welfare. Material welfare is obtained by increasing income to meet life's needs, while spiritual welfare draws closer to Allah SWT by maintaining maqashid sharia. The goal and hope of this Maqashid Syariah in improving the community's economy are to produce prosperity for the community itself, both in this world and in the hereafter.
Majaz Aqli dalam Al-Quran Jannah, Savinatul
Rayah Al-Islam Vol 8 No 2 (2024): Rayah Al Islam Mei 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v8i2.947

Abstract

Majaz aqli merupakan salah satu pembahasan ilmu ma’ani yang termasuk dalaam salah satu cabang ilmu balaghah. Majaz aqli adalah penyandaran kata kerja (fi’il) atau yang semakna dengannya dari isim fa’il, isim maf’ul, dan isim masdar disandarkan kepada yang bukan seharusnya, Penelitian ini betujuan untuk memaparkan serta mendeskripsikan majaz aqli dalam al-Quran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Sumber data diambil dari al-Quran, kitab, buku, jurnal, dan sumber lainnya yang berkaitan dengan tema.
Penguatan Pendidikan Karakter dalam Integrasi Nilai-Nilai Islami Latifah, Milahtul; Fatchiatuzahro; Irawan, Heri
Rayah Al-Islam Vol 8 No 2 (2024): Rayah Al Islam Mei 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v8i2.950

Abstract

Pendidikan karakter dalam konteks Islam mengintegrasikan pembelajaran agama dengan pengembangan nilai-nilai moral dan etika, sehingga mencakup aspek keseluruhan dari kehidupan individu. Pendekatan Participatory Action Research (PAR) dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan suatu metode penelitian partisipatif yang melibatkan aktifitas kolaboratif antara para peneliti dan masyarakat yang menjadi subjek penelitian. Tujuannya adalah untuk tidak hanya menghasilkan pengetahuan akademik, tetapi juga untuk memberdayakan masyarakat dalam mengatasi masalah dan memenuhi kebutuhan praktis mereka, serta merangsang perubahan sosial yang lebih luas. Pendidikan karakter yang di bagun di SMP Bina Mandiri peserta didik dan anak didik memiliki 3 faktor Pendidikan karakter yang di tanamkan yaitu: di keluarga, di sekolah dan lingkungan. Pertama, Keluarga memberikan nuansa yang mempengaruhi anak sesuai dengan ayat-ayat sebagai berikut: Q.S (4): 9, Q.S. (8): 28, dan Q.S (64): 14. Adapun metode pembentukan karakter dikeluarga yaitu: 1) metode keteladanan, 2) metode pembiasaan 3) metode nasihat, 4) metode perhatian dan 5) metode hukuman, hal ini sesuai dengan ayat al-Qur’an Q.S (66):6, Q.S (16): 78
Pendampingan Penggunaan Media Alat Peraga Edukatif sebagai Upaya Peningkatan Kosakata Bahasa Arab di SMP Assiroj Bogor Fahmi, Nurul; Apriyanti, Intan
Rayah Al-Islam Vol 8 No 2 (2024): Rayah Al Islam Mei 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v8i2.951

Abstract

Pembelajaran yang menarik dan mengasyikkan adalah pembelajaran yang meningkatkan motivasi siswa untuk berpartisipasi aktif dalam pelajaran. Proses pembelajaran seperti itu dapat membantu siswa agar lebih paham dan menguasai pelajaran yang diajarkan. Untuk menghasilkan pembelajaran yang dapat menarik minat siswa tidak cukup hanya dengan memberi ceramah dan menuliskan materi secara panjang lebar di papan tulis. Namun, diperlukan sebuah media pembelajaran atau alat bantu yang dapat mendukung guru untuk memudahkan mereka menyampaikan materi kepada para siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan konsep service learning yang merupakan salah satu model belajar eksperimental dengan memberikan layanan kepada masyarakat mengenai strategi belajar dan mengajar melalui integrasi pembelajaran kelas dengan kebutuhan dan isu-isu yang ada dalam masyarakat. Mengacu pada Kaye. Media alat peraga edukatif ini dibuat dengan mencari gambar-gambar beserta kosakata bahasa Arab yang akan dipelajari melalui internet kemudian mencetaknya, setelah gambar dan kosakata tersebut tercetak, langkah selanjutnya adalah mengguntingnya sesuai ukuran yang diperlukan. Setelah gambar selesai digunting, peneliti menyiapkan beberapa batang lidi dan lem kerta untuk menempelkan gambar dan kosakata bahasa Arab tersebut. Interesting and exciting learning is learning that increases students' motivation to actively participate in lessons. Such a learning process can help students to better understand and master the lessons being taught. To produce learning that can attract students' interest, it is not enough just to give lectures and write the material at length on the blackboard. However, learning media or tools are needed that can support teachers to make it easier for them to convey material to students. This community service activity uses the concept of service learning, which is an experimental learning model by provides services to the community regarding learning and teaching strategies through integrating classroom learning with the needs and issues that exist in society. Referring to Kaye. This educational teaching aid media is made by searching for pictures along with the Arabic vocabulary to be studied via the internet and then printing them. After the pictures and vocabulary are printed, the next step is to cut them out according to the required size. After the picture had been cut out, the researcher prepared several sticks and paper glue to attach the picture and Arabic vocabulary.
Makna, Konsep, dan Peran Filsafat dalam Islam Khaerul Hidayat, Alam
Rayah Al-Islam Vol 8 No 2 (2024): Rayah Al Islam Mei 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v8i2.953

Abstract

Pembahasan tentang makna, konsep, dan peran filsafat dalam Islam. memberikan karangka pemahaman yang mendalam terkait ajaran-aran Islam, dan hadirnya filsafat dalam Islam sebagai landasan rasional untuk menambah keyakinan kita dalam beragama, Fokusnya adalah menjelaskan bahwa dalam Islam filsafat bukan hanya sekadar kajian intelektual, tetapi juga merupakan sarana mendalam untuk memahami wahyu yang telah diturunkan Allah swt kepada umat manusia sebagai petunjuk dalam mengarungi kehidupan di dunia dan nantinya di akhirat, Filsafat Islam memainkan peran penting dalam memberikan landasan rasional bagi keyakinan keagamaan, sebagai jembatan dalam menghubungkan antara agama dan ilmu pengetahuan, serta mengharmoniskan dan mensintesakan keduanya.dan yang terakhir bahwa tulisan ini menggaris bawahi pentingnya memahami dan mengapresiasi kontribusi filsafat dalam membimbing umat Islam menuju pemahaman yang lebih mendalam tentang agama dan keberadaan manusia di dunia ini. Discussion on the meaning, concepts, and role of philosophy in Islam provides a profound framework for understanding Islamic teachings and the presence of philosophy in Islam as a rational foundation to enhance our faith. The focus is to explain that in Islam, philosophy is not merely an intellectual inquiry but also a profound means to comprehend the divine revelation sent by Allah to humanity as guidance for navigating life in this world and the hereafter. Islamic philosophy plays a vital role in providing a rational basis for religious beliefs, acting as a bridge connecting religion and knowledge, and harmonizing and synthesizing the two. Lastly, this writing emphasizes the importance of understanding and appreciating the contribution of philosophy in guiding the Muslim community towards a deeper understanding of religion and the existence of humanity in this world.
Tantangan dan Dinamika Hubungan Antara Mertua dan Menantu Serumah ( Studi Pada Kehidupan Rumah Tangga di Kelurahan Teritip Balikpapan Timur) Altafiah, Ahmad; Ashar; Murdani Z, Edy
Rayah Al-Islam Vol 8 No 2 (2024): Rayah Al Islam Mei 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v8i2.956

Abstract

Judul penelitian ialah tantangan dinamika keluarga antara suami atau isteri dengan mertua, baik antara anggota keluarga lainnya. terjadinya dinamika di dalam keluarga informan merupakan hal yang biasa dimasyarakat Sebagian di Kelurahan Teritip Balikpapan Timur yang tinggal serumah sehingga membuat keadaan rumah tangga tidak sesuai dengan yang diharapkan oleh suami atau istri untuk menjadi tempat yang aman dan nyaman. Tujuan penelitian menjelaskan bagaimana tantangan dan dinamika antara mertua dan menantu di Kelurahan Teritip, dan terciptanya kesetraan antar mertua dan menantu di Kelurahan Teritip. Selanjutnya untuk menganalisis hal yang terjadi dengan pertukaran sosial Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sumber data Primer dan Skunder yang lakukakn di kelurahan Teritip yaitu masyarakat teritip yang penyebab terjadinya dinamika antara mertua dan menantu. penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data, kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan trianggulasi.Hasil penelitian ini ialah 1. Dalam hubungan menantu dan mertua didapatkan manfaat, biaya dan kesetaraan yang tidak sedikit diantaranya ,mengembangkan keterampilan komunikasi yang lebih baik., Dukungan Sosial dan Emosional., pembagian tugas rumah tangga., memperkuat ikatan hubungan kelurga., Adapun Biaya diantarannya ,stress dan konflik., kehilangan privasi., tekanan untuk menyusaikan diri., potensi ketegangan dalam hubungan pernikahan.,adapun Kesetaraan yakni adanya Keserasian dalam hubungan.,pembagian tugas dan tanggung jawab., kemunikasi secara terbuka. Hal ini terjadi jika. saling menghargai.,komunikasi secara terbuka.,saling menguntungkan kedua belah pihak. The research title is the challenge of family dynamics between husband or wife and in-laws, both between other family members. the occurrence of dynamics in the informant's family is a common thing in the community Some in Teritip Village, East Balikpapan who live in the same house so that it makes the household situation not in accordance with what is expected by the husband or wife to be a safe and comfortable place. The purpose of the research is to explain how the challenges and dynamics between in-laws and daughters-in-law in Teritip Village, and the creation of equality between in-laws and daughters-in-law in Teritip Village. Furthermore, to analyze what happens with social exchange This type of research is descriptive qualitative field research with a phenomenological approach. Primary and secondary data sources in Teritip village, namely the Teritip community which causes the dynamics between in-laws and sons-in-law. This research is observation, interview, and documentation. Data analysis techniques, conclusions. The results of this study are 1. In the relationship between the son-in-law and the in-laws, the benefits, costs and equality are not small, including developing better communication skills, social and emotional support, division of household tasks, strengthening the bonds of family relations, the costs include stress and conflict, loss of privacy, pressure to conform, potential tension in the marriage relationship, while equality is the existence of harmony in the relationship, division of duties and responsibilities, open communication. This happens when there is mutual respect, open communication, and mutual benefit for both parties.
Status Kepemilikan Tanah Masyarakat Pulau Rempang dalam Perspektif Kitab Al-Amwal Karya Abu Ubaid Al-Qasim Bin Salam (157 H/774 M) Ginoga, Muhamad Ayul; Iskandar; Idham Madani, Abu Bakar
Rayah Al-Islam Vol 8 No 2 (2024): Rayah Al Islam Mei 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v8i2.957

Abstract

Proyek pemerintah Rempang Eco-City telah tercantum dalam Rencana Strategis Nasional 2, dan aturan proses pembangunannya tercantum dan dijelaskan dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2023. Proyek ini merupakan proyek kawasan industri, komersial, dan pariwisata terpadu yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing dengan dua negara tetangga (Malaysia dan Singapura) yang digarap oleh PT Makmur Elok Graha (MEG). Sebagai bagian dari rencana pengembangan Proyek Rempang Eco City, pemerintah Indonesia bekerja sama dengan Xinyi Group untuk merelokasi penduduk yang terkena dampak yang tinggal di lokasi pembangunan proyek. Namun, banyak warga yang menolak untuk direlokasi oleh pemerintah karena mereka telah tinggal di rumah mereka untuk waktu yang sangat lama, sehingga mereka berpikir bahwa pemerintah tidak memiliki hak untuk merelokasi warga setempat. Jenis penelitian ini adalah penelitian gabungan antara studi pustaka dan studi lapangan dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dalam pandangan ini meliputi tiga alur kegiatan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam kitab al amwal disebutkan bahwa jika seseorang mengkarantina tanah dengan cara menancapkan mercusuar atau menara di atasnya, menggali lubang-lubang di sekelilingnya, membuat tembok dan sejenisnya, maka hal tersebut merupakan kepemilikan. Masyarakat Pulau Rempang, khususnya wilayah pesisir, telah mengolah tanah dan membangun perkampungan sejak sebelum dikeluarkannya PP No. 46 tahun 2007 yang menyatakan bahwa Pulau Rempang masuk dalam wilayah pengolahan BP Batam. Namun tidak semua pulau rempang mereka garap dan buat perkampungan di atasnya, melainkan hanya di daerah pesisir saja dan ada sedikit di tengah pulau. Jika kita melihat kitab al amwal yang mengutip hadis nabi, "Barang siapa menghidupkan tanah yang mati, maka tanah itu menjadi miliknya, dan apa yang dimakan oleh makhluk hidup darinya menjadi sedekah baginya," maka wilayah kampung lama di pesisir pantai menjadi milik masyarakat, sedangkan wilayah yang belum pernah digarap atau baru digarap setelah PP No. 46 tahun 2007 dikeluarkan menjadi milik pemerintah. The Rempang Eco-City government project has been listed in the National Strategic Plan of 2, and the rules of the development process are listed and explained in the Coordinating Minister for Economic Affairs Regulation Number 7 of 2023. The project is an integrated industrial, commercial and tourism regional project that aims to improve competitiveness with two neighboring countries (Malaysia and Singapore) that is being worked on by PT Makmur Elok Graha (MEG). As part of the development plan for the Rempang Eco City Project, the Indonesian government is working with the Xinyi Group to relocate affected residents living in the Project's construction site. However, many of the local people refused to be relocated by the government because they had been living in their houses for a very long time, so they thought that the government had no right to relocate local residents. This type of research is a combined research between literature and field studies with a qualitative approach. Data collection techniques include interviews, observation, and documentation. Data analysis in this view includes three streams of activities, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of this study indicate that in the book of al amwal it is mentioned that if someone quarantines land by sticking a lighthouse or tower on it, digging holes around it, making walls and the like, then it is ownership. The people of Rempang Island, especially the coastal areas, have been cultivating the land and building villages since before the issuance of the 2007 Government Regulation No. 46, which states that Rempang Island is included in the processing area of BP Batam. But not all of rempang island that they cultivate and create a village on it, but in the coastal areas only and there is a little in the middle of the island. If we look at the book of al amwal, which quotes the hadith of the prophet, "Whoever revives a dead land, that land belongs to him, and what creatures eat from it is alms for him," then the old kampong area on the coast belongs to the people, while the area that has never been cultivated or was cultivated after the 2007 Government Regulation No. 46 was issued belongs to the government.
Peran Dewan Pengawas Syariah (DPS) dalam Perbankan Syariah Surya Atmajaya, Ratu; Nashiruddin, Muh.; Munir AlMubaroq, Misbakhul
Rayah Al-Islam Vol 8 No 2 (2024): Rayah Al Islam Mei 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v8i2.958

Abstract

Salah satu ciri yang membedakan bank umum syariah dengan bank konvensional adalah adanya Dewan Pengawas Syariah (DPS) pada bank swasta syariah dan berada di bawah dewan pengawas. DPS memegang peranan penting dan strategis dalam penerapan hukum syariah pada perbankan syariah. DPS bertanggung jawab untuk memastikan bahwa semua produk dan bank syariah memenuhi standar syariah. Penelitian ini merupakan penelitian literatur review. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran DPS dalam perbankan syariah. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis isi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa DPS merupakan badan independen yang terdiri dari para ahli muamelat syariah yang juga menguasai bidang perbankan pada lembaga keuangan syariah dan bertanggung jawab memantau pelaksanaan keputusan Dewan Nasional pada lembaga keuangan syariah. DPS memegang peranan penting dan strategis dalam penerapan prinsip syariah di perbankan syariah. DPS bertanggung jawab untuk memastikan bahwa seluruh produk dan proses perbankan syariah mematuhi prinsip-prinsip syariah. One characteristic that distinguishes Shariah public banks from conventional banks is the presence of the Sharial Board of Supervisors (DPS) in Sharial private banks and being under the board of supervisors. The DPS has an important and strategic role in applying Sharia law to Sharia banking. The DPS is responsible for ensuring that all sharia products and banks meet sharia standards. This research is a literary review. The aim of this research is to find out the role of DPS in Sharia banking. The analysis method used is the content analysis method. The results of this research showed that the DPS is an independent body consisting of Sharia muamelat experts who also master banking in the Sharia financial institutions and are responsible for monitoring the implementation of the decisions of the National Council on Sharia finance institutions. The DPS plays an important and strategic role in the implementation of Sharia principles in Sharia banking. The DPS is responsible for ensuring that all Sharia banking products and processes comply with Sharia principles.