cover
Contact Name
Dandy Nugroho
Contact Email
dandynugroho@gmail.com
Phone
+6282335372393
Journal Mail Official
wahanateknik2019@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Gresik Jalan A.R Hakim No 2B, Gresik
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Wahana Teknik
Published by Universitas Gresik
ISSN : 2252777X     EISSN : 2657022X     DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo
Core Subject : Engineering,
Wahana Teknik merupakan wadah publikasi ilmiah yang menyajikan hasil-hasil penelitian berupa makalah terkait bidang Teknik Mesin dan Teknik Sipil. Jurnal Wahana Teknik diterbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Gresik. Pada tahun 2017 jurnal Wahana Teknik terbit berkala dua kali per tahun. Makalah dapat berupa ringkasan laporan hasil penelitian atau kajian pustaka ilmiah. Makalah yang akan dimuat hendaknya memenuhi format yang telah ditentukan. Bahasa yang digunakan pada jurnal ini adalah bahasa Indonesia.
Articles 98 Documents
ANALISA KEKUATAN PAPAN BANGUNAN FIBRE CEMENT KALSI PRODUKSI PT. ETERNIT GRESIK Bana Ervadius; Fatkhul Amin
Wahana Teknik Vol 6 No 2 (2017): Wahana Teknik
Publisher : Wahana Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1102.716 KB)

Abstract

Kayu adalah salah satu bahan bangunan yang sangat penting dalam beberapa konstruksi. Tetapi kita tahu bahwa kayu saat ini semakin susah untuk didapatkan. Penebangan dan pembakaran hutan untuk kepentingan oknum tertentu membuat luas wilayah hutan di Dunia bahkan di Indonesia sendiri semakin sempit. Maka dari itu seorang konsumen dan perencana bangunan harus mencari bahan alternatif sebagai pengganti kayu yang memiliki fungsi dan kualitas yang sama bahkan lebih baik. Dengan demikian, maka papan bangunan fibre cement banyak dipilih oleh konsumen untuk sebuah bangunan, mulai dari rumah tinggal sederhana, perumahan, apartemen, pusat perbelanjaan, bahkan gedung tinggi pencakar langit banyak menggunakan aplikasi dari bahan material tersebut.Metode Pengujian Untuk Menentukan MOR (modulus of rupture)/Bending Strength, Density dan Water Permeability pada papan bangunan Fibre Cement berdasarkan ISO 8336.Pada pengujian ini diketahui bahwa hasil bending strength produk Kalsi PT. Eternit Gresik telah memenuhi standart ISO 8336. Batas maksimal bending strength menurut ISO 8336 adalah 13,5 sedangkan hasil uji menunjukkan hasil rata-rata 10,5. Batas maskimal density menurut ISO 8336 adalah 1,30 sedangkan hasil uji menunjukkan hasil rata-rata 1,25. Hasil uji water permeability menunjukkan permukaan basah tetapi tidak bocor, yang artinya produk Kalsi PT. Eternit Gresik memenuhi standart ISO 8336. Kata kunci: kalsi, kekuatan, papan, fibre 
STUDI PERENCANAAN JEMBATAN BETON PRATEKAN Bowo Leksono
Wahana Teknik Vol 1 No 1 (2012): Wahana Teknik
Publisher : Wahana Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1583.901 KB)

Abstract

With a growing population, traffic density will grow well from one region to another. Therefore, the number of passenger car units that pass through the highway will continue to increase as well, so that the daily traffic volume reached over 20 000 smp. Therefore, the construction of the bridge with high capacity is required. Thus the construction of reinforced concrete bridges and construction of prestressed concrete (prestressed concrete) is indispensable presence. Construction of reinforced concrete and prestressed concrete kosntruksi initially quite expensive compared to using other construction materials, but given the relatively low maintenance cost for long term economic value is very profitable.Broadly speaking, the bridge consists of building up and building down. Superstructure consists of pavement, the vehicle floor, which is the main beam kosntruksi prestressed concrete. While the building is a pillar of the bridge, the bridge head, beams and piles Poer.In the analysis refers to the regulation of construction charge for Highway Bridges 1970 (PMJJR "70) and Indonesia Reinforced Concrete Regulation 1971 NI-2 (PBI '71). There are two kinds of concrete construction is of reinforced concrete construction (reinforced concrete) method of boundary strength (ultimate strength analysis) and construction of prestressed concrete (prestressed concrete) method comparable strength (load balancing method) with a parabolic tendon. Using the foundation piles.For large concrete bridge spans a very profitable given the treatment does not require great expense to the construction of prestressed concrete primarily to address the effect of the earthquake with the concept of partial prestressing.Keywords : Concrete Construction, power limits, prestressed force balance (load balancing method)
PERHITUNGAN KEANDALAN BELT CONVEYOR SYSTEM UNTUK ALAT ANGKUT BATUBARA DI PT. PEMBANGKITAN JAWA BALI PLTU PACITAN Agus Setiyo Umartono; Muclas Bagus Rahmanto
Wahana Teknik Vol 6 No 1 (2017): Wahana Teknik
Publisher : Wahana Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2092.129 KB)

Abstract

PT. Pembangkitan Jawa Bali unit PLTU Pacitan adalah unit pembangkitan listrik terbesar di Indonesia yang terletak di Desa Sukorejo, Kecamatan Sudimoro, sekitar 30 km dari Pacitan kota. Pembangkit ini memiliki dua unit pembangkit dengan kapasitas total tenaga listrik yang dihasilkan sebesar 630 MW, dengan masing-masing berkapasitas 315 megawat. Energi listrik yang dihasilkan tersebut berperan besar dalam memenuhi kebutuhan listrik nasional khususnya di pulau Jawa.PT. Pembangkitan Jawa Bali unit PLTU Pacitan telah direncanakan untuk menggunakan batubara sebagai bahan bakar utamanya. Sedangkan bahan bakar cadangan menggunakan bahan bakar residu, Mail Fuel Oil dan High Speed Diesel sebagai bahan bakar ignitor atau pemantik awal dengan bantuan udara panas bertekanan. Sumber batubara diperoleh dari tambang PT. Bukit Asam, PT. Kideko dan PT. Arutmin. Dalam rangka memenuhi kebutuhan listrik di Jawa dan Bali, PT. Pembangkitan Jawa Bali harus memiliki kehandalan, ketersediaan, kemampuan dan unjuk kerja yang tinggi agar kondisi sistem kelistrikan dapat dipertahankan dengan baik sehingga tidak terjadi pemadaman. Pemadaman akibat kerusakan mesin akan menimbulkan kerugian ekonomis yang besar, baik kerugian karena perbaikan maupun kerugian karena produksi yang terhenti.Oleh karena itu, sistem pembangkit listrik harus menjaga dan mempertahankan faktor-faktor di atas dengan pemeliharaan sesuai instruction manual book. Pemeliharaan meliputi perawatan dan perbaikan agar peralatan bekerja secara optimal dengan unjuk kerja mesin yang ideal.Kata kunci: belt, conveyor, system, andal, batu bara
ANALISA PENGARUH PERBEDAAN LETAK POMPA SENTRIFUGAL TERHADAP KAPASITAS POMPA Sunarto Sunarto; Slamet Anwar
Wahana Teknik Vol 3 No 1 (2014): Wahana Teknik
Publisher : Wahana Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1969.604 KB)

Abstract

Pompa merupakan suatu mesin yang digunakan untuk mengangkat air dari tempat bertekanan rendah ke tempat bertekanan tinggi. Bermacam-macam perbedaan tekanan yang dikehendaki menyebabkan kapasitas pompa yang bervariasi. Salah satu variabel yang menyebabkan perbedaan kapasitas pompa ialah perbedaan letak pompa dengan pertukaran air yang berbeda-beda atau dengan ketinggian suction yang tidak sama. Peneliti merasa perlu untuk mengangkat masalah ini untuk mengetahui berapa besar pengaruh perbedaan letak pompa sentrifugal terhadap kapasitas pompa.Penelitian ini dilakukan percobaan dengan cara memperlakukan 2 jenis pompa yaitu pompa dengan suction 4 meter-discharge 1 meter dan pompa dengan suction 1 meter-discharge 4 meter.Hasil pengujian menghasilkan kesimpulan bahwa kapasitas pompa dengan suction 4 meter menghasilkan debit sebesar 0,41 liter/detik, sedangkan kapasitas pompa dengan suction 1 meter menghasilkan debit sebesar 0,45 liter/detik.  Maka pompa dengan suction lebih kecil (jarak pompa lebih dekat dengan permukaan air) lebih efektif  daripada pompa dengan suction panjang (letak pompa jauh dari permukaan air).Kata kunci: Pompa, Kapasitas, Suction, Discharge
ANALISA PERBEDAAN DIAMETER SUCTION PADA POMPA SENTRIFUGAL MEREK PRIMA TIPE POROS HORISONTAL Wardjito Wardjito; Ahmad Muhammad Burhanuddin Jawaddi
Wahana Teknik Vol 7 No 1 (2018): Wahana Teknik
Publisher : Wahana Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.53 KB)

Abstract

Pompa bisa diartikan sebagai suatu mesin/alat yang digunakan untuk menaikkan cairan dari permukaan yang rendah ke permukaan yang lebih tinggi atau memindahkan cairan dari tempat yang bertekanan rendah ke tempat yang bertekanan lebih tinggi. Pompa bekerja dengan mentransfer energi mekanis dari suatu sumber energi luar ke cairan yang mengalir melaluinya. Subyek penelitian adalah penggunaan pompa di Desa Tebalo Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik.Penelitian ini  membandingkan 3 diameter yaitu suction 3 inch, suction 4 inch dan suction 5 inch.Hasil perhitungan diperolehkesimpulan bahwa pompa dengan suction 5 inch lebih efektif karena kapasitas pompa lebih besar dari pompa dengan suction 3 inch dan suction 4 inch.Kata kunci : pompa, sentrifugal, suction
PERENCANAAN INSTALASI POMPA DARI FRESH WATER TANK KE HOT WATER TANK DENGAN KAPASITAS 600 LITER/MENIT Mochammad Sochib; Syamsul Hadi
Wahana Teknik Vol 4 No 1 (2015): Wahana Teknik
Publisher : Wahana Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (968.967 KB)

Abstract

PT. Sentana Adidaya Pratama bergerak di bidang produksi pupuk majemuk dengan kapasitas produksi setiap hari sebesar 700 MT. Proses produksi memerlukan beberapa bahan antara lain: Nitrogen (N), Rock Phosphat (RP), Kalium Chloride (KCl), dan Magnesite (MgO) yang kemudian dicampur menggunakan mix antara air dan steam (uap panas) di dalam sistem sebuah granulator drum. Pasokan air untuk proses tersebut memerlukan tangki penyimpanan dari fresh water tank ke hot water tank, sehingga diperlukan  alat transportasi yang bertujuan untuk memindahkan air tersebut melalui saluran tertutup. Hal tersebut membuat peneliti merasa perlu untuk merencanakan instalasi pompa yang efektif dan efisien.Langkah perencanaan instalasi pompa dengan kapasitas 600 liter/menit dilakukan dengan mempertimbangkan jenis pompa dan head pressure.Hasil penelitian menghasilkan kesimpulan: total head Instalasi sebesar  6,12717 meter, head pompa sebesar 6,73 meter, total panjang pipa: 15 meter, total elbow: 3 buah, kapasitas dari user: 600 liter/menit, dan temperature air sebesar 25 °C - 35 °C.Kata kunci: perencanaan, pompa, head pressure
PERENCANAAN DESAIN STRUKTUR PONDASI PADA RUMAH TINGGAL TYPE MEZZO 54 / 84 DI PERUMAHAN BELLA CASSA VILLAGE DAHANREJO GRESIK Akhmad Andi Saputra; Achmad Fatchul Arif
Wahana Teknik Vol 6 No 2 (2017): Wahana Teknik
Publisher : Wahana Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.036 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perancangan segmen pondasi (pembebanan dari dinding, atap) rumah sederhana tumbuh 1 lantai type 54/84; bentuk sambungan (joint) antar segmen dapat saling mengunci baik antar segmen sejenis maupun dengan segmen lain sehingga menjadi satu sistem struktur bangunan rumah tinggal sederhana tumbuh di Perumahan Bella Cassa Village; digunakannya hasil dari perencanaan segmen pondasi dapat diaplikasikan ke dalam perencanaan dan perancangan rumah tinggal sederhana tumbuh; metode pelaksanaan dapat digunakan dalam pembangunan rumah tinggal sederhana di Perumahan Bella Cassa Village yang menggunakan komponenMetode untuk perencanaan dan perancangan dalam penelitian ini yaitu dengan melakukan kajian dan coba-coba (trial and error) dengan berbagai alternatif dari berbagai sumber yang ada kemudian disimulasikan berupa gambar percobaan, dan dianalisis mengenai kekurangan dan kelebihan dari produk tersebut sampai didapatkan segmen yang optimal baik dalam bentuk maupun ukuran. Data yang digunakan dalam penelitian ini tentang inovasi pengembangan tentang perumahan di Indonesia, data tentang alternatif penggunaan bahan dan material dalam bangunan, data mengenai konsep pembangunan rumah secara bertahap. Sumber data diperoleh dari buku, literatur penunjang, media internet, dan pengamatan langsung mengenai kondisi perumahan. Proses analisis data dengan mengidentifikasi masalah yang ada, mengelompokkan, dan mengkaitkan antara masalah dalam tahapan-tahapan, kemudian menganalisa masalah dan mengambil suatu kesimpulan yang dapat ditransformasikan dalam konsep perencanaan dan perancangan di Perumahan Bella Cassa Village.Hasil yang dapat disimpulkan dari kegiatan perencanaan dan perancangan ini yaitu sebagai berikut: 1) bentuk balok persegi panjang dan dimensi 15 cm x 15 cm, dengan variasi panjang untuk segmen sloof, dan balok 45 cm, 60 cm, dan 90 cm, kolom 35, 60 cm dan 90 cm, menggunakan segmen balok yang ditambahkan dengan segmen spesial (dengan ukuran tertentu) pada sebagai penutup, dan dinding dengan tebal 12 cm, tinggi 30 cm, dan 45 cm dengan variasi panjang 15 cm, 30 cm, 45 cm, dan 60 cm.  2) sambungan menggunakan prinsip jantan dan betina (tounge and groove). 3) Beton K 225 digunakan pada dinding dengan tulangan berdiameter 12 mm, begel 6 mm dan  tegangan leleh 2400 kg/cm2. 4) Metode pelaksanaan menggunakan perakitan sesuai dengan skema urutan pekerjaan yang telah ditentukan.Kata kunci: perencanaan, desain, struktur, pondasi, perumahan
ANALISA KEKUATAN MEKANIK DARI PISAU DOBBY PADA MESIN TENUN Agus Setiyo Umartono; Agung Setiawan
Wahana Teknik Vol 2 No 1 (2013): Wahana Teknik
Publisher : Wahana Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2659.182 KB)

Abstract

Dalam dunia industri tekstil produktivitas yang tinggi adalah harapan dari semua industri, sedikit banyak terkait oleh keterbatasanketerbatasan yang disebabkan oleh tuntutan target produksi, namun dari segi kualitas harus tetap dijaga. Hal ini menuntut pihak produksi melakukan efisiensi (penyesuaian) dari segala aspek, khususnya pada proses produksi. Hal yang menjadi fokus perusahaan dalam melakukan efisiensi adalah dengan mengoptimalkan proses produksi, yaitu mengurangi pemborosan dan mengoptimalkan tooling-tooling pada mesin tenun dalam proses produksi.Untuk mencapai hal itu tentu harus didukung oleh sistem pemeliharaan mesin yang baik, banyak hal yang selalu menjadi permasalahan dan banyak juga masalah yang ada pada mesin tenun di PT. BEHAESTEX Gresik, prosentase kerusakan pada mesin tenun diantaranya : Plat box pecah prosentase kerusakannya 15 %, Pisau dobby aus prosentase kerusakannya 65 %, Jack lever putus prosentase kerusakannya 10 % .Penelitian ini dilakukan untuk mencari kekuatan mekanik dari pisau dobby pada mesin tenun. Dan melakukan pengumpulan data waktu analisa Hardness,strukturmicro, dan komposisi kimia. Hasil uji kekerasan (Hardness) terlihat perbedaan pada tiap – tiap material pisau dobby yang sesudah di quenching, adapun data Hardnesstersebut sebagai berikut : Hardness pisau dobby asli = 15,15HRC, Hardness pisau dobby after quenching udara = 41,66HRC, Hardness pisau dobby after quenching oli =47,64HRC, Hardness pisau dobby after quenching air = 57,35 HRC, HardnessLower Draw Hook= 23,19HRC.Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dengan meneliti Hardness, strukturmicro, komposisi kimia, maka didapatkan rancanganmaterial pengganti bisa menggunakan material AISI 1040 yang telah dilakukan proses Heat Treatment, untuk dijadikan acuan pelaksanaan program pemeliharaan mesin tenun di PT. BEHAESTEX Gresik.Kata kunci: Pisau dobby, Hardness, struktur micro
MODIFIKASI OUTLET COAL BUNKER DAN OUTLET COAL FEEDER UNTUK MENGATASI PLUGGING BATUBARA DI PLTU TANJUNG AWAR-AWAR TUBAN Dandy Nugroho; Sunarto
Wahana Teknik Vol 6 No 1 (2017): Wahana Teknik
Publisher : Wahana Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1436.49 KB)

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang pesat selalu diimbangi dengan tuntutan akan kebutuhan primer dan sekunder, sehingga konsumsi manusia akan sesuatu semakin kompleks mengingat kebutuhan manusia akan listrik semakin bertambah. PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai satu-satunya perusahaan penyedia energi listrik di indonesia dituntut untuk dapat menyediakan energi listrik yang murah dan handal.Kebutuhan energi listrik di Indonesia mengalami peningkatan yang sangat pesat ditandai dengan pertumbuhan industri yang terus meningkat, Permintaan konsumsi energi tersebut perlu disertai dengan pembangunan pusat-pusat listrik yang nantinya akan dikelola oleh swasta maupun pemerintah, proyek percepatan 10.000 MW  dan proyek 35.000 MW yang diadakan oleh pemerintah merupakan salah satu program usaha memenuhi kebutuhan energi tersebut, Salah satu proyek percepatan 10.000 MW adalah pembangunan PLTU Tanjung Awar-Awar yang terletak di Jl. Tanjung Awar-Awar Kecamatan  Jenu Kabupaten Tuban.PLTU Tanjung Awar-Awar dengan beban maksimal 2 x 350 MW pada bulan Februari 2014 memasuki fase Commercial on Date (COD) maka PLTU Tanjung Awar-awar perlu mengoperasikan unit dengan kehandalan dan kinerja yang memenuhi kontrak kinerja perusahaan. Saat ini PLTU Tanjung Awar-Awar memiliki 6 pulverizer system, dan masing masing pulverizer memiliki tanggungan beban 70 MW. Masing-masing pulverizer system terdiri dari beberapa peralatan utama diantaranya coal bunker, coal feeder dan coal mill.Permasalahan yang terjadi adalah seringnya terjadi plugging batubara. Plugging ini sering sekali terjadi pada outlet coal bunker, outlet coal feeder. Intensitas terjadinya plugging ini ± 4 kali setiap shift atau ± 4 kali dalam setiap 8 jam. Plugging batubara ini apabila tidak segera teratasi dalam 600 detik dapat menyebabkan coal mill trip dan unit derating. Saat ini pada masing-masing coal bunker terdapat dredging yang digunakan untuk mengatasi plugging batubara tersebut, tetapi adanya dredging ini kurang efektif.Berdasarkan hasil analisa, penyebab terjadinya plugging batubara adalah sistem dredging kurang optimal, dan kualitas batubara itu sendiri. Saat ini untuk mengatasi plugging batubara telah dilakukan berbagai cara diantaranya penambahan helper untuk memukul outlet coal bunker, modifikasi dredging, modifikasi inlet coal feeder dan pembuatan tombak plugging. Perbaikan untuk mengatasi plugging batubara tersebut juga dinilai kurang efektif karena plugging batubara tetap masih terjadi dan memunculkan permasalahan baru, yaitu menambah beban kerja operator, membahayakan keselamatan kerja operator dan pengeluaran biaya rutin untuk pembayaran helper plugging.Permasalahan inilah yang melandasi dilakukannya Modifikasi outlet coal bunker dan outlet coal feeder untuk mengatasi plugging batubara dan mencapai daya mampu terbaik PLTU Tanjung Awar-awar.Kata kunci : Coal Bunker, modifikasi, coal feeder
PEMANFAATAN HASIL ANALISA VIBRASI UNTUK MENDETEKSI TERLEPASNYA CINCIN MINYAK PELUMAS DALAM BANTALAN POMPA SENTRIFUGAL SEBUAH STUDI KASUS DI PERUSAHAAN PT. PGN SAKA (INDONESIA-PANGKAH) LIMITED Sunarto Sunarto; Abdullah Iskandar
Wahana Teknik Vol 5 No 1 (2016): Wahana Teknik
Publisher : Wahana Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1406.627 KB)

Abstract

Penggunaan bantalan pada mesin putar seprti pompa, compressor, mixer dan lainnya selalu digunakan dan dibutuhkan untuk menjalankan segala aktifitas proses produksi, salah satunya pada pompa sentrifugal produced water di PT.PGN SAKA Indonesia Pangkah Limited (SIPL).Pompa sentrifugal ini digunakan untuk memompa kembali air yang terbawa dalam proses produksi kembali ke sumur. Pengunaan bantalan pada pompa ini sangat membantu kerja berat yang dilakukan oleh pompa tersebut, sehingga memastikan kondisi bantalan selalu dalam kondisi sehat dan baik untuk digunakan sangat penting sekali. Peneliti akan mencoba melakukan strategi pemiliharaan yang tepat sehingga dapat mendeteksi kerusakan bantalan pada awal kerusakan. Penelitian ini memaparkan bagaimana suatu analisa getar dapat digunakan untuk mendeteksi sesuatu permasalahan pada bearing/bantalan pompa di awal,sSehingga kerusakan pompa secara keseluruhan dapat dihindari.Pada penelitian ini dipergunakan alat ukur getar atau vibrasi ATEX Zona seri 2 GX.Kata kunci: bantalan, pompa, sentrifugal 

Page 4 of 10 | Total Record : 98