cover
Contact Name
Dodi Faedlulloh
Contact Email
dodi.faedlulloh@fisip.unila.ac.id
Phone
satriaadhipradana2701@gma
Journal Mail Official
administrativa@fisip.unila.ac.id
Editorial Address
Gedung B Lantai 1 FISIP Universitas Lampung, Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro No.1, Gedong Meneng, Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35141
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Administrativa : Jurnal Birokrasi, Kebijakan dan Pelayanan Publik
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 27147673     DOI : https://doi.org/10.23960/administrativa
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Administrativa merupakan jurnal ilmiah periodik yang mengkaji pelbagai gagasan, diskursus dan praktik birokrasi, kebijakan dan pelayanan publik kontemporer dari multi-disipilin ilmu. Administrativa dikelola oleh Jurusan Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Lampung. Ruang lingkup Administrativa menyangkut problem-problem yang berkaitan dengan studi administrasi publik, khususnya dalam kajian birokrasi, kebijakan dan pelayanan publik, baik di tingkat lokal, nasional maupun internasional. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran/gagasan konseptual maupun ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang birorkasi, kebijakan dan pelayanan publik. Cakupan yang lebih luas adalah pengembangan studi administrasi, otonomi dan birokrasi daerah, aparatur sipil negara, desentralisasi, administrasi pembangunan, manajemen publik, pemberdayaan masyarakat dan ilmu sosial yang mencakup perkembangan isu-isu sosial dan konteks permasalahan publik.
Articles 136 Documents
Analisis Efektivitas Organisasi dalam Upaya Penanggulangan Bencana Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Bandar Lampung (Studi Pada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandar Lampung) Tiurma Mutiara; Nana Mulyana; Dewie Brima Atika
Jurnal Administrativa Vol 5 No 2 (2023): Administrativa: Jurnal Birokrasi, Kebijakan dan Pelayanan Publik
Publisher : Jurusan Ilmu Administrasi Publik FISIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/administrativa.v5i2.165

Abstract

The large number of COVID-19 cases in Indonesia requires the Government through the District Government to form a Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Bandar Lampung with the aim of suppressing or curbing the increase in cases of COVID-19 in the City of Bandar Lampung. The purpose of this study is to obtain a description of the effectiveness and identify supporting and hindering factors of the Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Bandar Lampung in efforts to deal with the COVID-19 disaster. The overall research results of the Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Bandar Lampung are quite effective in implementing efforts to combat the COVID-19 disaster. Then the supporting factor of the Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Bandar Lampung is the readiness of good human resources and the large number of members, while the hindering factor is the lack of community participation and the state of damaged facilities and infrastructure.
Efektivitas Kinerja Pemerintah Desa dalam Merealisasikan Program-program Pembangunan Desa (Studi Tentang Program Cetak Lahan Sawah di Desa Jiwa Baru Kecamatan Lubai Kabupaten Muara Enim) Kurota Akyuni Mawadda; Eko Budi Sulistio; Apandi Apandi
Jurnal Administrativa Vol 5 No 2 (2023): Administrativa: Jurnal Birokrasi, Kebijakan dan Pelayanan Publik
Publisher : Jurusan Ilmu Administrasi Publik FISIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/administrativa.v5i2.171

Abstract

The Rice Paddy Print Program is a village program arranged by the Jiwa Baru Village Government which aims to maximize the use of untouched land into productive land and also to turn Jiwa Baru Village as a rice-producing village in Lubai District. This study aims to describe the effectiveness of the Village Government's performance in realizing the village development programs through the implementation of the rice paddy printing program in Jiwa Baru Village, Lubai District, Muara Enim Regency. The type of research used in this study is a descriptive qualitative research. The data was collected by means of observations, interviews and documentation of informants who were directly involved in this activity. The result of this study indicates that the performance of the Jiwa Baru Village Government in implementing the rice paddy printing program has been run effectively in accordance with the performance effectiveness measurement criteria, namely the target approach where the performance effectiveness highly focuses on results. Apparently, the program output is quite good, as evidenced by the realization of the rice paddy print in Jiwa Baru Village, and so likely the program outcome which has also been good due to the increasing participation of the community and the conditions of fulfilled food needs for them, especially the increasing of rice production in Jiwa Baru Village. This Rice Paddy printing program offers a positive impact for the community, farmers and also the Jiwa Baru Village Government. However, this rice paddy printing program still has some problems in terms of providing facilities and infrastructures.
Komunikasi Stakeholder dalam Revitalisasi Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Lampung Utara (Studi Kasus Wisata Way Tebabeng) A. Fachrezi Adisa; Rahayu Sulistiowati; Susana Indriyati Caturiani
Jurnal Administrativa Vol 5 No 2 (2023): Administrativa: Jurnal Birokrasi, Kebijakan dan Pelayanan Publik
Publisher : Jurusan Ilmu Administrasi Publik FISIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/administrativa.v5i2.183

Abstract

Salah satu destinasi wisata yang sedang diangkat kembali oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara adalah Wisata Way Tebabeng yang sebelumnya mengalami degradasi, saat ini pemerintah setempat sudah mulai merevitalisasi untuk dijadikan wisata unggulan Namun dalam rencana menjadikan Wisata Way Tebabeng sebagai salah satu target PAD tidak mudah, karena sampai saat ini masih terhalang berbagai kendala infrastruktur jalan yang harus diperbaiki, belum adanya pembinaan POKDARWIS (Kelompok Sadar Wisata). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana komunikasi antar stakeholder dalam revitalisasi Wisata Way Tebabeng. Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tipe penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian diketahui bahwa komunikasi stakeholder belum optimal hal ini dilihat pada komunikasi sudah terbangun namun masih bersifat satu arah dan komunikasi terputus pada beberapa stakeholder. One of the tourist destinations that is being re-appointed by the Regional Government of North Lampung Regency is Way Tebabeng Tourism which previously experienced degradation, currently the local government has started to revitalize it to become a leading tourist attraction. Until now, there are still obstacles in the way of road infrastructure that must be repaired, there is no POKDARWIS (Tourism Awareness Group) development. The purpose of this study is to describe how the communication between stakeholders in the revitalization of Way Tebabeng Tourism. The type of research used in this research is descriptive research type with a qualitative approach. Data collection techniques in the form of interviews, observations, and documentation. The results of the study found that stakeholder communication was not optimal, this was seen in the communication that had been built but was still one-way and communication was interrupted for several stakeholders.
Good Environmental Governance dalam Pengelolaan Sampah di Kota Bandar Lampung Gandhi Purnomo Nugroho; Rahayu Sulistiowati; Susana Indriyati Caturiani
Jurnal Administrativa Vol 5 No 2 (2023): Administrativa: Jurnal Birokrasi, Kebijakan dan Pelayanan Publik
Publisher : Jurusan Ilmu Administrasi Publik FISIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/administrativa.v5i2.185

Abstract

Rubbish is consequence from activity human . volume generated waste by man will always increase consequence from pattern life man like industry and house stairs. Amount generation garbage in the city of Bandar Lampung on The place Disposal Final (TPA) Bakung , Bandar Lampung. Recorded reach 1000 tons of waste per day . management rubbish rated important To use resolve accumulation garbage in Bandar Lampung City . Study this aim see implementation and barriers to good environmental governance in management garbage in Bandar Lampung City, with based on the theory put forward by belbase with 7 indicators namely 1. Rules of Law ; 2.Participation and Representation ; 3.Access to Information ; 4.Transparency and Accountability ; 5.Decentralization; 6. Institutions and Institution ; 7.Access to get justice . Results from study this could seen effort Service environment live in the city of Bandar Lampung in management rubbish based on principles of good environmental governance, out of 7 principles the found implementation rule the law still not yet held with good because still many the violation that occurred . then on implementation institution outside government found very role good because with volunteer help government in Thing management trash .
Evaluasi Intensifikasi Pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan Perkotaan dalam Upaya Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kota Bandar Lampung pada Tahun 2021 Adelia Martina; Bambang Utoyo
Jurnal Administrativa Vol 5 No 2 (2023): Administrativa: Jurnal Birokrasi, Kebijakan dan Pelayanan Publik
Publisher : Jurusan Ilmu Administrasi Publik FISIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/administrativa.v5i2.188

Abstract

Intensifikasi pemungutan PBB-P2 di Kota Bandar Lampung yang diterapkan melalui beberapa hal seperti pembuatan aplikasi, pemberian diskon dan layanan lainnya belum mampu untuk membuat 20 kecamatan di Kota Bandar Lampung mencapai persentase 100% disetiap daerahnya yang dikarenakan sosialisasi yang dilakukan masih kurang maksimal dan mungkin kurang menarik para wajib pajak sehingga berpengaruh pada kesadaran sebagian wajib pajak yang masih menganggap pembayaran PBB-P2 bukanlah sebuah kewajiban.
Evaluasi Program Kartu Identitas Anak (KIA) di Kota Metro (Studi Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Metro) Ike Fitti Wardani; Dedy Hermawan; Ita Prihantika
Jurnal Administrativa Vol 5 No 2 (2023): Administrativa: Jurnal Birokrasi, Kebijakan dan Pelayanan Publik
Publisher : Jurusan Ilmu Administrasi Publik FISIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/administrativa.v5i2.196

Abstract

Implementation of the MCH program in Metro City has been going well, as evidenced by the achievement data on MCH ownership in 2022, only 1,411 children do not have MCH from the total number of children in Metro City aged 0-17 years less a day of 52,648 or means there are 51,237 children who already have MCH. This data also shows that the implementation of the MCH program in Metro City by the Disdukcapil of Metro City has passed the target set in the center, which is 45,629. However, related to the use of MCH in Metro City, it cannot be used optimally, such as MCH has not been made one of the mandatory requirements in school registration, MCH has also not been fully used in tourist attractions designated as one of the locations for MCH utilization or other benefits.
Analisis Disiplin Pegawai Negeri Sipil pada Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Lampung Ramvita Ramvita; Simon Sumanjoyo Hutagalung; Apandi Apandi
Jurnal Administrativa Vol 5 No 2 (2023): Administrativa: Jurnal Birokrasi, Kebijakan dan Pelayanan Publik
Publisher : Jurusan Ilmu Administrasi Publik FISIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/administrativa.v5i2.225

Abstract

Disiplin kerja merupakan modal yang penting yang harus dimiliki oleh Pegawai Negeri Sipil sebab menyangkut pemberian pelayanan kepada masyarakat. Penelitian ini berkonsentrasi pada manajemen sumber daya manusia dengan fokus pada bagaimana disiplin pegawai negeri sipil di BALITBANGDA Provinsi Lampung sebelum dan sesudah adanya perubahan aturan disiplin yang ditentukan oleh Peraturan Pemerintah. Penelitian ini dianalisis dengan teori disiplin menurut Singodimedjo, menggunakan pendekatan kualitatif dan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa disiplin pegawai tidak mengalami banyak perubahan. Walaupun aturan disiplin saat ini lebih ketat, namun pelaksanaannya di BALITBANGDA Provinsi Lampung masih belum maksimal. Terdapat 3 faktor yang diidentifikasi masih rendah dalam penegakkan disiplin yaitu kompensasi yang dinilai belum mencukupi, sosialisasi perubahan peraturan yang tidak merata tidak adanya aturan hukuman disiplin jam kerja, dan pemimpin yang tidak berani dalam mengambil keputusan. Saran dari penelitian ini adalah agar pimpinan BALITBANGDA Provinsi Lampung dapat mengambil inisiatif dengan membuat aturan yang lebih ketat tentang hukuman atau sanksi bagi pegawai yang melanggar peraturan jam kerja.
Komparasi Tata Kelola Pariwisata di Kabupaten Tanggamus (Studi pada Destinasi Wisata Air Terjun Way Lalaan dan Bukit Idaman) Saputri, Diana; Kagungan, Dian; Faedlulloh, Dodi
Jurnal Administrativa Vol 7 No 2 (2025): Administrativa: Jurnal Birokrasi, Kebijakan dan Pelayanan Publik
Publisher : Jurusan Ilmu Administrasi Publik FISIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/administrativa.v7i2.222

Abstract

The issueiof tourismigovernance in touristiattractions in Tanggamus Regency still needsimore attention. Soithat improvementsiand additional insightsiare needed for tourist attraction managers in organizing and managing tourist attractions. There are severalitourist attractions iniTanggamus Regencyithat areimanaged by the governmentiand privateisuch as theiWay Lalaan Waterfall tourist attraction managed by the Tourism Office and the Bukit Idamanitourist attraction managed by the private sector. Good governance can be measured through several factors namely, Positive culture Constructive communication and engaged communities, transparency and accountability, vision and leadership, acceptance in diversity (tolerance), developing knowledge, learning and sharing expertise, clear participant roles and responsibilities, clear operational structures and out-of-network processes This study aims to describe and analyze how tourism governance in two tourist attractions, namely Way Lalaan Waterfall and Bukit Idaman tourist attraction in Tanggamus Regency by comparing governance in two tourist attractions. The method used is a descriptive qualitative research method from data collection with interviews, observations, and documentation. The results of this study after comparing the two governances of the two tourist attractions were found that the results of tourism governance at the Way Lalaan Waterfall tourist attraction were better than the Bukit Idaman tourist attraction by referring to the 7 indicators used in this study. This is supported by stakeholders in the governance of the Way Lalaan Waterfall tourist attraction which is very complex because it consists of local governments, the private sector and also community elements. However, there is a shortcoming in one indicator in the tourism governance of Way Lalaan Waterfall, which is Transparent and accountable, namely in terms of budgeting funds must pass through many stakeholders.
EVALUASI PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA SEKTOR KONSTRUKSI DI BANDAR LAMPUNG Rani, Indah Mustika; Tresiana, Novita
Jurnal Administrativa Vol 7 No 2 (2025): Administrativa: Jurnal Birokrasi, Kebijakan dan Pelayanan Publik
Publisher : Jurusan Ilmu Administrasi Publik FISIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/administrativa.v7i2.230

Abstract

Kecelakaan kerja maupun penyakit yang diakibatkan oleh kerja adalah kejadian yang tidak diduga yang dapat menyebabkan cacat/luka. Salah satu upaya Pemerintah dalam mengontrol risiko akan terjadinya kecelakaan dan penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan khususnya industri konstruksi yaitu dengan mengelurakan Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 tentang SMK3. Urgensi adanya pelaksanaan SMK3 ini yaitu untuk menjamin keselamatan pekerja konstruksi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji tentang pelaksanaan SMK3 pada perusahaan-perusahaan konstruksi di Bandar Lampung antara lain: PT. Lematang Sukses Mandiri, PT. Sumber Makmur Adiprayoga, dan PT. Tiga Jaya Kencana dan untuk mengatahui berbagai kendala yang dijumpai dalam pelaksanaan SMK3. Penelitian ini bertipe deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa pelaksanaan SMK3 pada perusahan-perusahaan konstruksi di Bandar Lampung sudah cukup baik, hal ini dibuktikan oleh angka kecelakaan kerjayang cukup rendah. Tetapi masih terdapat hal-hal yang menghambat pelaksanaannya, yaitu pengawasan yang kurang dari pemerintah dan pihak perusahaan, latar belakang pendidikan, serta hambatan dari aspek lingkungan sekitar proyek seperti complaint warga dan mobilisasi alat berat. Untuk itu, perlu ditingkatkannya pengawasan di lokasi proyek, meningkatkan sosialisasi mengenai K3, dan memberikan CSR untuk warga yang terkena dampak dari sebuah proyek.
Analisis Pelaksanaan Pengembangan Sumberdaya Manusia Sebagai Upaya Pembangunan Zona Integritas Studi Kasus: Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Metro Yuliani, Putu; Kagungan, Dian; Utami, Anisa
Jurnal Administrativa Vol 7 No 1 (2025): Administrativa: Jurnal Birokrasi, Kebijakan dan Pelayanan Publik
Publisher : Jurusan Ilmu Administrasi Publik FISIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/administrativa.v7i1.232

Abstract

Pengembangan sumberdaya manusia merupakan proses persiapan seorang individu untuk mengemban tanggungjawab yang berbeda dalam sebuah unit kerja atau organisasi. Pelaksanaan pengembangan sumberdaya manusia di Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Metro didasarkan pada kurangnya jumlah sumberdaya manusia yang tersedia, jumlah pegawai yang ada di DPMPTSP Kota Metro sebanyak 36 orang, dan berdasarkan Dokumen Rencanan Kebutuhan Pegawai masih terdapat 23 jabatan yang mengalami kekosongan. Dalam menyikapi kondisi ini DPMPTSP Kota Metro melaksanakan strategi pengembangan sumberdaya manusia sebagai salah satu kunci dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas sumberdaya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pengembangan sumberdaya manusia di DPMPTSP Kota Metro serta mengidentifikasi terkait faktor penghambat dalam pelaksanaan pengembangan sumberdaya manusia di DPMPTSP Kota Metro. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan melihat proses dan hasil dari pelaksanaan pengembangan sumberdaya manusia, kemudian dianalisis dengan menggunakan indikator keberhasilan pengembangan sumberdaya manusia sesuai dengan PermenPan-RB Nomor 10 Tahun 2019 yang terdiri dari capacity building dan transfer knowledge. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan pengembangan sumberdaya manusia sebagai upaya pembangunan Zona Integritas di DPMPTSP Kota Metro dapat dikatakan cukup berhasil dengan adanya proses pelaksanaan peningkatan kapasitas (capacity building) melalui perekrutan calon pegawai dan proses berbagi pengetahuan (transfer knowledge) sebagai upaya pengembangan kompetensi pegawai melalui kegiatan Diklat, Pelatihan, dan BimTek. Faktor penghambat dalam pelaksanaan pengembangan sumberdaya manusia ini yaitu masih pasifnya DPMPTSP Kota Metro dalam mendukung kegiatan pengembangan kompetensi bagi para pegawai, dan kurangnya anggaran yang dimiliki oleh DPMPTSP Kota Metro untuk mengcover segala kegiatan termasuk kegiatan pengembangan sumberdaya manusia.

Page 11 of 14 | Total Record : 136