cover
Contact Name
Muhammad Luthfi Hamzah
Contact Email
muhammadluthfihamzah@gmail.com
Phone
+6282386056915
Journal Mail Official
ceej.yrpi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Amanah, Kec. Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau - Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ)
ISSN : 27159868     EISSN : 27159752     DOI : -
CEEJ is a journal for the development and application of science and technology that includes publication of the results of community service activities, models or concepts or their implementation in the context of increasing community participation in development, community empowerment or the implementation of community service. The scope and focus of this journal covers Human development, education and national competitiveness, Poverty alleviation based on local resources, Management of Wisdom and Rural Areas, Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and MSMEs, Development of environmental technology, Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony. The CEEJ Journal is published twice a year, every January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,692 Documents
Analisis Implementasi Prinsip Good Governance Dalam Pengelolaan Dana Bos Sebagai Upaya Peningkatan Akuntabilitas Publik (Studi Kasus: SD Negeri 2 Samuda, Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan) Muhammad Andri; Muhammad Aldy Hidayatullah
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i4.11065

Abstract

Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) merupakan aspek penting dalam mendukung kualitas pendidikan, namun dalam praktiknya masih menghadapi berbagai permasalahan terkait transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip good governance dalam pengelolaan Dana BOS, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta menilai kontribusinya terhadap peningkatan akuntabilitas publik di SD Negeri 2 Samuda, Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, bendahara BOS, serta komite sekolah sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi prinsip good governance telah dilaksanakan melalui aspek transparansi, akuntabilitas, partisipasi, serta efektivitas dan efisiensi, namun belum sepenuhnya optimal. Transparansi masih terbatas pada lingkup internal sekolah, partisipasi masyarakat belum aktif, serta terdapat kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya pemahaman regulasi, dan sistem administrasi yang belum optimal. Meskipun demikian, implementasi prinsip good governance memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan akuntabilitas publik.
Pengaruh Komite Audit, Kualitas Audit, Intellectual Capital, Dan Solvabilitas Terhadap Opini Audit Going Concern Pada Perusahaan Sub Pertanian Yang Terdaftar Di BEI Tahun 2019-2023 Natasya Natasya; Agnes Marcella Leonardi; Happy Happy; Hottua Samosir; Elfina Okto Posmaida Damanik
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i4.11069

Abstract

Tujuan penelitian ini yakni untuk melakukan analisis serta mengetahui pengaruh Komite Audit, Kualitas Audit, Intellectual Capital, serta Solvabilitas pada Opini Audit Going Concern pada korporasi sub pertanian yang ada di BEI tahun 2019-2023. Metode kajian ini ialah metode kuantitatif, populasinya ialah perusahaan sub sektor pertanian yang ada di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2023 sekitar 24 perusahaan serta mendapatkan sampel sebanyak 100. Hasil penelitian kajian memperlihatkan bahwasanya komite audit tidak punya pengaruh pada Opini Audit Going Concern. Kualitas Audit tidak punya dampak pada Opini Audit Going Concern. Intellectual Capital tidak punya pengaruh pada Opini Audit Going Concern. Solvabilitas punya pengaruh positif signifikan terhadap Opini Audit Going Concern. Komite Audit, Kualitas Audit, Intellectual Capital serta Solvabilitas memiliki pengaruh Opini Audit Going Concern.
Strategi Pengelolaan Sumber Daya Manusia Global untuk Mendukung CSR Berkelanjutan di Perusahaan Delta Air Lines Siti Rhinka Pransisca; Teguh Akbar; Triyana Dinanti; Robert Tua Barasa
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/xzw6s279

Abstract

Studi ini melakukan tinjauan literatur sistematis kualitatif (SLR) terhadap 28 jurnal peer-review yang diterbitkan dari tahun 2021 hingga 2026, yang meneliti strategi Manajemen Sumber Daya Manusia Internasional (IHRM) yang digunakan untuk mempromosikan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) yang berkelanjutan di Delta Air Lines. Analisis menemukan empat strategi utama: (1) Manajemen ekspatriat untuk usaha patungan (JV) SkyTeam; (2) Pengembangan sumber daya manusia global melalui "perjalanan skala-pertama" yang menghasilkan tingkat keberhasilan 95% pada penilaian kinerja dan peningkatan 18 poin pada eNPS; (3) Manajemen SDM Hijau untuk mencapai target SAF 10% pada tahun 2030; dan (4) Teknologi "SCI-FI" SkyTeam Hub 2.0 yang dimungkinkan oleh AI SDM. Emisi Boeing 787 turun sebesar 7% setiap tahun, yang menyebabkan tingkat retensi karyawan sebesar 92%, 20.882 karyawan menjadi sukarelawan, dan donasi sebesar $38 juta pada tahun 2023. Namun, karena SAF (Sustainable Aviation Fuel) tidak selalu tersedia, target harus diubah dari net-zero pada tahun 2050 menjadi net-zero pada tahun 2026. Res Dynasty (2025) hanya menebak bagaimana IHRM (Integrated Human Resources Management) dan CSR (Corporate Social Responsibility) mengubah cara orang berpikir tentang perusahaan multinasional, tetapi hasilnya menunjukkan bahwa mereka salah. Mereka juga mengubah model fleksibel yang berfungsi untuk pasar penerbangan global.
Managing Risks Emerging In AI-Based Claims Verification: The Role Of Enterprise Risk Management And Risk Governance In Health Insurance Operations Franciska Natalia; Franciskus Antonius
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ttvq7h93

Abstract

The digital transformation of the health insurance industry, particularly through the implementation of Artificial Intelligence (AI) in claims verification processes, has enhanced operational efficiency while simultaneously introducing new, complex, and technology-driven risks. This study aims to identify the risks emerging from AI implementation, evaluate the application of Enterprise Risk Management (ERM), analyze key risk factors, and examine the role of risk governance in overseeing AI-based claims verification processes. This research adopts a qualitative case study approach focusing on a health insurance company in Indonesia that has implemented AI in cashless claims services. Data were collected through document analysis, process observation, semi-structured interviews involving the three lines of defense, and literature review. The analysis was conducted using thematic analysis, supported by the ISO 31000 ERM framework and the Three Lines Model for risk governance. The findings indicate that the implementation of AI in datafication, verification, and claim settlement significantly improves operational efficiency in processing large volumes of claims. However, it also introduces new risks, including data dependency risk, model risk, algorithmic bias, and systemic risk amplification. Furthermore, the current ERM implementation remains general and has not fully incorporated AI-specific risks. Although a risk governance structure has been established, its effectiveness in overseeing technology-driven risks remains limited. This study concludes that AI implementation not only transforms operational processes but also fundamentally reshapes the organization’s risk profile. Therefore, strengthening ERM and risk governance through more adaptive, integrated, and technology-oriented approaches is essential to effectively manage emerging AI-related risks.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Mahasiswa S1 Menggunakan Pinjaman Online di Yogyakarta Valentina Cesaria Febriani; Abdul Moin
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/j05w3w30

Abstract

Penelitian ini berjudul “Faktor-Faktor yang Memengaruhi Mahasiswa Menggunakan Pinjaman Online di Yogyakarta”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan pinjaman online di kalangan mahasiswa yang berpotensi menimbulkan berbagai risiko finansial. Permasalahan penelitian berfokus pada pengaruh literasi keuangan, gaya hidup konsumtif, kemudahan akses teknologi, dan lingkungan sosial terhadap keputusan mahasiswa dalam menggunakan pinjaman online. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji secara empiris pengaruh variabel-variabel tersebut terhadap keterjeratan atau keputusan penggunaan pinjaman online. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 130 mahasiswa yang memenuhi kriteria penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup konsumtif, kemudahan akses teknologi, dan lingkungan sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan penggunaan pinjaman online, sedangkan literasi keuangan tidak berpengaruh signifikan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menambahkan variabel lain yang relevan, memperluas cakupan wilayah penelitian, serta menggunakan pendekatan metodologis yang berbeda agar diperoleh hasil yang lebih komprehensif.
Pengaruh E-Service Quality dan Word of Mouth Terhadap Keputusan Pengguna Transportasi Online Maxim (Studi Kasus di Kota Gorontalo) Anggraini Lasahido; Hapsawati Taan; Yulinda L. Ismail
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/jvrdqh46

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1). Mengetahui pengaruh e-service quality terhadap keputusan pengguna, (2) Mengetahui pengaruh word of mouth terhadap keputusan pengguna, (3) Menganalisis pengaruh e-service quality dan word of mouth secara simultan terhadap keputusan pengguna pengaruh e-service quality dan word of mouth terhadap keputusan pengguna. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 96 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda serta diuji melalui uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-service quality dan word of mouth berpengaruh signifikan terhadap keputusan pengguna, baik secara parsial maupun simultan. Variabel e-service quality memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan word of mouth. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas layanan digital seperti keandalan sistem, keamanan, kemudahan penggunaan, dan responsivitas menjadi faktor utama dalam menentukan keputusan pengguna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas layanan elektronik dan pengelolaan komunikasi positif dapat meningkatkan keputusan pengguna dalam menggunakan layanan transportasi online Maxim.
Pengaruh Peranan Akuntabilitas, Transparansi dan Pengawasan Terhadap Kinerja Anggaran pada PT. PLN (Persero) UP3 Kupang Agnes Kidi Beda Mudamakin; Tiffany Natalia Petronela Gah
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/fghf2039

Abstract

Pengelolaan keuangan yang baik merupakan salah satu fondasi utama keberhasilan operasional perusahaan, termasuk badan usaha milik negara (BUMN) seperti PT. PLN (Persero). Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kupang sebagai salah satu unit operasional PLN di wilayah Nusa Tenggara Timur memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan realisasi anggaran berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. Kinerja anggaran yang optimal tidak terlepas dari penerapan prinsip-prinsip tata kelola yang baik, di antaranya akuntabilitas, transparansi, dan pengawasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh akuntabilitas, transparansi, dan pengawasan terhadap kinerja anggaran pada PT. PLN (Persero) UP3 Kupang, baik secara parsial maupun simultan. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan 45 responden sebagai sampel penelitian. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner, dan analisis data dilakukan dengan bantuan program SPSS 31. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja anggaran (Sig. 0,003 < 0,05), begitu pula transparansi (Sig. 0,014 < 0,05) dan pengawasan (Sig. 0,001 < 0,05). Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja anggaran (Sig. 0,001 < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan pengawasan secara bersama-sama berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kinerja anggaran di lingkungan PT. PLN (Persero) UP3 Kupang.
Analisis Kinerja Keuangan dalam Hubungannya dengan Return Saham pada Perusahaan Sektor Food and Beverage yang Terdaftar di BEI Tahun 2023-2024 Tiffany Natalia Petronela Gah; Agnes Kidi Beda Mudamakin
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/1z90n538

Abstract

Perusahaan sektor industri food and beverage menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan industri pengolahan nonmigas di Indonesia, dengan kontribusi yang signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Menghadapi dinamika pasar dan persaingan bisnis yang kian ketat, penting bagi perusahaan dalam sektor food and beverage untuk menunjukkan kinerja keuangan yang kuat dan efisien agar tetap menarik bagi investor. Kinerja keuangan perusahaan tercermin dari rasio-rasio keuangan seperti rasio solvabilitas dan rasio profitabilitas yang terdiri dari ROA, ROE, DAR, dan DER diyakini memiliki keterkaitan erat dengan return saham yang diterima investor. Penelitian ini penting untuk memahami bagaimana pengukuran kinerja keuangan dapat mencerminkan kondisi fundamental perusahaan dan potensinya dalam hubungannya dengan return saham. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif, dengan ruang lingkup khusus pada perusahaan sektor food and beverage yang terdaftar di BEI selama dua tahun berturut-turut. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id). Teknik analisis data dilakukan dengan mengukur rasio keuangan yaitu DAR, DER ,ROA dan ROE, untuk menilai kinerja keuangan masing-masing perusahaan dalam hubungannya dengan return saham. Kinerja keuangan selama tahun 2023-2024 yang di ukur dengan rasio solvabilitas yang terdiri dari DAR sebanyak 7 perusahaan yang memenuhi standar industri dan DER sebanyak 11 perusahaan yang memenuhi standar industri. Rasio profitabilitas terdiri dari ROA sebanyak 1 perusahaan yang memenuhi standar industri dan ROE sebanyak 1 perusahaan yang memenuhi standar industri. Berdasarkan signaling theory perusahaan yang memenuhi standar industri akan memberikan sinyal positif bagi investor yang akan tercermin dari permintaan saham.
Pengembangan Bisnis Payment Gateway dengan Metode Payment by Hand Hasfa Latifa; Tantri Yanuar Rahmat Syah; Muhammad Dhafi Iskandar; Edi Hamdi
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/q9rpnh07

Abstract

Kemudahan dalam bertransaksi merupakan keinginan para pengguna layanan financial technology. Perencanaan bisnis ini menawarkan sebuah layanan kemudahan dalam bertransaksi menggunakan teknologi biometrik berupa payment by hand. Hand Solution tidak hanya menawarkan kemudahan dalam bertransaksi menggunakan teknologi biometrik, namun juga menawarkan layanan transaksi pembayaran dengan biaya administrasi yang rendah hingga 0 rupiah. Payment by hand menyajikan analisis IFE dengan nilai 3,28 dan nilai analisis EFE sebesar 3,37. Kekuatan bersaing yang dimiliki oleh payment by hand berdasarkan hasil analisis dari Porters 5 Forces dengan nilai 2,34. Hasil penilaian strategic plan berdasarkan analisis IE matrix berada pada posisi sel I yang menandakan bahwa perusahaan harus melakukan strategi yang tepat untuk menjalankan usahanya melalui strategi intensif berupa pengembangan pasar dan pengembangan produk. Berdasarkan porter’s generic strategy, PT Hand Solution memilih strategi differentiation karena memiliki strategi menggarap pasar pada industry financial technology tersebut berupa inovasi produk dengan menggunakan teknologi biometrik yang belum ada pada metode pembayaran lainnya. Marketing plan yang digunakan oleh PT Hand Solution berfokus pada B2B dan B2C untuk menyediakan payment gateaway. Operational plan yang digunakan oleh PT Hand Solution adalah dengan desain UI/UX yang menarik serta responsif dan mudah digunakan oleh pengguna. Human capital plan yang digunakan oleh PT Hand Solution berfokus pada service excellent dengan pelayanan yang cepat tanggap. Financial plan yang digunakan oleh PT Hand Solution adalah dengan mempertimbangkan biaya-biaya yang dibutuhkan selama menjalankan operasional perusahaan. Manajemen risiko dari PT Hand meggunakan ISO 31000:2018.
The Challenge of Human Resource Management Toward Industrial Revolution 4.0 for Manufacturing Sector in Indonesia: Literature Study Nadya Jasmine Rahmadani
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/jpfcp056

Abstract

The Industrial Revolution 4.0 has significantly transformed the business landscape through the integration of digital technologies, automation, artificial intelligence and big data, posing substantial challenges for human resource management (HRM), particularly in the manufacturing sector in Indonesia. This article aims to analyze the key challenges faced by HRM in adapting to the demands of Industry 4.0 and to identify strategic responses required to enhance organizational competitiveness. Using a qualitative descriptive approach based on a review of relevant literature, policy documents, and industry reports, the study examines issues such as the digital skills gap, workforce reskilling and upskilling, changes in employment relationships, organizational culture transformation, and the readiness of HR systems to support digitalization. The findings indicate that many manufacturing sector organizations in Indonesia face limitations in human capital quality, unequal access to technology, and resistance to change, which hinder effective implementation of Industry 4.0 initiatives. Therefore, HRM is required to play a more strategic role by developing agile talent management, continuous learning systems, and adaptive leadership. This study concludes that the success of Indonesia’s private sector in the era of Industrial Revolution 4.0 largely depends on the ability of human resource management to proactively manage technological change while maintaining employee engagement and productivity.

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 5 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 4 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 3 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 2 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 1 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 6 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 5 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 4 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 3 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 1 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 1 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 3 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 2 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2021): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 3 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 2 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 1 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 1 No. 2 (2020): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 1 No. 1 (2020): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) More Issue