cover
Contact Name
Muhammad Luthfi Hamzah
Contact Email
muhammadluthfihamzah@gmail.com
Phone
+6282386056915
Journal Mail Official
ceej.yrpi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Amanah, Kec. Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau - Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ)
ISSN : 27159868     EISSN : 27159752     DOI : -
CEEJ is a journal for the development and application of science and technology that includes publication of the results of community service activities, models or concepts or their implementation in the context of increasing community participation in development, community empowerment or the implementation of community service. The scope and focus of this journal covers Human development, education and national competitiveness, Poverty alleviation based on local resources, Management of Wisdom and Rural Areas, Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and MSMEs, Development of environmental technology, Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony. The CEEJ Journal is published twice a year, every January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,692 Documents
Pengaruh Persepsi Harga, Kualitas Layanan, dan Lokasi Terhadap Minat Pembelian Ulang Melalui Keputusan Konsumen Menggunakan Jasa Layanan Pengiriman Muatan Kontainer Berpendingin padaPT. Rahayu Perdana Trans Kota Ambon Intan Fadila Senduk; Rahayu Lestari
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/k41h4p94

Abstract

Penelitian untuk menganalisis pengaruh persepsi harga, kualitas Layanan dan lokasi terhadap minat pembelian ulang melalui Keputusan konsumen menggunakan jasa layanan pengiriman Muatan kontainer berpendingin pada PT. Rahayu Perdana Trans Kota Ambon. Sebanyak 95 orang konsumen PT. Rahayu Perdana Trans Kota Ambon diambil menjadi sampel dengan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan pengolahan data menggunakan Structural Equation Modelling (SEM). Hasil penelitian menunjukan persepsi harga, kualitas layanan dan lokasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat pembelian ulang melalui keputusan konsumen menggunakna jasa layanan pengiriman muatan kontainer berpendingin pada PT. Rahaayu Perdana Trans Kota Ambon.
Brand Positioning sebagai Hasil Ko-Kreasi Digital: Bagaimana Generasi Z Indonesia Membentuk Makna Lokal Produk Global Studi pada Adidas Samba Mawaddatan Warahma; Sarah Nabila Fauziyyah; Alwan Adiyasa
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/3svhzt69

Abstract

Penelitian ini menunjukkan bahwa positioning produk global pada era digital tidak lagi sepenuhnya dibentuk oleh perusahaan, melainkan juga berkembang melalui aktivitas dan cara konsumen memaknai produk di media sosial. Dalam konteks Adidas Samba di Indonesia, Generasi Z tidak hanya berperan sebagai pengguna produk, tetapi juga turut membentuk makna dan positioning produk sesuai dengan identitas, budaya, dan gaya hidup mereka. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, positioning Adidas Samba di Indonesia telah bergeser dari sepatu olahraga menjadi bagian dari gaya hidup dan identitas fashion Generasi Z. Perubahan tersebut berkembang secara organik melalui aktivitas pengguna di media sosial seperti TikTok dan Instagram, bukan semata-mata melalui kampanye perusahaan. Kedua, media sosial memiliki peran penting dalam membentuk makna produk melalui konten styling, review, unboxing, serta penggunaan hashtag yang membangun cara baru dalam memahami produk tersebut. Ketiga, munculnya adaptasi lokal seperti konten hijabers outfit dan Samba Sumatra bermotif ulos menunjukkan bahwa konsumen Indonesia turut menciptakan makna baru terhadap produk global. Kondisi ini menjadikan Adidas Samba memiliki positioning yang khas dalam konteks budaya dan media sosial di Indonesia.
Analisis Pengaruh Kompetensi, Kompensasi dan Lingkungan Kerja Terhadap Pengembangan Pegawai dan Dampaknya pada Kinerja Pegawai Pusdiklat Pegawai Kemendikbud Mukaromah Mukaromah; Suharyono Suharyono
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/wdys3612

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur dan menganalisis pengaruh kompetensi, kompensasi dan lingkungan kerja terhadap pengembangan pegawai dan dampaknya pada kinerja pegawai. Sampel penelitian sebanyak 100 PNS Pusdiklat Pegawai Kemendikbud. Analisis data dilakukan dengan model persamaan struktural (Structural Equation Modeling — SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi, kompensasi dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengembangan pegawai dan berdampak positif pada kinerja pegawai.
Pengaruh Budaya Organisasi, Gaya Kepemimpinan, dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai melalui Motivasi Pegawai sebagai Variabel Intervening pada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu-RI (DKPP-RI) Sa'adillah Muqsit; I Made Adnyana
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/f6pwvh06

Abstract

Penilitan ini dilakukan untuk menganalisis Pengaruh Budaya Organisasi, Gaya Kepemimpinan, dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Melalui Motivasi Pegawai. penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif Deskriptif, sampel yang digunakan sebanyak 130 porang Pegawai di DKPP RI. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan kuesioner tertutup dengan skala interval 1 sampai 5. Teknik analisis data menggunakan SmartPLS 3. Temuan dalam penelitian ini adalah Budaya Organisasi dan Gaya Kepemimpinan tidak berpengaruh secara langsung terhadap Kinerja. Kepuasan Kerja berpengaruh positif signivikan terhadap kinerja. Motivasi secara langsung berpengaruh positif signifikan. Budaya organisasi, Gaya Kepemimpinan, Kapuasan Kerja secara tidak langsung berpengaruh Positif Signifikan melalui Motivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai.
Analisis Kinerja Keuangan Daerah dalam Mendukung Pelaksanaan Otonomi Daerah di Kabupaten-Kota Regional Kalimantan Tahun 2014-2021 Ainaya Al Fatihah; Handry Imansyah; Saifudin Saifudin; Muzdalifah Muzdalifah; Anshar Nur
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/wpdr1j26

Abstract

Salah satu tolak ukur keberhasilan otonomi daerah dapat dilihat dari kemampuan keuangan daerah. Sehingga dapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bangaimana pelaksanaan otonomi daerah serta ketergantungan keuangan pemerintah daerah terhadap pemerintah pusat sebagai di Kabupaten-Kota Regional Kalimantan tahun 2014-2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode penelitian analisis rasio kemandirian, rasio otonomi fiscal, rasio indeks kemampuan rutin dan rasio ketergantungan. Dengan menggunakan data sekunder berupa laporan realisasi anggaran yang diperoleh dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia yang di publish dari tahun 2014 sampai dengan tahun 2021 meliputi 56 Kabupaten-Kota di Regional Kalimantan. Hasil analisis Rasio Kemandirian di Kabupaten-Kota Regional Kalimantan dari tahun 2014-2021 secara keseluruhan dinyatakan rendah atau belum mandiri. Rasio Otonomi Fiskal di nyatakan rendah. Rasio Indeks Kemampuan Rutin juga masih dikatakan rendah. Sedangkan untuk Rasio Ketergantungan di nyatakan tinggi.
Analisis Penggunaan Dana Bantuan Sosial Keagamaan Melalui Aplikasi Sipanggar Baja di Provinsi Bengkulu Muhammad Taufieq Tamsie; Adityo Pratikno Ramadhan; Gushevinalti Gushevinalti
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/rnykyf40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan dana bantuan sosial keagamaan melalui aplikasi Sipanggar Baja di Provinsi Bengkulu sebagai bentuk inovasi kebijakan publik berbasis digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aplikasi Sipanggar Baja mampu meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, khususnya dalam aspek transparansi, akuntabilitas, efektivitas, dan efisiensi pelayanan publik. Sistem ini telah mengintegrasikan proses pengajuan, verifikasi, hingga penyaluran bantuan secara sistematis dan terdokumentasi, sehingga mempermudah pengelolaan data serta meningkatkan keterbukaan informasi kepada masyarakat. Kebijakan ini juga sejalan dengan prinsip good governance karena mampu mengatasi berbagai permasalahan pada sistem manual, seperti lambatnya proses, kurangnya transparansi, dan tingginya potensi kesalahan administrasi. Namun demikian, implementasi aplikasi Sipanggar Baja belum berjalan optimal akibat beberapa kendala, antara lain rendahnya literasi digital masyarakat, keterbatasan akses dan kualitas jaringan internet, serta kesulitan teknis dalam penggunaan aplikasi. Selain itu, masih ditemukan permasalahan pada aspek sistem, seperti gangguan teknis, tampilan antarmuka yang kurang ramah pengguna, serta fitur informasi dan notifikasi yang belum optimal. Temuan penelitian juga menunjukkan adanya kesenjangan antara tujuan kebijakan dan realitas di lapangan akibat belum meratanya kesiapan masyarakat dan infrastruktur pendukung. Meskipun demikian, respons masyarakat terhadap aplikasi ini cenderung positif, terutama dalam hal kemudahan akses, efisiensi waktu, dan peningkatan transparansi. Oleh karena itu, optimalisasi implementasi aplikasi Sipanggar Baja memerlukan perbaikan berkelanjutan dari aspek teknologi, kebijakan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Implementasi Kebijakan Sistem PEDe PPD (Pengendalian dan Evaluasi Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah) di Provinsi Bengkulu Ulfa Azzahra; Adityo Pratikno Ramadhan; Gushevinalti Gushevinalti
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/eyp9t756

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Sistem PEDe PPD (Pengendalian dan Evaluasi Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah) di Provinsi Bengkulu serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Sistem PEDe PPD merupakan inovasi berbasis e-government yang dikembangkan untuk meningkatkan efektivitas pengendalian dan evaluasi dokumen perencanaan pembangunan daerah secara terintegrasi serta mendorong peningkatan akuntabilitas kinerja perangkat daerah. Namun, dalam implementasinya masih ditemukan permasalahan, khususnya terkait ketidakkonsistenan ketepatan waktu pelaporan antar perangkat daerah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap informan yang berasal dari Bapperida Provinsi Bengkulu serta enam perangkat daerah sebagai lokus penelitian. Analisis data mengacu pada model implementasi kebijakan George C. Edward III yang meliputi aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Sistem PEDe PPD belum berjalan merata. Dari aspek komunikasi, masih terdapat perbedaan pemahaman pelaksana terhadap tujuan dan mekanisme sistem. Dari aspek sumber daya, kendala utama terletak pada keterbatasan kompetensi teknis, ketidakmerataan kemampuan operator, serta adanya pergantian admin. Dari aspek disposisi, komitmen dan konsistensi pelaksana masih bervariasi antar perangkat daerah. Sementara itu, dari aspek struktur birokrasi, koordinasi dan pembagian tugas masih harus disempurnakan. Faktor pendukung implementasi meliputi ketersediaan sistem digital yang terintegrasi, dukungan regulasi, serta peran Bapperida sebagai pengampu kebijakan. Adapun faktor penghambat utama adalah keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya pemahaman teknis, serta kurangnya koordinasi antar perangkat daerah. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas aparatur, penguatan koordinasi, serta perbaikan mekanisme pendampingan guna menyempurnakan implementasi Sistem PEDe PPD di Provinsi Bengkulu secara berkelanjutan.
Analisis Kebijakan Identitas Kependudukan Digital di Provinsi Bengkulu Iqbal Tawakkal; Adityo Pratikno Ramadhan; Gushevinalti Gushevinalti
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/9mkeed77

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Provinsi Bengkulu serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya tingkat penggunaannya. IKD merupakan inovasi pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital sebagai bagian dari implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Meskipun bertujuan meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan publik, tingkat aktivasi IKD di Provinsi Bengkulu masih rendah, yaitu sekitar 5,1% dari total wajib KTP pada tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, operator layanan IKD, masyarakat pengguna dan non-pengguna, serta instansi terkait yang berpotensi terintegrasi, yaitu BPJS. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman serta tahapan analisis kebijakan William N. Dunn yang mencakup perumusan masalah, peramalan, rekomendasi kebijakan, pemantauan, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya penggunaan IKD dipengaruhi oleh kurangnya sosialisasi, rendahnya literasi digital, keterbatasan akses perangkat dan internet, serta kendala teknis aplikasi. Selain itu, persepsi masyarakat yang masih mengutamakan penggunaan dokumen fisik juga menjadi hambatan dalam penggunaan IKD. Dari sisi kelembagaan, pemanfaatan IKD dalam layanan publik, termasuk pada layanan BPJS, masih dalam proses pengembangan dan penerapan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sosialisasi dan edukasi, penguatan infrastruktur digital, penyederhanaan aplikasi, serta integrasi IKD dengan layanan publik untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan efektivitas kebijakan.
The Influence of Overconfidence Bias on Stock Investment Decisions Erie Irianti; Said Kelana Asnawi; Ramdany Ramdany
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/dk6a1c55

Abstract

This study concludes that stock trading activity, stock investment risk, and stock diversification have positive effects on stock investment decisions. First, stock trading activity positively influences stock investment decisions, indicating that the higher the intensity of trading activities carried out by investors, the greater their tendency to make stock investment decisions. This phenomenon reflects investors’ active involvement in the capital market, driven by overconfidence bias and the ease of access to information through digital platforms such as Stockbit. However, the magnitude of this influence is relatively small, suggesting that the increase in investment decisions reflects the quantity rather than the quality of decisions. Second, stock investment risk has a positive influence and is identified as the most dominant factor affecting stock investment decisions. This finding indicates that investors’ awareness of risk encourages them to conduct more in-depth evaluations before investing. Risk is no longer perceived as a barrier, but rather as a driver of more cautious, rational, and well-planned investment decision-making. Third, stock diversification positively affects stock investment decisions. Investors who are more rational and well-educated tend to understand the importance of portfolio risk diversification, making them more confident and strategic in making investment decisions. Overall, the findings indicate that stock trading activity, stock investment risk, and stock diversification simultaneously have positive effects on stock investment decisions, with stock investment risk being the most dominant factor. These findings support heuristic theory, which states that investors rely on practical rules and self-confidence in decision-making. However, in the context of modern investors using digital platforms such as Stockbit, investment behavior tends to be more rational and analysis-based.
Strategi Digital Marketing Melalui Media Sosial Untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM   Sofyan Abas; Eko Wahyu Widayat; Siti Nurhayati; Ansri Jayanti
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/z1gygw82

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM melalui strategi digital marketing berbasis media sosial. Permasalahan utama adalah keterbatasan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan platform digital untuk pemasaran. Metode yang digunakan adalah pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pretest dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terkait strategi konten, pemasaran digital, dan interaksi pelanggan. Program ini berhasil meningkatkan kemampuan UMKM dalam memanfaatkan media sosial secara efektif sehingga berdampak pada peningkatan daya saing dan jangkauan pasar.

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 5 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 4 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 3 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 2 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 1 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 6 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 5 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 4 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 3 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 1 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 1 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 3 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 2 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2021): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 3 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 2 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 1 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 1 No. 2 (2020): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 1 No. 1 (2020): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) More Issue