cover
Contact Name
Muhammad Luthfi Hamzah
Contact Email
muhammadluthfihamzah@gmail.com
Phone
+6282386056915
Journal Mail Official
ceej.yrpi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Amanah, Kec. Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau - Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ)
ISSN : 27159868     EISSN : 27159752     DOI : -
CEEJ is a journal for the development and application of science and technology that includes publication of the results of community service activities, models or concepts or their implementation in the context of increasing community participation in development, community empowerment or the implementation of community service. The scope and focus of this journal covers Human development, education and national competitiveness, Poverty alleviation based on local resources, Management of Wisdom and Rural Areas, Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and MSMEs, Development of environmental technology, Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony. The CEEJ Journal is published twice a year, every January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 879 Documents
Dampak Kecerdasan Emosional, Kemampuan Beradaptasi Dan Motivasi Kerja Terhadap Stres Kerja Karyawan Gen Z Di Wilayah Surakarta Pawestri, Lailly Yuli; Wajdi, Muhammad Farid
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9745

Abstract

Studi ini dimaksudkan guna mengkaji keterkaitan kecerdasan emosional, kemampuan beradaptasi, dan motivasi kerja terhadap stres kerja karyawan Generasi Z di wilayah Surakarta. Penelitian ini dilandasi oleh teori Emotional Intelligence (Goleman), teori Adaptasi (Schneiders), serta hierarki kebutuhan Maslow, yang menekankan peran kompetensi emosional, fleksibilitas perilaku, dan dorongan motivasional dalam memengaruhi respons stres individu di lingkungan kerja modern. Pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory digunakan dalam penelitian ini, melalui pengujian hipotesis dengan serangkaian uji asumsi klasik serta analisis regresi linier berganda. Populasi studi meliputi karyawan Gen Z yang bekerja di wilayah Surakarta, sedangkan penentuan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria usia, domisili, dan status pekerjaan. Sebanyak 100 responden berpartisipasi dalam penelitian ini melalui pengisian kuesioner berskala Likert. Kajian mengungkapkan bahwasannya kecerdasan emosional memberikan efek signifikan terhadap stres kerja mencapai angka signifikansi 0,008 (< 0,05), sehingga H1 diterima. Kemampuan beradaptasi juga berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,039 (< 0,05), maka H2 diterima. Sebaliknya, motivasi kerja tidak berefek signifikan terhadap stres kerja dengan nilai signifikansi 0,749 (> 0,05), sehingga H3 ditolak. Secara simultan, ketiga variabel independen terbukti berpengaruh signifikan terhadap stres kerja dengan nilai signifikansi < 0,001, sebagaimana terlihat dari uji F. Nilai Adjusted R² diangka 0,273 mengindikasikan bahwasannya 27,3% variasi stres kerja dapat dipahami melalui kecerdasan emosional, kemampuan beradaptasi, dan motivasi kerja, sementara ketidaksesuaian yang tersisa berasal dari elemen-elemen yang tidak tercakup dalam model. Studi membuktikan bahwasannya sensitivitas emosional dan tuntutan adaptasi yang tinggi merupakan faktor dominan yang memengaruhi tingkat stres pada karyawan Gen Z di lingkungan kerja yang dinamis.
Nasi Tutug Oncom Sebagai Ikon Kuliner Tasikmalaya: Analisis Potensi dan Strategi Pengembangan Pariwisata Kuliner Melalui Systematic Literature Review Panggabean, Arthanami Nauli; Wisand, Rania Cundamanik; Sias, Rycho Nur Nirbita; Suharto, ⁠Bambang
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9747

Abstract

Latar Belakang: Warisan kuliner lokal memainkan peran penting dalam pengembangan pariwisata daerah dan pembentukan identitas budaya. Nasi Tutug Oncom, hidangan tradisional dari Tasikmalaya, Jawa Barat, memiliki karakteristik unik yang berpotensi menjadi ikon kuliner, namun masih relatif belum dikenal oleh khalayak luas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi Nasi Tutug Oncom sebagai produk unggulan kuliner dalam pengembangan pariwisata gastronomi Tasikmalaya dan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi transformasinya menjadi ikon kuliner daerah. Metode: Penelitian ini menggunakan metodologi Systematic Literature Review (SLR) mengikuti pedoman PRISMA. Literatur dicari secara sistematis dari jurnal terindeks Scopus dan database Google Scholar periode 2014-2024, dengan fokus pada pengembangan pariwisata kuliner, branding makanan lokal, dan warisan gastronomi. Sebanyak [X] artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan pendekatan sintesis tematik. Hasil: Analisis mengidentifikasi empat tema utama: (1) karakteristik unik Nasi Tutug Oncom yang mendukung potensi ikoniknya, (2) faktor keberhasilan produk kuliner lokal dalam pengembangan pariwisata, (3) tantangan dalam mempromosikan makanan tradisional yang kurang dikenal, dan (4) kerangka strategis untuk branding kuliner. Temuan kunci menunjukkan bahwa autentisitas, narasi budaya, pemasaran strategis, dan kolaborasi pemangku kepentingan merupakan faktor kritis dalam mentransformasi hidangan lokal menjadi ikon regional. Kesimpulan: Nasi Tutug Oncom menunjukkan potensi signifikan sebagai ikon kuliner Tasikmalaya melalui metode penyajian yang unik, signifikansi budaya, dan profil rasa yang autentik. Namun, strategi promosi sistematis, peningkatan aksesibilitas, dan pengembangan pariwisata terintegrasi sangat penting untuk mencapai tujuan ini.
Maintaining The Role Of Loyalty During Transitions: Mediating Job Satisfaction In The Relationship Between Career Development And Turnover Intention In The Natural Gas Industry Muttaqien, Rizal; Rahmayanti, Rima
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9764

Abstract

This study aims to analyze the influence of career development on turnover intention with job satisfaction as a mediating variable among employees of PT Perusahaan Gas Negara Tbk. SOR II. The background of this study is based on the increasing employee turnover intention which is correlated with limited access to managerial training, strict promotion processes, and low perceptions of fairness in career development after the company merger. This study uses a quantitative approach with a descriptive verification design. Data collection techniques were carried out through questionnaires and interviews with 88 permanent respondents. The results of the analysis indicate that career development has a direct and significant effect on job satisfaction, and simultaneously influences turnover intention, both directly and indirectly. Job satisfaction is proven to be a significant mediator in the relationship between career development and turnover intention, strengthening the strategic role of this variable in managing human resource retention. These findings emphasize the importance of establishing a fair, measurable, and transparent career development system to increase job satisfaction and reduce employee turnover intention. This study provides an empirical contribution to the literature on human resource management in the energy sector, particularly in the context of the national natural gas industry which is still rarely studied in depth.
Mengelola Otentisitas di Tengah Regulasi: Strategi Adaptasi Pariwisata Gastronomi Terhadap Kebijakan Pembangunan Daerah Sias, Rycho Nur Nirbita; Fazrin, Farah Azirinda; Abdillah, Muhammad Rizki; Reindrawati, Dian Yulie; ‘Aini, Tazkia Qurrota
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9774

Abstract

Wisata gastronomi telah menjadi instrumen vital bagi pembangunan ekonomi daerah; namun, implementasi kebijakan dan standardisasi pembangunan fisik seringkali berbenturan dengan nilai-nilai tradisional setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi adaptasi para pemangku kepentingan wisata gastronomi dalam merespons tekanan kebijakan publik dan modernisasi. Dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian kepustakaan, penelitian ini mengkaji berbagai kasus di Indonesia, seperti Yogyakarta, Palu, dan Manggarai, melalui perspektif teori autentisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para pemangku kepentingan beradaptasi melalui tiga dimensi utama: (1) Keaslian Objektif, dengan menjaga kemurnian bahan di tengah peraturan kebersihan yang ketat; (2) Keaslian Konstruktif, dengan membangun narasi dan simbol yang selaras dengan pencitraan kota; dan (3) Keaslian Eksistensial, dengan menciptakan pengalaman partisipatif yang melibatkan wisatawan secara emosional. Kesimpulannya, keberhasilan wisata gastronomi tidak hanya bergantung pada infrastruktur tetapi juga pada keseimbangan antara regulasi pemerintah dan pelestarian identitas lokal untuk memastikan keberlanjutan budaya dan manfaat ekonomi yang adil.
Pengaruh Work Family Konflik Kecerdasan Emosional terhadap Komitmen Organisasi di Mediasi Kepuasan Kerja pada Karyawan Perempuan PT. Maja Ruang Delapan Cluster Bali Pradyandari, Dwi Ayu Putri; Komalasari, Yeyen; Adinegara, Gusti Ngurah Joko; Trimurthi, Christimulia Purnama
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9777

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Work-Family Conflict dan Kecerdasan Emosional terhadap Komitmen Organisasi dengan Kepuasan Kerja sebagai variabel mediasi pada karyawan perempuan yang sudah menikah di PT Maja Ruang Delapan Cluster Bali. Penelitian dilakukan pada tahun 2025 di Kabupaten Badung, Bali, menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas dan analisis SEM-PLS. Seluruh populasi sebanyak 52 karyawan dijadikan sampel melalui teknik sensus. Data diperoleh dari kuesioner, wawancara, observasi, serta dokumen organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Work-Family Conflict dan Kecerdasan Emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Namun, Work-Family Conflict tidak berpengaruh signifikan terhadap Komitmen Organisasi. Sebaliknya, Kecerdasan Emosional dan Kepuasan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Komitmen Organisasi. Kepuasan Kerja terbukti memediasi secara penuh hubungan antara Work-Family Conflict dan Komitmen Organisasi, serta memediasi sebagian hubungan antara Kecerdasan Emosional dan Komitmen Organisasi. Temuan ini menegaskan pentingnya kecerdasan emosional dan kepuasan kerja dalam meningkatkan komitmen karyawan perempuan di industri hospitality.
Prediksi Work–Life Balance, Beban Kerja, dan Burnout terhadap Kepuasan Kerja pada Dokter Internship di Bali Agussalim, Vanessa Nicole; Effendy, Varrel Geary; Kosasih, Rogerio Andrez; Ningrum, Ratri Prasetya; Bernarto, Innocentius
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9784

Abstract

Pendahuluan: Kepuasan kerja dokter internship merupakan aspek penting dalam menjaga kinerja dan kualitas pelayanan kesehatan. Faktor psikososial seperti work–life balance (WLB), beban kerja, serta burnout diduga berperan penting dalam memengaruhi tingkat kepuasan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh WLB, beban kerja, dan burnout terhadap kepuasan kerja dokter internship di Bali. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional yang dilakukan pada Agustus–November 2025. Populasi meliputi seluruh dokter internship yang bertugas pada fasilitas jejaring di Provinsi Bali dengan sampel yang diperoleh melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan secara daring menggunakan kuesioner Work–Life Balance Scale, Maslach Burnout Inventory (MBI), Quantitative Workload Inventory (QWI), dan Minnesota Satisfaction Questionnaire (MSQ). Analisis data mencakup uji korelasi dan regresi linear berganda dengan nilai signifikansi p<0,05. Hasil: Sebanyak 184 responden dilibatkan dalam penelitian ini. Rata-rata usia responden adalah 24,27±0,575 tahun, dengan mayoritas perempuan (63,6%) dan sedang berada di wahana rumah sakit swasta (92,4%). WLB menunjukkan korelasi positif sangat kuat terhadap kepuasan kerja (r=0,838; p<0,001), sementara beban kerja (r=–0,765), burnout (r=–0,828), depersonalization (r=–0,796), dan personal achievement (r=–0,737) berkorelasi negatif signifikan (p<0,001). Analisis multivariat menunjukkan bahwa WLB, burnout, dan depersonalization merupakan prediktor yang signifikan terhadap kepuasan kerja. Kesimpulan: Work–life balance meningkatkan kepuasan kerja, sedangkan burnout dan depersonalization sebaliknya, sehingga upaya memperbaiki keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan individu dan mencegah burnout penting untuk mendukung kesejahteraan dan mutu layanan oleh dokter internship.
Falsafah Hidup “Tallu Lolona A’pa’ Tauninna” Dalam Mewujudkan Ensiklik Laudato Si’ Art 137-162 Di Paroki Kristus Imam Agung Abadi Sangalla’ Ma’dika, Meldayani; Krismiyanto, Alfonsus; Hatmoko, Tomas Lastari
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9785

Abstract

The Tallu lolona a'pa' tauninna philosophy has long shaped the ecological awareness of the Torajan people. However, the influence of globalization and modernization has caused a shift in values that has eroded respect for these ecological principles. The Catholic Church, especially the Parish of Christ the Eternal Archpriest of Sangalla', needs to examine its role in reintegrating these noble values in order to awaken the ecological spirituality of the people as mandated in Laudato Si'. This research aims to describe the meaning and values of the Tallu lolona a'pa' tauninna philosophy of life, identify the values of the encyclical Laudato Si' integral ecology art 137-162 and analyze the relevance of the Laudato Si' encyclical in the implementation of the Tallu lolona a'pa' tauninna philosophy of life. This type of research is qualitative research, with an ethnographic approach. Data collection was carried out using interviews, observation and documentation methods. In-depth interviews were conducted with four informants. Observations are made at each data collection, as is documentation collected from relevant data. The data collected is then processed using an interactive analysis model as stated by Miles and Huberman. Data validity was carried out using triangulation techniques. The findings of this research reveal how the Toraja people's philosophy of life, Tallu lolona a'pa' tauninna, is manifested in the praxis of the encyclical Laudato Si' in Sangalla' Parish. The implementation of these values can be seen in the tradition of harvest thanksgiving which is held once a year after the harvest as a form of respect for nature and gratitude for God's grace. Apart from that, efforts to preserve the environment in Sangalla' Parish are also starting to be carried out in stages as a form of concern for preserving and protecting nature. This initiative is in line with the call in the encyclical Laudato Si' which emphasizes the importance of caring for the environment and paying attention to the sustainability of other living creatures, including pets.
Revitalisasi Nilai-nilai Budaya Nagekeo Melalui Dialohg Antar Generasi di Pulau Flores Mere, Klemens
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9786

Abstract

Intergenerational dialogue is increasingly recognized as a key pathway for sustaining local cultural values amid rapid social change. This literature review explores strategies for revitalizing Nagekeo cultural values in Flores through structured dialogue between elders and youth. Drawing on studies from 2020 onward, the review identifies that cultural revitalization becomes more meaningful when dialogue is grounded in living traditions—such as oral narratives, customary rituals, local language practices, and communal work ethics—while also allowing younger generations to reinterpret these values in contemporary forms. Effective intergenerational dialogue is not merely cultural transmission, but a reciprocal learning process that strengthens cultural identity, empathy, and social cohesion. The review also highlights persistent challenges, including weakening family-based cultural communication, the marginalization of local culture in formal education, and the influence of globalized lifestyles that may distance youth from local traditions. Overall, revitalization in Nagekeo requires sustainable partnerships among families, schools, traditional leaders, and cultural actors so that cultural values can remain relevant, lived, and adaptive in the daily lives of younger generations.
Integrasi Dialog Budaya dalam Pendidikan untuk Menanamkan Nilai Keberagaman Budaya Nagekeo Mere, Klemens
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9787

Abstract

Cultural diversity is a vital foundation of Indonesian social life, yet it must be continuously nurtured through education so it becomes a lived value rather than a slogan. This literature review examines how cultural dialogue can be integrated into educational practices to instill respect for cultural diversity, specifically within the context of Nagekeo. Synthesizing studies published from 2020 onward, the review highlights key forms of integration such as dialogic pedagogy in the classroom, contextual learning grounded in local wisdom, intercultural projects, and active collaboration with families and traditional cultural actors. The reviewed literature consistently shows that cultural dialogue is most effective when designed as an interactive, reflective process that invites students to share experiences, negotiate meanings, and learn from differences. In Nagekeo, cultural dialogue can be strengthened through local narratives, customary rituals, language practices, and communal traditions that connect school learning with everyday cultural realities. However, implementation faces challenges including limited teacher capacity to facilitate intercultural dialogue, the marginal position of local culture in formal curricula, and the risk of superficial cultural activities without deep reflection. The review concludes that sustainable integration requires curriculum alignment, teacher training, and long-term partnerships between schools and the Nagekeo community to make cultural diversity education authentic and transformative.
Peran Pemberdayaan Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Desa Liliboi Pattiruhu, Jozef Richy; Pentury, Gerrit Mathias; Leuhery, Ferdy
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9788

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Liliboi. Pemberdayaan SDM dilakukan melalui pelatihan teknis, peningkatan literasi keuangan, penguatan kelembagaan ekonomi, serta penerapan teknologi tepat guna dalam pengolahan hasil laut dan pertanian. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, serta analisis hasil pelaksanaan PKM. Hasil menunjukkan bahwa pemberdayaan SDM berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kemampuan produksi, pembentukan kelompok usaha, peningkatan pendapatan masyarakat, serta perluasan akses pasar melalui digital marketing. Penerapan teknologi seperti mesin pengasapan modern, vacuum sealer, serta diversifikasi produk meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat. Disimpulkan bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan faktor kunci dalam mewujudkan kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan.

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 5 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 4 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 3 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 2 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 1 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 3 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 1 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 1 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 3 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 2 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2021): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 3 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 2 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 1 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 1 No. 2 (2020): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 1 No. 1 (2020): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) More Issue