cover
Contact Name
Jhon Wardie
Contact Email
jwardie@agb.upr.ac.id
Phone
+6281347216545
Journal Mail Official
jurnal-JSEA@agb.upr.ac.id
Editorial Address
Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Palangka Raya, Indonesia Gedung L, Kampus UPR Komplek Tunjung Nyaho Jalan Yos Sudarso, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Indonesia
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
J-SEA (Journal Socio Economic Agricultural)
ISSN : 16934784     EISSN : 27163318     DOI : -
Journal Socio Economics Agricultural (J-SEA) fokus pada naskah hasil penelitian, kajian pustaka, kajian buku, gagasan dan opini ilmiah bidang Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis dengan berbagai perkembangannya secara menyeluruh.
Articles 154 Documents
Analisis Sikap Konsumen Dalam Keputusan Pembelian Daging Sapi Pada Pasar Tradisional Di Kota Palangka Raya Sitohang, Tamada; Sunaryati, Revi; Erlina, Yuni; Yuliana, Tri; Nopembereni, Eti Dewi
J-SEA (JOURNAL SOCIO ECONOMIC AGRICULTURAL) Vol. 19 No. 2 (2024): Agustus 2024 (Journal Socio Economics Agricultural)
Publisher : Program Studi Agribisnis Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jsea.v19i2.19141

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap konsumen terhadap atribut daging sapi di Pasar tradisional Kota Palangka Raya serta untuk mengetahui proses keputusan pembelian daging sapi pada Pasar Tradisional Kota Palangka Raya. Untuk mengetahui sikap konsumen menggunakan analisis Multiatribut Fishbein dan untuk mengetahui proses keputusan pembelian konsumen menggunakan analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa sikap konsumen dalam keputusan pembelian daging sapi di Pasar Tradisional Kota Palangka Raya secara keseluruhan adalah positif dengan nilai sikap 137,62. Hal ini menunjukan bahwa secara umum konsumen memiliki pandangan positif terhadap produk daging sapi di Pasar tradisional. Atribut kesegaran mendapat perhatian tinggi dari konsumen dengan kategori sangat positif dimana dengan nilai 20,78. Atribut tekstur (18,44), pelayanan (18,15) dan warna (18,05) masuk dalam kategori yang positif sedangkan atribut lokasi (15,38), harga (15,01) dan atribut kebersihan (14,87) masuk pada kategori netral. Proses pengambilan keputusan pembelian daging sapi di Pasar tradisional dimulai dengan tahap pengenalan kebutuhan mengenai motivasi mengkonsumsi daging sapi, pada tahap ini sebanyak 57% konsumen memilih mengkonsumsi daging sapi dengan alasan sebagai pelengkap menu makanan. Sumber informasi terbanyak yang diperoleh konsumen pada tahap pencarian informasi adalah dari diri sendiri yaitu sebanyak 53 %. Pada tahap evaluasi alternatif, pertimbangan konsumen dalam membeli daging sapi di Pasar tradisional adalah atribut fisik daging sapi yaitu sebanyak 45%. Pada tahap keputusan pembelian sebanyak 77% melakukan pembelian secara terencana. Pada tahap pasca pembelian sebanyak 100% konsumen menyatakan puas terhadap pembelian daging sapi di Pasar tradisional, frekuensi pembelian paling banyak adalah sekali sebulan dengan persentase 33%.
Analisis Pendapatan Dan Efisiensi Usaha Pengelolaan Kotoran Ayam Menjadi Pupuk Organik Pada Peternakan Citra Di Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah Naga, Alib Biswanto Putranda Nur; Prajawahyudo, Tri; Anggreini, Trisna; Barbara, Betrixia; Yamani, Ahmad Zaki
J-SEA (JOURNAL SOCIO ECONOMIC AGRICULTURAL) Vol. 20 No. 1 (2025): Februari 2025 (Journal Socio Economic Agricultural)
Publisher : Program Studi Agribisnis Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jsea.v20i1.19545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis pengelolaan kotoran ayam menjadi pupuk organik; (2) Menganalisis pendapatan dari pengelolaan kotoran ayam menjadi pupuk organik; dan (3) Menganalisis efisiensi usaha atau nisbah pendapatan dari pengelolaan kotoran ayam menjadi pupuk organik di Peternakan Citra Kelurahan Tangkiling Km. 48, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif khususnya pada metode analisis data. Hasil penelitian menunjukan bahwa, (1) Pengelolaan kotoran ayam menjadi pupuk organik pada Peternakan Citra dilakukan bersamaan dengan proses pemeliharaan ayam broiler dengan menebar sekam, menaburkan kapur dan menyemprotkan EM4 (Effective Microorganism 4) sebagai dekomposer yang dapat mempercepat penguraian kotoran ayam menjadi pupuk kompos sehingga pada akhir periode pemeliharaan ayam broiler, pupuk kompos akan dikumpulkan dan siap untuk dijual; (2)Pendapatan yang diperoleh dari hasil usaha pengelolaan kotoran ayam menjadi pupuk organik pada Peternakan Citra yaitu sebesar Rp. 2.421.222,00; dan (3) Efisiensi usaha yang diperoleh dari pengelolaan kotoran ayam menjadi pupuk organik pada Peternakan Citra sebesar 1,58 dimana usaha ini dapat dikatakan efisien.
Analisis Konsumsi Pangan Rumah Tangga Dengan Pola Beragam, Bergizi, Seimbang Dan Aman (B2sa) Di Desa Garung Kabupaten Pulang Pisau Febriani, Cinka; Maleha, Maleha; Prajawahyudo, Tri; Masliani, Masliani; Pordamantra, Pordamantra
J-SEA (JOURNAL SOCIO ECONOMIC AGRICULTURAL) Vol. 20 No. 1 (2025): Februari 2025 (Journal Socio Economic Agricultural)
Publisher : Program Studi Agribisnis Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jsea.v20i1.19546

Abstract

Konsep pola konsumsi pangan Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) adalah perbaikan dari konsep 4 Sehat 5 Sempurna. Konsep ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas konsumsi pangan masyarakat dalam mendukung kemajuan negeri khususnya menyongsong era Indonesia Emas tahun 2045 supaya menghasilkan sumber daya manusia yang kuat, baik secara fisik maupun non-fisik dalam persaingan mutu kerja secara global. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis keanekaragaman pola konsumsi pangan rumah tangga di Desa Garung, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau sebagai salah satu desa penerima bantuan program B2SA untuk membantu dalam menunjang ketahanan pangan rumah tangga penduduk desa. Penelitian ini bersifat kuantitatif, menggunakan metode observasional analitik dan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian yang diperoleh melalui teknik simple random sampling sebanyak 76 Kepala Keluarga (KK) dari total populasi 377 KK. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner wawancara yang mengacu pada panduan FAO dan FANTA. Hasil analisis menunjukkan tingkat keanekaragaman pangan yang tinggi dengan skor HDDS sebesar 7,2. Akan tetapi, pola konsumsi rumah tangga belum dapat dikatakan seutuhnya menerapkan standar B2SA yang ideal karena tingkat konsumsi yang berlebih pada golongan GGL (gula, garam dan lemak) dengan sumber pemenuhan pangan jenis ultra proses. Temuan ini mengindikasikan bahwa perlu adanya upaya lebih lanjut untuk meningkatkan keanekaragaman konsumsi pangan agar pemenuhan gizi yang berkualitas melalui ketahanan pangan lokal dapat terpenuhi dengan baik.
Analisis Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Beras Sphp (Stabilisasi Pasokan Dan Harga Pangan) Di Kantor Perum Bulog Kalimantan Tengah Ginting, Nicea Lorenta Br; Erlina, Yuni; Anggreini, Trisna
J-SEA (JOURNAL SOCIO ECONOMIC AGRICULTURAL) Vol. 20 No. 1 (2025): Februari 2025 (Journal Socio Economic Agricultural)
Publisher : Program Studi Agribisnis Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jsea.v20i1.19547

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan beras SPHP di Kantor PERUM BULOG Kalimantan Tengah. Objek penelitian adalah konsumen yang membeli Beras SPHP, dengan jumlah responden sebanyak 44 orang. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif, menggunakan regresi linear berganda dengan alat bantu SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien variabel Harga Beras Medium di Pasar (X2) dan variabel Jumlah Anggota Keluarga (X4) berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan beras SPHP, kemudian variabel Harga Beras SPHP (X1), variabel Pendapatan Rumah Tangga (X3), dan variabel Selera Konsumen (X5) berpengaruh negatif. Maka dapat disimpulkan bahwa koefisien positif akan meningkatkan permintaan beras SPHP. Dengan demikian PERUM BULOG perlu menjaga ketersediaan beras, peningkatan kualitas beras, dan kestabilan harga beras di BULOG, supaya mampu menjangkau konsumen yang membutuhkan serta mampu bersaing dengan beras medium di pasar. Selain itu perlu penambahan bantuan dan subsidi bagi konsumen yang berpenghasilan rendah.
Analisis Pendapatan Petani Padi Sawah Di Desa Pepas Kecamatan Montallat Kabupaten Barito Utara Izhanoor, Hajirul; Masliani, Masliani; Yamani, Ahmad Zaki
J-SEA (JOURNAL SOCIO ECONOMIC AGRICULTURAL) Vol. 20 No. 1 (2025): Februari 2025 (Journal Socio Economic Agricultural)
Publisher : Program Studi Agribisnis Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jsea.v20i1.19548

Abstract

Pembangunan pertanian di Indonesia terus mengalami metamorphosis mencari pola yang efisien untuk mencapai tujuan utamanya, yaitu kesejahteraan pertanian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran umum usahatani padi sawah di Desa Pepas Kecamatan Montallat dan untuk mengetahui pendapatan usahatani padi sawah di Desa Pepas. Metode penelitian ini menggunakan metode dekstiptif kuantitatif untuk mendeskripsikan bagaimana gambaran umum usahatani padi sawah dan analisis pendapatan untuk menghitung pendapatan usahatani padi sawah di Desa Pepas Kecamatan Montallat. Data yang digunakan meliputi data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa biaya produksi berpengaruh terhadap pendapatan petani dalam pengelolaan usahatani. Jumlah rata-rata penerimaan yaitu sebesar Rp. 13.413.333/Ha dalam satu kali musim tanam, lebih besar dari jumlah biaya yang dikeluarkandalam satu kali musim tanam yaitu sebesar Rp.4.901.399/Ha dan rata-rata pendapatan yang diterima yaitu sebesar Rp. 8.511.934/Ha. Nilai efisiensi atau R/C Ratio sebesar 2,6 atau sama dengan R/C Ratio > 1 yang artinya usahatani padi sawah di Desa Pepas layak untuk diusahakan dan menguntungkan, jadi setiap Rp.1 yang dikeluarkan menghasilkan penerimaan sebesar Rp. 2,8.
Kajian Menjaga Potensi Pertanian: Studi Tentang Keterlibatan Generasi Muda Dalam Pertanian Tanaman Pangan Di Desa Senakin Kabupaten Landak Zakaria, Bagus; Sudrajat, Jajat; Fitrianti, Wanti
J-SEA (JOURNAL SOCIO ECONOMIC AGRICULTURAL) Vol. 20 No. 1 (2025): Februari 2025 (Journal Socio Economic Agricultural)
Publisher : Program Studi Agribisnis Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jsea.v20i1.19549

Abstract

Regenerasi petani di Indonesia, khususnya di Desa Senakin, mengalami kendala karena minimnya keahlian dan pengalaman generasi muda dalam pertanian. Desa Senakin, yang memiliki komoditas unggulan padi sawah, menghadapi kesulitan dalam mendapatkan tenaga kerja, sehingga banyak petani beralih ke perkebunan kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk menggali kontribusi dan persepsi generasi muda terhadap pertanian tanaman pangan di sekitar perkebunan kelapa sawit. Metode yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif deskriptif, dengan sampel 78 generasi muda berusia 15-35 tahun yang tidak bersekolah dan memiliki orang tua petani. Hasil menunjukkan kontribusi generasi muda terhadap pertanian tanaman pangan rendah, hanya 1,73% dari total waktu kerja, meskipun 19% menunjukkan minat tinggi untuk menjadi petani. Persepsi positif terhadap pertanian tidak memengaruhi keputusan mereka untuk terlibat, dengan faktor-faktor seperti kepemilikan lahan, status pernikahan, dan keahlian bertani berperan penting dalam keputusan tersebut.
Analisis Tata Kelola Bumdes Tanjung Intan Di Desa Sungai Kupah Kabupaten Kubu Raya Lutfiatunnisa, Lutfiatunnisa; Yurisinthae, Erlinda; Aritonang, Marisi
J-SEA (JOURNAL SOCIO ECONOMIC AGRICULTURAL) Vol. 20 No. 1 (2025): Februari 2025 (Journal Socio Economic Agricultural)
Publisher : Program Studi Agribisnis Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jsea.v20i1.19550

Abstract

Pendirian BUMDes oleh pemerintah merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan desa mandiri dan mengelola perekonomian desanya. Hal ini tertuang dalam Pasal 117 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang menyatakan bahwa pengelolaan desa sebagai suatu badan hukum yang didirikan oleh dan/atau bersama-sama dengan desa untuk keperluan pemanfaatan aset dan pengembangan penanaman modal perusahaan (BUMDes).Memberikan produktivitas dan jasa serta jenis usaha lainnya untuk kepentingan masyarakat desa. Aspek penting yang harus diperhatikan oleh pemerintah desa dan BUMDes dalam menciptakan layanan BUMDes yang berkualitas adalah penerapan prinsip tata kelola yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh prinsip legitimasi (rule of law), partisipasi, akuntabilitas, dan transparansi terhadap pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tanjung Intan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa BUMDes Tanjung Intan belum maksimal dalam mencapai tata kelola yang baik. Berdasarkan tingkat perkembangannya, BUMDes Tanjung Intan termasuk dalam kategori BUMDes berkembang. Hal ini ditandai dengan karena sifat operasional yang dilakukan oleh BUMDes, potensi pertanian di desa masih dieksploitasi secara terbatas
Analisis Faktor Penyebab Resiliensi Petani Padi Menghadapi Perubahan Iklim Di Desa Krendetan Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo Prakoso, Ove Anom; Mulyani, Altri; Situmorang, Sawitania Christiany D.U Boru
J-SEA (JOURNAL SOCIO ECONOMIC AGRICULTURAL) Vol. 20 No. 1 (2025): Februari 2025 (Journal Socio Economic Agricultural)
Publisher : Program Studi Agribisnis Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jsea.v20i1.19551

Abstract

Pertanian padi di Indonesia sudah berjalan dengan cukup baik namun akhir-akhir ini mulai muncul perubahan iklim yang dapat mengganggu dan membahayakan pertanian padi. Penurunan intensitas hari hujan pada musim penghujan, suhu global yang semakin panas, dan adanya indikasi mundurnya musim penghujan merupakan dampak dari perubahan iklim yang mulai dirasakan dan mengancam petani. Upaya mengatasi perubahan iklim yang dihadapi petani tersebut, maka dibutuhkan resiliensi yang baik untuk menghadapi ancaman tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat resiliensi petani padi dan faktor yang mempengaruhi tingkat resiliensi petani padi di Desa Krendetan Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan teknik sampling yang digunakan ialah simple random sampling. Subjek yang diteliti yaitu petani padi sebanyak 61 responden. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret – April 2024. Analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi liniear berganda dan analisis tingkat resiliensi menggunakan CD-RISC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani padi di Desa Krendetan resilien terhadap perubahan iklim dengan Tingkat resiliensi sebesar 84,68. Nilai tersebut mengindikasikan adanya resiliensi yang tinggi pada petani padi di Desa Krendetan Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo. Faktor yang mempengaruhi resiliensi petani padi di Desa Krendetan Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo yaitu tingkat optimisme, kompetensi petani, orang lain yang dianggap penting, kapasitas sumber daya pertanian, dan teknologi pertanian.
Pengaruh Pengadaan, Operasi Pasar Dan Jenis Beras Oleh Perum Bulog Dalam Menjaga Stabilitas Harga Amila, Amila; Erlina, Yuni; Masliani, Masliani
J-SEA (Journal Socio Economic Agricultural) Vol. 20 No. 2 (2025): Agustus 2025 (Journal Socio Economic Agricultural)
Publisher : Program Studi Agribisnis Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/j-sea.v20i2.20498

Abstract

Perum Bulog berkewenangan secara khusus dalam menjaga stabilitas harga beras, serta memastikan tersedianya pasokan beras di masyarakat melalui pengadaan beras serta operasi pasar dengan menyediakan beras premium dan medium. Penelitian ini dilakukan di Perum Bulog Kanwil Kalimantan Tengah. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengadaan, operasi pasar, dan jenis beras secara parsial dan simultan terhadap harga beras di Kalimantan Tengah Periode 2019-2023. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif dan kuantitatif. Data menggunakan data sekunder dan data time series (periode atau kurun waktu). Data di analisis dengan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pengadaan beras berpengaruh positif serta signifikan terhadap harga beras di Kalimantan Tengah. (2) Operasi pasar terindikasi berpengaruh positif serta signifikan terhadap harga beras di Kalimantan Tengah. (3) Jenis beras berpengaruh positif serta signifikan terhadap harga beras di Kalimantan Tengah. (4) Pengadaan, operasi pasar, dan jenis beras memiliki pengaruh yang positif serta signifikan terhadap harga beras di Kalimantan Tengah.
Pendapatan Dan Dampak Usaha Kelapa Sawit Terhadap Sosek Petani Di Desa Durian Kait Kabupaten Seruyan Acong, Emmanuel; Masliani; Yamani, Ahmad Zaki; Sintha, Tri Yuliana Eka; Nopembereni, Eti Dewi
J-SEA (Journal Socio Economic Agricultural) Vol. 20 No. 2 (2025): Agustus 2025 (Journal Socio Economic Agricultural)
Publisher : Program Studi Agribisnis Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/j-sea.v20i2.20524

Abstract

Dengan menggunakan alat analisis deskriptif kuantitatif , penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak sosial perkebunan kelapa sawit terhadap Desa Durian Kait, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Seruyan, serta biaya, penerimaan, pendapatan, dan faktor-faktor lainnya. Penelitian ini dilakukan di Desa Durian Kait di Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Seruyan, dan subjeknya adalah petani kelapa sawit rakyat mandiri. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja. Ada tiga puluh petani yang diambil sampel. Metode sampel acak sederhana digunakan untuk pengambilan sampel. Tiga Puluh petani kelapa sawit rakyat mandiri dipilih melalui undian. Data primer dan sekunder adalah sumber data dari penelitian ini. Data yang dikumpulkan meliputi biaya, penerimaan, pendapatan, dan dampak sosial perkebunan kelapa sawit rakyat mandiri. Hasil analisis usahatani kelapa sawit: biaya total tahunan sebesar Rp. 38.086.405, penerimaan tahunan sebesar Rp. 192.769.455, dan pendapatan tahunan sebesar Rp. 154.683.050. Sebelum dan sesudah perkebunan kelapa sawit, infrastruktur pertanian seperti jalan dan jembatan muncul karena lahan masih kosong. Ada juga infrastruktur yang tidak digunakan, seperti sarana sosial Gedung TK, Gedung SD, dan Gedung SMP, sarana keamanan Polindes dan Posyandu, dan sarana umum Kantor Desa dan Aula Desa.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 20 No. 2 (2025): Agustus 2025 (Journal Socio Economic Agricultural) Vol. 20 No. 1 (2025): Februari 2025 (Journal Socio Economic Agricultural) Vol. 19 No. 2 (2024): Agustus 2024 (Journal Socio Economics Agricultural) Vol. 19 No. 1 (2024): Februari 2024 (Journal Socio Economics Agricultural) Vol. 18 No. 2 (2023): Agustus 2023 (Journal Socio Economics Agricultural) Vol. 18 No. 1 (2023): Februari 2023 (Journal Socio Economics Agricultural) Vol. 17 No. 2 (2022): Agustus 2022 (Journal Socio Economics Agricultural) Vol. 17 No. 1 (2022): Februari 2022 (Journal Socio Economics Agricultural) Vol. 16 No. 2 (2021): Agustus 2021 (Journal Socio Economics Agricultural) Vol. 16 No. 1 (2021): Februari 2021 (Journal Socio Economics Agricultural) Vol. 16 No. 1 (2021): Journal Socio Economics Agricultural Vol. 15 No. 2 (2020): Agustus 2020 (Journal Socio Economics Agricultural) Vol. 15 No. 1 (2020): Februari 2020 (Journal Socio Economics Agricultural) Vol. 15 No. 2 (2020): Journal Socio Economics Agricultural Vol. 14 No. 2 (2019): Agustus 2019 (Journal Socio Economics Agricultural) Vol. 14 No. 1 (2019): Februari 2019 (Journal Socio Economics Agricultural) Vol 14 No 2 (2019): Journal Socio Economics Agricultural Vol 14 No 1 (2019): Journal Socio Economics Agricultural Vol. 13 No. 2 (2018): Agustus 2018 (Journal Socio Economics Agricultural) Vol. 13 No. 1 (2018): Februari 2018 (Journal Socio Economics Agricultural) Vol 13 No 2 (2018): Journal Socio Economics Agricultural Vol 13 No 1 (2018): Journal Socio Economics Agricultural More Issue