cover
Contact Name
Abdul Jalil, SP
Contact Email
abduljalil@unmuhjember.ac.id
Phone
+6285334599691
Journal Mail Official
abduljalil@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata Sumbersari No, 49 Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
The Indonesian Journal of Health Science
ISSN : 20875053     EISSN : 24769614     DOI : 10.32528/ijhs
Core Subject : Health, Science,
The Indonesian Journal of Health Science merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi S1 Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan dan diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Jember, dengan nomor p- ISSN: 2087-5053; e-ISSN: 2476-9614. Jurnal ini pertama kali terbit pada tahun 2010.
Articles 355 Documents
Analisis Perilaku Aman pada Pekerja Penambangan Batu Piring dengan Pendekatan Behavior – Based Safety (BBS) Dwi Yunita Haryanti
The Indonesian Journal of Health Science Vol 12, No 1 (2020): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v12i1.4854

Abstract

Latar Belakang dan Tujuan: Penambangan batu piring menjadi salah satu sumber pendapatan bagi masyarakat jember dengan skala ekspor. Batu ini dikirim dalam bentuk batu piringan yang digunakan untuk dinding, pagar dan asesoris rumah lainnya. Aktivitas penambangan batu piring ini menyebabkan pekerja terpapar oleh bahaya dan risiko yang mungkin muncul sebagai akibat dari perilaku dan kondisi tidak aman. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perilaku aman pada pekerja penambangan batu piring dengan  pendekatan Behavior Based Safety (BBC) menggunakan model Activator Behavior dan Consequences (ABC). Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan menggunakan rancang bangun cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pekerja yang berada di penambangan batu piring. Metode sampling yang dipakai adalah purposive sampling. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 32,2% pekerja memiliki safety behavior yang baik, 51,7% cukup baik dan 16,1% kurang baik. Terdapat 5 orang pekerja yang pernah mendapatkan positive reinforcement dan 2 orang pekerja yang pernah mendapatkan punishment. Simpulan dan Implikasi: Diperlukannya pembentukan program keselamatan dan kesehatan kerja oleh pihak manajemen, membuat jadwal pelatihan berkaitan dengan proses kegiatan penambangan, mensosialisasikan sumber bahaya dan penanggulangannnya serta meningkatkan kesadaran terkait pentingnya program K3 dalam kelangsungan aktivitas penambangan batu piring.
MENDUKUNG KEPATUHAN PENGOBATAN DENGAN BERBAGI KEBAHAGIAAN DAN MENJADI SAHABAT: STUDI KASUS DI KOMUNITAS SAHABAT ANAK KANKER MALANG, INDONESIA Febriana Ira Handian; Yeni Fitria; Mahmudatul Rodliyatil Falah
The Indonesian Journal of Health Science Vol 8, No 2 (2017): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/the.v8i2.870

Abstract

Treatment  compliance  of  Acute  Lymphoblastic  Leukemia  (ALL)  important  toimprove morbidity and one of keys to successful treatment in children with ALL. Sahabat Anak Kanker Malang is a non-state community of self help group cancer engaged to build positive perceptions of patients and families about the fight against  cancer  in  Indonesia.  By  elaborating  Friedmans  role  theory  as  a theoretical framework, this research is aimed to explore the role concept self help group cancer childhood to support compliance care of parent in ALL children. Moreover, this study also contribute to introducing self help group cancer role framework to the community and health workers as an alternative compliance improvement programs based on community and give alternative program for other cancer communites in Indonesia in determining support programs for ALL. This study was conducted by case study in qualitative design with 25 participants from   volunteers,   health   workers   and   the   community.   Data   conducted   in Komunitas Sahabat Anak Kanker Malang, Malang City of East Java and Surroundings Area by participatory observation, in-depth interview and focus group discussion. Data were analyzed with data reduction, display, conclusion, verification and assisted by opencode software 4.0. This research found that this community offered a major program to share happiness with cancer children and being friends for them, motivators as well as facilitators for medication compliance, develop fun hospital atmosphere for children and gain networking to support patients and parents. Although they faces difficulties when interacting with health worker technically in the treatment room, the activities undertaken by this community get wide positive responses as an alternative program and complete maintenance activities that can not be fully done by the hospitalKeywords: Treatment     Compliance,     Self     Help     Group,     Cancer,     Acute Lymphoblastic Leukemia, Non-State Community
Tingkat Kecemasan Masyarakat Menghadapi Pasien Covid-19 Yang Sembuh Dari Rumah Sakit Ariani Sulistyorini; Anggita Mayasari
The Indonesian Journal of Health Science Vol 13, No 2 (2021): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v13i2.5294

Abstract

ABSTRACT Covid-19 (Corona Virus Disease) is a new type of infectious disease that causes symptoms of fever, weakness, cough, convulsions, diarrhea, and shortness of breath. These cases resulted in many people who were confirmed to have Covid-19 to be treated at the hospital, which caused the public to be anxious when receiving the return of Covid-19 patients who recovered from the hospital. Covid-19 patients will be discharged when they have recovered with criteria/conditions such as no fever, no cough/sore throat, no seizures, and no diarrhea. Anxiety is a response that is felt by a person in the form of worry or fear which is then followed by a physical sensation that causes an individual to feel a danger that appears and threatens. The purpose of the study was to determine the level of public anxiety in dealing with Covid-19 patients who recovered from the hospital.The research used a descriptive design, the number of population and a sample of 25 respondents with a total sampling technique of sampling. The variable in the research is the level of public anxiety facing Covid-19 patients who have recovered from the hospital. Data collection was carried out on 15-30 December 2020. The data collection instrument used a HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) questionnaire. Data analysis with percentage and interpreted quantitatively.The results of the study of 25 respondents showed that 2 respondents (8%) did not experience anxiety, 15 respondents (60%) experienced mild anxiety, 5 respondents (20%) experienced moderate anxiety, and 3 respondents (12%) experienced severe anxiety.This may be influenced by gender, age, last education, occupation, ever or not experiencing anxiety, having or not getting information about Covid-19, and sources of information.It is hoped that respondents can prevent and reduce the risk of anxiety, for example by taking deep breaths, always thinking positively, reducing excessive use of social media, creating a healthy lifestyle by maintaining a regular diet and exercising, getting enough sleep and always maintaining health protocols. . Health workers are expected to provide education to the public about Covid-19 so that people can easily understand any information so as to reduce the occurrence of anxiety in the community Keywords: Anxiety, Public, Covid-19 Patients, Recover, Hospital
PROFIL KESEHATAN SPIRITUAL TENAGA PENDIDIK AKPER PEMKAB LUMAJANG Laili Nur Azizah
The Indonesian Journal of Health Science 2018: Edisi Khusus, September: The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v0i0.1523

Abstract

Pendidikan keperawatan merupakan bagian dari pendidikan kesehatan sebagaimana halnya pendidikan kedokteran, kesehatan masyarakat, farmasi, kedokteran gigi dan lain-lain. Sebagaimana halnya bahwa pendidik adalah juga sebagai  pemimpin, maka terdapat beberapa cara agar seseorang bisa memiliki karakter Powerful Leader. Diantaranya adalah membangun seorang powerful leader berbasis spiritualitas, atau dengan kata lain, seorang pemimpin yang tangguh dan berhati nurani. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan profil kesehatan spiritual tenaga pendidik Akper Pemkab Lumajang. Jenis penelitian yang dipilih adalah deskriptif. Sedangkan rancangan penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga pendidik Akper pemkab Lumajang, dengan tekhnik samping menggunakan total sampling. Sampel yang digunakan adalah 21 orang Tempat penelitian di Akper Pemkab Lumajang dengan waktu yang dibutuhkan untuk pengambilan data adalah selama 2 minggu. Instrument yang digunakan adalah menggunakan kuesioner Indonesia Spiritual Health Assessment (ISHA) dari C-Net (centre for neuroscience health and Spirituality) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada responden, 11 orang  mempunyai pengalaman spiritual excellent, 10 orang mempunyai pengalaman spiritual optimal, 14 orang mempunyai emosi positif excellent, 7 orang mempunyai emosi positif optimal, 17 orang mempunyai makna hidup excellent, 4 orang mempunyai makna hidup optimal, 13 orang mempunyai ritual excellent, 8 orang mempunyai ritual optimal. Kesimpulan hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden menunjukkan mempunyai pengalaman spiritual, emosi positif, makna hidup dan ritual berada pada kategori excellent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesehatan spiritual tenaga pendidik pada Akper Pemkab Lumajang sebagian besar excellent. Kata kunci: Kesehatan Spiritual, tenaga pendidik
ANALISIS KEJADIAN DIARE DAN POLA KONSUMSI TERHADAP STATUS GIZI BALITA DI KELURAHAN BANYU URIP SURABAYA Rizki Nurmalya Kardina; Netty Mawardah
The Indonesian Journal of Health Science Vol 10, No 2 (2018): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v10i2.1857

Abstract

Penyebab mendasar masalah gizi balita adalah terjadinya krisis ekonomi, politik, dan sosial termasuk bencana alam yang mempengaruhi ketidakseimbangan antara asupan makan dan adanya penyakit infeksi, yang pada akhirnya mempengaruhi status gizi balita. Tujuan  penelitian ini adalah  untuk mengetahui kejadian diare dan pola konsumsi terhadap status gizi balita. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan metode pendekatan cross sectional. Metode pengambilan sampel dengan menggunakan teknik non probability sampling dengan cara mengambil sampel menggunakan kuota sampling. Populasi penelitian sebanyak 100 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar intake zat gizi energi normal, intake zat gizi protein hampir seluruhnya memiliki protein lebih, intake zat gizi lemak hampir setengahnya memiliki lemak yang defisit berat, dan intake zat gizi karbohidrat hampir setengahnya  memiliki karbohidrat berlebih.  Status gizi pada balita BB/U dan BB/TB sebagian besar memiliki status gizi normal menggunakan pengukuran Z-Score dengan nilai median -2SD. Kejadian diare sebagian besar balita pernah mengalami diare dalam satu bulan terakhir.Kata Kunci : Kejadian Diare, Pola Konsumsi, Status Gizi
PENGARUH TERAPI SOCIAL SKILLS TRAINING TERHADAP HARGA DIRI DAN PERILAKU AGRESIF REMAJA DI SMK PERTIWI MOJOKERTO DENGAN PENDEKATAN MODEL INTERPERSONAL PEPLAU Nurul Mawaddah* Ahsan** Lilik Supriati***
The Indonesian Journal of Health Science Vol 5, No 2 (2015): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/the.v5i2.43

Abstract

Adolescence is a developmental period marked by physical changes, cognitive and social that can contribute to the emergence of social problems due to the lack of social skills. Therefore we need therapy social skills training to improve their social competence so that the adolescent self-esteem increased in order to build and maintain positive relationships with the surrounding environment and friends. This study aims to determine the effect of social skills therapy trainning to self-esteem and aggressive behavior of adolescents with interpersonal models approach Peplau.  The research design is  quasi-experimental pre-post test with control group.  The sampling technique  isProportionate Stratified Random Sampling  with  26  samples obtained for the treatment group and 26 samples for the control group. the results showed that the therapy social skills training and counseling can improve self -esteem and decrease aggressive behavior. the results showed an increase in self -esteem and a decrease in aggressive behavior  in the group receiving social skills trainingtherapy were significantly higher (pvalue 0.05) compared with the control group.In addition there was no association found between self -esteem and aggressive behavior of adolescents.  Peplau approach will make  it easier to interact with aggressive adolescents so that therapy is more effective SST
DUKUNGAN KELUARGA DALAM MEMENUHI KEBERSIHAN DIRI PADA PENDERITA STROKE (CVA) YANG MENGALAMI GANGGUAN MOTORIK Chindy Maria Orizani
The Indonesian Journal of Health Science Vol 7, No 1 (2016): THE INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/the.v7i1.388

Abstract

Most of stroke patients experienced motoric disorder, it led to the unfulfilled the basic need especially for personal hygiene deficit so family could gave support for fulfilled the patient need. Family support includes informational support, emotional support, esteem support, and instrumental support. Inadequate social support, proven to decrease mortility, easier to recover from illness among the stroke patients, better cognitive function, physical within normal limits, and a controlled emotional health. The purpose of this study was to proved the relationship between family support in meeting the needs of personal hygiene in stroke patients. There were 30 respondents who were selected using purposive sampling. Data was analyzed by computer software. The majority of respondents were 55-65 year old, male, married, was not working, long-suffering stroke 1-3 years. The result showed that there was a strong relationship between support families with personal hygiene needs in people with stroke (CVA) (p=0,000, r=0,693). The patients who got family support had better personal hygiene than not. So the family members should be involved in personal hygiene fulfillment.
Hubungan Respon Time Keluarga dalam Membawa Pasien Stroke ke Pelayanan Kesehatan dengan Tingkat Keparahan Pasien Stroke Linda Ishariani; Diana Rachmania
The Indonesian Journal of Health Science Vol 13, No 1 (2021): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v13i1.5274

Abstract

Stroke merupakan penyakit defisist neurologis akut yang disebabkan oleh gangguan pembuluh darah otak yang terjadi secara mendadak menimbulkan kecacatan atau kematian. Respon keluarga dalam membawa pasien stroke ke pelayanan kesehatan  sangat penting sehingga tingkat keparahan stroke menjadi ringan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan respon time keluarga dalam membawa pasien stroke ke pelayanan kesehatan dengan tingkat keparahan pasien stroke. Desain penelitian ini menggunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling sebanyak 30 responden. Hasil menunjukkan hampir setengah dari responden memiliki respon time dalam membawa pasien stroke ke pelayanan kesehatan dengan kategori  cepat (36,7%) responden dan sebagian besar responden memiliki tingkat keparahan ringan (53,3%) responden. Analisa data menggunakan uji Spearman Rank didapatkan nilai P value 0,000 α 0,05 artinya H1 diterima berarti ada hubungan respon time keluarga dalam membawa pasien stroke ke pelayanan kesehatan dengan tingkat keparahan pasien stroke, dengan nilai coefficient corelation sebesar 0,834 artinya mempunyai hubungan yang sangat kuat dengan arah hubungan positif yaitu semakin respon time keluarga dalam membawa pasien stroke ke pelayanan Kesehatan baik maka tingkat keparahan stroke ringan. Diharapkan keluarga juga mampu mendeteksi dini gejala awal yang muncul pada pasien sehingga tingkat keparahan penyakit juga berkurang
DETERMINAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA DI SMA NEGERI 1 SIAK KECIL KABUPATEN BENGKALIS TAHUN 2017 Edi Rianto; Yuyun Priwahyuni Priwahyuni; Bayu Saputra
The Indonesian Journal of Health Science Vol 10, No 1 (2018): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/the.v10i1.1456

Abstract

Remaja merupakan masa peralihan seorang anak menjadi seorang yang lebih dewasa, pada masa remaja, dimana juga dikatakan masa pancaroba yang sangat rentan dengan perilaku-perilakuyang negatif, terlebih tentang perilaku seksual. Kurangnya pengetahuan dan arahan akan dapat menjerumuskan seorang remaja menuju kehancuran. Penelitian ini bertujuan untuk menjadi tolak ukur dalam mengetahui perilaku seksual remaja yang ada di SMA Negeri 1 Siak Kecil. Orang tua dan guru diharapkan dapat bekerja sama dalam memperhatikan perubahan perilaku pada seorang remaja, sehingga dapat menemukan langkah yang tepat dalam mengarahkan remaja tersebut. Metode yang digunakan adalahanalitik kuantitatif dengan desain cross sectional. Dengan cara menghubungkan faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual remaja. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 151 orang siswa. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan terdapat beberapa faktor yang berpengaruh baik terhadap perilaku seksual remaja yaitu pendidikan seksual dan faktor keluarga. Sedangkan faktor media massa dan faktor teman sebaya memiliki pengaruh yang buruk terhadap perilaku seksual remaja di SMA Negeri 1 Siak Kecil. Kata Kunci: Perilaku Seksual, Remaja.
EFEKTIFITAS PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION (PMR) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI Primasari Mahardhika Rahmawati; Musviro M; Fitrio Deviantony
The Indonesian Journal of Health Science 2018: Edisi Khusus, September: The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ijhs.v0i0.1547

Abstract

Hipertensi merupakan faktor risiko utama untuk penyakit kardiovaskular dan membawa beban kesehatan yang tinggi dalam hal morbiditas dan mortalitas. Hipertensi merupakan faktor yang berkonstribusi terhadap kematian akibat stroke dan faktor yang memperberat infark miokard. Salah satu upaya untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi diantaranya adalah dengan terapi relaksasi otot progresif (Progressive Muscle Relaxation/ PMR). Mengetahui efektifitas terapi PMR terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi kelompok “Prolanis” di wilayah kerja Puskesmas Jatiroto Kabupaten Lumajang. Desain Penelitian menggunakan desain pre eksperiment dengan rancangan one group pre test post test. Teknik sampling menggunakan teknik consecutive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 24 responden. Pelaksanaan terapi PMR menggunakan tool atau standard operating procedures (SOP) terapi PMR. Instrument untuk mengukur tekanan darah dengan menggunakan Sphygmomanometer digital merk Omron. Terdapat perbedaan yang signifikan pada tekanan darah baik systole dan diastole responden sebelum dan sesudah diberikan terapi PMR. Hal ini dibuktikan dengan nilai p melalui uji T didapatkan nilai p 0,000 dimana nilai p0,05 dan nilai 95% Confidence Interval tidak melewati angka nol. Terapi relaksasi otot progresif signifikan menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi sehingga terapi ini dapat dijadikan salah satu alternatif terapi sebagai terapi non farmakologis dalam menurunkan tekanan darah bagi penderita hipertensi. Kata Kunci: relaksasi otot progresif, tekanan darah, hipertensi.