Jurnal Ners
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles
290 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025"
:
290 Documents
clear
Efektivitas Ekstrak Daun Gedi Terhadap Bakteri Penyebab Keputihan Secara In Vitro
Risna Ayu Rahmadanu;
Lisa Ardiningtyas;
Anggun Sasmita;
Meinita Wulansari
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v9i2.35132
Pathological leukorrhea is a reproductive health issue in women caused by fungal infections, one of which is Candida albicans. If it persists, it can affect the fertility function of the reproductive organs, particularly the fallopian tubes. Green Gedi leaves (Abelmoschus manihot L.) are a food plant that contains certain chemical compounds, including steroids, flavonoids, and tannins, which have antifungal effects. This research aims the effectiveness of Gedi leaf extract in inhibiting the growth of Candida albicans. This study employed the diffusion method (direct sensitivity), using extraction through maceration with 96% ethanol and evaporating it using a rotary evaporator at a temperature of 50-60°C. Subsequently, the activity of the Gedi leaf extract against C. albicans was tested, and incubated for 3x24 hours to observe the inhibition zones. The results show there was no inhibitory effect of the Gedi leaf ethanol extract against C. albicans compared to the inhibition zone of the positive control ketoconazole against Candida albicans. Factors affecting the absence of inhibition by the Gedi leaf ethanol extract include the temperature of the growing environment for Gedi leaves, which influences the production of secondary metabolites, and virulence factors of C. albicans pathogenesis. Keywords: greed gedi leaves, Candida Albicans Fungus, Leukorrhea, Reproduction.
Pengaruh Teknik Nafas Dalam Dan Relaksasi Benson Terhadap Perubahan Kecemasan Pada Ibu Persalinan Kala I
Yeni Elviani;
Andre Utama Saputra;
Suprida Suprida;
Bambang Soewito;
Ranida Arsi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v9i2.37943
Pasien yang akan melahirkan biasanya mengalami masalah-masalah psikologis yang berupa reaksi emosi sebagai manifestasi gejala psikologis, sebab tindakan yang akan dilakukan baik pembedahan maupun tindakan pertolongan persalinan merupakan ancaman potensial maupun aktual pada integritas seseorang yang dapat membangkitkan stress fisiologis maupun psikologis, sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Teknik Nafas Dalam Dan Teknik Relaksasi Benson Terhadap Perubahan Kecemasan Pada Ibu Persalinan Kala I Di Ruang Rawat Inap Kebidanan RSUD Lahat Tahun 2019. Penelitian ini Menggunakan metode adalah Penelitian dengan desain intervensi Quasy Eksperiment One Group With Pretest & Postest Control Group Design. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah kecemasan persalinan kala I dan variabel bebas adalah Teknik Nafas Dalam dan Relaksasi Benson. Besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Uji T Test Dependent menunjukan hasil yang signifikan p = 0,00. Hal ini menunjukan ada pengaruh Teknik Nafas Dalam Dan Teknik Relaksasi Benson Terhadap Perubahan Kecemasan Pada Ibu Persalinan Kala
Hubungan Dukungan Keluarga dan Keteraturan Kontrol Kadar Gula Darah dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita Diabetes Melitus
Arvida Bar;
Dea Adna Afriani;
Dewi Masyitah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v9i2.38340
Diabetes Mellitus merupakan gangguan metabolik kronis yang mengancam kesehatan dan perlu adanya pengobatan untuk mengontrol kadar gula darah agar tetap optimal. Kepatuhan pasien terhadap pengobatan sangat diperlukan untuk mencapai tujuan terapi, mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup (Soelistijo, 2022). Kepatuhan pengobatan dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti dukungan keluarga dan keteraturan control kadar gula darah (Astuti et al., 2024) Dukungan dari keluarga pasien dapat meningkatkan kepatuhan dalam manajemen Diabetes Mellitus dan secara teratur melakukan kontrol kadar glukosa darah (Suratman et al., 2023). Tujuan Penelitian ini untuk melihat hubungan dukungan keluarga dan keteraturan kontrol kadar gula darah dengan kepatuhan minum obat pada penderita diabetes melitus di poli umum Puskesmas Kota Agung. Metode penelitian ini adalah analitik korelatif dengan desain penelitian cross sectional. Hasil Frekuensi kepatuhan minum obat terbanyak adalah tidak patuh sebanyak 23 responden (57,5%) dan patuh sebanyak 17 responden (42,5%) di Poli Umum Puskesmas Kota Agung. Keteraturan control gula darah sebanyak 21 responden (52,5%) tidak terkontrol dan terkontrol sebanyak 19 responden (47,5%). Dan frekuensi dukungan keluarga yang kurang sebanyak 31responden (39,4%) dan baik sebanyak 20 responden (60,6%) di Poli umum Puskesmas Kota Agung. Kesimpulan Terdapat hubungan antara dukungan keluarga dan keteraturan kontrol kadar gula dengan kepatuhan minum obat pada penderita diabetes melitus di Poli Umum Puskesmas Kota Agung. Saran pentingnya dukungan keluarga dan keteraturan kontrol kesehatan bagi pasien dengan penyakit kronis, seperti diabetes melitus
Dampak Psikologi dan Etika Profesi Tenaga Kesehatan Terkait Pengesahan UU Kesehatan No.17 Tahun 2023 di Rumah Sakit Undata Sulawesi Tengah
Muh. Ardi Munir;
Elli Yane Bangkele;
Rahma Dwi Larasati;
Amirah Basry
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v9i2.38405
Ratification of Health Law no. 17 of 2023 is considered not to reflect meaningful community participation, thus potentially giving rise to legal uncertainty for professional organizations, including medicine, dentistry, nursing, midwifery and pharmacy. This caused controversy and became a concern for many groups in Indonesia. Especially those related to the subject of supervision itself, namely medical personnel and health workers. The aim of the research is to identify a picture of the psychological impact and professional ethics of health workers from the ratification of Health Law No. 17 of 2023 at Undata Hospital, Central Sulawesi. This research is a descriptive analytical research with a cross sectional research design. The samples in this study were health workers who met the inclusion criteria, namely 65 people. Data analysis using the SPSS program. The research results showed that 58 health workers showed good psychology (89.2%) and 7 health workers who showed poor psychology (10.8%). Meanwhile, there were 51 health workers who showed good professional ethics (78.5%) and 14 health workers who showed poor professional ethics (21.5%). The conclusion of this research is that the ratification of Health Law No. 17 of 2023 has had a psychological impact and the impact of good professional ethics on health workers at Unndata Regional Hospital, Palu.
Efektivitas Pelatihan Penanggulangan Bencana Gempa Bumi Terhadap Pengetahuan Kesiapsiagaan Guru Sekolah Dasar Kota Palu
Lusia Salmawati;
Pertiwi Pertiwi;
Marselina Marselina
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v9i2.38532
Disaster is known as a natural, unnatural, or man-made event that threatens and causes losses to people's lives and livelihoods, including loss of life, environmental damage, property loss, and psychological effects. The purpose of this study is to determine the effectiveness of earthquake prevention training in elementary school teacher training in Palu City. The purpose of this study is to determine the effectiveness of earthquake prevention training in elementary school teacher training in Palu City. This study uses a quantitative research type with a pseudo-experimental approach. This study will be conducted in 9 elementary schools in the Palu City area. All participants in this study are teachers from the Palu City area. The population in this study amounted to 170 people using the Purposive Non Random Sampling Technique with sample determination based on high-risk areas for earthquakes. Data analysis used consisted of descriptive and hypothetical with the paired sample t-test. The results of the study found that from the four sub-districts, elementary school teachers in East Palu sub-district showed that knowledge (sig. (2-taileid) = 0.000), attitude (sig. (2-taileid) = 0.000), emergency response planning (sig. (2-taileid) = 0.000) and resource mobilization (sig. (2-taileid) = 0.000), had a significant influence on the preparedness of elementary school teachers in East Palu sub-district compared to teachers in other sub-districts. Elementary school teachers in East Palu sub-district are required to create a program to improve their ability to deal with disasters and instill disaster knowledge in students as early as possible and to continue to balance the program for elementary school teachers to improve their skills and abilities in preventing disasters.
Promosi Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Siswa di SD Muhammadiyah 24 Jakarta
Muh Agung S;
Ella Nurlaella Hadi;
Rohman Daka;
Mufti As Siddiq M. Irzal;
Erwin Gunawan
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v9i2.38591
Anak-anak merupakan kelompok yang rentan terhadap masalah kesehatan gigi seperti gigi berlubang dan bau mulut, yang dapat mengganggu fungsi gigi dan aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak promosi kesehatan menggunakan poster terhadap pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada anak-anak di SD Muhammadiyah 24 Jakarta pada tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental satu kelompok pre-post-test dengan 42 anak berusia 10-11 tahun dari kelas 5A dan 5B. Metode ceramah dengan poster digunakan sebagai intervensi. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test dan dianalisis menggunakan uji-t dependen. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 60 sebelum intervensi menjadi 79,05 setelah intervensi. Peningkatan yang signifikan secara statistik diamati (p-value = 0,005), yang menunjukkan efektivitas intervensi. Kesimpulan: Penggunaan ceramah dan poster secara signifikan meningkatkan pengetahuan anak-anak tentang kesehatan gigi dan mulut. Strategi ini dianggap efektif untuk mempromosikan pengetahuan kesehatan gigi yang lebih baik di kalangan anak-anak Kata Kunci: Anak-anak, ceramah, kesehatan gigi dan mulut, pengetahuan.
Hubungan Electronic Health Literacy dengan Penerapan Gaya Hidup Sehat pada Mahasiswa S1 Keperawatan Universitas Andalas
Roza Armayuni;
Esthika Ariany Maisa;
Susmiati Susmiati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v9i2.38732
College students are vulnerable to unhealthy lifestyles such as lack of medical check-up and low levels of physical activity. Electronic health literacy is one of the factors that contributes to a person's healthy lifestyle. This study aims to determine the correlation between electronic health literacy and nursing students healthy lifestyles at Andalas University. This research is a quantitative study with a correlational design and cross sectional approach. It was conducted from September 2023 - July 2024 with 250 respondents taken using the proportional stratified random sampling technique. Data collection using the Electronic Health Literacy Scale (E-HEALS) and Health Promotion Lifestyle Profile II questionnaires (HPLP II). The median of electronic health literacy was 32,00 categoried as high electronic health literacy and healthy lifestyles was 126,00 categoried as moderate. After conducting Spearman statistical test, it found that there was a positive significant with a moderate relationship between electronic health literacy and the application of healthy lifestyle in respondents (p = 0,000, r = 0,453, r2 = 0,227). It is expected that nursing students can improve their electronic health literacy and healthy lifestyle behaviour by improving their basic knowledge and skills of both.
Koeksistensi Psoriasis Pustular Generalisata Dan Sistemik Lupus Eritematosus: Kasus yang Langka
Della Amanda;
Muhammad Iqbal Fauzi;
Teguh Priyanto
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v9i2.39412
Introduction: Psoriasis and systemic lupus erythematosus (SLE) shares immunological and genetic risk factors. The coexistence of both conditions is extremely rare, with a prevalence of about 0.69%. The following case report outlines a rare case of generalized pustular psoriasis (GPP) coexisting with SLE and highlights the challenges in managing the patient. Case Report: A woman presented with complaints of pus-filled bumps all over her body. Her previous treatment history included methotrexate and cyclosporine for 2 years, and there were increased transaminase enzyme levels. Physical examination revealed pustules, patches, and erythematous plaques that are multiple and well-defined, and a positive lake of pus sign with a generalized distribution. The BSA score was 87% and the SLEDAI score was 10. The therapy administered was a 300 mg injection of secukinumab. Discussion: The coexistence of GPP and SLE is rare. The upregulation of Th1 and Th17 immune pathways can sustain chronic inflammation in both psoriasis and SLE. Managing such cases poses a challenge to clinicians. Methylprednisolone therapy for SLE may trigger psoriasis relapses, whereas phototherapy as an adjuvant therapy for psoriasis may lead to SLE flare-ups. The elevated transaminase enzyme levels in this patient also posed a challenge in appropriate therapy selection. Studies have shown an increase in IL-17 expression in patients with SLE and psoriasis. Administering biological agents that inhibit IL-17 may be considered as a therapy option for patients with psoriasis and SLE. Conclusion: The coexistence of GPP and SLE is a rare case and poses unique challenges in its management. Secukinumab may be considered as a therapeutic option for patients with GPP and SLE.
Gambaran Kadar Kreatinin Pada Penderita Tuberkulosis (TBC)
Oktafirani Al Sas;
Hery Prambudi;
Grestiya Nur Ega Ziza
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v9i2.39609
Tuberkulosis menjadi masalah kesehatan yang dapat menyebabkan kematian jutaan orang setiap tahunnya. Pencegahan tuberkulosis di Indonesia dilakukan dengan cara mengkonsumsi obat secara rutin selama 6 bulan tanpa terputus. Efek negatif konsumsi obat anti tuberkulosis (OAT) akan mengakibatkan penurunan fungsi ginjal yang ditandai dengan meningkatnya kadar kreatinin. Meningkatnya kadar kreatinin dalam darah merupakan pertanda adanya kerusakan pada fungsi ginjal. Kreatinin dapat digunakan untuk membantu dalam menilai efek nefrotoksik dari obat anti tuberkulosis dan memastikan fungsi ginjal tetap terjaga selama pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase kadar kreatinin di bawah normal normal, dan di atas normal pada penderita tuberkulosis di Rumah Sakit Umum Daerah Arjawinangun. Metode penelitian ini menggunakan survei deskriptif, dan analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan metode pemeriksaan kadar kreatinin menggunakan metode enzimatik. Hasil penelitian didapatkan kadar kreatinin di bawah normal sebanyak 0 sampel atau 0%, kadar kreatinin normal sebanyak 20 sampel atau 66,7%, dan kadar kreatinin di atas normal sebanyak 10 sampel atau 33,3%. Kesimpulan, kadar kreatinin didapatkan rata-rata sebanyak 0,93 mg/dL, dengan persentase kadar kreatinin dibawah normal sebanyak 0%, persentase normal 66,7%, dan persentase di atas normal sebanyak 33,3%.
Determinan Penurunan Fungsi Kognitif Pada Lansia di Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh
Amelia Fadlina;
Radhiah Zakaria;
Irwan Saputra;
Asnawi Abdullah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v9i2.39848
Peningkatan jumlah penduduk lanjut usia menimbulkan berbagai masalah sosial, ekonomi, dan kesehatan. Masalah kesehatan yang sering terjadi pada usia lanjut ialah Penurunan Fungsi Kognitif. Puskesmas Baiturrahman sebagai salah satu puskesmas yang memiliki jumlah lansia tertinggi dan memiliki sasaran program lansia yang dilaksanakan secara rutin, sehingga penelitian ini bertujuan menilai tentang faktor apa saja yang mempengaruhi Penurunan Fungsi Kognitif pada lansia di Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif bersifat analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh lansia 60-70 tahun di Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh Tahun 2022 berjumlah 1531 lansia. Sampel diambil melalui teknik purposive sampling dengan memperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi dan didapatkan sebanyak 319 sampel. Analisis data menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh signifikan antara aktivitas fisik, merokok, hipertensi, depresi, pendidikan dan pekerjaan terhadap penurunan fungsi kognitif. Pekerjaan merupakan variabel yang paling dominan memengaruhi penurunan fungsi kognitif. Orangtua yang tidak bekerja akan berisiko hampir 10,2 kali mengalami penurunan fungsi kognitif dibandingkan dengan yang bekerja (OR=10,2 95%CI=2,4-42,4 P=0,001). Peneliti menyarankan agar adanya pendekatan melalui peningkatan beraktivitas fisik, menghindari merokok dan penyakit hipertensi, serta tetap melakukan pekerjaan atau kesibukan agar terhindar dari adanya penurunan fungsi kognitif di usia tua.