cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 1,943 Documents
Mencegah Perdarahan dengan Pengetahuan, Sikap, dan Keterampilan terhadap Tanda Bahaya Perdarahan Ibu Hamil Dewi Parwati; Rosita, Rosita; Sormin, Roslin E. M; Mildaratu, Mildaratu; Lubis, Halimatussakdiyah; Wijayati, Lumastari Ajeng
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46149

Abstract

Perdarahan merupakan salah satu penyebab utama kematian ibu hamil di Indonesia. Deteksi dini melalui pengetahuan, sikap, dan keterampilan ibu hamil terhadap tanda bahaya sangat penting untuk mencegah komplikasi serius.Mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, dan keterampilan ibu hamil terhadap pencegahan perdarahan melalui pengenalan tanda bahaya.Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 100 ibu hamil trimester II dan III di Puskesmas X, diambil dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,002), sikap (p=0,005), dan keterampilan (p=0,001) terhadap pencegahan perdarahan.Pengetahuan, sikap, dan keterampilan ibu hamil sangat berpengaruh terhadap kemampuan mengenali dan mencegah perdarahan kehamilan.
The Pengalaman Lelaki Seks Lelaki Terhadap Penggunaan Pre-Exposure Prophylaxis (Prep) Sebagai Upaya Pencegahan HIV : Studi Kualitatif Lestari, Eva Dwiyanti; Herdayati, Milla
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46170

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) remains a significant public health issue, particularly among Men who have Sex with Men (MSM), a key population in HIV transmission. One effective prevention strategy is the use of Pre-Exposure Prophylaxis (PrEP). This study aims to explore self-perception, sexuality, and perspectives on the use of PrEP as an HIV prevention method among MSM in Tangerang Regency. This research employed a qualitative phenomenological approach and involved five key informants from the MSM community and one supporting informant from a healthcare provider. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using thematic analysis. The results indicate that most informants experience internal conflict regarding their sexual orientation, influenced by traumatic experiences and sociocultural norms. Their sexuality is shaped not only by biological desire but also by emotional and economic factors. All informants were aware of PrEP; however, many held misconceptions about its function. Social stigma and limited access remain major barriers to PrEP utilization. Comprehensive education, inclusive health services, and community-based interventions are essential to improve the uptake of PrEP as a strategy for HIV prevention. Keywords: msm, prep, hiv prevention, qualitative study
Efektivitas Konseling Karier Berbasis Casve dalam Meningkatan Kemampuan Membuat Keputusan Karier Siswa Sma Mustikaningrum, Meidyana; Marjo, Happy Karlina; Hidayat, Dede Rahmat
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas konseling karier berbasis CASVE dalam meningkatan kemampuan membuat keputusan karier siswa SMA. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR), yang meliputi lima tahapan: perumusan pertanyaan penelitian, pencarian literatur, penetapan kriteria inklusi dan eksklusi, seleksi data, serta analisis dan sintesis. Tiga fokus utama pertanyaan penelitian adalah efektivitas CASVE dalam eksplorasi karier, indikator keberhasilan eksplorasi, dan pelaksanaan konseling CASVE di pendidikan menengah. Pencarian literatur melalui basis data seperti Scopus dan ERIC menghasilkan 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif untuk mengidentifikasi tema utama, termasuk indikator keberhasilan, metode konseling CASVE, dan efektivitas intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling karier berbasis CASVE terbukti efektif dalam meningkatan kemampuan membuat keputusan karier siswa SMA. Efektivitas ini tercermin dalam peningkatan pemahaman diri, pengambilan keputusan karier, kejelasan perencanaan karier, serta pengurangan kebingungan karier siswa. Lima indikator keberhasilan eksplorasi karier yang ditemukan adalah kesadaran diri terhadap karier, perilaku aktif mencari informasi karier, efikasi dalam pengambilan keputusan karier, kejelasan dan perencanaan karier, serta pengurangan kebingungan karier. Implementasi CASVE juga menunjukkan fleksibilitas yang tinggi, dapat diterapkan dalam konseling individu, kelompok, maupun berbasis kelas, dan mendukung integrasi teknologi dalam proses bimbingan karier.
Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pada Tenaga Medis dan Non Medis Estetika di Hayyu Skin Clinic Raharyani, Dessy
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46198

Abstract

This study aims to analyze occupational health and safety (OHS) risks among medical and non-medical staff at Hayyu Skin Clinic. The background stems from the lack of a structured OHS management system in aesthetic clinics, exposing workers to physical, chemical, biological, ergonomic, and psychosocial hazards. A qualitative descriptive case study was used, involving observation, in-depth interviews, and document analysis. Data were analyzed thematically using the HIRARC method to assess risk levels. Results revealed significant risks in procedures such as chemical peels, laser treatments, microneedling, and injectable aesthetics. These risks include exposure to hazardous chemicals, injuries from high-tech equipment, infections, and aesthetic complications. Insufficient training and inadequate use of personal protective equipment (PPE) exacerbate the situation. The study highlights the need for regular staff training, appropriate PPE usage, and risk-based standard operating procedures (SOPs). In conclusion, implementing a risk-based OHS management system using HIRARC is crucial to ensure a safe working environment in aesthetic clinics.
Analisis Penerapan Audit Trail pada Rekam Medis Elektronik di Rumah Sakit X Jawa Tengah Dewi, Novita; Ricky, Agustinus Verry
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46228

Abstract

Audit trail merupakan fitur penting dalam Rekam Medis Elektronik (RME) yang berfungsi mencatat seluruh aktivitas pengguna untuk menjaga keamanan dan integritas data medis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan audit trail pada RME di RSUD X Jawa Tengah menggunakan pendekatan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun audit trail telah diterapkan, masih terdapat kelemahan seperti tidak tercatatnya perubahan kode diagnosa dan tindakan secara detail, keterbatasan akses audit trail hanya pada tim IT, serta belum adanya sistem peringatan terhadap aktivitas mencurigakan. Berdasarkan identifikasi failure mode dan perhitungan Risk Priority Number (RPN), peneliti memberikan rekomendasi pengembangan sistem berupa perancangan mockup fitur audit trail yang terdiri dari halaman login dengan autentikasi ganda, tampilan histori perubahan koding secara kronologis, dan halaman edit koding yang terintegrasi dengan RME. Rancangan ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas sistem audit trail dalam mendukung perlindungan data pasien.
Faktor Risiko Stunting pada Balita Antara Kelompok Ibu yang Bekerja dan Tidak Bekerja di Wilayah Kerja Puskesmas Kotaraja Kota Jayapura Bela, Sarni; Tappy, Melkior; Rahawarin, Esra; Pamean, Merchy Setia
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46243

Abstract

World Health Organisation (WHO) menyatakan kejadian stunting hingga tahun 2022 di dunia sebesar 22.3 % atau sekitar 148, 1 juta anak di bawah 5 tahun menderita stunting (WHO, 2023, ). Angka Prevalensi di Provinsi Papua, sebesar 28,6%, (Kementerian Kesehatan, 2023). Hasil pelaporan berbasis elektronik (E-PPGBM) di Kota Jayapura angka stunting per Maret 2024 sebesar 11.64 %, namun hasil pelaporan pada Puskesmas Kotaraja menunjukan prevalensi sebesar 20.84 %. Tujuan Penelitian Menganalisis kejadian stunting balita antara kelompok Ibu yang bekerja dan tidak bekerja di wilayah kerja Puskesmas Kotaraja Kota Jayapura. Jenis penelitian Analitik Kuantitatif dengan rancangan Crossectional Study. Sampel 131 balita. Lokasi Penelitian di Wilayah Kerja Puskesmas Kotaraja. Variabel penelitian adalah status pekerjaan ibu, Umur Ibu, Pendidikan Ibu, pendapatan keluarga, Analisis data menggunakan Uji Chi-Square Hasil penelitian dari 131 balita didapati 49 (37.4%) mengalami stunting dan 82 (62.6 %) tidak stunting. Karakteristik responden antara lain umur ibu terbanyak > 20 tahun yaitu 124 responden ( 94.7%). Pendidikan terbanyak yaitu ≥ SLTA yaitu 114 (87%) ibu. Pendapatan keluarga terbanyak ≤ Rp. 3000.000, - yaitu 85 (64.9%). Status pekerjaan ibu yaitu yang tidak memiliki pekerjaan yang menghasilkan uang sebanyak 99 (75.6%) dan yang memiliki pekerjaan menghasilkan uang sebanyak 32 (24.4%) responden. Hasil analisis Bivariate menunjukan tidak ada hubungan status pekerjaan ibu dengan kejadian stunting (p-value 0.520 > 0.05), tidak ada hubungan pendapatan keluarga dengan kejadian stunting (p-value 0.519 > 0.05), tidak ada hubungan umur ibu dengan kejadian stunting (p-value 0.771 > 0.05). Ada hubungan antara pendidikan ibu dengan kejadian stunting (p-value 0.026 < 0.05).
Sistem Informasi Geografis ( Sig ) Pemetaan Daerah Rawan Bencana Banjir di Kec. Lhoksukon Kab. Aceh Utara Berbasis Web Menggunakan Metode K-Medoids Karimullah, Karimullah; Bustami, Bustami; Kautsar, Hafizh Al
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46244

Abstract

Abstrak Banjir merupakan bencana alam yang sering terjadi di Indonesia, termasuk di Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara. Minimnya informasi spasial mengenai daerah rawan banjir menghambat upaya mitigasi dan penanggulangan bencana secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis web guna memetakan daerah rawan bencana banjir dengan menerapkan metode clustering K-Medoids. Data yang digunakan berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara tahun 2017–2021 serta hasil wawancara dengan masyarakat setempat. Sistem ini mampu mengelompokkan daerah berdasarkan tingkat kerawanan banjir berdasarkan beberapa parameter seperti struktur tanah, kemiringan tanah, dan penggunaan lahan. Metode K-Medoids dipilih karena memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap outlier dibanding metode lain seperti K-Means. Hasil sistem divisualisasikan dalam bentuk peta digital yang dapat diakses melalui web untuk memudahkan pihak BPBD dan masyarakat dalam memahami distribusi kerawanan banjir. Dengan adanya sistem ini, diharapkan dapat membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat dalam upaya penanggulangan bencana banjir di masa depan. Kata Kunci: Sistem Informasi Geografis, Banjir, K-Medoids, Clustering, Aceh Utara Abstract Flooding is a frequent natural disaster in Indonesia, including in Lhoksukon Subdistrict, North Aceh Regency. The lack of spatial information regarding flood-prone areas hampers effective disaster mitigation and response. This research aims to develop a web-based Geographic Information System (GIS) to map flood-prone areas using the K-Medoids clustering method. The data used were obtained from the North Aceh Regional Disaster Management Agency (BPBD) for the years 2017–2021 and interviews with local residents. The system classifies regions based on flood vulnerability levels using parameters such as soil structure, land slope, and land use. The K-Medoids method was chosen for its superior resilience to outliers compared to other methods such as K-Means. The results are visualized through a web-accessible digital map to help BPBD and the public understand the spatial distribution of flood risk. This system is expected to support quicker and more accurate decision-making for future flood disaster management. Keywords: Geographic Information System, Flood, K-Medoids, Clustering, North Aceh
Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Ibu Hamil dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah: Systematic Literature Review Roza, Tiara Yoga; Kusumayati, Agustin
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46267

Abstract

Latar belakang: Salah satu indikator derajat kesehatan masyarakat adalah angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Salah satu penyebab dari tingginya kejadian AKB antara lain berat badan lahir rendah atau BBLR. Salah satu faktor yang menyebabkan berat badan bayi lahir diantaranya adalah kekurangan kadar hemoglobin pada ibu hamil yang selanjutnya disebut anemia. Kepatuhan ibu hamil minum tablet zat besi merupakan faktor penting dalam menjamin peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan mengonsumsi tablet tambah darah pada ibu hamil terhadap kejadian berat bayi lahir rendah (BBLR) berdasarakan rangkuman dari hasil penelitian-penelitian sebelumnya. Metode Penelitian: penelitian ini menggunakan metode Systematic literature review untuk mengetahui Hubungan Kepatuhan Mengonsumsi Tablet Tambah Darah pada ibu hamil terhadap kejadian Berat Bayi Lahir Rendah. Penelitian ini mensintesis dari beberapa hasil studi yang telah di publikasi sesuai dengan substansi pada tulisan ini.  Pencarian literatur melalui penelurusan melalui Google Scholar Search, PubMed, dan ScienceDirect Hasil: Hasil analisis menunjukan secara keseluruhan artikel menjelaskan bahwa ketidakpatuhan mengonsumsi tablet tambah darah pada ibu hamil memiliki resiko 8x lipat untuk terjadinya BBLR Kesimpulan: Kepatuhan mengonsumsi tablet tambah darah saat hamil yaitu minimal 90 tablet selama kehamilan dapat menurunkan resiko anemia yang memiliki hubungan signifikan dengan kejadian berat bayi lahir rendah (BBLR). Kata Kunci: Zat Besi Ibu Hamil, Berat Badan Lahir Rendah   Abstract Background: One indicator of the level of public health is the maternal mortality rate (MMR) and infant mortality rate (IMR). One of the causes of the high incidence of IMR includes low birth weight or LBW. One of the factors that causes birth weight in babies is a lack of hemoglobin levels in pregnant women, which is then called anemia. Pregnant women's compliance with taking iron tablets is an important factor in ensuring an increase in hemoglobin levels in pregnant women Objective: This study aims to determine the relationship between adherence to consuming blood supplement tablets in pregnant women and the incidence of low birth weight (LBW) babies based on a summary of the results of previous studies. Research Method: This study used a systematic literature review method to determine the relationship between adherence to taking blood supplement tablets in pregnant women and the incidence of low birth weight babies. This research synthesizes the results of several studies that have been published in accordance with the substance of this article. Literature search through searches via Google Scholar Search, PubMed, and ScienceDirect Results: The results of the analysis show that as a whole the article explains that non-compliance with taking blood supplement tablets in pregnant women has an 8x higher risk of LBW Conclusion: Compliance with taking blood supplement tablets during pregnancy, namely a minimum of 90 tablets during pregnancy, can reduce the risk of anemia which has a significant relationship with the incidence of low birth weight (LBW) babies.
Keefektifan Perhitungan Balance Cairan untuk Manajemen Cairan pada Pasien dengan Aki (Acute Kidney Injury) : Literature Review Sari, Annas Tasya Permata; Rosyid, Fahrun Nur
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46271

Abstract

Acute kidney injury (AKI) adalah salah satu disfungsi organ yang dapat terjadi akibat sepsis. Sepsis adalah disfungsi organ yang disebabkan disregulasi respons tubuh terhadap infeksi yang dapat mengancam jiwa. Tujuan penelitian untuk mengetahui keefektifan perhitungan balance cairan untuk manajemen pada pasien AKI. Metode penelitian ini adalah literature review dengan pendekatan data menggunakan database Science direct, Springer, PubMed, dan Google Scholar dengan kata kunci (keyword) yang digunakan yakni : "Acute Kidney Injury" OR “AKI” AND “Fluid Balance” OR “FB” AND "Fluid Management" AND “Fluid Overload”. Hasil dari literature review yang dilakukan didapatkan sebanyak 1082 artikel dan 9 artikel literature yang memenuhi kriteria inklusi. Kesimpulan menunjukan bahwa pemantauan cairan yang disertai dengan pencatatan cairan masuk dan keluar setiap hari menunjukkan hasil yang efektif dalam manajemen cairan pada pasien AKI. Penanganan yang adekuat seperti kontrol sumber infeksi, resusitasi cairan dan menghindari kelebihan cairan , antibiotika, perawatan ICU, memberikan hasil yang baik untuk pasien sepsis dengan AKI dan edema paru.
Keefektifan Tindakan Keperawatan (Elevasi Kepala) yang Bisa dilakukan Untuk Menurunkan Tekanan Intra Kranial pada Pasien Stroke Infark: Literature Review Astuti, Kharina Indira; Rosyid, Fahrun Nur
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46290

Abstract

Stroke adalah penyakit otak di mana pembuluh darah ke otak tersumbat, menyebabkan hipoksia, Pemberian tindakan keperawatan berupa elevasi kepala 30 derajat yang berguna untuk memperlancar sirkulasi darah ke saraf otak, untuk meningkatkan pertukaran gas dalam tubuh dan meningkatkan tingkat kesadaran sehingga meningkatkan saturasi oksigen. Tujuan penelitian : untuk mengetahui pengaruh pemberian elevasi kepala 30 derajat dalam penurunan tekanan intra kranial. Metode : Metode penelitian ini adalah literature review dengan pendekatan data menggunakan database research gate, Pubmed dan google scholar dengan kata kunci yang digunakan seperti "stroke iskemik" OR “stroke” AND “head up 300” OR “head elevation” AND "decrease intracranial" OR “decreased intracranial adaptive capacity”.. Hasil : Hasil dari literature review yang dilakukan didapatkan sebanyak 1622 artikel dan 8 artikel literature yang memenuhi kriteria inklusi. Kesimpulan : Pemberian elevasi kepala 30 derajat dapat berpengaruh dan memiliki keefektifan dalam penurunan intrakranial pada pasien yang mengalami stroke.