cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 1,943 Documents
Efektifitas Modul E-Book Audiovisual Haemodialisa Health Care (H2c) dalam Upaya Penurunan Tingkat Kecemasan Penderita Penyakit Gagal Ginjal Kronik di Rsud Tarutung Tapanuli Utara Anita M.Hutauruk; Anggraini , Novita Ana; I, Indasah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas modul e-book audiovisual Hemodialisa Health Care (H2C) dalam menurunkan tingkat kecemasan pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani terapi hemodialisis di RSUD Tarutung, Tapanuli Utara. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan kelompok eksperimen dan kontrol. Modul H2C berbasis audiovisual dikembangkan untuk memberikan edukasi yang lebih interaktif dan mudah dipahami mengenai prosedur hemodialisis, manfaat, serta pengelolaan kecemasan. Metode dalam penelitian ini yakni kuantitatif dengan desain penelitian pra–eksperimental dengan pendekatan one - group pra post test design. Penelitian ini menggunakan sampel yang terdiri dari 48 pasien dan dibagi menjadi dua kelompok, yakni kelompok eksperimen yang menerima edukasi melalui modul H2C dan kelompok kontrol yang tidak menerima intervensi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mengukur tingkat kecemasan pasien sebelum dan setelah pemberian modul edukasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami penurunan tingkat kecemasan yang signifikan setelah diberikan modul H2C, sementara untuk kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan yang signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis audiovisual efektif dalam menurunkan kecemasan pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani terapi hemodialisis. Penelitian ini menyarankan agar modul edukasi H2C diterapkan lebih luas di fasilitas kesehatan untuk membantu pasien mengelola kecemasan dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
Pengaruh Black Garlic Terhadap Kekambuhan pada Penderita Gastritis di Desa Tubanan Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara Gini, Ninda Titian Asta; Sukesih, Sukesih; Lestari, Diana Tri
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46537

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Black Garlic terhadap kekambuhan pada penderita gastritis di desa Tubanan Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasi experiment dengan pendekatan control group pretest-posttest. Penelitian ini menggunakan teknik purpasive sampling, sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 30 orang penderita gastritis, dikelompokkan menjadi 15 orang kelompok intervensi dan 15 orang kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan adapun teknik analisis data yang digunakan adalah uji Normalitas, uji Wilcoxon, dan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan signifikan dalam frekuensi kekambuhan gastritis pada kelompok intervensi setelah diberikan black garlic, pada hasil uji Mann Whitney dapat diketahui bahwa nilai Asymp.Sig.(2-tailed) sebesar 0,002 sehingga dapat disimpulkan 0,002 < 0,05 dan hipotesis diterima. Jika hipotesis diterima maka artinya terdapat pengaruh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian black garlic memiliki pengaruh terhadap penurunan frekuensi kekambuhan gastritis pada penderita di Desa Tubanan. Oleh karena itu, black garlic dapat dipertimbangkan sebagai terapi tambahan dalam pengelolaan gastritis.
Peran Konselor Sebaya dalam Meningkatkan Pengetahuan tentang Anemia pada Remaja Putri Tingkat Sekolah Menengah Pertama di Malang Amalia, Rize Budi; Ningtyas, Woro Setia; Restiningsih, Restiningsih
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46539

Abstract

Anemia masih menjadi masalah kesehatan utama pada remaja putri di Indonesia, dengan kepatuhan terhadap suplementasi zat besi yang rendah. Konselor sebaya dinilai efektif dalam meningkatkan pengetahuan sehingga dapat meningkatkan kesadaran remaja mengenai pencegahan anemia. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektifitas edukasi oleh konselor sebaya untuk meningkatkan pengetahuan tentang anemia pada remaja putri tingkat sekolah menengah pertama di Malang. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan pre test dan post test one group. Penelitian dilakukan di salah satu SMP di Kota Malang pada Oktober–November 2024 dengan 49 remaja putri kelas 7–9 sebagai responden, baik yang telah maupun belum menerima tablet tambah darah, dipilih melalui purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan anemia yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 54,59 pada pretest menjadi 81,12 pada posttest. Uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan data tidak berdistribusi normal (p = 0,001; p < 0,05), sehingga analisis dilakukan menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil uji menunjukkan adanya perbedaan signifikan sebelum dan sesudah intervensi (p = 0,005; p < 0,05). Hal ini mengindikasikan bahwa edukasi oleh konselor sebaya efektif dalam meningkatkan pengetahuan tentang anemia pada remaja putri dan dapat menjadi strategi yang dapat diterapkan dalam upaya pencegahan anemia di lingkungan sekolah. Kata Kunci: konselor sebaya, remaja putri, anemia, edukasi, kesehatan.
Analisis Persediaan Obat dengan Menggunakan Metode Ven (Vital, Esensial, Non Esensial) dan Metode Eoq (Economic Order Quantity) dan Pengaruhnya Terhadap Ketersediaan Obat Panggabean, Ronaldo; Kosasih, Kosasih; Rulia, Rulia
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang analisis persediaan obat dengan menggunakan metode VEN (Vital, Esensial, Non Esensial) dan metode EOQ (Economic Order Quantity) dan pengaruhnya terhadap ketersediaan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan analisis regresi linier berganda. Teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobabilitas atau sampel jenuh yaitu metode penentuan sampel dengan memilih seluruh anggota populasi sebagai responden. Responden berjumlah 7 orang sebagai petugas terkait persediaan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin. Hasil analisis deskriptif berdasarkan skor rata-rata kuesioner pada metode VEN (Vital, Esensial, Non esensial) (X1) sebesar 4,16. Skor rata-rata kuesioner pada metode EOQ (Economic Order Quantity) (X2) sebesar 4,11. Skor rata-rata kuesioner pada ketersediaan obat (Y) sebesar 3,97. Terbukti hasil penelitian menunjukan bahwa metode VEN dan metode EOQ secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketersediaan obat. Besarnya persentase sumbangan pengaruh variabel independen metode VEN dan metode EOQ terhadap variabel dependen ketersediaan obat sebesar 97,7%. Sedangkan sisanya sebesar 2,3% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dilakukan dalam model penelitian ini.
Analisis Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Asfiksia pada Bayi Baru Lahir di Rsud Waibakul Kabupaten Sumba Tengah pada Tahun 2023 Siam, Rambu Nurul; Purwanto, Bambang; Atika, Atika
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46649

Abstract

Background: Globally, approximately 2.3 million newborn deaths occur within the first 28 days of life, equivalent to around 6,500 deaths each day. This accounts for about 47% of all under-five child deaths, making it a critical concern in global efforts to reduce child mortality. In Indonesia, the infant mortality rate is recorded at 16.85 per 1,000 live births, placing the country third highest in terms of infant mortality among ASEAN countries. One of the leading causes of this high mortality rate is neonatal asphyxia. Objective: This study aims to analyze the risk factors associated with neonatal asphyxia in newborns at Waibakul Regional Hospital, Central Sumba Regency, in 2023. Methods: This study employed a cross-sectional design with a quantitative approach. The population included all infants born at Waibakul Regional Hospital between January and December 2023, totaling 220 newborns. The sample was selected using total sampling. Data were analyzed using the chi-square test. Results: The analysis revealed a significant association between maternal age and neonatal asphyxia (p = 0.016), as well as between fetal distress and neonatal asphyxia (p = 0.001). However, no significant association was found between the mode of delivery and neonatal asphyxia (p = 0.877). Conclusion: Maternal age and fetal distress are significant risk factors associated with the occurrence of neonatal asphyxia. These findings can serve as a basis for healthcare professionals to enhance early detection and prevention efforts for neonatal asphyxia. Keywords: Neonatal asphyxia, maternal age, mode of delivery, fetal distress, risk factors.
Optimalisi Strategi dan Inovasi Automated Eksternal Defibrillator (Aed) Untuk Penanganan Henti Jantung di Luar Rumah Sakit : Literatur Review Iswadi; Pratiwi , Margareta; Ikhtiari , Refi; Nababan , Tiarnida; Nababan , Karmila Br; Gea , Saharman
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46660

Abstract

Henti jantung di luar rumah sakit atau Out of Hospital Cardiac Arrest (OHCA) menjadi penyebab utama kematian global, terutama disebabkan oleh keterlambatan respon dan rendahnya penggunaan Automated External Defibrillator (AED). Penelitian ini untuk mengkaji faktor-faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan resusitasi dan kelangsungan hidup pasien OHCA melalui studi literatur review. Dengan menggunakan metode telaah literatur dan seleksi melalui alur prisma diperoleh 14 artikel relevan terakreditasi dari berbagai sumber internasional dan nasional (Tahun 2020–2025). Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan resusitasi OHCA sangat dipengaruhi oleh lokasi kejadian, waktu respons, dan ketersediaan AED yang segera digunakan. Selain itu, pelatihan masyarakat dalam melakukan Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) dan integrasi teknologi seperti aplikasi seluler untuk aktivasi penolong pertama serta sistem Helicopter Emergency Medical Service (HEMS) terbukti meningkatkan kelangsungan hidup pasien. Kendala berupa keengganan individu dalam melakukan CPR serta ketidakjelasan aspek hukum dan etika dalam penggunaan AED juga diidentifikasi sebagai hambatan penting. Rekomendasi dari penelitian ini mengharapkan adanya integrasi teknologi dalam edukasi masyarakat melalui media digital seperti videotron dan aplikasi berbasis seluler untuk meningkatkan kesiapan masyarakat terhadap kejadian OHCA. Dengan pendekatan yang lebih sistematis dan berbasis kebijakan diharapkan angka harapan hidup pasien OHCA dapat meningkat. Terbatasnya jumlah artikel yang dianalisis serta batasan generalisasi hasil terhadap negara-negara dengan infrastruktur kesehatan yang belum optimal menjadi batasan dalam penelitian ini. Oleh karena itu diperlukan penelitian lanjutan yang mencakup analisis berbasis populasi dengan cakupan wilayah yang lebih luas
Efektivitas Online Multimedia Edukasi Berbasis Whatsapp Terhadap Koping Pada Pasien Kanker Stadium Lanjut Sandrelly, Riga Opri; Huda, Nurul; Erika, Erika; Wahyuni, Sri; Zulfitri, Reni
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46690

Abstract

Advanced cancer patients have more complex problems. Education is one approach to support the care of advanced cancer patients. In the digital era, communication technology such as WhatsApp can be utilized as an effective means of education, given its ability to be accessed by various groups. The purpose of this study was to determine the effectiveness of WhatsApp-based online multimedia education on coping in advanced cancer patients. This study used a quasi-experimental design with a non-equivalent control group research design. Sampling this study using purposive sampling with a total of 66 people consisting of 33 interventions and 33 controls. The intervention group received a WhatsApp-based educational intervention in the form of a module and was equipped with a telephone call from the researchers for follow-up conducted for 10 days. The measuring instrument used in this study was the Brief Cope questionnaire to measure coping. This study used dependent t-test as data analysis. Result showed a significant difference in mean coping PFC and EFC before and after intervention (p value = <0.001) in the experimental group, while for the control group there was no significant difference in the mean coping of PFC (p value = 0.317) and EFC (p value = 0.305). This study suggests that WhatsApp-based education can enhance coping in patients with advanced cancer. The importance of developing educational materials tailored to the needs of advanced cancer patients.
Kepatuhan Penggunaan Kondom Pada Odha Dalam Pencegahan IMS Juandi, Gentar Rahayu Putra; Indriastuti, Nur Azizah; Sinaga, Immanuel Felix Natanael
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46713

Abstract

Meningkatnya kejadian Infeksi Menular Seksual (IMS) di antara Orang yang Hidup dengan HIV/AIDS (ODHA) menimbulkan tantangan kesehatan masyarakat yang signifikan. Studi ini berfokus pada kepatuhan penggunaan kondom sebagai tindakan pencegahan terhadap IMS. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, wawancara mendalam dilakukan dengan sepuluh peserta di Puskesmas Gedongtengen, Yogyakarta. Temuan mengungkapkan bahwa sementara peserta memiliki pemahaman yang baik tentang IMS dan pentingnya penggunaan kondom, mereka menghadapi hambatan seperti stigma, dinamika pasangan, dan akses terbatas ke kondom yang menghalangi penerapan yang konsisten. Meskipun demikian, para peserta menyatakan komitmen yang kuat untuk menggunakan kondom sebagai strategi perlindungan, mengakui peran pentingnya dalam memastikan kesehatan mereka dan pasangan mereka. Penelitian ini menggarisbawahi perlunya peningkatan pendidikan kesehatan dan dukungan dari penyedia layanan kesehatan untuk meningkatkan kepatuhan penggunaan kondom di antara ODHA. Rekomendasi termasuk meningkatkan inisiatif kesadaran dan memfasilitasi akses yang lebih baik ke kondom untuk secara efektif mengurangi penularan IMS pada populasi yang rentan ini.
Hubungan Diabetes Mellitus dengan Penyakit Jaringan Periodontal pada Masyarakat Lahan Basah di Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan Sari, Emilda; Rahmawati, Ida; Wiradona, Irmanita; Ningsih, Neny Setiawaty; Hakim, Descyana
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46721

Abstract

the common complications associated with DM is periodontal disease, which involves inflammation and destruction of the tissues supporting the teeth. This study aims to examine the association between DM and periodontal disease status in the wetland community of Banjar District, South Kalimantan. A cross-sectional observational analytic design was employed, involving 115 respondents. Fasting blood glucose levels were measured to determine DM status, and periodontal condition was assessed using the Periodontal Disease Index (PDI). The results revealed that 76.8% of respondents with DM exhibited poor periodontal health, compared to only 37% of non-DM individuals. Statistical analysis using the Chi-Square test confirmed a significant relationship between DM and periodontal status (p = 0.000). These findings indicate a strong correlation between diabetes and increased risk of periodontal disease. Therefore, targeted oral health education and preventive dental care are essential components of diabetes management, especially in wetland communities where access to dental services may be limited. This study underscores the need for integrated public health strategies that address both systemic and oral health issues among vulnerable populations.
Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Kualitas Pelayanan di IGD RSUD Ciawi Natasya Rahma Dewi Pawestri; Loisa, Riris
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46724

Abstract

Abstract: Patient satisfaction is always related to the quality of health services. The quality of health services is an important indicator that must be a concern of hospitals as providers of public health services. Patients in the Ciawi Hospital Emergency Room reach 1700 patients every month, and there are several patient complaints. The purpose of this study was to analyze the relationship between sociodemographic factors and the level of patient satisfaction in the Emergency Room of RSUD Ciawi, as well as analyzing the level of patient satisfaction with the quality of service in the Ciawi Hospital Emergency Room based on the five aspects of service quality. This research used a quantitative descriptive approach. The population of this study was 1700 emergency room patients at Ciawi Hospital in a month, and the sample of this study consisted of 94 emergency room patients at Ciawi Hospital. The research data was collected through the use of a questionnaire, and then the Cronbach's alpha coefficient was calculated using SPSS software to process the reliability test data.