cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,415 Documents
Kesiapsiagaan Tatanan Rumah Tangga Dalam Menghadapi Gempa dan Tsunami di Wilayah Zona Merah Kota Padang Ade Ria Nofrianti; Sesmeri Haryani
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55533

Abstract

Preparedness efforts aimed to reduce impacts from disasters. Padang City lies between Indo-Australian Plate meeting and Eurasian Plate wich vulnerable to earthquake and tsunami. 65% of population in Padang City live in red zone. This study aims to see household preparedness to face the earthquake and tsunami in the red zone area.This study uses combination method. Sampling data were done with multistage random sampling of 417 respondents, quantitative data were collected through questionnaires and qualitative data obtained by in-depth interview and focus group and discussion. Data were analyzed by univariate, bivariate (chi-square) and multivariate (logistic regression). The result of the research shows that there are correlation between knowledge, attitude, household policy, emergency response plan, disaster warning system, and resource mobilization, with the preparedness of the household order. Emergency response plans are the dominant variables associated with household preparedness. There are several obstacles in improving the preparedness of the household order to face the earthquake and tsunami. It is recommended that the government conduct training and simulation of disaster preparedness on a regular basis and improve the socialization of preparedness by utilizing information technology, preparing emergency response plan as household policy to face the earthquake and tsunami.
Hambatan Kemampuan Individu Dalam Menjalankan Manajemen Diri Pasca Stroke: Studi Kualitatif Rhiana Eviranita Sariani; Reni Prima Gusty; Fitri Mailani
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55540

Abstract

Stroke merupakan penyakit kronis yang memerlukan manajemen diri berkelanjutan untuk mencegah kekambuhan dan komplikasi lanjutan. kini menjadi salah satu tantangan besar dalam dunia kesehatan. Secara global, terdapat 93,8 juta penyintas stroke dan 11,9 juta kasus baru, dengan 87% di antaranya adalah stroke iskemik (CDC, 2024). Namun, tidak semua pasien pasca stroke mampu menjalankan manajemen diri secara optimal di rumah. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi hambatan kemampuan pasien pasca stroke dalam menjalankan manajemen diri. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan wawancara mendalam semi-terstruktur pada enam pasien pasca stroke rawat jalan di Poli Saraf Rumah Sakit Universitas Andalas. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik Braun & Clarke. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga tema utama, yaitu hambatan pemahaman manajemen diri, hambatan literasi kesehatan serta hambatan kemampuan fungsional Tubuh dalam melakukan aktifitas fisik. Ketiga hambatan ini memengaruhi kemampuan pasien dalam menjalankan pengobatan, rehabilitasi, modifikasi gaya hidup, dan pencegahan kekambuhan. Penelitian ini menegaskan pentingnya intervensi edukasi dan rehabilitasi berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan manajemen diri pasien pasca stroke di rumah.
Pengaruh Terapi Akupresur Terhadap Mual Muntah pada Orang dengan HIV-AIDS yang Mengkonsumsi Obat Antiretroviral Aulia Mahesa; Emil Huriani; Dally Rahman
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mual dan muntah merupakan efek samping yang sering dialami orang dengan HIV/AIDS (ODHIV) pengguna antiretroviral (ARV) dan dapat menurunkan kepatuhan pengobatan. Terapi komplementer yang aman dan non-invasif diperlukan sebagai upaya pendukung penatalaksanaan efek samping tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh terapi akupresur terhadap mual muntah pada ODHIV pengguna ARV. Metode penelitian menggunakan desain quasy-experiment dengan pendekatan pretest-posttest control group design. Penelitian dilakukan pada 3 wilayah kerja puskesmas di Kota Jambi selama 3 hari berturut-turut dengan 42 sampel yang dipilih menggunakan consecutive sampling. Kelompok intervensi diberikan terapi akupresur selama 3 hari dengan pengukuran mual muntah 4 kali, sedangkan kelompok kontrol hanya dilakukan pengukuran mual muntah 4 kali tanpa terapi. Instrumen menggunakan kuesioner Rhodes Index of Nausea, Vomiting, and Retching (INVR). Analisis data menggunakan SPSS versi 25 dengan General Linear Model Repeated Measures. Hasil menunjukkan penurunan signifikan (p-value <0.05) skor mual muntah pada kelompok intervensi di Post-Test 1 (11.57), Post-Test 2 (10.29) dan Post-Test 3 (8.33) dibandingkan dengan kelompok kontrol. Disimpulkan bahwa terapi akupresur efektif sebagai intervensi nonfarmakologi untuk mengurangi mual muntah dan dapat dipertimbangkan dalam praktik keperawatan.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kegagalan Pemberian ASI Eksklusif Pada Ibu : Tinjauan Literatur Kontekstual di Provinsi Riau Neneng Fitria Ningsih; Devi Eka Safitri; Devina Yuristin
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.55625

Abstract

Pemberian ASI eksklusif merupakan salah satu intervensi penting dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi. Namun, angka keberhasilan ASI eksklusif masih belum optimal, termasuk di Provinsi Riau. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif faktor-faktor yang memengaruhi kegagalan pemberian ASI eksklusif pada ibu melalui pendekatan tinjauan literatur kontekstual. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan desain tinjauan literatur, yang menganalisis berbagai artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan dan dipublikasikan dalam sepuluh tahun terakhir. Proses seleksi literatur dilakukan secara sistematis berdasarkan kesesuaian topik, konteks wilayah, dan kualitas sumber.Hasil kajian menunjukkan bahwa kegagalan pemberian ASI eksklusif dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi kondisi fisik ibu, kelelahan, masalah laktasi, serta faktor psikologis seperti stres dan rendahnya kepercayaan diri. Faktor eksternal mencakup kurangnya pengetahuan ibu, rendahnya dukungan keluarga, tuntutan pekerjaan, serta keterbatasan peran pelayanan kesehatan dalam memberikan edukasi dan pendampingan menyusui. Dalam konteks Provinsi Riau, faktor sosial budaya dan akses terhadap layanan kesehatan juga berkontribusi terhadap rendahnya keberhasilan ASI eksklusif.Kesimpulan dari tinjauan ini menunjukkan bahwa kegagalan pemberian ASI eksklusif merupakan permasalahan multifaktorial yang memerlukan pendekatan holistik. Upaya peningkatan keberhasilan ASI eksklusif perlu difokuskan pada penguatan edukasi ibu, peningkatan dukungan keluarga, serta optimalisasi peran tenaga kesehatan melalui pendampingan menyusui yang berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perumusan kebijakan dan intervensi kesehatan ibu dan anak, khususnya di Provinsi Riau.
Hubungan Rasio Neutrofil-Limfosit dan Derajat Keparahan Pasien Stroke Iskemik Akut Martina Rentauli Sihombing; Priska Angeline Alang; Sinsanta Sinsanta; Harny Edward
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55659

Abstract

Stroke merupakan penyebab kematian kedua dan disabilitas di dunia. Keterkaitan proses inflamasi pada stroke iskemik menimbulkan kerusakan jaringan yang progresif. Peran Rasio Neutrofil-Limfosit (RNL) sebagai penanda inflamasi akan menilai keterkaitan tersebut dengan luaran klinis pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara RNL dengan derajat keparahan pasien stroke iskemik akut. Studi ini menggunakan desain analitik cross-sectional pada pasien stroke iskemik akut yang dirawat di RSUD Prof. Dr. W Z Johannes Kupang yang diambil dengan consecutive sampling. Empat puluh pasien yang mengalami stroke iskemik akut dengan onset <72 jam dilakukan penghitungan RNL. Derajat keparahan dinilai menggunakan National Institute of Health Stroke Scale (NIHSS) saat pasien masuk rumah sakit. Hasil studi menunjukkan terdapat korelasi positif antara Rasio Neutrofil-Limfosit (RNL) dan National Institute of Health Stroke Scale (NIHSS), dengan nilai p = 0.000 dan τ = 0.736. Kesimpulan adalah angka RNL yang meningkat dapat mempresentasikan luaran klinis pasien yang buruk.
Peran Fermentasi Buah Morinda Citrifolia Sebagai Antimikroba Elli Arsita; Calvin Sasongko; Erma Mexcorry Sumbayak
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55665

Abstract

The development of germ resistance cases due to excessive use of antibiotics is rampant and alternatives that are used in replacing the role of antibiotics also vary, one of which is by utilizing plant components or better known as phytotherapy. Morinda citrifolia is an alternative example that can be used as phytotherapy. Morinda citrifolia used are ones that have been fermented for 14 days. Active compounds in Morinda citrifolia have many functions, one of which can be used as an antimicrobial. The aim of this study is to test the efficacy of Morinda citrifolia fruit fermentation as an antimicrobe. The method used in this study is to use a multilevel dilution system of Morinda citrifolia’s fermented liquid which is then followed by the method of discs and broth dilution. On the disc method, 50µl of each tube dilution will be taken, then dropped into the well in culture of Staphylococcus aureus and Escherichia coli. The broth dilution method is done to determine the inhibition and killing zone the minimum in both microbes. The effectivity of Morinda citrifolia fermentation on Staphylococcus aureus and Escherichia coli was proven by 100% concentration on Mueller Hinton media in order to form a inhibition zone of 13.95mm and 11.60mm. Inhibitory zone of 11.04 mm was formed in Staphylococcus aureus only at a concentration of 50%. Meanwhile, In the broth dilution method, Morinda citrifolia fermentation in both microbes has the same minimum killing rate at a concentration of 25%. Conclusion, Morinda citrifolia fruit fermentation is effective as an antimicroba.
Hubungan Postur Kerja dan Keluhan Nyeri Muskuloskeletal dengan Produktivitas Kerja pada Pekerja Kantor di Pt Jamu Air Mancur Khalisa Masra Desandrina Hafid; Sheena Ramadhia Asmara Dhani
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55669

Abstract

Pekerja kantor umumnya bekerja dalam posisi duduk dengan durasi lama sehingga berpotensi menimbulkan risiko ergonomi dan keluhan nyeri muskuloskeletal yang dapat memengaruhi kenyamanan, kesehatan, dan produktivitas kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan postur kerja dan keluhan nyeri muskuloskeletal dengan produktivitas kerja pada pekerja kantor PTJamu Air Mancur. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional pada 50 responden yang dipilih melalui teknik total sampling. Penilaian postur kerja menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA), keluhan muskuloskeletal diukur dengan Nordic Body Map (NBM), dan produktivitas kerja menggunakan Individual Work Performance Questionnaire (IWPQ). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji korelasi Spearman. Hasil menunjukkan mayoritas responden memiliki risiko postur kerja tinggi, keluhan muskuloskeletal kategori agak sakit,dan produktivitas kerja kategori sedang. Uji korelasi menunjukkanpostur kerja berhubungan negatif namun tidak signifikan dengan produktivitas (r = −0,088; p > 0,05), sedangkan keluhan muskuloskeletal berhubungan negatif signifikan dengan produktivitas (r = −0,336; p < 0,05). Disimpulkan bahwa keluhan muskuloskeletallebih berpengaruh langsung terhadap produktivitas dibandingkan postur kerja.
Pengaruh Psikoedukasi terhadap Efikasi Diri dan Motivasi Perawatan pada Pasien Kanker Payudara yang Menjalani Kemoterapi di RS Santosa Bandung Kopo Teguh Wahyudin; Blacius Dedi; Susilawati Susilawati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55763

Abstract

Pasien kanker payudara tidak hanya menghadapi masalah fisiologis, tetapi juga gangguan psikologis seperti kecemasan, stres, dan ketakutan yang dapat menurunkan efikasi diri serta motivasi dalam menjalani pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh psikoedukasi terhadap efikasi diri dan motivasi perawatan pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan nonequivalent control group pretest–posttest. Sampel berjumlah 26 responden yang dibagi menjadi 13 kelompok intervensi dan 13 kelompok kontrol dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah General Self Efficacy Scale (GSES) dan kuesioner motivasi kepatuhan protokol kemoterapi. Analisis data menggunakan paired t-test dan independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rerata efikasi diri pada kelompok intervensi dari 31,92 menjadi 37,62, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 30,69 menjadi 33,15. Rerata motivasi pada kelompok intervensi meningkat dari 46,46 menjadi 67,46, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 46,15 menjadi 53,31. Uji statistik menunjukkan psikoedukasi berpengaruh signifikan terhadap efikasi diri dan motivasi pasien. Psikoedukasi dapat digunakan sebagai intervensi keperawatan untuk meningkatkan kesiapan psikologis pasien dalam menjalani kemoterapi.
Perkembangan Anak Tuna Grahita di SLB Bangkinang Putri Eka Sudiarti; Zurrahmi Z.R; Devi Eka Safitri; Wanda Arge
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.55792

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perkembangan anak tunagrahita di SLB Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik dengan rancangan cross sectional, melibatkan 40 orang tua anak tunagrahita yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi perkembangan anak tunagrahita dan dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas orang tua berada pada rentang usia 30–40 tahun, berpendidikan SMA, dan sebagian besar bekerja sebagai ibu rumah tangga. Pola asuh yang paling banyak diterapkan adalah pola asuh demokratis, diikuti oleh permisif, otoriter, dan penelantar. Dari sisi perkembangan anak, lebih dari separuh anak memiliki perkembangan motorik kasar, motorik halus, serta sosial dan bahasa yang masih berada dalam kategori tidak normal. Secara keseluruhan, hanya sebagian kecil anak yang memiliki perkembangan normal, sementara mayoritas masih tergolong tidak normal. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan peran orang tua, stimulasi perkembangan yang terstruktur, serta dukungan program intervensi di sekolah untuk mengoptimalkan perkembangan anak tunagrahita di SLB Bangkinang.
Hubungan Kompetensi Kognitif Rapid Health Assessment dengan Tingkat Kesiapsiagaan Bencana Mahasiswa Kesehatan Muhammad Falih Marwan; Zukhriana K Yusuf; Serly Daud; Abdi Dzul Ikram Hasanuddin; Sri Manovita Pateda
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55823

Abstract

Escalating disasters in Indonesia (3,472 events in 2024) demand Rapid Health Assessment (RHA) competency among health students, yet curriculum integration remains inadequate. This study aimed to analyze the correlation between cognitive RHA competency and disaster preparedness. An observational analytic cross-sectional study involved 310 medical, nursing, and midwifery students at Universitas Negeri Gorontalo using Proportional Stratified Random Sampling. Instruments comprised Guttman scale questionnaires (RHA knowledge) and Likert scale (preparedness), analyzed via Spearman's Rho test (α=0.05) using SPSS. Results revealed 61.1% respondents achieved "Good" RHA knowledge category with significant correlation (p=0.004). The study concludes RHA competency positively contributes to disaster preparedness through implicit knowledge, recommending interprofessional simulation for curriculum transformation.