cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,731 Documents
Efektivitas Media Promosi Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Dalam Pencegahan Penularan HIV Dari Ibu Ke Anak Sukarni Setya Ningsih; Putri Nur Anggrayni; Tamara Juni Kristi
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56276

Abstract

Latar Belakang: HIV/AIDS masih menjadi masalah kesehatan yang berdampak pada ibu hamil dan anak karena penularan dari ibu ke anak masih terjadi, sementara tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai pencegahan HIV belum optimal sehingga diperlukan strategi promosi kesehatan yang efektif. Tujuan Penelitian: Untuk menganalisis efektivitas media promosi kesehatan terhadap pengetahuan ibu hamil dalam pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest–posttest pada 60 ibu hamil di dua TPMB di Provinsi Lampung dan Sumatera Selatan. Intervensi berupa media promosi kesehatan diberikan setelah pretest dan diikuti posttest untuk menilai perubahan pengetahuan. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon (α = 0,05). Hasil: Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 8,08 sebelum intervensi menjadi 12,08 setelah intervensi, dengan perbedaan yang signifikan (p < 0,001). Kesimpulan: Media promosi kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak dan perlu dioptimalkan dalam pelayanan antenatal care.
Hubungan Antara Peningkatan Berat Badan Dengan Persepsi Body Image Pada Akseptor KB Suntik 3 Bulan di Wilayah Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten Rahayu Khairiah; Christina Mantili Murti Asih; Maesaroh Maesaroh; Neli Murniati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56277

Abstract

Latar Belakang: Program Keluarga Berencana (KB), khususnya kontrasepsi suntik Depo Medroxyprogesterone Acetate (DMPA), banyak digunakan di Indonesia karena efektif mencegah kehamilan, namun berisiko meningkatkan berat badan yang dapat memengaruhi persepsi body image dan kesehatan psikologis pengguna. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional pada 150 ibu akseptor KB suntik 3 bulan di Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, yang dipilih secara purposive sampling dari tiga fasilitas kesehatan. Peningkatan berat badan diukur menggunakan timbangan digital, sedangkan persepsi body image diukur dengan kuesioner standar yang telah divalidasi. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil analisis menunjukkan hubungan yang signifikan antara peningkatan berat badan dan persepsi body image (p = 0,000; OR = 0,046), yang menunjukkan bahwa akseptor yang mengalami peningkatan berat badan memiliki peluang lebih kecil untuk memiliki persepsi body image positif dibandingkan yang tidak mengalami peningkatan. Kesimpulan: Peningkatan berat badan pada akseptor KB suntik 3 bulan berhubungan secara signifikan dengan persepsi body image negatif, sehingga diperlukan edukasi, konseling, dan pemantauan berat badan secara rutin dalam pelayanan KB untuk mendukung kesehatan fisik dan penerimaan diri akseptor.
Analisis Implementasi Pelayanan Kluster 2 (Pelayanan Ibu Dan Anak) Pada Puskesmas Dengan Kebijakan Integrasi Layanan Primer Di Puskesmas BPR Ranau Tengah Okus Nanik Yuliwati; Riska Apriana; Selvy Melinda; Ratija Ratija
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56278

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan Kesehatan Primer (PHC) mendorong penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP) di Indonesia, namun capaian Standar Pelayanan Minimum yang belum optimal, khususnya pada pelayanan ibu dan anak, menegaskan perlunya penguatan layanan serta adaptasi mekanisme pelayanan dan perilaku masyarakat. Tujuan: Mengetahui dan menganalisis implementasi kebijakan Integrasi Layanan Primer (ILP) pada Pelayanan Kluster 2 (Pelayanan Ibu dan Anak) di Puskesmas BPR Ranau Tengah, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional pada dua populasi: ibu yang mengunjungi layanan Klaster 2 (n=92) dan tenaga kesehatan pelaksana layanan Kluster 2 (n=30). Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square untuk menilai hubungan antarvariabel. Hasil: Tingkat pengetahuan, sikap, dan aksesibilitas pelayanan ILP berhubungan signifikan dengan perilaku adaptasi masyarakat (p=0,000). Ketersediaan SDM kesehatan dan pengetahuan tenaga kesehatan berhubungan signifikan dengan implementasi pelayanan Kluster 2 (p=0,001). Kesimpulan: Implementasi ILP pada Pelayanan Kluster 2 dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap, dan akses masyarakat serta ketersediaan dan kompetensi tenaga kesehatan, sehingga penguatan edukasi, pelatihan SDM, dan penyempurnaan akses layanan diperlukan untuk mendukung adaptasi masyarakat dan efektivitas pelayanan.
Pengaruh PMT Berbasis Pangan Lokal Terhadap Kenaikan LILA Pada Ibu Hamil KEK Di Puskesmas Citangkil Cilegon Banten Maryati Sutarno; Firma Hijriani
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56279

Abstract

Latar belakang: Gangguan gizi pada ibu hamil, khususnya Kurang Energi Kronis (KEK), berdampak pada pertumbuhan janin dan kualitas hidup jangka panjang. Di Indonesia, prevalensi risiko KEK meningkat, dengan Lingkar Lengan Atas (LILA) < 23,5 cm sebagai indikatornya. Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) telah diterapkan, namun PMT berbasis pangan lokal berpotensi lebih efektif meningkatkan status gizi ibu hamil. Tujuan: Mengetahui pengaruh PMT berbasis bahan pangan lokal terhadap kenaikan LILA pada ibu hamil KEK di Puskesmas Citangkil, Cilegon, Banten. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan retrospektif. Sampel terdiri dari 35 ibu hamil dengan KEK, dan data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil: Pemberian PMT lokal berbasis bahan pangan setempat berpengaruh signifikan terhadap kenaikan LILA ibu hamil (p=0,000). Kesimpulan: PMT lokal berbasis bahan pangan setempat efektif meningkatkan LILA ibu hamil, sehingga tenaga kesehatan dan Puskesmas disarankan mengoptimalkan edukasi, pendampingan, dan pemantauan status gizi secara rutin.
Efektivitas Pemberian Minuman Kurma Dan Posisi Jongkok Terhadap Kemajuan Persalinan Kala I Di PMB Marina Simaremare Melisa Putri Rahmadhena; Febri Diananta
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56285

Abstract

Latar Belakang: Persalinan kala I merupakan tahap kritis yang dipengaruhi oleh kontraksi uterus, posisi ibu, dan asupan energi maternal. Intervensi non-farmakologis seperti pemberian minuman kurma dan penerapan posisi jongkok dapat meningkatkan energi, memperkuat kontraksi, serta mempercepat pembukaan serviks. Observasi di PMB Marlina Simaremare menunjukkan variasi durasi persalinan, sehingga intervensi sederhana, aman, dan berbasis bukti diperlukan untuk mendukung kemajuan persalinan. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas pemberian minuman kurma dan posisi jongkok terhadap kemajuan persalinan kala I di PMB Marlina Simaremare. Metode: Penelitian menggunakan desain Quasi Eksperimen. Kelompok pertama diberikan minuman kurma, sedangkan kelompok kedua melakukan posisi jongkok. Populasi penelitian adalah seluruh ibu bersalin kala I fase aktif yang menjalani persalinan di PMB Marlina Simaremare selama periode penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan independent t-test melalui bantuan program SPSS. Hasil: Rata-rata durasi kala I pada ibu yang diberikan minuman kurma adalah 7,28 jam, lebih singkat dibandingkan ibu yang melakukan posisi jongkok (8,45 jam), dengan perbedaan signifikan secara statistik (p = 0,025). Hal ini menunjukkan bahwa pemberian minuman kurma lebih efektif mempercepat kemajuan persalinan kala I dibandingkan posisi jongkok. Kesimpulan dan Saran: Pemberian minuman kurma terbukti lebih efektif dibandingkan posisi jongkok dalam mempercepat kemajuan persalinan kala I. Diharapkan tenaga kesehatan dapat mempertimbangkan pemberian minuman kurma sebagai intervensi non-farmakologis yang aman dan sederhana, serta ibu bersalin disarankan mengonsumsi kurma selama persalinan untuk mendukung kemajuan persalinan.
Pengaruh Durasi Paparan Layar Gadget Terhadap Kualitas Tidur Anak Usia Prasekolah di Paud Bina Umat Kota Serang Tahun 2026 Nur Anita; Sapuroh Sapuroh
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56308

Abstract

Latar Belakang: Anak usia prasekolah merupakan kelompok rentan yang sedang mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan pesat. Penggunaan gadget yang semakin meningkat pada anak dapat berdampak terhadap kualitas tidur, terutama jika durasi paparan layar berlebihan. Gangguan tidur pada anak dapat mempengaruhi pertumbuhan, perkembangan kognitif, dan kesehatan secara umum. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh durasi paparan layar gadget terhadap kualitas tidur anak usia prasekolah di PAUD Bina Umat Kota Serang Tahun 2026. Metode: Kuantitatif dengan cross-sectional. Populasi seluruh ibu yang memiliki anak di PAUD Bina Umat Kota Serang sebanyak 30 orang yang diambil secara total sampling. Analisis data menggunakan chi square. Hasil: Dari 30 responden, sebagian besar memiliki durasi penggunaan gadget kategori sedang yaitu 19 anak (63,4%), kategori rendah 10 anak (33,3%), dan kategori tinggi 1 anak (3,3%). Sebanyak 23 anak (76,7%) memiliki kualitas tidur baik dan 7 anak (23,3%) memiliki kualitas tidur kurang. Hasil uji statistik menunjukkan nilai χ² sebesar 3,403 dengan p value 0,182 (p > 0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara durasi paparan layar gadget dengan kualitas tidur anak usia prasekolah. Kesimpulan: Tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara durasi paparan layar gadget terhadap kualitas tidur anak usia prasekolah di PAUD Bina Umat Kota Serang Tahun 2026.
Determinan Konsumsi Kapsul Vitamin A Pada Ibu Nifas : Analisis Peran Pendidikan, Pengetahuan, Kunjungan Nifas dan Petugas Kesehatan di Puskesmas Dwikora Jaya Tahun 2026 Sulia Harta Septina Septina; Dian Priharja Putri
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56309

Abstract

Latar Belakang : Menurut bagian Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Kabupaten Tulang Bawang Barat mengalami penurunan grafik cakupan Vitamin A dari 93,25% pada tahun 2023 menjadi 83,2% pada 2024. Cakupan pemerian atau konsumsi Vit. A tahun 2024 di Puskemas Dwikora Jaya yaitu 80%. Berdasarkan uraian latar belakang diatas, penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Determinan Konsumsi Kapsul Vitamin A Pada Ibu Nifas : Analisis Peran Pendidikan, Pengetahuan, Kunjungan Nifas Dan Petugas Kesehatan Di Puskesmas Dwikora Jaya Tahun 2026”. Tujuan Penelitian : Penelitian ini untuk mengetahui determinan faktor kepatuhan Ibu nifas dalam konsumsi kapsul Vitamin A di wilayah kerja Puskesmas Dwikora Jaya Tahun 2026. Metode Penelitian : Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu nifas yang melahirkan 3 bulan terakhir sebanyak 139 orang dan jumlah sampel sebanyak 57 orang dengan pengambilan sampel menggunakan purposive sampel. Analisis data pada penelitian ini adalah analisis univariat, analisis bivariat dengan chi square, dan analisis multivariat dengan multiple regression logistic menggunakan perhitungan statistik program SPSS. Hasil Penelitian : Hasil analisis data diperoleh bahwa 42,1% responden memiliki tingkat pendidikan, 40,4% responden memiliki tingkat pendidikan menengah serta 17,5% responden berpendidikan dasar. 63,2 % responden memiliki pengetahuan rendah, 56,1% responden melakukan kunjungan tidak lengkap, 52,6% responden menyatakan bahwa tenaga kesehatan berperan dalam konsumsi vitamin A nifas. Ada hubungan antara tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan dan kunjungan nifas responden dengan konsumsi vitamin A pada ibu nifas serta tidak ada hubungan antara peran petugas kesehatan dengan konsumsi vitamin A pada ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Dwikora Jaya tahun 2026.Kesimpulan dan Saran : Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa sebagian besar responden berpengetahuan rendah tentang konsumsi vitamin A maka perlunya dilakukan modifikasi penyuluhan oleh tenaga kesehatan kepada masyarakat dengan menggunakan media-media tambahan yang dapat memperbaiki penyerapan materi oleh ibu, seperti dengan media elektronik presentasi slide, video atau film pendek tentang vitamin A.
Pengaruh Teknik Rebozo Terhadap Posisi Janin Dan Nyeri Persalinan Pada Ibu Hamil Trimester Akhir Di Puskesmas Pebayuran Tahun 2025 Eliya Winta Marlina; Mariyani Mariyani
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56310

Abstract

Background: Labor pain and suboptimal fetal positions, specifically the Occiput Posterior (OP) position, represent significant physiological and obstetrical challenges for women in the third trimester of pregnancy. Unmanaged pain can precipitate prolonged labor, increase maternal stress hormones, and elevate the risk of medical interventions such as instrumental delivery or cesarean section. The Rebozo technique is a traditional non-pharmacological intervention originating from Mexico that utilizes a woven shawl (jarik) to perform specific rhythmic movements, sifting and shaking, on the maternal pelvis. This technique aims to relax the pelvic ligaments and uterine muscles, thereby facilitating optimal fetal rotation and reducing pain perception. Objective: This study aims to extensively analyze the effect of the Rebozo technique on optimizing fetal position and reducing the intensity of labor pain in third-trimester pregnant women at Pebayuran Public Health Center. Research Method: The study employed a quantitative research method with a Quasi-Experimental Pre-test Post-test with Control Group Design. The population comprised all third-trimester pregnant women (≥37 weeks) at the study site, with a sample of 30 respondents selected via Total Sampling. Instruments included Leopold maneuver observation sheets for fetal positioning and the Numeric Rating Scale (NRS) for pain assessment. Data were analyzed using univariate analysis and the Wilcoxon Signed Rank Test for bivariate comparison including Effect Size calculation. Research Result: Baseline data indicated that prior to intervention, 53.33% of respondents experienced severe pain and 46.67% experienced moderate pain. Following the Rebozo intervention, there was a statistically significant reduction in pain intensity, with the majority of the intervention group reporting reduced pain levels. The Wilcoxon Signed Rank Test yielded a p-value of 0.001 (< 0.05) and a Z-score of -3.462, with a strong Effect Size (r = 0.89). Qualitative observations also confirmed improvements in fetal positioning and maternal comfort. Conclusion: The application of the Rebozo technique has a significant positive effect on reducing labor pain intensity and facilitating optimal fetal positioning in third-trimester pregnant women. It is a viable, low-cost, and effective complementary care model for midwifery practice.
Pengaruh Status Gizi Dengan Percepatan Manarche Pada Siswi Kelas 6 Sekolah Dasar (SD) Tahun 2025 Nofa Anggraini; Aulia Nurul Aini; Eka Selvia; Fatimah Nurus Shofa Muninggar
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56311

Abstract

Latar Belakang Menarche sebagai tanda awal pubertas pada anak perempuan dipengaruhi oleh status gizi, di mana status gizi lebih cenderung berkaitan dengan percepatan menarche akibat pengaruh hormon dari jaringan lemak. Pada siswi kelas 6 SD yang berada pada usia pubertas, variasi status gizi diduga berpengaruh terhadap waktu terjadinya menarche, sehingga penting diteliti untuk mendukung upaya kesehatan reproduksi remaja sejak dini. Tujuan: Untuk Mengetahui Pengaruh Status Gizi Dengan Percepatan Manarche Pada Siswi Kelas 6 Sekolah Dasar Negeri SDIT Auladi Islami Kabupaten Tangerang, SDIT Syafiul Ikhwan Kota Bekasi , SDN Ciomas 1 Kab Bogor Metode:. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chy-square dengan bantuan komputer program SPSS 25.0. Hasil: dari sekolah SDIT Auladi Islami Kabupaten Tangerang , SDIT Syafiul Ikhwan Kota Bekasi dan SDN Ciomas 1 Kab Bogor di dapatkan Tidak Ada Pengaruh Status Gizi Dengan Percepatan Manarche Pada Siswi Kelas 6 Sekolah Dasar Negeri di tandai dengan P value > 0,05 Kesimpulan dan Saran: Peneliti selanjutnya disarankan untuk mengkaji faktor lain yang berpotensi memengaruhi percepatan usia menarche, seperti riwayat usia menarche ibu, faktor genetik, tingkat aktivitas fisik, kondisi psikososial, serta paparan media dan lingkungan. Penelitian dengan variabel yang lebih beragam diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai determinan usia menarche pada anak sekolah dasar.
Hubungan Kualitas Dukungan Emosional Suami Terhadap Tingkat Depresi Pasca Persalinan Pada Ibu Nifas Di PMB Sulistyo Rahayu, Sst, Bdn Trimurjo Lampung Tengah Tahun 2025 Aprilinda Nur Af’Idah; Dian Priharja Putri
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56312

Abstract

Depresi pascapersalinan merupakan masalah kesehatan mental yang umum dialami ibu nifas dan dapat memengaruhi kesejahteraan ibu serta perkembangan bayi. Dukungan emosional dari suami diyakini dapat membantu mengurangi risiko depresi pascapersalinan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kualitas dukungan emosional suami dengan tingkat depresi pascapersalinan pada ibu nifas di PMB Sulistyo Rahayu, SST., Bdn, Trimurjo, Lampung Tengah. Jenis penelitian cross-sectional dengan 30 responden menggunakan consecutive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner MSPSS dan EPDS, dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan sebagian besar ibu menerima dukungan sedang hingga tinggi (86,7%) dan mayoritas berada pada risiko depresi rendah (60%). Hasil Chi-Square tidak signifikan (p = 0,146), namun tren menunjukkan dukungan rendah berkaitan dengan risiko depresi lebih tinggi. Dukungan emosional suami berperan penting dalam kesejahteraan psikologis ibu meski tidak signifikan secara statistik.