cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,415 Documents
Hubungan Teman Sebaya Dengan Perilaku Merokok Pada Remaja Di Kp. Sawah Rt 01/03 Kelurahan Jatimelati, Kecamatan Pondok Melati Isnaeni, Isnaeni; Segara, Akbar Raja
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56227

Abstract

Background Adolescent smoking behavior is an ongoing public health problem influenced by social factors, particularly peer influence. Adolescence is a transitional phase characterized by a strong need for social acceptance, which often leads adolescents to adjust their behavior according to their peer group. Objective This study aimed to determine the relationship between peer influence and smoking behavior among adolescents in KP. Sawah RT 01/03, Jatimelati Village, Pondok Melati District. Methods This study employed a quantitative design with a descriptive-analytic approach using a cross-sectional method. The study population consisted of all adolescents in KP. Sawah RT 01/03, totaling 40 respondents, selected using a total sampling technique. Data were collected using a structured questionnaire measuring peer influence and smoking behavior variables. Data analysis was conducted using univariate and bivariate analysis with the Chi-Square test. Results All respondents (100%) were categorized as having high peer influence, defined as frequent interaction with peers, strong emotional closeness, and dominant peer group norms influencing daily behavior. Most respondents (75%) exhibited high-level smoking behavior, while 25% were categorized as moderate. The peer influence variable showed no variation, therefore, statistical association testing could not be performed. Conclusion and Recommendation Peer environments play a highly dominant role in adolescents’ social lives and have the potential to influence smoking behavior. It is recommended that healthcare professionals, families, and communities strengthen promotive and preventive efforts through healt education, youth group developmen, and the reinforcement of positive social environments to reduce smoking behavior among adolescents.
Hubungan Antara Fungsi Kognitif dengan Reading Comprehension Pada Anak Intellectual Disability di SLB Kota Surakarta Afriansyah, Muhammad Tegar; Mangunsong, Roy Romey Daulas; Nugroho, Setyadi
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56233

Abstract

Penelitian ini menganalisis hubungan fungsi kognitif dengan reading comprehension pada anak intellectual disability di SLB Kota Surakarta. Latar belakang mencakup hak pendidikan, kendala membaca, serta keterbatasan fungsi kognitif yang memengaruhi comprehension. Dengan instrumen terstandarisasi, penelitian ini mengisi gap terkait pemahaman membaca, bukan sekadar kelancaran membaca. Untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara fungsi kognitif dengan reading comprehension pada intellectual disability usia sekolah di SLB Kota Surakarta. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross sectional dengan 30 anak intellectual disability di tiga SLB Kota Surakarta. Analisis data menggunakan Spearman Rank Correlation untuk menguji hubungan fungsi kognitif dan reading comprehension. Instrumen yang digunakan adalah Cognitive Linguistic Evaluation dan Tes Pemahaman Membaca, keduanya telah terbukti valid dan reliabel. Penelitian ini menganalisis hubungan fungsi kognitif dengan reading comprehension pada 30 anak intellectual disability di tiga SLB Surakarta. Hasil menunjukkan fungsi kognitif berkategori rendah–sedang, sementara reading comprehension bervariasi nilai 6–22. Analisis Spearman Rank Correlation menyatakan terdapat hubungan positif signifikan, menegaskan bahwa keterbatasan kognitif berpengaruh terhadap reading comprehension dan pemahaman teks anak Intellectual Disability. Hasil penelitian pada 30 anak intellectual disability di tiga SLB Surakarta menunjukkan sebagian besar fungsi kognitif di bawah rata-rata 46,7% dan kemampuan reading comprehension bervariasi nilai 6–22. Analisis Spearman Rank Correlation menemukan hubungan positif signifikan antara fungsi kognitif dan reading comprehension (r = 0,580; p = 0,001). Hal ini menunjukkan peningkatan kognitif berpengaruh pada reading comprehension.
The Effectiveness of Clean and Healthy Living Behavior Implementation on the Prevention of Helminthiasis Using Audiovisual Methods among Sixth-Grade Students at SDN Perwira II Bekasi Agustina, Yulia; Susanti, Ida
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56267

Abstract

Intestinal worms are one of the infectious diseases that remain a health problem among elementary school children, especially in environments with suboptimal sanitation and hygiene practices. This condition can affect children's health status, growth, and learning abilities, thus requiring preventive measures through effective and easy-to-understand health education. One preventive measure that can be taken is to provide health education on Clean and Healthy Living Behaviors (PHBS) through audiovisual media as a means of conveying information that is easily understood by elementary school students. According to the World Health Organization (WHO) in 2023, around 1.5 billion people worldwide are still infected with intestinal worms. In Indonesia, the prevalence of intestinal worms in children is still high, ranging from 30% to 90%, and is related to the low implementation of PHBS. This study aims to determine the effectiveness of implementing PHBS in preventing intestinal worms using audiovisual methods in sixth-grade students at SDN Perwira II Bekasi in 2025.This study employed a quantitative approach with a pre-test and post-test design without a control group involving 50 students (N = 50) using a total sampling technique. Data were analyzed using the Wilcoxon test.The mean knowledge score increased from 56.40 to 82.60, and the mean attitude score increased from 58.20 to 84.10. The Wilcoxon test results showed a p-value of 0.000 < 0.05, indicating a significant effect of PHBS implementation using audiovisual methods on the prevention of helminthiasis. The results showed that education on Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) delivered through audiovisual media significantly improved students’ knowledge and attitudes. Before the intervention, students’ understanding and attitudes toward PHBS were not optimal; however, after the educational intervention, positive changes toward the adoption of clean and healthy living behaviors were observed. Audiovisual media proved effective because it presents information in a concrete, engaging, and easily understood manner for elementary school–aged students. These findings confirm that audiovisual-based PHBS education has the potential to support the prevention of helminthiasis in school environments.
Hubungan Penerapan Tradisi Postpartum Lokal Terhadap Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif di Desa Pasirkecapi Kecamatan Maja Kabupaten Lebak Banten Farlikhatun, Lili; Jayanti, Jayanti
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56268

Abstract

Latarbelakang : Kesehatan dan tumbuh kembang bayi, namun keberhasilannya dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk penerapan tradisi postpartum lokal yang masih kuat di masyarakat. Tradisi seperti pantangan makanan ibu atau pemberian makanan tambahan dini dapat menjadi faktor pendukung maupun penghambat ASI eksklusif, tergantung pada kesesuaiannya dengan rekomendasi kesehatan. Tujuan: Untuk Mengetahui Hubungan Penerapan Tradisi Postpartum Lokal Terhadap Keberhasilan Pembeian ASI Eksklusif Di Desa Pasir Kecapi Kecamatan Maja Kabupaten Lebak Banten Tahun 2025 Metode: Penelitian quasy eksperimen. Variabel indepeneden dalam penelitian ini adalah penerapan tradisi postpartum lokal, variabel dependennya adalah keberhasilan pembeian ASI Eksklusif . Total reponden dalam penelitian ini secara total sampling yaitu seluruh ibu menyusui di Desa Pasir Kecapi Kecamatan Maja Kabupaten Lebak Banten sebanyak 52 responden Hasil: Hasil analisa P value > 0,05 di dapatkan 0,218 sehingga dapat di simpulkan bahwa tidak adanya perbedaan antara kelompok intervensi yaitu penerapan tradisi postpartum local dengan dilakukan pendidikan kesehatan dengan kelompok kontrol yaitu penerapan tradisi postpartum local tanpa di lakukan pendidikan kesehatan Kesimpulan dan Saran: Bagi praktisi kesehatan, terutama bidan dan tenaga promosi kesehatan, penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan dalam memberikan pelayanan dan penyuluhan yang lebih berbasis budaya. Sehinga praktisi dapat strategi komunikasi yang lebih efektif dan tidak bertentangan dengan nilai adat setempat.
Analisis Faktor Risiko Kejadian Preeklampsia Berat (Peb) di Rsud Cengkareng Tahun 2025 Umairo, Gusrida; Setiani , Hary
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56269

Abstract

Latar Belakang: Preeklampsia berat (PEB) merupakan komplikasi hipertensi dalam kehamilan yang berkontribusi signifikan terhadap morbiditas dan mortalitas ibu serta janin. Kejadian PEB dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko maternal, kehamilan, genetik-imunologis, serta lingkungan dan gaya hidup. Tujuan: Menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia berat di RSUD Cengkareng Tahun 2025. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Data diperoleh dari rekam medis ibu hamil dengan hipertensi di RSUD Cengkareng. Variabel independen meliputi usia ibu, paritas, indeks massa tubuh (IMT), interval kehamilan, dan riwayat preeklampsia. Variabel dependen adalah kejadian preeklampsia berat. Analisis dilakukan menggunakan uji statistik untuk mengetahui hubungan antarvariabel dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Usia berisiko (OR=6,43; p=0,001), multigravida (OR=2,87; p=0,008), obesitas (OR=4,33; p=0,005), interval kehamilan berisiko (OR=25,71; p=0,001), dan riwayat preeklampsia (OR=91,29; p=0,001) memiliki hubungan signifikan dengan kejadian preeklampsia berat. Kesimpulan: Faktor maternal dan obstetri berhubungan secara signifikan dengan kejadian preeklampsia berat. Riwayat preeklampsia merupakan faktor risiko paling dominan.
Hubungan Pengetahuan Orang Tua Tentang Penggunaan Gadget Terhadap Gangguan Pola Tidur Pada Anak Usia 4-6 Tahun Di Bimba Aiueo Sabilillah Bekasi 2025 Romadoni, Frida Trisna; Chalid, Desrideus
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56271

Abstract

Penggunaan gadget pada anak usia dini yang tidak terkontrol dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, salah satunya gangguan pola tidur. Peran orang tua, khususnya tingkat pengetahuan orang tua tentang penggunaan gadget, menjadi faktor penting dalam mengendalikan kebiasaan penggunaan gadget pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan orang tua tentang penggunaan gadget terhadap gangguan pola tidur pada anak usia 4–6 tahun di Bimba AIUEO Sabilillah Bekasi tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh orang tua yang memiliki anak usia 4–6 tahun di Bimba AIUEO Sabilillah Bekasi, dengan jumlah sampel sebanyak 50 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan orang tua tentang penggunaan gadget dan kuesioner gangguan pola tidur anak. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan orang tua tentang penggunaan gadget dengan gangguan pola tidur pada anak usia 4–6 tahun, dengan nilai koefisien korelasi Spearman sebesar r = -0,426 dan nilai p-value = 0,002 (p < 0,05). Nilai korelasi negatif menunjukkan bahwa semakin baik pengetahuan orang tua tentang penggunaan gadget, maka semakin rendah tingkat gangguan pola tidur pada anak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan orang tua tentang penggunaan gadget terhadap gangguan pola tidur pada anak usia 4–6 tahun. Diharapkan orang tua dapat meningkatkan pengetahuan dan pengawasan terhadap penggunaan gadget pada anak guna mencegah terjadinya gangguan pola tidur.
Efektivitas Pengetahuan Remaja Putri Tentang Resiko Pernikahan Dini Terhadap Perilaku Pencegahan Kanker Serviks di Sma Negeri 1 Tambelang Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat Tahun 2025 Sapira, Sifpa; Mulyana, Dede Sri
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56272

Abstract

Kanker serviks merupakan jenis tumor ganas yang menyerang wanita dan terjadi pada area pertemuan mukosa vagina dengan mukosa saluran serviks, yakni bagian bawah antara alat kelamin wanita dan rahim.​ Selain faktor genetik dan lingkungan, kanker serviks juga dapat disebabkan oleh rangsangan mikroorganisme.​ Pernikahan dini adalah praktik di mana salah satu atau kedua pasangan masih sangat muda, sering kali sebelum mencapai usia dewasa atau usia legal untuk menikah. Ini adalah masalah global yang kompleks dengan dampak sosial, ekonomi, dan kesejahteraan yang signifikan. Praktik ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk budaya , agama, norma sosial, dan ekonomi, dan sering kali melibatkan isu-isu terkait hak anak dan ketidaksetaraan gender. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efektifivas pengetahuan remaja putri tentang resiko pernikahan dini terhadap perilaku pencegahan kanker rerviks Di SMAN 1 Tambelang Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualititatif dengan desai croos-sestional. Sampel sebanyak 60 responden remaja di SMA Negeri 1 Tambelang 2025. Dengan menggunakan tentik Simple random sampling. Data dikumpulkan memlalui lembar observasi dan dianalisis menggunakan uji- chi square. Berdasarkan hasil uji Chi-Square, diperoleh nilai p-value sebesar 0,009 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan kanker serviks pada responden. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan berperan penting dalam membentuk perilaku pencegahan kanker serviks pada remaja putri.
Pengaruh Yoga Hormonal Terhadap Perubahan Siklus Menstruasi Pada Akseptor Kb Suntik di Klinik Seto Hasbadi 01 dan Ghaisan Medical Center Kota Bekasi Tahun 2026 Nency, Olivia; Septiani, Devi; Anggraeni, Sinta
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56273

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan KB suntik yang mengandung hormon progesteron diketahui dapat memengaruhi keseimbangan hormon reproduksi sehingga berpotensi menyebabkan perubahan siklus menstruasi, sehingga diperlukan intervensi komplementer seperti yoga hormonal yang diduga dapat membantu regulasi hormonal dan menjaga kestabilan siklus menstruasi pada akseptor KB suntik. Tujuan: Untuk Mengetahui Pengaruh Yoga Hormonal Terhadap Perubahan Siklus Menstruasi Pada Akseptor KB Suntik Di Klinik Seto Hasbadi 01 dan Ghaisan Medical Center Kota Bekasi Tahun 2026. Metode: Penelitian dilakukan melalui desain pre-eksperimental, dengan pemberian intervensi yoga hormonal pada kelompok akseptor KB suntik selama beberapa sesi terstruktur. Pengukuran perubahan siklus menstruasi dilakukan menggunakan lembar observasi atau kuesioner sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis untuk melihat pengaruhnya dengan menggunakan SPSS 25. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian uji wilcoxon di ketahui Asymp. Sig (2 – Talled) bernilai 1,000 artinya tidak adanya perubahan siklus menstruasi pada akseptor KB Suntik Di Klinik Seto Hasbadi 01 dan Ghaisan Medical Center Kota Bekasi, hal ini di temukan hasil nilai kesamaan sebelum dan sesudah pada siklus mentruasi akseptor KB suntik, sehingga di simpulkan hasil penelitian tidak adanya pengaruh yoga hormonal terhadap perubahan siklus menstruasi pada Akseptor KB suntik. Kesimpulan dan Saran: diharapkan dapat melibatkan jumlah sampel yang lebih besar dan cakupan tempat penelitian yang lebih luas agar hasil dapat digeneralisasikan secara lebih optimal. Peneliti berikutnya juga disarankan mengontrol variabel perancu seperti lama penggunaan KB suntik, tingkat stres, status gizi, dan aktivitas fisik yang dapat memengaruhi keseimbangan hormonal dan siklus menstruasi.
Efektivitas Media Promosi Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Dalam Pencegahan Penularan HIV Dari Ibu Ke Anak Ningsih, Sukarni Setya; Anggrayni, Putri Nur; Kristi, Tamara Juni
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56276

Abstract

Latar Belakang: HIV/AIDS masih menjadi masalah kesehatan yang berdampak pada ibu hamil dan anak karena penularan dari ibu ke anak masih terjadi, sementara tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai pencegahan HIV belum optimal sehingga diperlukan strategi promosi kesehatan yang efektif. Tujuan Penelitian: Untuk menganalisis efektivitas media promosi kesehatan terhadap pengetahuan ibu hamil dalam pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest–posttest pada 60 ibu hamil di dua TPMB di Provinsi Lampung dan Sumatera Selatan. Intervensi berupa media promosi kesehatan diberikan setelah pretest dan diikuti posttest untuk menilai perubahan pengetahuan. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon (α = 0,05). Hasil: Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 8,08 sebelum intervensi menjadi 12,08 setelah intervensi, dengan perbedaan yang signifikan (p < 0,001). Kesimpulan: Media promosi kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak dan perlu dioptimalkan dalam pelayanan antenatal care.
Hubungan Antara Peningkatan Berat Badan Dengan Persepsi Body Image Pada Akseptor KB Suntik 3 Bulan di Wilayah Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten Khairiah, Rahayu; Asih , Christina Mantili Murti; Maesaroh, Maesaroh; Murniati, Neli
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56277

Abstract

Latar Belakang: Program Keluarga Berencana (KB), khususnya kontrasepsi suntik Depo Medroxyprogesterone Acetate (DMPA), banyak digunakan di Indonesia karena efektif mencegah kehamilan, namun berisiko meningkatkan berat badan yang dapat memengaruhi persepsi body image dan kesehatan psikologis pengguna. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional pada 150 ibu akseptor KB suntik 3 bulan di Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, yang dipilih secara purposive sampling dari tiga fasilitas kesehatan. Peningkatan berat badan diukur menggunakan timbangan digital, sedangkan persepsi body image diukur dengan kuesioner standar yang telah divalidasi. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil analisis menunjukkan hubungan yang signifikan antara peningkatan berat badan dan persepsi body image (p = 0,000; OR = 0,046), yang menunjukkan bahwa akseptor yang mengalami peningkatan berat badan memiliki peluang lebih kecil untuk memiliki persepsi body image positif dibandingkan yang tidak mengalami peningkatan. Kesimpulan: Peningkatan berat badan pada akseptor KB suntik 3 bulan berhubungan secara signifikan dengan persepsi body image negatif, sehingga diperlukan edukasi, konseling, dan pemantauan berat badan secara rutin dalam pelayanan KB untuk mendukung kesehatan fisik dan penerimaan diri akseptor.