cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 3,122 Documents
Efektivitas Pemberian Ekstrak Daun Kirinyuh (Chromolaena Odorata) Terhadap Jumlah Fibroblas dan Kolagen Pada Luka Sayat Mencit Putih (Mus Muculus) Budi Yulhasfi Febrianto; Hilmy Farras Wishal; Letvi Mona
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60871

Abstract

Luka adalah jenis cedera yang umum terjadi pada manusia dimana proses penyembuhannya melewati tiga tahap utama yaitu inflamasi, proliferasi, dan remodelling. Pemberian ekstrak tanaman kirinyuh mampu meningkatkan penyembuhan pada luka sehingga dapat mempercepat fase proliferasi dan angiogenesis pada luka. Asam hialuronat berperan penting dalam migrasi dan proliferasi keratinosit yang merupakan sel pembentuk epidermis. Untuk mengetahui bagaimana efektivitas pemberian ekstrak tanaman kirinyuh (Chromolaena odorata L) terhadap jumlah fibroblas dan kolagen pada penyembuhan luka sayat mencit putih (Mus musculus). Penelitian ini memiliki ruang lingkup terhadap Ilmu Bedah, Dermatologi, Patologi Anatomi dan Farmakologi. Penelitian ini berupa eksperimental laboratoris dengan rancangan post test only control group design. Penelitian ini dilakukan Bulan Juli-Agustus 2024. Teknik pengambilan sampel sesuai dengan kriteria inklusi dan eklusi yang dihitung menggunakan rumus federer dengan minimal sampel 24 ekor mencit jantan. Analisis data menggunakan SPSS dengan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji One Way Anova, uji Kruskal-Wallis dan uji manwhitney. Pemberian ekstrak tanaman kirinyuh dengan infusa konsentrasi 20% yang diberikan secara topikal terhadap penyembuhan luka sayat mencit jantan (Mus musculus) efektif. Hasil mikroskopik menunjukkan pada hari ke-7 dan hari ke-14 terdapat perbedaan bermakna jumlah fibroblas dan ketebalan kolagen dengan pemberian infusa 20%.
Pengaruh Edukasi Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III Rina Octavia; Sandy Nurlaela Rachman; Leni Halimatusyadiah; Alya Widianti
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60883

Abstract

Angka kematian ibu masih menjadi masalah kesehatan yang penting di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk menurunkan angka kematian ibu adalah melalui Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K). Namun, masih ditemukan ibu hamil yang memiliki pengetahuan rendah mengenai perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi, sehingga diperlukan edukasi kesehatan untuk meningkatkan pemahaman ibu hamil. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Cikeusik Tahun 2026. Metode penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 37 ibu hamil trimester III yang diperoleh menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan P4K yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan ibu hamil sebelum diberikan edukasi sebesar 6,43 dan meningkat menjadi 13,92 etelah diberikan edukasi. Hasil uji Paired Sample t-test menunjukkan nilai p-value sebesar 0,001 (p<0,05). Kesimpulan edukasi Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil trimester III. Edukasi P4K dapat dijadikan sebagai salah satu upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kesiapan persalinan serta mencegah komplikasi selama kehamilan dan persalinan.
Pengaruh Pemberian Buah Kurma (Phoenix Dactylifera) Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri Dengan Anemia Filda Fairuza; Elva Febri Ashari; Fathiyati Fathiyati; Intan Noviana
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60884

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih sering terjadi pada remaja putri. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan zat besi selama masa pertumbuhan dan kehilangan darah saat menstruasi. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kadar hemoglobin adalah dengan mengonsumsi buah kurma (Phoenix dactylifera) yang mengandung zat besi, vitamin C, asam folat, dan berbagai mineral yang berperan dalam pembentukan sel darah merah. Berdasarkan studi pendahuluan di MTsN 2 Kota Serang, terdapat 31 siswi kelas VII yang mengalami anemia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian buah kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri dengan anemia kelas VII di MTsN 2 Kota Serang Banten Tahun 2026. Metode penelitian ini menggunakan desain Quasi Experimental dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian berjumlah 31 remaja putri yang mengalami anemia dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Intervensi dilakukan dengan pemberian buah kurma selama 14 hari. Pengukuran kadar hemoglobin dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan alat EasyTouch GCHB. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,000 lebih kecil dari hasil signifikan 5% (p-value = 0,000 < 0,05) setelah pemberian buah kurma selama 14 hari menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara pemberian buah kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri dengan anemia. Kesimpulan pemberian buah kurma (Phoenix dactylifera) efektif meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri yang mengalami anemia. Buah kurma dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif terapi nonfarmakologis dalam upaya pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja putri.
Pengaruh Tingkat Keparahan Anemia Terhadap Quality of Life Pada Pasien Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis di Rumah Sakit Royal Prima Medan Tahun 2026 Kristin Natalia Siboro; Duma Yanti Hutagalung; Mona Elisa Ritonga; Loviega Anastasia Putri Br Tarigan; Deatri Anggita Purba; Tiarnida Nababan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60888

Abstract

Latar belakang: Komplikasi klinis yang sangat umum terjadi pada pasien yang menjalani hemodialisis mengalami anemia. Penurunan kadar hemoglobin menyebabkan kelelahan, penurunan toleransi aktivitas, serta gangguan fisik dan psikologis yang berdampak pada penurunan Quality Of Life pasien. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh tingkat keparahan anemia Quality Of Life pasien yang mengalami ginjal kronik yang sedang menjalani hemodialisis. Metode: Menggunakan langkah observasi berbentuk analitik dengan model cross-sectional. Pada sampel penelitian berjumlah 39 responden diperoleh menggunakan rumus Slovin. Tingkat keparahan anemia diukur berdasarkan kadar hemoglobin dari rekam medis pasien, sedangkan Quality Of Life diukur menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF. Analisa yang dilakukan dalam mengolah data dengan univariat dan bivariat yang menggunakan Uji Chi-Square dengan signifikansi α = 0,05. Hasil: Hasil akhir diperoleh dengan uji Pearson Chi-Square diperoleh nilai X2 = 61,286 dengan hasil p-value < 0,001. Kesimpulan: Tingkat keparahan anemia memengaruhi Quality Of Life pada penderita ginjal kronik yang menjalani hemodialisis.
Pengaruh Jus Kacang Hijau Terhadap Produksi Asi Pada Ibu Pasca Melahirkan: Tinjauan Literatur Syahrin Sakinah; Herna Rinayanti; Gisella Br Panjaitan; Ferly Fazrin; Edianto Edianto
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60907

Abstract

Air susu ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi utama bagi bayi, terutama selama enam bulan pertama kehidupan. Namun, banyak ibu pascapersalinan mengalami masalah dengan produksi ASI yang tidak mencukupi. Kacang hijau (Vigna radiata) mengandung protein, polifenol, flavonoid, zat besi, dan vitamin B1, yang diyakini dapat merangsang hormon prolaktin dan oksitosin, sehingga meningkatkan produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemberian jus kacang hijau terhadap produksi ASI pada ibu pascapersalinan melalui pendekatan pra-eksperimental dengan desain pretest-posttest satu kelompok. Sebanyak 12 ibu pascapersalinan hari ke-3, berdomisili di Desa Kepala Sungai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, diberi 500 ml jus kacang hijau per hari selama 7 hari. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi p = 0,001 (p < 0,05), dengan peningkatan rata-rata produksi ASI dari 29,92 ml menjadi 51,5 ml. Peningkatan rata-rata sebesar 21,58 ml (±76,99%) secara statistik signifikan. Jus kacang hijau terbukti efektif sebagai galaktagog alami yang mudah diakses dan ekonomis untuk mendukung keberhasilan laktasi pada ibu pascapersalinan.
Consumer Perceptions of Drug Safety and Effectiveness in Digital Self-Medication Practices: A Systematic Literature Review Ahmad Azrul Zuniarto; Lia Natalia; Ajeng Hanugrahing Dewi
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60925

Abstract

The rapid expansion of digital pharmacy platforms has intensified online self-medication practices globally, yet consumer perceptions of drug safety and effectiveness through digital channels remain poorly understood existing reviews examine these dimensions separately without an integrated framework. This qualitative Systematic Literature Review (SLR), conducted following PRISMA 2020 guidelines, synthesises evidence from 31 studies identified across Scopus, PubMed, and Google Scholar (2021-2026). Eligibility was determined using the SPIDER framework; two independent reviewers performed selection (Cohen's κ = 0.87); and data were synthesised using three-stage thematic synthesis. On the safety dimension, 12 indicators were identified across 61 coded instances: 80.3% reported negative impacts, dominated by information transparency deficits (F=19), difficulty distinguishing licensed from illegal platforms (F=14), and absence of pharmacist interaction (F=4). On the effectiveness dimension, all six indicators (11 instances) were exclusively negative, including low medication literacy (F=4), drug interaction risks (F=2), self-diagnosis inaccuracy (F=2), and elevated adverse drug reaction rates. Negative perceptions across both dimensions consistently stem from three structural determinants: weak regulatory frameworks, low medication literacy, and the structural absence of professional oversight. Multi-level interventions are urgently needed, encompassing platform regulation standardisation, digital health literacy promotion, and mandatory pharmacist consultation integration.
Dampak Mobilisasi Dini Pada Pasien Post Operasi Total Knee Replacement: Sistematika Review Novrin Senselia Putri Ziliwu; Debie Dahlia; Dikha Ayu Kurnia
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60931

Abstract

Latar Belakang: Total Knee Replacement (TKR) merupakan prosedur yang efektif untuk mengatasi osteoarthritis lutut stadium lanjut. Meskipun demikian, pasien umumnya mengalami penurunan mobilitas dan gangguan fungsi fisik pada periode post operasi. Mobilisasi dini adalah salah satu intervensi untuk mempercepat pemulihan, tetapi efektivitasnya masih perlu dievaluasi secara komprehensif. Tujuan: Mengevaluasi dampak mobilisasi dini terhadap kemampuan mobilitas pada pasien post operasi TKR. Metode: Tinjauan sistematis. Pencarian literatur dilakukan pada enam basis data elektronik (PubMed, ProQuest, Sage Journals, SpringerLink, ScienceDirect, dan ClinicalKey) untuk artikel berbahasa yang diterbitkan tahun 2016-2026. Delapan studi yang terdiri atas Randomized Controlled Trial (RCT) dan Cohort Study memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil: Mobilisasi dini terbukti meningkatkan kemampuan mobilitas, fungsi lutut, dan rentang gerak, menurunkan intensitas nyeri, mempersingkat lama rawat inap, serta mengurangi risiko komplikasi post operasi tanpa meningkatkan efek samping. Kesimpulan: Mobilisasi dini merupakan intervensi rehabilitasi yang aman dan efektif untuk mempercepat pemulihan serta meningkatkan kemampuan mobilitas pada pasien pasca operasi.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Lansia dengan Penyakit Arthritis Gout di Panti Jompo Guna Budi Bakti Medan Tahun 2026 Risma Sarumaha; Sri Khania Hutagalung; Vebby Alecxa Hutagaol; Tilis Mesrawati Hulu; Lismawati Simanjuntak; Tiarnida Nababan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60938

Abstract

Latar belakang: arthritis gout atau penyakit asam urat merupakan salah satu jenis radang sendi autoinflamasi. Penyakit ini terjadi dikarenakan akumulsi kristal asam urat. Hal ini memicu reaksi peradangan yang menimbulkan gejala khas seperti rasa sakit, pembengkakan, dan kemerahan pada area sendi yang terkena. Faktor yang mempengaruhi penyakit arthritis gout yaitu kurangnya pengetahuan masyarakat. Melalui pendidikan kesehatan dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan pasien terkait arthritis gout. Tujuan: untuk mengevaluasi pengaruh pendidikan kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan lansia yang menderita arthritis gout. Metode: jenis penelitian yaitu kuantitatif. Desain yang digunakan yaitu one group pretest-posttest design. Populasi yaitu 30 orang, sampel menggunakan teknik accidental sampling. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner yang berisi pertanyaan tertutup. Analisis data menggunakan uji wilcoxon signet rank test. Hasil: hasil akhir diperoleh nilai p-value 0,00<0,05. Kesimpulan: tingkat pengetahuan lansia sebelum dan setelah intervensi pendidikan kesehatan terdapat perbedaan yang signifikan. Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan lansia yang menderita arthritis gout.
Perbandingan Aktivitas Antioksidan, Kadar Flavonoid, dan Proteksi DNA Ekstrak Air-Etanol Sarang Semut Papua Livia Brenda Patty; Agus Limanto
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60970

Abstract

Stres oksidatif berperan dalam kerusakan biomolekul dan perkembangan berbagai penyakit degeneratif. Sarang semut (Myrmecodia pendens) merupakan tanaman obat Indonesia yang mengandung senyawa fenolik dan flavonoid, sehingga berpotensi sebagai sumber antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan membandingkan aktivitas antioksidan, kadar fenolik total, kadar flavonoid total, dan aktivitas proteksi DNA dari ekstrak air dan ekstrak etanol sarang semut asal Papua. Penelitian dilakukan secara in vitro menggunakan metode DPPH untuk aktivitas antioksidan, Folin-Ciocalteu untuk kadar fenolik total, kolorimetri AlCl₃ untuk kadar flavonoid total, serta uji proteksi DNA menggunakan plasmid pUC19 yang diinduksi FeSO₄/H₂O₂. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak etanol memiliki aktivitas antioksidan lebih kuat dibandingkan ekstrak air, dengan nilai IC50 masing-masing 54,56 ± 5,58 µg/mL dan 74,56 ± 0,22 µg/mL. Ekstrak etanol juga memiliki kadar fenolik total dan flavonoid total lebih tinggi, yaitu 17,26 ± 0,35 mg GAE/g dan 12,26 ± 0,02 mg QE/g. Pada uji proteksi DNA, ekstrak etanol dan ekstrak air tampak mampu mempertahankan pita DNA, dengan kecenderungan proteksi lebih baik pada ekstrak etanol. Ekstrak etanol sarang semut berpotensi sebagai sumber antioksidan alami dan kandidat agen genoprotektif in vitro.
The Impact of Home-Based HIV Counseling and Testing in Early Detection and HIV/AIDS Transmission Prevention within Families: A Systematic Review Achmad Fauzi; Ninuk Dian Kurniawati; Harmayetty Harmayetty
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60972

Abstract

Pendahuluan: Human Immunodeficiency Virus (HIV) menyerang sistem kekebalan tubuh dengan merusak sel CD4. Penularan HIV di dalam rumah tangga masih menjadi perhatian, terutama pada ibu rumah tangga dan anggota keluarga yang mungkin terpapar melalui pasangan serta memiliki keterbatasan pengetahuan tentang pencegahan HIV. Home-Based HIV Counseling and Testing (HBHCT) merupakan intervensi yang mendukung deteksi dini HIV melalui konseling dan tes HIV secara rahasia di lingkungan rumah. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengkaji dampak HBHCT dalam mencegah penularan HIV/AIDS di dalam rumah tangga. Metode: Tinjauan sistematis dilakukan dengan menggunakan artikel dari PubMed, ScienceDirect, dan Scopus yang diterbitkan dalam 15 tahun terakhir. Pencarian artikel menggunakan kata kunci Home, Counseling and Testing, HIV/AIDS, dan Families. Kualitas studi dinilai menggunakan Joanna Briggs Institute critical appraisal checklist untuk studi randomized controlled trial dan kohort. Hasil: Dari 1.872 artikel yang teridentifikasi, sembilan studi memenuhi kriteria inklusi, terdiri atas delapan studi randomized controlled trial dan satu studi intervensi prospektif. Kesimpulan: HBHCT efektif dalam meningkatkan deteksi dini HIV, mengurangi stigma terkait HIV/AIDS, serta mendukung pencegahan penularan HIV di dalam keluarga. Kata Kunci: Home Based Counselling and Testing, HIV/AIDS, Keluarga Introduction: Human Immunodeficiency Virus (HIV) attacks the immune system by destroying CD4 cells. Transmission within households remains a concern, particularly among housewives and family members who may be exposed through their partners and have limited awareness of HIV prevention. Home-Based HIV Counseling and Testing (HBHCT) is an intervention that supports early HIV detection by providing confidential counseling and testing in the home setting. Objective: This study aimed to examine the impact of HBHCT on preventing HIV/AIDS transmission within households. Methods: A systematic review was conducted using articles from PubMed, ScienceDirect, and Scopus published within the last 15 years. The search used the keywords Home, Counseling and Testing, HIV/AIDS, and Families. Study quality was assessed using the Joanna Briggs Institute critical appraisal checklist for randomized controlled trials and cohort studies. Results: From 1,872 identified articles, nine studies met the inclusion criteria, consisting of eight randomized controlled trials and one prospective intervention study. Conclusion: HBHCT is effective in promoting early HIV detection, reducing HIV/AIDS-related stigma, and supporting prevention of HIV transmission within families.