cover
Contact Name
Irika Widiasanti
Contact Email
irika@unj.ac.id
Phone
+6281578300565
Journal Mail Official
jurnalmenara@unj.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Sipil - UNJ Jl Rawamangun Muka Jakarta Timur 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Menara: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 19074360     EISSN : 26225549     DOI : https://doi.org/10.21009/jmenara
Core Subject : Engineering,
Jurnal Menara ditujukan kepada semua akademisi dan praktisi di bidang Teknik Sipil. Dengan adanya Jurnal Menara ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan keilmuan bidang Teknik Sipil dalam arti dapat memberikan pencerahan berpikir bagi yang ikut berpartisipasi aktif di dalamnya. Cakupan Jurnal Menara meliputi hasil penelitian eksperimental, penelitian kualitatif, penelitian kuantitatif, dan penelitian pengembangan serta kajian ilmiah berupa studi literatur yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan membangun inovasi dalam bidang Teknik Sipil
Articles 251 Documents
MANAJEMEN RISIKO SEBAGAI MEKANISME KEBERLANJUTAN INFRASTRUKTUR PUBLIK: PERAN BIM DAN TEKNOLOGI INDUSTRI 4.0 Bagus Sagita Gilang Perdana; Tri Joko Wahyu Adi
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 2 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i2.65741

Abstract

Transformasi digital melalui penerapan Building Information Modeling (BIM) dan teknologi Industri 4.0 semakin dipandang sebagai strategi penting untuk meningkatkan pengelolaan risiko dan kinerja keberlanjutan proyek konstruksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemanfaatan BIM dan adopsi teknologi Industri 4.0 terhadap kinerja keberlanjutan proyek dengan pengurangan risiko konstruksi sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 120 profesional yang terlibat dalam proyek infrastruktur publik yang dilaksanakan oleh kontraktor BUMN di Indonesia. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil menunjukkan bahwa BIM (β = 0,341; p = 0,006) dan teknologi Industri 4.0 (β = 0,512; p < 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengurangan risiko konstruksi (R² = 0,730). Pengurangan risiko juga berpengaruh kuat terhadap kinerja keberlanjutan proyek (β = 0,818; p < 0,001; R² = 0,626). Efek tidak langsung BIM dan teknologi Industri 4.0 terhadap keberlanjutan melalui pengurangan risiko terbukti lebih dominan dibandingkan efek langsungnya. Temuan ini menegaskan bahwa pengurangan risiko merupakan jalur utama yang menghubungkan transformasi digital dengan keberlanjutan proyek infrastruktur publik.
Effy TRAFFIC ACCIDENT ANALYSIS USING ACCIDENT EQUIVALENT NUMBER METHOD AND UPPER CONTROL LIMIT METHOD (CASE STUDY OF CAWANG-TJ. PRIOK-PLUIT TOLL ROAD) Prakoso, Erich Fondashi; Hidayaty, Effy; Sovana, Dian
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 2 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i2.58494

Abstract

Kecelakaan lalu lintas di jalan raya pada lima tahun terakhir sangat memprihatinkan, sehingga keselamatan di jalan harus dipandang secara komprehensif dari semua aspek, termasuk perencanaan dan pelaksanaan pembuatan jalan. Penelitian bertujuan mengetahui karakteristik kecelakaan lalu lintas, mengetahui ruas yang rawan terjadi kecelakaan, mengetahui hubungan geometri dan perkerasan jalan dan menawarkan solusi alternatif untuk mencegah berulangnya kecelakaan lalu lintas di masa mendatang, studi kasus Jalan Tol Cawang-Tj. Priok-Pluit. Dari hasil analisis diperoleh kecelakaan yang paling dominan pada kecelakaan ganda oleh faktor manusia dengan korban paling banyak adalah luka ringan, terjadi pukul 06.00-12.00 pada hari kerja dan saat cuaca cerah di jalan utama. Jenis kendaraan yang paling dominan terlibat adalah kendaraan golongan I dengan kondisi kendaraan rusak ringan. Daerah rawan kecelakaan pada ruas jalan Tj,Priok-Ancol Timur, dengan nilai AEK> dari UCL, jari-jari tikungan pada ruas jalan Tj.Priok-Ancol Timur STA 16+800 diperoleh nilai R = 500 m > 210 m, nilai rata-rata ketidakrataan 2,64 m/km ≤ 4,00 m/km, memenuhi tolok ukur standar pelayanan minimal, nilai rata-rata kekesatan 0,53 µm > 0,33 µm memenuhi tolok ukur standar pelayanan minimal. Solusi alternatif pencegahan dan penanganan berupa pemasangan rambu–rambu peringatan lalu lintas dan perbaikan jalan yang rusak pada lokasi rawan kecelakaan.
ANALISIS FAKTOR DOMINAN KETERLAMBATAN WAKTU PELAKSANAAN PROYEK RUMAH SUSUN DI PAPUA BARAT DAYA M. Aras Sipala, La Ode; Mardiaman; Sukahar, Aswin Grandiarto
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 2 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i2.65421

Abstract

Keterlambatan waktu pelaksanaan proyek rumah susun pemerintah masih menjadi permasalahan utama, khususnya di wilayah dengan karakteristik geografis dan sosial-budaya kompleks seperti Papua Barat Daya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor dominan yang mempengaruhi keterlambatan waktu pelaksanaan proyek rumah susun pemerintah di Papua Barat Daya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik survei melalui kuesioner. Data diperoleh dari 150 responden yang terlibat langsung dalam pelaksanaan proyek dan dianalisis menggunakan metode Relative Importance Index (RII). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal merupakan kelompok faktor paling dominan dengan nilai RII rata-rata 0,876, terutama keterbatasan sumber daya manusia dan keterlambatan pengadaan material. Faktor eksternal menempati peringkat kedua dengan nilai RII 0,826, yang dipengaruhi oleh keterbatasan transportasi material dan konflik sosial atau adat. Faktor sosial-budaya serta faktor manajemen dan administrasi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap keterlambatan proyek. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja waktu proyek rumah susun pemerintah di Papua Barat Daya memerlukan pendekatan manajemen proyek yang holistik, adaptif, dan sensitif terhadap kondisi geografis serta sosial-budaya lokal.
STUDI NUMERIKAL SAMBUNGAN BALOK – KOLOM BAJA DENGAN TIPE PELAT UJUNG DIPERPANJANG Tolan, Daniel Juanito; Prikasari, Ester; Erfan , Mohammad
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 2 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i2.65607

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi perilaku sambungan balok-kolom baja dengan pelat ujung yang diperkuat dan diperpanjang di bawah pembebanan monotonik dan siklik, dengan mempertimbangkan arah pembebanan di ujung balok. Analisis dilakukan menggunakan metode elemen hingga menggunakan bantuan perangkat lunak ABAQUS, dengan mengacu pada ketentuan SNI 1729:2020, SNI 7860:2020, AISC 360-22, AISC 341-22, dan FEMA 350. Model sambungan yang dianalisis pada arah sumbu kuat dan lemah kolom menggunakan dua skema pembebanan: beban searah dan berlawanan arah pada ujung balok. Respons sambungan dievaluasi melalui kurva momen-rotasi, distribusi tegangan von Mises ekivalen, pola deformasi, serta kapasitas rotasi sambungan. Hasil analisis menunjukkan bahwa arah pembebanan memiliki pengaruh signifikan terhadap respons momen-rotasi, stabilitas histeresis, dan mekanisme kegagalan sambungan. Dalam semua skema pembebanan, sambungan hanya mencapai rotasi maksimum 3% dan tidak memenuhi batas rotasi minimum 4% yang ditentukan dalam AISC 341-22, maupun prinsip kolom kuat-balok lemah.
Studi Komparasi Struktur Baja dengan Variasi Kapasitas Fluid Viscous Damper: Studi Kasus: Gedung Kampus ITSK Malang Liemer, Frank Edwin; Priskasari, Ester; Wibawanto Sunarwadi, Hadi Surya
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 2 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i2.65418

Abstract

Sistem peredam energi gempa seringkali dibutuhkan bangunan bertingkat tinggi di wilayah rawan gempa untuk meningkatkan kinerja seismik. Salah satu perangkat peredam yang banyak digunakan adalah Fluid Viscous Damper (FVD) produksi Taylor Devices. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komparatif pengaruh variasi kapasitas FVD Taylor Devices terhadap respons dinamik struktur baja Gedung Kampus ITSK Malang. Model struktur tiga dimensi dikembangkan menggunakan perangkat lunak analisis struktur dengan beberapa variasi kapasitas FVD yang dipasang secara diagonal pada sistem rangka. Analisis dinamik dilakukan dengan metode respons spektrum berdasarkan ketentuan SNI 1726-2019. Parameter respons struktur yang dievaluasi meliputi simpangan antar lantai, gaya geser dasar, serta gaya dalam elemen struktur. Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas FVD secara signifikan mampu mereduksi simpangan dan percepatan struktur, namun pada kapasitas tertentu peningkatan efektivitas peredaman menjadi tidak linier. Studi ini menunjukkan bahwa pemilihan kapasitas FVD yang optimal sangat penting untuk memperoleh kinerja struktur yang efisien dan ekonomis terhadap beban gempa.
ANALISIS BIAYA OPERASIONAL DAN PEMELIHARAAN GEDUNG ASRAMA FMIPA UNIVERSITAS X: Optimalisasi Layanan Mahasiswa Menggunakan Metode Benefit-Cost Ratio Putra, Rio Gusnanda Putra; Rahman Arifin, Ari Syaiful
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 2 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i2.55553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menghitung, dan menganalisis biaya operasional serta biaya pemeliharaan Gedung Asrama FMIPA Universitas X. Gedung asrama yang mulai difungsikan sejak tahun 2021 ini diperuntukkan bagi mahasiswi penerima beasiswa KIP-Kuliah dan merupakan bagian dari strategi Universitas X sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) dalam memanfaatkan aset untuk mendukung kemandirian finansial melalui konsep income generating. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi laporan keuangan tahun 2021 hingga 2024. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan Cost Breakdown Structure serta perhitungan rasio manfaat terhadap biaya (Benefit Cost Ratio). Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya operasional terbesar berasal dari komponen listrik, air, dan gaji tenaga kerja seperti satpam dan petugas kebersihan. Sementara itu, biaya pemeliharaan difokuskan pada perbaikan sarana prasrana dan fasilitas asrama. Rasio Benefit Cost Ratio yang diperoleh menunjukkan bahwa pengelolaan asrama memberikan keuntungan secara ekonomi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan anggaran pemeliharaan dan operasional gedung yang lebih efisien dan berkelanjutan.
PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK POLYETHYLEN TEREPHTALATE SEBAGAI SUBSTITUSI PARSIAL PASIR PADA PEMBUATAN BATA INTERLOCK Libastari, Helen; Anisah; Ramadhan, Muhammad Agphin; Gazali, Abdhy; Nugroho, Muhammad Sapto
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 2 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i2.65921

Abstract

Pertumbuhan industri konstruksi meningkatkan kebutuhan pasir, sementara limbah plastik PET terus meningkat dan menimbulkan tekanan lingkungan karena sulit terurai. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh substitusi parsial pasir dengan limbah PET terhadap karakteristik bata interlock meliputi tampak, ukuran, klasifikasi lubang, kuat tekan, penyerapan air, mengacu pada SNI 03-0349-1989 tentang bata beton untuk pasangan dinding. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan variasi PET 0%, 30%, 40%, dan 50% dari berat pasir, diuji pada umur 28 hari. Hasil menunjukkan seluruh variasi memenuhi uji tampak (permukaan rata, tanpa cacat signifikan, tidak mudah direpihkan, sudut tidak mudah runtuh) dan uji dimensi sesuai toleransi SNI (+3/−5 mm panjang dan ±2 mm lebar/tinggi) dari ukuran cetakan. Semua benda uji tergolong bata interlock pejal (volume lubang <25%). Kuat tekan menurun seiring peningkatan PET, dari 5,31 menjadi 2,36 MPa (bata utuh) dan dari 10,45 menjadi 2,80 MPa (bata setengah), dengan hanya bata kontrol setengah memenuhi Mutu I (≥9,8 MPa). Penyerapan meningkat, sedangkan berat jenis menurun. Substitusi PET menghasilkan bata lebih ringan namun berkuat tekan lebih rendah, sehingga lebih sesuai untuk elemen non-struktural.
ANALISIS LOKASI RAWAN KECELAKAAN DI RUAS JALAN KALIGAWE KOTA SEMARANG Hadi, Suprapto; Ridwan, Muhammad Alif; Maharani, Shandy Aulia; Nugroho, Aldyno Gazza; Nainggolan, Marcellius Crisferdy
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 2 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i2.63280

Abstract

Kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu masalah utama di Kota Semarang, terutama di kawasan dengan lalu lintas padat dan kondisi jalan yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lokasi rawan kecelakaan (blackspot) pada Ruas Jalan Kaligawe sebagai upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Data kecelakaan tahun 2024–2025 diperoleh dari Polda Jawa Tengah dan dianalisis menggunakan metode Equivalent Accident Number (EAN) yang dikombinasikan dengan Upper Control Limit (UCL). Ruas jalan sepanjang 5 km dibagi menjadi segmen per 100 meter untuk melihat tingkat risiko pada setiap bagian jalan berdasarkan jumlah dan tingkat keparahan kecelakaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat tiga segmen yang tergolong sebagai lokasi rawan kecelakaan, yaitu pada stasioning 1±400, 2±400, dan 3±600. Segmen paling berisiko berada pada stasioning 2±400 karena memiliki nilai EAN dan UCL tertinggi. Mayoritas kecelakaan berupa luka ringan dan kerusakan kendaraan, namun kejadian luka berat juga memberi pengaruh besar terhadap tingkat risiko. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pihak terkait dalam menentukan prioritas penanganan keselamatan lalu lintas secara lebih tepat dan berbasis data.
Shore Protection Modeling of Akoon Coastal Area To Encounter East Monsoon Lilipory, Isak; Peilouw, Marios; Salamena, Ganisa Elsina
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 2 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i2.65957

Abstract

Saat musim timur wilayah Pulau Nusalaut yang menghadap ke timur ke arah Laut Banda yaitu Pantai Akoon mengalami permasalahan gelombang ekstrim, para nelayan mendapat kesulitan dalam menambatkan perahu. Berdasarkan penuturan warga sekitar, gelombang yang tingginya sekitar 1,75 meter ini mengakibatkan para nelayan harus mencari Lokasi tambatan atau dermaga sementara di sisi pulau yang lainnya yang jika diakses darat cukup memakan waktu, karena infrakstruktur transportasi jalan di Nusalaut kurang memadai. Penelitian ini bertujuan melalukan studi untuk menentukan bangunan pelindung pantai yang sesuai dan posisi perletakannya untuk mereduksi gelombang. Metode yang digunakan dalam analisis adalah melakukan peramalan gelombang JONSWAP, kemudian melakukan analisis statistik gelombang rencana untuk proses perencanaan. Hasil analisis menunjukan bahwa gelombang secara dominan berasal dari arah tenggara  Gelombang rencana dengan kala ulang 50th. Pemodelan  mengasilkan perencanaan pemecah gelombang dengan penempatan series sebanyak tiga pemecah gelombang dengan panjang masing-masing 20 meter dan tinggi bangunan 9,2 meter dari dasar laut dengan elevasi dasar -4 meter.
ANALISIS PENGARUH PENERAPAN SHEAR WALL TERHADAP PERILAKU STRUKTUR GEDUNG AKIBAT PENGARUH SEISMIC Basyr Corebima, Zatil Hulwana; Erfan, Mohammad; Aditama, Vega
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 2 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i2.65791

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perilaku struktur untuk mengetahui pengaruh penerapan shear wall pada bangunan gedung Asrama Tsurayya Islamic School. Gedung Asrama Tsurayya Islamic School yang awalnya direncanakan 7 lantai dengan tinggi 25 m dan kemudian direncanakan ulang menjadi 11 lantai dengan tinggi 39 m. Gedung ini berada pada wilayah dengan kategori Seismic D, sehingga memerlukan sistem penahan gaya lateral yang memadai. Oleh karena itu, diterapkan sistem shear wall sebagai elemen struktural untuk meningkatkan kekakuan dan mengendalikan simpangan lateral. Struktur gedung dirancang sebagai sistem beton bertulang dan dianalisis menggunakan pemodelan 3D dengan perangkat lunak ETABS v22 menggunakan metode respons spektrum, dengan membandingkan kondisi tanpa dan dengan shear wall. Hasil analisis menunjukkan bahwa setelah shear wall diterapkan base shear meningkat signifikan menjadi 10422,7 kN (X) dan 10262,1 kN (Y) akibat peningkatan kekakuan struktur. Selain itu, periode getar alami menurun menjadi 1,11 detik dan simpangan lateral berkurang secara signifikan. Hasil evaluasi sistem ganda, rangka memikul 27,4% gaya geser (X) dan 33,3% (Y), sedangkan shear wall menahan 72,6% (X) dan 66,7% (Y) gaya geser. Hal ini menunjukkan meskipun didominasi oleh shear wall, kontribusi rangka telah memenuhi ≥ 25% sesuai SNI, sehingga sistem ganda dinyatakan memenuhi kriteria dan stabil terhadap beban gempa.

Filter by Year

2006 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 2 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 1 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 20 No. 2 (2025): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 20 No. 1 (2025): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 19 No. 2 (2024): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 19 No. 1 (2024): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 2 (2023): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 1 (2023): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol. 17 No. 2 (2022): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 17 No. 1 (2022): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol 16 No 2 (2021): Menara : Jurnal Teknik Sipil Vol 16 No 1 (2021): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 15 No 2 (2020): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 15 No 1 (2020): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 14 No 2 (2019): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 14 No 1 (2019): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 13 No 2 (2018): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 13 No 1 (2018): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 12 No 1 (2017): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 11 No 1 (2016): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 9 No 2 (2014): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 1 (2013): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2012): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 1 (2012): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2011): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2011): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 5 No 2 (2010): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 5 No 1 (2010): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 2 (2009): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2009): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 2 (2008): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 1 (2008): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 2 (2007): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 1 (2007): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 2 (2006): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 1 (2006): Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2006): Menara: Jurnal Teknik Sipil More Issue